Anda di halaman 1dari 15

L/O/G/O

DEFINISI
Neoplasma embryonal triphasic yang mengandung
berbagai proporsi dari blastema, stroma dan epitelium.
Tumor ganas embrional ginjal ini berasal dari
metanefros.
Tumor Wilms berasal dari abnormalitas histogenesis sel
ginjal. Sisa-sisa nephrogenik (Nephrogenic rests) atau
nephroblastomatosis diduga menjadi prekursor lesi pada
tumor Wilms dimana terjadi proliferasi abnormal dari sel
metanephric blastema yang merupakan sel embryologis
primitif dari ginjal

DIAGNOSIS
Ditegakkan berdasarkan
Manifestasi Klinis

Massa Abdomen
Hematuria Makroskopis
Hipertensi
Anemia
Penurunan Berat Badan

Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium
Histopatologi
Pencitraan Diagnostik

Infeksi Saluran Kemih


Demam
Malaise
Anoreksia
Nyeri pada perut

KLASIFIKASI

PEMERIKSAAN PENCITRAAN
Roentgenography
FOTO THORAX

Arah postero-anterior (PA) dan lateral


Jarak antara tabung dan film 1,8 m
Penderita sedang bernapas dalam (Inspirasi).
Tekanan listrik yang dipergunakan : 60-90 kV.
HASIL : Melihat adanya metastase tumor ke paru. Tumor
wilms stadium IV dapat bermetastase ke paru, melalui
foto roentgen dapat ditemukan nodul multipel

Foto Thorax menunjukkan gambaran metastase pulmonal yang multipel


daripada tumor wilms (poin 1 menunjukkan gambaran nodul yang besar).

Gambaran foto thorax menunjukkan gambaran bilateral pneumothoraces


dengan bulla pada sebelah kanan yang jelas terlihat tumor Wilms rekuren.

FOTO ABDOMEN

Pasien berbaring dalam posisi terlentang.


Dilakukan setelah pasien berkemih dan pada akhir ekspirasi.
Batas atas foto harus meliputi daerah suprarenalis,
Batas bawah harus meliputi ramus pubis.
Untuk visualisasi bayangan ginjal yang baik, dibutuhkan
pajanan sebesar 70-80 kV
Pada foto polos abdomen normal bayangan ginjal seharusnya
terlihat kecuali bila dikaburkan oleh gas usus yang
menutupinya.
HASIL : Dapat ditemukan adanya bayangan massa. Massa
harus diukur penampangnya dan diperhatikan apakah melewati
garis tengah atau tidak. Bayangan massa dapat diikuti dengan
adanya bayangan kalsifikasi. Pada tumor wilms kalsifikasi
biasanya berbentuk cincin atau gambaran seperti kulit telur.

Foto polos abdomen menunjukkan adanya massa berukuran besar, unilateral yang menggantikan
gambaran usus (tidak terlihat gambaran gas pada usus) pada sebelah kanan atas daripada abdomen

Foto polos abdomen menunjukkan kalsifikasi multipel pada bilateral ginjal.


Gambaran bayang ginjal terlihat membesar.

Intra Venous Pyelography


PERSIAPAN SEBELUM FOTO :
Sebelum dilakukan pemeriksaan, malam sebelum pemeriksaan,
pasien diberikan laksan untuk membersihkan kolon dari feses yang
menutupi daerah ginjal.
Pasien diberikan caian (minum) mulai dari jam 10 malam sebelum
pemeriksaan.
Keesokan harinya penderita harus puasa.
KONTRAS :
Conray (Meglumine iothalamat 60%
hypaque sodium/ sodium diatrizoate 50%),
urografin 60 atau 76 mg % (methyl glucamine diatrizoate),
urografin 60-70 mg %.6 Dosis urografin 60 mg% untuk orang dewasa
20 ml.
Tujuh menit setelah penyuntikan dibuat film bucky antero-posterior
abdomen. Foto berikutnya pada menit ke 15, 30, dan 60.

