Anda di halaman 1dari 741

TANAMAN OBAT INDONESIA

Outline 740 Tanaman Obat


Indonesia

ABELMOSCHUS MOSCHATUS MEDIK


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buan

Biji
Akar

Hibiscus abelmoschus L.

Kandungan kimia
Biji, daun dan akar Abelmoschus moschatus mengandung saponin dan
flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin dan bijinya juga
mengandung tanin dan bijinya juga mengandung minyak atsiri.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Malvaies
Malvaceae
Abelmoschus
Abelmoschus moschatus Medik
Waron
Kapas sedeki (Lampung)
Kakapasan (Sunda) Waron (Jawa) Kastore bukal
(Madura)
Kasturi (Ternate)
Semak, semusim, tinggi 3,5 m.
Berkayu, bulat, tegak, percabangan monopodial,
hijau atau hijau kecoklaian.
Tunggal, persegi lima, berlekuk, bercangap atau
terbagi lima, pangkal bentuk jantung, ujung lancip.
tepi rata, panjang 6-22 cm, lebar 5-20 cm,
pertulangan menjari, tangkai panjang 5r1Q cmm,
hijau.
Tunggal, bentuk lonceng, di keliak daun, kelopak
2-3 cm, segi tiga, berbulu. ujung bertaju lima, hijau,
benang sari bentuk tabung, kepala sari lepas,
kuning, mahkota lima, pangkalnya merah, panjang
3,5 - 10 cm, kuning.
Kotak, bulat telur, rusuk lima, meruncing, berbulu
atau berambut mirip sikat, berkalub lima, coklat
kehitaman.
Bentuk ginjal, pipih, berlekuk, keras, coklat
kehilaman.
Tunggang, bulat, bercabang, putih kekuningan.

Khasial
Daun Abelmoschus moschatus berkhasiat sebagai obat batuk, bijinya
merupakan bahan baku kosmetika.
Untuk obat baluk dipakai 2 gram serbuk daun Abelmoschus moschatus,
diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sehari dua kali 1/4 gelas pagi dan sore.

Gambar 1. Abelmoschus moschathus Medik.

Buah

ABRUS PRECATORIUS L.

Botani
Klasifikasi

Biji
Akar

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiosperrnae
Dicotyledonae

Sumatera

Thaga (Aceh) Seugew (Gayo) Saga (Batak) Parusa

Jawa

Saga areuy (Sunda) Saga telik (Jawa) Ga'saga'an


lakek (Madura)

Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara

Piling-piling
Saga (Sampit) Taning bajang (Dayak)
Maat metan (Timor)
Walipopo (Gorontalo) Punu no matiti (Buol) saga
(Makasar) Kaca (Bugis)
War kamasin (Kai) Mali-mali {Waraka-Seram)
Aliweue {Atamona Seram) Pikalo (Amahai Seram)
Kaitasi (Muaulu) Ailalu picar (Ambon) Pikal (Haruku)
Pikolo (Saparua) Seklawan (Buru) Idisi ma lako

Nama umum/dagang
Nama daerah

Sulawesi
Maluku

Polong, panjang 2-5 cm, tiga sampai enam buah,


hijau.
: Bulat telur, keras panjang 6-7 mm, tebal 4-5 mm,
merah bernoda hitam.
: Tunggang, coklat kotor,

Khasiat
Daun Abrus precatorius berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk

Resales

dan obat radang tenggorokan.


Untuk obat sariawan dipakai 15 gram daun segar abrus precatorius,

Leguminosae
Abrus
Abrus precatorius L.

dicuci dan ditumbuk sampai lurnat, ditambah 1/2 gelas air matang kemudian
diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Saga

(Mentawai) Kundi (Minangkabau)


(Lampung) Kenderi (Melayu).

Kanderi

Kandungan klmia.
Daun, batang dan biji Abrus precatorius mengandung saponin dan
flavonoida, di samping itu batangnya juga mengandung polilenol dan bijinya
juga mengandung lanin, sedangkan akarnya mengandung alkoloida, saponin
dan polifenol.

(Loda Halmahera) Idihi ma lako (Pagu-Halmahera)


Idi-idi ma lako (Ternate Tidore) Punoi (Araturu)
Irian
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kalepip (Kalana)
Perdu, merambat, membelit, panjang 2-5 m.

Berkayu, bulat, percabangan simpodial, masih muda


hijau setelah tua hijau kecoklatan.
Majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak
daun 8-18 pasang, bulat telur, ujung meruncing,
pangkal bulat, tepi rata, panjang 6-25 mm, lebar 38 mm, hijau.

Majemuk, bentuk tandan, bagian bawah berkelamin


dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan,
kelopak bergerigi pendek, berbulu, hijau, benang
sari menyatu pada tabung, tangkai sari 1 cm,
putih, kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap,
berkuku pendek, lebar 1 cm, pangkal berlekatan
pada tabung sari, ungu muda hingga kemerahmerahan.

Gambar 2. Abrus precatorius L.

ACACIA DECURRENS WILLD.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama Umum/dagang

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Acacia mollisima Willd.; A. dealbata Link.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Resales
Mimosaceae

Acacia
Acacia decurrens Willd.
Wartel
Wartel
Perdu, tinggi 3-8 m.
Berkayu, bulat, bercabang, diameter 20-30 cm, hijau
kotor.
Majemuk, menyirip ganda, tersebar, tangkai panjang

1 cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, bulat,
tangkai panjang 50 mm, kuning.
Polong, majemuk, masih muda hijau setelah tua
coklat kehitaman.
Kecil, bulat, pipih, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun Acacia decurrens berkhasiat sebagai obat mencret. Cairan yang
keluar dari kayu setelah dibakar berguna untuk menghilangkan bekas luka,
kulit batangnya untuk bahan baku penyamak kulit.
Untuk obat mencret dipakai 20 gram daun segar Acacia decurrens,

dicuci dan ditumbuk sampai fumat, ditambah 1/4 gelas air matang kemudian
diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan batang Acacia decurrens mengandung saponin, flavonoida

dan tanin.

Gambar 3. Acacia decurrens Willd.

ACACIA SIEBERIANA DC.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskn'psi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Acacia
Acacia sieberiana DC.
Akasia
Akasia (Jawa)
Pohon, tinggi 15-20 m.
Tegak, bulat, putih kotor.
Majemuk, berhadapan,menyirip, lonjong, tepi rata,
ujung dan pangkal tumpul, panjang 5-20 cm.lebar
1-2 cm,pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
silindris, benang sari silindris, kepala sari bentuk
ginjal, mahkota putih, bentuk seperti kuku, putih.
Polong, masih muda hijau setelah tua coklat.
Lonjong, pipih, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Akar Acacia sieberiana berkhasiat sebagai obat demam dan obat
perut mulas.
Untuk obat demam dipakai 10 gram akar segar Acacia sieberiana, dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Akar, daun dan buah Acacia sieberiana mengandung saponin, di samping
itu daun dan buahnya mengandung flavonoida dan buahnya juga mengandung
polifenol.

Gambar 1. Acacia sieberiana DC.

ACALYPHA HISPIDA BURM. F.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Mama daerah
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Acalypha
Acalypha hispida Burm. f.
Ekor kucing
Ekor kucing, Talianjing (Sunda) Ekor kucing (Jawa)
Lofiti (Ternate)
Perdu, tahunan, tinggi 2-3 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, coklat kehijauan.
Tunggal, lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul,
lepi bergerigi, permukaan mengkilat, panjang
10-15 cm, lebar 5-8 cm, pertulangan menyirip,
tangkai silindris, berbulu, panjang -t 7 cm, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, panjang -i- 24 cm, di ketiak
daun, tangkai pendek, sifindris, berbulu, panjang
1,5 cm, mahkota merah, silindris halus, merah.
Bulat, kecil, berbulu, hijau.
Bulat, kecil, putih kotor.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Acalypha hispida berkhasiat sebagai penutup luka dan peluruh air
seni.
Untuk obat penutup luka dipakai 5 gram daun segar Acalyphahispida,
di-cuci.ditumbuk sampai Ijmat, kemudian ditempelkan pada luka yang sakit
dan dibalut dengan kain yang bersih.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Acalypha hispida mengandung saponin dan tanin, di
samping itu daunnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 2. Acalypha hispida Burm. f.

ACALYPHA INDICA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales

Euphorbiaceae

Nama umum/dagang

Acalypha
Acalypha indica L.
Kucing-kucingan

Nama daerah
Sumatera
Jawa

Cekamas (Melayu)
Lelatang,Kucing-kucingan,Rumput kokowngan

(Sunda) Rumput bolong-bolong (Jawa).


Deskripsr
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Semak, tinggi 1,5 m.


Tegak, masif, bulat, berambut, halus, hijau.

Tunggal, tersebar, bentuk befah ketupat, ujung runcing, pangkal membulat, tipis, tepi bergerigi, pertulangan menyirip,panjang 3-4 cm, lebar2-3 cm, tangkai silindris, panjang 3-4 cm, hijau.
Majernuk, bentuk bulir, berkelamin satu, di ketiak
daun dan ujung cabang, bulir betina lebih pendek,
lebih tegak dan lebih jorong dari pada bulir jantan,
daun pelindung menjari, terbagi dalam 5-15 taju
yang sempit, bunga jantan duduk dalam gelendong

sepanjang sumbu bulir, bakal buah beruang tiga,

Buah

Biji

Akar

berambut, tangkai putik silindris, putih kehijauan


atau merah pucat, mahkota bulat telur, merah,
bertaju, berambut, merah.
Kotak, bulat, hitam.
Bulat panjang, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Acalypha indica berkhasiat untuk pencahar dan obat sakit mata.
Untuk pencahar dipakai 10 gram daun segar Acalypha indica, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, batang dan akar Acalypha indica mengandung saponin dan tanin,
di samping itu batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya
mengandung minyak atsiri.

Gambar 3. Acalypha indica L.

ACALYPHA MICROPHYLLA L.

Botani
Klasifikasi:
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jen is

Nama umum
Nama daerah
Jawa
Deskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicoryledoneae

Kandungan kimia

Daun teh-tehan merah mengandung alkaloida, saponin dan flavonoida.

Euphorbiales
Euphorbiaceae
Acalypha
Acalypha tnicrophylla

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit perut: daun teh-tehan merah dalam keadaan segar sebanyak 30-60 gram,
dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah
dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat pening: daun teh-tehan merah sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml
air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari
pagi dan sore,

L,

Teh-tehan merah
Teh-tehan merah (Jawa)

Semak menahun, tinggi 1-2 m.


Tegak, bercabang banyak, kasar, coklat.

Tunggal, bersilang berhadapan, tangkai daun silindris, panjang


2-4 cm, berwarna merah keunguanT bentuk daun lonjong,
panjang 2-4 cm, lebar 1-1,5 cm, ujung runcing, pangkal runcing,
tepi rata,
permukaan kasar, warn a merah sampai merah
keunguan,
Majemuk, bentuk bulir, terletak di ketiak daun, panjang 5-7 cm;
bentuk bintang, mahkota halus seperti benang, diameter 2-3
mm, wania putih gading r

Kotak, bentuk bulat, kecil, berwarna putih kehijauan,


Bentuk bulat pipih, kecil, berwarna coklat.
Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan pcnyebaran


Uniumnya ditanam sebagai tanaman bias atau tanaman pagar Tumbuh dari dataran
rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 2.300 m di atas permukaan
laut. Dapal tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan
sampai tanah berat berliat. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat
bulan September-November.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan*
Kegunaan
Peluruh kentut, antiseptik, anti-radang.

Gambar 1. Acalypha microphylla L

ACALYPHA WILKESIANA MUELL. ARC.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Acalypha tricolor Hort. ex Seem.


Spermalophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Acalypha
Acalypha wilkesiana Muell. Arg.
Akalifa

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus

Akalifa (Jawa)

Bunga

Perdu, tahunan, tinggi 5 m.


Tegak.berkayu, bulat, halus, percabangan simpodial,
ranting berambut, coklat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi bergerigi, ujung
meruncing, pangkal rata, berberbintik-bintik, panjang
4-17 cm, lebar 2-12 cm, pertulangan menyirip,
tangkai bulat, berambut, panjang 1-2 cm, ungu.
Majemuk, bentuk bulir, berkelamin dua, di ketiak

Buah
Biji
Akar

sari kecil, duduk dalam gelendong sepanjang sumbu


bulir, putik bertangkai, putih.mahkota bertaju, ungu,
masing-masing terbagi tiga, ungu.
Kotak, beruang tiga, berambut, merah.
Bentuk ginjal, hitam.
Tunggang, coklat.

Batang
Daun

daun.kelopak bentuk mangkok, kecil, ungu, benang

Khasiat

Daun Acalypha wilkesiana digunakan untuk membersihkan noda-noda


pada kulit.
Untuk membersihkan noda-noda pada kulit dipakai 10 gram daun segar
Acalypha wilkesiana, dicuci, ditambah kapur dan gambir sedikit, dilumatkan,
kemudian dioleskan pada noda-noda di kulit.
Kandungan kimia
Daun, bunga dan batang Acalypha wilkesiana mengandung saponin, di
samping itu daun dan bunganya juga mengandung flavonoida dan tanin dan
batangnya juga mengandung polifenol.

Gambar 4. Acalypha wilkesiana Mueli. Arg.

ACANTHUS ILICIFOLIUS L.

Botanl
Sinonim
Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi

Habitus

Acanthus ebracteatus Val.; A. volubilis Wall.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Acanthaceae
Acanthus
Acanthus ilicifolius L.
Jeruju

Jeruju (Melayu)
Daruju
Semak, tahunan, tinggi 0,75-1.5 m

Daun

Berkayu, bulat, permukaan licin, berduri pada sekitar


duduk daun, bercabang, hijau.
Tunggal, bersilang berhadapan, bulat panjang,

Bunga

Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, panjang 6-

Batang

ujung dan pangkal runcing, tepi berduri, panjang


10-20 cm, lebar 5-6 cm, perlulangan menyirip, hijau.
30 cm, daun pelindung berlapis dua, bagian dalam

lebih kecil, gugur sebelum bunga mekar, kelopak


panjang 12,5-15 mm, berbagi empat, mahkota
panjang 3-4,5 cm, bertabung putih, bibir bulat telur,
ujung bertaju tiga, ungu kebiruan.

Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat telur, panjang 3 cm, coklat kehitaman.


Bentuk ginjal, dua sampai empat, hitam.

Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Daun, biji dan akar Acanthus ilicifolius berkhasiat sebagai obat cacing, di
samping rtu daun muda berkhasiat sebagai obat sakit perut.
Untuk obat cacing dipakai 10 gram akar Acanthus ilicifolius, dicuci dan

direbus dengan 1 geias air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum


sekaligus.
Kandungan kimia.

Daun, akar dan biji Acanthus ilicifolius mengandung saponin, flavonoida

dan polifenot, di samping itu bijinya juga mengandung alkaloida.

Gambar 4. Acanthus ilicifolius

ACHASMA COCCINEUM VAL.

Botani
Sinonim

Amomum coccineum (Bl.) K. Schum.; Elettaria


coccineum Bl.

Klasifikasi
Divisi

Sub dtvisi
Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Narna umunVdagang
Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Sperrnatophyta
Angiosspermae
Monocotyledonae

Zingibe rales
Zingiberaceae
Achasma

Achasma coccineum Val.


Tepus sigung

Tepus sigung (Sunda)


Perdu, berumpun, tahunan, tinggi 1-4 m.
Tegak, bulat, tidak bercabang, membentuk rimpang,
licin, putih,
Tunggal, berseling, buiat memanjang, ujung runcing,
tepi rata, pangkal membulat, pertulangan menyirip,
panjang 30-80 cm, lebar 9-20 cm, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, benang sari bertangkai
putih, kepala sari bercabang dua, bentuk taju, putih
atau merah, putik bertangkai merah keputih-putihan,

kepala putih merah, daun mahkota lanset, jingga.


Lonjong, hijau.

Bulat, keras, hitam,


Serabut, putih kotor.

Khaslal
Bunga Achasma coccineum berkhasiat sebagai peluruh air susu ibu,
sedang rimpangnya merupakan bahan baku kosmetika.
Untuk peluruh air susu ibu dipakai 10 gram kuncup bunga Achasma

coccineum, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah
dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia.
Bunga Achasma coccineum mengandung saponin, flavonoida dan polrfenol
Gambar 5. Achasma coccineum Val

ACHILLEA MILLEFOLIUM L.

Bolani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah

Bi|i
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Asterales

Asteraceae
Achillea

Achiliea millefolium L.
Daun seribu
Daun seribu
Semak, tinggi 45 cm.

Tidak berkayu, bulat, berbuku, hijau.


Majemuk, menyirip ganda, duduk memeluk batang,
bercangap, ujung membulat atau tumpul, pangkal
menyempit, panjang 2-35 cm, lebar 1-4 cm, hijau.

Majemuk, di ujung batang, bentuk kerucut, diameter


+ 1,5 cm, putik menjulang keluar, mahkota lima,
bergerigi tumpul, tabung tiga sampai sepuluh, putin.

Kecil, bulat telur, coklat.

Kecil, pipih, hitam,


Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Achillea millefolium berkhasial sebagai obat nyeri haid dan obat
sakit perut.

Untuk obat nyeri haid dipakai 20 gram daun Achillea millefolium, dicuci
dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, seteiah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan akar Achiltea millefolium mengandung saponin dan flovonoida,
di samping itu akar juga mengandung polifenol dan daunnya juga mengandung
minyak atsiri.

Gambar 6. Achillea millefolium L.

ACHILLEA SANTOLINA L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Asteraceae
Achillea

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama urnunVdagang

Daun seribu

Nama daerah
Jawa

Daun seribu (Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Achillea santolina L.

Semak, tinggi 60 cm.

Masif, bulal, berbuku, hijau.


Majemuk, menyirip ganda, duduk memeluk batang, ujung bulat atau lumpul, pangkal menyempit,
panjang 30-35 cm, lebar 1-4 cm, hijau.
Majemuk, di ujung batang, bentuk kerucut, putik
menjulang keluar, mahkota lima, putih, bergerigi
tumpul, bentuk tabung tiga sampai sepuluh, putih.
Kecil, lonjong, coklat.
Bulat, pipih, hitam.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat

Daun Achillea santolina berkhasiat sebagai obat sakit perut pada anakanak.

Untuk obat sakit perut pada anak-anak dipakai 10 gram daun segar
Achillea santolina, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak selang 3
jam.
Kandungan kimia
Daun Achillea santolina mengandung saponin dan flavonoida disamping
mengandung minyak atsiri dan akarnya mengandung polifenol.

Gambar 5. Achillea santolina L.

ACHRAS ZAPOTA L.

Botani

Sapota achras Mill.; Manilkara zapotilla (Jacq.)


Gilley; M. achras (Mill.) Fosberg

Sinonim
Klasifikasi

Spermatophyta.
Angiosperrnae
Dicotyledonae

Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa

Ebenales
Sapotaceae
Achras

Suku
Marga

Jenis

Achras zapota L.
Sawo manila.

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Sawo manila (Melayu)

Jawa

Sawo manila (Sunda) Sawo manila (Jawa Tengah)


Sabu manela (Madeira)
Sabo jawa

Ball
Deskripsi
Habitus
Batang

Ponon, tinggi + 15 m.

Keras, berkayu, bulat, bercabang, coklat kotor

Daun

Tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing,


tepi rata, panjang 3-14 cm, lebar 3-5 cm. tangkai

panjang 1,5 cm, hijau mengkilat.

Bunga

Majemuk, di ketiak daun, menggantung, berkelamin


dua, karangan bunga tiga sampai delapan, daun

kelopak bulat, benang sari enam, putik menjulang

ke luar, mahkota bentuk tabung, bertaju, kuning

muda.
Buah

Biji
Akar

Buni, bulat, berkulit tipis, berdaging tebal, berair,

coklat.
Pipih, keras, hitam atau coklat.

:
:

Tunggang, coklat.

Khasiat
Getah buah dan daun Achras zapota berkhasiat sebagai obat mencret,

di samping itu getahnya dapat digunakan untuk campuran gula-gula.

Untuk obat mencret dipakai lebih kurang 15 teles getah buah muda
Achras zapota, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil seduhan
diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Daun dan batang Achras zapota mengandung falvonoida, di samping itu


daun juga mengandung saponin dan batangnya juga mengandung tanin.

Gambar 7. Achras zapota L.

ACHYRANTHES ASPERA L
Untuk obat rematik dipakai 6-18 gram akar segar Achyranthes aspera,
dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi
dan sore.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Caryophyllales
Amaranthaceae
Achyranthes
Achyranthes aspen L

Nama umum/dagang

Sangketan

Nama daerah
Sumatra
Jawa

Ara sang sang (Sumatra Utara)

Maluku
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

r I V

Herba Achyranthes aspera mengandung saponin dan polifenol.

