Anda di halaman 1dari 29

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Sejak pertama kali ditemukannya listrik oleh seorang ilmuan
berkebangsaan Yunani yang bernama Thales. Kemudian listrik pun terus
berkembang sampai akhirnya seperti sekarang ini. Bisa dikatakan listrik turut
ikut membantu dalam perkembangan zaman karena hampir setiap teknologi
yang ada sekarang ini digerakkan oleh listrik.
Instalasi listrik merupakan kata yang tidak asing lagi bagi kita. Hampir
setiap hari kita melihatnya, baik itu di rumah rumah, bangunan bangunan,
toko, gedung ,dll. Akan tetapi pernahkah terlintas dipikiran kita bagaimana
proses ditemukannya listrik sehingga bisa berkembang seperti sekarang ini?
Dan juga apakah instalasi yang terpasang dirumah anda sudah
terpasang dengan benar dan sesuai dengan peraturan umum instalasi listrik
atau biasa disebut dengan PUIL? Karena pemasangan instalasi listrik yang
benar dan sesuai PUIL dapat mencegah terjadinya bahaya akibat kebocoran
arus yang dapat berakibat fatal seperti kebakaran. Selain itu pemasangan
instalasi listrik yang benar juga dapat mengurangi rugi rugi daya yang
terjadi pada saat pemakaian energi listrik sehingga dapat menghemat biaya
pemakaian daya listrik.
Selain dari pemasangan instalasi listrik yang benar, juga ada cara lain
yang dapat dilakukan untuk menghemat pemakaian daya listrik.
Dari uraian tersebut diatas maka kami sebagai penulis tertarik untuk
membuat makalah ini. Dan juga sebagai syarat untuk memenuhi tugas yang
diberikan, juga agar makalah ini dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi
kita semua.

1.2

Tujuan
1. Untuk mengetahui sejarah kelistrikan
2. Untuk mengetahui bagaimana cara pemasangan instalasi listrik 1 fasa
dengan benar dan sesuai dengan PUIL 2000.
3.

1.3

Untuk mengetahui bagaimana cara pemakaian daya listrik yang hemat.

Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah sejarah awal ditemukannya listrik dan siapa sajakah
ilmuwan yang berhubungan dengan itu ?
2. Bagaimana cara pemasangan instalasi listrik 1 fasa dengan benar dan alat
dan bahan apa saja yang digunakan ?
3. Bagaimana cara pemakaian daya listrik yang hemat ?

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1

Sejarah Kelistrikan
Sejarah awal ditemukannya listrik adalah oleh seorang cendikiawan
Yunani yang bernama Thales, yang mengemungkakan fenomena batu ambar
yang bila digosok - gosokkan akan dapat menarik bulu sebagai fenomena
listrik. Kemudian setelah bertahun - tahun semenjak ide Thales dikemukakan,
baru kemudian muncul lagi penapat - pendapat serta teori -teori baru
mengenai listrik seperti yang diteliti dan dikemukakan oleh William Gilbert,
Joseph priestley, Charles De Coulomb, AmpereMichael Farraday, Oersted, dll.
Adapun beberapa ilmuwan yang berhubungan dengan sejarah
kelistrikan yaitu:
Ben Franklin
Banyak orang berpikir Benyamin Franklin menemukan listrik terkenal
dengan layang-layang percobaan pada 1752, namunlistrik tidak ditemukan
sekaligus. Pada awalnya, listrik dikaitkan dengan cahaya. Orang ingin yang
murah dan aman cara untuk cahaya rumah mereka, dan para ilmuwan berpikir
listrik mungkin jalan.
Michael Faraday
Seorang ilmuwan Inggris, Michael Faraday, adalah orang pertama
yang menyadari bahwa arus listrik dapat dihasilkan dengan melewatkan
magnet melalui kawat tembaga. Itu adalah penemuan yang menakjubkan.
Hampir semua listrik kita gunakan saat ini dibuat dengan magnet dan
kumparan dari kawat tembaga di raksasa pembangkit listrik. Kedua generator
listrik dan motor listrik didasarkan pada ini prinsip. Sebuah generator
mengubah energi gerak menjadi listrik. Sebuah Motor mengubah energi listrik
menjadi energi gerak.
Thomas Edison
Thomas Edison berfokus untuk menciptakan suatu cahaya lampu, yang
akan bertahan lama sebelum terbakar. Masalahnya adalah bagaimana
menemukan bahan yang kuat untuk filamen. Akhirnya, Edison menggunakan

