Anda di halaman 1dari 4

1.

Mengapa dilakukan perdagangann internasional untuk


mendapatkan keuntungan komparatif? Jelaskan dan beri
contohnya !
Jawab :
Karena sebuah negara tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dan
adanya perbedaan SDA dari masing-masing negara.
Karena dengan cara setiap orang melakukan pekerjaan yang paling
mereka kuasai dan selanjutnya menukarkan hasil kerja mereka dengan
hasil kerja orang lain yang punya keahlian berbeda lewat perdagangan
internasional mereka akan mendapatkan keuntungan dan tidak semua
negara sumber daya (baik alam maupun manusia) yang sama.
Keuntungan komparatif
adalah setiap negara akan memperoleh keuntungan jika ia
menspesialisasikan pada produksi dan ekspor yang dapat doproduksinya
pada biaya yang relatif murah dan mengekspor produksi pada biaya yang
relatif lebih mahal
Contohnya :
Walau China memiliki keunggulan mutlak dalam produksi nylon dan linen ,
kedua negara akan tetap memperoleh keuntungan jika melakukan
perdagangan setelah berspesialisasi pada produksi barang yang memilki
keunggulan komparatif lebih besar.
Negara Hasil / Jenis Barang Harga dasar dalam
negeri (harga
Nylon Linen
relatif)

Indonesia 10 20 1m nylon = 2 m
linen (di Indonesia

China 20 22 1 m nylon = 0,9


linen di China

2. Apa perbedaan kurs bebas, stabil, dan mengambang ?


Jawab :
Kurs Bebas Kurs Stabil Kurs Mengambang

Terjadi perubahan terus Kurs ini ditetapkan oleh Kurs dilepas ke pasar
menerus karena dilepas pemerintah , kurs namun masih dengan
begitu saja ke pasar tersebut tidak akan sedikit campur
berubah kecuali tangan / pegawasan
pemerintah yang dari pemerintah
merubah
3. Hitunglah jika kita pergi ke amreika dengan menukar uang
sebanyak 100 juta dan selama 1 minggu pulang membawa sisa
uang 80 dolar. Jika kurs beli US$ 1 = Rp 10.500,00 dan kurs jual
US$1 = Rp 10.700,00. Berapa dolar uang yang ditukar waktu
berangkat dan berapa rupiah yang ditukar waktu pulang?

a). Dolar yang didapat=


Rp 100.000.000,00 x US$1 = US$ 9345,7944
10.700
b). Rupiah yang didapat =
US$ 80 X Rp 10.500 = Rp. 840.000,00

4. Apa saja keuntungan dan kerugian utang luar negeri ?


Jawab:
Keuntungan dan kerugian utang luar negeri berkisar pada kurs rupiah itu
sendiri terhadap dollar. Kebanyakan utang-utang luar negeri memakai
dollar, bila Rupiah melemah pada pembayaran utang luar negeri maka
akan terjadi kerugian begitu juga sebaliknya bila Rupiah ternyata menguat
pada pembayaran utang luar negeri maka dipastikan Indonesia mendapat
keuntungan
Keuntungan yang lain:
➢ membangun negara
➢ menambah sumber daya
➢ menambah peralatan dan perlangkapan yang dibutuhkan suatu negara
➢ adanya tambahan dana untuk perencanaan pembangunan

1. Apa yang dimaksud neraca pembayaran dan neraca


perdagangan ?
Jawab :
Neraca Perdagangan
( Tarade Balance) adalah sebuah ukuran selisih antara nilai impor dan
ekspor atas barang dan jasa. Tingkat Neraca perdagangan dan perubahan
ekspor impor diikuti secara luas dalam pasar valuta asing
Neraca Pembayaran
adalah catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang meliputi
perdagangan, keuangan, moneter antara penduduk dalam negeri dengan
penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu biasanya 1 tahun.
Atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran (keluar dan masuk)
suatu negara