Jarong lalaki (Sunda) Sangketan (Jawa) Nyarang


(Madura)
Rai-rai, Sangkohidung (Ternate)
Sui in sui (Minahasa)
Semak, semusim, tinggi 50-150 cm.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, berbulu,
hijau keunguan.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, ujung
meruncing, pangkal runcing, panjang 4-7,5 cm,
lebar 2-4 cm, tepi rata, pertulangan daun menyirip,
permukaan kasar, hijau.
Majemuk, di ujung batang atau cabang, bentuk
bulir, panjang 15-30 cm, bunga tidak bertangkai,
menempel bulir, kelopak bentuk bintang, ujung
kelopak runcing, mahkota 5 helai, hijau.
Bulat telur sampai bota, bergerigi teratur, gugur
bersama perhiasan bunga.
Bulat telur, muda putih setelah tua coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Seluruh bagian tanaman terutama akar Achyranthes aspen berkhasiat
sebagai pelancar air seni dan untuk obat rematik.

Gambar 1. Achyranthes aspera L

ACHYRANTHES BIDENTATA BLUME

Seluruh bagian tanaman Achyranthes bidentata mengandung saponin


dan polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Namadaerah
Jawa
Sulawesi

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Caryophyliales
Amaranthaceae
Achyranthes
Achyranthes bidentata Blume
Sangketan
Sangketan (Jawa)
Sui in sui intalun (Minahasa)

Semak, semusim, tinggi 0,5-1 m.


Tegak, bersegi, batang muda berbulu, batang tua
Iicin, hijau keunguan.
Tunggal, lonjong, bersilang berhadapan, ujung
runcing, pangkai tumpul, tepi rata, panjang 4-7 cm,
lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang atau
cabang, panjang 10-20 cm, bulir tidak bertangkai,
kelapak seperti duri, mahkota 5 helai, hijau pucat.
Bentuk kerucut, masih muda hijau setelah tua
coklat.

Biji
Akar

Bulat telur, keras, coklal.


Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Akar Achyranthes bidentata berkhasiat sebagai obat radang dan dapat
menurunkan tekanan darah.
Untuk obat radang dipakai + 12 gram akar segar Achyranthes bidentata,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disanng. Hasil saringan diminum sekaligus, sehari dua kali
pagi dan sore.

Gambar 2. Achyranthes bidentata Blume

ACORUS CALAMUS L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Warga
Jem's
Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Acorus terreestris Spreng.


Spermatophyta
Angiospermae

Monocoiyledonae
Arales
Araceae
Acorus
Acorus calamus L.
Dlingo

Bali
Nusa Tenggara
Sulawesi

Jeurunger (Aceh) Jerango (Gayo) Jerango (Batak)


Jarianggu (Minangkabau)
Daringo (Sunda) Dlingo {Jawa Tengah) Jharango
(Madura)
Jangu
Kaliraga (Flores) Jeringo (Sasak)
Kareango (Makasar) Kalamunga (Minahasa)

Maluku

Areango (Bugis)
Ai wahu (Ambon) Bila (Buru)

Jawa

Deskripsi
Habitus

Batang

Herba, (ahunan, tinggi + 75 cm

Basah, pendek, membentuk rimpang, putifi kotor.

Daun

Tunggal, benluk lanset, ujung runcing, tepi rata,


pangkal memeluk batang, panjang 60 cm, lebar
5 cm, pertulangan se/ajar, hij'au.

Bunga

Majemuk, bentuk bongkol, ujung meruncing,


panjang 20-25 cm, di ketiak daun, tangkai sari
panjang 2,75 mm, kepala sari panjang 2,75
mm, kepala sari panjang 0,5 mm, putik 1-1,5
mm, kepala putik meruncing, panjang 0,5 mm,

Akar

mahkota bulat panjang, panjang 1-1,5 mm, puith.


Serarjut. coklat.

Khaslat
Rimpang Acorus calamus berkhasiat sebagai obat penenang, obat lambung dan obat limpa, di samping itu merupakan bahan baku kosmetika,
Untuk obat penenang dipakai 3 gram rimpang Acorus calamus, dicuci

dan dipotong kecil-kecil kemudian direbus dengan 2 gela air selama 15


menit. Hasil rebusan diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia

Rimpang dan daun acorus calamus mengandung saponin dan flavonoida,


di samping rimpangnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 8. Acorus calamus

ADENANTHERA PAVONINA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Kandungan kimia
Kulitbatangdan daunAdenantherapavoninamengandung saponin dan flavonoida, di samping itu kulit batangnya juga mengandung tanin dan daunnya
mengandung polifenot.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Resales
Leguminosae
Adenanthera
Adenanthera pavonina L.
Segawe sabrang
Saga utan (Bangka)

Kitoke laut (Sunda) Segawe sabrang (Jawa) Saghabinek (Madura)


Saghanal (Kangean) Bibilaka (Alor)

Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus

Pohon, tinggi + 15 m.
Tegak, berkayu, bulat, permukaan halus, batang
muda ungu, percabangan monopodial, hitam keputih-putihan.

Batang

Majemuk, berseling, tangkai daun silindris, panjang

Daun

* 7 cm, coklat keunguan, anak daun lonjong, halus,


tepi rata, ujung tumpul, pertulangan menyirip, panjang 2-3 cm, lebar 1-2 cm, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, berkelamin dua, diujung batang dan ketiak daun, tangkai silindris 2 mm, hijau keunguan, kelopak bentuk corong, pecah, gundul, hijau pucat, mahkota bentuk bintang, kuning,
benang sari panjang + 1 cm, hijau pucat, tangkai
putik panjang 8 mm, putih, kepala sari bentuk

Bunga

bola, kecil, coklat muda, putih.


Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, diameter + 2 mm, masih muda hijau


setelah tua coklat.
: Bulat, kecil, coklat.
: Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Kulit batang Adenanthera pavonina berkhasiat untuk mencuci luka yang
lama.
Untuk mencuci luka lama dipakai 20 gram akar segar Adenanthera pavonina, dicuci dipotong-potong kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15
menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan dipakai untuk mencuci luka.

Gambar 6. Adenanthera pavonina L

ADIANTUM CUNEATUM LANGS. & FISCH.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Akar

Pteridophyta
Filicinae
Eufilicales
Polypodiaceae
Adiantum

Adiantum cuneatum Langs. & Fisch.


Suplir
Suplir (Jawa)

Semak. semusim, tinggi 1,3 m.


Tegak, mudah retak, silindris,permukaan licin,
percabangan tumbuh dari pangkal, hitam.
Tunggal, di ujung cabang atau batang, lonjong, tepi
berlekuk, ujung runcing, pangkal bertoreh.pada sisi
bawahdaun terdapat spora untuk berkembang biak,
panjang 20-40 cm, lebar 15-25 cm, hijau.
Tanaman berspora.
Serabut, bulat, putih.

Khasiat
Daun Adiantum cuneatum berkhasiat untuk pelancar air seni dan akarnya
berkhasiat sebagai obat cacing.
Untuk pelancar air seni dipakai 10 gram daun segar Adiantumcuneatum,
dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkari dan disaring.
Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun Adiantum cuneatum mengandung saponin, flavonoida dan tanin
dan akarnya mengandung saponin.

Gambar 7. Adiantum cuneatum Langs. & Fisch.

AEGLE MARMELOS (L.) CORR.


Botanl
Sinonim
Klasifikasr
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Crateva marmelos L. ;
Belon marmelos W. F. Wight

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rutales
Rutaceae
Aegle
Aegle marmelos (L.) Corr.
Mojo legi
Bilak (Melayu)
Maja, Mojo legi (Jawa) Maos (Madura)
Kabila (Alor)

Pohon, tahunan, tinggi 10-15 m.


Berkayu, bulat, bercabang, berduri, putih kekuninggan.
Tersebar pada batang muda, lonjong, ujung dan
pangkal runcing, tepibergerigi atau berlekuk tidak
dalam, panjang 4-13,5 cm, lebar 2-3,5 cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, daun mahkota lonjong,
hijau, panjang 1-1,5 cm, putih.
Bentuk bola, diameter 5-12 cm,berdaging, coklat.

Pipih, hitam.

Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Daun Aegle marmelos berkhasiat sebagai obat kudis, akar dan kulitnya
berkhasiat sebagai obat sakit usus dan daging buahnya berkhasiat sebagai
obat disenlri.
Untuk obat kudis dipakai 15 gram daun segar Aegle marmelos, dicuci,

ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada kudis dan dibalut dengan kain yang bersih.

Kandungan ktmia
Daun, akar dan kulit batang Aegle marmelos mengandung saponin,
disamping itu akar dan kulit batangnya mengandung flavonoida dan polifenol
dan daunnya juga mengandung tanin.

Gambar 8. Aegle marmelos (L.) Corr.

AERVA SANGUINOLENTA BL.

Bolani

Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiosperrnae
Dicotyledonae
Caryophyllales

Amaranthaceae
Aerva
Aerva sanguinolenta Bl.

Sambang colok

Ki Sambang (Sunda} Sambang colok (Jawa) Rebha

et raedhan fMadura)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Herba, tinggi 25-50 m. ,

Berkayu, bulat, bercabang, beruas, merah


keunguan.
Tunggal, bulat, ujung terbelah, tepi rata, pangkal
meruncing, panjang 5-10 cm, lebar 4-9 cm, tangkai
panjang 1-6 cm, merah keunguan,

Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, panjang 0,75-

10 cm, berkelamin dua, pangkal tangkai sari


berlekatan, bentuk mangkok, kepala sari dua, tang-

kai putik kecil, kepala pulik salu, taju dua, perhiasan


Buah
Biji
Akar

bunga lima, panjang 2 mm, berbulu halus, putih.


Ptpih, hitam.

Kecil, hitam mengkilat


Tunggang, meran keunguan.

Khasiat
Daun Aera sanguinolenta berkhasiat sebagai obat nyeri haid, peluruh air
seni dan obat radang rahim.
Untuk obat nyeri haid dipakai 10 gram daun segar Aerva sanguinolenta,
dicuci dan direous dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimla.
Daun dan akar Aerva sanguinolenta mengandung saponin, tlavonoida
dan polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsirr.

Gambar 9. Aerva sanguinolenta Bl.

AGATHIS DAMMARA WARB.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Agathis alba Foxw.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Araucariales
Araucariaceae
Agathis
Agathis dammara Warb.
Damar
Damar minyak (Melayu) Bebulu (Bangka)
Ki damar (Sunda) Damar (Jawa)
Pohon damar (Manado) Kayu damara (Makasar)
Kamar (Arnbon) Hate salo bobudo (Ternate)
Pohon, tahunan, tinggi 30-40 m.
Tegak, berkayu, bulat, lurus, berlentisel, bergetah,
abu-abu,
Tunggal, berhadapan, lonjong, tebal, tepi rata, ujung
dan pangkal runcing, panjang 10 cm, lebar 5
cm, pertulangan menyirip, tangkai panjang 2 cm,
hijau mengkilat.
Majemuk, berumah satu, bunga jantan bertumpuk
pada tunas yang muda, silindris, ujung runcing,
bersisik, merah kecoklatan.
Lonjong, berperisai pipih seperti sisik, panjang 6
mm, putih kekuningan.
Pipih, putih.
Tunggang, kuat, coklat.

Khasist
Daun dan akar Agathis dammara berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai daun Agathis dammara secukupnya, dicuci,
ditumbuk sampai lumat, kemudian diternpelkan pada luka dan dibalut dengan
kain yang bersih.
Kandungan kimia

Daun dan kulit batang Agathis dammara mengandung saponin, kulit batangnya |uga mengandung (lavonoida dan tanin dan daunnya juga mengandung polifenol.

Gambar 9. Agathis dammara Warb.

AGERATUM CONYZOIDES L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Asterales

Asteraceae

Ageratum
Ageratum conyzoides L.
Babandotan

Bandotan (Melayu)
<.'
Babandotan (Sunda) Bandotan {Jawa) Dus bedusan
(Madura)

Herba, 1 tahun, tinggi 10-120 cm.


Tegak atau terbaring.
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul,
tepi beringgit, panjang 3-4 cm, lebar 1-2,5 cm,
pertulangan menyirip, tangKai pendek, hijau.

Majemuk, di ketiak daun, bongkol menyatu menjadi

karangan, bentuk malai rata, panjang 6-8 mm,

tangkai berambut, ke'opak berbulu, hijau, mahkola


bentuk lonceng, putih atau ungu.

Buan

Padi, bulat panjang, bersegi lima, gundul atau


berambut jarang, hitam.

Biji

Akar

Kecil, hitam.

Tunggang, putih kotor.

Knasiat
Daun Ageratum conyzoides berkhasiat sebagai obat luka baru dan obat

wasir,

Untuk obat luka baru dipakai + 5 gram daun segar Ageratum conyzoides,
dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada luka dan dibalut.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Ageratum conyzoides mengandung saponin, flavonoida
dan polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri.

Gambar 10. Ageratum conyzoides

AGLAIA ODORATA LOUR.

Botanl

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerati
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Rutales

Meliaceae
Aglaia

Agfa/a odorata Lour.

Pacar cina

Pacar cina (Melayu)


Culan (Sunda) Pacar culan (Jawa)
Perdu, tinggi 2-5 m,
Berkayu, bulat, kasar, bercabang, putih kotor.
Majemuk, menyirip gasal, anak daun tiga sampai
lima, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal
tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 1 -3,5 cm, pertulangan
menyirip, tangkai panjang 3 mm, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ujung cabang, kelopak
kecil, berbagi lima, kuning kehijauan, benang sari
kecil, kuning, putik bentuk bintang, kuning, mahkota
lima, bentuk elips atau bulat telur, kuning.
Buni, kecil, bulat, berbulu, panjang 6-7 mm, merah
kehilaman,

Kecil, bulat, kuning kehijauan.


Tunggang, kuning kotor.

Knasiat
Daun Aglaia odorata berkhasiat sebagai obat penghilang bau badan,
obat mencret dan obat luka.
Untuk obat penghilang bau badan dipakai 10 gram daun segar Aglaia
odorata, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah
dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan
sore.

Kandungan kimia

Daun Aglaia odorata mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan

tanin, di samping minyak atsiri.

Gambar 11. Aglaia odorata Lour.

AJUGA REPTANS BUGLE


Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah

Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Lamiaceae .
Ajuga
Ajuga reptans Bugle
Ototan
Ototan (Jawa)

Herba, tahunan, membentuk stolon.


Masif, bulat, hijau.
Tunggal, roset akar, lonjong, ujung meruncing,
pangkal runcing, panjang 5-15 cm, lebar 2-5 cm,
pertulangan melengkung, berbulu, tepi berombak,
hijau keunguan.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, panjang
bulir 5-15 cm, mahkota bentuk tabung, panjang
1-2 cm, ungu.
Kotak, tiap kotak terdapat 2-4 biji, hijau.
Bulat, kecil, masih muda coklat setelah tua hitam.
Serabut, kumng kecoklatan,

Khasiat
Daun Ajuga reptans berkhasiat sebagai obat batuk dan bisul.
Untuk obat batuk dipakai + 10 gram daun segar Ajuga reptans, dicuci
dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun Ajuga reptans mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan
polifenol,

Gambar 3. Ajuga reptans Bugle

ALBIZZIA FALCATARIA (L.) FOSBERG


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Adenanthera falcata L.

:
:
:
:
:
:
:
:

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Albizzia
Albizzia falcaiaria {L.} Fosberg
Sengon laut

:
:

Kayu salawaku putih (Melayu)


Jeung jing (Sunda) Sengon sabrang, Sengon laut
(Jawa)
Seia (Ambon) Sikat (Banda) Tawa (Ternate) Gosui
(Tidore)

Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang

:
:

Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

Pohon, tahunan, tinggi 20 m.


Tegak, berkayu, bulat, licin, percabangan simpodial,
kelabu.
Majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal turnpul, pertulangan menyirip, tipis, permukaan halus, panjang 5-10 mm, iebar 3-7 cm, tangkai anak daun bulat, pendek, hijau.
Majemuk, bentuk bulir,berkelamin dua, di ujung cabang dan ketiak daun, anak tangkai bulat, panjang
2 cm, hijau, kelopak bentuk cawan, permukaan
halus,hijau muda, mahkota bentuk terompet, putih,
putik dan benang sari silindns, panjang 1 cm, kepala sari bulat, mahkota, putih.
Polong. lanset, panjang 8-20 cm, Iebar 2 cm,
masih muda hijausetelahtuacoklat kehitam-hitaman.
Bulat, pipih, coklat.
Tunggang, bulat, coklat.

Khasiat
Daun Albizzifl falcataria berkhasiat sebagai obat luka lama.
Untuk obat lulaJama dipakai daun segar Albizzia falcataria secukupnya,
dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan pada luka lama.

Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Albizzia falcataria mengandung saponin dan
flavonoida, di samping itu daun dan akarnya juga mengandung polifenol dan
kulit batangnya mengandung tanin.

Gambar 10. Albizzia falcataria (L.) Fosberg

ALBIZZIA PROCERA (ROXB.) BENTH.

Kandungan kimia
Kulit batang dan daun Albizzia procera mengandung saponin, flavonoida

dan polifenol.

Bo tan i
Acacia odoratissima Hassk.

Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Spermatophyta
Angiospermae

:
:
;
:
:

Resales
Leguminosae
Albizzia
Albizzia procera (Roxb.) Benth.
Weru

Weru (Jawa) Ki hiyang (Sunda) Beru (Madura)

:
:

Pohon, tinggi 25-28 m.


Tegak, berkayu, bulat, kasar, percabangan monopodial, putih kotor.
Majemuk, berganda, berseling, lonjong, tepi rata,
ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-4,5 cm,
lebar 1,5-2 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung cabang dan ketiak daun, tangkai bulat, panjang 15 cm, kelopak
bentuk tabling, ujung bercangap, halus, kuning,
benang sari silindris, panjang 5 mm, putih, kepala
sari pipih, kuning, putik bulat, panjang 3 mm,
kepala putik bulat + 5 mm, hijau, mahkota kuning,
bentuk kupu-kupu, halus, kuning.
Polong, lanset, panjang 23 cm, lebar -t- 2,5 cm,
rnasih muda hijau setelah tua merah.
Lonjong, coklat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Dicotyledoneae

Khasiat
Kulit batang Albizzia procera berkhasiat sebagai obat sakit perut dan
untuk menyamak kulit, daunnya yang masih muda enak dimakan sebagai
lalab.
Untuk obat sakit perut dipakai + 10 gram kulit batang segar Albizzia procera, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak selang 2 jam.

Gambar 11. Albizzia procera (Roxb.) Benth.

ALEURITES MOLUCCANA (L.) WILLD.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Aleurites triloba Forst.;A. javanica Gand.


Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Aleurites
Aleurites moluccana (L.) Willd.
Kemiri

tsangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Khasiat
Daging biji Aleurites moluccana berkhasiat untuk urus-urus.
Untuk urus-urus dtpakai 2 buah daging biji Aleuritesmoluccana, dicuci,
ditumbuk sampai lumat, kemudian diseduh dengan 1/4 gelas air matang
panas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daging biji, daun dan akar Aleurites moluccana mengandung saponin,
flavonoidadanpolifenol, di samping itu daging bijinya mengandung minyak

lemak.

Kereh (Aceh) Hambiri (Batak) Buah koreh (Minangkabau) Kemiri (Melayu)


Muncang (Sunda)Kemiri (Jawa) Komere (Madura)
Kameri (Bali)
Kawilu (Sumba)
Sapiri (Makasar) Ampiri (Bugis) Bintalo dudulaa
(Gorontalo)
Sakete (Ternate) Hagi (Buru)

Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Pohon, tinggi 25-30 m.


Tegak, berkayu, permukaan banyak lentisel, percabangan simpodial, pada batang sebelah atas
terdapat tonjolan bekas melekatnya tangkai daun,

coklat.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, bergelombang,


ujung runcing, pangkal tumpul, pertulangan menyirip,
permukaan atas licin, bawah halus, panjang 18-25
cm, lebar 7-11 cm, tangkai silindris, panjang 10-15
cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, berkelamin dua, diujung
cabang, tangkai silindris, panjang 2-3, 5 cm, hijau
kecoklatan, kelopak lonjong, permukaan bersisik
rapat, hijau, benang sari jumlah 5-8 buah, tangkai
sari bulat, merah, kepala sari bentuk kerucut, merah,
putik bulat, putih, mahkota putih.
Kotak, bulat telur, beruas-ruas, panjang 7 cm,
lebar 6,5 cm, masih muda hijau setelah tua
coklat, berkeriput.
Bulat, berkulitkeras, berusukatau beralur, diameter
3,5 cm, berdaging, berminyak, putih kecoklatan.
Tunggang, coklat.

Gambar 12. Aleurites moluccana (L.) Willd.

ALLAMANDA CATHARTICA L.

