Anda di halaman 1dari 25

ANTIDEPRESAN DAN

ANTIANSIETAS
Patricia Jessica
Manda M Ubra
Mellyana Fransisca
Johanna Griselda

DEFINISI
Antidepresan adalah kelompok obat-obat
yang heterogen dengan efek utama dan
terpenting

adalah

untuk

mengendalikan

gejala depresi disamping itu juga digunakan


untuk

beberapa

indikasi

gangguan cemas dan lain-lain.

lain

seperti

KLASIFIKASI
Derivat
Trisiklik
Derivat SNRI
(Serotonin
Norepineprin
Reuptake
Inhibitor)

Derivat
Tetrasiklik

Antidepresan

Derivat SSRI
(Selective
Serotonin
Reuptake
Inhibitor)

Derivat MAOI
(Mono Amine
Oksidase
Inhibitor)

DERIVAT TRISIKLIK

Imipramin derivat dibenzazepin

Amitriptilin derivat dibenzosikloheptadin

FARMAKOKINETIK

Diabsorbsi cukup baik setelah pemberian


oral.

Obat ini terikat kuat pada protein plasma


dan pada konstituen jaringan, menghasilkan
volume distribusi nyata yang besar.

EFEK SAMPING

Mulut dan kulit kering


Penglihatan kabur
Konstipasi
Susah buang air kecil
Hipotensi ortostatik
Kenaikan berat badan
Narrow-angle glaucoma
Aritmia jantung

SEDIAAN OBAT
Imipramin

Amitriptilin

Tablet berlapis gula : 10 mg dan 25 mg. Suntik : 25


mg/2 ml
Biasanya dimulai dengan 75 mg atau 100 mg terbagi
dalam beberapa kali pemberian untuk 2 haru
pertama, kemudian 50 mg tiap hari sampai dicapai
dosis total harian 200-250 mg. Lambat laun dosis
dikurangi hingga 50-100 mg sehari dan
dipertahankan selama 2-6 bulan atau lebih

Tablet 10 mg dan 25 mg. Larutan suntik 100 mg/10


mL
Dosis permulaan 75 mg sehari. Dosis ini kemudian
ditinggikan sampai timbul efek terapeutik,
biasanya antara 150-300 mg sehari.

DERIVAT TETRASIKLIK

Maproptilin

Mianserin

Efek samping paling sering: kantuk


dan efek antikolinergik. Rash
terjadi pada 3% pasien setelah 2
minggu pengobatan. Hipotensi,
takikardi.
Dosis awal pada pasien dirawat
100-150 mg/hari, untuk pasien
berobat jalan 75 mg/hari selama 2
minggu. Dosis tertinggi 225
mg/hari.

Dosis : 30-90 mg sehari.


Untuk pasien yang belum pernah
mendapat obat antidepressan, obat
ini diberikan dalam dosis rendah
pada malam hari dan secara
progresif dapat ditinggikan.
Pasien yang sering memperoleh
antidepresan dapat langsung
diberikan dosis tinggi sekali sehari
di waktu malam.

DERIVAT MAOI (MONO AMINE


OKSIDASE INHIBITOR)

Merupakan antidepresan yang sangat efektif, tetapi


obat ini lebih jarang digunakan daripada
antidepresan lain karena perhatian mengenai diet
yang harus diikuti untuk menghindari krisis
hipertensif yang dicetuskan tiramin.

Obat

Kelas

Wakt Dosis

Dosis

Dosis

rumatan

maksimal

permulaan

paru

Nota

harian

h
Isocarboxazid

MAOIs

36

30

mg/hari 10-40mg/hari 60 mg/hari

(dalam

dosis

Derivatif
hydrazine-

terbagi/tunggal

kurang
stimulasi

Moclobemide

RIMA

1-2

150-600

150 mg (2 kali 600 mg/hari

Dapat

mg/hari

perhari)

digunakan
pada
sosial

Phenelzine

MAOI

1.5

15 mg (3 kali 15mg
perhari)

selang 60 mg/hari

sehari
sehingga

Tranylcypromin MAOI
e

2.5

10 mg (2 kali 10 mg/hari
sehari)

30 mg/hari

fobia

EFEK SAMPING

Hipotensi ortostatik
Insomnia
Berat badan bertambah
Edema
Disfungsi seksual
Parastesia, mioklonus, dan nyeri otot

DERIVAT SSRI

Fluoksetin, paroksetin, sertralin, fluvoksamin, sitalopram dan Ssitalopram

Masa kerjanya panjang antara 15-24 jam. Fluoksetin paling panjang


24-96 jam.

Efek samping yang sering : mual, penurunan libido dan fungsi


seksual lainnya.

