P. 1
info beasiswa

info beasiswa

5.0

|Views: 38,981|Likes:
Dipublikasikan oleh Zaenudin
info beasiswa untuk pelajar semua strata
info beasiswa untuk pelajar semua strata

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: Zaenudin on Feb 19, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2015

pdf

text

original

Sections

UNIVERSITAS AL-AHGAFF YAMAN

Peresmian Univesitas

Al-Ahgaff yang didirikan oleh Al-Habib Abdullah bin Mahfudz Al-Haddad dan resmi
berdiri serta mulai membuka proses pendidikannya setelah mendapatkan izin resmi dari
pemerintah Yaman melalui ketetapan menteri pendidikan Yaman nomor : 5 tahun 1994.
universitas Al Ahgaff juga satu diantara universitas di jazirah Arab yang resmi sebagai
anggota persatuan universitas Arab. (Ittihad Al jami’at Al Arabiyyah)

Tujuan Pendirian

Berawal dari sebuah keinginan untuk bisa menyediakan sarana pendidikan yang bonafid
dan berkualitas pada masyarakat muslim dunia, pendidikan yang mampu mencetak kader

insan yang menguasai dalam segala aspek kehidupan dan menanamkan ruh Islami serta
akidah yang benar dalam pribadi pelajarnya.

Letak Geografis

Universitas Al-Ahgaff berpusat di kota Mukalla ibu kota propinsi Hadhramaut Republik
Yaman. Segenap komponen yang dimiliki oleh Al-Ahgaff, seperti fakultas-fakultasnya,
language center atau sekolah persiapan bagi mahasiswa baru, dan gedung rektor sebagai
pengendali utama kebijakan-kebijakannya semua berada di kota yang berada diujung
semenanjung Arab ini. Hanya fakultas Syari’ah dan hukum saja yang berada di kota
Tarim, hal ini sengaja dilakukan guna terwujudnya pendidikan syari’ah yang tidak
berpusat di bangku sekolah belaka, tetapi perlu adanya pengkombinasian metode
pendidikan melalui bi’ah (lingkungan), mengingat kota Tarim terkenal sebagai kota ilmu
dan ulama. Kota Tarim sendiri terletak sekitar kurang lebih 300 km dari ibu kota
propinsi, sedangkan untuk mahasiswi Indonesia pada Fakultas Dirasah Islamiah tetap
mengikut induknya di kota Mukalla.

Alasan lain ditempatkannya fakultas Syari’ah wal qanun terpisah dengan induknya
diantarnya adalah faktor kultur sosial kemasyarakatan kota ini yang sangat mendukung
untuk dijadikan sebagai tempat bertafaqquh fid dien. Juga kerena faktor sejarah, yang
telah mendorong ditempatkannya fakulas ini dikota Tarim. Sebab sebagaimana yang
telah kita ketahui bahwa dari sinilah Islam dibeberapa belahan dunia (seperti Asia dan
Afrika) bisa menyebar dan berkembang dengan pesat berkat kegigihan dan keikhlasan
para tokohnya dalam berda’wah menyebarkan Islam.

Metode Pengajaran

Metode pengajaran yang ditetapkan oleh Universitas Al-Ahgaff selama ini adalah sistem
semester, jenjang pendidikan yang terdiri dari sepuluh semester dan bisa ditempuh
minimal selama lima tahun, dan maksimal selama tujuh tahun (untuk fakultas sya’riah
walqanun, fakultas Sastra, Serta fakultas kajian Islam) dan delapan tahun (untuk fakultas
Tehnik, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Ilmu dan Teknologi). Dan perlu diketahui
bahwa Universitas yang berlambangkan mesjid Umar Muhdhar ini telah membuka
program pasca sarjana dan doctoral dijurusan syari’at dan jurusan sastra bahasa Arab.
Dan untuk pelajar Indonesia hanya diarahkan kepada:
1. Fakultas Syari’ah walqanun untuk para mahasiswanya
2. Fakultas Dirasah Islamiah untuk para mahasiswinya

