P. 1
info beasiswa

info beasiswa

5.0

|Views: 38,917|Likes:
Dipublikasikan oleh Zaenudin
info beasiswa untuk pelajar semua strata
info beasiswa untuk pelajar semua strata

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: Zaenudin on Feb 19, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2015

pdf

text

original

1. Beasiswa di Aljazair
Repulik Demokrasi Rakyat Aljazair memberikan beasiswa hibah untuk 10 (sepuluh)
mahasiswa Indonesia pada bidang Islamic Sciences dengan persyaratan:
a. Mengisi formulir yang disediakan.
b. Pasfoto 4 buah.
c. Surat keterangan sehat.
d. Akte kelahiran.
e. Photocopy ijazah yang telah dilegalisir.
f. Berumur antara 19 ? 20 tahun.

Surat lamaran dan dokumen lainnya ditujukan ke
Kedutaan Republik Demokrasi Rakyat Al

jazair
Department of Foreign Affair of the Republik of Indonesia,
Jakarta.

2. Beasiswa di Mesir
Pemberian beasiswa oleh pemerintah Mesir merupakan
pelaksanaan perjanjian Kebudayaan yang ditandatangani oleh
kedua negara (Indonesia ? Mesir) dan diperkuat dengan
beberapa perjanjian lainnya, termasuk MoU dan lainnya.
Beasiswa dari Mesir termasuk jumlah yang terbanyak,
terutama dari Al Azhar dan telah berlangsung sejak tahun
1950-an sampai sekarang.
Lembaga yang menawarkan beasiswa adalah:
a. Al Azhar Al-Syarif (Lembaga Otonomi Pemerintah yang
dipimpin oleh Syeikh Al Azhar dan salah satu lembaga
pendidikannya adalah Universitas Al Azhar yang dipimpin
oleh Rektor).
b. Kementerian Pendidikan Mesir.
c. Majelis A?la (Majelis Tinggi Urusan Agama Islam yang
berada pada Kementerian Wakaf Mesir.
Beasiswa Al Azhar dan Kementerian Mesir ditawarkan
langsung ke Indonesia melalui Kedutaan Besar Mesir di
Jakarta bekerja sama dengan Departemen Agama RI, sedangkan
Majelis A?la biasanya ditawarkan kepada mahasiswa yang
telah berada di Mesir dan sudah terdaftar pada salah satu
perguruan tinggi Mesir.
Beasiswa umumnya diberikan dalam bantuan finansial
(minhah) sebesar LE.125.- hingga LE. 200.- setiap bulan
(US$ 30 ? US$ 45) sesuai dengan tingkat pendidikan yang
bersangkutan, Selain itu juga diberikan :
1. Pelayanan kesehatan.
2. Akomodasi untuk beasiswa Al Azhar dan Majelis (selektif
dan sangat terbatas).
3. Tiket gratis pulang ke Tanah Air (khusus Al Azhar
dengan syarat yang bersangkutan berhasil mendapat salah
satu ijazah pendidikan Al Azhar).
4. Bebas pembayaran uang kuliah (berlaku hanya bagi
fakultas-fakultas Keislaman Universitas Al Azhar).
Di samping lembaga Mesir ini, terdapat pula lembaga lain
yang menawarkan beasiswa dalam jumlah yang terbatas
seperti Bait Zakat Kuwait, badan swasta atau perorangan.
Pada umumnya beasiswa ini kurang mencukupi kehidupan
sehari-hari, terutama di kota Cairo, karena sewa apartemen

cukup mahal.