Botani
Sinonim

Allamanda hendersoni Bull, ex Domb.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

:
:
:

Spermatophyla
Angiospermae

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Dicotyledoneae

Apocynales
Apocynaceae
Allamanda
Allamanda cathartics L
Alamanda

Lame areuy (Sunda) Alamanda (Jawa)

;
:

Perdu, tinggi 4-5 m.


Berkayu, bulat, berbaring, berbuku-buku, tiap buku
terdapat daun yang melingkar, empat sampai lima,

:
:
:

bergetah, percabangan monopodial, cabang muda


Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

hijau, atas ungu, putih kehijauan.


Tunggal, lonjong, tepi ratamelipatke bawah, ujung
dan pangkal meruncing, panjang 5-16 cm, lebar 2,
5-5 cm, tebal, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, berkelamin dua, di ujung
cabang dan ketiakdaun, tangkai silindris, pendek,
hijau, kelopak bentuk lanset, permukaan halus,
hijau, benang sari tertancap pada mahkota, mahkota
berseling pada lekukan, tangkai puiik silindris, kepala putik bercangap dua, kuning,mahkota bentuk
terompet atau corong, permukaan rata, kuning.
Kotak, bulat, diameter + 1,5 cm.
Bentuk segitiga, masih muda hijau keputih-putihan
setelah tua hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Allamanda cathartica berkhasiat untuk penawar keracunan,
Untuk penawar keracunan dipakai 15 gram daun segar Allamanda cathartica, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak selang satu jam.
Kandungan kimia

Daun Allamanda cathartica mengandung alkaloida, kulit batang dan buahnya mengandung saponin, di samping itu kulit batangnya juga mengandung
tanin dan buahnya mengandung flavonoida dan polifenol.

Gambar 13. Allamanda cathartica L. , ,

ALLIUM CEPA L.

Botanl
Klasilikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Uniuk obat penurun panas dipakai 20 gram umbi lapis Allium cepa,
dicuci dan diparut. Hasil parutan dicampur dengan 1 sendok makan minyak
kelapa, dibalurkan pada badan.

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledonae
Liliales

Liliaceae

Allium
Allium cepa L.

Bawang merah

Bawang abang mirah (Aceh) Pia (Batak Karo}


Bawang abang (Palembang) Bawang sirah
(Minangkau) Bawang suluh (Lampung) Bawang
merah (Melayu)

Bawang beureum (Sunda) Brambang (Jawa)


Bharjang Merah (Madura)
Jasun bang
Kalpeomeh (Timor) Laisona pras (Roti)
Bawangi (Gorontalo) Lasuna (Bugis) Pia (Buol)
Lasuma (Makasar)
Bawa (Halmahera) Bawa roriha (Ternate) Kosai
miha fBuru) Bawa Koriri (Tidore)
Herba, semusim, tinggi 40-60 cm.

Tidak berbatang, berumbi lapis, merah keputihputihan, berlobang, bentuk lurus, ujung runcing, tapi
rata, panjang 50 cm, lebar 0,5 cm, menebal

Daun
Bunga

dan berdaging sefta mengandung persediaan


makanan yang terdiri atas subang yang dilapisi daun
sehingga menjadl umbi lapis, hijau.

Tunggal, memeluk umbi lapis.


Majemuk, bentuk bongkol, bertangkai silindris,
panjang 40 cm, hijau, benang sari enam, tanghai
sari putih, kepala sari hijau, putik menancap pada

dasar bunga, mahkota bentuk bulat telur, ujung


Buah
Biji
Akar

runcing, tengahnya bergaris putih.

Batu, bulat, hijau.


Segi tiga, riitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Umbi lapis Allium cepa berkhasiat sebagai obat
samping sebagai bumbu.

Gambar 12. Allium cepa L.

ALLIUM FISTULOSUM L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

:
:
:

Bangsa
Suku

:
:

Marga
:
Jenis
:
Nama umum/dagang :

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Liliales

Liliaceae
Allium
Allium fistulosum L.

Bawang daun

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bawang daun {Jawa)

:
:
:

Herba, semusim, tinggi 60-70 cm.


Semu, beralur, tidak bercabang, hijau muda.
Tunggal, berupa roset akar,lanset, tepi rata, ujung
runcing, panjang + 30 cm, lebar 5 mm, pertulangan

sejajar, daging daun tipis, rata, hijau.

Buah

Majemuk, berkelamin dua, tangkai sifindris, panjang


+ 2 cm, hijau, kelopak bentuk corong, ujung bertoreh,
permukaan rata, putih kehijauan, benang sari silindris, panjang 5 mm, kepala sari melengkung,
hitam, putik silindris, panjang * 2 cm, kepala putik
kuning, bulat panjang, hijau, mahkota bulat, berbagi
enam, permukaan rata, putih.
Kotak, lonjong, diameter 5 mm, hijau.

Biji

Pipih, kecil, putih.

Akar

Serabut, putih kotor.

Bunga

Khasiat
Daun Allium fistulosum berkhasiat sebagai obat perut kembung dan untuk
peluruh kentut.
Untuk obat perut kembung dipakai + 15 gram daun segar Allium fistulosum,
dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan akar Allium fistulosum mengandung saponin dan tanin, di
samping itu daunnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 14. Allium fistulosum L.

ALLIUM PORRUM BL.

Daun Allium porrum mengandung saponin dan kardenofin dan minyak


atsiri.

Botani
Sinonim

Alliun ampeloprasum L var. porum (L.) Regel

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Amarylidaceae
Allium
Allium porrum 61.

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Kandungan klmia

Bawang prey

Bawang pere (Sunda) Bawang sayur, bawang prey


(Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Herba, tahunan, tinggi 0,2-1 m.


Semu, terbentuk dari kumpulan pelepah daun,
masif, bulat, hijau.
Tunggal, berseling, bentuk pita, tepi rata, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 10-25 cm, lebar
0,5-2 cm, pertulangan sejajar, licin, hijau.
Majemuk, bentuk payung, bertangkai silindris,
panjang 13-25 cm, hijau, benangsari 6, tangkai sari
putih, kepala sari hitam, kepala putik bulat, kuning,
mahkota 6 helai, ujung runcing, putih.
Kotak. berruang tiga. garis tengah 0,5 cm, hijau.
Pipih, hitam.
Serabut, kuning muda.

Khasiat
Daun Allium porrum digunakan sebagai obat batuk.
Untuk obat batuk dipakai 10 gram daun segar Allium porrum, dicuci
dan direbus dengan 2 gelas air sampai rnendidih selama 15 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar4. Allium porrum Bl.

ALLIUM SATIVUM L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledonae
Liliales
Lifiaceae
Allium
Allium sativum L.

Bawang putih.

Bawang putih (Melayu) Lasun (Aceh) Dasun


(Minangkabau) Lasuna (Batak) Bacong landak
(Lampung)

Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Bawang bodas (Sunda) Bawang (Jawa) Babang

pole (Madura)
Bawang kasihong (Dayak)
Lasuna kebo (Makasar) Lasuna pote (Bugis) Pia
moputi (Gorontalo)
Incuna
Herba, semusim, tinggi 50-60 cm.
Semu, beralur, hijau.

Tunggat, berupa reset akar bentuk lanset, tepi rata,

ujung runcing, beralur, panjang i 60 cm, lebar


1,5 cm, menebal dan berdaging serta mengandung
persediaan makanan yang terdiri atas subang yang
dilapisi daun sehingga menjadi umbi lapis, hijau.
Maje.rnuk, bentuk payung, bertangkai panjang, putih.

Khaslat
Umbi lapis Allium sativum berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi,

obat pening dan antibiotika.


Untuk obat tekanan darah tinggi dipakai 4 gram umbi lapis Allium

sativum, dikupas dan dicuci, dimakan mentah sebagai lalab.


Kandungan kimia

Umbi lapis Allium sativum mengandung saponin, flavonoida dan politenol,


di samping minyak atsiri.

Gambar 13. Allium sativum L

ALOCASIA CUCCULATA (LOUR.) SCHOOT.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Anglospermae

Monocotyledoneae
Arales
Araceae
Alocasia

Alocasia cucculata (Lour.) Schoot.

Nama umum

Nampu hijau

Nama daerah
Jawa

Nampu hijau (Jawa)

Khasiat dan pemanfaatan


1. Gigitan ular: seluruh bagian tanaman nampu hijau dalam keadaan segar sebanyak 5-10
gram, dicuci, dipotong-potong lalu direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama
5 mcnit. kemudian ditumbuk halus dan diborehkan pada luka bekas gigitan ular.
Pemakaiannya harus hati-hati jangan sampai mengenai kulit yang sehat,
2. Obat demam: herba nampu hijau segar sebanyak 60 gram, dicuci. direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 30 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore. Jika timbul reaksi alergi yaitu tenggorokan terasa terbakar
sebaiknya pengobatan dihentikan.
Kandungan kimia
Umbi dan daun nampu hijau mengandung saponin, glikosida, flavonoida dan polifenol.

Diskripsi:
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Terna, menahun, tinggi 30-60 cm, berumbi, tegak.


Semu, merupakan pelekatan pelepah daun, hijau.
Tunggal, roset akar, helaian bentuk perisai, panjang 10-15 cm,

lebar 9-15 cm, ujung meruncing, pangkal membulat atau


bertoreh, tepi rata, permukaan licin. pertulangan daun tegas,
warna hijau mengkilat.
Tunggal, muncul dari ketiak daun, bentuk lonjong, tangkai
silindris panjang mencapat 30 cm, mahkota putih, bentuk lanset,
satu helai seludang bunga berwarna coklat muda, halus, benang
sari dan putik lersusun dalam gada, diameter 2-3 mm, panjang

5-7 cm, warna kuning.


Bentuk lanset, kecil. berwarna merah.

Bulat, keras, berwarna hitam,


Serabut, berwarna putih kecoklatan, umbi bulat, permukaan

kasar, berwarna coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di tepi sungai dan di tepi-tepi hutan, kadang ditanam sebagai
tanaman hias. Tumbuh di dataran menengah sampai pegunungan pada ketinggian 200 m
sampai 2.000 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan April-Juni. Waktu panen
yang tepat pada bulan Februari-Maret.
Bagian yang digunakan
Daun, umbi dan seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti-radang, penurun panas.

Gambar 2. Alocasia cucculata (Lour.) Schoot,

ALOCASIA MACRORRHIZA SCHOTT

Botanl
Sinonim

Klasifikasi

Alocasia alba schott; A. bantamensis Kds.; A.


crassifolia Engl.

Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae

Bangsa

Arales
Aracceae
Alocasia
Alocasia macrorrhiza Schott
Sente

Suku

Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Monocotyledonae

Birah (Batak) Birah (Minangkabau) Bio (Nias)


Sente (Sunda) Sente (Jawa) Bira (Madura)

Biah

Wia (Bima) Mael (Timor)


Bira (Makasar) Birah (Manado) Lawira (Bugis)
Hila (Ambon) Kiha (Halmahera) Kiha (Ternate)
Herba, tahunan, tinggi 1-2 m.

Tegak, tidak berkayu, buiat, putih kekuningan.


Tunggal, bentuk jantung, pangkal berlekuk, ujung
runcing, tepi rata, panjang 25-75 cm, lebar 30-60

cm, hijau.

Tongkol, silindris, di ketiak daun, tangkai 20-30 cm,


ramping, hijau.
Buni, diameter + 5 cm, hijau.

Bulat panjang, beralur membujur, hijau.


Serabut, putih.

Khasiat
Getah tangkai daun Alocasia macrorrhiza berkhasiat sebagai obat batuk,
Untuk obat batuk dipakai lebih kurang 10 tetes getah tangkai daun
Alocasia macrorrhiza, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil
seduhan diminum sekaligus.

Kandungan klmra
Batang dan tangkai daun Alocasia macrorrhiza mengandung saponin,

tlavonoida dan polifenol, sedang rimpangnya mengandung saponin.

Gambar 14. Alocasia macrorrhiza Schott

ALOE FEROX MILLER

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

:
:

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Mama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

:
:
:
:
:

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Liliaceae
Aloe
Aloe ferox Miller

Lidah buaya

Lidah buaya (Jawa)

:
:

Semak, tahunan, tinggi 1 m.


Bulat, tidak berkayu, percabangan monopodial,
coklat.
Tunggal, lanset, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, panjang 30-50 cm, lebar 2-5 cm, berdaging tebal, berlendir, bergetah kuning, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ujung batang, daun pelindung panjang 1,5 cm, benang sari enam, putik
menyembul keluar atau melekat pada pangkal kepala sari, tangkai putik silindris, kepaia putik bulat,
kecil, mahkota panjang 2, 5-3, 5 cm, bertabung
pendek, ujung melebar, jingga atau merah.
Kotak, panjang + 20 cm, berkatup, hijau keputihputihan.
Bulat, kecit, hitam.
Serabut, kuning kotor.

Khasiat
Daun Aloe ferox berkhasiat untuk urus-urus. obat sakit perut, obat eksim
dan untuk penyubur rambut.
Untuk urus-urus dipakai 4- 20 gram daun segar Aloe ferox, dicuci dan dJparut kemudian disaring. Hasil saringan diminum sehari 2 sendok makan.
Kandungan kimia
Daun, akar dan bunga Aloe ferox mengandung saponin, di samping itu
daun dan akarnya mengandung flavonoida, juga daunnya mengandung tanin
dan bunganya mengandung polifenol.

Gambar 15. Aloe ferox Miller

ALPINIA MALACCENSIS (BURM. F.) ROXB.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Narna daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Monocolyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Alpmia
Alpinia malaccensis (Burn, f.) Roxb.
Laja gowah
Saya (Aceh) Seruleu (Gayo) Tugala (Nias) Siga
(Palembang) Langkuwas Malaka (Melayu)
Laja gowah (Sunda) Kamijara (Jawa)
Laawase (Seram) Lawasa malaka (Ambon) Madamonge (Halrnahera)
Semak, lahunan, tinggi 1-4 m.
Semu, terdiri dari kumpulan pelepah daun yang
menyatu, hijau keputih-putihan.
Tunggal,lanset,tepirata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 25-55 cm, lebar 9-10 cm, pertulangan
menyjnp, tangkai pendek, pelepah panjang 1-2 cm,
beralur, hijau muda.
Majemuk, di ujung batang, daun kelopak lima, hijau, benang sari satu, tegak, kepala sari 2-3 cm,
putih, mahkota putih, bentuk tabung, putih.
Buni, bulat, keras, masih muda hijau setelah tua
hitam.
Lonjong, kecil, hitam.
Serabut, coklat muda.

Khasiat
Rimpang Alpinia malaccensis berkhasiat sebagai obat sakit perut dan
untuk obat kuat.
Untuk obat sakit perut dipakai 10 gram rimpang segar Alpinia malaccensis, dicuci, diparut, tambahkan air matang 1/2 getas dan disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Rimpang dan buah Alpinia malaccensis mengandung saponin, tlavonoida


dan tanin, di samping itu rimpangnya juga mengandung minyak atsiri.

Gambar 16. Alpinia malaccensis (Burm. f.) Roxb.

ALPINIA PURPURATA K. SCHUM.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

:
:
:
:
:
:
:
:

Spermatophyta

Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Alpinia
Alpinia purpurata K. Schum.
Lengkuas merah

Lengkuas merah (Jawa)

Semak, tahunan, tinggi 1-2 r


Semu, tegak, masif, terdiri dari pelepah daun, hijau
kemerahan.
Tunggal, duduk dalam roset akar, lanset, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 30-90 cm, lebar
5-15 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak
hijau, mahkota merah, merah.
Kotak, bulat, hijau.
Bulat, hitam.
Serabut, coklat muda.

Khasiat
Rimpang Alpinia purpurata berkhasiat sebagai obat panu dan untuk pelega perut.
Untuk obat panu dipakai -* 10 gram rimpang segar Alpinia purpurata,
dipotong miring, ujungnya dipukul-pukul sehingga seperti kuas, digosokkan
pada panu.
Kandungan kimia

Rimpang, batang dan daun Alpinia purpurata mengandung saponin dan


tanin, di samping itu rimpang dan batang mengandung flavonoida, juga rimpangnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 17. Alpinia purpurata K. Schum.

ALSOPHILA GLAUCA (BL.) J. SM.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Kelas

Anak kelas
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra

Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Spora
Akar

Alsophila contaminans Wall., Cyathea Cont. Copel.

Kandungan kimia

Tunas, daun dan batang Alsophila glauca mengandung polifenol, daun


dan batangnya mengandung flavonoida di samping itu batang dan tunasnya
juga mengandung saponin.

Pteridophyla
Filicinae
Filices
Cyatheaceae
Alsophila
Alsophila glauca (Bl.) J. SM.
Pakis haji

Paku ari (Palembang) Paku Simpai, Paku Tunggak


(Sumatra Barat)
Paku Bagedor, Pakis Haji (Sunda) Paku aji, Paku
Arjuna (Jawa)
Biung (Makassar)
Giro (Tidore)
Pohon, tinggi 5-15 m.
Tegak, bulat, tidak bercabang, permukaan kasar,
bekas tangkai daun tampak menonjol, coklat.
Majemuk ganda, duduk memeluk batang, panjang
2-3 m, lebar 1-1,5 m, tangkai berduri tajam, anak
daun halus, tepi bergerigi, hijau.
Kotak spora bulat, di bawah permukaan daun yang
sudah tua, terdiri dari dua ban's, coklat.
Serabut, coklat tua sampai hitam.

Gambar 5. Alsophila glauca (Bl.) J. SM.

Khasiat
Tangkai daun Alsophila glauca berkhasiat sebagai obat sakit perut dan
mencret.
Untuk obat sakit perut dipakai + 10 gram pangkal tangkai daun
Alsophila glauca, dicuci, dipotong-potong, dan direbus dengan 2 gelas air
sampai mendidih selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan
diminum sekaligus.

10

ALSTONIA MACROPHYLLA WALL. EX G. DON.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

:
:
:
:
:
:
:

Nama umum/dagang :
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habilus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Apocynales
Apocynaceae
Alstonia
Alstonia macrophylla Wall, ex G. Don.
Pule
Pule (Jawa)

Pohon, tinggi 20-50 m.


Tegak,berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih
kotor.
: Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, pertulangan menyirip, permukaan mengkilat, panjang 20-25 cm, lebar 8-10 cm,
hijau.
Majemuk, bentuk malai, berkelamin dua, di ujung
cabgng, kelopak bentuk tabung bercangap, benang
san silindris, kepala sari bentuk ginjal, putik bentuk
tabung, mahkota bentuk terompet, putih.
: Bumbung, bentuk pita, putih kehijauan.
: Bulat, kecil, putih.
: Tunggang, coklat.
:
:

Khasiat
Kulit batang Alstonia macrophylla berkhasiat sebagai obat demam dan
beri-beri.
Untuk obat demam dipakai + 25 gram kulit batang Alstonia macrophylla,
dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, Hasil rebus dan diminum
dua kali sehari sama banyak.
Kandungan kimia
Kulit batang dan daun Alstonia macrophylla mengandung alkaloida dan
saponm.

Gambar 18. Alstonia macrophylla Wall, ex G. Don.

ALTERNANTHERA AMOENA VOSS.

Botanr
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Alternanthera ficoidea (L) R. Br.

:
:

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Suku
Marga
Jenis

:
:
:

Amaranlhaceae
Alternanthera
Alternanthera amoena Voss.

:
:

Bayam merah (Melayu)


Jukut jatinangor (Sunda) Kecicak abang (Jawa)

:
:

Semak, satu tahun, tinggi + 50 cm.


Tegak,masi(, beralur, percabangan monopodial,
hijau kemerahan.
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi rata, panjang 7-24 cm, lebar 4-12
cm, pertulangan menyirip, hijau kemerahan.
Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, bentuk
bongkol, tangkai panjang 2 cm, hijau kemerahan,
kelopak bentuk corong, benang sari kecil, tangkai
putik kuning, kepala putik bulat, mahkota merah,
merah.
Batu, merah kecoklatan.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, putih kecoklatan.

Kelas
Bangsa

:
:

Caryophylales

Mama umum/dagang : Bayam merah


Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

:
:
:

Khasiat
Daun Alternanthera amoena berkhasiat sebagai obat sakit kepala pening.
Untukobat sakit kepala pening dipakai 15 gram daun segar Alternanthera
amoena, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 meriit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Alternanthera amoena mengandung saponin dan batangnya mengandung alkaloida, flavonoida, dan polifenol.

Gambar 19. Alternanthera amoena Voss.

ALTERNANTHERA SESSIL1S R. BR.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Alternanthera nodiflora R. Br.

:
:
:
:
:
:
:
:

Spermatophyta
Angiospermae

:
:
:
:
:

Dicotyledoneae
Caryophylales

Amaranthaceae
Alternanthera
Altemanthera sessilis R. Br.
Kremah
Juruk demah (Lampung) Ormak (Batak) Sayor
udang (Melayu)
Tolot soyah (Sunda) Kremah (Jawa)
Semak, merambat, panjang 30 cm.
Bulat, masif, beruas-ruas, hijau kekuningan.

