Anda di halaman 1dari 28

CASE REPORT

GONORRHEA
PUSKESMAS KELURAHAN PONDOK BAMBU 1
PRADINTA BAYU KRISNA DEWARA (08-037)

STATUS PASIEN

IDENTITAS PASIEN

Pasien

Keterangan

Nama

Tn Kusmanto

Umur

34 th

Alamat

Rt 03 Rw 07 Pondok Bambu 1

Jenis Kelamin

Laki laki

Agama

Islam

Pendidikan

SD

Pekerjaan

Antar Jemput anak Sekolah

Status Perkawinan

Menikah

Kedatangan yang ke

Pasien datang sendiri

Telah diobati sebelumnya

Belum

Alergi obat

Tidak

Sistem pembayaran

Umum

ANAMNESIS
Keluhan Utama :
Keluar cairan berwarna kuning dari kemaluan

Keluhan Tambahan :
susah buang air kecil, keluar darah setelah buang
air kecil

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


Pasien datang dengan keluhan cairan berwarna kuning sejak kurang lebih 5 hari
yang lalu. Sebelumnya pasien merasakan gatal pada daerah kemaluannya, tetapi
pada awalnya pasien tidak terlalu memperhatikan keluhannya dan dianggap
sebagai gatal-gatal biasa. Setelah lewat beberapa hari pasien melihat adanya
bercak di celana dalamnya ketika akan mandi pagi. Hal ini membuat pasien
menjadi bingung, tetapi pasien belum merasa perlu datang ke Puskesmas Pondok
Bambu 1 untuk memeriksakan diri. Ketika akan buang air kecil pada siang hari,
pasien melihat bahwa dari kemaluannya keluar cairan berwarna kuning. Lalu
pasien menduga bercak di celana dalamnya tadi pagi adalah akibat dari cairan
yang keluar dari kemaluannya. Untuk mengurangi keluhan yang dirasakan, pasien
menjadi sering ganti celana dalam. Hal ini dikarenakan pasien berpikiran bahwa
dengan makin sering berganti celana dalam maka keluhannya akan hilang.

Walaupun pasien sudah melakukan usaha untuk mengurangi keluhan


yang dirasakan, tetapi keluar cairan dari kemaluannya ini tidak hilang,
malah semakin bertambah parah. Karena Pasien menjadi merasakan
susah buang air kecil dan setelah buang air kecil keluar sedikit darah
dari kemaluannya. Setelah menyadari keluhannya bertambah parah
pasien datang ke Puskesmas Pondok Bambu 1 untuk memeriksakan
keluhannya. Sebelum nya pasien belum meminum obat untuk
mengurangi keluhannya dan hanya menjadi lebih sering mengganti
celana dalamnya.
Pasien mengatakan bahwa tidak mengetahui bagaimana awal mula dari
keluhannya. Pasien hanya mengetahui pada awalnya pasien merasakan
gatal-gatal disekitar kemaluannya, lalu tiba tiba setelah beberapa hari
muncul bercak di celana dalamnya. Hanya saja sebelum mengalami
keluhan ini pasien mengatakan bahwa pasien datang ke lokalisasi, dan
mengatakan bahwa baru pertama kali itu datang ke tempat lokalisasi.
Dan pasien datang karena diajak oleh temannya.

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA


Pasien merupakan anak ke 7 dari 7 bersaudara. Dan di dalam
keluarga pasien, tidak ada anggota keluarga yang mengalami
penyakit keturunan seperti Hipertensi, Diabetes Mellitus, dan
Kanker. Tetapi pasien mengatakan bahwa keponakannya ada
yang pernah mengalami batu ginjal. Pasien memiliki seorang
istri dan mempunyai 1 orang anak perempuan.

