Anda di halaman 1dari 12

BISNIS INTERNASIONAL

DINAMIKA
ORGANISASI
INTERNASIONAL
Fakultas
Ekonomi

Program
Studi

Ekonomi &Bisnis

Tatap
Muka

03

Kode MK

Disusun Oleh

31012

Syahlan A.Sume, SE,MM

Abstract

Kompetensi :

Memberikan ulasan tentang keberadaan dan


perkembangan
organisasi
internasional
(Misalnya : IMF ; GATT (1947-1995), dan mulail
1 Januari 1995 digantikan oleh WTO:
INTEGRASI
EKONOMI
dalam
bentuk
1).Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade
Area FTA) . 2).Serikat Kepabeanan (Customs
Union). 3).Pasar Bersama (Common Market). 4)
Integrasi Ekonomi Sepenuhnya (Complete
Economic
Integration
)
yang
sangat
berpengaruh terhadap
Aktivitas- aktivitas
bisnis internasional.

1. Mahasiswa dapat memahami dan menyepakati


kontrak perkuliahan.
2. Mahasiswa mampu memahami, menjelaskan, dan
mensintesa dinamika organisasi Internasional.

DINAMIKA ORGANISASI INTERNASINAL

DINAMIKA ORGANISASI INTERNASIONAL

Banyak organisasi Internasional pada

bermunculan di dunia selama 60 tahun

terakhir, baik yang ruang lingkup dunia, maupun ruang lingkup hanya regional (anggotaanggotanya hanya dari satu wilayah geografis). Kebanyakan merupakan pengelompokanpengelompokan beberapa pemerintah, tetapi sebahagian adalah swasta. Kemunculan
berbagai organisasi tersebut untuk menunjang transaksi-transaksi internasional swasta dan
pemerintah yang semakin meningkat, tujuannya untuk memberikan fasilitas, mengatur,
mengukur dan membiayai bisnis internasional.
ORGANISASI-ORGANISASI INTERNASIONAL.
1. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Barangkali organisasi dunia yang paling terkenal adalah Perserikatan Bangsabangsa (PBB). PBB atau United Nation didirikan pada tahun 1945, dan lahir di tengahtengah idealisme dan harapan yang timbul bersama perdamaian menyusul berakhirnya
perang dunia ke II (1939 1945). Namun keberadaan PBB ternyata tidak serta
mengurangi peperangan diantara bangsa-bangsa, koloni, propinsi, suku dan kelompokklompok etnis. Walaupun PBB terus melakukan upaya-upaya perdamaian, namun
perang-perang itu terus berlangsung. Tentu saja hal tersebut mengecewakan banyak
pendukung awalnya, dan banyak yang kehilangan harapan terhadap PBB sebagai
penjaga perdamaian.
Sejak akhir tahun 1980-an sampai dengan tahun 1990-an, PBB mendapatkan
keberhasilan Contohnya tentara Irak diusir dari Kuwait yang telah diinvasinya dan PBB
mengawasi pemilihan umum yang jurdil dan damai di Kamboja, meskipun suatu
kekuatan Kamboja yang penting Khmer Merah memboikot pemilihan itu. Selain
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

keberhasilan, PBB juga mengalami yang menyedihkan, misalnya

di negara bekas

Yugoslavia, meskipun tentara PBB hadir di sana, pertempuran yang pahit dan
pembersihan etnis terus berlansung antara Serbia, Kroasia dan Muslim. Intervensi PBB
ke Somalia dimulai oleh tentara Amerika, kemudian bergabung tentara negara lain
seperti Italia dan Pakistan dengan tujuan menghentikan peperangan antara kekuatankekuatan melawan para panglima perang Somalia, dan agar

dapat membagikan

makanan pada rakyat Somalia yang menderita kelaparan. Akan tetapi, pada tahun 1993,
para pejuang dari salah seorang panglima perang itu menyergap dan membunuh
beberapa tentara asal pakistan, dan pembunuhnya tidak berhasil ditangkap oleh
gabungan tentara PBB. Pada pemerintahan Presiden Clinton, tepat tahun 1994 muncul
tekanan dari Kongres AS untuk menarik

tentara Amerika, dengann alasan banyak

tentara Amerika yang menjadi korban perang di Somalia.