kapas yang biasa dipintal sebagai benang yang telah direndam dalam karbon.
Filamen ini tidak terbakar namun ia memijar atau bersinar.
Tantangan berikutnya adalah mengembangkan sistem listrik yang
dapat menyediakan orang dengan sumber praktis energi untuk daya ini baru
lampu. Edison ingin cara untuk membuat listrik praktis dan murah. Dia
dirancang dan dibangun pembangkit listrik pertama yang mampu
menghasilkan listrik dan membawanya ke rumah-rumah penduduk. Edison
Pearl Street Power Station dimulai generator yang pada 4 September 1882, di
New York City. Sekitar 85 pelanggan di bawah Manhattan menerima daya
yang cukup untuk menyalakan lampu 5.000. nya pelanggan membayar banyak
untuk listrik mereka, meskipun. Dolar di hari ini, listrik biaya $ 5,00 per
kilowatt-jam! Saat ini, biaya listrik sekitar 12 sen per kilowatt-jam untuk
pelanggan perumahan, dan sekitar 7 sen per kilowatt-jam untuk industri.
Alessandro Volta
Pada tahun 1800, Alessandro Volta, seorang ilmuwan Italia, membuat
penemuan besar.dia basahi kertas dalam air garam, seng dan tembaga
ditempatkan di sisi berlawanan dari kertas, dan mengamati reaksi kimia
menghasilkan arus listrik. Volta telah menciptakan sel listrik pertama. Dengan
menghubungkan banyak dari sel-sel ini bersama-sama, Volta mampu "string
saat ini" dan membuat baterai. Hal ini untuk menghormati Volta bahwa kita
mengukur daya baterai dalam volt. Akhirnya, sumber yang aman dan dapat
diandalkan listrik tersedia, sehingga mudah bagi para ilmuwan.
`Titik balik dari usia listrik datang beberapa tahun kemudian dengan
perkembangan AC (alternating current) sistem tenaga. Dengan arus bolakbalik, pembangkit listrik bisa mengangkut banyak listrik jauh dari
sebelumnya. Pada tahun 1895, George Westinghouse membuka pertama
pembangkit listrik utama di Niagara Falls menggunakan alternating current.
Sementara Edison DC (arus searah) tanaman hanya dapat mengangkut listrik
dalam satu mil persegi nya Pearl Street Power Station, Niagara
Tanaman jatuh mampu mengangkut listrik lebih dari 200 mil! Listrik tidak
memiliki awal yang mudah. Banyak orang senang dengan semua penemuan
baru, tetapi beberapa orang takut listrik dan waspada membawa ke rumah
mereka. banyak social kritikus hari melihat listrik sebagai mengakhiri cara,
sederhana kurang sibuk kehidupan. Penyair berkomentar bahwa lampu listrik
kurang romantis daripada lampu gas. Mungkin mereka benar, tetapi usia

listrik baru bisa tidak redup. Pada tahun 1920, hanya dua persen dari energi di
AS digunakan untuk membuat listrik. Hari ini, sekitar 41 persen dari seluruh
energi yang digunakan untuk membuat listrik. Seperti kami menggunakan
teknologi tumbuh, angka itu akan terus meningkat.
Akan tetapi diantara semua ilmuan tersebut yang paling berjasa adalah
Michael Faraday karena dialah yang menemukan motor listrik pertama, suatu
skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda
bergerak. Betapa pun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan nenek
moyang dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini. Sejak
penemuannya yang pertama pada tahun 1821, Michael Faraday si ilmuwan
autodidak ini namanya mulai terkenal. Hasil penemuannya dianggap sebagai
pembuka jalan dalam bidang kelistrikan.
2.2

Peralatan Yang Digunakan Pada Saat Pemasangan Instalasi Listrik 1


Fasa
Adapun peralatan yang digunakan pada saat pemasangan instalasi
listrik satu fasa diantaranya yaitu:
a. tang lancip
b. tang kombinasi
c. tang potong
d. tang pengupas kabel
e. obeng kembang (obeng plus)
f. obeng pipih (obeng minus)
g. AVO meter
h. tes pen

2.3

Peralatan Yang Digunakan Pada Instalasi Listrik 1 Fasa


Adapun peralatan yang digunakan pada pemasangan instalasi listrik
satu fasa diantaranya yaitu:
a.

Pipa

Salah satu pipa yang paling sering digunakan dalam instalasi


listrik yaitu pipa PVC (Poly Vinil Clorida). Sifat PVC yang tahan
lama dan tidak gampang dirusak dan tidak berkarat atau membusuk
menjadikan PVC paling sering digunakan dalam sistem perpipaan dan
pelindung kabel.
PVC tahan dalam kondisi lingkungan secara biologis maupun
kimiawi, membuatnya menjadi plastik yang dipilih sebagai bahan
pengganti pipa logam yang rentan karat dalam pengunaan rumah
tangga, untuk ukuran diameter pipa PVC dengan standard JIS (satuan
inch), biasanya dipakai C5/8" untuk pelindung kabel listrik.
b.