3. Beasiswa di Sudan
Sudan termasuk salah satu negara Arab yang menawarkan
beasiswa kepada mahasiswa/i Indonesia mulai dari program
S1 dan selanjutnya. Lembaga pemberi beasiswa di negara ini
terdiri dari:
1. Kementerian Pendidikan Tinggi.
2. Liga Arab (khusus studi di Institut Khartoum Program
pengajaran bahasa Arab untuk orang asing).
Beasiswa ditawarkan melalui jalur resmi, yaitu melalui
Kedutaan Besar Republik Sudan di Jakarta dan Departemen
Agama RI, kecuali beasiswa Liga Arab yang ditawarkan
melalui Kedutaan Besar RI di Khartoum atau Departemen Luar
Negeri dan/atau bekerja sama dengan Departemen Agama.
Selain beasiswa yang relatif kecil (kurang lebih US$ 20),
juga diberikan fasilitas-fasilitas lain seperti:
a. Akomodasi (khusus studi di Universitas Afrika
Internasional dan Institut Khartoum).
b. Pelayanan kesehatan gratis.
c. Pembebasan uang kuliah.
Secara khusus fasilitas-fasilitas tersebut dapat diperoleh
tanpa disertai pemberian beasiswa, terutama yang berminat
melanjutkan studi atas biaya sendiri.

4. Beasiswa di Suriah
a. Sekolah Pemerintah
Dengan biaya pendidikan yang gratis, sebenarnya pemerintah
Suriah sudah memberikan beasiswa bagi warganya, namun
demikian memang ada biaya tambahan yang diberikan oleh
pemerintah Suriah untuk mereka yang studi di Perguruan
Tinggi. Beasiswa ini diberikan bagi mahasiswa dari luar
negeri sebesar 400 lira Suriah di samping mendapat asrama
pendidikan. Perlu diketahui sebagian besar mahasiswa
Suriah memperoleh fasilitas asrama, khususnya mereka yang
berasal dari luar kota.
b. Sekolah Swasta (Ma?had)
Disamping menyediakan asrama, ma?had juga memberikan
beasiswa bagi siswanya, tergantung dari kondisi keuangan
masing-masing ma?had. Adapun sumber dananya berasal dari:
1. Laba yang diperoleh dari:kegiatan ekonomi yang
dilakukan.
2. Sumbangan para dermawan.
Jadi beasiswa diberikan kepada seluruh siswa dan besarnya
ada yang membedakan antara siswa/mahasiswa lokal dan

siswa/mahasiswa dari luar negeri, ada yang menyamaratakan.
Biasanya semakin tinggi jenjang pendidikan yang dijalani,
semakin besar beasiswa yang diterima.
Catatan
Sistem pendidikan di ma?had pada umumnya berlangsung
ketat. Bahkan mereka yang gagal dalam satu tingkatan
kelas, sanksi yang diterima adalah dikeluarkan.

Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dengan Departemen
Agama, beberapa lembaga dan universitas di Mesir, Sudan, Maroko, dan Aljazair
memberikan beasiswa kepada putera-puteri Indonesia dengan formasi sebagai berikut :

a. Al Azhar Al Syarif Mesir menawarkan 90 (sembilan puluh) beasiswa S1 dan 20
(duapuluh) beasiswa S2

b. Kementerian Pendidikan Tinggi Mesir menawarkan 5 (lima) beasiswa S1 untuk tahun
akademik 2008-2009 bagi pemegang ijazah SLTA.

c. Pemerintah Sudan menawarkan 30 (tigapuluh) beasiswa S1 pada Universitas
Internasional Afrika, Khartoum
d. Pemerintah Kerajaan Maroko menawarkan beasiswa S1, S2, S3 sebanyak 15 (lima
belas) orang.

e. Pemerintah Aljazair melalui KBRI Alger menawarkan 50 beasiswa S1 2. Dalam
rangka mendapatkan calon mahasiswa terbaik untuk mengisi formasi tersebut,
Departemen Agama akan menyelenggarakan seleksi secara nasional bagi peminat
beasiswa ke Al-Azhar, Kementrian Pendidikan Tinggi Mesir, Maroko dan Aljazair. Bagi
peminat beasiswa ke Sudan, seleksi akan diadakan langsung oleh Kedutaan Sudan di
Jakarta bekerjasama dengan Departemen Agama pada waktu yang akan ditentukan
kemudian.