Majemuk, berhadapan, lonjong, ujung dan pangkal


runcing, panjang 2 cm, lebar 5 mm, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun dan ujung
batang, tangkai silindris, panjang + 5 mm, hijau
muda, benang sari lima, tangkai sari bentuk rnangkok, mahkota bentuk bulu, panjang 2-3 mm, putih
kehijauan.
Kotak, kecil, coklat.
Bulat, hitam.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Batang bersarna daun Alternanthera sessilis berkhasiat sebagai obat
perut mulas, berak darah dan obat pening kepala.
Untuk obat perut mulas dipakat + 10 gram batang bersama daun segar
Alternanthera sessilis, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit,
setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun dan batang Alternanthera sessilis mengandung saponin, flavonoida


dan polifenol.

Gambar 20. Alternanthera sessilis R. Br.

ALTHAEA ROSEA (L.) CAV.

Daun dan bunga Althaea rosea mengandung saponin, di samping itu


bunganya juga mengandung flavonoida dan polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales
Malvaceae
Althaea

Althaea rosea (L) Cav.


Bunga altea
Altea (Jawa)
Tema, tinggi 2-3 m.
Tegak, masif, bulat, permukaan berbulu, bercabang sedikit, hijau.
Tunggal, berseling, bentuk jantung atau bulat, garis
tengah 7-15 cm, tepi beringgit, tangkai panjang
7-15 cm, hijau, pertulangan bentuk jala, kasar,
hijau.
Tunggal, garis tengah 5-10 cm, kelopak bentuk
bintang, lima helai, hijau, kepala sari kuning pucat,
mahkota bentuk jantung atau pasak, lepas, garis
tengah 5-10 cm, permukaan mengkilat, merah.
Buni, bentuk gasing, diameter 2-5 cm, masih muda
hijau setelah tua coklat.
Bulat telur, kecil, coklat.
Tunggang, putih.

Khasiat
Bunga Althaea rosea berkhasiat sebagai obat demam dan akarnya
untuk obat sakit mencret.
Untuk obat demam dipakai 5-10 gram bunga Althaea rosea, dicuci dan
diseduh dengan 1 gelas air matang panas selama 15 menit, dinginkan dan
disaring lalu diminum sekaligus.

Gambar 6. Althaea rosea (L) Cav.

ALTHERNANTHERA PHILOXEROIDES (MART.) GRISEB,

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk peluruh air seni: daun bayam dempo segar sebanyak 30-60 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat kulit memar: daun bayam dempo sebanyak 50 gram, dicuci dan ditumbuk halus
kemudian ditempelkan ke bagian yang sakit, selanjutnya dibalut dengan perban atau
kain yang bersih, setelah ramuan kering boleh diganti yang baru.

Dicotyledoneae
Caryophy Hales

Amaranthaceae
Althernanthera
Alihernanthera phihxeroides (Mart.) Griseb.

Kandungan kimia
Daun dan seluruh bagian tanaman bayarn dempo mengandung saponin, flavonoida dan
polifenol.

Bayam dempo.
Bayem hayu, Bayem kotok (Sunda), Bayem empo, Bayem
lemah (Jawa), Ternak lakek (Madura).

Diskripsi

Habitus
Batang

Terna, menahun, merayap atau melata, panjang 50-75 cm.


Silindris, berbatang basah berongga, beruas-ruas, berwarna

Daun

Tunggal, duduk hersilang berhadapan, tangkai pendek, warna

hijau atau hijau keunguan,


ungu atau hijau keunguan, helaian daun bentuk lonjong sampai
lanset, panjang 1-6 cm, lebar 0,5-3 cm, ujung dan pangkal
runcing, tepi rata, tulang daun menyirip tegas, permukaan licin,

Bunga

mengkilat, bagian atas hijau tua bagian bawah hijau pucat.


Majemuk, bentuk tandan, terletak di ujung batang, panjang
mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk bintang, berlekuk 5,

mahkota halus mengelilingi cawan bunga tempat benang sari


dan putik, diameter 2-3 mm, warna putih gading.

Biji

Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.

Akar

Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, dekat parit, di tepi-tepi sungai atau di
tempat-tempat yang becek, Tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan pada

ketinggian 100 m sampai 1.500 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan JuniAgustus. Waktu panen yang tepat pada bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Peluruh air seni, obat bengkak,

Gambar 3. Althernantheraphiloxeroides (Mart.) Griseb.

ALTHERNANTHERA STRIGOSA HASK.


Botani
Sinonim

Althernanthera brasiliana (L.) O.K.,

Klasifikasi:

Divisi
Subdivisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiosperrnae
Dicotyledoneae
Caryophyllales

Amaranthaceae

Bayam ungu,

Nama daerah
Jawa

Bayam ungu (Jawa)

Habitus

Terna, menahun, tegak atau sedikit melata, tinggi mencapai

Batang

1 m,
Bulat, kasar, bercabang banyak, beruas-ruas, berwarna ungu
atau ungu kemerahan.

Daun

Tunggal, duduk berhadapan, di setiap ketiak daun tumbuh tunas

Bunga

baru, helaian bentuk lonjong sampai lanset, panjang 4-13 cm,


lebar 2-5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan
daun tegas, permukaan daun kasar berbulu, warna ungu tua atau
ungu kemerahan.
Majemuk, bentuk bulir bulat seperti knop, terletak di ketiak

Biji
Akar

Kandungan kimia
Daun bayem ungu mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Altherhanthera
Althernanlhera strigosa Hask.

Nama umum

Diskripsi:

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit kepala: daun bayem ungu segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan
200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus.
2. Obat diare: daun bayem ungu segar sebanyak 50 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml
air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
Dianjurkan untuk diminum setelah buang air besar.

daun, panjang tangkai 5-10 cm, tangkai kasar, berwarna ungu,


hiasan bunga bentuk bintang, ujung runcing, panjang bunga 510 mm, diameter 5-8 mm, warna putih gading.
Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat
Serabut, berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun kosong, pagar atau ditanam_
sebagai tanaman hias pekarangan, Tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan pada
ketinggian 100 sampai 2300 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan JuliSeptember. Waktu panen yang tepat pada bulan Maret-April.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Peluruh air seni, anti-diare, anti nyeri.

Gambar 4. Althernanthera strigosa Hask,

AMARANTHUS BLITUM MIQ.

Botani
Klasifikasi
Divjsi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Caryophylaies
Amaranthaceae
Amaranthus
Amaranthus blitum Miq.

Bayam lemah
Bayayam, Bayarn monyet (Melayu)
Bayam lemah (Sunda) Bayam lemah (Jawa) Bhayam (Madura)
Semak, tinggi 60 cm.
Tegak, masif, bulat, licin, percabangan monopodial, ungu.
Tunggal, berseling.lonjong, tepi rata, ujung berlekuk,
pangkal meruncing, panjang 7-11 cm, lebar
2-5 cm, pertulangan menyirip, tangkai panjang
1, 5-7 cm, hijau keunguan.
Majemuk, bentuk bulir, berkelamin dua, di ketiak
daun dan ujung cabang, tangkai bulat, panjang
2-4 cm, hijau, kelopak bentuk tabung, ujung bercangap, halus, hijau, benang sari silindris, putih,

putik bulat, hijau, kepala putik bulat, ungu, mahkota,


Buah
Biji
Akar

putih keunguan, ungu.


Batu, kecil, coklat.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, silindris. putih kecoklatan.

Khasiat
Batang bersamadaun Amaranthus blitum berkhasiat untuk memperbaiki
pencernaan dan tambah darah.
Untuk memperbaiki pencernaan dipakai 20 gram batang dan daun
segar Amaranthus blitum, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak
pagi dan sore.
Kandungan kimia
Batang dan daun Amaranthus blitum mengandung saponin dan flavonoida.

Gambar 21. Amaranthus blitum Miq.

AMARANTHUS CAUDATUS RUMPH.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Celosia argentea L.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Caryophylales

Amaranthaceae
Amaranthus
Amaranthus caudatus Rumph.
Bayem
Bayam kuning (Melayu)
Baroco (Sunda) Bayem (Jawa)
Semak, tinggi + 1,50 m.
Tegak, bulat, percabangan monopodial, hijau kekuningan.
Tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 3-7 cm, lebar
2-5 cm, tangkai silindris, panjang + 3 cm, hijau
muda, hijau kekuningan.
Tunggal, bentuk malai, berumah satu, kecii, bergerombol, melekat di ketiak daun, panjang 1-5 cm,
kelopak terbagi lima, lonjong, benang sari lima, putik dua sampai tiga, mahkota, hijau keunguan.
Batu, panjang + 20 cm.
Bulat, mengkilat, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Amaranthus caudatus berkhasiat untuk memperbaiki pencemaan,
bunganya berkhasiat untuk mengurangi pendarahan waktu haid.
Untuk memperbaiki pencemaan dipakai 15 gram daun segar Amaranthus
caudatus, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Amaranthus caudatus mengandung saponin dan flavonoida, batangnya mengandung alkaloida, saponin, dan polifenol.

Gambar 22. Amaranthus caudatus Rumph.

AMOMUM CARDAMOMUM WILLD.

Botanl

Sinonim

Amomum kapulaga Sprague & Burk.; A. compactum

Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae

Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Amomum cardamomum Willd.

Bangsa
Suku

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Ball

Solad. ex Maton

Monocotyledonae

Zingiberales
Zingiberaceae
Amomum
Kapulaga

Roude cardemom (Aceh) Kapulaga (Melayu) Pelaga


puwar (Minangkabau)

Palago (Sunda) Kapulaga {Jawa) Kapulaga


(Madura)

Sulawesi

Kapolagha
Kapulaga (Makasar) Gandimong (Bugis)

Habitus

Semak, rumput-rumputan, tahunan, tinggi + 1,5 m.

Deskripsi

Batang
Daun

Semu, bulat, membentuk anakan, hijau.

Tunggal, tersebar, lanset, ujung runcing, tepi rata,


pangkal runcing, panjang 25-35 cm, lebar 10-12
crn, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Majemuk, bentuk bongkol, di pangkal batang,


kelopak panjang 12,5 mm, berbulu hijau, benang
sari 1,25 cm, kepala sari elips, panjang 2 mm,

Buah
Biji
Akar

tangkai pulik tidak berbuiu, kepala putik berbulu,


bentuk mangkok, mahkota bentuk tabung, panjang
12,5 mm, putih atau putih kekuningan.
Kotak, bulat, berlekuk, putih.
Kecil, hitam.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Buah Amomum cardamomum berkhasiat sebagai obat baluk dan obat

perut kembung.

Untuk obat batuk dipakai 6 gram buah Amomum cardamomum, dicuci


dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum

sekaligus.

Kandungan kimia
Buah dan rimpang Amomum cardamomum mengandung saponin, flavonoida dan polifenol, di samping minyak atsiri.

Gambar 20. Amomum cardamomum

AMORPHOPHALLUS CAMPANULATUS BL.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Diskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Arales
Araceae
Amorphophallus
Amorphophallus campanulatus Bl.
Suweg
Suweg (Jawa)

Semak, tahunan, tinggi 1 m.


Lunak, silindris, membentuk umbi, hijau.
Tunggal, menjari, tepi rata, ujung lancip, pangkal
berlekuk, panjang + 50 cm, lebar 30 cm, tangkai
memeluk batang, silindris, panjang 30 cm, hijau
bercak putih, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, bentuk bongkol, panjang
+ 7,5 cm, bakal buah melingkar rapat, kepala putik
dua sampai liga, kepala sari melingkar, mahkota
merah, merah.
Buni, lonjong, merah.
Bulat, merah.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Umbi Amorphophallus campanulatus berkhasiat sebagai obat sakit perut
dan obat luka.
Untuk obat sakit perut dipakai + 15 gram umbi segar Amorphophallus
campanulatus, dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempefkan pada
perut sebagai tapal.
Kandungan kimia
Umbi Amorphophailus campanulatus mengandung saponin dan flavonoida,
batang dan daunnya mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 23. Amorphophallus campanulatus Bl.

AMORPHOPHALLUS VARIABILIS BL.

Botani
Klasifikasi
Oivisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledoneae

Arales
Araceae
Amorphopallus
Amorphopallus variabilis Bl.

lles-iles
Kembang bangke (Melayu)
Acung (Sunda) lles-iles (Jawa)
Semak, tinggi 1 m.
Lunak, bulat, halus, membentuk umbi, hijau.
Tunggai, bentuk menjari, panjang 50 cm, lebar
+ 30 cm, ujung runcing, pangkal berlekuk, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, panjang 20-40 cm, pada
pangkal terdapat daun pelindung, bunga jantan kuning, bunga betina hijau, kuning.
Buni, bulat, merah atau jingga.
Tidak jelas.
Serabut, putih.

Khasiat
Umbi Amorphophallus variabilis berkhasiat sebagai obat bisul, luka iris
dan luka karena gigitan binatang berbisa.
Untuk obat bisul dipakai 5 gram umbi segar Amorphophallus variabilis,
dicuci, diparut. Hasil parutan ditempelkanpada bisul.
Kandungan kimia
Umbi dan daun Amorphophalus variabilis mengandung saponin dan flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin.

Gambar 24. Amorphopallus variabilis Bl.

ANACARDIUM OCCIDENTALE L

Kandungan kimla.

Kulit batang Ancardium occidentale mengandung alkaloida, flavonoida,

Botanl
Deskripsi
Divisi
Sub Divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

tanin dan saponin.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Sapindales

Anacardiaceae
Anacardium

Anacardium occidentate L
Jambu monyet

Jambu orang (Minangkabau) Gaju (Lampung)

Jambu mete (Jawa) Jambu mede (Sunda) Jambu


monyet (Madura)
Jambu jipang
Nyambuk nyebet (Sasak)
Jambu sereng (Bugis) Jambu dare {Makasar}
Kanoke (Seram) Buwa jaki (Ternate) Buwa jaki
(Tidore)
Pohon, tinggi 12 m.

Berkayu, bulat, bergetah, putih kotor.


Tunggal, bulat telur, tepi rala, pangkal runcing, ujung
membulat, panjang 8-22 cm, lebar 5-13 cm,
pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun dan di ujung


cabang, daun pelindung bulat felur, panjang 5-10
mm, hijau, kelopak berambut, panjang 4-5 mm, hijau
muda, mahkota runcing, masih muda putih seteiah
tua merah.
Batu, keras, melengkung, panjangnya 3 cm, hijau
kecoklatan.
Bulat panjang, melengkung, pipih, putih.
Tunggang, coklat.

Khaslat
Kulit batang Ancardium occidentale berkhasiat sebagai obat urus-ums,

obat sariawan dan obat jerawat.


Untuk obat urut-urus dipakai 10 gram kulit batang Anacardium occiden-

tale, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit. Hasil rebusan
diminum sehari dua kali sama banyak.

Gambar 21, Anacardium occidentale L.

ANANAS COMOSUS MERR.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jsnis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Kandungan kimia
Daun. buah dan akar Ananas comosus mengandung saponin, tlavonoida
dan polifenol.

Ananas sativus Schult.; A. sativa Lindl.


Spermatophyla
Angiospermae
Monocotyledonae

Bromeliales

Bromeliaceae
Ananas
Ananas comosus Merr.

Nanas

Anes (Aceh) Mas (Gayo) Nonas (Batak) Aneh


{Minangkabau) Kanos (Lampung)
Danas (Sunda) Nanas (Jawa Tengah) Nanas
(Madura)

Manas

Panda jawa (Sumba) Pedang (Flores) Pedang


(Solor) Nanas (Ternate) Nanasi (Tidore)
Tuis mangandow (Makasar)
Arnasiun (Ambon) Kalnasi (Buru} Manasi

(Halmahera)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Herba, tahunan, tinggi 50-150 cm.

Dalam rosel akar, pangkal melebar menjadi


pelepah, hijau kekuningan atau keunguan.
Tunggal, beniuk pedang, tebal, Nat, ujung lancip
serupa duri, fepi berduri tempel, hijau atau hijau

kemerahan.
Bunga

Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, daun

pelindung bergigi tajam 2-5 cm, kelopak terbenam

dalam poros bulir, membentuk tonjolan bersegi lima,


taju segi tiga, berdaging, panjang 1 cm, putih,

daun mahkota lonjong, panjang 1,5-2,5 cm, putih


atau ungu.
Buah
Biji
Akar

Semu, bulat panjang, berdaging, hijau atau Jingga.


Pipih, kecil, coklat.

Serabut, hitam keputih-putihan.

Khasiat
Buah Ananas comosus berkhasiat sebagai obat cacing, obat demam,
pelancar air senin dan memperbaiki pencernaan.
Untuk obat cacing dipakai 1 buah muda ananas comosus, dikupas, dicuci

dan diparut kemudian diperas. Hasil perasan diminum sekaligus. Bagi


wanita yang sedang hamil dilarang.

Gambar 22. Ananas comosus Merr.

ANDROGRAPHIS PANICULATA NEES

Botanf
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Surnatera

Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Kandungan kimia
Daun Andrographis paniculata mengandung saponin, (lavonoida dan
tanin.

Sperm atophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales
Acanthaceae
Andrographis
Andrographis paniculata Nees
Sambiloto

Sambilata (Melayu)
Sambiioto (Jawa Tengah) Ki oray (Sunda)
Pepaitan
Herba, semusim, tinggi 50 cm.
Berkayu, pangkal bulat, masih muda bentuk segi
empat setelah lua bulat, percabangan monopodial,
hijau.
Tunggal, bulat telur, bersilang berhadapan pangkal
dan ujung runcing, tepi rata, panjang 5 cm, lebar
1,5 cm, pertulangan menyirip panjang (angkai

Bunga

30 mm, hijau keputih-putihan, hijau.


Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun dan di
ujung batang, kelopak lanset, berbagi lima, pangkal

berlekatan, hijau, benang sari dua, bulat panjang,


kepala sari bulat, ungu, putik pendek, kepala putik
ungu kecoklatan, mahkota lonjong, pangkal ber-

lekatan, ujung pecah menjadi empat, bagian dalam


putih bernoda ungu, bagian luar berambut, merah.

Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat panjang, ujung runcing, tengah beralur,


masih muda hijau setelah tua hitam,
Kecii, bulat, masih muda putih kotor setelah tua
coklat.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Herba Andrographis paniculata berkriasiat sebagai obat demam, obat
penyakit kulit, obat kencing manis, obat radang telinga dan obat masuk
angin.

Untuk obat demam dipakai 5 gram herba segar Andrographis paniculata,


diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil

saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Gambar 27. Andrographis paniculata Nees

ANDROPOGON CITRATUS DC.

Botanl
Sinonim
Klasrfikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagahg
Mama daerah
Sumatera

Kandungan kimia.
Daun Andropogon citratus mengandung alkaloida, flavonoida dan polifenol,
di samping minyak atsiri.

Cymbopogon cifratus (DC.) Stapf.


Spermalophyta
Angiospermae

Monocotyledonae
Poales
Gramineae
Andropogon
Andropogon citratus D C.
Sere

Threue (Aceh) Sere (Gayo) Sangge-sangge (Batak)


Sarae arun (Minangkabau) Sorae (Lampung) Sere

(Melayu)

Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Sereh (Sunda) Sere (Jawa Tengah) Sere (Madura)

see
Pataha (Bima) Kedaungwitu (Sumba)

Sare (Makasar) Garamakusu (Manado) Sere (Bugis)


Serai (Ambon) Lauwariso (Seram) Bisa (Buru) Bubu
(Halmahera) Garamakusu (Ternate) Baramakusu
(Tidore)
Semak, tahunan, linggi 50-100 cm.
Tidak berkayu, beruas-ruas pendek, putih kotor,
Tunggal, lanset, berpelepah, pangkal pelepah memeluk batang, kasap, ujung runcing, tepi rata,
panjang 25-75 cm, lebar 0,5-1,5 cm, pertuiangan

sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk malai, karangan bunga berseludang, terletak dalam satu tangkai, benang sari
dua, berlepasan, kepala putih muncul dari samping,

Buah
Biji
Akar

kuning keputih-putihan.

Padi, bulat panjang, pipih, putih kekuningan.


Buiat panjang, coklat.
Serabut, kuning.

Khasiat
Daun Andropogon citratus berkhasiat sebagai obat demam, obat kumur

dan pencegah muntah,


Untuk obat demam dipakai 10 ggram daun segar Andropogon citratus,
dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan
diminum sekaligus.

Gambar 23. Andropogon citratus DC.

ANDROPOGON MARTINI ROXB.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku

Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Cymbopogon martini (Roxb.) Watson

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae

Poales

Gramineae
Andropogon

Andropogon martini Roxb.