2. Sebutkan Jenis-jenis pembayaran L/C !


Jawab :
Cara pembayaran L/C
Jaminan pembayaran yang diterbitkan oleh bank atas permintaan
pembeli, pembayaran dilakukan dengan pencairan L/C oleh eksportir pada
bank. L/C dapat berupa kondisi sight (atas unjuk) atau usance (berjangka)
sesuai dengan kesepakatan. Dan adanya instrumen L/C yang merupakan
jaminan pembayaran yang diterbitkan oleh bank yang mengakibatkan dari
segi cost cara ini akan lebih mahal bagi pembeli maupun eksportir.
Jenis jenis pembayaran L/C:
➢ Clean L/C
Pada jenis ini L/C yang tanpa dilengkapi dengan lampiran dokumen
shipping seperti B/L dan lain lain sudah dapat dicairkan
➢ Revocable L/C
Dapat diubah / dibatalkan sepihak oleh pembeli/importir atau issuing
bank tanpa persetujuan atau pemberitahuan kepada eksportir.
Biasanya digunakan antara perusahaan yang sudah saling
mempercayai.
➢ Irrevocable L/C
Tidak dapat diubah / dibatalkan tanpa persetujuan kedua belah pihak
➢ Irrevocable dan confirmed L/C
Tidak dapat dibatalkan sepihak dan dijamin sepenuhnya oleh
confirming bank
➢ Documentary L/C
➢ Documentary L/C dengan red clause
➢ Revolving L/C
Nilainya dapat diperbaharui sesuai dengan nilai yang tercantum di
dalamnya berdasarkan syarat-syarat yang ditetapkan misalnya
tentang nilai maksimum, kumulatif, non kumulatif, dan sebagainya.
➢ Back to Back L/C
Diterbitkan oleh issuing bank ditempat eksportir atas permintaan
eksportir yang ditujukan kepada supplier

1. Sebutkan jenis-jenis cara pembayaran Luar Negeri !


Jawab :
Advance Payment
Pembeli membayar harga barang sebelum barang tersebut diterima atau
dikapalkan . Pada hakekatnya pembeli telah memberikan kredit sehingga
penjual dapat menyiapakan barang tersebut. Setelah barang dikirimkan si
penjual megirim dokumen pengangkutan disertai invoice yang
mencantumkan pembayaran. Pembayaran dilakukan dengan TT
(Telegraphic Transfer) sebelum pengiriman barang atau dengan kata lain
‘dimuka’.
Draft Colection
(document agains payment) . Pembeli hanya perlu melakukan akseptasi
pada wesel untuk mendapatkan dokumen dari bank, sedangkan
pembayarannya baru dilakukan setelah akseptasi jatuh tempo.
Cosignment
Pembayaran dilakukan oleh pembeli kepada eksportir secara konsinyasi
yaitu setelah barang laku dijual kepada final buyer.
Letter of Credit
Jaminan pembayaran yang diterbitkan oleh bank atas permintaan
pembeli, pembayaran dilakukan dengan pencairan L/C oleh eksportir pada
bank. L/C dapat berupa kondisi sight (atas unjuk) atau usance (berjangka)
sesuai dengan kesepakatan. Dan adanya instrumen L/C yang merupakan
jaminan pembayaran yang diterbitkan oleh bank yang mengakibatkan dari
segi cost cara ini akan lebih mahal bagi pembeli maupun eksportir.
Cash payment
Pembayarn yang dilakukan secara langsung

2. Sebutkan jenis-jenis sistem kurs!


Jawab :
Kurs Tetap : Nilai tukar ini ditetapkan oleh pemerintah sehingga tidak
akan
kecuali pemerintah yang merubahnya. Bila kurs itu naik
ataupun turun pemerintah, dalam hal ini pemegang otoritas
moneter, harus berusaha mengembalikan pada kurs yang
sudah ditetapkan.
Kurs Bebas : Kurs ini dilepas begitu saja ke pasar. Pada kurs ini, kurs
akan bergerak naik atau turun sesuai dengan mekanisme
pasar tanpa campur tangan pemerintah.
Kurs Mengambang : Kurs ini dilepas ke pasar namun pemerintah masih
sedikit campur tangan untuk mengawasi kurs ini.

3. Apa sja isi kolom dari neraca pembayaran?

KREDIT
1. Pengiriman barang keluar negeri
2. Bunga dan deviden yang diterima dari luar negeri
3. Pendapatan jasa yang dikerjakan diluar negeri
4. Kredit yang diterima dari luar negeri baik jangka panjang maupun
jangka pendek

DEBET

1. Pemasukan barang dari luar negeri


2. Bunga dan deviden yang dibayar keluar negeri
3. Jasa yang harus dibayar keluar negeri
4. Kredit yang diberikan keluar negeri dan pembayaran cicilan utang