Anda di halaman 1dari 15

Isolasi Senyawa Andrografolid

dari herba sambiloto


(Andrographidis paniculata
Ness)
Fizal Raka A. (21121059)
Gina Sandy (21121061)
Hendrik A. (21121062)
Iis Masitoh (21121063)
Haerunisa S. (21121066)
Mirda ulfah (21121070)
Nida anistia (21121072)

Taksonomi Andrographidis paniculata Ness

Klasifikasi tanaman:
Divisi
: Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas
: Dicotyledonae
Bangsa : Rabiales
Suku
: Rabiaceae
Marga : Cinchona
Jenis
: Cinchona succirubra Pavon et Klot

KININ
Pemerian
: Baukhas; rasa pahit dan kelat.
Serbuk :Warna coklat merah. Penggunaan : Anti
malaria, antipiretik, stomakik (Depkes RI, 1980).
Kelarutan
: Kinin sedikit larut dalam air,
sangat
mudah larut dalam alkohol.
Ttitik lebur : 177o C
BM
: 324,417 g/mol

Aktivitas Farmakologi
Kinin merupakan bentuk alkaloid chincona yang
digunakan dalam pengobatan malaria.
Di dalam tubuh manusia, kinin dimetabolisme dengan
cara oksidasi menjadi metabolit yang terhidroksilasi,
terutama turunan 2- hydoksiquinolin dan 6
hydroxyquinolin, 3-hydroxyquinin. Kinin diekskresi dalam
urin sebanyak 20 % dalam waktu 24 jam dan kurang dari
5 % diekskresi dalam bentuk utuh.
Penggunaan kinin sebaiknya tidak digunakan bersamaan
dengan mefloquine dan sebaiknya digunakan dengan
hati-hati pada pasien malaria yang pada awalnya
menerima kemoprofilaksis mefloquine

Metode Penelitian
Penapisan
Fitokimia

Simplisia

Metode Ekstraksi
(Refluks)
Ekstrak

Pemantauan
Ekstrak (KLT)
Ekstrak

Metode Fraksinasi
I (ECC)
Fraksi

Subfraksi

Pemantauan
subfraksi
Subfraksi yang
dipilih

Metode
Pemurnian/ Isolasi

Isolat

Karakterisasi &
Identifikasi
Struktur Kimia

Penapisan Fitokimia
No

Pengujian

Pereaksi

Pengamatan

Keterangan

Dragendorff (kertas saring)


Dragendorff
Mayer
Bouchardat

Merah bata
Endapan merah bata
Endapan putih
Endapan coklat

(+) alkaloid
(+) alkaloid
(+) alkaloid
(+) alkaloid

Flavonoid

+ sebuk Mg
+ Hcl & alkohol (1:1)
+ amil alkohol

Lapisan berwarna pada


amil alkohol

(+) flavonoid

Kuinon

+ NaOH

Larutan warna merah

(+) Kuinon

Alkaloid

Hasil

Saponin

Kocok, diamkan 10 menit jika


masih ada busa, + Hcl 2N

Busa stabil

(+) Saponin

Tanin

+ Gelatin

Tidak terbentuk endapan


putih

(-) Tanin

Polifenol

+ FeCl3

Biru kehitaman

(+) Polifenol

Steroid / triterpenoid

+ diklorometan 20 ml maserasi 2
jam
+ pereaksi LB

Kuning Kemerahan

(+) Triterpenoid

Pemantauan Ekstrak (KLT)


No.

Hasil

Keterangan

Nilai Rf

Spot 1 : kinin HCL


1

Penampak bercak Dragendroff

1,9/4,7 = 0,404 cm
Spot 2 : Ekstrak
1/4,7 = 0,212 cm
1,9/4,7 = 0,404 cm
2,7/4,7 = 0,574 cm

Spot 1 : Pembanding
1/4,7 = 0,212 cm
2/4,7 = 0,425 cm
Spot 2 : Ekstrak
0,5/4,7 = 0,106 cm
2

Penampak bercak H2SO4 10%

0,8/4,7 = 0,170 cm
1,2/4,7 = 0,255 cm
1,4/4,7 = 0,298 cm
2/4,7 = 0,425 cm
2,8/4,7 = 0,596 cm
3,5/4,7 = 0,745 cm

Penampak bercak pada UV 366

Spot 1 : Pembanding
Spot 2 : Ekstrak

Penampak bercak pada UV 254

Spot 1 : Pembanding
Spot 2 : Ekstrak

Metode Fraksinasi I (ECC)


Penampak bercak dragendorff (y=5,1)

Spot 1 kinin

Spot 2 ekstrak

Spot 5 fraksi etil : Rf 3,7/5,1 = 0,725

: Rf 2,5/5,1 = 0,490
: Rf 2,5/5,1 = 0,490

Penampak bercak H2SO4 10 % (y=5,1)

Spot 1 kinin : Rf 3,9/5, 1 = 0,765

Spot 2 ekstrak : Rf 3,9/5,1 = 0,765

Spot 4 fraksi etil I : Rf 3,9/5,1 = 0,765

Spot 5 fraksi etil II : Rf 4/5,1 = 0,784

Spot 6 fraksi MeOH - air : Rf 5,18/5,1 = 0,623

Penampak bercak pada uv 254 nm

Penampang bercak pada uv 366 nm

Metode Fraksinasi II (KCV)


Nilai Rf (y = 6 cm)
Spot 1 (kinin) 2,5/6 = 0,416
Spot 2 (ekstrak pekat) 1,9/6 = 0,316
Spot 11 (n-heksan:et.asetat:meOH) 1,7/6 = 0,283
Spot 12 (n-heksan:et.asetat:meOH) 1,8/6 = 0,3
Spot 13 (n-heksan:et.asetat:meOH) 1,8/6 = 0,3
Spot 14 (n-heksan:et.asetat:meOH) 2,1/6 = 0,35
(Penampak bercak Dragendorff)
(Penampak bercak H2SO4)

(Penampak bercak UV 254 nm)

(Penampak bercak UV 366 nm)

Metode Pemurnian/ Isolasi


KLT Preparatif

HASIL

KETERANGAN

Eluen n-hexan:etil
asetat:DEA (5:4:1)
Sub fraksi no 8
Penampak bercak sinar UV 254
nm

Uji Kemurnian (KLT Pengembang


tunggal dan KLT 2 Dimensi)
No.

Eluen

Rf

Toluen:Etil asetat:DEA

2,1/4 = 0,525

Etil asetat:aseton:DEA

3,2/4 = 0,8

Toluen:DEA

2,7/4 = 0,675

n-heksan:toluen:DEA

3,2/4 = 0,8

n-heksan:CHCL3:DEA

n-hexan:CHCl3:DEA

1,9/4 = 0,475

Hasil

Keterangan

Rf

Pengembang 1
Penampak bercak UV 366

n-heksan;etil asetat:DEA (5:4:1)

dan UV 254

Rf 1,7/4 = 0,425
Pengembang 2
Toluen:Etil asetat : DEA (3,5:0,5:1)
Rf 2/4 = 0,5

TERIMAKASIH