Palmarosa
Palmarosa
Herba, tinggi 1 m.
Bulat, beruas-ruang, kuning.
Tunggal, berseling, lanset, ujung runcing, pangkal
tumpul, tepi rata, panjang 75 cm, lebar 1 cm,

pelepah daun menutup batang, pertulangan sejajar,


hijau.

Bunga
Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, bulir kecil, panjang 10-40


cm, berseludang, panjang 15-20 cm, pulih kekuningan.
Padi, putih.
Kecil, putih kecoklatan.
Serabut, pulih.

Khasiat
Daun Andropogon martini berkhasiat sebagai obat perut kembung.

Untuk obat perut kembung dipakai + 10 gram daun Andropogon martin,


dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan
diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun andropogon martni mengandung, saponin, tlavonoida dan polifenol,
di samping minyak atsiri.

Gambar 24. Andropogon martini Roxb.

ANDROPOGON NARDUS L.

Botani
Sinonim

Cymbopogon nardus (L.) Rendle

Klasifikasi
Disivi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae

Poales

Gramineae
Andropogon
Andropogon nardus L.
Sere

Sumatera

Sere mongthi (Aceh) Sere (Gayo) Sangge-sangge

Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sereh (Sunda) Sere (Jawa Tengah) Sere (Madura)

(Batak) Serai batawi (Minangkabau) Sarae


(Lampung) Sere (Melayu)

Sulawesi

Maluku

Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

See
Kendong witu (Sumba) Nausina (Roti) Humuku
(Timor)
Sare (Makasar) Sare (Bugis)
Serai (Ambon) Lauwariso (Seram)
Rumput, tahunan, tinggi 50-100 cm.
Tidak berkayu, beruas-ruas pendek, putih.

Tunggal, lanset, berpelepah, pangkal pelepah


memeluk batang, ujung runcing, tepi rata, panjang
25-75 cm, Iebar5-15 mm, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk malai, karangan bunga berseludang, terletak dalam satu tangkai, bulir kecil,

benang sari berlepasan, kepala putik muncul dari


sisi, putih.
Padi, bulat panjang, pipih, putih kekuningan.
Bulat panjang, coklat.

Serabut, putih kekuningan.

Khasiat
Daun dan akar Andropogon nardus berkhasiat sebagai penghangat
badan, peluruh keringat dan obat kumur.
Untuk penghangat badan dipakai 5 gram akar segar Andropogon nardus, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan

diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.


Kandungan kimia

Daun dan akar Andropogon nardus mengandung saponin, flavonoida dan


polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri.

Gambar 25. Andropogon nardus L.

ANDROPOGON ZIZANIODES (L.) URB.

Akar Andropogon zizanioides mengandung minyak atsiri, di samping itu


juga mengandung saponin, flavonoida dan tanm.

Botan!

Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Sum ate ra
Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Kandungan kimia

Vetiveriatestueoides (Presl.
(L.) Nash ex Small.
Sperm atophyla
Angiospermae

Monocotyledonae
Poales
Gramineae

Andropogon
Andropogon zizanioides {L.} Urb.
Larasetu
Usa (Minangkabau) Hapias (Batak)

Janur (Sunda) Larasetu (Jawa Tengah) Kara westu

(Jawa Timur) Kara bistu (Madura)


Anggara wastu
Mausinaluik (Roti) Akar banda (Timor)
Akar babau (Manado) Narawestu (Makasar) Nara

westu (Bugis)
Ruju-ruju (Halmahera) Gerame kusu betawi
(Ternate) Barama kusu batai (Tidore

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Semak, tahunan, tinggi 0,5-1,25 m.


Lunak, beruas-ruas, putih.
Tunggal, bentuk pita, ujung runcing, tepi rata, pelepah memeluk batang, panjang 0,5-1,2 cm, lebar
0,5-1 cm, pertulangan sejajar, hijau keputih-putihan,
hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, kelopak
panjang 3-4 mm, berduri, benang sari tiga, kepala
sari bentuk jarum, tangkai putik dua, ungu, putih.

Padi, berduri, berbulu, putih kotor.


Kecil, hitam.

Serabut, kuning.

Khasiat
Akar Andropogon zizanioides berkhasiat sebagai obat rematik, di samping
itu dapat dimanfaatkan pula untuk mencegah adanya serangga dan untuk

bahan baku kosmetika.


Untuk obat rematik dipakai 5 gram akar segar Andropogon zizanioides,
ditumbuk sampai lumat lalu dioleskan pada bagian yang sakit.

Gambar 26. Andropogon zizanioides (L.) Urb.

ANEILEMA MALABARICUM (L.) MERR.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Namadaerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Bromeliales
Commelinaceae
Aneilema
Aneilema malabaricum (L.) Merr.
Brambangan
Gewor (Sunda) Brambangan (Jawa) Djeboran
(Madura)

Deskripsi

Habitus

Herba, semusim, membentuk stolon, panjang


10-50 cm.

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Menjalardan merambat, bulat, hijau keunguan.


Tunggal, roset akar, berseling, bentuk pita, panjang
3-15 cm, lebar 1-3 cm, tepi rata, pertulangan
sejajar, hijau.
Majemuk, di ujung batang atau di ketiak daun,
terdiri dari 2-3 cabang, benang sari 6, mahkota 3
helai, ungu atau biru.
Kotak, lonjong, panjang 0,4-0,6 cm, hijau.
Lonjong, keras, coklat.
Serabut, putih.

Khasiat
Herba Aneilema malabaricum berkhasiat untuk pelancar air seni.
Untuk pelancar air seni dipakai + 10 gram herba segar Aneilema
malabaricum, dicuci, diseduh dengan 1 gelas air matang panas selama 15
menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Aneilema malabaricum mengandung saponin, flavonoida dan
polifenol.

Gambar 7. Aneilema malabaricum (L) Merr.

ANNONA MURICATA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Spermatophyta
Angiosperrnae

Dicotyledonae
Ranunculales
Annonaceae
Annona
Annona muricata L
Srikaya

Deureujan (Aceh) Tarutung Belanda (Batak toba)


Durio olandra (Nias) Durian batawi (Minangkabau)
Jambu landa (Lampung) Durian belanda (Melayu)
Nangka walanda (Sunda) Srikaya (Jawa Tengha)
Nangka boris (Madura)

Ball

Srikaya Jawa
Diam blada (Kenya)

Nusa Tenggara
Sulawesi

Naka (Flores)
Lange lo walanta (Gorontalo) Srikaya balanda
(Makasar) Srikaya balande (Bugis)
Naka loanda (Buru) Durian (Halmahera) Naka

Kalimantan

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia
Daun Annona muricata mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

walanda (Ternate) Naka fada (Tidore)

Pohon, tinggi + 8 m.
Berkayu. bulat, bercabang.coklat kotor.

Tunggal, bulat telur atau lanset, ujung runcing, tepi


rata, pangkal meruncing, panjang 6-18 cm, Iebar2-

6 cm, pertulangan menyirip, tangkai 5 mm, hijau


kekuningan, hijau.
Tunggal, pada batang dan ranting, daun kelopak
kecil, kuning keputih-putihan, benang sari banyak,
berambut, kepala putik silindris, mahkota berdaging,
bulat telur, panjang 3-5 cm, kuning muda.
Majemuk, bulat telur, panjang 15-35 cm, diameter
10-15 cm, hijau.
Bulat telur, keras, hitam.
Tunggang, bulat, coklat muda.

Khasiat
Daun Annona muricata berkhasiat sebagai obat bisul, obat kejang dan

peluruh keringat.
Untuk obat bisul dipakai 4-5 lembar daun Annona muricata yang muda

dan segar, dicuci, diberi kapur, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan
pada bisul.

Gambar 28. Annona muricata L.

ANNONA RETICULATA L.

Daun dan kulit batang Annona reliculata mengadung saponin, tlavonoida,


di samping itu kulit batangnya juga mengandung alkaloida dan tanin.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku

Marga

Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Ranunculales

Annonaceae

Annona
Annona reticulata L.
Mulwo

Sumatera

Serba rabsa (Aceh) Buah nona (Melayu) Buah unah

Jawa

Manowa (Sunda) Mulwo (Jawa Tengah} Binuwa

Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia

(Lampung)
(Madura)

Anona (Flores) Ata kase (Timor) Nonadae lok (Roti)


Manunang {Mongondow} Sirikaya doke (Makasar)
Sirikaya susu (Bugis)
Boinon (Kai) Buah nyonya (Ambon)

Pohon atau perdu, tinggi 7 m.


Berkayu, bulat, bercabang, coklat keputih-putihan.
Tunggal, bulat telur sampai lanset, ujung dan
pangkal meruncing, tepi rata, panjang 9-30 cm, lebar
7-20 cm, pertulangan menyirip, tangkai pendek,
hijau kekuningan, hijau.
Majemuk, pada cabang, tangkai 12 mm, daun
kelopak kecil, bulat telur, panjang 4,5 cm, benang
sari banyak, putih, tangkai sari melebar, kepala putik
duduk, mahkota lanset, panjang 31 mm, lebar +

Buah

6 mm, kuning keputih-putihan.


Majemuk, bulat, diameter 5-12 cm, kuning atau

Biji
Akar

rnerah kekuningan.
Bersegi, licin, masih muda coktat setelah tua hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Annona reticulata berkhasiat sebagai obat bisul, obat encok dan
obat sakit kulit, biji dan kulit batangnya berkhasiat sebagai obat mencret.
Untuk obat bisul dipakai 4-5 lembar daun segar Annona reticulata, dicuci,
diberi kapur 1/4 sendok teh, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan

pada bisul, dibalut dengan kain bersih.

Gambar 29. Annona reticulata L.

ANNONA SQUAMOSA L.

Akar dan batang Annona squamosa mengandung tlavonoida, disamping


itu akarnya juga mengandung saponin, tanin, polifenol dan alkaloida.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Ranunculales
Annonaceae
Annona
Annona squamosa L

Srikaya

Delima bintang (Aceh) Seraikaya (Lampung) Sarikaya (Minangkabau)


Srikaya fSunda) Srikaya (Jawa Tengah) Sarkaya
(Madura)

Ball
Kalimantan

Sirkaya
Sarikaya (Dayak)

Nusa Tenggara
Sulawesi

Garaso (Bima) Ata (Timor)


Sirikaya (Gorontalo) Atis (Manado) Sirikaya (Bugis)
Sirikaya (Makasar)
Atisi (Halmahera) Atis (Ternate) Atis (Tidore)

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia

Pohon atau perdu, tinggi 7 m.


Berkayu, bulat, bercabang, coklat kotor.

Tunggal, bulat telur atau lanset, ujung tumpul,


pangkal meruncing, tepi rata, panjang 6-17 cm, lebar
2,5-7,5 cm, pertulangan menyirip, fiijau keputihputihan, hijau.
Tunggal, bentuk lonceng, kelopak segi tiga, kecil,
benang sari banyak, putih, tangkai sari panjang,

kepala putik menyatu, bakal buah banyak dan


mudah rontok, mahkota berdaging tebal, panjang
Buah
Biji
Akar

2-2,5 cm, putih kekuningan.

Buni, majemuk, bulat, berbongkol-bongkol, diameter


5-10 cm, dilapisi lilin, hijau.
Bulat telur, hitam,
Tunggang, bulat, kecoklatan.

Khaslat
Kulit batang Annona squamosa berkhasiat sebagai obat mencret dan
obat bisul, buah dan biji yang belum masak berkhasiat sebagai obat cacing.
Untuk obat mencret dipakai 10 gram kulit batang Annona squamosa,

dicuci dan dipotong kecil-kecil, direbus dengan 3 gelas air selama 30 menit,

didinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama
banyak pagi dan sore.

Gambar 30. Annona squamosa L,

ANTHURIUM ANDREANUM LINDEN

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Jawa

Anthurium froebelii Hort.


Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Arales
Araceae
Anthurium
Anthurium andreanum Linden
Kuping gajah
Kuping gajah (Jawa Tengah)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Semak, tahunan, tinggi 20-50 cm.


Teg ak, mas if.
Tunggal, duduk dalam roset akar, berpelepah,
lonjong, panjang 25-30 cm, lebar 15-20 cm, perlulangan menyirip, tulangdaun keputih-putihan, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak
bulat, halus, kepala sari kuning, mahkota kuning,
kuning.
Kotak, bulat, masih muda hijausetelah tua merah
kecoklatan.

Bulat, hijau.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Daun Anthurium andreanum berkhasiat sebagai obat bengkak pada
tenggorokan dan mulut.
Untuk obat bengkak pada tenggorokan dan mulut dipakai 10 gram
daun segar Anthurium andreanum, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama
15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan batang Anthurium andrianum mengandung saponin, flavonoida
dan tanin.

Gambar 25. Anthurium andreanum Linden

ANTIDESMA BUNIUS (L.) SPRENG.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Antidesma

Antidesma bunius (L) Spreng.


Buni
Buni (Melayu}
Wuni (Sunda) Wuni (Jawa) Burneh (Madura)

Bunetedong (Makasar)
Pohon, tinggi 15-30 m.
Tegak.berkayu, bulat, percabangan simpopodial,
hijau keputih-putihan.
Tunggal, tersebar, lonjong, pangkal runcing, ujung
runcing, panjang 15-20 cm, lebar 5-10 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, bentuk landan, bunga
jantan bertangkai pendek, kelopak bentuk cawan,
bunga betina bertangkai, bertaju, benang sari kuning
kemerahan, tiga sampai empat, kuning kemerahan.
Buni, lonjong, masih muda hijau setelah tua rnerah.
Batu, lonjong, putih kotor.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Antidesma bunius berkhasiat sebagai obat penutup luka dan buahnya
yang telah matang berkhasiat untuk menarnbah air susu ibu.
Uniuk obat penutup luka dipakai 10 gram daun segar Antidesma bunius, dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada luka dan
dibalut dengan kain yang bersih.
Kandungan kimia
Daun. kulit batang dan akar Antidesma bunius mengandung saponin dan
tanin, di samping itu kulit batangnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 26. Anlidesma bunius (L.) Spreng.

APIUM GRAVEOLENS L.

Botani
Klasifikasi
Divist
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Umbelliflorae

Umbelliferae

Apium

Apium graveolens L.
Seledri

Seledri (Melayu)
Saladri (Sunda) Seledri (Jawa Tengah)
Semak, tinggi 50 cm.

Tidak berkayu, bersegi, beralur, beruas, bercabang,


tegak, hijau pucat.
Majemuk, menyirip ganjil, anak daun 3-7 helai,
pangkal dan ujung runcing, tepi beringgit, panjang
2-7,5 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, tangkai 1-2,7 cm, hijau keputih-putihan, hijau.
Majemuk, benluk payung, tangkai 2 cm, delapan

sampai dua be!as, tangkai kelopak 2,5 cm, hijau,


benang sari lima, berlepasan, berseling dengan

Buah
Akar

mahkota, ujung runcing, rnahkota berbagi lima,


bagian pangkal berlekatan, putih.
Kotak, bentuk kerucut, panjang 1-1,5 mm, hijau
kekuningan.

Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Herba Apium graveolens berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi,
obat masuk angin dan penghilang rasa mual.

Untuk obat tekanan darah tinggi dipakai herba Apium graveolens yang
masih segar sebanyak 40 gram, direbus dengan 2 gelas air selama 15
menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama

banyak pagi dan sore.


Kandungan klmia
Daun Apium graveolens mengandung saponin, tlavonoida dan polifenol.

Gambar 31. Apium graveolens L.

ARACHIS HYPOGAEA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball

Nusa lenggara

. Sulaw9si
Maluku

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Resales
Leguminosae
Arachis
Arachis hypogaea L.
Kacang tanah
Aneu kacang (Aceh) Kacang kembili (Batak) Kasa
gore (Nias) Kacang jawa (Melayu)
Kacang suuk (Sunda) Kacang prol (Jawa) Kacang
aduk (Madura)
Kacang tanah (Bali)
Kacang jawa (Sasak) Rapa (Bima) Kacang Manila
(Sumba) Sue tanah (Flores) Utan tanah (Solor) Kepa tanah (Alor)

Caanggorung (Makasar)
Kacang japong (Seram) Kacang (Buru) Bonci (Ternate) Nyiha cina (Tidore)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Semak, semusim, tinggi 60 cm.


Tegak.bercabang, hijau keputih-putihan.
Majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung runcing,

pangkal tumpul, berbulu, hijau.


Bunga
Buah
Biji
Akar

Tunggal, di ketiak daun, tabung kelopak berbentuk


lansel, mahkota bentuk kupu-kupu, kuning.
Polong, terdiri dari 1-3 biji, putih kotor
Lonjong, pangkal dan ujung tumpul, putih.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Biji Arachis hypogaea berkhasiat untuk pencahar, memperkuat sperma
laki-laki dan obat sakit sendi.
Untuk pencahar dipakai 15 gram biji mentah Arachis hypogaea, dicuci
bersih dan dimakan.
Kandungan kimia

Biji, batang dan daun Arachis hypogaea mengandung saponin, flavonoida


dan polifenol, di samping itu bijinya mengandung minyak lemak.

Gambar 27. Arachis hypogaea L.

ARCANGELISIA FLAVA MERR.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranuncuiales

Suku

Menispermaceae

Marga

Arcanigelisia
Arcangelisiaftava Merr.

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Kayu kuning

Kegunaan
Obat sakit kuning, kecacingan dan untuk sariawan.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat sakit kuning: kayu kuning sebanyak 30 gram dicuci, direbus dengan 400 ml air
sampai mendidih sclaina 15 menit atau sampai air rebusan tinggal setengahnya,
disaring, setelah dingin diminum sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 3 kali
sehari.
2. Obat kecacingan: kayu kuning sebanyak 20 gram, dicuci direbus dengan 200 ml air
sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus,

Kandungan kimia
Kayudandaunkayukuningmengandungsaponin,flavonoidadantanin,disarnpingitukayunyajugamengandung

Kayu kunino (Palembang)


Reuy ki koneng (Sunda), Oyod sirawan, sirawan kunyit (Jawa),
Wall bulan, Wari bulan (Ambon); Gumi modoku, Mololeya
gumini (Halmahera Utara)

Terna, memanjat, menahun, panjang mencapai 20 m.


Bulat, membelit, kasar, berwarna coklat kehitaman, kayu
berwarna kuning cerah.
Tunggal, tersebar, berseling, tangkai silindris, pangkal
membulat, panjang 10-20 cm, bentuk oval, ujung runcing,
pangkal t u m p u l tepi rata, panjang 15-20 cm, lebar 10-16 cm,

pertulangan menjari, permukaan licin, kaku, hijau cerah


mengkilat.
Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, terletak di ketiak daun, bentuk malai dengan daun


penumpu, bunga sempuma, berkelamin ganda, kelopak
berlepasan. bentuk segitiga. panjang 2-8 mm, hijau, benangsari
jumlah 6, kepala sari bulat, kepala putik beruang 3, kuning,
mahkota berlepasan, bentuk asimetris. 6 helai, halus, kuning.
Kotak, berusuk 3, bulat, permukaan berbulu, hijau.

Bulat, kasar, kecil, coklat.


Tunggang, berwarna coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar yang umumnya ditemukan tumbuh di pantai berbatu atau di
tepi-tepi hutan, pada ketinggian 100 m sampai 800 m di atas permukaan laut. Berbunga
pada bulan Juli-September, pengumpulan bahan sebaiknya dilakukan pada musim
kemarau.

Bagian yang digunakan


Kayu dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 5. Arcangelisiaflavo Merr.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk pelancar air seni: Akar gobo segar sebanyak 100-200 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah dingin diminum
sckaligus, sehari sekali dan sebaiknya diminum pada pagi hari.
2. Obat turun panas: akar gobo segar sebanyak 100 gram, dicuci direbus dengan 200 ml
air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari
pagi dan sore.

ARCTIUM LAPPA L,

Botani

Klasifikasi:
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum
Nama daerah: Gobo
Jawa

Spermatophyta

Angiospermae

Dicotyledoneae

Asterales

Kandungan kimia
Akar dan daun gobo mengandung saponin, kardenolin, flavonoida, polifenol

Asteraceae

Arctium
Arctium lappa L.
Gobo

Gobo (Jawa)

Diskripsi;

Habitus
Daun

Terna, semusim, tinggi 20-30 cm, tidak berbatang.

Tunggal, roset akar, bentuk oval atau bulat, panjang 20-30 cm,
lebar 15-20 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgit,
pertulangan

daun

tegas

berwarna

hijau

bergaris

ungu,

permukaan bawah berbulu halus putih, permukaan atas kasar,


warna hijau.

