Anda di halaman 1dari 1

Edisi 97

13 Juli s/d 20 Juli 2015

Peristiwa

Media Regional 7 Halaman
Media Regional
7
Halaman

Gubernur HBABuka Puasa Bersama Wartawan

Regional 7 Halaman Gubernur HBABuka Puasa Bersama Wartawan Ustadz Zulkarnain, Melanjutkan lebih Mudah Dibanding Memulai

Ustadz Zulkarnain, Melanjutkan lebih Mudah Dibanding Memulai

Jambi, MR

Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus hari Kamis (9/7) mengadakan acara berbuka puasa ber- sama dengan pimpinan redaksi dan wartawan me- dia cetak dan elektronik yang ada di Kota Jambi. Acara yang diikuti sekitar 150 tamu dan undangan tersebut dilaksanakan di rumah dinas gubernur. Sekitar 30 menit sebelum berbuka diisi dengan kegiatan ceramah agama dengan topik makna dan arti zakat fitrah bagi kaum muslimin yang menu- naikan ibadah puasa Ramadhan.

D ALAM tauziahnya, ustadz Zulkarnain Al-

fat mengungkapkan ibadah

kaum muslimin/muslimat

tergantung-gantung sebelum

zakat

fitrah dibayar. Leb-

ih lanjut diungkapkannya, kaum muslimin diharapkan tidak membayar zakat fitrah pada pagi hari atau setelah khatib naik ke atas mimbar untuk menyampaikan khot- bah Hari Raya Idilfitri. “Ba- yarlah zakat fitrah itu antara H-5 – H-2 agar amil zakat punya waktu menyalurkan- nya. Supaya penerima zakat fitrah bisa memanfaatkan zakat tersebut untuk keper- luan hari Raya Idulfitra,”kata Zulkarnain. Kata Ustadz Zulkarnain Alfat pada akhir ceramahnya, melanjutkan lebih mudah dibanding memulai baru.

ceramahnya, melanjutkan lebih mudah dibanding memulai baru. FOTO – FOTO DIMAZ BUKA PUASA – Gubernur Jambi
ceramahnya, melanjutkan lebih mudah dibanding memulai baru. FOTO – FOTO DIMAZ BUKA PUASA – Gubernur Jambi
ceramahnya, melanjutkan lebih mudah dibanding memulai baru. FOTO – FOTO DIMAZ BUKA PUASA – Gubernur Jambi
ceramahnya, melanjutkan lebih mudah dibanding memulai baru. FOTO – FOTO DIMAZ BUKA PUASA – Gubernur Jambi

FOTO – FOTO DIMAZ

BUKA PUASA – Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) menggelar acara buka puasa bersama dengan kalangan wartawan di rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (9/7).

Artinya, Hasan Basri Agus yang merencanakan men- calonkan lagi untuk Guber- nur Jambi priode 2016 -2021 semoga terpilih kembali. Media Regional mencatat, selama menjadi Gubernur Jambi, HBA memiliki pro- gram yang nyata berpihak kepada rakyat dan bernas. Tidak pernah ada program abal-abal. Usai berbuka puasa den- gan berbagai menu, ada teh

manis, es buah dan kolang kaling, aneka kue (antara lain lemper, padamaran) acara dilanjutkan dengan sholat magrib bersama di satu ruang di komplek ru- mah dinas tersebut. Usai sholat megrib, gubernur beserta istri, wartawan dan tamu undangan lainnya kembali ke Auditorium Gu- bernuran untuk makan malam bersama. Makan malam dilaksanakan sm-

bil lesehan dengan menu berbagai jenis lauk, gulai tempoyak terong dan dag- ing serta tidak ketinggalan goreng ikan teri. Sebelum meninggalkan tempat acara, para wartawan dan undan- gan lainnya memperoleh bingkisan lebaran, masing – masing berupa satu lembar sarung dan sejumlah uang kontan. Kegiatan berbuka ber- sama dengan gubernur di

Jambi sudah menjadi tradisi lama. Sebelumnya, kegia- tan serupa dilaksanakan oleh Gubernur Djamalud- din Tambunan, Gubernur Maschun Sowan, Abdurrach- man Sayoeti, Zulkifli Nurdin dan kini Gubernur Hasan Basri Agus. Bagaimana den- gan Ramadhan tahun depan, Ramadhan 1437 H karena Desember 2015 ini dilak- sanakan Pilkada Gubernur Jambi. (entaha)

