P. 1
Sosiologi : Masyarakat Majemuk

Sosiologi : Masyarakat Majemuk

|Views: 3,082|Likes:
Dipublikasikan oleh Amalia Amanda Kasih

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Amalia Amanda Kasih on Feb 21, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2014

pdf

text

original

Masyarakat

Adanya hubungan kepentingan Dua komponen utama dalam masyarakat :

Struktur sosial dan Kebudayaan

Struktur Sosial
Karakteristik lebih ke grup daripada ke

individual Kepercayaan, Mobilitas, Kepadatan penduduk, Komposisi umur, adalah karakteristik dari grup Komposisi umur merupakan pembuat prediksi dari kriminal-remaja dan dewasa yang berumur muda merupakan penjelasan dari kriminal Yang terpenting adalah stratifikasi

Stratifikasi : Pelapisan
Mengatakan bahwa masyarakat distratifikasi

berarti juga dengan orang tersebut ditingkatkan/dikelaskan pada kategori tertentu. Tidak samanya penyaluran dari penghargaan yang berhubungan dengan tingkatan tersebut. (kekuasaan, status, kekayaan,dsb.) Masyarakat dimungkinkan dilapiskan dalam beberapa kesatuan. (kelas,kasta,gender,kepercayaan/agama) Beberapa tingkatan diberikan saat kelahiran (ascribed status), beberapa lagi melalui usaha (achieved status)  

Budaya
Pola dari kehidupan sosial manusia Semua yang dipelajari manusia dan apapun

yang menjadi kebiasaan mereka
Bahasa, kepercayaan, ilmu pengetahuan,

kesenian, pikiran yang salah dan benar, penjelasan arti dari kehidupan

Konsep Kebudayaan
Nilai – dasar untuk menilai mana yang baik dan

buruk Norma – kelakuan yang diharapkan Aturan – norma yang digabungkan dengan sikap khusus Prasangka dan Diskriminasi Asimilasi dan Akomodasi Multikultural / Subkultural

Contoh : Imigrasi Yahudi ke Italia
Cara bagus untuk mengilustrasikan gambaran

sosiologi Tahun 1880-1920 merupakan masa di mana tingginya angka imigrasi Orang asing lahir sekitar 15% di tahun 1920 ( sekarang sekitar 10%) Ketakutan pada “keturunan ras kelas bawah” yang memimpin hukum di tahun 1920-an Semua dilarang berimigrasi kecuali dari Selatan dan Timur Eropa dan Asia 

Ketakutan yang tidak menjadi kenyataan
Tidak ada keraguan karena banyak yang

mempunyai leluhur yang datang selama masa ini Asimilasi....Perbedaan kebudayaan surut, angka pernikahan antar 2 bangsa tinggi Turunnya prasangka Akomodasi kebudayaan – budaya yang mencolok lebih diterima Yahudi dan orang Itali akhirnya memperoleh persamaan ekonomi – mungkin kuncinya ada di turunnya prasangka

Tapi lihat lebih dekat pada mobilitas naik yang dimiliki para Yahudi dan orang Italia memberi tahu kita apa???
Keduanya Keduanya Keduanya Keduanya

berawal dari miskin datang dari Timur Laut datang pada masa yang sama berpengalaman di prasangka dan diskriminasi Tapi para Yahudi memperoleh kesuksesan di ekonomi lebih cepat

Kenapa ?
Rasial (rasis) menjelaskan semuanya Tapi para sosilogi fokus pada dua faktor Faktor kebudayaan – nilai dan norma menjelaskan mobilitas naik Struktur sosial – struktur dari kesempatan yang tersedia

Teori Kebudayaan
Budaya Yahudi
Nilai dan norma dari perolehan pendidikan Perhatikan hubungan antara pendidikan dan

kesuksesan – perhatikan revolusi industri

Budaya Italia
Nilai kesetian pada keluargga Petani desa – tidak ada contoh dari hubungan

antara pendidikan dan kesuksesan Berasal dari sistem kasta yang lebih keras

Kutipan Terkenal Covello
Jika anak kita tidak pergi ke sekolah, kita tidak

rugi. Tapi jika si domba tidak makan, mereka akan mati. Sekolah bisa menunggu, tapi tidak domba kita.

Teori Sosial (struktur) Mobilitas Etnis
Para Yahudi membawa pengalaman, latihan,

tehknik mereka ke Amerika Serikat Rusia dan Polandia merupakan pusat populasi para Yahudi – pabrik, para ahli profesional,dsb. Status rata-rata sebuah kelompok di masyarakat baru, akan merefleksikan status rata-rata mereka di kelompok masyarakat yang lama. Orang Kuba adalah salah satu contoh zamannya

Satu faktor final...
Orang Italia lamban untuk belajar bahasa

Inggris – lambat berasimilasi Kenapa? Karena kebanyakan orang-orang Italia berencana pulang kampung ( dan lebih dari 55% benar-benar pulang kampung) Para Yahudi, yang melarikan diri dari penganiayaan, berencana tinggal (hanya 8% yang pulang kampung) Sanak famili orang Italia sudah kembali ke daerah asalnya

Contoh lainnya : Hubungan antara pendidikan anak dan pendidikan orang tua
Hubungannya jauh dari sempurna tapi tidak

mungkin untuk ditanyakan Teori Kebudayaan

Rendahnya aspirasi status Pergaulan membuat mereka berkompetisi di

tengah kelas Nilai pendidikan M-C...contoh : orang tua M-C lebih suka membacakan anak-anak. Pada dasarnya rendahnya tingkat pencapaian pendidikan menjelaskan nilai-nilai mereka – sebuah “ kemiskinan budaya”

Teori Struktur Sosial
Kesempatan-kesempatan pendidikan

didistribusikan rata – Sekolah Tinggi Malibu mencapai satu juta tahun lalu Sumber daya orang tua menyediakan kesempatan ? Komputer, guru.. Contohnya : pentingkah skor SAT untuk memasuki perguruan tinggi ?
Kecuali dilakukan-dengan-baik bisa

mengambil kelas. Persoalan besarnya sekarang adalah Ketidakmampuan Mempelajari dan waktu tambahan di SAT (sekitar 1 banding 10 di sekolah privat elit, tapi di 10 sekolah dalam kota 0 atau 1.500 mendapatkan waktu tambahan)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->