Fitting

Fitting adalah suatu alat untuk menghubungkan lampu dengan


kawat-kawat jaringan listrik secara aman, atau kalau dari segi istilah,
fitting berasal dari bahasa inggris yang berarti sebuah tempat untuk
menaruh sebuah lampu bohlam, yang berbentuk bulat dengan lubang
di tengahnya yang digunakan untuk menaruh bohlam. Berdasarkan
pemakaiannya, bentuk fitting terdapat beberapa macam, yaitu fitting

tempel, fitting gantung, fitting bayonet, kombinasi fitting dengan stop


kontak dan lain-lain.
c.

Kabel

Kabel adalah bagian dari instalasi listrik yang berfungsi


menghantarkan arus listrik sampai ke peralatan listrik. Umumnya
ukuran atau size kabel yang digunakan pada instalasi listrik adalah 1,5
atau 2,5. Kabel ini seperti pembuluh darah dalam tubuh manusia, ada
pembuluh darah arteri dan ada pembuluh darah balik. Bila ada saluran
pembuluh darah yang bocor, tentu tubuh tidak akan bekerja dengan
baik. Kabel listrik pun demikian, bila ada saluran yang bocor maka
akan terjadi gangguan dalam instalasi listrik rumah anda.
1.

Kabel NYA

Merupakan kabel berisolasi PVC dan berinti kawat


tunggal. Warna isolasinya adalah merah, kuning, biru dan
hitam. Jenisnya adalah kabel udara (tidak untuk ditanam dalam
tanah). Karena isolasinya hanya satu lapis, maka mudah luka
karena gesekan, gigitan tikus atau gencetan. Dalam
pemasangan selalu dimasukkan dalam pipa PVC yang
berfungsi sebagai konduit. Konduit adalah suatu selubung
pelindung, biasanya pipa PVC tipis (berbeda dengan pipa PVC
untuk saluran air bersih) yang diisi kabel listrik yang bertujuan
melindungi kabel dari gangguan luar.
2.

Kabel NYM

Kabel jenis ini mempunyai isolasi luar jenis PVC


berwarna putih
(cara mengenalinya bisa dengan melihat
warna yang khas putih ini) dengan selubung karet di dalamnya
dan berinti kawat tunggal yang jumlahnya antara 2 sampai 4
inti dan masing-masing inti mempunyai isolasi masing-masing
dengan warna berbeda. Jadi seperti beberapa kabel NYA yang
dijadikan satu dan ditambahkan isolasi putih dan selubung
karet.
Kode yang digunakan untuk jenis kabel ini adalah
missal : 3C x 2.5 sqmm, dimana 3C menandakan jumlah inti (3
inti kabel), 2,5 sqmm menandakan ukuran penampang kabel
dalam square millimeter.
Kabel ini relative lebih kuat karena adanya isolasi PVC
dan selubung karet. Pemasangannya pada instalasi listrik dalam
rumah bisa tanpa conduit (kecuali dalam tembok), tetapi bukan
untuk tipe outdoor. Harganya lebih mahal dari tipe kabel
NYA.
3.

Kabel NYY

Warna khas kabel ini adalah hitam dengan isolasi PVC


ganda sehingga lebih kuat. Karena lebih kuat dari tekanan
gencetan dan air, pemasangannya bisa untuk outdoor, termasuk
ditanam dalam tanah. Kabel untuk lampu taman dan di luar
rumah sebaiknya menggunakan kabel jenis ini. Harganya tentu
lebih mahal dibanding dua jenis kabel sebelumnya.
Sedangkan kabel berinti serabut, biasanya ada 2 inti
dan 2 macam warna, disebut NYMHYO, biasanya digunakan
untuk loudspeaker atau sound system atau untuk lampu-lampu
berdaya kecil.

d.

Kotak sambung

Merupakan suatu komponen dalam instalasi listrik yang


berfungsi sebagai tempat terjadinya percabangan kabel listrik.
e.

Stop kontak

Stop kontak adalah komponen listrik yang berfungsi sebagi


muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat
listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan
steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.
Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan
menjadi dua macam, yaitu:
1.
Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang
(kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya
rendah ke alat-alat listrik
melalui steker yang juga berjenis
kecil.
2.
Stop kontak besar, merupakan stop kontak dengan dua kanal
AC yang
dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas
dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar
jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.
Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua
jenis stop kontak, yaitu:
1.
Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang
didalam tembok.
2.
Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya
diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop
kontak portable.

f.

