Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

PENGERTIAN, PATOFISIOLOGI (PATHWAY) DAN CONTOH


SOAL KEHAMILAN EKTOPIK
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat

Disusun oleh:
Vinda Astri Permatasari

P07120112080

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA
JURUSAN KEPERAWATAN
2015

KEHAMILAN EKTOPIK
A. Pengertian
Kehamilan ektopik (KE) adalah suatu keadaan dimana hasil konsepsi
berimplantasi, tumbuh dan berkembang di luar endometrium kavum uteri.
Bila kehamilan tersebut mengalami proses pengakhiran (abortus) maka
disebut dengan kehamilan ektopik terganggu (KET).
B. Patofisiologi
Patofisiologi terjadinya kehamilan ektopik tersering karena sel telur yang
telah dibuahi dalam perjalanannya menuju endometrium tersendat
sehingga embrio sudah berkembang sebelum mencapai kavum uteri dan
akibatnya akan tumbuh di luar rongga rahim. Bila kemudian tempat nidasi
tersebut tidak dapat menyesuaikan diri dengan besarnya buah kehamilan,
akan terjadi rupture dan menjadi kehamilan ektopik terganggu (Hadijanto,
2008).

Skema 1. Pathway Kehamilan Ektopik


Kehamilan Ektopik

Mual, muntah,
terlambat haid/spotting
disertai nyeri unilateral
masa pada adneksa
Stabil

Dugaan
kehamilan ektopik
Infeksi panggul
kronis, risiko tinggi
PMS, infertilitas
Nilai sistem kardiovaskular,
hasil serial hematokrit

Amati kondisi klinik


perubahan hematokrit,
HCG dan USG

Tanda-tanda
makin progresif

Gejala-gejala
berkurang/ terbukti
adanya kehamilan
intra uterin
Singkirkan :
Abortus imminens
Abortus inkomplit
Abortus komplit
Kehamilan heteropik

Kondisi tak stabil, nadi


, TD , tanda-tanda
postura hematokrit

Adanya kehamilan
ekstra uterin

Kuldosentesis

Sumber : Saifuddin, 2008.

Negatif

Positif

Laparaskopi

Laparatomi

Syok distensi
abdominal

Salpingostomi /
salpingektomi

DAFTAR PERTANYAAN
1. Di bawah ini tempat-tempat terjadinya kehamilan ektopik adalah,
kecuali ...
a. Tuba fallopi
b. Ovarium
c. Rongga perut
d. Uterus
e. Serviks
2. Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berbahaya karena
tempat implantasinya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh
kembang mencapai aterm. Kehamilan ektopik adalah ...
a. Kehamilan yang berimplantasi di luar endometrium
b. Kehamilan yang berimplantasi di luar uterus
c. Kehamilan yang tertunda
d. Kehamilan yang berimplantasi di dalam uterus
e. Kehamilan intrauterin
3. Seorang ibu G2P0A1 masuk ke UGD, berusia 28 tahun, dengan
umur kehamilan 10 minggu. Mengeluhkan keluar flek darah dari jalan
lahir disertai nyeri perut. Dengan diagnosa medis KET.
Tindakan yang dilakukan adalah ...
a. Memberikan obat analgetik
b. Memberikan obat tablet besi
c. Mempersiapkan untuk tindakan operatif gawat darurat
d. Menganjurkan ibu untuk bed rest

e. Memberikan cairan infus untuk rehidrasi


4. Di bawah ini termasuk trias gejala dan tanda dari kehamilan ektopik,
kecuali ...
a. Nyeri perut bawah
b. Amenorhea
c. Mual muntah
d. Perdarahan pervagina
e. Semua salah
5. Ny. X, seorang ibu G2P0A1 masuk ke UGD, berusia 28 tahun, dengan
umur kehamilan 10 minggu. Mengeluhkan keluar flek darah dari jalan
lahir disertai nyeri perut. Diagnosa medis KET dengan implantasi di
tuba fallopi.
Kemungkinan yang dapat terjadi pada kehamilan Ny. S adalah
sebagai berikut :
1. Hasil konsepsi mati dan direabsorbsi
2. Abortus ke dalam lumen
3. Ruptur dinding tuba
4. Hamil aterm
Jawaban : A

DAFTAR PUSTAKA
Achadiat, C. M. 2004. Prosedur Tetap Obstetri dan Ginekologi. Jakarta:
Penerbit Buku Kedokteran EGC

Hadijanto, B.. 2008. Aspek Psikologik Pada Kehamilan, Persalinan, dan


Nifas. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Saifuddin, A. B. 2008. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.
Jakarta : Bina Pustaka