Anda di halaman 1dari 5

KASUS : SEPSIS NEONATORUM

Pemeran:
Dokter : M. Arfan
Hardiansyah
Ibu
: Shanti Intansari
Nabila Toda, Raka A.
Perawat : Risa Rilanda

Laboran +Apoteker
Tim penilai

: Adityo W, Nurul FR,


Faisal D Brawidya

0
Sambung Rasa
- Memperlihatkan sikap menerima terhadap
pasien yang datang
- Mengucapkan salam
- Mempersilahkan duduk, sopan santun
- Memperkenalkan diri
- Menanyakan identitas pasien (nama, umur,
jenis kelamin)
- Menanyakan identitas orang tua pasien
(nama, alamat, umur, pendidikan terakhir,
agama, suku bangsa)
Riwayat Penyakit
Keluhan utama : Demam tinggi >40
- Sejak kapan (Sudah lebih dari 24
jam )
- Apakah panas tinggi
- Timbulnya mendadak/perlahan-lahan
- Panasnya terus menerus/kadangkadang turun
- Apakah disertai keluhan lain
(menggigil/kejang/penurunan
kesadaran)
Jika ada kejang :
- Kapan terjadinya kejang
- Disertai demam atau tidak
- Sifat kejang
- Kesadaran setelah kejang (disertai
penurunan kesadaran atau tidak )
Keluhan tambahan :
1. Sesak
- Sejak kapan
- Berapa lama keluhan berlangsung
- Kapan biasa terjadi sesaknya (pada
saat tidur saja dan berkurang jika
digendong/ tidak dipengaruhi posisi)
- Bagaimana sifat terjadinya gejala
(hilang timbul/terus menerus)

2. Lemas
Sejak kapan
Sudah berapa lama
Lemas seperti apa (Pergerakan
aktif
kurang)
Lemas diseluruh tubuh /
Anggota gerak
3. Muntah
- Sejak kapan
- Sudah berapa lama
- Berapa kali dalam sehari
- Berapa banyak jumalah
muntahannya
- Sifat muntah (muncrat atau tidak)
- Kapan biasa terjadi muntah ( Setelah
minum/spontan tanpa dipengaruhi
posisi )
- Warna dan isi muntah
4. Intake Asi ( menurun/tidak mau mau
menetek/kesulitan menetek
5. BAK (normal, sedikit, gelap/tidak ada
dalam 6 jam)
6. BAB ( mencret )
sudah berapa lama
frekuensi ( < 2 x sehari )
konsistensi ( lembek/cair)
disertai lendir dan darah (-)
Riwayat Pengobatan:
- Pengobatan apa
- Diobati dimana
- Hasilnya bagaimana
Riwayat Penyakit Sebelumnya
Riwayat Keluarga
Riwayat Pribadi
Riwayat kehamilan:
- Kesehatan ibu selama hamil
(ada/tidaknya penyakit seperti,
keputihan, ISK >> disuria,
polikisuria,nyeri pinggang)
- Pemeriksaan ANC (berapa kali/
kemana, kepada siapa)
- Mendapatkan toksoid tetanus
- Obat-obat yang diminum selama
hamil
Riwayat Persalinan:
Anak ke berapa
- Cukup/ lewat/kurang bulan
- Lahirnya dimana
- Cara kelahiran (spontan, ekstraksi
cunam/vakum, SC)
- Waktu lahir langsung menangis atau

tidak (menangis lemah dan merintih )