Untuk menghindari ketidak seriusan mahasiswanya dalam belajar, juga dalam rangka
menjaga mutu serta kualitas keilmuan alumninya, maka Al-Ahgaff menerapkan sistem
absensi pada setiap mata kuliah. Dimana ketidak hadiran mahasiswa pada satu mata
kuliah itu akan sangat mempengaruhi kelulusan mata kuliah tersebut. Dalam prosentasi
absen, mahasiswa yang tidak hadir melebihi batas 10% dari jam materi akan dianggap
gagal dalam materi tersebut . Mungkin inilah yang menjadi salah satu ciri khas tersendiri
dari Universitas Al-Ahgaff yang sama sekali tidak memperbolehkan mahasiswanya
berintisab (persamaan). Dan selain itu yang membedakan Universitas ini dengan

universitas-universitas yang ada dibelahan dunia adalah system penilaian dan kenaikan
tingkat menurut hasil tiap mata kuliah di tiap semester dari hasil penggabungan nilai
ujian akhir dan dua kali nilai ujian penyaringan (syahr awwal dan syahr tsani).

Waktu Kuliah

Waktu kuliahnya adalah setiap hari selain hari jum’at, dimulai pukul 08.00 pagi sampai
pukul 01.00 siang dari paket mata kuliah yang sudah ditentukan oleh pihak kuliah.

Bahasa Pengantar Kuliah

Adapun bahasa pengantar yang digunakan pada setiap kuliahnya adalah bahasa Arab.
Dan ini bukan satu-satunya bahasa yang boleh digunakan di universitas ini, sebab Majelis
Universitas sebagai dewan tertinggi di Al-Ahgaff mempunyai kewenangan untuk
menerapkan selain bahasa Arab pada sebagian mata kuliah selain ilmu agama, beberapa
meteri pelajaran menggunakan bahasa Inggris.

Profil Fakultas Syari’ah walqanun & Fakultas Dirasah Islamiah

a. Fakultas Syari’ah dan Hukum

Fakultas Syari’ah dan Hukum adalah salah satu Fakultas yang ada di Universitas Al-
Ahgaff yang ditempatkan disebuah kota Tarim, Universitas Al-Ahgaff dengan fakultas
Syari’ah dan Hukumnya telah mencoba memelihara dan menggabungkan tradisi salaf dan
khalaf.

1. Mata Kuliah Fakultas Syari’ah dan Hukum

Secara umum mata kuliah fakultas ini didominasi oleh pelajaran-pelajaran agama,
walaupun dikaji pula tentang ilmu hukum (hukum-hukum yang berlaku dan diterapkan di
Republik Yaman). Prosentasi antara kajian syari’ah dan kajian hukum difakultas ini
mungkin sekitar 70 persen syari’ah dan 30 persen hukum.

Diantara disiplin ilmu syari’ah yang dikaji disini adalah : Fiqh Madzhabi, Fiqh
Perbandingan, Ushul Fiqh, Tareh Tasyri’, Ahwal Syahsiyyah, Ulumul Qur’an, Maqashid
Syari’ah, Ayat Ahkam, Hadist Ahkam, Nahwu, Lughat Arabiah, Mantiq, Balaghah dan
lain sebagainya.

Kemudian diantara fan hukum yang dikaji difakultas ini adalah : Madkhal Qanun, Qanun
Madany, Qanun Uqubat, Qanun Iltizamat, Qanun Dustury, Qanun Dauly, Qanun
Murafa’at, dan lain sebagainya.

Selain itu, difakultas ini juga dikaji beberapa disiplin ilmu yang erat hubungannya dengan
dua disiplin ilmu tadi, diantaranya adalah :Iqtishod Islami (ekonomi Islam), Al Uqud Al
Musammah, Al Maliyyah al Ammah yang mengupas tentang ekonomi dan keuangan
menurut kaca mata Islam dan Ushul Bahts yang membahas tentang tata cara menulis

karya ilmiah, sebagai bekal para mahasiswanya untuk dapat menulis dengan baik serta
berbobot.

Dan juga fakultas syari’ah walqanun Universitas Al-Ahgaff bukan hanya sebatas
mengkaji dan memahami seluk beluk agama dan ilmu-ilmu yang terkait dengan syari’ah
dan hukum. Akan tetapi lebih dari itu, sebab faktor amaliyah pun di fakultas ini sangat
ditekankan dan diperhatikan oleh para pemangkunya. Ini juga jelas sangat erat
hubungannya dengan kondisi kota Tarim dimana fakultas ini berada yang masih belum
terpolusi oleh kebudayaan-kebudayaan non Islami. Sehingga yang selama ini dirasakan
oleh para mahasiswanya adalah ketenangan jasmani dan rohani yang benar-benar tak
pernah ditemukan di universitas-universitas lain.

