Anda di halaman 1dari 2

Standar deviasi

Standar deviasi menunjukkan keheterogenan yang terjadi dalam data yang sedang
diteliti atau dapat dikatakan sebagai jumlah rata-rata variabilitas di dalam satu set data
pengamatan. Semakin besar nilai dari standar deviasi, maka semakin besar jarak ratarata setiap unit data terhadap rata-rata hitung (mean). Ini dikarenakan nilai standar
deviasi dihitung sebagai rata-rata jarak semua data pengamatan terhadap titik mean.
Standar deviasi sebenarnya masih dalam bagian statistik deskriptif, sehingga
penggunaan statistik deskriptif terjadi pada saat kita ingin mengobservasi karakteristik
dari data yang sedang diteliti (umumnya dalam tahapan ini rata-rata hitung (mean),
varians, standar deviasi merupakan statistik yang sering dipakai oleh para peneliti).
Standar deviasi perupakan akar dari varians:

Kita dapat memperoleh nilai dari standar deviasi dengan mengakarkan nilai
dari S2. Sehingga tidak mungkin ada nilai standar deviasi yang benilai negatif. Karena
kita tahu bahwa hanya nilai positif saja yang memiliki akar), dan nilai dari varians akan
selalu positif, demikian juga implikasinya dengan standar deviasi.
Sehingga rumus dari Standar Deviasi adalah sebagai berikut:

Bagaimana mungkin nilai varians tidak akan negatif?


Kalau kita perhatikan di rumus di atas maka kita dapat melihat bagian ada dua
kemungkinan nilai yang di dapat adalah positif (jika nilai x lebih besar dari nilai mean)
dan negatif (jika nilai x lebih kecil dari mean), namun pada tahap selanjutnya dari
rumus ini nilai dari masing-masing kita kuadratkan menjadi: sehingga semua nilai akan
menjadi positif. Demikianlah proses perhitungan varians yang akan menghasilkan nilai
varians yang positif, dan berimplikasi kepada nilai standar deviasi yang positif juga.
Hal yang perlu diperhatikan:
Jika nilai standar deviasi 0 (nol), ini menandakan data pengamatan homogen, semua
data memiliki nilai yang identik.
Semakin besar nilai standar deviasi, menandakan semakin menyebar data pengamatan,
dan memiliki kecenderungan setiap data berbeda satu sama lain.
sama seperti mean, nilai standar deviasi sensitif terhadap nilai ekstrim
Sumber: Encyclopedia Of Measurement And Statistics Volume 1 , 2007 , Sage
Publications, Inc
http://vesterstatistics.blogspot.com/2010/08/standar-deviasi.html
10 juli 2015

Thaa.suryati

Apa tujuan standar deviasi?


Standar Deviasi biasanya digunakan sebagai alat uji statistik,,
Standar deviasi ini merupakan fungsi langsung dari varian(pola variasi yang ada di dalam sample). Jadi, standar deviasi berfungsi memperlihatkan
pola sebaran data, dan variasi sebaran antar data.
Selain standar deviasi masih banyak lagi alat uji statistik yang lain, dengan tujuan yang sama yaitu mengetahui pola sebaran data yang akan
memberikan gambaran mengenai karakter sample, apakah cukup konsisten untuk dapat diterima sebagai karakter sample yang sebenarnya (tidak
bias) sehingga informasi ini dapat digunakan sebagai bahan atau pijakan untuk mengambil suatu keputusan dalam penelitian.

https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130601003341AAKytSL
10 juli 2015

Thaa.suryati