Anda di halaman 1dari 6

BAB III

METODE
III. 1.

Waktu dan Lokasi Kegiatan


III. 1. 1. Waktu Kegiatan
Penyuluhan demam berdarah dengue dilaksanakan selama
III. 1. 2.

3 (tiga) hari dimulai pada tanggal 9 - 12 Mei 2015.


Lokasi Kegiatan
Penyuluhan hari pertama berlangsung pada tanggal 9 Mei
2015 bertempat di SMK Wiramandiri. Penyuluhan hari kedua
berlangsung pada tanggal 11 Mei 2015 bertempat di SMP Negeri
1 Lilirilau. Penyuluhan hari ketiga berlangsung pada tanggal 12
Mei 2015 bertempat di Madrasah Tsanawiah Asadiyah.

III. 2.

Peserta Kegiatan
Peserta penyuluhan kesehatan adalah------------ peserta didik

yang

berasal dari tiga sekolah se-wilayah puskesmas Cabenge


III. 3.

Manajemen Kegiatan
a.
Pembukaan oleh Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah
SMP/MTs dan SMK yang bersangkutan
Rangkaian pertama kegiatan penyuluhan kesehatan adalah
pembukaan dan sambutan oleh Kepala Puskesmas Cabenge dan
masing-masing Kepala Sekolah SMK Wiramandiri, SMP Negeri 1
b.

Lilirilau dan Madrasah Tsanawiah Asadiyah.


Pelaksanaan pre-test
Setiap peserta diminta untuk menjawab soal-soal yang
berhubungan dengan materi penyuluhan kesehatan yaitu sebanyak 20
soal pilihan ganda dengan waktu 45 detik untuk masing-masing soal.

c.

Pemberian materi
Materi dalam penyuluhan kesehatan dibagi menjadi lima bagian
yaitu Demam Berdarah Dengue, NAPZA, Bahaya Merokok, Sex

d.

Bebas dan HIV/AIDS.


Pelaksanaan diskusi dan tanya jawab

Diskusi dan tanya jawab dilaksanakan setelah pemberian ke lima


materi penyuluhan, para peserta penyuluhan di berikan kesempatan
e.

untuk menanyakan materi penyuluhan kesehatan .


Pelaksanaan post test
Setiap peserta diminta untuk menjawab soal-soal yang
berhubungan dengan materi penyuluhan kesehatan yaitu sebanyak 20

f.

soal pilihan ganda dengan waktu 45 detik untuk masing-masing soal.


Pemberian Hadiah/Door prize
Acara ditutup dengan pemberian hadiah/door prize bagi peserta
penyuluhan yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar yang
diberikan oleh pemateri.

BAB IV
HASIL
IV.1. Data Geografis
Puskesmas Cabenge terletak di wilayah kabupaten Soppeng yang
ibukotanya Watansoppeng terletak antara 04o 06o LS dan 04o 32o LS dan 119o
42o 18o BT dan 120o 06o 13o BT yang berbatasan dengan :
Di sebelah utara
: Kabupaten Sidrap
Di sebelah selatan : Kabupaten Bone
Disebelah Timur
: Kabupaten Bone dan Wajo
Di sebelah barat
: Kabupaten Barru
Luas wilayah kabupaten Soppeng berupa daratan dan perbukitan.
Daratan luasnya 700 km2 berada pada ketinggian rata-rata 60 m di atas
2

permukaan laut. Perbukitan luasnya 800 km2 berada pada ketinggian ratarata 60 m di atas permukaan laut. Secara administrasi pemerintahan terbagi
menjadi 8 kecamatan dengan 49 desa dan 21 kelurahan. Temperature
kabupaten Soppeng berada pada suhu 24o - 30oC. Keadaan angin berada pada
kecepatan lemah sampai sedang dengan curah hujan berada pada intensitas
90,54 MM dan 9,9 hari hujan/bulan.
IV.2.

Data Demografik
Jumlah penduduk wilayah Cabenge tahun 2012 tercatat sebanyak
11.309 jiwa yang terdiri dari laki-laki 5.297 jiwa, perempuan 6.012 jiwa dan
tersebar di 3 (tiga) kelurahan dengan jumlah penduduk terbesar yakni 4.469
jiwa (39,52%) mendiami kelurahan Pajalesang dan jumlah penduduk yang
terkecil yakni 2.879 jiwa (25,45%) mediami kelurahan Macanre.
No Kelurahan

Jumlah penduduk
L

L+P

1.