Steker

Steker atau Staker atau yang kadang sering disebut colokan


listrik, karena memang berupa dua buah colokan berbahan logam dan
merupakan alat listrik yang yang berfungsi untuk menghubungkan alat
listrik dengan aliran listrik, ditancapkan pada kanal stop kontak
sehingga alat listrik tersebut dapat digunakan.
g.

MCB

MCB adalah suatu komponen dalam instalasi listrik yang


berfungsi sebagai pengaman beban lebih atau pembatas arus listrik
yang mengalir ke instalasi listrik. MCB bekerja dengan cara
pemutusan hubungan yang disebabkan oleh aliran listrik lebih dengan
menggunakan electromagnet/bimetal. cara kerja dari MCB ini adalah
memanfaatkan pemuaian dari bimetal yang panas akibat arus yang
mengalir untuk memutuskan arus listrik. Kapasitas MCB
menggunakan satuan Ampere (A), Kapasitas MCB mulai dari 1A, 2A,
4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A dll. MCB yang digunakan harus
memiliki logo SNI pada MCB tersebut.
h

Lampu

Lampu adalah salah satu komponen listrik yang berfungsi


sebagai penerangan atau mengubah energi listrik menjadi energi
cahaya.

10

i.

Sakelar
Saklar termasuk bahan jadi yang merupakan alat yang
berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari
sumber tegangan menuju beban. Saklar sangat banyak macam dan
jenisnya misalnya: untuk keperluan instalasi penerangan, untuk
tegangan tinggi, instalasi tenaga dan banyak lagi jenisnya.
Adapun macam macam sakelar yaitu :

11

Saklar tunggal

Saklar ini tidak lagi memerlukan penjelasan. Ini suatu


cara yang termudah untuk menghubungkan / memutuskan
suatu hantaran.

Saklar seri/deret

Saklar seri ini gunanya untuk memutuskan dan


menghubungkan dua buah kelompok lampu secara bergantian.

12

Saklar tukar

Saklar tukar ini digunakan apabila kita menghendaki


melayani satu lampu dari dua tempat atau lampu menyala
secara berurutan.

Saklar silang

Saklar silang ini digunakan apabila kita harus dapat


melayani satu lampu dan tiga tempat, maka kita pakai saklar
silang waktu memasang. Hendaklah diingat, bahwa saklar yang
pertama dan penghabisan haruslah dipasang saklar tukar, saklar
di antaranya adalah saklar silang.

Saklar kutub dua

13

Saklar ini digunakan untuk memutus atau


menghubungkan hantaran fasa dan nol secara bersama-sama.
Sakelar ini biasanya digunakan pada boks sekering satu fasa.

Saklar kutub tiga

Saklar ini dipakai pada golongan yang terdiri dari


sejumlah lampu-lampu besar.
j.

Clamp

Clamp adalah suatu komponen dalam instalasi listrik yang


berfungsi untuk menahan pipa atau kabel instalasi listrik yang
biasanya dipasang pada dinding agar pipa atau kabel tersebut tidak
terjatuh.

k.

Sekring

Sekring merupakan komponen instalasi utama yang berfungsi


sebagai pengaman apabila terjadi hubung singkat dari instalasi listrik

14

2.4

Cara Pemasangan Instalasi Listrik 1 Fasa


2.4.1. Syarat Syarat Pemasangan Instasi Listrik
Untuk pemasangan instalasi listrik penerangan dan tenaga
untuk rumah/gedung terlebih dahulu harus melihat gambar-gambar
rencana instalasi yang sudah dibuat oleh perencana berdasarkan denah
rumah/bangunan dimana instalasinya akan dipasang. Selain itu juga
spesifikasi dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pemilik
bangunan/rumah, dan syarat tersebut tidak terlepas dari peraturan yang
harus dipenuhi dari yang berwajib ialah yang mengeluarkan peraturan
yaitu PLN setempat.
Adapun syarat syarat pemasangan instalasi listrik yaitu:
1.

Gambar situasi
Gambar situasi untuk menyatakan letak bangunan, dimana
instalasinya akan dipasang serta rencana penyambungannya
dengan jaringan PLN.

2.

Gambar instalasi
Gambar instalasi atau rencana penempatan semua peralatan
listrik yang akan dipasang dan sarana pelayanannya, misalnya
titik lampu, saklar dan kotak kontak, panel hubung bagi, data
teknis yang penting dari setiap peralatan listrik yang akan
dipasang

3.