Selain

berfungsi

untuk memelihara

perdamaian

di

dunia,

PBB

juga

melaksanakan banyak kegiatan yang potensial dan sangat penting bagi para pelaku
bisnis dan para mahasiswa. PBB membelanjakan lebih dari $ 750 juta setiap tahun
untuk barang dan jasa dari dunia usaha di seluruh dunia, badan-badan PBB
menyarankan negara-negara anggota melakuakn perjanjian kontrak pembelian barang
dan jasa lebih dari $20 milyar setahun. Untuk membantu dunia usaha mengadakan
pendekatan dengan PBB, pada tahun 1985 dibentuk Unit Pelayanan Pengadaan Antar
Badan (Intragency Procuremen Services Unit IAPSU). Ini merupakan bio informasi
yang membantu mempertemukan para pemasok dengan pelanggan-pelanggan PBB.
Semua negara anggota

PBB merupakan anggota-anggota Sidang Umum.

Sidang Umum (general assembly) adalah badan deliberatif PBB yang terdiri atas
semua negara anggota. dimana setiap negara memiliki satu suara tanpa memperdulikan
besarnya, kesejahteraan maupun kekuatannya. Sejak didirikan tahun 1945 jumlah
anggota PBB meningkat cepat, banyak negara-negara baru yang langsung bergabung
setelah mendapatkan kemerdekaan dan berdaulat atas wilayahnya. Untuk memahami
perkembangan-perkembangan yang ada sekarang maupun kemungkinan masa depan
PBB, perlu diperhatikan salah satu kenyataan fundamental mengenai hampir semua
anggota baru adalah negara-negara miskin.
Keadaan mereka yang relatif miskin dengan jumlah yang banyak telah
mengubah arah dan corak operasional PBB secara radikal. Perubahan-perubahan ini
dinyatakan dalam banyak proyek yang ditunjukan untuk meningkatkan pendapatan
negara-negara kurang maju (LDC, Less Developed Countries), yaitu negara-negara
dengan pendapatan per-kapita yang rendah, tingkat buta huruf yang tinggi dan sedikit
industrialisasi,

proyek-proyek tersebut antara lain

dibidang pendidikan,

irigasi,

kesehatan, pertanian, bahan baku, industrialisasi dan alih teknologi dari negara-negara

201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

maju, yaitu negara-negara dengan pendapatan perkapita relatif tinggi, tingkat buta huruf
yang rendah dan industri yang berkembang dengan baik.
Badan utama lainnya dari PBB adalah Dewan Keamanan (Security Council),
yaitu badan PBB yang terdiri dari 5 (lima) anggota tetap dengan hak veto, dan 10
(sepuluh) anggota yang dipilih. Lima anggota tetap terdiri dari RRC, Prancis, Rusia,
Inggris dan Amerika Serikat yang masing-masing memiliki hak veto atas sesuatu
tindakan, meskipun seluruh negara anggota lainnya memberikan suara berbeda tentang
itu.
Untuk

mengorganisir

dan

terarahnya

program-program

yang

akan

dijalankan,maka PBB memiliki beberapa badan khusus, yaitu terdiri dari :


a. UNICEF, United Nation International Childrens Emergency Fund (Dana Darurat
Anank-anak Internasional PBB)
b. WHO, World Health Organization
c. FAO, Food and Agricultural Organization (Organisasi Bahan Makanan dan
Pertanian)
d. UNIDO,

United

Nation

Industrial

Development

Organization

(Organisasi

Pembangunan Industri PBB)


e. ILO, International Labor Organization (Organisasi Buruh Internasional)
f.

