Anda di halaman 1dari 13

EVALUASI BEBAN BOTTOM HOLE ASSEMBLY

HORIZONTAL WELL PADA SUMUR X LAPANGAN XX


PROPOSAL
TUGAS AKHIR
Oleh :
FIRMAN ADITYA PRATAMA
1101025
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknik
pada Jurusan Teknik Perminyakan

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERMINYAKAN


SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MINYAK DAN GAS BUMI
BALIKPAPAN
2015

EVALUASI KEBERHASILAN PENERAPAN


ELECTRIC SUBMARSIBLE PUMP (ESP)
PADA SUMUR X LAPANGAN Y
PROPOSAL
TUGAS AKHIR
Oleh :
SETYA TRI DARMAWAN
NIM 1101005
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan Sarjana Teknik
pada Jurusan Teknik Perminyakan
Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi Balikpapan
Disetujui oleh :
Pembimbing I

Pembimbing II

NIDN :

NIDN :
Mengetahui:
Ketua Jurusan

Karmila, ST. MT
NIDN : 1120018101

BAB I
PENDAHULUAN

Kebutuhan akan minyak dan gas bumi merupakan salah satu sumber energi
yang sampai saat ini terus meningkat mengingat kondisi energi dunia yang masih
bergantung pada energi migas. Untuk itu perlu dilakukan usaha-usaha yang efektif
untuk meningkatkan perolehannya serta eksplorasi reservoir baru dari minyak
maupun gas bumi. Hal ini tidak dapat terlepas dari perkembangan dan kemajuan
teknologi dalam industri perminyakan yang terus dikembangkan.
Dengan seiring berkembangnya teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM)
yang berkompeten dan berkualitas sangat dibutuhkan untuk dapat mengelola dan
mengembangkan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Indonesia
khususnya dibidang minyak dan gas bumi.
Peningkatan kompetensi tenaga kerja dapat dilakukan melalui jalur
pendidikan maupun pelatihan. Pendidikan akademis yang ditunjang dengan
praktek lapangan kerja (Tugas Akhir) di dunia industri merupakan salah satu
upaya agar dapat terwujud SDM yang berkualitas dan dapat berkompetisi dalam
dunia kerja. Tugas Akhir itu sendiri

merupakan kuliah lapangan yang pada

dasarnya bertujuan untuk memberikan orientasi pada mahasiswa tentang kondisi


kerja di lapangan.
Tugas Akhir merupakan aplikasi dari semua ilmu yang telah didapat pada
bangku kuliah dan kemudian diterapkan di lapangan pada kondisi nyata.
Diharapkan dengan Tugas Akhir tersebut mampu untuk memberikan sumbangan
pada kedua pihak, mahasiswa akan memperoleh pengalaman baru dan dapat
memberikan sumbangan pemikiran di dunia industri nantinya.
Atas dasar pemikiran tersebut, kami selaku mahasiswa Sekolah Tinggi
Minyak dan Gas Bumi (STT MIGAS) Balikpapan bermaksud mengajukan
permohonan agar dapat melakukan Tugas Akhir di perusahaan yang Bapak
pimpin.

BAB II
RENCANA TAHAPAN TUGAS AKHIR

2.1. Lokasi Kegiatan


Kegiatan Tugas Akhir ini akan dilaksanakan bertempat di lokasi operasi PT.
Pertamina E&P Asset 5 Sangasanga Field (secara umum). Dan dengan cakupan
bidangbidang yang berhubungan dengan teknik perminyakan seperti Departemen
Pemboran, Departemen Reservoir, Departemen Produksi, departemen Operasi
(secara khusus).
2.2. Waktu Pelaksanaan
Tugas Akhir ini diharapkan berlangsung kurang lebih selama 1 bulan, dan
diharapkan dapat dilaksanakan pada bulan April - Mei 2015. Saya selaku
pemohon Tugas Akhir berharap pihak Manajemen dari PT. Pertamina E&P Asset
5 Sangasanga Field agar dapat mempertimbangkan dan menyetujui waktu
pelaksanaan Tugas Akhir ini.
2.3. Sarana
Mengingat akan kondisi saya yang akan berada cukup lama di lapangan,
adapun dalam Tugas Akhir ini kami mengharapkan adanya bantuan fasilitas
berupa akomodasi dan transportasi selama pelaksanaannya di lapangan.
2.4. Peserta dan Judul Tugas Akhir
Berikut adalah daftar peserta dan judul Tugas Akhir yang diajukan :
1. Nama
: Setya Tri Darmawan
NIM
: 1101005
Judul TA : Evaluasi Keberhasilan Penerapan Electric Submarsible
Pump (ESP) Pada Sumur X Lapangan Y
BAB III
PENUTUP

Demikian proposal Tugas Akhir ini saya susun, dengan harapan program
ini dapat terealisasi dalam rangka memenuhi persyaratan akademis dan
pengambilan tugas akhir guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Perminyakan di
Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi Balikpapan, agar terciptanya
Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompetensi sehingga
dapat menjawab tantangan dan kebutuhan dunia Industri di era-globalisasi
khususnya di bidang industri Minyak dan Gas Bumi.
Akhir kata saya mengharapkan kekurangan dan kekeliruan yang terdapat
dalam proposal ini mohon untuk dimaklumi, Atas perhatian dan kerja samanya
saya ucapkan terima kasih.