Rekapitulasi
Rekapitulasi atau perhitungan jumlah dari komponen yang
diperlukan antara lain :
- Rekapitulasi material dan harga
- Rekapitulasi daya atau skema bagan arusnya
- Rekapitulasi tenaga dan biaya

Selain itu terdapat persyaratan lain yang harus dipenuhi dalam


pemasangan instalasi listrik dan tenaga, antara lain :

15

Pemasangan Penghantar
Penghantar yang digunakan untuk instalasi penerangan
(rangkaian akhir) adalah penghantar jenis NYA dan untuk instalasi
daya (feeder/pengisi/incoming) dengan menggunakan penghantar jenis
NYM yang memiliki isolasi yang baik, agar mudah cara pemasangan
dan perbaikan pemasangan penghantar tersebut masuk ke dalam pipa
instalasi.
Ukuran penghantar jalur utama termasuk jalur ke stop kontak
dan penghantar jalur cabang dari saklar ke lampu yaitu 2,5 mm2
dengan menggunakan penghantar yang sesuai ketentuan maka
keselamatan instalasi dapat terjamin dan apabila instalasi akan
diperluas masih dalam batas kemampuannya.
Penghantar untuk jenis NYM dilengkapi dengan hantaran
pentanahan/arde karena untuk instalasi daya, misalnya untuk AC,
motor listrik dimaksudkan agar bagian yang terbuat dari logam dapat
ternetralisir dan apabila terjadi hubung singkat aliran arus akan segera
ke tanah.
Pipa Instalasi
Semua penghantar dalam instalasi listrik dimasukkan dalam
pipa PVC dengan uuran _" agar penghantar aman dari benturan
mekanis, disamping itu juga penghantar akan terisolasi serta mudah
dalam perawatan apabila terjadi kerusakan dalam perbaikan.
Saklar dan Kotak Kontak
Fungsi saklar dalam instalasi listrik penerangan untuk
memutuskan dan menghubungkan arus listrik dari sumber ke beban.
Di dalam saklar dilengkapi dengan pegas yang dapat memutuskan
rangkaian dalam waktu yang sangat singkat, dengan cepatnya
pemutusan ini kemungkinan timbulnya busur api antara kontak (tuas)
saklar menjadi lebih kecil. Saklar yang digunakan pada umumnya
jenis saklar tunggal, saklar seri dan saklar tukar (hotel) jenis inbow
(terpendam dalam tembok).
Adapun aturan pemasangan saklar yaitu :
a. Tinggi pemasangan 150 cm di atas lantai.
b. Dekat dengan pintu dan mudah dicapai tangan/sesuai kondisi
tempat.

16

c. Arah posisi kontak (tuas) saklar seragam bila pemasangan lebih


dari satu. Fungsi kotak kontak (stop kontak) dalam instalasi listrik
sebagai alat penghubung beban dengan sumber listrik.
Aturan pemasangan stop kontak :
a. Tinggi pemasangan 150 cm di atas lantai, apabila kurang dari
150 cm harus dilengkapi tutup.
b. Mudah dicapai tangan.
c. Di pasang sedemikian rupa, sehingga penghantar netralnya
berada disebelah kanan atau di sebelah bawah.
Kotak Pembagi Daya Listrik/PHB/Distribusi Panel (DP)
Panel bagi di dalam instalasi listrik rumah/gedung merupakan
peralatan yang berfungsi sebagai tempat membagi dan menyalurkan
tenaga listrik ke beban yang memerlukan agar merata dan seimbang.
Di dalam panel bagi terdapat komponen antara lain rel (busbar), saklar
utama, pengaman, pengaman, alat-alat ukur dan lampu indikator.
Rating Pengaman
Rating pengaman yang dipakai menurut PUIL harus sama
dengan atau lebih besar dari arus nominal beban (I pengaman > I
nominal). Pengaman yang digunakan dalam instalasi listrik adalah
pemutus rangkaian (MCB) untuk pengaman tiap kelompok beban dan
pemutus rangkaian pusat (MCCB) untuk pengaman seluruh kelompok
beban. Besarnya rating arus MCB maupun MCB diperhitungkan arus
beban yang dipikul atau dipasang di dalam instalasi agar memenuhi
syarat keamanan.
2.4.2

Contoh Gambar Instalasi, Daftar Rekapitulasi Daya, dan Cara


Menghitung Daya Listrik

17

Gambar bagan rencana hubungan instalasi

2.4.2.1 Gambar Diagram Single Line

18

2.3.2.2 Gambar Diagram Pengawatan

2.3.2.3 Daftar Rekapitulasi Daya

19

2.3.2.4 Cara menghitung daya listrik


1.
Daya Nyata (P)
Daya nyata merupakan daya listrik yang
digunakan untuk keperluan menggerakkan mesinmesin listrik atau peralatan lainnya.
Line to netral / 1 fasa
P = V x I x Cos
Line to line/ 3 fasa
P = 3 x V x I x Cos
Ket :
P = Daya Nyata (Watt)
V = Tegangan (Volt)
I = Arus yang mengalir pada penghantar (Amper)
Cos T = Faktor Daya
2.