UNESCO, United Nation Education, Scientific and Cultural Organization (Organisasi


Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya PBB)

g. UNDP, United Nation Development Program (Program Pembangunan PBB)


h. ICAO, International Civil Aviation Organization (Organisasi Pembangunan Sipil
Internasional)
i.

ITU, International Telecomunication Union (Serikat Telekomunikasi Internasional)

j.

UPU, Universal Postal Union (Serikat Pos Sedunia)

k. WMO, World Meteorological Organization (Organisasi Meteorologi Dunia)


l.

IAEA, International Atomic Energy Agency (Badan Energi Atom Internasional)

m. IFAD, International Fund for Agricultural Development (Dana Internasional untuk


Pembangunan Pertanian)
n. UNCTAD, United Nation Conference on Trade and Development (Konferensi PBB
tentang Perdagangan dan Pembangunan)
o. IMF, International Monetery Fund (Dana Moneter Internasional)
p. IDA, International Development Association (Asosiasi Pembangunan Internasional)
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

q. IBRD, International Bank for Reconstruction and Development (Bank Internasional


untuk Rekonstruksi dan Pembangunan)
r.

IFC, International Finance Corporation (Korporasi Keuangan Internasional)

Pusat Korporasi Transnasional (The United Nation Centre on Transnational


Corporation) PBB, menerbitkan sebuah terbitan berkala, Transnational Corporation.
Banyak publikasi lain tersedia dari unit ini termasuk publikasi mengenai Dampak
Tindakan Investasi yang Berhubungan dengan Perdagangan atas Perdagangan dan
Pembangunan (The Impact of Trade-Related Investment Measures on Trade and
Development). Banyak subyek potensial untuk digunakan oleh dunia usaha berkaitan
dengan publikasi PBB.
2. Bank Dunia dan Bank Pembangunan Multilateral.
Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) sering
mempublikasikan organisasinya sebagai Bank Dunia, selain IBRD badan-badan PBB
yang tergabung dalam Bank Dunia adalah International Finance Corporation (IFC) dan
International Development Association (IDA).
IFC merupakan badan dalam Bank Dunia yang memberikan pinjaman keras,
yaitu dengan menerapkan sukubunga seperti yang berlaku dipasar modal, karena itu
hanya dijamin untuk peminjam yang sehat untuk janka waktu tidak lebih dari 25 tahun.
IFC adalah Bankir Investasi dari kelompok Bank Dunia, cakupannya khusus usahausaha resiko swasta di negara-negara kurang maju. Tujuan IFC adalah untuk
melanjutkan pembangunan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan perusahaan
produktif di negara-negara anggota, jadi melengkapi kegiatan-kegiatan Bank Dunia.
Kebijakan IFC lebih menyukai usaha patungan yang memiliki beberapa modal
lokal yang terkait pada permulaannya atau sekurang-kurangnya kemungkinan modal
lokal terlibat dalam waktu tertentu yang dapat ditentukan dimasa depan. Ini bukan berarti
IFC tidak akan bekerjasama dengan sumber-sumber modal di luar negara tuan rumah
( tempat investasi dilakukan), Dalam memperoleh laba di sebuah perusahaan, IFC
mengambil sekuritas dalam bentuk saham (pemilikan ekuiti) atau obligasi (utang). Salah
satu tujuan IFC adalah menjual sekuritas-sekuritasnya ke pasar modal lokal.
IDA adalah pinjaman lunak atau kredit dari Bank Dunia, meskipun sama-sama
menggunakan staf administrasi bank dan memberikan kredit bagi proyek-proyek yang
mencakup jenis proyek yang sama di negara kurang maju seperti pinjaman bank,
pinjaman-pinjaman lunaknya berbeda dari pinjaman-pinjaman keras bank dalam
beberapa hal penting. Pinajaman yang diberikan memiliki jatuh tempo sampai dengan 40
tahun, dibandingkan dengan pinjaman bank yang hanya memiliki jatuh tempo 15 sampai
20 tahun. IDA dapat memberikan masa tenggang (Grace Periods) 10 tahu sebelum
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

