Anda di halaman 1dari 2

BHD

( Bantuan Hidup Dasar )


Narasumber : dr. muqodrianto
Pengajar : Br. Apianto
Br. Andri
Bantun Hidup Dasar : tindakan atau pertolongan untuk mengembalikan fungsi
pernapasan dan fungsi jantung yang terganggu guna kelangsungan hidup.
Prinsip sebelum di lakukan RJP Resusitasi jantung paru
1. amankan penderita
2. panggil bantuan atau minta tolong untuk menelpon 118
3. Cek respon dengan memanggil korban bila tidak ada respon lakukan RJP
Tahapan penilaian/cek respon pasien atau korban
1. Pernapasan ( jalan napas/ airway, pola napas/breacting )
2. Gangguan fungsi jantung ( circulasi )
Pernapasaan
Menilai dan memeriksa pernapasan ;
1. Angkat kepala dan kemudian tarik ke belakang untuk membuka jalan napas tapi
hati-hati pada korban kecelakaan karena ada beberapa cara membuka jalan napas
yaitu chin lift dan jawtrust
2. perhatikan dada korban
3. Punggung tangan atau pipi penolong diletakan di atas mulut dan hidung korban
dengan kita : * Melihat dada korban bergerak atau tidak
* Mendengar hirupan dan hembusan napas
* Merasakan udara napas ke pipi kita
Tindakan pada keadaan gawat darurat
1. Tentukan apakah korban tidak sadar, tidak mungkin membangunkan korban yang
tidak sadar dengan menyentuh atau memanggilnya.
2. Buka jalan napas !!!!
Angkat kepala korban yang tidak sadar sejauh mungkin dengan meletakan satu
tangan di bawah lehernya dan tangan yang lain di atas dahinya, pertahankan
supaya kepala tetap tidak bergerak gerak.
3. Tindakan selanjutnya tergantung pada keaadan korban itu sendiri.
Tindakan pernapasan buatan
Mula mula pernapasan buatan dilakukan 2 kali cepat dan dalam. Kemudian segera raba
denyut nadi karotis ( nadi karotis terdapat di daerah leher bagian samping kanan dan kiri )
Bila denyut nadi karotis teraba pernapasan buatan diteruskan sampai terjadi sampai
terjadi napas spontan yang dibuat atau di ambil alih oleh yang lebih ahli
Bila denyut nadi karotis tidak teraba, terdapat gangguan dan harus di lakukan pernapasan
buatan dan kompresi jantung luar.

Jadi pada intinya korban tidak sadar, pernapasan tidak ada/lemah/tidak teratursegera
lakukan pernapasan buatan-----ingat setiap detik sangat berharga!!!!! LEBIH CEPAT
LEBIH BAIK.
Ada beberapa cara bantuan pernapasan ; a. mulut ke mulut.
b. mulut ke hidung .
c. mulut ke masker.
Gangguan fungsi jantung
Cara mengenal adanya henti jantung
1. Tidak sadar
2. Tidak terabanya nadi karotis
3. henti napas
4. Tampak seperti orang mati
5. Warna kulit pucat sampai kelabu
Pada keaadan seperti ini lakukan kompresi jantung luar
Pada orang dewasa korban di letakan pada tempat yang keras dan rata, pangkal telapak
tangan anda di tindihkan satu sama lain dan di letakan dua jari di atas ujung tulang dada
korban, ditekan sedalam 3-5 cm, kea rah tulang belakang korban sebanyak 30X.
Pada korban anak-anak dengan menggunakan satu tangan diletakan sama dan ditekan
sedalam 2-3 cm.
Pada bayi punggung korban di letakan di kedua telapak tangan, kedua ibu jari ditekan kea
rah tulang belakang 1-2 cm sebanyak 30X, cara lainnya penekanan dilakukan dengan
ujung telunjuk dan jari tengah.
Kompresi jantung luar dengan satu penolong ataupun 2 penolong perbandingan 30 : 2
( 30 kompresi dan 2 kali pernapasan ), ingat selama di lakuakan RJP ( resusitasi jantung
paru ) selama 1 menit cek nadi karotis lakukan BHD di hentikan bila kita sudah
melakukan selama 15-30 menit dan ada petugas yang lebih ahli.

Jadi kunci penilain yang harus di perhatikan

Cek napas sebelum memberikan bantuan nafas


Cek nadi sebelum dilakukan kompresi

Baru di lakukan RJP