Anda di halaman 1dari 5

ARSITEKTUR DALAM

PEMIKIRAN & PERADABAN ISLAM

Umayyah
Andalusia
REVIANTO B. SANTOSA

spanyol:
umayyah
900

1000

1100

1200

1300

Spanyol jatuh ke tangan Muslim pada tahun xxx.


Setelah Umayyah jatuh Abd al-Rahman, salah satu
pangeran dinasti ini, melarikan diri dan
mempertahankan kekuasaan di Spanyol. Cordoba, ibu
kota Umayyah, tumbuh menjadi pusat peradaban
terpenting di Eropa. 70 perpustakaan umum. Ketika
hampir semua penduduk Eropa masih buta huruf,
Cordoba memiliki Meskipun Spanyol tidak pernah
berada di bawah kekuasaan Abbasiyah, penguasa
Spanyol tetap bergelar Amir. Ketika Abbasiyah surut
dan Fathimiyah mengklaim sebagai khalifah, barulah
Abdal-Rahman III (r. 912961) mempermaklumkan diri
sebagai Khalifah. Masjid Jami Cordoba dan Istana
Madinat al-Zahra adalah karya arsitektur paling
gemilang dari masa ini.
Salah satu sudut Masjid Cordoba
yang menjadi Kapel setelah jatuh
ke tangan penguasa Kristen.

Kekuasaan Umayyah berakhir karena tekanan koalisi


Kristen dan konflik internal antar pewaris tahta yang
menjadikan kedaulatannya terpecah menjadi banyak

Masjid Jami
Cordoba
Ruang lapang dengan atap
yang ditopang oleh ratusan
kolom berjajar rapat sebagai
hutan struktur yang
membentuk ruang homogen
yang seakan tak bertepi.
Konfigurasi struktur dan ruang
ini memungkinkan masjid ini
dikembangkan berkali-kali
tanpa kehilangan karakter
dasarnya.

masjid jami

masjid
jami
cordoba
Kolom silinder dari pualam menopang busur
bersusun dua seperti yang dijumpai di Damaskus.
Batu bersusun seling menjadikan busur tebal ini
kelihatan lebih ringan. Konfigurasi kolom yang
repetitif ini menjadikan seluruh bagian ruang dalam
merata, setara dan terasa sama. Hal ini sangat
berbeda dengan ruang gereja yang berfokus pada
altar sehingga saat masjid ini jatuh ke tanga
kekuasaan Katholik, mereka perlu untuk membangun
gereja karena ruang yang ada tak relevan untuk
konsepsi keruangan dan tata peribadatan Kristen.

masjid jami

masjid
jami
cordoba
Busur
berbentuk tapal kuda (horse shoe)
dijumpai dalam beberapa puing arsitektur
Romawi dan gereja kecil di Eropa dari abad
ke 7. Islam menggunakan bentuk busur ini
secara meluas dengan kreativitas yang luar
biasa sehingga kemudian menjadi ciri
arsitektur Islam Spanyol. Sebaliknya, kubah
dengan rusuk yang diciptakan di Cordoba
menginspirasi perkembangan arsitektur
gereja Eropa berikutnya.

Setelah ayhandanya mempermaklumkan diri


sebagai Khalifah, Hakam II menegaskan
klaim itu dengan memperluas Masjid Jami
Cordoba dan membangun mihrab baru
dengan hiasan mosaik yang luar biasa.
Struktur busur bersilangan di atas mihrab
dan ruang di depannya membentuk ruang
berkubah yang menakjubkan yang
mengintegrasikan struktur ornamen dan
ruang. Namun demikian, penambahan ini
tetap tidak untuk menjadi fokus bagi
keseluruhan ruang dalam masjid lataran
ketinggian ceruknya