I. JUDUL : EVALUASI KEBERHASILAN PENERAPAN ELECTRIC


SUBMARSIBLE PUMP (ESP) PADA SUMUR X LAPANGAN Y
II. LATAR BELAKANG MASALAH
Pada awal produksi hampir semua sumur akan mengalami sembur alami
(natural flow), karena tekanan yang berada di reservoir masih cukup besar untuk
mengangkat fluida dari reservoir ke permukaan. Dengan seiring waktu dan
produksi secara terus menerus maka tekanan yang ada di reservoir akan
mengalami penurunan, bila tekanan yang ada di reservoir sudah tidak mampu lagi
untuk mengalirkan minyak sampai permukaan atau laju aliran yang dihasilkan
sudah sangat tidak ekonomis lagi, maka untuk mengoptimalkan produksi atau
mengangkat minyak dari dasar sumur digunakan cara yang disebut pengangkatan
buatan (artificial lift).
Pemilihan artificial lift yang tepat akan dapat berpengaruh terhadap
produktivitas, pemilihan artificial lift juga didasarkan pada data-data lapangan
yang menunjang dalam pemilihan. Terpilihnya artificial lift yang tepat tentunya
harus mengalami pengujian setelah dilakukan pemasangan artificial lift dan di
setting sedemikian rupa, apakah produksi sebelum dan setelah dilakukan
pemasangan mengalami produktivitas yang baik.
Electric Submarsible Pump (ESP) yang biasa disebut pompa benam listrik
merupakan salah satu metode pengangkatan buatan yang paling ekonomis dan
efektif digunakan untuk mengangkat fluida dengan volume yang besar dan dengan
kedalaman sumur yang dalam pada kondisi sumur yang bervariasi.

III.MAKSUD dan TUJUAN


Maksud dan tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk
mengevaluasi keberhasilan dari metode Electric Submarsible Pump (ESP) yang
diterapkan pada sumur X lapangan Y.

IV. RUANG LINGKUP KAJIAN


Penulisan Tugas Akhir ini lebih difokuskan kepada evaluasi keberhasilan
penerapan Electric Submarsible Pump (ESP) pada sumur X lapangan Y
dengan menggunakan hasil identifikasi kondisi terkini, dengan mengetahui nilai
produksi ketika sebelum dilakukan pemasangan dan setelah dilakukan
pemasangan Electric Submarsible Pump (ESP).
V. METODOLOGI PENULISAN
Metodologi penulisan yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini
dilakukan dengan beberapa cara diantaranya :
1

Studi lapangan dengan menggunakan data yang diperlukan seperti : Data


sumur, Data fasilitas produksi, sejarah Produksi, Data Karakteristik

Reservoir, Data Produksi, serta Data penunjang lainnya.


2Studi literature dengan menggunakan beberapa buku yang berhubungan
dengan judul penulisan.
VI. SISTEMATIKA PENULISAN
Penulisan tugas akhir ini dilakukan dengan sistematika sebagai berikut :
BAB I

Pendahuluan
Dalam bab ini akan dipaparkan suatu gambaran singkat
mengenai latar belakang masalah yang akan dikaji, maksud dan
tujuan penulisan, ruang lingkup kajian, metodologi penulisan
dan sistematika penulisan.

BAB II

Tinjauan Umum Lapangan


Bab ini memberikan gambaran umum mengenai sejarah
lapangan,

geologi

lapangan,

karakteristik reservoir lapangan.

BAB III

Tinjauan Pustaka

produksi

lapangan,

sera

Di dalam bab ini bahas mengenai teori dasar dari ilmu terapan
yang digunakan dalam penulisan TA ini seperti, Productivity
Index (PI), Inflow Performance Relationship (IPR) dan Electric
Submarsible Pump (ESP) serta perumusan topik pokok
pembahasan.
BAB IV

Analisa dan Perhitungan


Pada bab ini, dilakukan analisa dan perhitungan terhadap semua
permasalahan yang kemudian akan dibahas dengan lebih detail.

BAB V

Pembahasan
Bab ini menjelaskan tentang pembahasan mengenai bab empat
dan analisa yang akan dilakukan terhadap hasil perhitungan
serta data-data yang ada.

BAB VI

Kesimpulan
Bab

ini

merupakan

kesimpulan

dari

pembahasan

dan

perhitungan yang telah dijelaskan sebelumnya.