Bunga

Majemuk, bentuk payung, terletak di ujung batang, panjang


mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk cawan berduri, diameter

4-6 cm, warna hijau, mahkota balus bentuk sudip, ujung


runcing, lepas, mengelilingi cawan bunga tempat benang sari

dan putik, warna putih atau ungu,


Biji

Akar

Bentuk lanset, ujung tumpul, panjang 4-5 mm, berwarna coklat

tua atau coklat kehitaman,


Tunggang, bentuk silindris, diameter 3-5 cm, berwarna putih
kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman sayur atau hias di

kebun-kebun atau pekarangan. Tumbuh di dataran menengah sampai pegunungan pada


ketinggian 800 sampai 1800 m di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan

subur dan dapat dipanen setelah berumur 4-5 bulan setelah tanam.
Bagian yang digunakan

Akar atau umbi akar dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Peluruh air seni dan anti-radang.

Gambar 6. Arctium lappa L.

ARDISIA CRENATA ROXB.

Botani
Sinonirn
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum
Nama daerah
Jawa
Sumatra
Diskripsi:
Habitus
Daun
Bunga

Buah
Akar

Ardisiacrispa (Thunb.) DC,


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Primulales
Myrsinaecae
Ardisia
Ardisia crenaia Roxb.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk pelancar peredaran darah: akar mata ayam segar sebanyak 10 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sarnpai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat batuk: daun mata ayam segar sebanyak 15 gram, dicuci direbus dengan 200 ml air
sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi
dan sore.
Kandungan kimia
Akar dan daun mata ayam mengandung polifenol, di samping itu akarnya juga
mengandung saponin dan flavonoid.

Mata ayam.
Mata ayam (Jawa)
Mata ayam (Bangka), Papinoh (Lampung)
Semak menahun, tegak, tinggi 0,5-1,5 m, berkayu,warna batang
coklat kehitaman.
Tunggal, bentuk memanjang, tepi bergelombang, ujung
meruncing, permukaan licin, bertangkai panjang 0,5-1 cm, tata
daun tersebar.
Majemuk, bentuk payung, terletak di ketiak daun, kelopak
berlekatan, ujung meruncing. panjang 0,2-0,4 cm, warna hijau
kekuningan, perhiasan mahkota berlekatan, berbilang 5, panjang
0,5-1,5 cm, ujung runcing, warna putih.
Tunggal, benluk lanset, kecil, berwarna coklat.
Tunggang, berwarna coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan turnbuhan liar di hutan sekunder atau di pantai-pantai pada ketinggian
10-200 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Desember-April, pengumpulan
bahan sebaiknya dilakukan pada bulan September-Desember.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kcgunaan
Memperlancar peredaran darah, anti racun dan anti radang.

Gambar 7. Ardesia crenata Roxb.

ARECA CATECHU L

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Maga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Bali
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku

Untuk obat cacing dipakai serbuk dari biji Areca catechu 2 gram, diseduh denggan air matang panas sebanyak 1/2 gelas, setelah dingin disaring
Hasil saringan diminum sekaligus sebelum tidur.
Kandungan klmla

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Arecales

Biji Areca catechu mengandung alkaloida, saponin, dan flavonoida.

Palmae

Areca
Areca catechu L.

Pinang

Pineng (Aceh) Pinang (Gayo) Batang majang pinang


(Batak karo) Pining (Batak toba) Batang oinang
(Minangkabau) Ugal (Lampung) Batang bangkok

(Melayu)
Jambe (Sunda) Penang (Madura) Jambe (Jawa
Tengah)
Buwah

Oea (Sumba) Pua (Timor) Uhu (Ende) Boea (Sasak)


Au (Bima) Keu (Flores) Wuha (Solor)
Luguto (Gorontalo) Luguto (Buol) Poko (Makasar)
Isue (Tanimbar) Bia (Aru) Aiisu (Kai) Bua (Goram)
Hua yain (Seram) Hua (Ambon) Hual (Uleas) Soin
(Buru) Elu (Sula) Mela (Halmahera) Hena (Ternate)
Ena (Tidore) Molulu (Halmahera)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Pohon, tinggi 25 m.
Berkayu, tegak, diameter 15 crn, hijau kecoklatan.
Majemuk, berupa roset batang, bentuk pita, ujung
robek, bergerigi, tepi rata, panjang 80 cm, tangkai

pendek, berpelepah, panjang 80 crn, hijau muda,


Bunga

hijau.

Majemuk. bentuk bulir, di ketiak daun, bunga betina


dan bunga jantan tersusun dalam dua baris, beralur,

panjang bunga |antan 4 mm, putih kekuningan,


Buah
Biji
Akar

benang sari 6, bunga betina panjang 1,5 cm,


hijau.
Buni, bulat telur, merah jingga

Satu. bulat telur, kuning kecoklatan.


Serabut. kuning kotor.

Khasiat
Biji Areca catechu berkhasiat sebagai obat cacing, obat luka baru, obat

batuk, peluruh haid, pelangsing tubuh, peluruh air seni dan untuk urus-urus.

Gambar 32. Areca catechu L

ARECA PUMILA BL.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Mama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocolyledoneao
Palmales
Palmae
Areca
Areca pumila Bl.

Jambe rende
Jambe rende (Sunda) Piji (Jawa)
Pohon, tinggi 4-5 m.

Tegak, bulat, tidak bercabang, hijau.


Majemuk, berupa roset batang, berpelepah, tangkai
15-20 cm, anak daun bentuk lanset, menyirip, pangkal tumpul.ujung meruncing, tepirata, panjang
30-40 cm, lebar 3-6 cm, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, bunga jantan

dan bunga belina tersusun menyatu dalam bulir,


panjang 20-25 cm, daun kelopak tiga, putih kemerahan, benang sari banyak, kepala sari silindris,
mahkota terbagitiga, putih kernerah-merahan.
Bulat, masih muda hijau kekuningan setelah tua
coklat kehitaman.
Bulat, putih.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Biji Areca pumila berkhasiat sebagai obat luka baru, obat cacing dan peluruh air seni.
Untuk obat luka baru dipakai 10 biji buah Areca pumita, dicuci, ditumbuk sampai lumat. ditempelkan pada luka baru dan dibalut dengan kain yang
bersih.
Kandungan Kimia
Biji, bunga dan daun Areca pumila mengandung flavonoida, di samping
itu bunga dan daunnya juga mengandung saponin serta biji dan bunganya
juga mengandung tanin.

Gambar 28. Areca pumila Bl.

ARENGA PINNATA MERR.

Akar

Serabut, putih kekuningan.

Khaslat

Botan!
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Maga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tengara

Sulawesi
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Arenga saccharifera Labiil

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Spadicitlorae
Palmae
Arenga
Arenga pinnata Merr.

Aren

Akar Arenga pinnata berkhasiat sebagai peluruh air seni dan peluruh
haid. Getah hasil sadapan berkhasiat sebagai obat sariawan, urus-urus dan
obat radang paru-paru.
Untuk peluruh air seni dipakai 25 gram akar segar Arenga pinnata,

dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menil,


setelah dmgin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak
pagi dan sore.
Kandungan klmia

Akar Arenga pinnata mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Bakjuk (Aceh) Pangguh (Alosa) Pola (Batak Parpar) Paula (Batak Karo) Agaton (Batak Toba)
Bargot (Mandailing) Agaton (Angkola) Anau
(Simauiue) Peto (Nias) Paula (Mentawa) Biluluk
(Minangkabau) Hanau (Lampung)
Are (Jawa Tengah) Aren (Madura)
Hano
Jemaka (Sasak) Pola (Sumbawa) Nao (Bima)
Karodi (Sumba) Moka {Sawu] Moke (Flores) Bole
(Roti) Bone (Timor)
Akele (Sangor) Waolo (Gorontalo) Pun arin (Tolitoli) Onau (Toraja) Inau (Makasar) Inau (Bugis)
Seko (Ternate) Siho (Tidore) Tuna (Tanimbar) Nawa
Roni (Buru)
Pohon, tegak, tinggi 15-30 m.
Bulat. diameter 65 cm, hijau kecoklatan.
Berupa roset batang, berpelepah, tangkai 6-12 m,
anak daun bentuk Janset, menyirip, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, panjang 1,5 m,

lebar 7 cm, tangkai pendek, hijau muda, hijau


tua

Majemuk, berkelamin tunggal, bentuk tongkol, di


ketiak daun, panjang tangkai 2,5 m, bunga jantan
dan betina menyatu pada tongkol, panjang 0,5-1,5

m, bunga jantan panjang 1-1,25 cm, daun kelopak


tiga, bulat telur, benang sari banyak, kepala sari
bentuk jarum, bunga betina bulat, bakal buah tiga,
putik tiga, putih, mahkota berbagi tiga, kuning
keputih-putihan.
Buiat peluru, ujung melengkung ke dalam atau rompang, diameter 3-5 cm, coklat.
Bulat telur, hitam.

Gambar 33. Arenga pinnata Merr.

ARGEMONE MEXICANA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Baiang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Brassicales
Papaveraceae
Argemone
Argeone mexicana L.
Druju
Druju (Jawa Tengah)

Semak, semusim, tinggi 1 m.

Bulat, lunak, bercabang, hijau keputih-putihan.


Tunggal, berseling, bulattelur, ujung lancip, pangkal

meruncing, tepi berduri, pertulangan menyirip, hijau


Bunga

keputih-putihan, hijau.
Tunggal, di keliak daun dan di ujung batang, kelopak

Buah
Biji
Akar

kai sari kuning muda, kepala sari kuning tua, kepala


putik coklat, mahkota enam, membulat, kuning.
Kotak, bentuk tabung, beruang enam, hijau.
Kecil, bulat, ujung lancip, coklat kehitaman.
Tunggang, kuning kecoklatan.

bertaju dua, hijau muda, benang sari banyak, tang-

Khasiat
Biji Argemone mexicana berkhasiat sebagai obat batuk dan obat nyeri
waktu haid, getahnya berhasiat sebagai penghilang kutil pada kulit.
Untuk obat batuk dipakai biji Argemone mexicana yang masih segar 4

gram, direbus dengan air sebanyak 1 gelas selama 15 menit, setelah dingin
dtsaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Argemone mexicana mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol.

Gambar 34. Argemone mexicana L.

ARISTOLOCHIA DEBILE SIEB. ET ZUCC.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa
Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Aristolochineles

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat penyakit kulit: daun puyan segar sebanyak 10 gram, dicuci bersih, dan ditumbuk
halus lain ditempelkan ke bagian yang sakit
2. Obat kejang perut: daun puyan segar sebanyak 5 gram, dicuci bersih, direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, didinginkan dan disaring. Hasil saringan
diminum dua kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun puyan mengandung alkaloida, saponin dan tanin.

Aristolochia
Artemisia
Aristolochia debile Sieb. Et. Zucc.
Puyan
Puyan, prajon (Jawa)
Herba, menjalar, menahun.

Bulat, membelit, kasar, warna hijau kecoklatan,


Tunggal, bentuk jantung, panjang 4-6 cm, lebar 5-8 cm, tepi

rata, ujung tumpul, pangkal bentuk jantung, permukaan licin,


bertangkai, panjang 3-6 cm, pertulangan menjari, tata daun
tersebar, daun penumpu panjang 1-2 cm, lebar 1,5-2,5 cm,
wama hijau.
Tunggal, di ketiak daun, tangkai bulat, panjang 5-15 cm, bunga
sempuma, berkelamin ganda, kelopak berlekatan, ujung tumpul,
panjang 1-2 cm, hijau, dasar mahkota bentuk tabung, ujung
membuka, bulat, panjang 5-10 cm, bagian luar berwarna hijau
keputihan, bagian dalam ungu berbercak-bercak hijau.
Kotak, beruang 6, bentuk kapsul, panjang 2-3 cm, permukaan
licin, hijau setelah tua hitam.

Biji
Akar

Bulat, pipih, bersayap, kecil, coklat kehitaman.


Tunggang, kuning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan, atau semak belukar, pada ketinggian 100-1500
m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September, pengumpulan bahan
dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Obat penyakit kulit, kejang perut dan anti racun.

Gambar 8. Aristolochia debile Sieb. et Zucc.

ARTEMISIA ANNUA L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Bangsa

Asterales

Suku
Marga
Jenis

Asteraceae
Artemisia
Artemisia annua L.

Nama umum/dagang
Nania daerah

Irian Jaya
Jawa

Deskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Khasiat dan pcmanfaatan


1. Obat demam: daun tanaman anuma segar sebanyak 30-60 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat sakit malaria: daun tanaman anuma segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama l0 menit, disaring, setelah dingin diminum

2 kali sehari pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun atau seluruh bagian tanaman anuma mengandung saponin, flavonoida, polyfenol
dan minyak atsiri.

Anuma.
Anuma (Irian Jaya)
Anuma (Jawa)
Terna, semusim, tinggi 30-100 cin.
Tegak, bulat persegi, berwarna hijau kecoklatan,
Majemuk, bentuk oval, lonjong, panjang 10-18 cm, lebar 6-15

cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgir, anak daun


bentuk oval, tepi bergerigi, pertulangan daun tegas, warna ungu

kehijauan, hijau.
Bunga

Biji
Akar

Majemuk, bentuk tandan, terletak di ujung batang, panjang


mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk bintang, berlekuk 5,

mahkota halus mengelilingi cawan bunga tempat benang sari


dan putik, diameter 2-3 mm, warna putih gading.
Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.
Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun atau di hutan-hutan. Tumbuh di
dataran menengah sampai pegunungan pada ketinggian 800 m sampai 2.300 m di atas
permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat pada
bulan April-Mei.

Bagian yang digunakan


Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti-malaria, anti piretik.

Gambar 9. Artemisia annua L.

ARTEMISIA CINA BERG.

BotanI

Sinonim

Crossostephiurn arternisioides Less.;


Crossostephiurn chinense (L.) Makino ,

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
. Kelas

Sperrnatophyta

Angiospermae

Dicotyledonae
Asterales
Composilae
Artemisia
Artemisia cina Berg.
Mungsi arab

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Mungsi arab (Jawa Tengah)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Semak, menahun, tinggi 15 cm.


Basah, silindris, berbulu, putih kehijauan.

Bunga

Akar

Tunggal, permukaan atas hijau, permukaan bawah


berbulu lebat, bertoreh empat, tangkai 3 cm,
berbulu, putih kehijauan permukaan bagian atas
hijau, bagian bawah hijau keputih-putihan.
Majemuk, di ujung batang dan di ketiak daun,
bertangkai, kelopak beriekatan, berbulu, mahkota
berlepasan, putih kotor.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Herba artemisia cina berkhasiat sebagai obat cacing dan obat rematik.

Untuk obat cacing dipakai 20 gram daun segar Artemisia cina, direbus
dengan 2 gelas air selama 20 menit. setelah dingin disaring. Hasil saringan
diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun Artemisia cina mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan

polifenol.

Gambar 35. Anernisia cina Berg.

ARTEMISIA LACTIFLORA WALL.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi

Kelas
Ordo
Famili

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranales
Asteraceae

Genus

Artemisia

Spesies

Artemisia lactiflora Wall.

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi:

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit perut: seluruh bagian tanaman purwoceng gunung dalam keadaan segar
sebanyak 30-60 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5
menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat datang bulan tidak teratur: daun purwoceng gunung sebanyak 60 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita
yang sedang hamil.

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman purwoceng gunung mengandung saponin, kardenolin, flavonoid
dan minyak atsiri.

Purwoceng gunung
Purwoceng gunutig (Jawa)

Habitus

Tema, menahun, tegak alau sedikit melata, tinggi 20-50 cm.

Batang

Majemuk, bentuk oval, lonjong, panjang 10-18 cm, lebar 6-15


cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgir, anak daun

Bulat, beruas-ruas, licin, berwarna hijau keunguan.

Daun

bentuk oval, tepi bergerigi, pertulangan daun tegas, warna ungu

Bunga

kehijauan, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, terletak dj ujung batang, panjang
mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk bintang, berlekuk 5,
mahkota halus mengelilingi cawan bunga tempat benang sari

dan putik, diameter 2-3 mm, warna putih gading.


Biji
Akar

Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.

Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun atau di hutan-hutan. Tumbuh di


dataran menengah sampai pegunungan pada ketinggian 800 m sampai 2.300 m di atas

permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat pada
bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti radang, pelancar haid, peluruh air seni.

Gambar 10. Artemisia lactiflora Wall.

ARTEMISIA VULGARIS L.

Botanf
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
, Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Aslerales

Compositae

Arternisia
Artemisia vulgaris L.
Baru cina
Baru cina (Melayu)
Beungkar kucicing (Sunda) Suket gajahan (Jawa

Tengah)
Kolo (Halmahera) Goro-goro cina (Ternate)
Semak, menahun, tinggi 30-90 cm.

Berkayu, bulat, bercabang, putih kotor.


Tunggal, tersebar, berbagi menyirip, berbulu, panjang 8-12 cm, lebar 6-8 cm, pertulangan menyirip,

permukaan daun atas hijau, permukaan bawah


Bunga

keputih-putihan.

Majemuk, bentuk malai, di ketiak dan di ujung ba-

tang, daun kelopak lima, hijau, benang sari kuning,

kepala putik bercabang dua, ungu, coklat.

Buan
Biji
Akar

Kotak, bentuk jarum, kecil, coklat.


Kecii, cokiat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Herba Artemisia vulgaris berkhasiat sebagai obat nyeri haid, obat kuat,

obat batuk dan obat kejang, herba tanaman yang berbunga berkhasiat

sebagai obat mulas dan menambah napsu makan

Untuk obat nyeri haid dipakai herba segar Artemisia vulgaris + 2<J gram
direbus dengan 2 gelas air selama 20 rnenit, setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia.
Daun Artemisia vulgaris mengandung saponin, flavonoida dan polifenol,
di samping minyak atsiri.

Gambar 36. Artemisia vulgaris L.

ARTOCARPUS ALTILIS (PARK.) FSB.

Bunga jantan Artocarpus altilis berkhasiat sebagai obat sakit gigi dan
daunnya untuk obat sakit kulit.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Bali

NusaTenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji

Akar

Khasfat

Artocarpus communis J.R. & G.; A. incisa (Thunb.)


L.f.

Untuk obat sakit gigi dipakai 1 buah bunga jantan Artocarpus altilis,
dibakar sampai rnenjadi arang lalu ditumbuk sampai halus. Hasil tumbukan
dioleskan pada gusi gigi yang sakit.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae

Kandungan kimia
Bunga dan daun Artocarpus altilis mengandung saponin, polifenol dan
tanin, sedang kulit batangnya tnengandung flavonoida.

Artocarpus
Artocarpus a/tfffis(Park.) Fsb.

Kluwih
Gomu (Melayu) Kulu (Aceh) Kulur (Batak) Kalawi
(Minangkabau) Kaluwih (Lampung)
Kelewih (Sunda) Kluwih (Jawa) Kolor (Madura)
Kalewih (Bali)
Kolo (Bima) Lakuf (Timor)
Gamasi (Makassar) Kuloro (Selayar) Ulo (Bugis)
Limes, Unas! (Seram) Dolai (Halmahera)
Pohon, tinggi 10-25 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, bergetah,
permukaan kasar, coklat.
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi bertoreh, panjang 50-70 cm, lebar
25-50 cm, pertulangan menyirip, tebal, permukaan
kasar, hijau.
Tunggal, berumah satu, di ketiak daun, bunga
jantan silindris, panjang 10-20 cm, kuning, bunga
betina bulat, garis tengah 2-5 cm, hijau.
Semu majemuk, bulat, diameter 10-20 cm, berduri
lunak, hijau.
Bentuk ginjal, panjang 3-5 cm, hitam.
Tunggang, coklat.

Gambar 8, Artocarpus altilis (Park.) Fsb.

ARTOCARPUS COMMUNIS FORST.

polifenol.

Botanl

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi .
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali
Nusa tenggara
Deskripsi
Habitus
Balang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimla
Daun dan kulit batang Artocarpus communis mengandung saponin dan

Artocarpus incisa L. f. ;
A. altilis (Park.) Fosberg

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales

Moraceae
Artocarpus
Artocarpus communis Forst.
Sukun
Sukun (Aceh) Hatopul (Batak) Amu (Meteyu)
Sukun (Jawa) Sakon (Madura)
Sukun (Bali)
Karara bima (Flores)
Pohon, tinggi 10-25 m.
Tegak,berkayu, bulat, percabangan simpopodial,
coklat.
Tunggal, tersebar, panjang 40-60 cm, lebar 30-35
cm, tepi bertoreh, ujung meruncing, pangkal membulat, pertulangan menjari, daging daun tebal, permukaan licin, tulang daun menonjol, permukaan
atas berbulu, hijau, tangkai bulat, panjang 3-4 cm,
hijau.
Tunggal, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang
2-3 cm, hijau muda, kelopak lonjong, permukaan
bagian dalam licin, bagian luar berambut, kehijauan,
mahkota lonjong,kuning kehijauan.
Buni, lonjong, diameter 6-10 cm, permukaan bergerigi turnpul, teratur, bergetah, hijau.
Lonjong, pipih, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Artocarpus communis berkhasial sebagai obat demam dan kulit
buahnya untuk melancarkan air susu ibu.
Untuk obat demam dipakai + 20 gram daun segar Artocarpus communis,
dicuci, dirajang kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin di saring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan
sore.

