Anda di halaman 1dari 5

Ilmu Tasawuf

Dengan menyebut nama Allah




Yang Maha pengasih lagi Maha penyayang

Seyogya yang mengandung pahala sunnah, bagi setiap orang yang hendak mempelajari suatu ilmu,
terlebih dahulu harus mengetahui penguraian-penguraian ilmu yang akan di pelajari, dengan harapan
agar senantiasa dapat mewaspadai ilmu yang akan di pelajari, dan penguraian-penguraian ilmu itu
adalah dengan cara megenali 10 macam kerangka ilmu, sebagaimana penjelasan syair yang di
abadikan sebagian Ulama :








*














*

Sesungguhnya kerangka ilmu itu berjumlah sepuluh


Definisinya, penempatannnya serta hasilnya
Keutamaannya, perbandingannya dan penciptanya
Namanya, sumbernya, hukum agamanya
Dan masalah-masalahnya, cukup diuraikan sebagian
Namun siapa yang uraikan semua, dapatkan kemuliaan.



:






Dan sekarang kita akan mempelajari ilmu Tasawuf, maka saya katakan ;





1. Batasan ( definisi ) ;
Batasan ilmu Tasawuf adalah suatu ilmu yang menjadi pedoman untuk mengetahui keadaan
hawa nafsu setiap orang dan sifat-sifatnya, baik sifat-sifat yang tercela ataupun sifat-sifat
yang terpuji.

2. Penempatan ( ruang lingkup ) ;


Penempatan atau letak ilmu Tasawuf adalah menerangkan hawa nafsu sekiranya dari
membicarakan yang terjadi padanya baik dari sisi keadaan ataupun dari sisi sifat-sifatnya.












:









3. Buah ( hasilnya ) ;
Hasil mempelajari ilmu Tasawuf adalah sebagai penghubung untuk dapat mengosongkan hati
dari setiap selain Allah Swt dan menghiasi hati dengan menyaksikan Allah Yang Maha Raja
nan Maha pengampun.
















4. Keutamaan ( kelebihannya ) ;
Keutamaan ilmu Tasawuf adalah melebihi keutamaan ilmu yang lain di lihat dari sisi bah
ilmu Tasawuf akan menghubungkan untuk dapat mengosong-kan hati dari setiap selain Allah
Swt dan menghiasi hati dengan menyaksikan Allah Yang Maha Raja nan Maha pengampun.


5. Perbandingan ilmu Tasawuf dengan Ilmu lainnya ;

Perbandingan ilmu Tasawuf dengan ilmu-ilmu lainnya adalah bahwa ilmu Tasawuf adalah
dasar bagi setiap ilmu dan selain ilmu Tasawuf adalah cabang-cabangnya. Dan perbandingan
ilmu Tasawuf dengan batin adalah seperti ilmu Fiqih pada ilmu dohir.















6. Pencipta ( penyusun ) ;
Pencipta ilmu Tasawuf adalah para Imam hakikat yaitumereka yang makrifat kepada
Tuhannya Yang Maha memberi, seperti Syekh Ibnu Athoillah,Al-Imam Al-Gozaliy dan lain
sebagainya.
Pencipta di sini artinya adalah mereka yang menulis serta menyusun buku-buku Tasawuf dan
menyangkal faham-faham sesat yang di kemukakan kaum Mutazilah atau kaum-kaum sesat
lainnya, pencipta disini diartikan menulis kitab-kitab tentang pelajaran Tasawuf karena
tidaklah betul ilmu Tasawuf di ciptakan oleh mereka secara sesunguhnya, karena ilmu tauhid
telah ada di bawa oleh setiap Nabi-nabi dari semenjak Nabi Adam as. Hingga zaman Nabi
Muhammad di hari Qiyamah.

7. Nama ;
Ilmu ini di namakan dengan ilmu Tasawuf artinya ilmu sufistik, atau di sebut juga dengan
ilmu akhlaq, dalam melatih serta mengendalikan hawa nafsu.