Pajalesang

2.081

2.388

4.469

2.

Cabenge

1.878

2.083

3.961

3.

Macanre

1.338

1.541

2.879

5.297

6.012

11.309

Jumlah

IV.3. Sumber Daya Kesehatan


Sumber daya kesehatan yang ada di puskesmas Cabenge terdiri atas
satu orang dokter umum, satu dokter gigi, 12 orang tenaga keperawatan, satu

tenaga kefarmasian, satu tenaga orang gizi, dan dua orang tenaga kesehatan
masyarakat dan sanitasi.
IV.4.

Sarana Pelayanan Kesehatan


Sarana pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas Cabenge terdiri
atas poliklinik umum, poliklinik gigi, poliklinik kebidanan, instalasi gawat
darurat, laboratorium, satu kamar bersalin dan lima kamar perawatan.

IV.5.

Data Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan


Kegiatan penyuluhan hari pertama berlangsung pada tanggal 9 Mei
2015 bertempat di SMK Wiramandiri yang diikuti oleh 30 peserta didik.
Pelatihan hari kedua berlangsung pada tanggal 11 Mei 2015 bertempat di
SMP Negeri 1 Lilirilau diikuti oleh -----peserta didik. Pelatihan hari ketiga
berlangsung pada tanggal 12 Mei 2015 bertempat di Madrasah Tsanawiah
Asadiyah yang diikuti oleh 25 peserta didik.

Data Peserta Penyuluhan Kesehatan:


No

Waktu
pelaksanaan

1.

Hari pertama

2.

Hari kedua

3.

Hari ketiga

Jumlah
(siswa) (siswa)
18

12

30

17

25

Dari hasil pretest dan post test didapatkan data pengetahuan para
peserta penyuluhan kesehatan sebagai berikut:
No
1.
2.
3.

Waktu pelaksanaan
Hari pertama
Hari kedua
Hari ketiga

Pretest (%)
67,3
52,8
63,4

Postest (%)
94,5
70,2
89,7

BAB V
DISKUSI
V.1.

Karakteristik Peserta
Jumlah peserta penyuluhan sebanyak --- siswa dari 3 sekolah
sewilayah kerja Puskesmas Cabenge. Pada tanggal 9 Mei 2015, jumlah
peserta sebanyak 30 siswa dengan 18 siswa perempuan dan 12 siswa lakilaki. Pada tanggal 11Mei 2015, jumlah peserta sebanyak 22 siswa dengan 14
siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Pada tanggal 12 Mei 2015, jumlah
peserta sebanyak 25 siswa dengan 8 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki.

V.2.

Pengetahuan Peserta Penyuluhan Kesehatan


Dari hasil pretest yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan ratarata para peserta didik sebelum dilaksanakan penyuluhan kesehatan di SMK
Wiramandiri adalah 67,3%. Setelah diberikan materi penyuluhan kesehatan
dan diberikan post tes kembali, terdapat peningkatan pengetahuan rata-rata
peserta didik sebesar 94,5%.
Dari hasil pretest yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan ratarata para peserta didik sebelum dilaksanakan penyuluhan kesehatan di SMP
5

Negeri 1 Liliriaja adalah 52,8%. Setelah diberikan materi penyuluhan


kesehatan dan diberikan post tes kembali, terdapat peningkatan pengetahuan
rata-rata peserta didik sebesar 70,2%.
Dari hasil pretest yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan ratarata para peserta didik sebelum dilaksanakan penyuluhan kesehatan di
Madrasah Tsanawiah Asadiyah adalah 63,4%. Setelah diberikan materi
penyuluhan kesehatan dan diberikan post tes kembali, terdapat peningkatan
pengetahuan rata-rata peserta didik sebesar 89,7%.

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
VI.1. Kesimpulan
Berdasarkan presentase jawaban benar pada peserta yang mengikuti
penyuluhan dapat disimpulkan bahwa: Terjadi peningkatan pengetahuan bagi
peserta.
VI.2. Saran
Setelah kegiatan penyuluhan ini diharapkan para peserta penyuluhan
siswa-siswi SMK dan SMP/MTs dapat mengamalkan semua materi yang
telah diberikan dan kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala
sebagai salah satu bentuk tindakan pecegahan penyakit DBD & HIV/AIDS
serta pencegahan dampak buruk penyalahgunaan NAPZA, merokok, dan
seks bebas.