Intra Venous Pyelography


HASIL :
Tumor wilms menunjukkan adanya distorsi dan
pendesakan dari sistem pelvikaliks dan arah sumbu ginjal
biasanya tidak berubah, atau mungkin didapatkan ginjal
non visualized (apabila tumor sudah meluas),
Seringi tampak dilatasi dari kaliks karena tumor
menyebabkan obstruksi.
Bila massa tumor sangat besar seringkali tidak tampak
kontras pada ginjal yang bersangkutan.
IVP juga dapat menunjukkan perubahan bayangan ginjal
dan gambaran pelviokaliks dan sekaligus memberi kesan
mengenai faal ginjal.

Pada pemeriksaan IVP berikut ini, didapati sistem kolektus daripada ginjal
kanan ditandai dengan batas-batas lateral daripada L1,L2, dan L3. Sistem
kolektus ginjal sebelah kiri (tanda panah) telah digantikan pada inferior oleh
suatu massa (M), dan sistem pengumpul telah terdistrosi. Hal ini menunjukkan
lokasi asal daripada tumor. IVP membantu dalam membedakan neuroblastoma
dan tumor wilms.

Ultrasonography

Pemeriksaan ini bersifat non-invasif, tidak menimbulkan rasa sakit pada penderita, dapat dilakukan dengan cepat, aman
dan data yang diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi. Tidak ada kontraindikasinya, karena pemeriksaan ini
sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita. 7
Pemeriksaan USG ini menggunakan gelombang suara berfrekuensi 1-10 MHz (1-10 juta Hz). Gelombang suara frekuensi
tinggi tersebut dihasilkan dari kristal-kristal yang terdapat dalam suatu alat yang disebut transduser. Perubahan bentuk
akibat gaya mekanis pada kristal, akan menimbulkan tegangan listrik. Fenomena ini disebut efek piezo-electric. Bentuk
Kristal juga akan berubah bila dipengaruhi oleh medan listrik. Sesuai dengan polaritas medan listrik yang melaluinya,
kristal akan mengembang dan mengkerut, maka akan dihasilkan gelombang suara frekuensi tinggi.7
Ketika melakukan pemeriksaan USG, transduser bekerja sebagai pemancar sekaligus penerima gelombang suara.
Pantulan eko yang berasal dari jaringan-jaringan tersebut akan membentur transduser, dan kemudian diubah menjadi
pulsasi listrik lalu diperkuat dan selanjutnya diperlihatkan dalam bentuk cahaya pada layar osiloskop. Dengan demikian bila
transduser digerakkan seolah-olah kita melakukan irisan-irisan pada bagian tubuh yang diinginkan, gambaran irisan-irisan
tersebut akan dapat dilihat dilayar monitor.7
Masing-masing jaringan tubuh mempunyai impendance accoustic tertentu. Dalam jaringan yang heterogen akan
ditimbulkan bermacam-macam eko, jaringan tersebut dikatakan echogenic. Sedang pada jaringan yg homogen hanya
sedikit atau sama sekali tidak ada eko, disebut anechoic atau bebas eko. 7
USG merupakan pemeriksaan pencitraan terpilih dalam mendiagnosis massa pada ginjal atau abdominal, mendeteksi
kemungkinan adanya trombus pada vena renalis atau vena cava inferior, dan dapat memberikan informasi mengenai
keadaan hepar dan ginjal kontralateral.3,8
Pemeriksaan USG pada tumor wilms memperlihatkan gambaran massa solid yang dominan (umumnya tidak
homogen),umumnya berukuran >10cm, dengan gambaran hipoekhoik karena terdapat fokus-fokus nekrosis di dalamnya
(namun gambaran ekogenisitasnya dapat bervariasi). Potongan sagital bagian ginjal yang terdapat tumor akan tampak
mengalami pembesaran, lebih predominan sebagai massa hiperechoic dan menampakkan area yang echotekstur
heterogenus. Kalsifkasi tidak umum dijumpai dan bila terdapat kalsifikasi, umumnya iregelar dan amorfos. Dengan USG,
dapat dibedakan antara massa ginjal dan massa non-ginjal, dan dapat mengidentifikasi antara Hydronephrosis dan
Multicystic Kidney atau massa abdominal lainnya.

ETIOPATOGENESIS

Merupakan keganasan genitourinarius yang paling sering


pada anak-anak,
Melingkupi 8% dari seluruh penyakit keganasan pada
anak-anak
Termasuk dalam salah satu kanker penyebab utama
kematian pada anak.