Anda di halaman 1dari 7

Definisi Identifikasi

Penentuan atau pemastian identitas orang yang hidup maupun


mati, berdasarkan ciri khas yang terdapat pada orang tersebut.
Identifikasi juga diartikan sebagai suatu usaha untuk
mengetahui identitas seseorang melalui sejumlah ciri yang ada
pada orang tak dikenal, sedemikian rupa sehingga dapat
ditentukan bahwa orang itu apakah sama dengan orang yang
hilang yang diperkirakan sebelumnya juga dikenal dengan
ciri-ciri itu.
Identifikasi forensik merupakan usaha untuk mengetahui
identitas seseorang yang ditujukan untuk kepentingan
forensik, yaitu kepentingan proses peradilan

Dasar hukum identifikasi jenasah


KUHAP pasal 133 (1) & (2)
(1) Dalam hal penyidik untuk membantu kepentingan
peradilan mengajukan permintaan keterangan ahli.
(2) Permintaan keterangan ahli dilakukan secara tertulis,

Metode identifikasi jenasah


Identifikasi Primer
Sidik jari,
Gigi-geligi
DNA
Identifikasi Sekunder
Pemeriksaan Medis
Properti

Bantuan Dokter Pada Proses Identifikasi


1. Menentukan manusia atau bukan
2. Menentukan jenis kelamin
3. Menentukan umur
4. Menentukan tinggi badan

Pembahasan
Seperti yang diberitakan situs berita online liputan6.com pada tanggal 12 April 2015,
diketahui ahwa telah di temukan seorang wanita meninggal dunia di kamar kosnya, Jalan
Tebet Utara 15C nomor 28, RT 7/RW 10, Tebet Timur, Jakarta Utara pada Sabtu 11 April
2015. Menurut Yuliana Ulfah, salah satu penjaga kos tersebut, kamar kos tersebut di huni
seorang perempuan berusia sekitar 27 tahun bernama Deudeuh Alfisyarin. Yuliana juga
mengakatan bahwa Deudeuh ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tanpa busana,
ditutupi bedcover dan lehernya terdapat lilitan kabel listrik serta mulutnya disumpal kaus
kaki. Menurut Kapolsek Tebet, I Ketut Sudarsa, benar bahwa korban bernama Alfisyarin
yang berasal dari Bojong Pondok Terong RT 01/01 Pondok Terong Kecamatan Pancoran
Mas, Depok, Jawa Barat.
Menurut Yuliana, korban terakhir terlihat di kamar kosnya pada hari Jumat sore, 10 April
2015. Namun dari hari Sabtu pagi sampai Sabtu sore korban tidak menampakkan diri
sehingga membuat penjaga dan penghuni kos lain penasaran akan keradaan korban. Apalagi
setelah dicoba dihubungi melalui telpon genggamnya, nomor handphone korban tidak aktif.
Akhirnya mereka membuka paksa pintu kamar korban dengan kunci duplikat yang dimiliki
penjaga kosan pada hari Sabtu, 11 April 2015 pukul 19.00. Sehari sebelumnya pada jumat
malam menurut penjaga kos, sempat terdengar kegaduhan dari kamar kos korban.

Pembahasan
Pada kasus ini, identitas korban dapat diketahui
Metode visual,
Properti pada kasus ini dapat digunakan sebagai dasar
identifikasi karena korban hanya berjumlah satu orang dan
dari foto pada kartu identitas cocok dengan wajah korban.
Sidik jari korban dan mencocokkan dengan sidik dari
korban yang terdata pada catatan kartu tanda penduduk
yang dilakukan oleh pihak penyidik.