Daya Semu (S)


Daya semu merupakan daya listrik yang melalui
suatu penghantar transmisi atau distribusi. Daya ini
merupakan hasil perkalian antara tegangan dan arus
yang melalui penghantar.
Line to netral/ 1 fasa
S=VxI

20

Line to line/ 3 fasa


S = 3 x V x I
Ket :
S = Daya semu (VA)
V = Tegangan (Volt)
I = Arus yang mengalir pada penghantar (Amper)
3. Daya Reaktif (Q)
Daya reaktif merupakan selisih antara daya semu yang
masuk pada penghantar dengan daya aktif pada penghantar
itu sendiri, dimana daya ini terpakai untuk daya mekanik
dan panas. Daya reaktif ini adalah hasil kali antara
besarnya arus dan tegangan yang dipengaruhi oleh faktor
daya.
Line to netral/ 1 fasa
Q = V x I x Sin
Line to line/ 3 fasa
Q = 3 x V x I x Sin
Ket :
Q = Daya reaktif (VAR)
V = Tegangan (Volt)
I = Arus (Amper)
Sin T = Faktor Daya
Dari penjelasan ketiga macam daya tersebut, dikenal juga
sebagai segitiga daya. Dimana defenisi umum dari segitiga
daya adalah suatu hubungan antara daya nyata, daya semu,
dan daya reaktif, yang dapat dilihat hubungannya pada gambar
bentuk segitiga berikut ini :
Gambar Segitiga Daya

dimana :

21

P = S x Cos (Watt)
S = (P2 + Q2) (VA)
Q = S x Sin (VAR)
2.4.3

Langkah Kerja
Adapun tata cara atau langkah kerja yang biasa dilakukan
dalam penginstalasian rumah sederhana yaitu :
1. Melakukan survey ketempat pemasangan instalasi rumah.
2. Melakukan Infentarisasi
3. Buat gambar single line dan wiring diagram agar
l e b i h m u d a h p a d a p e r h i t u n a a n kabel dan bahan yang
digunakan.
4. Buat diagram pemipaan untuk membantu menghitung
penggunaan pipa, elbow, T-DOSS, dll.
5. Lakukan pemasangan alat dan bahan sesuai dengan Peraturan
Umum Instalasi Listik 2000.
6. Lakukan pemasangan kabel (cabling) sesuai dengan pipa
yang telah terlebih dahuluterpasang.
7. Berilah label-label pada kabel tersebut, yang mana kabel fasa
keluar, fasa ke lampu 1dan fasa ke lampu 2. Agar pada saat
pemuntiran tidak terjadi kesalahan. ( untuk memperjelas kabel kabel
yang digunakan).
8. Uji instalsi (kabel) yang digunakan dengan menggunakan
alat ukur multimeter ataudengan alat ukur megger (alat pengukur
tahanan) dengan satu mega.
9. Lakukan pemasangan bahan pada titik titik yang sudah
ditentukan. (Fitting, saklar tunggal, saklar seri, dan stop kontak).

22

10. Periksa pada setiap stop kontak apakah arus listrik sudah mengalir
denagan tespen.Jika ada stop kontak yang tidak hidup periksa sambungan
pada kontak kontak sertadalam kotak sambung.
11. Periksalah pembagian group apakah sudah sesuai dengan
gambar perencanaaninstalasi
12. Menunggu antrian dari PLN untuk di uji dan masukkan
sumber arus ke proyek rumah itu.
13. Ceklah semua lampu, saklar, dan kotak-kontak apakah sudah
terpasang dengan baik.Serta lakukan pengecekan secara keseluruhan pada
instalasi.
2.5

Cara Pemakaian Daya Listrik Yang Hemat


Adapun cara menghemat listrik untuk rumah tangga yaitu :
1. Cek apakah kapasitas daya listrik dari PLN dirumah Anda sudah tepat
sesuai dengan kebutuhan. Apakah termasuk golongan 900-1300VA, 1300
2200VA atau > 2200VA. Jika ternyata pemakaian berada dibawah
kapasitas daya listrik, Anda dapat meminta PLN untuk menurunkannya.
Dengan demikian penghematan dapat dilakukan.