pembayaran kembali pinjaman pokok dan bunga dimulai, sementara masa tenggang
bank dunia tidak lebih dari 5 tahun. IDA hanya membebani tiga per empat persen
sebagai biaya jasa atas saldo pinjaman yang dikeluarkan ditambah setengah atas saldo
yang belum diuangkan. Sebagai bukti dari perbedaan-perbedaan ini, para peminjam dari
IDA adalah yang termiskin diantara negara-negara kurang maju yang miskin yang
memerlukan kredit untuk pembangunan proyek-proyek, tetapi tidak dapat memikul
beban atas perekonomian atau posisi cadangan valuta asingnya yang akan diakibatkan
oleh pinjaman-pinjaman dengan persyaratan komersial normal. Penentuan negara mana
yang memenuhi syarat sebagai cukup miskin bagi kredi-kredit IDA adalah berdasarkan
pendapatan perkapita yaitunya maksimum $765.
Tidak seperti Bank Dunia, IDA tidak dapat meningkatkan modal dalam pasarpasar modal kompetitif dan malahan bergantung pada iuran yang disumbangkan oleh
negara-negara maju dan beberapa negara kurang maju. Pada umumnya angota negaranegara maju memberikan sumbangan dalam bentuk uang konvertibel, sedangkan
negara kurang maju menyumbang dalam bentuk mata uang mereka sendiri.
Ada lima bank pembangunan multilateral (Multilateral Development Bank
MDB) termaswuk Bank Dunia. Diurutkan secara abjad sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.

African Development Bank (Bank Pembangunan Afrika).


Asian Development Bank ( Bank Pembangunan Asia)
Erupean Bank of Recontruction and Development)
Inter-American Development Bank (Bank pembangunan antar-Amerika.
International Bank for Recontruction and Development (Bank Dunia).

Bank-bank pembangunan multilateral merupakan lembaga pemberi pinjaman


internasional yang dimiliki oleh negara anggota, tujuannya untuk meningkatkan kemajuan
ekonomi dan sosial di negara-negara berkembang anggotanya, dengan menyediakan
pinjaman,

bantuan

teknis,

investasi

modal

dan

membantu

rencana-rencana

pembangunan ekonomi anggota-anggotanya.


3. Dana Moneter Internasional (IMF)
Walaupun

IMF

semata-mata

berurusan

dengan

pemerintah,

tapi

kebijaksanaannya mempunyai dampak yang besar atas dunia usaha di seluruh dunia.
IMF didirikan pada konferensi Bretton Woods tahun 1944, tujuannya adalah untuk
membantu perkembangan: a). Tertib pengaturan devisa
b). Mmata uang yang konvertibel
c). Mempersingkat masa dan mengurangi derajat ketidak seimbangan neraca
pembayaran.
Premis IMF adalah bahwa kepentingan bersama semua bangsa dalam suatu
sistem moneter internasional yang dapat dilaksanakan jauh melebihi kepentingankepentingan nasional yang saling bertentangan. Tiap-tiap negara anggota memiliki
kuota yang sama besarnya dengan iurannya kepada IMF. Pemungutan suara pada
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