Gambar 29. Artocarpus communis Forst.

ARTOCARPUS ELASTICA REINW.

Kandungan kimia

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Blji
Akar

Untuk obat sakit perut dipakai kulit batang Artocarpus altilis, dipukulpukul lalu digunakan sebagai sabuk perut.

Artocarpus blumei Tree.; A. kunstlen King.


Spermatophyla
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Artocarpus
Artocarpus elastica Reinw.
Benda

Daun, buah dan kulit batang Artocarpus elastica mengandung saponin


dan polifenol, di samping itu daun dan buahnya juga mengandung
flavonoida.

Mengko (Aceh) Torop (Batak) Bakil (Melayu) Tarok


(Minangkabau)
Benda (Sunda) Benda, Benda kebo (Jawa) Kokap
(Madura)
Taeng (Makasar)
Pohon, tinggi 15-30 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, bergetah,
permukaan kasar, coklat,
Tunggal, berseling, lonjong, tebal, tepi bertoreh,
ujung dan pangkal runcing, panjang 20-40 cm,
lebar 15-25 cm, pertulangan menyirip, berbulu,
hijau.
Tunggal, berumah satu, bunga jantan silindris,
panjang 5-15 cm, putih kekuningan, bunga betina
bulat, garis tengah 2-5 cm, hijau.
Majemuk semu, bulat, berduri halus, garis tengah
10-15cm,coklat.
Bentuk ginjal, panjang 1-3 cm, coklat.
Tunggang, kuat, coklat.

Khasiat
Kulit batang Artocarpus etastica berkhasiat sebagai obat sakit pefut dan
getahnya sebagai obat sakit mencret.

Gambar 9. Artocarpus elastica Reinw.

ARTOCARPUS INTEGRA MERR.

Botani
Sinonim
Kiasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang

Nama daerah
Sumalera
Jawa
Ball

Nusa tenggara
Sulawesi
Maluku

Artocarpus integrifolia L. f. ;
A. polyphena Auct. non Pers.

Integra, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin
disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun Artocarpus Integra mengandung saponin, flavonoida, dan tanin,
buah yang masih muda dan akarnya mengandung saponin dan potifenol.

Sperrnatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Artocarpus
Artocarpus Integra Merr.
Nangka
Pena, Panah, Pandih panas (Aceh) Nangka Gayo)
Pinasa (Batak) Lamasa, Menaso (Lampung)
Nangka (Sunda) Nangka (Jawa)
Nangka (Ball)
Nangga (Bima) Nanga(Sumba) Naka (Timor)
Cidu (Makasar) Panasa (Bugis)
Ura rnalai, Tehelekaloin, Nangga, Makakota, Anane

(Ambon) Nakane (Buru) Naka (Halmahera) Naka


(Ternate)
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Pohon, tinggi 10-15 m.


Tegak, berkayu, bulat, kasar, percabangan simpodial, hijau kotor.
Tunggal, berseling, lonjong , rnengkilat, pertulangan
menyirip, daging daun tebal, tepi rata, ujung runcing,
pangkal tumpul, panjang 5-15 cm, lebar 4-5 cm,
tangkai panjang + 2 cm, hijau.
Majemuk, bentukbulir, sllindris, berkelamin dua, di
ketiak daun, tangkai bulat memanjang, hijau,bulir
betina silindris, ujung berpon-pori, kepala putik pipih,
bulir jantan bengkok, hijau kekuningan, mahkota
kuning, kuning.
Bum, bulat atau lonjong, hijau kekuningan.
Bulat telur, berkulit tipis, putih.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Artocarpus Integra untuk melancarkan air susu ibu dan berkhasiat
sebagai obat koreng.
Untuk melancarkan air susu ibu dipakai 25 gram daun segar Artocarpus

Gambar 30. Artocarpus integra Merr.

ARUNDINA CHINENSIS BL.


Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spcrmatophyta
Angiospermae

Monocoiylcdoneae

Bangsa
Suku
Marga
Jcnis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Orchidalcs

Orchidaceae
Arundina
Arundina chinensis Bl.

;
:

Anggrek kupu
Anggrek kupu (Jawa)

Kcgunaan
Peluruhair seni dananti radang.
Khasi^t dan pemanfaatan
1. Obat infeksi saluran kemih : daun anggrek kupu segar scbanyak 30 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, selelah dingin
diminum strkaligus sehari sekali dan sebaiknya diminum pada pagi hari.
2. Obal radang hati : daun dan batang anggrek kupu segar sebanyak 60 gram, dicuci
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 10 inenit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun dan batang anggrek kupu mengandung saponin, kardenolin, flavonoid dan

polifenol.

Diskripsi
Habitus
Batang
Daun

Terna, menahun, teak, merumpun, tinggi 30-100 cm.


Bulat, beralur, be ru as-mas, l i c i n , hijau atau hijau kecoklat-an.
Tunggal, berseling, tidak bcnarigkaj, pelepah memeluk batang,
helaian daun bcntuk pita, ujung running, tepi rata, panjang 15-25 cm, lebar 1-3 cm, pertulangan sejajar, permukaan kasar,

kaku, hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, di ujung batang, benluk malai, dengan daun pcnumpu


berbentuk segitiga, kelopak menyerupai sclaput, berwarna
coklat, mahkota 5 helai, 4 hefai bentuk lanset, ujung runcing,
panjang 3-5 cm, warna pulih, mahkota di tengah bentuk
mcnyerupai tcrampet, ujung bergelombang, warna ungu muda,
bagian dalam ungu tua.
Kotak: bentuk kapsul, berusuk, panjang 3-5 cm, ujung dengan
bckas pelekatan mahkota, hijau.
Berupa serbuk halus bcrwama coklat.
Serabul, warna cokla! kekuningan.

Ekologi dan pcnyebaran


Merupakan tumbuhan liar di lereng-lereng bukit, di hutan-hutan sekunder atau kadang
dibudida>akan sebagai tanaman bias. Tumbuh baik pada berbagai jenis tanah dan
menyukai lempat-tcmpat yang sedikit ternaungi, dapal dllemukan pada ketinggian 400 m
sampai 800 m di atas pennukaaii laut. Bcrbunga pada bulan Juli-Desember dan
pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan

Daun atau bagian tanarnan dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 11. Arundina chinensis Bl.

21

22

ASCLEPIAS CURASSAVICA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Contortae
Asclepiadaceae
Asclepias
Asclepias curassavica L.
Kapas cinde

Nama daerah
Jawa

Kapas cinde (Jawa)

Sub divisi

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Perdu, tinggi 1 m.
Tegak,berkayu, bulat, percabangan simpopodial,
hijau keunguan.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang
6-9 cm, lebar 2-2,5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, kelopak hijau, benang
sari silindris, putik silindris, kepala putik bentuk
mangkok, mahkota bentuk tabung, kuning.
Kotak, lonjong, masih muda hijau setelah tua hitam.
Pipih, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Akar Asclepias curassavica berkhasiat untuk urus-urus.
Untuk urus-urus dipakai -t- 5 gram akar segar Asclepias curassavica,
dipotong kecil-kecil, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit,
setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Akar dan daun Asclepias curassavica mengandung flavonoida dan saponin, di samping itu akarnya juga mengandung tanin.

Gambar 31. Asclepias curassavica L.

ASPARAGUS COCHINCHINENSIS (LOUR.) MERR.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Liliaceae
Asparagus
Asparagus cochinchinensis (Lour.} Merr.
Asparagus
Asparagus (Jawa)

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Tema, tahunan, tinggi 20-50 cm.


Bulat, licin, berduri, hijau.
Duduk berkarang, reduksi ranting, bentuk jarum,
bersegi, panjang 5-9 mm, pertulangan daun
sejajar, hijau.

Bunga
Buah

Tunggal, di ketiak daun, benang sari 6, kepala sari


bulat, kuning, mahkota 6 helai, kecil,putih.
Buni, bulat, kecil, masih muda hijau pucat setelah
tua ungu.

Biji
Akar

Bulat, keras, hitam.


Serabut membentuk umbi, putih.

Khasiat
Umbi akar Asparagus cochinchinensis berkhasiat sebagai obat batuk
dan sebagai pelancar air seni.
Untuk obat batuk dipakai akar segar Asparagus cochinchinensis, dicuci
dan dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih
selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus,
sehari dua kali pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun dan umbi akar Asparagus cochinchinensis mengandung saponin
dan polifenol.

Gambar 10. Asparagus cochinchinensis (Lour.) Merr.

ASPARAGUS OFFICINALIS L.

Botani

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
- Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Li li ales
Liliaceae
Asparagus
Asparagus officinalis L.
Asparagus
Asparagus (Sunda) Asparagus (Jawa)
Semak, menjalar, panjang 3 m.
Silindris, memanjat, membentuk rebung, hijau.
Majemuk, berseling, tersebar, bentuk jarum, panjang

1 cm, hijau.
Bunga
Buah
Biji
Akar

Majemuk, di ketiak daun, benang sari silindris,


panjang + 1,5 cm, kepala putik bentuk bintang,
putih, mahkola putih kemerahan.
Kotak, bulat, masih muda hijau seteiah tua coklat.
Bulat, diameter + 5 mm, putih.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Rebung Asparagus officinalis berkhasiat sebagai obat beri-beri.
Untuk obat beri-beri dipakai 10 gram rebung Asparagus officinalis, diirisiris, dicuci dan diseduh dengan 1 gelas air mendidih. Hasil seduhan diminum
dan rebungnya dimakan.
Kandungan kimia

Rebung, daun dan buah Asparagus officinalis mengandung saponin, di


samping itu rebungnya juga mengandung tanin dan daunnya mengandung
polifenol.

Gambar 32. Asparagus officinalis L.

ASPLENIUM PROLONGATUM HOOK.


Botani
Klasifikasi:
Divisi
Kelas
Anak Kelas
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa
Maluku
Sulawesi
Diskripsi
Habitus
Batang
Daun
Spora
Akar

Pteridophyla
Filicinae

2. Pembersih darah: daun dan batang paku pandan segar sebanyak 40 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan batang paku pandan mengandung saponin dan polifenol.

FiIices

Polypodiaceae
Asplcnium

Asplenium prohngalum Hook.


Paku pandan
Paku pandan (Jawa).
Totu pupu, Totohu hungu (Halmahera Utara); Kusuma jungtutu
(Ternate)
Matonda (Makasar)
Terna, merambat, panjang 30-50 cm.
Bulat, bersisik alau berambut kasar, hijau dengan rambut
berwarna coklat kehitaman.
Majemuk, menyirip ganjil, tersebar, tangkai bulat, licin, panjang
5-10 cm, warna coklat kehitaman, anak daun bentuk jarum,
ujung tumpul, panjang 2-3 mm, hijau.
Sorus bentuk bulat, tersebar merata di bawah anak daun yang
fertil, dekat tulang daun, coklat.
Serabut, hitam.

Ekologi dan penyebaran


Tumbuhan paku liar yang tumbuh di batang pohon, batu-batu berlumut atau di semaksemak yang basah, pada ketinggian 900 m sampai 1800 m di atas permukaan laut.
Pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjahg tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dan batang dalam keadaan segar alau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti bakteri, pelancar air seni dan pembersih darah.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat disentri: daun dan batang paku pandan segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 2-3 kali sehari.

Gambar 12. Asplenium prolongatum Hook.

ATALANTIA MISSIONIS OLIV.

BotanI
Klasiiikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Rutales
Rutaceae
Atalantia
Atalantia missionis Oliv.
Jeruk kates

Nama daerah
Jawa

Jeruk kates (Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae

Pohon, tinggi 2-4 m.


Tegak, berkayu, silindris, berduri, percabangan simpodial, hijau kotor.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal runcing, pertulangan menyirip,
tangkai silindris, panjang 2 cm, hijau.
Tunggal, berkelamin dua, kelopak bentuk cawan
melengkung terbagi lima, benang sari silindris, putik
silindris, kepala putik bentuk mangkok, mahkota
bentuk tabung, kuning.
Buni, lonjong, diameter + 6 cm, hijau.
Bulat telur, kuning keputih-putihan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Atalantia missionis berkhasiat sebagai obat sakit kepala pening,
kulit buahnya untuk selai.
Untuk obat sakit kepala pening dipakai 10 gram daun segar Atalantia
missionis, dicuci, direbus dengan 1 gelas airselama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan kulit buah Atalantia missionis mengandung saponin dan polifenol, di samping itu daunnyajugamengandungminyak atsiri.

Gambar 33. Atalantia missionis Oliv.

AVERRHOA BILIMBI L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Spermatophyla
Angiospermae

Kelas

Dicotyledonae

Suku

Oxalidaceae
Averrhoa

Bangsa
Marga
Jenis

Mama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku

Irian
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Geraniales

Untuk obat batuk dipakai bunga segar Averrhoa bilimbi 11 gram, diberi
gula Jawa 5 gram, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, cfiaduk,
setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak
pagi dan sore.

Kandungan kimia

Daun, buah dan batang Averrhoa bilimbi mengandung saponin, (lavonoida,

di samping itu daunnya juga mengandung tanin dan batangnya mengandung

alkaloida dan polfenol.

Averrhoa bilimbi L
Blimbing wuluh

Limeng (Aceh) Selemeng (Gayo) Belimbing (Batak


karo) Balimbing (Batak toba) Malimbi (Nias)
Balimbing (Minangkabau) Balimbing (Lampung)
Belimbing asam (Melayu)
Balimbing (Sunda) Blimbing wuluh (Jawa Tengah)

Bhalingbhing bulu (Madura)


Blimbing buloh
Limbi (Bima) Libi (Sawu) Balimbeng (Flores) Ninilu
daelok (Roti) Kerbo (Timor)
Lembitue (Gorontalo) Lombituko (Buol) Bainang
(Makasar) Calene (Bugis)
Taprera (Buru) Malibi (Halmahera)
Utekee
Pohon, tinggi 5-10 m.

Tegak, bercabang-cabang, permukaan kasar,


banyak tonjolan, hijau kotor.
Majemuk, menyirip, anak daun 25-45 helai, bulat
tetur, ujung meruncing, pangkal membulat, panjang
7-10 cm, lebar 1-3 cm, bertangkai pendek,
pertulangan menyirip, hijau muda, hijau.

Majernuk, bentuk malai, pada tonjolan batang dan

cabang, menggantung, panjang 5-20 cm, kelopak


6 mm, merah, daun mahkota bergandengan,

bentuk lanset, ungu

Buah
Biji
Akar

Buni, bulat, panjang 4-6 cm, hijau kekuningan.


Lanset atau segi tiga, masih muda hijau setelah

tua kuning kehijauan.

Tunggang, coklat kehitaman.

Khasiat
Bunga Averrhoa bilimbi berkhasiat sebagai obat batuk, buahnya berkhasiat
sebagai obat sariawan dan daunnya berkhasiat sebagai obat encok, obat
penurun panas dan obat gondok.

Gambar 37. Averrhoa bilimbi L.

AVERRHOA CARAMBOLA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daera
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus

Batan
Daun

Spermatophyta
Angiosperrnae

Dicotyledonae

Geraniales

Oxalidaceae
Averrhoa
Averrhoa carambola L
-Blimbing legi

Asom jorbing (Batak) Balimbing manih (Minangkabau) Belimbing manis (Melayu)


Baiimbing amis (Sunda) Blimbing legi (Jawa
Tengah) Bhalingbhing manis (Madura)
Lembetua (Gorontato) Lombituka gula (Buol) Takule

(Baree) Bainang sulapa (Makasar) Balireng (Bugis)


Baknil kasluir (Kai) Totofuko (Ternate) Toiuo
(Tidore) Balibi totofuko (Halmahera)

Pohon, tinggi + 12 m.
Berkayu, tegak, bulat, bercabang-cabang, coklat
kotor.
Majemuk, menyirip, bulat telur, ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata, panjang 1,5-7,5 cm, lebar

1-4 cm, bertangkai pendek, anak daun dua belas,


Bunga

pertulangan menyirip, hijau.


Majemuk, bentuk malai, pada ranting atau ketiak
daun, kelopak + 4 mm, merah, daun mahkota pada

bagian tengah bergandengan, bulat telur 6-8 mm,


Buah
Biji
Akar

merah keunguan.
Buni, panjang 4-13 cm, masih muda hijau setelah

tua kuning kehijauan.


Lanset, pipih, masih muda putih setelah tua coklat
kehitaman.
Tunggang, bulat, kuning kecoklatan.

Khasiai

Buah Averrhoa carambola berkhasiat sebagai obat batuk, dan obal


tekanan darah tinggi, daunnya berkhasiat sebagai obat pening.

Untuk obat batuk dipakai 300 gram buah Averrhoa carambola dicuci,
diparut, kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Daun Averrhoa carambola mengandung alkaloida, saponin dan (lavonoida.

Gambar 38. Averrhoa carambola L.

AZADIRACHTA INDICA A. JUSS.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Jawa

Ball
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Melia azadirachta L.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Meliales
Meliaceae
Azadirachta
Azadirachta indica A. Juss.
Mimba
Mimba (Jawa) Mempheuh (Madura)
Mimba (Ball)
Pohon, tinggi 10-15 m.
Tegak, berkayu, bulat, permukaan kasar, percabangan simpodial, coklat.
Majemuk, berhadapan, lonjong, melengkung, tepi
bergerigi, ujung lancip, pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang 5-7 cm, lebar 3-4 cm,
tangkai panjang 8-20cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung cabang, tangkai
silindns, panjang 8-15 cm, kelopak hijau, benang
sari silindris, putih kekuningan, putik lonjong, coklat
muda, mahkota halus, putih.
Buni, bulat telur, hijau.
Bulat, diameter 1 cm, putih,
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Azadirachta indica berkhasiat sebagai obat demam dan untuk
menguatkan badan.
Untuk obat demam dipakai 10 gram daun segar Azadirachta indica,
dicuci, direbus dengan 1 geias air selama15menit, setelah dingin disaring.
Hasil saringan dimmum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan kulit Azadirachta indica mengandung saponin, di samping itu
daunnya juga mengandung flavonoida dan tanin.

Gambar 34. Azadirachta indica A. Juss.

BACCAUREA RACEMOSA MUELL. ARG.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Pierardia racemosa Bl.

Spermatophyta
Angiosperrnae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Baccaurea
Baccaurea racemosa Muell. Arg.

Kepundung
Kepundung (Melayu)
Menteng (Sunda) Kapundung (Jawa)
Pohon, tinggi 10-25 m.
Tegak, berkayu, bulat, kasar, percabangan simpodial, putih kecoklatan.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip,
panjang 7-20 cm, lebar 3-7,5 cm, tangkai silindris,

hijau muda, panjang + 2 cm, hijau.


Majemuk, berkelamin satu, di batang atau di cabang,
tangkai silindris, panjang 10 cm, kelopak bentuk
mangkok, benang sari empat sampai enam, bunga

betina lebih besar dari bunga jantan, mahkota terbagi lima, kuning.
Buah

Buni, bulat, diameter 2 cm, masih muda hijau

Biji
Akar

setelah tua kuning.


Bulat, diameter 0,5 cm, putih kekuningan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Baccaurea racemosa berkhasiat sebagai obat mencret dan untuk
peluruh haid.
Untuk peluruh haid dipakai 20 gram daun segar Baccaurea racemosa,
dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama15 menit, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan kulit batang Baccaurea racemosa mengandung saponin, flavonoida dan tanin, di samping itu daunnya juga mengandung alkaloids.

Gambar 35. Baccaurea racemosa MueN. Arg-

BAMBUSA VULGARIS SCHRAD.

Botani
Klasitikasi
Divisi

Sub divisi .

Spermatophyta
Angiospermae

Kelas

Monocotyledonae

Suku

Poales
Gramineae

Bangsa
Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball

Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Akar

Bambusa
Bambusa vulgaris Schrad.
Bambu kuning

Trieng gading (Aceh) Huo adulo (Nias) Bambu


kuning (Minangkabau) Bambu kuning (Melayu)
Awi ampel (Sunda) Pereng ampef (Madura)
Tieng ampel (Bali)

Tereng dendeng (Sasak)

Taaki (Minahasa) Gading (Makasar) Awo logading


(Bugis)
Domar (Ambon) Aulote (Halmahera) Ampel kuning
(Ternate)
Pohon, tahunan, linggi 5-10 m.

Berkayu, bulat, berlubang, beruas-ruas, kuning,


bergaris hijau rnembujur.
Tunggal, berseting, berpelepah, lanset, ujung
rneruncing, tepi rata, pangkal membulat, panjang
15-27 cm, lebar 2-3 cm, pertulangan sejajar, hijau.

Majemuk, bentuk malai, di batang, ungu kehitaman.


Serabut, putih kotor.