Untuk mengantisipasi meningkatnya minat calon mahasiswa Indonesia ke Mesir yang
tidak dibarengi dengan kualitas memadai, Departemen Agama akan melakukan
penyeleksian calon MAHASISWA NON BEASISWA dengan menguji kemampuan
akademik, hafalan/bacaan Al Qur'an dan bahasa Arab, dengan standar materi ujian yang
sama dengan seleksi calon program beasiswa.

B. Tujuan
Menyaring para lulusan Madrasah Aliyah/sederajat yang potensial dan mempunyai bakat
dan minat yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan penguasaan bahasa Arab.
Mempersiapkan calon ilmuwan terbaik dalam bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

C. Persyaratan Mengikuti Seleksi

1. Warga Negara RI yang beragama Islam.
2.Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh Panitia
3. Pas photo berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar
4.Melampirkan salinan ijazah dengan ketentuan sebagai berikut :

A. Untuk ke Universitas Al-Azhar Mesir berijazah :

1). Program S1

Berijazah Madrasah Aliyah Negeri atau swasta yang mengikuti ujian Negara dengan
ketentuan sebagai berikut : a). Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun. b). Berijazah
Pondok Pesantren yang mu'adalah (akreditasi) ijazahnya dengan tsanawiyah (SLTA) Al-
Azhar masih berlaku sampai sekarang.

2). Program S2
Berijazah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri atau Swasta dengan usia ijazah tidak
lebih dari 5 (lima) tahun.

B. Untuk beasiswa Kementrian Pendidikan Tinggi Mesir menggunakan ijazah SLTA
Negeri.

C. Untuk ke Sudan, Maroko dan Al-Jazair berijazah Madrasah Aliyah negeri atau swasta,
Pondok Pesantren, SLTA, ijazah S1 dan S2 dengan usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua)
tahun.

5. Bagi yang belum memiliki ijazah (STTB), sementara cukup menggunakan foto copy
nilai rapor cawu I dan II atau semester I kelas terakhir dan dilegalisir oleh pihak sekolah
yang bersangkutan.

D. Mata Ujian
• Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi : Bahasa Arab (percakapan, terjemah
dan pemahaman teks) dan hafalan/bacaan Al-Qur'an.
• Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi : Bahasa Arab (memahami teks, tata
bahasa dan insya') dan Pengetahuan Agama Islam.

G. Hasil Ujian Seleksi
• Hasil seleksi akan diumumkan oleh Departemen Agama di tempat penyelenggaraan
seleksi/pendaftaran atau melalui website : www.ditpertais.net
• Peserta yang lulus sebagai calon penerima beasiswa S1 Al-Azhar akan mengikuti
seleksi lanjutan (muqabalah) pada waktu yang akan ditetapkan kemudian.
• Peserta seleksi non beasiswa ke Al-Azhar yang dinyatakan lulus dapat memproses
berkas pendaftarannya melalui KBRI Kairo.

H. Tim Pelaksana Seleksi

• Tim pelaksana Pusat dibentuk dan ditunjuk oleh Dirjen Pendidikan Islam

• Tim pelaksana Daerah dibentuk dan ditunjuk oleh Rektor UIN/IAIN/Ketua STAIN
bersangkutan.
• Tim Penguji baik tulis maupun lisan ditunjuk oleh Dirjen Pendidikan Islam.
I. Lain-Lain

• Informasi lebih lanjut diharapkan menghubungi Direktorat Pendidikan Tinggi Islam
melalui nomor telpon/faksimil nomor (021) 3519734 atau 3812344 ext. 326

• Hal-hal yang belum diatur dalam petunjuk pelaksanaan ini akan ditentukan kemudian

Informasi selengkapnya : www.ditpertais.net

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->