Anda di halaman 1dari 2

Peralatan yang standar harus ada dalam melakukan terapi bekam adalah

sebagai berikut :
1. Alat Bekam (Kop dan Pompa yang sudah disterilisasi)
2. Pena bekam
3. Jarum Bekam
4. Tisu
5. Minyak Zaitun
6. Kantong Kresek
7. Sarung Tangan Karet (Sensi Gloves)
8. Alat Tensimeter (untuk mengecek tensi pasien)
SOP CARA BEKAM
Cara bekam yang benar terdiri dari tiga bagian bekam yaitu bekam luncur,
bekam kering dan bekam basah. Nah berikut penjelasannya :
Cara Bekam Luncur
1. Balurkan (Oleskan) minyak zaitun (Extra Virgin Olive Oil) pada bagian
yang akan dibekam. agak banyak jumlahnya tidak masalah agar lebih
mudah diluncurkan kopnya.
2. Ambil kop yang sudah disiapkan dan sedot dengan menggunakan pompa
vakum pada salah satu tempat yang akan dibekam luncur.
3. Sedot kira-kira setengah sedotan pompa vakum
4. Pastikan kop sudah menempel pada permukaan kulit.
5. Kemudian geserkan kop (luncurkan kop) dengan sedikit menekan
permukaan kulit. Lakukan keatas dan kebawah, kekanan dan kekiri
6. Berapa kali, tergantung kebutuhan, biasanya sampe permukaan kulit
pasien agak merah.
7. Lepaskan kop dengan menarik katup kop.
8. Selesai
9. Cara Bekam Kering
10.
Setelah bekam luncur maka kemudian kita lakukan bekam kering
11.
Ambil kop dan tempelkan di titik bekam, kemudian keluarkan udara
dari dalam kop dengan menggunakan pompa vakum, Standar
pengeluaran udara adalah 2 sedotan (boleh dilebihkan atau dikurangkan
kalau terlalu sakit)
12.
Teruskan ke titik-titik lainnya sampe semua titik yang dituju
dibekam kering.
13.
Lama Pembekaman sekitar 5 menit.
14.
Selesai.
15.
Cara Bekam Basah / Bekam Darah
16.
Setelah dibekam kering, satu persatu kita lakukan bekam basah
17.
Keluarkan udara dari kop dengan menarik katup
18.
Segera tusukkan jarum pada permukaan yang dibekam kering
19.
Banyak tusukan 9,11, atau 13 tusukan melingkar seperti obat
nyamuk berlawanan arah dengan jarum jam.
20.
Tempelkan lagi kop dan sedot 2 kali
21.
Biarkan sampai darah keluar menetes dari luka yang terjadi.
22.
Lama penyedotan antara 5 sampai 7 menit (jangan terlalu lama).
23.
Lepaskan Satu-persatu kop dan lap darahnya dengan tisu.
24.
Tisu bekas darah dimasukkan kedalam kantong keresek, demikian
juga dengan kop bekas masukan pada kantong kresek yang lain untuk
disterilisasi nanti.

25.
Oleskan minyak Zaitun pada permukan kulit yang dibekam tipistipis. Bersihkan dengan tisu bagian kulit yang tidak dibekam
26. Selesai.

Anda mungkin juga menyukai