pertemuan-pertemuannya diberi bobot menurut besarnya kuot,a dan jumlah yang


dapat ditarik anggota dikaitkan dengan kuotanya.
Pada tahun 1970-an dan 1980-an, ada beberapa perubahan mendasar dalam
kegiatan dan peran IMF, dimana IMF telah melepaskan tujuan mempertahankan
sistem kurs tetap. Lebih tepatnya, kewajiban mempertahankan sistem demikian tetap
berada dalam Articles of Agreement (Pasal-pasal Kesepakatan), tapi IMF tidak tidak
berdaya untuk menegakannya dalam menghadapi situasi dimana semua mata uang
utama mengambang ketimbang tetap nilainya. Melihat kenyataan, maka pasal-pasal
tersebut diamandemen untuk mengesahkan praktek yang sebenarnya berlaku, yaitu
kurs mengambang.
Dengan demikian IMF memiliki kewenangan untuk melakukan penjagaan
ketat (firm surveillance) atas kebijaksanaan kurs para anggota. Penjagaan ketat
memperkenankan IMF untuk mempengaruhi atau bahkan mendikte kebijaksanaan fiskal
dan moneter di negara-negara yang ekonominya kuat memperkenankan campur tangan
tersebut. Hal itu tentu saja akan meminta negara-negara anggota menyerahkan banyak
kedaulatannya yang akan ditolak keras oleh banyak pemerintahan.
Ada 174 negara anggota IMF ditambah kelompok 7 (G7) yang terdiri dari
negara industri besar seperti Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan
Amerika Serikat, sehingga semua berjumlah 181 negara. IMF memberikan sumbangan
untuk koordinasi kebijaksanaan di antara negara-negara industri besar melalui karyanya
tentang indikator-indikator ekonomi dan wawasan ekonomi jangka menengah.
4. General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) 1947-1995
Sekretariat dan kantor pusat GATT berdiri di Palais des Nations Jenewa.
Perundingan - perundingan

GATT untuk mengurangi tarif dan hambatan-hambatan

perdagangan lainnya dilakukan dalam sesi-sesi yang disebut putaran (round), yang
terdiri dari delapan putaran, yang putaran pertamanya pada tahun 1947 sampai putaran
Uruguay yang diluncurkan tahun 1986 di Punta del Este, Uruguay. Tujuan pokok yang
ingin dicapai pada tuju putaran pertama adalah penurunan tarif diantara negara-negara
industri dari rata-rata 40% menjadi 5%. Disamping itu, sembilan dari sepuluh
perselisihan di antara negara-negara yang melakukan perdagangan yang di bawa ke
GATT telah diselesaikan secara memuaskan dan bijaksana tanpa publikasi. Namun
masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan dan dihadapi seperti :
-

Hambatan-hambatan investasi langsung luar negeri


Perlindungan terhadap tekhnologi baru untuk melindungi industri domestik
Undang-undang anti dumping
Perlawanan para pecinta lingkungan (enviromentalists) terhadap
perdagangan yang semakin meningkat

201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

5. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)


Semenjak tanggal 1 Januari 1995 WTO mengantikan sekretariat GATT dan
mulai mengatur sistem hukum perdagangan internasional. Pada Januari 1997 ada 129
negara anggota, dan 31 pemerintahan lagi yang telah mengajukan keanggotaan. Pada
Februari 1997 terdapat terobosan besar liberalisasi perdagangan dan investasi di kantor
pusat WTO di Jenewa, 70 negara telah membuat persetujuan yang akan mencakup 95%
bisnis telekomunikasi dunia.
Persetujuan itu mengakhiri monopoli yang dijalankan pemerintah dan
menghapus regulasi yang bersifat menghambat, hal itu diharapkan menurunkan biaya
konsumen, membawa layanan telepon ke tempat-tempat yang masih jarang di dunia dan
meningkatkan akses ke internet dan layanan satelit.
Persetujuan Perdagangan Regional (Regional Trade Agreement, RTA) dapat
mempergelap masa depan WTO, sebuah komite para ahli perdagangan internasional
telah mengingatkan bahwa WTO perlu mengembangkan disiplin-disiplin yang efektif
dengan segera untuk menghentikan RTA memperlemah wewenangnya dan menghalangi
integrasi global.
6. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC)
Awal tahun 1960, menteri pertambangan dan hidrokarbon Venezuela dan
menteri perminyakan Saudi menulis kepada perusahaan-perusahaan minyak yang
beroperasi di Venezuela dan Timur tengah, menanyakan apakah mereka berkonsultasi
dengan pemerintah tuan rumah sebelum melakukan perubahan harga, lalu mereka
mengadakan pertemuan pada tanggal 14 September 1960 di Bagdad.
Yang hadir dalam pertemuan itu adalah wakil-wakil Iran, Irak, Kuwait, Arab
Saudi dan Venezuela. OPEC telah terbentuk dan anggota-anggotanya bertanggung
jawab atas penentuan harga. OPEC segera mulai menguji kekuatannya dan harga
minyak mulai naik. Pada akhir 1973 dan awal 1974 OPEC mendemonstrasikan
kekuatannya yang potensial dan sangat efektif dengan melakukan embargo minyak oleh
anggota-anggota arabnya terhadap Belanda dan Amerika Serikat, disertai kenaikan
harga yang sangat tinggi bagi semua pelanggan. Menggunakan kekuatannya, OPEC
meningkatkan harga-harga minyak dari sekitar $3 perbarel tahun 1973 menjadi hampir
$35 tahun 1980. Kenaikan harga yang begitu drastis telah menyebabkan resesi dan
pengangguran di negara-negara pengimpor minyak, tapi ia juga mencetuskan tindakantindakan konservasi dan meningkatnya eksplorasi minyak di negara-negara non-OPEC
dan penelitian untuk sumber-sumber energi alternatif.
INTEGRASI EKONOMI
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Keberhasilan Uni Eropa telah mengakibatkan bangsa membentuk sejumlah


