Anda di halaman 1dari 2

Terumbu karang merupakan ekosistem perairan dangkal yang banyak dijumpai di

sepanjang garis pantai daerah tropis. Keberadaannya dibatasi oleh parameter suhu, salinitas,
intensitas cahaya matahari dan kecerahan suatu perairan. Kawasan terumbu karang Indonesia
memiliki potensi yang sangat besar dilihat dari produktivitas, keanekaragaman biota dan
estetikanya. Sumberdaya alam ini bernilai ekonomis tinggi perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya
untuk kemakmuran rakyat dengan tetap memperhatikan keberlanjutannya dan kelestariannya.
Upaya pengelolaan yang optimal perlu dilakukan agar manfaat ekonomisnya dapat menunjang
pembangunan dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dan negara secara berkelanjutan.
Pengertian terumbu buatan (Artificial reef) adalah bentuk bangunan atau benda yang di
turunkan kedasar perairan sehingga menyerupai atau berfungsi layaknya habitat ikan. Banyak
bentuk konstruksi dan jenis material yang diaplikasikan pada terumbu buatan, dari balok kayu
biasa, papan, besi concret semen, besi dan kapal, bus bekas dan bahkan ban bekas
sedangkan Transplantasi karang adalah suatu kegiatan pencangkokan karang yang kemudian
ditempatkan

di

daerah

dengan

kondisi

terumbu

karang

yang

telah

mengalami

kerusakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi dan nilai terumbu karang yang
telah rusak .
Umumnya

kegiatan terumbu

buatan

(Artificial

reef) sering transplantasi

banyak

dilakukan pada daerah yang memiliki tingkat kerusakan terumbu karang yang tinggi. Hal ini
dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi dari terumbu karang atau sebagai upaya pemulihan
dan

penyediaan

habitat

seperti

semula. Namun, terumbu

buatan

(Artificial

reef) sering transplantasi bukan hanya dapat dilakukan pada daerah tersebut, tetapi dapat juga
dilakukan pada daerah yang memiliki tingkat kerusakan terumbu karang yang rendah atau di
daerah yang sama sekali tidak terdapat karang selama faktor-faktor pertumbuhan karang masih
mendukung.
(Asri kendari 2012)

Pengeertian terumbu karang buatan (artificial reef) adalah bentuk bangunan atau
benda yang diturunkan kedasar perairan sehingga menyerupai atau berfungsi
layaknya habitat ikan. Banyak bentuk konstruksi dan jenis material yang
diaplikasikan pada terumbu karang buatan, dari balok kayu biasa, papan, besi
concret semen, besi dan kapal, bus bekas dan bahkan ban bekas.
Menurut mawardi(2002), fragmentasi atau transplantasi terumbu karang
diharapkan akan menjadi solusi yang tepat dan cepat dalam mendukung
keberhasilan program rehabilitasi ekosostem terumbu karang. Yang dimaksud

dengan fragmentasi atau transplantasi adalah mengambil sebagian koloni karang


dari koloni primer dan kemudian di letakan di tempat tertentu.
Terumbu karang adalah endapan-endapan masif penting kalsium karbonat yang
terutama dihasilkan oleh karang Scleractinia dengan sedikit tambahan alga
berkapur dan organism-organisme lain yang mengeluarkan kalsium karbonat
( Nybakken, 1992).