2. Mulailah menghitung berapa kebutuhan daya listrik yang Anda perlukan


per hari. Perhatikan pemakaian peralatan listrik dirumah Anda apakah
sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Pahami perhitungan tagihan
pemakaian listrik secara rinci.

3. Selalu memilih peralatan listrik hemat energi atau ber-daya listrik yang
secukupnya seperti: lampu, AC, lemari es, TV/radio , komputer, mesin
cuci, microwave, vacuum cleaner, water heater, pompa air, dan lain-lain.

23

4. Selalu merawat dengan baik dan memperhatikan pemakaian peralatan


listrik secara benar. Hal ini membantu pemakaian listrik lebih efisien.
Poin-poin dibawah adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.
Hemat Listrik Melalui Lampu Penerangan :

Ganti semua lampu di rumah Anda dengan lampu Hemat Energi (HE).
Ganti ballast konvensional dengan ballast elektronik.

Lengkapi lampu TL/neon dengan kondensator.

Memasang lampu sesuai/sedekat mungkin dengan objek yang


diterangi.

Atur perabot rumah agar tidak menghalangi cahaya lampu.

Warna dinding ruangan yang terang membantu meningkatkan efisiensi


kerja lampu.

Hemat Listrik Melalui AC (pendingin ruangan) :

Aturlah pemakaian AC dalam ruangan sesuai suhu ruangan, jangan


terlalu dingin. Karena semakin rendah suhu, makin banyak energi
listrik yang digunakan. Suhu ruang yang dianjurkan adalah 25 derajat
celcius. Pemakaian suhu dibawahnya akan menyedot listrik lebih
banyak.
Gunakan timer pada AC sehingga pemakaian dapat lebih sesuai
dengan kebutuhan.

Usahakan tidak sering menyalakan AC lalu mematikannya. Karena


setiap tarikan awal dari alat ini memerlukan daya yang cukup tinggi.

Jangan membuka pintu/jendela dan membiarkan sinar matahari masuk


ke dalam ruangan saat AC sedang digunakan. Hal ini akan
memperberat kerja AC.

Hemat Listrik Melalui Lemari Es/freezer :

Lihat isi lemari es Anda, jangan mengisinya terlalu penuh (melebihi


kapasitas). Hal ini dapat menghambat peredaran udara dingin yang
mengakibatkan beban kerja lemari es lebih berat.
Tempatkan lemari es minimal 15 cm dari dinding/tembok rumah dan
jauh dari sumber panas (kompor/sinar matahari).

24

Jangan langsung memasukan makanan yang masih panas ke dalam


lemari es.

Atur suhu lemari es tidak terlalu rendah karena akan menyedot listrik
lebih banyak.

Bila Anda bepergian jauh dan jangka waktu lama, matikan lemari es
bila tidak digunakan.

Hemat Listrik melalui TV/radio, komputer, mesin cuci, microwave,


vacuum cleaner, water heater, pompa air :

Televisi jenis LCD menggunakan energi listrik lebih kecil daripada


jenis plasma.
Set komputer Anda pada sleep mode secara otomatis saat tidak
digunakan tetapi masih dalam keadaan menyala.

Gunakan mesin cuci sesuai kapasitas. Jangan mencuci pakaian jika


jumlahnya sedikit. Lebih baik Anda kumpulkan sampai cukup
jumlahnya atau mencuci dengan tangan saja.

Gunakan microwave dan vacuum cleaner hanya jika benar-benar


diperlukan karena cukup banyaknya energi listrik yang diperlukan.

Water heater (pemanas air) sebaiknya tidak dibiarkan menyala


sepanjang malam. Nyalakan hanya saat diperlukan, setelah itu dapat
dimatikan.

Gunakan tangki penampung air dan nyalakan pompa air hanya bila air
dalam tangki hampir habis. Akan lebih baik jika menggunakan
pelampung pemutus arus otomatis yang akan memutus arus listrik ke
pompa air bila air sudah penuh.

5. Jangan biarkan colokan peralatan listrik yang tidak digunakan selalu


terpasang pada stop kontak. Lebih baik dicabut dari stop kontak. Jika hal
ini secara konsisten dilakukan, Anda bisa menghemat pemakaian listrik
hingga 5% dari tagihan.

6. Selain itu pemasangan instalasi listrik yang baik dan sesuai dengan PUIL
2000 juga merupakan juga dapat menghemat dalam pemakaian daya
listrik.

