Anda di halaman 1dari 41

Glikolisis

TIK :
Mahasiswa mampu menganalisis
proses glikolisis untuk pembangkitan
energi serta menjelaskan proses
lanjutannya

Glikolisis

Pokok Bahasan
Jalur dan tahap glikolisis
Pembangkitan dan neraca energi
glikolisis
Proses lanjutan glikolisis
Pyruvate dehydrogenase Complex

Glikolisis

Apa itu glikolisis ?


Glycolysis : serangkaian reaksi yang
menghubungkan degradasi parsial
glukosa menjadi pyruvate dengan
sintesis ATP dari Pi dan ADP
Energi dari glikolisis digunakan untuk
sintesis ATP.
Pyruvate dapat dipakai oleh reaksireaksi lain.

Glikolisis

evolutionary primitive energy creating system


may occur in anaerobic environments

Glikolisis

Tujuan Glikolisis
Membangkitkan ATP dari energi bebas
sebagai hail rearrangement glukosa
Memecah glukosa secara parsial, untuk
menyediakan bahan untuk metabolisme
selanjutnya (Siklus TCA).
lysis of glucose=glycolysis.

Glikolisis

Tahapan Glikolisis
Set-up : Aktivasi glukosa sebagai
persiapan untuk pemecahan, butuh
ATP
Mid-Phase : Hexosa dipecah menjadi
2 triosa, dioksidasi menjadi
kaboksilat. Beberapa energi
diperangkap sebagai energi ikatan
Pay-off : Recovery energi ikatan
untuk pembentukan ATP

Glikolisis

Glikolisis Glukoneogenesis

Harus dipelajari
proses demi
proses
Keterkaitan
dengan
metabolisme
secara
keseluruhan

Glikolisis

Glucose Glucose-6-Phosphate

Reaksi : Penambahan phosphate


Go cukup memberikan dorongan
reaksi selanjutnya

Glikolisis

Glucose-6-Phosphate Fructose-6-Phosphate

Reaksi : Isomerisasi
Go = + 2,0 kJ/mol
G = -0,6 kcal/mol
Enzim : G-6-P isomerase

Glikolisis

Fructose-6-Phosphate Fructose-1,6-biPhosphate

Reaksi : kinase; aktivasi dengan


melibatkan ATP
Go = -14,4 kJ/mol
G = -5,3 kcal/mol; irreversibel
Enzim : phosphofructokinase

Glikolisis

Fructose-1,6-biPhosphate
Dihydroxyacetone phosphate + Glyceraldehyde 3-phosphate

Reaksi : aldol cleavage


Go = +22,0 kJ/mol
G = -0,3 kcal/mol; reversibel
Enzim : aldolase (lyase)

Glikolisis

Nasib
Dihydroxyacetone phosphate + Glyceraldehyde 3-phosphate

Tahap selanjutnya hanya


glyceraldehide-3-phosphate
Dihydroxiacetone phosphate
menjadi glyceraldehide-3-phosphate
Dua molekul G3P/glukosa

Glikolisis

Glyceraldehyde 3-phosphate 1,3-Bisphosphoglycerate

Enzym : Glyceraldehyde 3-phosphate


dehydrogenase
Reaksi : Oksidasi & Phosphorilasi
Go = + 1,5 kcal/mol
G = -0.4 kcal/mol; reversible

Glikolisis

Mekanisme

Reaksi kunci dari segi energi.


Oksidasi aldehyde menjadi carboxylate dengan NAD+
sebagai akseptor, sekitar -50 kJ/mol.
1 ikatan energi tinggi acylphosphate,
Siap untuk recover energi sebagai ATP

Glikolisis

1,3-Bisphosphoglycerate 3 Phosphoglycerate

Reaksi : Defosforilasi
Enzim : Phosphoglycerate kinase
Go`= - 24,2 kJ/mol
G = - 0,3 kcal/mol; reversibel
2 mol1,3-bisphosphoglycerate
/glukosa, berarti 2 ATP/glukosa.