pengelompokan yang lain dengan tujuan-tujuan yang sama, tetapi biasanya lebih
terbatas. Berikut adalah empat bentuk integrasi ekonomi yang utama yang pada
akhirnya menjadi integrasi politik, empat integrasi ekonomi tersebut adalah sebagai
berikut :
Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Area FTA) . Tarif dihilangkan diantara
para anggota FTA, tetapi masing-masing negara anggota mempertahankan tarif
eksternal mereka sendiri atas impor dari negara-negara bukan anggota.
Serikat Kepabeanan (Customs Union). Pada bentuk ini, negara-negara anggota
menambahkan suatu tarif eksternal bersama pada bentuk FTA, sedangkan negara
anggota telah menghapuskan tarif diantara mereka sendiri.
Pasar Bersama (Common Market). Ini merupakan serikat kepabeanan datambah
penghapusan restriksi tentang mobilitas modal dan tenaga kerja diantara negara-negara
anggota.
Integrasi Ekonomi Sepenuhnya (Complete Economic Integration). Bentuk ini
melibatkan tingkat integrasi politik yang tinggi, karena negara-negara anggota
menyerahkan ensure-ensure kedaulatan mereka yang penting. Sebuah bank super
sentral diciptakan bersama-sama dengan kekuasaan supra natural yang akan
menentukan kebijaksanaan moneter dan fiskal serta kebijaksanaan tenaga kerja dan
sosial untuk semua negara anggota. Kemudian akan ada sebuah mata uang tunggal
yang akan menggantikan mata uang anggota
Contoh Integrasi Ekonomi
Berikut ini diberikan beberapa contoh dari intergarsi ekonomi :
EFTA ( European Free Trade Assocition) atau Perhimpunan Perdagangan
Bebas Eropa.
EEA (European Economic Area) atau Kawasan Ekonomi Eropa.
AFTA (Asean Free Trade Association) Perhimpunan Perdagangan Bebas
ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) yang dibentuk pada tahun
1967 yang anggota-anggotanya terdiri dari Brunei, Burma, Indonesia, Malaysia,
Singapura, Thailand, dan Vietnam.
AFA ( African Trade Area) atau Persetujuan Perdagangan Afrika.
NAFTA (North American Free Trade Association) atau Persetujuan Perdangan
Bebas Amerika Utara.
FTAA (Free Trade Agreement of the Americas) atau Persetujuan Perdagangan
BebasAmerika. Dan masih banyak lagi integrasi ekonomi lainnya.
201
3