2. Para Dosen Fakultas Syari’ah walqanun

Diantara para dosen pengajar dan masyayikh yang masih aktif mencurahkan darma
baktinya di universitas Al-Ahgaff antara lain adalah:

1. Prof.DR. Abdul Hamid Al-Ubaidy
2. DR. Ali Al Syarofi
3. DR. Muhammad Husen As-Syami
4. DR. Amjad Rosyid Al-Maqdisi
5. DR. Abdul Malik
6. DR. Ibrahim al Syarofi
7. DR. Ismail al Hajiri
8. Syekh Muhammad Ali Al-Khotib
9. Syekh Muhammad Ali Baaudhan
10. Syekh Muhammad bin Bashri As-Segaf
11. Syekh Muhammad Hafidz Al-Syinqity

Dan masih banyak lagi cendikiawan Islam lainnya yang yang berasal dari penjuru jazirah
Arab seperti Irak, Sudan, Yordania, maupun luar Arab seperti Kanada, Cina, India dan
Indonesia.

b. Fakultas Dirasah Islamiah

Adalah salah satu fakultas di Universitas Al-Ahgaff dalam jurusan ilmu-ilmu keislaman
dirasah Islamiah. Para mahasiswi dibekali berbagai ilmu keislaman yang sesuai dengan
kebutuhan zaman sehingga dapat menjadi wanita yang berwawasan keislaman yang kuat.

1. Mata Kuliah Fakultas Dirasah Islamiah
a. Fiqh k. Sirah u. Praktek lapangan
b. Nahwu l. Balagah v. Musthalahal Hadist
c. Tilawah dan Tajwid m. Ayatul Ahkam
d. Tadbir Manzily n. Ahaditsul Ahkam
e. Madhkal ila ‘ilmi nafs o. Ushul fiqh
f. Ulumul Qur’an p. Manahij Bahast

g. Tareh Tasyri’ q. Tarku tadris
h. Usul Tarbiah r. Suluk
i. Tafsir s. Komputer
j. Dirasah khasah t. Skripsi

Syarat Penerimaan Mahasiswa Baru

1. Lulus SMU atau sederajat dengan nilai rata-rata 7,5 (Ijazah) atau 7,0 (NEM)
2. Melunasi keuangan pendaftaran dan biaya kuliah sesuai yang telah ditentukan pihak
Universitas
3. Menitipkan uang tiket pulang
4. Mengisi formulir yang tersedia
5. Menandatangani beberapa surat perjanjian
6. Menyerahkan fotocofi ijazah yang telah dilegalisir dan diterjemahkan kedalam bahasa
Arab serta mendapatkan rekomendasi dari kedutaan Yaman
7. Menyerahkan surat tanda pengenal (paspor atau kartu pengenal)
8. Menyerahkan pas foto berwarna yang terbaru berukuran 4x6 sebanyak 15 lembar
9. Surat keterangan dokter bebas dari penyakit (hepatitis B dan aids)
10. Lulus ujian dalam materi bahasa Arab dan fiqh
11. bersedia masuk persiapan minimal 1 (satu) tahun
12. Menyerahkan surat keterangan dari guru pembimbing (Sekolah)
13. Surat izin dari orang tua

Penutup

Setelah meninggalnya pimpinan badan wakaf Universitas Al-Ahgaff, Al-Habib
Muhammad bin Ahmad Al-Syatiri, estafet kepemimpinan rector kuliah kemudian
berpindah ke Prof. Abdullah bin Muhammad Baharun, MA. Dibantu dosen-dosen senior
dan para masyayikh.

