Anda di halaman 1dari 1

Laporan Spesial 2015

Edisi 97

Halaman

13 Juli s/d 20 Juli 2015

Surat Kabar

Media Regional
e-mail : redaksi_regionalnews@yahoo.co.id
e-mail : iklan_regionalnews@yahoo.co.id

Pembangunan Irigasi
Batang Asai Tunggu
Pembebasan Lahan
Jambi, MR
Pembangunan Irigasi Batang Asai di Kabupaten Sarolangun tinggal menunggu proses pembebasan lahan. Jika tidak ada masalah dan
proses pembebasan lahan serta ganti ruginya berjalan dengan lancar, segera akan dimulai pembangunannya.

Ir H Bambang Hidayah ME

POTO/NOER FAISAL

TINJAU - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki


Hadimuldjono bersama Dirjen SDA Mudjiadi dan Gubernur Jambi ketika
meninjau pembangunan Sumber Daya Air (SDA) di Kabupaten Sarolangun
beberapa waktu lalu.
JIKA pembebasan
lahan tidak bermasalah,
dan selanjutnya dapat diselesaikan tahun depan,
pembangunan akan segera
dilaksanakan, kata Kepala Balai Wilayah Sungai
(BWS) Sumatera VI Bambang Hidayah ME kepada
Media Regional, Rabu (8/7)
di ruang kerjanya.
Seperti dikatakan Bambang Hidayah, jika pada
proses awal pembebasan
lahan di Dusun Benso,
Desa Pemuncak, Kecamatan Cermin Nan Gedang,
Kabupaten Sarolangun,
tidak ditolak masyarakat
di daerah itu, setidaknya
di lokasi awal rencana pembangunan Irigasi Batang
Asai itu sudah terlihat
hasil pembangunan yang
dilaksanakan, Walaupun
belum selesai pembangunannya tetapi hampir
mendekati rampung jika
dilokasi awal pembebasan
lahannya berjalan lancar,
terangnya.
Akibat itu, diakui
Bambang Hidayah ME ,
pihaknya terpaksa harus
melakukan review design
(desain ulang) secara total, terkait pembangunan
Irigasi Batang Asai di
Kabupaten Sarolangun,
Provinsi Jambi. Pasalnya,
lokasi pembangunan bendungan di wilayah Dusun
Benso, Desa Pemuncak,
Kecamatan Cermin Nan
Gedang harus dipindah
karena mendapat penolakan warga.
Menurut Bambang,
pihaknya saat ini tengah
mengkaji dua titik lokasi yang menjadi tempat
dibangunnya Bendungan
Irigasi Batang Asai, yakni
sekitar empat kilometer
dari lokasi semula di Kam-

pung Beraou yang juga


masih satu wilayah dengan
Kecamatan Cermin Nan
Gedang.
Dua titik yang akan
dijadikan lokasi pembangunan, seperti Kampung
Beraou Hulu dan Kampung
Beraou Hilir, ujarnya.
Terkait pemindahan
lokasi, Bambang memperkirakan bakal memakan dana lebih besar dari
perhitungan sebelumnya
yang mencapai Rp300 miliar.
Kemungkinan akan
lebih dari perhitungan
anggaran yang dibutuhkan
sebelumnya, kata dia
Bambang menjelaskan, pembangunan Irigasi
Batang Asai merupakan
langkah pemerintah untuk dapat mewujudkan
swasembada pangan nasional, karena masih dapat
dikembangkan sebagai
daerah pertanian untuk dapat dijadikan sentra beras.
Pembangunan Irigasi Batang Asai nantinya
akan dapat meningkatkan
produksi padi seperti yang
ditargetkan. Irigasi ini
akan mampu mengairi areal persawahan hingga mencapai 5. 707 hektar, dengan
intensitas produksi 259
atau dua kali panen dalam
setahun, terangnya.
Tempat lain, Gubernur
Jambi Hasan Basri Agus
(HBA) mengatakan, agar
seluruh masyarakat dan
elemen lainnya dapat memberikan dukungan untuk
mewujudkan pembangunan Irigasi Batang Asai.
Saya mengharapkan
agar seluruh masyarakat
dapat memberikan dukungan terkait pembangunan
Irigasi Batang Asai, kata
HBA. (noer faisal)

Beri Nilai