DATA ANGGOTA KELUARGA YANG TINGGAL


SERUMAH
NO

NAMA

Kusmanto / Kepala 34

UMUR

rumah tangga

tahun

Ike Nurul / Istri

23
tahun

STATUS

JENIS KELAMIN

PEKERJAAN

Menikah

Laki laki

Antar Jemput Anak PMS ( Penyakit Menular


Sekolah

Menikah

Perempuan

Pembantu
Tangga

RIWAYAT PENYAKIT

Seksual )

Rumah Suspect PMS ( Penyakit


Menular Seksual )

GENOGRAM

Ket :
= laki=laki
perempua
= tinggal
n
serumah
=
pasien

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Riwayat alergi makanan, obat, udara maupun debu disangkal.
Pasien baru pertama kali mempunyai keluhan seperti ini. Tidak
ada riwayat penyakit darah tinggi, kencing manis, maupun
penyakit kronik lainnya. Tidak ada riwayat rawat inap karena
sakit berat ataupun kecelakaan.

RIWAYAT PERILAKU DAN KEBIASAAN


PRIBADI
Pasien mengaku memiliki kebiasaan makan makanan yang manis.
Pasien gemar berolah raga, pasien juga memiliki kebiasaan merokok.
Pasien selalu makan pagi dan sore dirumahnya, tetapi untuk makan
siang pasien sering kali lupa hal ini dikarenakan aktivitas pasien yang
selalu sibuk pada siang hari untuk mengatar pulang anak sekolah.
Pasien biasanya makan-makanan yang diberikan oleh bos istrinya,
berupa nasi sop dan daging ayam. Setiap sore hari pasien berkeliling di
daerah kostnya, untuk melakukan olah raga ringan, selain itu juga
pasien gemar bermain sepak bola dan voli. Pasien mengatakan bahwa
baru sekali pergi ke tempat lokalisasi karena diajak oleh temannya

RIWAYAT SOSIO EKONOMI

Pasien merupakan seorang duda beranak satu, dan telah baru menikah lagi bulan
Oktober tahun 2014. Saat ini Pasien tinggal bersama dengan istri, anak Pasien berada
di Tegal. Pasien memenuhi kebutuhan sehari hari dengan bekerja sebagai antar
jemput anak sekolah, dan ketika hari libur sekolah, pasien memancing di dekat tempat
tinggalnya untuk mencari ikan kemudian di jual. Istri dari pasien juga bekerja sebagai
pembantu rumah tangga di lingkungan perumahan di dekat tempat tinggal pasien.
Tempat tinggal yang saat ini ditempati oleh pasien saat ini adalah Kost-kostan. Luas
dari tempat tinggal pasien adalah 3x3 m, dengan kamar mandi di luar. Di dalamnya
hanya terdapat satu ruangan, dimana menjadi tempat menerima tamu, tempat tidur,
sekaligus dapur. Atap rumah tertutup oleh genteng ,langit langit dalam rumah pasien
cukup terawatt dan tertutup dengan eternity, lantai rumah pasien terbuat dari keramik.
Ventilasi ruangan hanya terdiri dari 1 Jendela, dan satu celah diatas pintu yang sudah
ditutup menggunakan kardus untuk menghindari nyamuk masuk kedalam ruangan.

Hal ini mengakibatkan suasana didalam ruangan menjadi cukup lembab. Baju
pasien biasa di cuci 3 kali dalam seminggu, untuk baju kotor dimasukan
kedalam ember khusus baju kotor yang diletakkan di teras kostan. Sumber air
yang digunakan adalah air PAM. Sampah keluarga pasien diangkut oleh truk
sampah tiap 2 hari sekali hubungan sosial pasien dengan keluarga baik pasien
juga memiliki hubungan social yang baik dengan lingkungan sekitar pasien
aktif dalam kegiatan gotong royong yang diadakan setiap bulan. Penghasilan
Pasien rata rata Rp 1.500.000,- tiap bulannya, ditambah dengan gaji Istri dari
pasien menjadi Rp 2.400.000,-. Untuk pengeluaran sendiri, untuk Sewa kost
Rp 400.000,-, untuk biaya Kredit motor Rp 650.000,-. Jadi pasien setiap
bulannya masih memiliki kurang lebih Rp 1.350.000,- untuk keperluan selama
sebulan.