Untuk mengenal lebih jauh tentang Universitas Al-Ahgaff, bisa hubungi:
Al-Habib Hasan Al-Jufri
Komplek pondok pesantren Jagasatru Cirebon 45115
Telp/Fax : (0062)(231)237620
Hp : (0062)8122212000
E-mail : hasanaljufri @ yahoo.com
hasanaljufri @ maktoob.com
Alamat Universitas Al-Ahgaff:
Fuah-Mukalla-Hadramout-Republic of Yemen-P.O.Box: 50341
Telp : (00967)(5)304145
Fax : (00967)(5)305881/354342
Web Side : www.ahgaff.edu

UNIVERSITAS DARUL MUSTHAFA

Latar Belakang

Salah satu sebab didirikannya Darul Musthafa disebabkan banyaknya pelajar yang datang
dari berbagai daerah dari negeri Yaman dan juga luar Yaman, yang mereka belajar dan
menuntut ilmu-ilmu syari’at di sisi Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim ibn Syekh
Abu Bakar bin Salim di kota Tarim Al-Ghanna, maka mereka membutuhkan tempat yang
khusus agar memungkinkan mereka menuntut ilmu dan tidak disibukkan dengan
kesibukan manusia. Sebelum di bangun Darul Musthafa pelajar tinggal di Rubath Al-
Musthafa yang berada di kota Syihir lalu mereka pindah ke kota Tarim dan tinggal di
kamar kamar mesjid At-Taqwa dan rumah Assana serta tempat mereka belajar di mesjid
Maula Aidied di Tarim, ketika selesai pembangunan Darul Musthafa mereka pindah ke
bangunan yang baru yang telah diresmikan lima hari sebelumnya yaitu pada bulan
muharam tahun 1417 H.

Darul Musthafa adalah tempat berkumpul dan bertemunya para pelajar pelajar yang
datang dari berbagai penjuru dunia, baik itu dari Yaman, Jazirah Arab, Afrika, Inggris,
Amerika, Asia Timur, Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia.

Pelajar yang pertama datang ke Darul Musthafa adalah pelajar dari Indonesia yang
berjumlah sekitar tiga puluh orang pada tahun 1416 H.. Itu di sebabkan kunjungan
pertama Habib Umar bin Muhammad bin Hafizd ke Indonesia pada tahun 1414 H.,
kunjungan ini dilaksanakan karena melaksanakan perintah guru beliau Al-habib Abdul
Qadier bin Ahmad Assegaff dan Al-Habib Muhammad bin Abdullah Al-Haddar.
Benarlah kata orang “ sesungguhnya kunjungan itu bisa memberi bekas yang besar pada
penyebaran ilmu dan pelurusan akhlak serta bisa menggantungkan hati pada dakwah
ilallah “, dan sebagian dari tujuan kunjungan adalah untuk memberi peringatan bagi
orang awam, memberi manfaat kepada orang lain dan juga bertujuan menguatkan ikatan
di antara sesama muslim dan menyempurnakan persaudaraan diantara mereka diberbagai
negara yang berbeda beda. Maka nampaklah bekas yang hebat pada kunjungan Habib
Umar bin Muhammad bin Hafizd ke Indonesia dan menjadi bukti pembaharuan
hubungan antara Indonesia dan Hadramaut dan juga menguatkan ikatan antara sadah
alawiyyin dan muhibbin kepada mereka di Indonesia dan Hadramaut.

Seiring berjalannya waktu mereka menyelesaikan studinya di Darul Musthafa pada tahun
1419 H. dan sekarang mereka menyebarkan dakwah di negeri masing masing dan
memberikan manfaat untuk umat Islam di desa maupun di kota. Oleh kerana itu
Alhamdulillah pada tahun 1421 H. jumlah pelajar Indonesia yang berdomisili di kota
Tarim sekitar 400 orang. Dari jumlah tersebut dua ratus orang belajar di Darul Musthafa
dan sisanya ada yang belajar di Rubath Tarim dan Fakultas Syariah dan Hukum
Universitas Al-Ahgaff.

Nama Lembaga

Darul Musthafa liddirasah al Islamiyah.

Pendiri

• Al Habib Ali Masyhur bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.
• Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.

Tahun Berdiri

Dimulai pembangunan Darul Musthafa pada bulan Syawal tahun 1410 H dan peresmian
pertama pada hari Selasa Tanggal 29 Dzulhijjah 1411 H bertepatan dengan hari wafat Al-
Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz ibn Abu Bakar bin Salim, dan peresmian kedua
pada bulan Muharram 1417 H.

