Anda di halaman 1dari 2

PERAWATAN DAN PERBAIKAN

ULTRASONIC NEBULIZER
No. Dokumen

Tanggal terbit

No. Revisi

Halaman
1 dari 2

Ditetapkan oleh :
Direktur RSUD Syekh Yusuf

PROSEDUR TETAP
dr. H. SALAHUDDIN,M.Kes
Nip. 19630910 199503 1 002

PENGERTIAN

Menunjukkan proses pemeliharaan berupa perawatan dan


perbaikan alat kesehatan ultrasonic Nebulizer merk ATOM
SONICLIZER 305.

TUJUAN

Memberikan pedoman bagi user atau pengguna, operator dan


teknisi alkes, agar dapat merawat atau memperbaiki sendiri
kerusakan alat kesehatan, dengan cara yang tepat, biaya
murah, standar, hasil maksimal dan mencapai usia pakai yang
maksimal.

KEBIJAKAN

Sebagai acuan atau pedoman dalam pelaksanaan perawatan


dan perbaikan alat-alat kesehatan.

PROSEDUR

1. Perawatan.
1.1. Periksa steker power dan pengkabelan, kalau ada
baud yang kendor, kencangkan dengan obeng.
1.2. Periksa apakah switch power dan fuse otomat
berfungsi baik ! lumasi dengan contack spray.
1.3. Gosok atau bersihkan body dengan lap keringbersih, bilamana perlu beri cream wax untuk
menghilangkan noda.
1.4. hangatkan alkes dengan cara menyalakannya 1x
seminggu selama 15 menit, apabila alat lama tidak
digunakan.
1.5. Periksa isi tank aqua, ganti dengan aqua yang baru,
dan pengisian sampai batas level maksimum dan
keringkan apabila alkes disimpan lama.
1.6. Bersihkan masker, canula dan pipa-pipa untuk
penyalur kabut sehabis digunakan dengan cairan
lysol 2 % atau lap dengan alkohol 70%.
2. Perbaikan.
2.1. Bila Alkes mati; periksa tegangan jaringan listrik
apakah ada ?, apabila ada, periksa fuse otomat di
bagian belakang pesawat, tekan untuk me-reset,
apabila belum berhasil, pemeriksaan pada input
tegangan hanya dapat dilakukan oleh teknisi.

PERAWATAN DAN PERBAIKAN


ULTRASONIC NEBULIZER
No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
2 dari 2

2.2. Alkes bergetar keras; tegangan input kurang dari


220 volt, sesuaikan tegangan dengan kebutuhan alat,
atau gunakan stabilizer.
2.3. Kabut tidak dapat keluar dari pipa atau masker
atur tombol kecepatan out put (air flow control),
apabila tidak berhasil kerusakan berada pada motor
blower perbaiki.
2.4. Tida ada produksi kabut, atau sangat sedikit;
putar mist control knob sesuai kebutuhan, apabila
tidak berhasil, isi tank aqua sampai batas level, dan
isi diafragma dengan cairan obat secukupnya.
Apabila belum berhasil juga dan tidak ada getaran /
suara motor, maka kerusakan pada motor pengkabut,
perbaikan hanya oleh teknisi terlatih.
2.5. Setiap perbaikan harus berdasarkan buku petunjuk
atau service manual dari pabrik.
2.6. Catat kegiatan pemeliharaan pada kartu dan buku
perbaikan.

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

User.
Operator.
Pemegang inventaris.
Teknisi alkes.

DOKUMEN TERKAIT

Buku inventaris.
Kartu pemeliharaan alat.
Formulir permohonan perbaikan alat.