Anda di halaman 1dari 26

DEFIBRILATOR

PUSBANKES 118 PERSI DIY

Tahapan PPGD
Early Assesment
Early CPR
Early Defibrilation
Early Advanced Life Support

ElektroKardioGram

DEFIBRILATOR
alat yang digunakan untuk melakukan
tindakan defibrilasi dan kardioversi,
juga digunakan untuk pemantauan
listrik jantung dan pacu jantung
transkutan (TCP : transkutaneous
pacemaker))
pacemaker

FUNGSI DEFIBRILATOR
* Sebagai Monitor.
* Sebagai Defibrilasi/Asyncrone.
Sebagai Kardioversi/syncrone.

Sebagai PaceMaker/Pacu Jtg


(Trans Cutan Pacing)

DEFIBRILASI
BATASAN
Kejut Listrik (electric shock) dng memberikan
aliran listrik secara asinkron sehingga
terjadi depolarisasi sel miokard dan akan terjadi
repolarisasi yang seragam dan akan
menjadikan jantung berkontraksi dengan baik.
TUJUAN
Membuat kontraksi jantung menjadi lebih
baik.
INDIKASI
Ventrikel Fibrilasi
Ventrikel takhikardi tanpa nadi.

PERSIAPAN
Defibrilator lengkap dengan pedalnya.
EKG Monitor.
Jelly EKG.
Trolley Emergency dengan obat jantung
(adrenalin, Atropin, lidokain, bicnat).
Alat pemberian oksigen(Nasal kanul, masker
dan airbag).
Peralatan jalan nafas (OPA, NPA, ETT).

PROSEDUR TINDAKAN
Pastikan GAMBARAN EKG Ventrikel Fibrilasi/
Ventrikel takhikardi tanpa nadi.
Lakukan RJP jika alat belum siap.
Jika alat defibrilator sudah siap.
Lakukan Defibrilasi dengan memperhatikan hal - hal
berikut ini :
on defibrilator
Ambil kedua pedal dan diberi Jelly yang rata.
setel energi 360 Joule, tekan tombol charge jika full
letakkan pedalnya pada apek dan sternum.
Bebaskan pasien dari orang lain (Everybody
clear!!!), beri beban 10kg lalu tekan knop pada
kedua pedal (Discharge)
Energi yg digunakan 360 joule

POSISI PEDAL

POSISI PEDAL

PERAWATAN POST
DEFIBRILASI
Nilai sirkulasi pasien.
Monitor EKG,pasang IV Line (jika belum ada).
Siapkan pemberian obat - obatan atau cairan
untuk memperbaiki sirkulasi.
Beri therapie oksigen sesuai dengan keadaan
pasien.
Catat halhal-hal selama dilakukan defibrilasi,
antara lain :
perubahan EKG sebelum dan setelah
tindakan.
jumlah dan besarnya energi yang diberikan.
kejadian lain selama defibrilasi.

Komplikasi defibrilasi
Henti jantungjantung-nafas dan kematian
Anoxia cerebral sampai dengan kematian
otak
Gagal nafas
Asistole
Luka bakar
Hipotensi
Disfungsi pacepace-maker

KARDIOVERSI
BATASAN
Memberikan therapi kejut listrik secara
Syncronise sehingga terjadi irama sinus.
INDIKASI
Ventricel Tachicardi (VT) dgn pulls.
Supra Ventriculer Tachicardi (SVT).
Paroxismal Atrial Tachicardi (PAT).
Atrial Fibrilasi.

PROSEDUR TINDAKAN
Sama dng defibrilasi hanya energinya mulai
dari 50 joule, jika pasiennya sadar diberikan
dulu obat penenang, dan minta persetujuan
keluarga (inform consent)

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


KEBERHASILAN DEFIBRILASI
Lamanya terjadi VF / kecepatan tindakan.
Kondisi dan lingkungan miokard, antara lain :
Hipoksia,
Asidosis,
Hypothermia,
Gangguan Elektrolit,
Penyakit Dasar Jantung yg berat.

Ukuran pedal.
Letak pedal.
Pedal I : bawah klavikula kanan, tepi sternum,
Pedal II : Intercosta V Midklavikula kiri.

Pemberian Jelly pada pedal


Energi yang digunakan.

KESIMPULAN

Pastikan irama jantung.


Kenali spesifikasi defibrilator.
Pahami terlebih dahulu langkah - langkah
tindakan sebelum melakukan/algoritma.
Perhatikan bahaya dan akibatnya.

Team Work
Leader

(Koordinator team, monitor EKG,


melakukan defib
defib,, pahami
Algoritma))
Algoritma
Ventilator
(bebaskan jl nafas
nafas,, cek nafas
nafas,,
bantu nafas
nafas,, pasang ett
ett,)
,)
Kompresor (cek nadi
nadi,, bantu kompresi,cek
tensi.)
tensi
.)
Sirkulator
(asisten ventilator, asisten
leader,, berikan infus,obat2an,
leader
catat))
catat

Skema Penanganan VF / VT tanpa Nadi


HENTI
JANTUNG

DEFIB
ADA

SHOCK

ETT
RKP

charge

RKP

SHOCK

SHOCK

charge

RKP

charge

adrenalin
CEK
IRAMA

RKP

charge

CEK
IRAMA

= 5 siklus atau 2 menit

RKP + defibrilator di charge

RKP

Anti Aritmia
CEK
IRAMA

Skema Penanganan Asistole / PEA


HENTI
JANTUNG

DEFIB
ADA

A
RKP

CEK
IRAMA

RKP

RKP

RKP

Vasopressor
Adrenalin

= 5 siklus atau 2 menit

Atropin
CEK
IRAMA

HENTI JANTUNG
OBAT YANG SERING DIGUNAKAN PADA HENTI JANTUNG
1. Epinefrin
Indikasi : PEA/Aistole dan VF/pVT tidak respon
defibrilator
Dosis : 1 mg i.v bolus dapat diulang tiap 3-5 menit
ET : dosis 2-2.5 kali dosis i.v
2. Lidocain
Indikasi : VF/pVT refraktar pada defibrilator
Dosis : 1-1,5 mg /kgBB bolus i.v, dapat diulang tiap 3-5 menit
dengan dosis 0,5-0,75 mg/Kg BB.Dosis max 3 mg/Kg BB
ET : 2-2,5 x dosis i.v
3. Atropin
Indikasi : bradikardi o.k reflek vagal
PEA/Asistole
Dosis : 1mg i.v diulang tiap 3-5 menit , ET :1-2 mg dlm 10cc
aqua steril / NaCl 0,9 %. Dosis max 0,04 mg/KG BB.
reflek vagal : 3 mg i.v ( 0,04 mg/Kg BB)