:















8. Nara Sumber ;
Sumber ilmu Tasawuf adalah dari firman-firman Allah Swt, sabda-sabda Nabi rasulullah Saw
yaitu penghulu dari keturunan Adnan, dan juga dari para Ulama yang memiliki keyakinan
yang sungguh dan para ahli makrifat.













9. Hukum ;
Hukum mempelajari ilmu Tasawuf adalah wajib Aeni ( ) atas setiap mukallaf( ) hukum
demikan dikarenakan bahwa sesungguhnya sebagaimana diwajibkan mempelajari ilmu yang
memperbaiki dohir (ilmu Fiqih) demikian juga diwajibkan untuk mempelajari ilmu yang
memperbaiki batin (ilmu Tasawuf).
[1]

[2]

10. Masalah-masalah ( perihal ) ;


Masalah-masalah ilmu Tasawuf adalah kaidah-kaidah yang membahas sifat-sifat hawa nafsu yang
berjenis Dzat, seperti kebinasaan, kekekalan, pendekatan diri kepada Allah Swt dan lain sebagainya.

URAIAN BISMILLAH VERSI ILMU TASAWUF





























,













,


Seyogya yang mengandung nilai pahala sunnah juga, bagi orang yang hendak mempelajari
sebuah ilmu adalah agar mengenali sepucuk uraian Bismillah menurut ilmu yang akan di
pelajari, karena mengenal sepucuk uraian Bismillah adalah memenuhi hak Bismillah dan
memenuhi hak ilmu yang di pelajari, hak ilmu adalah harus membicarakan sepucuk bahasan

Bismillah sesuai dengan ilmu tersebut, sedangkan hak Bismillah adalah sama sekali tidak
meninggalkan membicarakan bahasan uraian Bismillah.

Saat ini kita hendak mempelajari ilmu Tasawuf maka selayaknya kita
terlebih dulu membicarakan sepucuk bahasan Bismillah sesuai dengan
ilmu Tasawuf.
























.

Maka kami katakan bahwa diantara makna-makna halus yang berkaitan dengan Bismillah
adalah seperti dikatakan ; bahwa huruf Ba artinya keagungan Allah, huruf Sin artinya
keluhuran derajat Allah dan huruf Mim artinya kemuliaan Allah.


Dan disebutkan ;huruf Ba artinya tangisan orang-orang yang bertaubat,
huruf Sin artinya lalainya orang-orang lupa dan huruf Mim artinya
ampunan Allah Swt kepada orang-orang yang berdosa.

.
,



Sebagian Ulama ahli Tasawuf berkata ; dalam kalimat Bismillah Allah adalah bagi ahli shofa
(yang suci hatinya), Ar-Rohmaan adalah bagi ahli Wafa (yang dikabulkan permohonannya)
dan Ar-Rohiim adalah bagi ahli Jafa (jahat dan durhaka kepada Allah Swt).







Para Ulama ahli Tasawuf atau ahli makrifat berkata ; Allah menyimpan semua ilmu pada
huruf Ba, artinya Olehku telah terjadi sesuatu telah terjadi, olehku pula akan terjadi sesuatu
akan terjadi. Oleh karenanya wujud semua alam adalah sebab Aku, dan selain Aku tidak ada
wujud yang hakiki kecuali dengan nama-Ku, hal ini adalah makna pendapat para Ulama ahli
makrifat, yaitu Tidak semata-mata aku melihat sesuatu perkara melainkan aku melihat Allah
Swt akan adanya perkara itu atau sebelum adanya perkara itu




.

Lafadz Ar-Rohmaan juga mengandung makna ; banyak kasih sayang, dan rahmat Allah
adalah menyeluruh kepada semua makhluk-Nya, oleh karena itu setiap orang selayaknya

dapat mengasihi sesama saudaranya, menyamai dengan kasih sayang yang terkandung dalam
lafadz Ar-Rohmaan, yaitu sifat Allah Yang Maha luhur nan Maha Mulia.