Ketubannya bagaimana
(dipecahkan/pecah spontan)
- Jika ketuban pecah spontan , kapan
terjadinya ( Berapa lama setelah
anak lahir)
- Sifat ketuban (warna/bau)
- Posisi bayi pada saat proses
persalinan
- Keadaan ibu pada saat proses
persalinan (lemas, pucat, sesak,
demam )
Riwayat pasca lahir:
- Berat dan panjang lahir
- Berat badan setelah gestasi
- Adakah trauma lahir/asfiksia
1. Apgar Scor bagaimana
- Usaha nafas ( Tidak ada, lemah,
nangis keras )
- Frekuensi jantung permenit ( 0, <100,
lebih dari atau sama dengan 100 )
- Reflek ( Tidak ada reaksi,
lemah/reaksi sedikit, baik /reaksi
melawan )
- Tonus otot ( Lemas/lumpuh,
ekstremitas fleksi/sedikit, aktif )
- Warna kulit ( pucat/kebiruan seluruh
tubuh, badan kemerahan ekstremitas
kebiruan, kemerahan seluruh tubuh )
Riwayat makanan:
- ASI (sering atau tidak meneteknya,
apakah bayi cepat lelah jika menetek,
berapa lama bayi kuat
menghisap/menetek terus menerus)
- PASI (sejak umur berapa bulan)
- Makanan lainnya
Riwayat tumbuh kembang
Motorik kasar
Motorik halus
Riwayat imunisasi (tempat imunisasi, berapa kali,
pada usia berapa)
- Imunisasi dasar (Hepatitis B, BCG, Polio)
Riwayat sosial ekonomi dan Lingkungan
PEMERIKSAAN FISIK
A. Pemeriksaan umum
Keadaan umum (baik
sadar/gelisah,rewel/lesu)
Kesadaran
Tanda Vital
Nadi (100x/menit)
Respirasi (>60 x/menit)
suhu (> 40)
Status gizi
-

B. Pemeriksaan Khusus
Kulit :
warna ( sianosis/ ikterik/ pucat),jika ada
sianosis :
- Kapan terjadi sianosis/kebiruan
- Sudah berapa lama
- Pada bagian apa saja yang terjadi
sianosis
Kepala
- Bentuk dan ukuran kepala
(normo/makro/mikrocephalus)
- Ubun ubun besar membonjol
- Rambut
Wajah (ada/tidak kelaianan yang khas)
Mata
- Palpebra
- Konjungtiva (anemis/injeksi)
- Sklera (ikterik/injeksi)
Hidung
- Pernafasan cuping hidung
Telinga
- Daun telinga (nyeri tekan, deformitas)
- Liang telinga (secret, pus)
- Membran timpani (utuh, tidak utuh)
Mulut
- Faring (hiperemis)
- Tonsil
- Perioral sianosis
Leher
- Kelenjar getah bening
Paru
- Inspeksi : Simetris dalam keadaan statis
dan dinamis, Retraksi sub epigastrium
- Palpasi : DBN
- Perkusi : Sonor
- Auskultasi : vesikuler +/+, rh -/-, wh -/ Jantung
- Inspeksi : Ictus Cordis terlihat
- Palpasi : Ictus Cordis teraba
- Perkusi : Redup
- Auskultasi : BJ I II reg, murmur (-),
gallop (-)
Abdomen
- Inspeksi : Distensi abdomen (+)
- Auskultasi : Bising usus (+)
- Perkusi : Timpani
- Palpasi : Nyeri tekan (-)/hepar dan lien
tidak teraba
Ekstremitas :
- Akral (hangat >37,5/dingin >35)
- Kebiruan / sianosis
- Edema (ada/tidak)

Anogenital
Pemeriksaan Penunjang
Septic marker (CRP,IT ratio,jumlah leukosit,
jumlah trombosit)
Kultur darah
Kultur urin/urinalisa
Pungsi lumbal (Analisa cairan serebrospinal)
Foto thorax
Feses lengkap
Diagnosis Kerja : Sepsis Neonatorum
Diagnosis Banding
Penatalaksanaan
A. Medikamentosa (Antibiotik)
B. Terapi suportif (Termoregulasi,oksigen,
terapi syok jika syok,koreksi asidosis
metabolik,tranfusi darah,plasma,terapi
kejang, penberian nutrisi, pemberian inj vit
KI i.m 5 hari sekali, tranfusi tukar)
C. Rencana Pemantauan
D. Rencana Edukasi
1. Upaya pencegahan timbulnya sepsis
neonatorum perlu dilakukan sejak bayi
dalam kandungan hingga lahir sampai bayi
berumur 28 hari
2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah
memegang bayi dengan menggunakan
sabun serta air mengalir
Prognosis ( dubia ad malam)