Glikolisis

3-Phosphoglycerate 2-Phosphoglycerate

Reaksi : Pergeseran gugus fosfat


Enzim : Phosphoglyceromutase
Go`= +5,8 kJ/mol
Langkah awal untuk menangkap
energi yang masih ada di ester
fosfat

Glikolisis

2-Phosphoglycerate Phosphoenolpyruvate

Reaksi : Dehidrasi
Enzim : Enolase
Go`= +3,2 kJ/mol
G = - 0,8 kcal/mol; reversibel
Penghilangan H2O untuk
membuat satu ikatan ganda

Glikolisis

Phosphoenolpyruvate (PEP) to Pyruvate

Reaksi : Defosforilasi
Enzim : Pyruvate kinase
Go`= - 31,6 kJ/mol
G = - 4,0 kcal/mol; irreversibel
2 mol PEP/glukosa, maka
dihasilkan 2 ATP/glukosa

Glikolisis

Setelah Glikolisis ?
Harus dilihat
secara
keseluruhan
Nasib Pyruvat,
tergantung
keberadaan
oksigen

Glikolisis

Penggunaan pyruvate; anaerob


Dasar untuk
fermentasi
Direduksi oleh
NADH menjadi
laktat
Decarboksilasi pyruvat dilanjutkan
dehidrogenase alcohol
menghasilkan etanol, CO2 dan NAD+

Glikolisis

Penggunaan pyruvate; aerob


Masuk ke siklus Krebs (TCA cycle)
NADH yang dihasilkan masuk ke
rantai transport elektron untuk
menghasilkan ATP
Oksigen sebagai penerima elektron
yang terakhir
NADH harus segera direoksidasi
menjadi NAD+ dan H+ karena
persediaan terbatas

Glikolisis

Oksigen terbatas ?

Di otot, jika pemakaian melebihi pasokan, misal lari cepat


Teradaptasi bisa beralih ke anaerob untuk mempertahankan ATP.
Akumulasi laktat; asidifikasi dan lelah.

Glikolisis

Laktat dieksresikan ke darah, sirkulasi ke hati.


Di hati diubah menjadi glukosa melalui jalur
gluconeogenesis, dikembalikan ke otot.
Dikenal sebagai siklus Cori

Glikolisis

Energetika Glikolisis;
Misal untuk glikolisis anaerob

C 6 H12 O 6 glukosa 2C3H 5O 3 laktat 2H

G o ' reaksi dihitung dari G o' f sbb :

G o' 2 516,6 39,9 917,2 kJ/mol


G o' 195,8 kJ/mol
ATP yang terbentuk 2 mol
G o' pembentukan ATP 2 30,3 kJ/mol 60,6 kJ
G o' bersih 195,8 kJ 60,6 kJ - 135,2 kJ
merupakan driving force terjadinya glikolisis

Glikolisis

Produksi ATP; Aerob dan Anaerob


Tahap
1. Hexokinase
2. 6-Phosphofructokinase
3. Glyceraldehyde-3-P DH
3. Phosphoglycerate kinase
4. Pyruvate kinase
5. Lactate dehydrogenase
Total

Aerob Anaerob
-1
-1
-1
-1
+5
0
+2
+2
+2
+2
ulang
--- DaurNADH
7
2

Glikolisis

Pengukuran G aktual & [intermediet]

Sebagian besar tahap dalam keadaan setimbang


Tiga tahap dengan G sangat negatif; regulator

Glikolisis

G negatif dan jalur glukoneogenesis


Tiga tahap : Hexokinase,
phosphofructokinase dan pyruvate
kinase
Tidak reversibel; pada saat
glukoneogenesis harus di by pass
dengan bantuan hidrolisis ATP
Glukoneogenesis butuh 6 ATP untuk
mensintesis glukosa dari 2 molekul
laktat

Glikolisis

Pengaturan glikolisis
Oleh tahap dengan G sangat negatif
Terhenti jika ATP tidak dibutuhkan
Hexokinase : product inhibition oleh
glucose-6-phosphate. Jika G-6-P tidak
terpakai enzim shuts down.
Phosphofructokinase : pengaturan negatif
oleh ATP dand diaktivasi oleh 5'-AMP. Jika
ATP cukup, phosphofructokinase berhenti
Pyruvate kinase : dihambat oleh kecukupan
ATP

