Anda di halaman 1dari 9

Penyebab penyakit gonorrhea

= infeksi piogenik akut dari epitel kolumnar dan epitel


transisional (pada berbagai organ)
Infeksi primer : urethra, endocervix, anal canal,
pharynx dan conjunctiva

dapat menyebar

Faktor virulensi :
kapsul
pili
cell-wall proteins
lipopolysaccharide (endotoxin)
lg A protease
(yang memecah lg A pada permukaan mukosa)

Ada 5 tipe koloni : T1 T5


(berdasarkan ada / tidaknya pili)
Fungsi pili :
membantu perlekatan m.o. pada jaringan host
menghambat fagositosis oleh neutrofil
sebagai alat dalam pertukaran material genetik dari sel ke sel
T1 dan T2 punya pili virulen
T3 T5 tidak punya pili avirulen

Epidemiologi :

Ditularkan melalui kontak seksual (STD)


Sumber utamanya : asymptomatic carrier
Angka kejadian > yang dilaporkan oleh karena banyaknya
asymptomatic carrier

MANIFESTASI KLINIS :
Pada pria :
masa inubasi pendek : 2 7 hari
gejala : acute urethritis purulent discharge

dysuria
95% menunjukkan infeksi akut
3 5% asymptomatic
komplikasi : prostatitis dan epididymitis

Pada wanita :
Infeksi pada endocervix vaginal discharge

dysuria
bisa disertai lower abdominal pain dan vaginal bleeding
50% kasus asymptomatic
Gonococcal cervicitis yang tidak diobati adalah penyebab
utama PID pada wanita

sterilitas

ectopic pregnancy
perihepatitis

Fitz Hugh Curtis syndrome

OPTHALMIA NEONATORUM :
= infeksi mata karena N.gonorrhoe pada BBL (per vaginam
delivery) oleh ibu yang menderita gonorrhoe
Gejala : conjunctivitis dengan purulent discharge
buta
Terapi : larutan Ag NO3 1% (cara CREDE)

LABORATORY DIAGNOSIS :
Spesimen : urethral swab pada pria, endocervix pada wanita

rectum, blood, pharynx, joint fluid

Paling baik langsung direct plating ke media selektif

Pemeriksaan langsung : cat Gram


- diplococcus gram negatif intraselular
(pada symptomatic male or female with discharge)
Keterangan : cat Gram tidak dilakukan untuk pharyngeal
specimen oleh karena banyak Neisseria yang
saprofit di sana
Bila hasil cat Gram menunjukkan > 5 PMN / lp
tanpa bakteria = nongonococcal urethritis
(oleh karena Chlamydia trachomatis atau
Ureaplasma urealyticum)

KULTUR :
Media selektif yang digunakan :
1. Thayer Martin (TM)
2. Modified Thayer Martin (MTM)
3. Martin Lewis (ML)
4. New York City (NYC)
5. GC - LECT

pada dasarnya adalah


chocolate Agar plus
antibiotika

Selective Medium

Inhibitory Agents

Suppressed Organisms

1. Thayer Martin
(TM)

Vancomycin
Colistin
Nystatin

Gram positif
Gram negatif
Yeast

2. Modified Thayer
Martin (MTM)

Vancomycin
Colistin
Trimethoprim
Nystatin

Gram positif
Gram negatif
Swarming Proteus sp.
Yeast

3. Martin Lewis (ML)

Vancomycin
Colistin
Anisomycin
Trimethoprim

Gram positif
Gram negatif
Yeast
Swarming Proteus sp.

4. New York City (NYC)

Vancomycin
Colistin
Amphotericin B
Trimethoprim

Gram positif
Gram negatif
Yeast
Swarming Proteus sp.

5. GC LECT

Vancomycin
Lincomycin
Colistin
Amphotericin B
Trimethoprim

Gram positif
Gram positif
Gram negatif
Yeast
Swarming Proteus sp.
Capnocytophaga spp.

Inkubasi :
35O C 24 jam 48 jam pada 3 5% CO2
candle jar
CO2 inkubator
Morfologi koloni : kecil, abu abu, translucent
Oxidase test : positif
Fermentasi glukosa : positif

PPNG (Plasmid Mediated Penicillinase producing


Neisseria gonorrhoeae)
Tahun 1976 ditemukan di Southeast Asia / Africa
Sekarang : endemik di New York, Los Angeles, Florida
Oleh karena itu perlu melakukan test lactamase (penicillinase)
production khusus untuk kultur primer
Resistensi terhadap Penicillin ini terjadi karena adanya
kombinasi dari mutasi mutasi pada beberapa lokus kromosom

TERAPI :
Drug of choice : Penicillin
Alternative drug : Tetracycline
Untuk strain PPNG : Spectinomycin
atau
sesuai pedoman NCCLS

TERIMA KASIH