Wali Kota Jambi Minta Maaf

Jambi, MR

Jambi. (entaha) Wali Kota Jambi Minta Maaf Jambi, MR Syarif Fasha WALIKOTA Jambi Sya- rif Fasha

Syarif Fasha

WALIKOTA Jambi Sya- rif Fasha meminta maaf kepada orang tua siswa

sehubungan dengan ket- erlambatan pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur dalam jaringan. “Keterlambatan pen- gumuman PPDB ini di- karenakan sistem yang ‘error’, dan membludaknya pendaftar yang mencapai 17 ribu,” kata Fasha usai menghadiri acara penyera- han zakat kepada warta- wan, Kamis (9/7) Fasha menungkapkan bahwa dirinya sudah me- manggil kepala Dinas Pen- didikan dan Kepala Kantor Pelayanan Data Elektronik (PDE) untuk menanyakan langsung permasalahan

yang terjadi. “Ini ‘kan sistem. Jadi, tunggu selesai, semua baru bisa diumumkan, tetapi itu tadi yang mendaftar mem- bludak dan datanya juga ada yang sekolah di luar kota, tetapi alamatnya di Kota Jambi, sehingga ini yang membuat prosesnya lambat,” kata Fasha men- jelaskan. Adanya keterlambatan itu, pihaknya juga telah menginstruksikan panitia seleksi agar meng-’update’ dan mengumumkan data siswa yang lulus dan tidak lulus setelah sistem kem- bali normal. Untuk siswa yang tidak

lulus melalui jalur “online” tersebut bisa mendaftarkan lagi melalui jalur “offline”, pasalnya pendaftaran jalur dalam jaringa benar-benar harus mampu bersaing. “Kalau jalur ‘online’ ini ‘kan memang diadu nilainya dan bersaing. Saya

sudah ingatkan setelah tidak lulus di ‘online’, daftar lagi melalui ‘offline’,” kata Fasha. Pengumuman kelulusan PPDB tersebut dijadwal- kan pada Rabu (8/7) pukul

14.00 WIB, namun mundur

sehingga orang tua siswa kecewa. Pengumuman itu

dilaksanakan Kamis pukul

03.00 WIB. (maz/an)

Petani Didorong Manfaatkan Keramba Terlantar

Jambi, MR

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Jambi mendorong para petani untuk memanfaatkan kembali keramba yang selama ini mereka terlantar- kan sebagai upaya meningkatkan produksi ikan di daerah itu. Kepala Bidang Perikanan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Jambi M Kahar Kamis,, (9/70 men- gatakan pemerintah siap membantu perbaikan keramba-keramba petani yang rusak dan diterlantarkan itu. Upaya pemanfaatan kembali tersebut, maka pemerintah akan membantu antara lain pemberian berupa drum, dirigen atau alat pen- gapung serta jaring, selain pember- dayaan berupa pembentukan kelom-

pok pembudidaya ikan (Pokdakan). “Petani juga kita berikan vaksin antisipasi uji kelayakan air di pos Kesehatan ikan di instansi kita,” katanya menjelaskan. M Kahar menjelaskan, saat ini jumlah keramba yang terlantar atau rusak karena termakan usia sangat banyak yang tersebar di kawasan Danau Teluk, Danau Sipin dan Da- nau Teluk kenali. Sementara yang aktif mencapai sekitar 540 keramba. Dia menyebutkan, produksi ikan di Kota Jambi tahun 2014 yakni mencapai 1.312 ton per tahun, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.282 ton. Ikan-ikan budidaya petani itu dipasarkan di

sejumlah pasar tradisional di kota Jambi. “Itu produksi ikan nila, gurami, dan patin. Petani keramba di Jambi dominan membudidayakan ikan- ikan jenis itu,” katanya. Sementara terkait harga yang diterima petani keramba dari hasil penjualan produksi, M Kahar menye- butkan, harga pakan belum seband- ing dengan harga ikan, akibatnya untung petani tidak terlalu besar. “Harga pakan ikan masih relatif mahal, sementara harga ikan yang dijual ditingkat petani belum se- banding dengan harga pakan itu, artinya belum mendapatkan harga yang wajar,” kata Kahar. (maz/an)

Beri Nilai