Tujuan Didirikannya

Tidaklah dibangun perguruan ini kecuali untuk mencetak Ulama-ulama yang kuat pada
ilmu dan beradab dengan adab nubuwwah, dan memikul beban umat dengan mengajak
mereka ke jalan Allah SWT dan memberikan manfaat kepada mereka dan
menyelamatkan mereka dari kegelapan, kebodohan ke cahaya ilmu dan menguatkan
keimanan mereka dan mengikat mereka dengan sunnah sunnah Nabi SAW.

Asas

Sungguh terwujud tujuan yang besar ini dengan peletakan tiga sasaran yang merupakan
tujuan pokok :
1. Penguasaan ilmu Islami secara murni.
2. Pembersihan jiwa dan pemurnian akhlak
3. Da’wah kejalan Allah

Program

Untuk mencapai sasaran dan menghasilkan hasil yang memuaskan Darul Musthafa
membuat program program pada tiap tiap tujuan :

1. Ilmu

Pelajar diberi dua pilihan :
A. Belajar kitab kitab yang sudah ditetapkan di Darul Musthafa.
B. Menghafal Al Quran disertai dengan belajar fiqh dan nahwu.

2. Suluk

Dianjurkan bagi tiap pelajar meresapi dan mengamalkan dasar-dasar suluk :
A. Pembersihan diri dari sifat sifat tercela.
B. Mempunyai perhatian dengan sunnah-sunnah dan adab Nabi SAW.

C. Beradab dengan pergaulan sesama makhluk.
D. Selalu melazimi petunjuk dan nasehat nasehat.

Dalam hal ini Al Habib Umar bin Hafidz telah menyusun azkar dan aurad untuk santri-
santrinya dalam satu kitab yang diberi nama “Khulasah Al Madad Annabawi”, yang
mana dianjurkan kepada para santri untuk membacanya pada waktu waktu yang sudah
ditentukan.

3. Da’wah

Pihak pengurus membuat satu jadwal bagi para santri yang punya kemauan dalam
da’wah, seperti : keluar da’wah mingguan setiap hari kamis sampai hari jum’at, keluar
da’wah tahunan selama 40 hari, ini bagi para santri yang membaca kitab Umdatus salik
dan menziarahi para ulama, tempat tempat bersejarah, masjid-masjid dan makam para
aulia yang ada di Hadhramaut. Dan ada juga da’wah di lingkungan Darul Musthafa
seperti pertemuan santri-santri yang berasal dari satu daerah.

Waktu Belajar

Pelajaran dimulai setelah shalat subuh, diajarkan tiga mata pelajaran. Tiap satu mata
pelajaran memakan waktu 45 menit sampai jam 08.30 pagi. Kemudian pelajaran
diteruskan setelah shalat dzuhur, (satu mata pelajaran). Kemudian pelajaran diteruskan
kembali setelah shalat maghrib satu mata pelajaran dan setelah shalat isya setoran
hafalan.

Kitab kitab yang dipelajari.

• Fiqh
- Risalatul jami’ah
- Safinatun naja'
- Muqaddimatul hadhramiyah
- Matan Abi Syuja’
- Yakut An Nafis
- Umdatus Salikin
• Aqidah
- Aqidatul Awam
- Al Aqidah (karangan Imam haddad)
- Durus tauhid
- Jauhar tauhid
• Nahwu
- Matan asas
- Al jurumiyah
- Mutammimah Aljurumiyah
- Qatrun nada
• Hadits
- Mukhtar Alhadits

- Arba’in Nawawiyah
- Nurul iman
- Mukhtar Riyadushhalihin

Metode pengajaran adalah sistem halaqah.
Setelah pelajar meyelesaikan kitab kitab diatas, pelajar diberi pilihan untuk masuk
jurusan (takhasus), penjurusannya sebagai berikut :
1. Al Quran wa Ulumih
2. Al Hadits wa Ulumih
3. Sirah
4. Lughah arabiyah
5. Fiqh wa Ushulih

Dan juga Dar Al Musthafa mengadakan pesantren kilat (dauroh) pada masa liburan
musim panas (shoifiyah) untuk para mahasiswa, dan semua kalangan.