Interaksi farmakodinamik yang berbahaya terjadi bila SSRI


dikombinasikan dengan MAO inhibitor akan terjadi peningkatan
efek serotonin secara berlebihan Sindrom Serotonin : dengan
gejala hipertermia, kekakuan otot, kejang, kolaps kardiovaskular,
dan gangguan perilaku serta gangguan tanda vital.

SSRI
Nama Obat

Dosis Awal
(mg/hari)

Dosis Pengobatan
(mg/hari)

-Fluoxetine

-10-20

-10-80

-Sertraline

-50

-50-200

-Fluvoxamine

-50

-50-300

-Citralopram

-10

-10-40

- Paroxetine

- 10-20

- 20-60

DERIVAT SNRI (SEROTONIN NOREPINEPRIN


REUPTAKE INHIBITOR)
Venlafaksin
Indiksi : depresi, depresi yang berhubungan dengan
sindrom ansietas, dan gangguan ansietas sosial.
Efektif juga untuk gangguan obsesif kompulsif,
gangguan stres pasca trauma, gangguan panik, dan
gangguan disforik pharaid.

PRINSIP PENGOBATAN

Dimulai dari dosis rendah, ditingkatkan


bertahap sampai mencapai dosis terapeutik.
Efek terapi baru muncul pada minggu ke 2
3, sehingga pada minggu pertama perlu yang
efek cepat.
Setelah efek terapi tercapai, lanjutkan
terapi pemeliharaan, min. 6 bulan dan dapat
berlangsung 3 5 tahun.

ANTIANSIETAS

DEFINISI
Antiansietas adalah kelompok obat yang
dipergunakan terutama untuk mengatasi
kecemasan dan juga biasanya memiliki efek
sedasi, relaksasi otot, amnestik dan
antiepileptik.

KLASIFIKASI

Buspirone

Derivat
Benzodiazepin

DERIVAT BENZODIAZEPIN
Cara Kerja
Inhibisi neuron dengan GABA sebagai mediatornya.

Sedasi
hipnosis

Mengurangi
kecemasan

Indikasi
IV

Antikonvulsi

short
acting
amnesia

Relaksasi
otot

Efek pada
fungsi respirasi
dan
kardiovaskular

Contoh
Diazepam

Oksazepam

Lorazepam

Alprazolam

EFEK SAMPING

Efek samping akibat depresi SSP kantuk dan ataksia.

Efek antiansietas diazepam jika dalam darah 300 400


ng/ml (terjadi efek sedasi dan gangguan psikomotor)
intoksikasi jika > 900 1000ng/ml.

Kadar terapi klordiazepoksid 750 1000 ng/ml.

Hal yang ganjil sesekali peningkatan ansietas pada


pasien yg merasa ketakutan dan terjadi penumpukan
daya pikir akibat efek samping sedasi antiansietas.

Peningkatan berat badan akibat perbaikan nafsu


makan.

Reaksi toksik klordiazepoksid rash, mual, nyeri kepala,


gangguan fungsi seksual, vertigo, dan kepala rasa ringan.

Pada wanita ketidakteraturan menstruasi.

Penyalahgunaan percobaan bunuh diri pada pasien


dengan mental labil intoksikasi akibat benzodiazepin
biasanya tidak berat dan tidak memerlukan terapi
khusus.

KONTRAINDIKASI

Jangan

diberikan

bersama

alkohol,

barbiturat, atau fenotiazin timbul efek


depresi berlebihan.

Pasien

dengan

gangguan

pernapasan

benzodiazepin dapat memperburuk gejala


sesak napas.

Nama Generik

Nama
Dagang

Sediaan

Dosis per hari

Valium

2 mg, 5mg, 10mg


tablet dan
10 mg injeksi

1 x 2 40 mg

Clonazepam

Klonopin

0,5 mg, 1 mg, dan


2 mg tablet

1 x 0,5 2 mg

Alprazolam

Xanax

0,25 mg, 0,5 mg,


1 mg, 2 mg tablet

2 3 x 0,5 2 mg

Lorazepam

Ativan

0,5 mg, 1 mg, dan


2 mg tablet

1 2 x 0,5 2 mg

Clobazam

Frisium

10 mg tablet

2 3 x 5 10 mg

Diazepam

BUSPIRONE

Antiansietas dengan efek sedasi ringan dan tidak menimbulkan


efek euforia.

Mekanisme kerja anatagonis selektif pada reseptor serotonin


5-HT1A.

Potensi antagonis dopaminergik rendah risiko EPS kecil.

Efek antiansietas baru terlihat setelah 10 15 hari dan bukan


antiansietas untuk penggunaan akut.

Jarang menimbulkan ketergantungan.

Tidak ada efek rebound ansietas dan efek withdrawal pada


penghentian tiba-tiba.