Anda di halaman 1dari 2

1. Jumlah sampel yang digunakan ada 15.

Dengan dua perlakuan yaitu


minyak sebelum digoreng dan sesudah digoreng.
2. Uji yang digunakan adalah uji wilcoxon.
3. Sudah sesuai dengan uji karena :
a. Data sampel yang digunakan berjumlah < 30.
b. Data berdistribusi tidak normal
c. Data ordinal (tercantum di jurnal)
4. Pada pembahasan dijelaskan cara pengujian data dengan
menggunakan uji wilcoxon. Hal tersebut sudah sesuai dengan cara
pengujiannya. Karena terdapat data yang berdistribusi tidak normal
dengan mendapatkan dua perlakuan (sebelum dan sesudah)
sehingga uji yang tepat adalah uji wilcoxon. Terdapat dua analisis
pada penelitian ini. Yaitu analisis univariat dan bivariat. Analisis
univariat menjelaskan tentang karakteristik data secara umum.
Sedangkan analisis bivariat menjelaskan analisis perbandingan
kandungan timbal (Pb) Minyak Sebelum dan Sesudah
Penggorengan. Data tidak ditampilkan keseluruhan oleh peneliti.
Namun tabel hasil uji wilcoxon ditampilkan. Tabel hasil uji
menunjukkan nilai Asyimp Sig (2 tailed) sebesar 0.018. Sedangkan
nilai yang digunakan adalah 0.05. Sesuai dengan kriteria
penolakan Ho yaitu apabila pvalue < maka Ho ditolak. Sehingga
padauji ini Ho ditoak. Dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan
antara minyak sebelum dan sesudah penggorengan di Lingkungan
Universitas Sam Ratulangi Manado. Uji yang dilakukan oleh peneliti
sudah benar dan mendapatkan hasil yang benar.
5. Pada jurnal di jelaskan bahwa tujuan penelitian adalah
membandingkan kandungan timbal pada minyak sebelum dan
sesudah penggorengan yang digunakan oleh pedagang gorengan di
Lingkungan Universitas Sam Ratulangi Manado. Pada kesimpulan
sudah menjawab tujuan yaitu terdapat perbedaan kandungan
Timbal (Pb) pada minyak sebelum dan sesudah penggorengan di
lingkungan Universitas Sam Ratulangi Manado

UJIAN KOMPETENSI DASAR IV


STATISTIKA INDUSTRI
ANALISIS JURNAL

disusun oleh:
Nama

:Nurul Vanidia

NIM

: H0914071

Ilmu dan Teknologi Pangan


Fakultas Pertanian
Universitas Negeri Sebelas Maret