Sarana dan Fasilitas

- Asrama bagi para santri, setiap kamar dilengkapi dengan AC, kipas angin, almari, meja
belajar dan ranjang
- Toserba
- Ruang makan
- Warnet
- Wartel
- Klinik
- Perpustakaan
- Toko buku
- Transportasi sebanyak 4 bis
- Money changer
- Rumah tamu
- Stasiun radio
- Travel umrah dan hajis

UNIVERSITAS RUBAT TARIM

Saat ini, bangunan Rubath Tarim yang luasnya sekitar 500 m persegi ini menampung
pelajar dari berbagai belahan dunia terutama pelajar Indonesia yang hampir mendominasi
warga Rubath Tarim.

Sistem Belajar

Sejak berdiri hingga sekarang (kurang lebih 121 tahun) pengajian di Rubath Tarim
dilaksanakan dengan sistem halaqah yang dibimbing oleh para masyayikh. Klasifikasi ini

disesuaikan dengan tingkatan masing-masing pelajar. Tiap halaqah mengkaji berbagai fan
keilmuan tak kurang dari sepuluh halaqah sejak pagi hingga malam mengkaji ilmu-ilmu
agama dan diikuti oleh para pelajar dengan disiplin dan khidmat.

Kitab-Kitab Yang Dipelajari

Adapun kitab-kitab yang dikaji pada tiap halaqah disesuaikan dengan kemampuan pelajar
(semacam tingkatan kelas), antara lain:

* Umdah
* Fathul mu’in
* Minhajut Thalibin dan sarahnya
* Nahwu
* Fawaid Sugro dan Kabir
* Matan al-Jurumiah
* Al-Fushul al-fikriah Fiqh
* Ar-risalatul al-Jamiah
* Safinatun Najah
* Mukhtasar Shogir
* Mukhtasar Kabir
* Abi Syuja’
* Fathul Qarib
* Zubad
* Mutammimah -
* Qatrun Nida
* Syaddzu adzhab
* Alfiah Ibnu Malik
* Zawaid (tambahan) Alfiah Ibnu Malik

Setelah menamatkan kitab-kitab diatas para pelajar melanjutkan pada materi-materi lain,
seperti Hadist, Tafsir, Usul fiqh.

Waktu Belajar

Para pengurus Rubath Tarim memperhatikan semua aktifitas pelajar dengan secara
cermat. Jadual rutinitas keseharian para pelajar dimulai sejak sebelum shalat Subuh
dengan melaksanakan shalat Tahajud, dilanjutkan shalat Subuh berjamaah di mesjid
Babthoin, disertai pembacaan aurad.

Baru kira-kira pukul 05.00 s.d 07.00 pagi, digelar pengajian nahwu atau lebih akrab
disebut dars nahwu. Setelah itu para pelajar dipersilahkan makan pagi. Pada jam 07.30
dilaksanakan mudzakarah tiap halaqah selama sekitar setengah jam untuk persiapan
pengajian yang akan di pelajari bersama masyayikh yaitu hafalan matan sampai pukul
09.00.

Selama tiga jam berikutnya adalah waktu istirahat hingga Dzuhur, setelah menunaikan

shalat Dzuhur diadakan hizb (tadarus) al-Qur’an selama setengah jam. Setelah itu para
pelajar dianjurkan tidur siang untuk persiapan mengaji pada sore hari.

Pada pukul 15.00 setelah shalat ashar berjamaah, semua pelajar mengaji tiap halaqah
sampai pukul 17.00, setelah shalat magrib dilanjutkan dengan hizb (tadarus) Al-Qur’an
dan pengajian halaqah sampai pukul 20.15. Setelah makan malam para pelajar diharuskan
mengikuti halaqah selama setengah jam untuk persiapan pelajaran pagi.

Staf Pengajar

1. Al-Habib Salim bin Abdullah bin Umar as-Syatiri
2. Syekh Abu Bakar Muhammad Balfaqih
3. Syekh Umar Abdurrahman al-Atthas
4. Syekh Abdullah Abdurrahman al-Muhdhar
5. Syekh Muhammad Ali al-Khatib
6. Syekh Muhammad Ali Baudhan
7. Syekh Abdullah Umar bin Smith
8. Syekh Abdurrahman Muhammad al-Muhdhar
9. Syekh Hasan Muhsin al-Hamid
10. Syekh Abdullah Shaleh Ba’bud
11. Syekh Muhammad Al-Haddad
12. Syekh Abdullah Umar Bal Faqih
Selain para masyayikh diatas, para senior juga diwajibkan membimbing halaqah tingkat
bawahnya.

