Anda di halaman 1dari 4

SMF MATA RSUD Dr.

ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG


STATUS MATA
I.

II.

Identitas
-

Nama

: Tn. S

Umur

: 68 tahun

JenisKelamin

: Laki-laki

Pekerjaan

: Petani

Alamat

: Pringsewu, Lampung

Masuk RSUAM : 2 Agustus 2014

Anamnesa
-

KeluhanUtama

: Penglihatan mata kanan dan kiri semakin kabur tanpa

disertai mata merah sejak 1 minggu yang lalu


-

KeluhanTambahan : Penglihatan dirasakan semakin jelas pada malam hari


dibandingkan siang hari
RiwayatPenyakitSekarang :
Pasieng datang kepoli RSAM dengan keluhan penglihatan mata kanan dan kiri
semakin kabur tanpa disertai mata merah sejak 1 minggu yang lalu. Penglihatan
mata kanan kabur dialami sejak 1 tahun yang lalu. Awalnya pandangan mata
kanan pasien ketika melihat seperti melihat asap tipis yang menghalangi. Namun
semakin lama asap terlihat semakin tebal dan menghalangi penglihatan pasien.
Penglihatan mata kiri pun dirasakan sedikit kabur sejak 6 bulan yang lalu.
Penglihatan mata kiri pun seperti melihat asap tipis yang menghalangi. Keluhan
tersebut dirasakan sangat mengganggu aktivitas pasien. Penglihatan dirasakan
semakin jelas pada malam hari dibandingkan pada siang hari. Keluhan tidak
disertai nyeri pada kedua mata, sakit kepala, mata berair, mata terasa berpasir, dan
kotoran berlebih. Riwayat penyakit diabetes mellitus dan hipertensi disangkal
oleh pasien. Pasien belum pernah memeriksakan keluhannya sebelumnya. Pasien
tidak dalam keadaan mengkonsumsi obat-obatan jangka panjang. Riwayat trauma
pada mata disangkal oleh pasien.

Riwayat penyakit dahulu


1. Riwayat penyakit pada mata (-)
2. Riwayat penyakit diabetes mellitus & hipertensi (-)

Riwayat Penyakit Keluarga


1. Riwayat penyakit dengan keluhan yang sama (-)
2. Riwayat hipertensi dan diabetes mellitus (-)

III. STATUS OFTALMOLOGIS

1/

VISUS

6/20

Tidak dilakukan

KOREKSI

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

SKIASKOPI

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

SENSUS COLORIS

Tidak dilakukan

Kedudukan normal

BULBUS OCULI

Kedudukan normal

Tumbuh normal teratur

SUPERSILIA

Tumbuh normal teratur

Nistagmus (-), Strabismus (-),


gerakan otot baik ke segala
arah

PARESE/PARALISE

Nistagmus (-), Strabismus (-),


gerakan otot baik ke segala arah

Hiperemis (-), ptosis (-),


hordeolum (-), kalazion (-) ,
ektoprion (-), endoprion (-)

PALPEBRA SUPERIOR

Hiperemis (-), ptosis (-),


hordeolum (-), kalazion (-) ,
ektoprion (-), endoprion (-)

Hiperemis (-), ptosis (-),


hordeolum (-), kalazion (-) ,
ektoprion (-), endoprion (-)

PALPEBRA INFERIOR

Hiperemis (-), ptosis (-),


hordeolum (-), kalazion (-) ,
ektoprion (-), endoprion (-)

Hiperemis (-), nodul (-), papul


(-), folikel (-)

CONJUNGTIVA PALPEBRA

Hiperemis (-), nodul (-), papul (-),


folikel (-)

Hiperemis (-), nodul (-)

CONJUNGTIVA FORNICES

Hiperemis (-), nodul (-)

Inj. Silier (-), Inj. Conjunctiva


(-), pterigium (-), nodul (-)

CONJUNGTIVA BULBI

Inj. Silier (-), Inj. Conjunctiva (-),


pterigium (-), nodul (-)

Anikterik

SCLERA

Anikterik

Jernih, arcus senilis (-)

CORNEA

Jernih, arcus senilis (-)

Normal

CAMERA OCULI ANTERIOR

Normal

Kripta baik

IRIS

Kripta baik

bulat,letakdisentral, reflek
cahaya (+)

PUPIL

bulat,letakdisentral, reflek cahaya


(+)

Keruhmerata,Shadow test (-)

LENSA

Keruhtidakmerata, Shadow test


(+)

Tidak diperiksa

FUNDUS REFLEKS

Tidak diperiksa

Tidak diperiksa

CORPUS VITREUM

Tidak diperiksa

Normal

TENSIO OCULI

Normal

Normal

SISTEM CANALIS LACRIMALIS

Normal

IV. RESUME
Pasien datang ke poli RSAM dengan keluhan penglihatan mata kanan dan kiri semakin
kabur tanpa disertai mata merahsejak 1 minggu yang lalu.Penglihatan mata kabur dialami sejak 1
tahun yang lalu. Penglihatan mata kiri pun dirasakan sedikit kabur sejak 6 bulan yang lalu.
Keluhan telah mengganggu aktifitas pasien. Penglihatan dirasakan semakin jelas pada malam
hari dibanding pada siang hari. Status oftalmologis didapatkan VOD 1/, VOS 6/20, lensa OD
keruh merata, shadow test (-),lensa OS keruh tidak merata, shadow test (+) reflex pupil ODS (+/
+).
V. PEMERIKSAAN ANJURAN
1.
2.
3.
4.

Slit Lamp
Tonometri
Fundus Refleks
Biometri

VI. DIAGNOSIS BANDING


1. OD Katarak Hipermatur + OS Katarak Imatur Senilis
2. ODS Glaukoma Simpleks
VII. DIAGNOSIS KERJA

OD Katarak Matur + OS Katarak Imatur Senilis


VIII. PENATALAKSANAAN
1. Persiapan Pre Operatif : Laboratorium Darah lengkap
2. Operatif : Fakoemulsifikasi / ECCE / ICCE + IOL ODS
IX. PROGNOSA
Quo ad vitam

: Ad bonam

Quo ad fungtionam

: Dubia ad bonam

Quo ad sanationam

: Ad bonam