PEMERIKSAAN FISIK DAN VITAL SIGN


Kesadaran

: Compos mentis

Keadaan Umum : Tampak sakit sedang


Tanda Vital

Tekanan Darah: 130/80 mmHg


Nadi

: 86 x / menit

Pernafasan
Suhu

: 22 x / menit

: 36,7 C

Tinggi badan : 165 cm


Berat Badan : 63 Kg
IMT
Status Gizi

: 63/(1,65x1,65) = 22,7
: Normal

STATUS GENERALIS

Kepala : Normocephali, rambut hitam, distribusi merata, tidak mudah dicabut


Mata : Tidak cekung, konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, ukuran pupil 3
mm/3 mm, isokor, lensa jernih/jernih
Telinga: Liang telinga lapang/ lapang, tidak ada serumen, sekret -/ Hidung

: Tidak ada deformitas, liang hidung lapang/ lapang, sekret -/-

Tenggorokan : Uvula ditengah, arkus faring simetris, arkus faring tidak


hiperemis, tonsil tidak hiperemis, T1-T1
Gigi dan mulut: Oral higienis kesan cukup, mukosa bibir tidak tampak kering
Leher : JVP 5 2 cm
Kelenjar tiroid: teraba tidak membesar

KGB

Suprasternal

: Kanan dan kiri tidak teraba membesar

Colli anterior

: Kanan dan kiri tidak teraba membesar

Colli posterior

: Kanan dan kiri tidak teraba membesar

Px fisik thorax
Inspeksi : Retraksi (-), simetris (+)
Palpasi : ketinggalan gerak (-)
Perkusi : sonor pada seluruh lapang paru
Auskultasi : Suara dasar : vesikuler kanan kiri Suara
tambahan : Ronkhi kering (-), wheezing (-), krepitasi
(-), S1 S2 reguler, Murmur (-), Gallop (-)

Px fisik abdomen
Inspeksi : supel (+), defans muskular (-), venektasi (-), sikatrik
(-)
Auskultasi: Peristaltik usus (+)
Perkusi : Timpani, nyeri ketok kostovertebra (-), pekak beralih
(-), undulasi (-)
Palpasi: Nyeri tekan abdomen (+) bagian epidastrik dan
umbilikalis, nyeri tekan hepar (-), lien tak teraba membesar,
nyeri lepas tekan (-), massa (-), Nyeri tekan suprapubik (-)
Ekstrimitas
Extremitas atas edema (-/-), nadi kuat (+), akral hangat (+).
Extremitas bawah: edema (-/-), nadi kuat (+), akral hangat (+).

Status Lokalis:
Tractus Urinari :
Inspeksi : Tidak ada pembengkakan di bagian pinggang,
suprasimfisis, dan Skrotum pasien,Tidak ada fimosis
dan parafimosis, Tidak ada Lesi pada genetalia eksterna
Palpasi :
Balotemen -/ Nyeri ketok CVA -/ Tidak ada massa pada skrotum
Perkusi :
Timpani pada bagian suprasimfisis, nyeri ketok -/-

Pemeriksaan Penunjang (yang dianjurkan)


Pemeriksaan Darah Lengkap
Pemeriksaan Kultur Bakteri

DIAGNOSIS KERJA
Penyakit Menular Seksual ( Gonorrhea )

TERAPI

Kanamyicin 2 mg IM

GONORRHEA
Definisi : penyakit menular seksualyang disebabkan
olehNeisseria gonorrhoeaeyang menginfeksi lapisan
dalamuretra, leher rahim,rektum,tenggorokan, dan
konjungtiva.

ETIOLOGI
Gonore
disebabkan
oleh
Nersseria
gonorrhoeae kuman kokus negatif Gram
family Neisseriaceae
berukuran 0,6-l,5 m,

berbentuk diplokokus seperti biji kopi


dengan sisi datar yang berhadap-hadapan

mempunyai 3 lapis dinding sel yaitu outer


membrone, membran periplasma dan
inner membrane pada bagian terdalam

GEJALA KLINIS

rasa gatal di kemaluan

Disuria

Keluar Cairan dari Kemaluan terkadang disertai da

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Kultur untuk bakteri N.gonorrhoeae
Pemeriksaan Gram
Pemeriksaan Lab Darah Lengkap

PENETALAKSANAAN
Farmakologi
Kanamycin 2 mg IM

Non Farmako :
Edukasi : ABCD

Abstinen
ce

Be faithful

no Drugs

Condom

TERIMA KASIH