Fasilitas

* 50 kamar
* Wartel
* Toserba
* Perpustakaan

Penutup

Sebagian ulama yang telah belajar di Rubath Tarim , antara lain:

- Al-Imam Syaikhul Islam al-Habib Muhammad bin Abdullah al-Haddar (1340-1418 H),
mufti propinsi Baidha, Yaman dan pendiri Rubath al-Haddar lil ulumus Syariat.
- Al-Allamah Habib Hasan bin Ismail bin Syekh, pendiri Rubath Inat Hadramaut.
- Al-Allamah al-Habr, pejabat qadhi as-syar’i Baidha, Habib Muhammad bin Husien al-
Baidhawi.
- Al-Habib Abdullah bin Abdurrahman Ibn Syekh Abu Bakar bin Salim, pendiri Rubath
Syihir.
- Al-Habib Husien al-Haddar, ulama besar kelahiran Indonesia dan meninggal di Mukalla
Hadramaut.
- Al-Habib Muhammad bin Salim Bin Hafizd Ibn Syekh Abu Bakar bin Salim, pengarang

dari berbagai kitab fikih dan faraid ayah dari al-Habib Ali Masyhur bin Hafizd dan al-
Habib Umar bin Hafizd pendiri ma’had Dar Al-Musthafa Tarim Hadramaut.
- Al-Habib al-Wara’ as-Shufi Ahmad bin Umar as-Syatiri, pengarang kitab Yakutun
Nafis, Nailurraja’ syarah Safinatun Naja dan sebagainya.
- Al-Habib Muhammad bin Ahmad as-Syatiri, pengarang kitab Syarah Yaqutun Nafis,
Mandzuma Al-Yawaqit fifanni Al-Mawaqit (ilmu falaq), kitab Al-Fhatawa Al-
Muassyirah dan sebagainya.
- Al-Allamah Syekh Muhammad bin Salim al-Baihani, pendiri ma’had Al’ilmi, Aden.
- Al-Allamah Habib Muhammad bin Ali bin Abdurrahman al-Habsyi, Jakarta, Indonesia.
- Al-Wajih an-Nabil al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Balfaqih (wafat tahun 1381 H),
pengasuh ma’had Darul Hadist al-Faqihiyyah, Malang, Indonesia.
- Al-Faqih an-Nabil pejabat qadhi as-syar’i Banjarmasin Syekh Ahmad Said Ba Abdah.
- Habib Abdullah al-Kaff, Tegal, Indonesia.
- Habib Ahmad bin Ali al-Attas, pekalongan.
- Habib Abdurrahman bin Syekh al-Attas, Jakarata.
- Habib Abdullah Syami al-Attas, Jakarta.
- Syekh al-Allamah Umar Khatib, Singapura.
- Habib ‘Awad Ba ’Alawi, sesepuh ulama Singapura.
- Syekh Abdurrahman bin Yahya, qadhi Kelantan, Malaysia.
- Sayyid al-Muhafizd al-Majid al-Adib Hamid bin Muhammad bin Salim bin Alwi as-
Sirri, pengajar di Rubath Tarim dan Jam’iyatul al-Haq di kota yang sama, kemudian
pindah dan mengajar di Malang, Indonesia.
- Habib Alwi bin Thohir Al-Haddad, Mufti Johor, Malaysia.

DIBERITAHUKAN BAHWA SELEKSI BEASISWA YAMAN UNIVERSITAS AL
AHQAF
dilaksanakan pada :
Tahap pertama di Pondok Pesantren Kauman Lasem Jawa Tengah. Telpon 08122834780
untuk putra dan putri
Tahap kedua, di Ponpes Darullughah wadda’wah Bangil Pasuruan Jawa Timur. Telpon:
08883186094 khusus putera.
Tahap ketiga, di PP Alkhairat Bekasi Jawa Barat (Jabar) Telp. 081932318294 Berlaku
untuk putra dan puteri.
Info selengkapnya silahkan hubungi (1) Habib Hasan Al Jufri Telp. 08122212000. (2)
KH. M. Zaim Ahmad Ma’shum. Telp. 081325650650.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->