Glikolisis

Glukoneogenesis
Sintesis glukosa dari piruvat
3 Jalur dengan perubahan energi
tinggi di by pass
Mekanisme dalam mengatur level
glukosa untuk keperluan metabolisme

Glikolisis

Glucose Catabolism; Resume

Cellular respiration 4 steps are involved, glucose + O2


produces H2O + energy + CO2

Glikolisis

Formation of Acetyl Coenzyme A


Pyruvic acid enters the
mitochondria with help of
transporter protein
Decarboxylation

pyruvate dehydrogenase
converts 3 carbon pyruvic
acid to 2 carbon fragment
(CO2 produced)
pyruvic acid was oxidized so
that NAD+ becomes NADH

2 carbon fragment (acetyl


group) is attached to
Coenzyme A to form Acetyl
coenzyme A which enter
Krebs cycle

coenzyme A is derived from


pantothenic acid (B
vitamin).

Glikolisis

Oksidasi Pyruvate Acetyl-SCoA


CH3COCO2- + NAD+ + HSCoA CH3CO-SCoA
+ CO2 + NADH
Go = -30.9 kJ/mol
Enzim : pyruvate dehydrogenase
Energy dihasilkan melalui pelepasan CO2 dan
proses oksidasi
Energy ditangkap sebagai NADH (daur ulang
menghasilkan 2.5 ATP) dan pembentukan ikatan
thioester energi tinggi penghubung gugus
acetyl dengan Coenzyme A.

Glikolisis

Pyruvate dehydrogenase : Enzym komplek

Melibatkan beberapa coenzym : TPP, Lipoamide,


FAD

Glikolisis

TPP = Thiamine Pyrophosphate

Menyebabkan hilangnya
CO2 dari pyruvate dan
mengikat acetaldehyde
sebagai komplek covalent,
mentransfernya ke
koenzim lipoamide E2.

Mengandung atom C
reaktif antara N dan S.
Ikatan ganda dan
muatan +
menstabilkan muatan
negatif C
Pasangan elektron;
bertindak sebagai
nukleophile, berikatan
dengan gugus C=O
Pyrophosphate : ester
pyrophosphoric acid,
HP2O73-

Glikolisis

Lipoamide
Amide dari 8carbon lipoic acid,
pasangan S pada C6 dan C-8.
Terikat pada lysine
side chain enzim

Menangkap gugus acetyl group sebagai


thioester internal dan mentransfernya ke
Coenzyme A membentuk acetyl-Coenzyme
A.

Glikolisis

Coenzyme A

Terdiri dari
pantotheine,
adenosine sebagai
pembawa
phosphate pada
posisi 3'Carrier dan activator asam lemak agar larut.
Gugus penting -SH pembentuk ikatan energi tinggi.

Glikolisis

FAD
Terikat sangat kuat dengan enzim
Mereduksi kembali dihydrolipoamide
menjadi lipoamide;
FADH2 yang terbentuk di daur ulang
oleh NAD+

Glikolisis

Peranan Vitamin B; bagian coenzim

Niacin (nicotinamide) : NAD+, NADP+


Riboflavin ( B2) : FAD, FMN
Thiamine (B1) : thiamine pyrophosphate
Pantothenate (B5) : Coenzyme A
Pyridoxine (B6) : Pyridoxal phosphate
Folic acid : tetrahydrofolate
Cobalamin (B12) : Cobalamin
Biotin : Biotin

Glikolisis

Mekanisme detil (1)


TPP mengikat pyruvate
sebagai substrate.
C nucleophilic menyerang
C=O, addition product.
N+ menarik elektron,
karboksilat membebaskan
CO2

Glikolisis

Mekanisme detil (2)

C nukleophilik dari hydroxyethyl-TPP menyerang S-S ring


lipoamide, substrate oxidation step.
Jika TPP menarik elektronnya, substrate dibebaskan sebagai
gugus acetyl yang terikat dengan S dari lipoamide tereduksi
Energi digunakan membentuk ikatan thioester dan
pengikatan coenzyme A.

Glikolisis

Mekanisme detil (3)

Cincin dihydrolipoamide bergerak ke Enzim


3 untuk di daur ulang
Atom H ditransfer ke FAD membentuk
FADH2, yang terikat di enzim.
FADH2 di daur ulang oleh NADH