VII. TEORI DASAR
1. Productivity Index
Productivity Index (PI) merupakan suatu besaran/index yang digunakan
untuk menyatakan kemampuan suatu sumur untuk beroperasi pada kondisi
tekanan

tertentu,

dan

secara

umum

dapat

didefinisikan

sebagai

perbandingan antara laju produksi (Q), yang dihasilkan suatu sumur akibat
adanya perbedaan tekanan aliran dasar sumur dengan tekanan statik. Secara
matematis dapat dinyatakan dalam rumus sebagai berikut :
PI =

q
( PsPwf )

............................................................................. (1.1)

2. Inflow Performance Relationship (IPR)


Inflow Performance Relationship (IPR) merupakan hubungan antara
tekanan alir dasar sumur (Pwf) dan laju alir (q) yang dihasilkan karena

terjadinya perubahan tekanan pada aliran dasar sumur (Pwf). Hubungan


tersebut menggambarkan kemampuan suatu sumur untuk mengangkat fluida
dari formasi sampai ke permukaan atau berproduksi.

Gambar 2.1 Kurva IPR Satu Fasa dan Dua Fasa


3. Electric Submarsible Pump (ESP)
Electric submarsible pump (ESP) yang memiliki nama lain Reda-pump
sering disebut juga centrifugal pump atau jenis pompa centrifugal bertingkat
banyak. Tujuan pokok ESP adalah untuk memompa cairan dalam volume
yang besar, sehingga cocok untuk sumur yang memiliki nilai produktivitas
yang masih besar.
Pertama kali ESP dilakukan di Indonesia oleh Caltex sekitar tahun 1960,
kemudian sejak tahun 1969 ESP banyak digunakan oleh perusahaanperusahaan minyak asing maupun Pertamina. Ada 4 pabrik ESP yang besar
yaitu: Reda, Centrilift, Baker, dan ODI.

Gambar 3.1. Electric Submarsible Pump (ESP)

RENCANA DAFTAR PUSTAKA


10

1. Ahmed, Tarek., Mckinney, Paul D., Advance Reservoir Engineering, Elsevier


inc, USA, 2005.
2. Ahmed, Tarek, Reservoir Engineering Handbook Third Edition, Elsevier inc,
USA, 2006.
3. Brown, Kermit E., The Technology of Artificial Lift Methods Volume 2b,
Pennwell Publishing Company, Tulsa, Oklohama, 1980.
4. Brown, Kermit E., The Technology of Artificial Lift Methods Volume 4,
Pennwell Publishing Company, Tulsa, Oklohama, 1984.
5. Rares, Obert Tonny., Evaluasi dan Prediksi Performasi ESP Dengan Analisa
Nodal Pada Sumur SR-164 Lapangan TL, 2008.
6. Rubiandini, Dr. Ing. Ir. Rudi., Artificial Lift, Institut Teknologi Bandung,
Bandung, 2010.
7. Wicaksana, Satya., Evaluasi dan Perencanaan Ulang Electric Submarsible
Pump (ESP) Pada Sumur X Lapangan Y, 2011.

RENCANA DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.......................................................................................
HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING............................................
HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI......................................................
HALAMAN PERSEMBAHAN.....................................................................
KATA PENGANTAR......................................................................................

11

DAFTAR ISI....................................................................................................
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................
DAFTAR TABEL............................................................................................
DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................
BAB I.

PENDAHULUAN........................................................................
1
2
3
4
5

BAB II.

Latar Belakang...............................................................................
Maksud dan Tujuan Penulisan.......................................................
Batasan Masalah............................................................................
Metodologi Penulisan....................................................................
Sistematika Penulisan....................................................................
TINJAUAN UMUM LAPANGAN.............................................

2.1........................................................................................................Loka
si Penelitian....................................................................................
2.2........................................................................................................Sejar
ah Lapangan...................................................................................
2.3........................................................................................................Kare
kteristik Reservoir Lapangan.........................................................
2.4........................................................................................................Sejar
ah Produksi sumur.........................................................................
BAB III.

TINJAUAN PUSTAKA...............................................................

Produktivitas Formasi....................................................................
1
Productivity Index (PI).........................................................
2
Inflow Performance Relationship (IPR)...............................
2 Electric Submarsible Pump (ESP).................................................
BAB IV

ANALISA DAN PERHITUNGAN.............................................

4.1........................................................................................................Peng
umpulan dan Analisa Data.............................................................
4.2........................................................................................................Pemil
ihan Artificial Lift Yang Tepat Pada Sumur X
Lapangan Y................................................................................
4.3........................................................................................................Evalu
asi Electric Submarsible Pump (ESP)............................................
BAB V.

PEMBAHASAN...........................................................................

BAB VI.

KESIMPULAN DAN SARAN....................................................


DAFTAR PUSTAKA
12

NOMENCLATURE
LAMPIRAN

13