25

7. Yang terakhir dan yang terpenting adalah selalu bergaya hidup hemat
termasuk hemat energi. Seperti misalnya jangan pernah lupa mematikan
lampu apabila tidak lagi diperlukan, matikan TV jika tidak sedang
ditonton, matikan AC jika ruangan dalam keadaan kosong/tidak terpakai
dan lain sebagainya.

BAB 3
PENUTUP
3.1

Kesimpulan
Sejarah awal ditemukannya listrik adalah oleh seorang cendikiawan
Yunani yang bernama Thales yang menemukan fenomena batu ambar yang
bila digosok - gosokkan akan dapat menarik bulu sebagai fenomena listrik.
Bertahun tahun kemudian muncul lagi penapat - pendapat serta teori -teori
baru mengenai listrik seperti yang diteliti dan dikemukakan oleh William
Gilbert, Joseph priestley, Charles De Coulomb, Ampere, Michael Farraday,
Oersted, dll.
Pada awalnya, listrik dikaitkan dengan cahaya. Orang ingin yang
murah dan aman untuk cahaya rumah mereka, dan para ilmuwan berpikir
listrik mungkin solusinya. Dan kita dapat melihat sampai sekarang listrik
menjadi salah satu sumber energi yang sangat dibutuhkan bagi manusia, dan
salah satu fungsinya adalah sebagai sumber energi bagi instalasi instalasi
listrik yang ada pada rumah rumah.
Karena yang di bahas didalam makalah ini adalah tentang instalasi
listrik satu fasa, maka kesimpulannya adalah dalam memasang instalasi listrik
satu fasa terlebih dahulu yang harus dipersiapkan diantaranya adalah gambar
rangkaian atau denah instalasi yang akan dipasang, serta alat dan bahan.
Selain itu, juga spesifikasi dan syarat-syarat pekerjaan harus diterima dan
dilaksanakan oleh baik dari pemilik bangunan/rumah maupun yang akan
memasang instalasi listrik tersebut, dan syarat tersebut tidak terlepas dari
peraturan yang harus dipenuhi dari yang berwajib ialah yang mengeluarkan
peraturan yaitu PLN setempat. Juga pada pemasangan instalasi listrik, harus
sesuai dengan PUIL ( Peraturan Umum Instalasi Listrik ).

26

Agar dalam pemakaian daya listrik tidak boros yang tentunya akan
berdampak pada pembayaran listrik yang tinggi, maka yang harus dilakukan
dalam penghematan daya listrik diantaranya yaitu :

1. Cek apakah kapasitas daya listrik dari PLN dirumah Anda sudah tepat
sesuai dengan kebutuhan. Apakah termasuk golongan 900-1300VA, 1300
2200VA atau > 2200VA. Jika ternyata pemakaian berada dibawah
kapasitas daya listrik, Anda dapat meminta PLN untuk menurunkannya.
Dengan demikian penghematan dapat dilakukan.

2. Mulailah menghitung berapa kebutuhan daya listrik yang Anda perlukan


per hari. Perhatikan pemakaian peralatan listrik dirumah Anda apakah
sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Pahami perhitungan tagihan
pemakain listrik secara rinci.

3. Selalu memilih peralatan listrik hemat energi atau ber-daya listrik yang
secukupnya seperti: lampu, AC, lemari es, TV/radio , komputer, mesin
cuci, microwave, vacuum cleaner, water heater, pompa air, dan lain-lain.

4. Selalu merawat dengan baik dan memperhatikan pemakaian peralatan


listrik secara benar. Hal ini membantu pemakaian listrik lebih efisien.
Poin-poin dibawah adalah hal-hal yang perlu diperhatikan.

5. Jangan biarkan colokan peralatan listrik yang tidak digunakan selalu


terpasang pada stop kontak. Lebih baik dicabut dari stop kontak. Jika hal
ini secara konsisten dilakukan, Anda bisa menghemat pemakaian listrik
hingga 5% dari tagihan.

6. Yang terakhir dan yang terpenting adalah selalu bergaya hidup hemat
termasuk hemat energi. Seperti misalnya jangan pernah lupa mematikan

27

lampu apabila tidak lagi diperlukan, matikan TV jika tidak sedang


ditonton, matikan AC jika ruangan dalam keadaan kosong/tidak terpakai
dan lain sebagainya.

3.2

Saran
Kami sebagai penulis dari makalah ini sepenuhnya menyadari bahwa
pada makalah ini masih terdapat banyak kesalahan ataupun kekurangan yang
mungkin terjadi karena kurangnya referensi bacaan ataupun dari kesalahan
kami sendiri. Olehnya itu kepada para pembaca, kritik dan saran yang sifatnya
membangun kami siap terima agar kedepannya dapat diperbaiki.

28

29