Anda di halaman 1dari 15

M. Dimas Afid W.

/ 09711344/ FKUII

EFFICACY OF ANTIDEPRESSANTS
IN TREATING THE NEGATIVE
SYMPTOMS OF CHRONIC
SCHIZOPHRENIA: METAANALYSIS

Latar Belakang

Gejala negatif merupakan elemen kunci


dari skizofrenia dan mempengaruhi
kemampuan individu untuk mengatasi
kegiatan sehari-hari dan memiliki dampak
negatif pada kualitas hidup mereka.
Pengobatan gejala negatif pada
skizofrenia kronis terus tetap menjadi
rintangan klinis utama, meskipun dikenal
antipsikotik atipikal

Antidepresan menjadi pilihan untuk


pengobatan gejala negatif karena
kedekatan konseptual cara kerja dan
hipotesis etiologi yang melibatkan
neurotransmitter

Metode
Semua uji coba terkontrol secara acak
pada skizofrenia menggunakan intervensi
obat diperiksa tanggal 10 Agustus 2009
melalui judul dan abstrak dari PubMed,
Cochrane Library, EMBASE, CINAHL, dan
PsycINFO.
Didapatkan 455 publikasi, yang kemudian
dilakukan pencarian lebih lanjut dengan
elektronik dan kata kunci dan validasi
manual

Pencarian untuk kata blind' yang


dihasilkan 189 publikasi, kata double'
didapatkan 183 publikasi, dan kata
'plasebo' diberikan daftar 100 publikasi.
100 publikasi kemudian di masukkan
dalam kriteria inklusi dan eksklusi
sehingga didapatkan 22 publikasi.

Kriteria eksklusi
jika antidepresan digunakan untuk mengobati

gangguan kejiwaan komorbiditas eksplisit,


misalnya depresi postpsikotik, gangguan obsesifkompulsif, munculnya depresi besar di skizofrenia
berulang;
obat antidepresi tidak digunakan sebagai
penambahan pengobatan;
obat yang digunakan bukan antidepresan standar,
misalnya triptofan, des tirosin, sibutramine,
lithium, apomorphine dan bupropion.

Kriteria inklusi
penerapan metodologi diagnostik yang kuat ,
pengacakan sampel,
double-blind,
perbandingan dengan kelompok kontrol plasebo,
Skizofrenia kronis (>2 tahun)
Menggunakan skoring SANS, PANSS, dan BPRS

Publikasi dengan ambiguitas yang tidak


dikecualikan tanpa memeriksa artikel secara
penuh

Analisis statistik menggunakan software


statistik R versi 2.9.0
Meta-regrasi dan imputasi
menggunakan modul MiMa dan paket
imputasi MICE
Program dijalankan dengan Linux
(Ubuntu 9.04)

Effect size adalah perbedaan antara


akhir percobaan dan rata-rata baseline
skor dan standar deviasi pada peringkat
skala gejala negatif di tiap kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol

Hasil

Jumlah sampel secara keseluruhan adalah 819,


yang kurang lebih sama dibagi antara kelompok
eksperimen (n = 416) dan kontrol (n = 403).
Sebagian besar peserta menerima hampir dua
kali dosis rata-rata obat antipsikotik.
Rata-rata durasi penyakit adalah lebih dari 15
tahun dengan onset pada masa dewasa awal;
dan dominan gejala negatif daripada gejala
positif.
Periode percobaan berkisar antara 4 dan 12
minggu.

Uji coba pada fluoxetine,


trazodone dan ritanserin
menunjukkan effect size yang
signifikan secara statistik
Uji coba pada mirtazapin,
reboxetine, mianserin, dan
fluvoxamine tidak menunjukkan
perbaikan gejala negatif

Dengan asumsi perbaikan spontan gejala


negatif 10% pada kelompok kontrol,
jumlah yang diperlukan untuk mengobati
(NNT) untuk antidepresan adalah 10;
Namun setelah mengendalikan bias
publikasi meningkat menjadi 15. NNT
masing-masing untuk fluoxetine,
trazodone dan ritanserin adalah 11, 6 dan
5.

Pengendalian bias publikasi dengan


menggunakan metode 'trimfill
menyebabkan penurunan dari
keseluruhan SMD ke -0,33 (95% CI
-0,59 ke -0,08, P50.05) dari -0,48

Hasil keseluruhan meta-analisis ini


menunjukkan bahwa antidepresan
sebagai terapi tambahan obat
antipsikotik secara signifikan lebih efektif
daripada plasebo dalam mengobati
gejala-gejala negatif skizofrenia kronis.

Terima Kasih