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

Kasus
UNI EROPA atau THE EUROPEAN UNION ( EU)
Tonggak bersejarah dalam hubungan negara-negara Eropa adalah ditanda
tanganinya Treaty of Room pada tahun 1957, persetujuan mana menciptakan
Masyarakat Eropa (European Community EC), kadang-kadang disebut Masyarakat
Ekonomi Eropa (European Economic Community EEC) atau Pasar Bersama Eropa
( European Community Market ECM). Enam anggota pertama pasar bersama adalah
Belgia, Republik Federasi Jerman, Prancis, Italia, Luxembur dan Belanda.Secara
kronologis, berikutnya bergabung Denmark, Irlandia, Inggeris, Yunani, Portugal, dan
Spanyol sehingga menjadi 12 negara anggota. Kemudia pada 1 Januari 1995, Austria,
Finlandia dan Swedia menjadi anggota, sehingga total anggota berjumlah 15. Brusel
ditetapkan sebagai kantor pusat, dimana 17 anggota komisi Uni Eropa ditempatkan.
Sasaran utama Uni Eropa adalah menghilangkan hambatan-hambatan
perdagangan diantara negara-negara anggota, dan bekerjasama dalam berbagai hal.
Uni Eropa kini menjadi kekuatan dunia yang besar. Ada suatu impian historis di antara
orang-orang eropa mengenai sebuah Eropa Serikat (United State of Europe) di mana
perpindahan orang, uang dan barang/jasa sebebas di Amerika, tetapi sebuah benteng
penghambat berdiri di jalan menuju terwujudnya impian itu.
Pada tahun 1991 wakil-wakil negara Uni Eropa menendatangai perjanjian
Maastrich di Maastrich Belanda. Perjanjian ini mempunyai banyak ketentuan, tetapi
yang paling kuat adalah memantapkan pambahasan Eropa Serikat. Tujuannya,
penyatuan ekonomni dan moneter, dengan Bank Sentral Eropa untuk menggantikan
bank-bank sentral masing-masing negara, serta penggunaan mata uang Eropa
ketimbang berbagai mata uang nasional. Pada berbagai referendum nasional yang
telah dilakukan negara anggota, perjanjian Maastrich disetujui Italya dan Denmark
(mula-mula ditolak), dan hampir disetujui di Prancis. Di Inggeris, perdana menteri Mayor
mampu menghidarkan pemungutan suara seperti yang diinginkan pendahulunya,
Margaret Thatcher yang menentang Maastrich. Sebuah organisasi, LAutre Europe,
dibentuk untuk mengkoordinasi kelompok-kelompok anti Maastrich di seluruh Eropa,
tetapi tujuannya lebih dari sekedar membongkar perjanjian itu; tapi ingin keluar
membawa suara terbesar di Uni Eropa, memberikan kembali hak veto kepada setiap
negara, dan mengembalikan prinsip bahwa hukum Eropa lebih tinggi dari hukum
nasional masing-masing negara anggota.
Kecurangan dari anggaran pertanian telah merugikan Uni Eropa sebesar $7
milyar setahun. Kebocoran lain disebabkan oleh kelompok-kelompok mafia yang tidak
membayar
201
3

bea masuk, pajak pertambahan nilai dan subsidi ekspor, sekurang

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

kurangnya $ 5 milyar setahun. Beberapa sumber mengatakabn kerugian bisa mencapai


puluhan milyar dolar. Untuk memerangi hal ini, Uni Eropa ditambah Norwegia, Swis,
Malta, dan Islandia membentuk suatu unit intelijen kepabeanan pada tahun 1997.
Sukses

besar negara anggota Uni Eropa sebab sebagian besar telah memenuhi

Kreteria Maastrich.

Daftar Pustaka
Ball, Donald A.; Mc Culloch, Wendel H. Bisnis Internasional, Salemba Empat, Jakarta 2000
Rusdin; Bisnis Internasional; Alfabeta, Jakarta, 2000
Keegan, Warren,J; Global Marketing Management; 6e; Prentice;-Hall,Inc; New Jersey 1999
Farid Elashmawi dan Philip R. Harris; Multicultural Manajemen; Gramedia, Jakarta 1996 .

201
3

10

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id

201
3

11

Bisnis Internasional
Syahlan A.Sume

Pusat Bahan Ajar dan eLearning


http://www.mercubuana.ac.id