Khasiat
Rebung Bambusa vulgaris Derkhasiat sebagai obat sakit kuning dan obat
bengkak.
Untuk obat sakit kuning dipakai 300 gram rebung Bambusa vulgaris,

dicuci, diparut, diberi madu 3 sendok makan, diaduk sarnpai rata diperas
dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan
sore.

Kandungan kimia

Rebung Bambusa vulgaris mengandung saponin dan (iavonoida.

Gambar 39. Bambusa vulgaris Schrad.

BARLERIA CRISTATA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama Umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyla
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales

Acanthaceae
Barleria
Barleria cristata L

Landep
Landep (Jawa Tengah) Daun madu (Madura)

Deskripsi

Habitus

Semak, tinggi 1,8 m.

Daun

Tunggal, berhadapan, elips sampai lanset, ujung

Batang

Berkayu, bulat, berbuku-buku, berambut, bercabang-cabang, hijau kecoklatan.

dan pangkal runcing, tepi rata, kedua permukaannya


berambut, panjang 4-8 cm, lebar 1-3 cm, pertuBunga

langan menyirip, hijau, hijau kekuningan.


Tunggal, diketiak daun, daun pelindung 1-2, bentuk

jarum, berambut lebat, panjang 1 cm, kelopak berbagi empat, bulat telur sampai lanset, benang sari
menonjol keluar, staminodia tiga, tonjolan dasar

bentuk piala, tangkai putik dan benang sari ungu,


mahkota berambut kelenjar, bibir atas mahkota

Buah
Biji

Akar

berbagi empat, bulat telur, ungu.

Bentuk elips, panjang 1,5 cm, berbibir tiga sampai

empat, kecoklatan.

Kecil, pipih, coklat.


Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun Barleria cristata berkhasiat sebagai obat rematik dan peluruh air
seni, bunga berkhasiat sebagai obat bengkak karena gigitan serangga.
Untuk obat rematik dipakai 15 gram daun segar Barleria cristata, dicuci,
diberi kapur 1/4 sendok teh, ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan
pada tempat yang sakit.
Kandungan klmla
Daun, batang dan akar Barleria cristata mengandung polifenol, di samping
ttu batang dan akarnya juga mengandung saponin dan flavonoida.

Gambar 40. Barleria cristata L.

BARLERIA LUPULINA LINDL.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Solanales
Acanthaceae
Barleria
Barleria lupulina Lindl.
Landik
Landik (Jawa)
Semak, linggi 1 m.
Tegak, berkayu, hijau kecoklatan.
Tunggal, berhadapan, lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal meruncing, tipis, pertulangan sejajar,
licin, panjang 2-3 cm, lebar 1-2 cm, hijau keunguan.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, tangkai

panjang + 2 cm, kelopak hijau, terbagi empat, halus, keunguan, benang sari empat, kepala sari lonjong, kuning, panjang 2 mm, tangkai putik panjang + 2,2 cm, kepala putikbulat,mahkotaungu kekuningan, ungu kekuningan.
Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, hijau.


Bulat pipih, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Barleria lupulina berkhasiat sebagai obal sakit encok dan sakit
kudis.
Untuk obat encok dipakai 15 gram daun segar Barleria lupulina, dicuci,
diberi 1/4 sendok teh kapur sirih dan ditumbuk sampai lumat, kemudian
dibalurkan pada bagian yang sakit.
Kandungan kimia

Daun, batang dan akar Barleria lupulina mengandunfl polifenol, di samping


itu batang dan akarnya juga mengandung saponin dan flavonoida.

Gambar 36. Barleria lupulina Lindl.

BARLERIA PRIONITIS L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jem's

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi

Habitus

Batang

Prionitis hystrix Miq.

Speimatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanaceae
Acanthaceae

Barleria
Barleria prionitis L
Landep

Bunga landak (Melayu)


Kembang landep (Sunda) Landep (Jawa Tengah)
Landhep (Madura)
Semak, tinggi 1,5 m.

Daun

Berkayu, segi empat, hijau.


Tunggal, berhadapan, elips sampai lanset, pangkal

Bunga

mm, pertulangan menyirip, hijau.


Tunggal, berhadapan, di ketiak daun, daun

Buah
Biji .
Akar

dan ujung runcing, panjang 2-18 cm, lebar 20-65


pelindung berbagi dua, bentuk lanset, ujung seperti
duri, panjang 1-2 cm, kelopak 1,5 cm, benang
sari dua, tangkai putik bentuk (arum, mahkota
bertaju lima, bentuk elips memanjang, kuning.

Kotak, bulat teiur, pipih, ujung agak lancip, keras,


hijau.

Bulal lelur, pipiri, mengkilat seperti beludru, coklat.


Tunggang, bulat, coklat kotor.

Khasiat
Akar Barleria prionitis berkhasiat untuk obat luka, daunnya berkhasiat

sebagai obat encok, obat perut nyeri dan obat kudis.

Untuk obat luka dipakai 15 gram akar Barleria prionitis, diberi kapur I/

4 sendok ten, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada bagian


yang sakit.

Kandungan kimia

Daun dan akar Barleria prionitis mengandung saponin dan (lavonoida, di


samping itu daun juga mengandung tanin, sedangkan akarnya juga
mengandung polifenol.

Gambar 41. Barleria prionitis L.

BARRINGTONIA SPICATA BL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunYdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Chydenanthus dentato-serratus Knuth.


Spermatophyta
Angiospermae
Djcotyledoneae
Myrtales
Lecythidaceae
Barringtonia

Barringtonia spicata Bl.


Putat
Putat {Jawa)
Pohon, tinggi 17-20 m.
Tegak, berkayu, bulat, permukaan kasar, percabangan simpodia), putih kotor.
Tunggal, tersebar, duduk pada cabang, lonjong,
tepi rata, ujung tumpul, pangkal meruncing, pertulangan menyirip, tipis, halus. panjang 6-10 cm,
lebar 2-3 cm, tangkai silindris, panjang 2 cm,
hijau.
Majemuk, bentuk bulir, berkelamin dua, diantara
duduk daun, tangkai bulat, panjang 2-3 cm, kelopak
bentuk mangkok bercangap, halus, hijau, benang
sari silindris, panjang 1 cm, kuning, kepala sari
bulat, kuning kemerahan, putik putih, kepala putik
bundar, kecil, hijau, mahkota, kuning, kuning.
Batu, bersegi empat, hijau.
Bulat, diameter 1,5 cm, putih.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Daun Barringtonia spicata berkhasiat untuk penambah nafsu makan.
Untuk menambah nafsu makan dipakai daun muda segar Barringtonia
spicata secukupnya, dicuci dan dimakan sebagai lalab.
Kandungan kimia
Daun Barringtonia spicata mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

-73,.

Gambar 37. Barringtonia spicata Bl.

>

BASELLA RUBRA L.

Botanf

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball

Nusa Tenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Basella alba L.; B. cordtfolia Lamk.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyiedonae
Caryophylales
Basellaceae

Basella
Basella rubra L.

Gendola
Lambayung (Minangkabau) Gendola (Melayu)
Genjerol (Jawa Tengah) Gandola (Sunda) Kandula
(Madura)

Gendola
Kandola (Timor)
Tatabuwe (Sulawesi Utara) Pailoo (Gorontalo)
Semak, menjalar, panjang 7,5 m.

Bulat, lunak, bercabang, ungu kemeranan.


Tunggal berseling. bulat sampai bulat telur, ujung
dan pangkal tumpul, tepi rata kadang-kadang becombaK, panjang 17cm, lebar + 12 cm, pertulangan menyirip, merah, tangkai 1-5 cm, hijau.

Bunga

Majemuk, benluk bulir, di ketiak daun, panjang


20 cm, pulik bertangkai, ungu, mahkota putih dengan ujung ungu,

Buah
Biji
Akar

Buni, bulat, diameter 1 cm, masih muda hijau


setelah tua ungu.
Satu, bulat, keras, merah keputih-putihan.
Tunggang, kuning kotor.

Khasiat
Daun Basella rubra berkhasiat sebagai obat pilek, obat borok, obat bisul
dan obat sembelit, akarnya berhasiat sebagai obat mencret.
Untuk obat pilek dipakai 10 gram daun segar Basella rubra direbus

dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan
ditambah 1 gram garam, diaduk, diminum sehari dua kali sama ban/ak pagi
dan sore.
Kandungan klmia

Daun Basella rubra mengandung saponin, flavonoida dan polrfenol.

Gambar 42. Basella rubra L. *.

BAUHINIA TOMENTOSA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Resales
Leguminosae
Bauhinia
Bauhinia tomentosa L.
Daun kupu-kupu
Daun kupu-kupu (Melayu)
Daun kupu-kupu (Jawa Tengah)
Perdu, tinggi 2-3 m.
Tegak, berkayu, beralur, hijau.
Tunggal, duduk berseling, bentuk jantung, pangkal
membulat, ujung terbelah dua, tumpul, pertulangan
menyirip, panjang 12-18 cm, lebar IO-I5 cm, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, berkelamin dua, di ketiak
daun, kelopak lepas, licin, hijau, benang sari panjang
5 mm, hijau, kepala saribulat, coklat, tangkai
putik silindris, kepala putik kecil, hijau, mahkota
bentuk bintang, lepas, halus, kuning.
Polong, bulat, hitam.
Bulat, coklat.
Tunggang, cokiat.

Khasiat
Daun dan akar Bauhinia tomentosa berkhasiat sebagai obat demam dan

obat mencret.
Untuk obat demam dipakai 1 5 gram daun segar Bauhinia tomentosa,
dicuci, dirajang-rajang, diseduh dengan 1 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Oaun dan buah Bauhiniatomentosa mengandungsaponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 38. Bauhinia tomentosa L.

BEGONIA FIMBRISTIPULATA HANCE.

Botani

Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cistales
Begoniaceae

Marga

Begonia
Begonia fimbristipulata Hance.

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Deskripsi :
Habitus

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat turun panas; seluruh bagian tanaman begonia dalam keadaan segar sebanyak 30
gram, dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih dan air rebusan tinggal
setengahnya, saring dan setelah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat sakit haid: seluruh bagian tanaman begonia segar sebanyak 50 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih sclama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita
yang sedang hamil.

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman begonia mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Begonia

Begonia (Jawa)

Batang

Terna menahun, tinggi 15-25 cm.


Silindris, berambut, sukulen, beruas-ruas, bercabang-cabang,
melata di atas tanah, warna hijau kemerahan.

Daun

Tunggal, berseling, tangkai daun silindris, panjang 10-15 cm,


berbulu kasar, berwarna hijau pucat dengan rambut kecoklatan,
bentuk daun jantung, panjang 5-15 cm, lebar 3-12 cm, ujung
runcing, pangkal bertoreh membulat, tepi rata. pertulangan daun
mcnonjol di permukaan bawah,
permukaan berbulu kasar,
warna hijau bergaris putih, permukaan bawah warna hijau
keunguan.

Bunga
Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk payung, terletak di ketiak daun, tangkai


panjang 5-10 cm, tanpa kelopak, mahkota bentuk kuku, duduk
di atas bakal buah, halus, lebar 1 cm, warna putih kemerahan.
Kotak, bentuk prisma, bersayap, panjang 0,5-1 cm, berwarna
putih kehijauan.

Berbentuk serbuk halus, berwarna coklat


Serabut, berwarna putih kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan basah atau kadang ditanam sebagai tanaman
hias. Tumbuh baik di tempat-tempat lembab, tanah berhumus dan di tempat yang sedikit
ternaungi, mulai dari ketinggian 900 m sampai 2.300 m di atas permukaan laut. Berbunga
pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat bulan September-November.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Penurun panas, pembersih darah, penekan batuk.

Gambar 13. Begonia fimbristipulata Hance.

BEGONIA GLABRA KUIZ. EX PAV.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Angiospermae
Spermatophyta
Dicotyledoneae
Cistales
Begoniaceae
Begonia
Begonia glabra Kuiz. ex Pav.
Begonia
Begonia (Melayu)
Begonia

Deskripsi

Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Semak, tinggi 60-75 cm.


Lunak, banyak rnengandung air, berbuku-buku,
merah kehijauan.
Tunggal, bentuk jantung, pangkal tumpul, belah
dua, ujung runcing, tepi beringgil, pertulangan
menyirip, panjang 12-15 cm, lebar 7-10 cm, hijau
berbintik-bintik putih.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, kelopak
merah kehijauan, benang sari terletak di tengah,
kuning, mahkota terdiri dari empat helai, dua bulat,
dua lainnya lanset, rnerah.
Buni, lonjong, panjang 1 cm, bersayap, merah.
Bulat, kecil, putih.
Tunggang, rnerah kecoklatan.

Khasiat
Daun Begonia glabra berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai 15 gram daun segar Begonia glabra, dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada yang luka.
Kandungan kimia

Daun, batang dan bunga Begonia glabra rnengandung saponin, daunnya


juga mengandung tanin, batang dan bnnganya rnengandung flavonoida, di
samping itu batangnya juga mengandung pohfenol.

Gambar 39. Begonia glabra Kuiz. ex Pav.

BEGONIA LACINIATA ROXB.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cistales
Begoniaceae
Begonia
Begonia laciniata Roxb.
Begonia
Begonia
Semak, tinggi 60-75 cm.
Lunak, merah kecoklatan.
Tunggal, duduk seperti roset akar, bentuk jantung,
berbutu halus, tepi beringgit, pangkal turnpul, berbelah dua, ujung runcing, pertulangan menjari, hijau.
Majemuk, bentuk malai, tangkai panjang 80-90 cm,
daun pelindung satu, tipis, panjang 5-6 crn, lebar
3-4 cm, berbulu halus, benangsari terbagi tiga, berpasang-pasangan, mahkota bersayap tiga, satu lebar, dua lainnya pendek, merah keputih-putihan.
Kotak, masih muda hijau setelan tua coklat.
Bulat, kecil, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Begonia laciniata berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai + 15 gram daun segar Begonia laciniata,
dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada luka baru.

Kandungan kimia
Daun dan batang Begonia laciniata mengandung saponin, disamping itu
daunnyajuga mengandung tanin dan batangnya juga mengandung flavonoida
dan polifenol.

Gambar 40. Begonia laciniata Roxb.

BELAMCANDA CHINENSIS (L.) DC.

Botani

Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jems

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Belamcanda punctata Moench.;


Pardanthus chinensis Kergawl.
Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliflorae
Iridaceae
Belamcanda
Belamcanda chinensis (L) DC.
Brojo lintang
Sulinga (Sunda) Brojo lintang (Jawa)
Kiris (Minahasa)
Semak, tinggi 1-1,5 m.
Tegak, masif, pipih, berbuku-buku, halus, kuning
kehijauan.
Tunggal, menutupi batang, (anset, tepi rata, ujung
runcing, pangkal terbelah, pertulangan sejajar,
panjang 50-60 cm, lebar 2-4 cm, hijau kebiruan,
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak
segi tiga memanjang, ungu, benang sari tiga buah,
panjang 1-1,5 cm, kuning, kepala sari pipih, kuning,
putik kuning, mahkota bentuk bintang, segi enam,
haius, jingga.
Kotak, bulat memanjang, berparuh, hijau.
Bulat pipih, putih.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Bunga dan daun Belamcanda chinensis berkhasiat sebagai obat penurun
panas dan akarnya berkhasiat untuk urus-urus.
Untuk obat penurun panas dipakai .+ 15 gram bunga dan daun segar
Belamcanda chinensis, dicuci, dilumbuk sampai lumat, diparamkan pacfa
badan.
Kandungan kimia
Bunga, daun dan akar Belamcanda chinensis mengandung saponin, bunganya juga mengandung alkaloids dan tanin dan daunnya juga mengandung
polifenoi.

Gambar 41. Belamcanda chinensis (L) DC.

BENINCASA HISPIDA COGN.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
DJvisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenjs
Nairn a umum/dagang
Mama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Cucurbitafarinosa Bl, ; C. villosa Bl.

Spermatophyla
Angiosperrnae
Dicotyledoneae
Cucurbitales
Cucurbitaceae
Benincasa

Benincasa hispida Cogn.


Baligo
Kundo (Aceh) Gundur (Batak) Kundus (Minangkabau) Serdak (Lampung)
Kundur (Sunda) Baligo (Jawa) Kondur (Madura)
Kundur (Bali)
Lela (Roti) Komelingan (Timor)
Menjalar.
Berkayu, lunak, berbulu, hijau.
Tunggal, bulat, tepi rata, ujjng tumpul, pangkal
membulat, panjang 10-17 cm, lebar 9-15 cm, tangkai
bulat, panjang 10-15 cm, hijau.
Tunggal. berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
bentuk corong, bercangap, halus, hijau muda,
benang sari lima, panjang 2-3 cm,putih, kepala sari
bulat, hijau, putik putih, mahkota kuning. berbuluhalus, kuning.
Buni, bulat panjang, berdaging, panjang 15-20 cm,
hijau keputih-putihan.
Keras, pipih, panjang 6-7 mm, lebar 5-6 mm, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah Benincasa hispida berkhasiat untuk penawar racun dan batangnya
berkhasiat sebagai obat sakit kulit.
Untuk penawar racun dipakai + 20 gram buah segar Benincasa hispida,
dicuci, diparut dan diperas. Hasi! perasan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Buah, kulit buah dan biji Benincasa hispida mengandung saponin, di
samping itu buah dan kulit buahnya juga mengandung flavonoida dan tanin
dan bijinva juga mengandung polifenol.

Gambar 42. Benincasa hispida Cogn.

BERBERIS FORTUNE! LINDL.

Botani
Klasitikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Jenis
Nama umunVdagang

Name daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Spermato phyla
Angiospermae
Dicotyledonae
Ranunculales
Berberidaceae

Berberis fortune/ Lindl.

Kayu ni

Kayu ni (Jawa Tengah)


Pohon, tinggi 1-5 m.
Berkayu, kuning, tegak, bulat, bercabang-cabang,
putih kotor.
Majemuk, menyirip ganjil, berpefepah pendek, anak
daun sembilan sampai lima belas, lanset, ujung
meruncing, tepi berombak dan berduri, panjang 11 cm, lebar 2-3,5 cm, pertulangan menjari, hijau

Bunga

Buah
Biji
Akar

muda, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun atau ujung
batang, daun pelindung segi tiga, hijau, ke/opak
segi tiga, masih muda hijau kekuningan setelah tua

kuning jingga, benang sari 5 mm, bercabang dua,


kuning, putik hijau kekuningan, mahkota bulat telur,
panjang 5-8 cm, kuning.

Kotak, bulat, masih muda hijau setelah tua abuabu.


Bulat telur, panjang 5 cm, lebar 2 cm, coklat.
Tunggang, kuning.

Khasiat
Batang Berberis fortunei berkhasiat sebagai Qbat penurun panas.
Untuk obat penurun panas dipakai 5 gram batang Berberis fortunei,
dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit, setelah

dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi
dan sore
Kandungan kimia

Daun Berberis fortunei mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan

tanin.

Gambar 43. Berberis fortunei Lindl.

BIDENS CHINENSIS WILLD.

BOTANI

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
SuD divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Bidens wallichii DC.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Compositae
Bidens
Bidens chinensis Willd.
KetuI
Ambong-ambong (Melayu)
Hareuga (Sunda) KetuI (Jawa) Cinglancingan (Madura)
Rai-raisu (Ternate)
Semak, tinggi + 75 cm.
Tegak, masif, segi empat, beralur, hijau.
Majemuk, silang berhadapan, bulat, halus, tepi bertoreh, ujung runcing, pangkal meruncing, panjang
5-7 cm, lebar 5-6 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelarnin dua, di ujung batang, kelopak
bentuk mangkok, halus, hijau, benang sari kuning
kehijauan, kepala sari bulat, kuning, tangkai putik
kuning kehijauan, kepalaputik coklat, mahkota kuning, kuning.

Buni, bentuk lonceng, hijau kecoklatan.


Pipih, hitam,
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Bidens chinensis berkhasiat sebagai obat luka bakar, akamya
berkhasiat sebagai obat batuk.
Untuk obat luka bakar dipakai 10 gram daun segar Bidenschinensis.
dicuci, ditumbuk sampai lumat, diparamkan pada tempat luka bakar.
Kandungan kimia
Daun Bidenschinensis mengandung saponindan minyak atsiri, bunganya
mengandung flavonoida.

Gambar 43. Bidens chinensis Willd.

BILLBERGIA NUTANS WEND. EX REGEL

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Bromeliales
Bromeliaceae
Billbergia
Billbergia nutans Wend, ex Regel
Nanas-nanasan
Nanas-nanasan (Jawa Tengah)
Semak, tahunan, tinggi 60 cm,
Semu, ungu.
Tunggal, memeluk batang, bentuk lanset, tepi berduri, ujung berduri, panjang 60-80 cm, lebar 2-6
cm, pertulangan sejajar, hijau kecoklatan.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, daun pelindung sembilan, tersusun pada tangkai, putik putih,
benang sari tiga, kelopak menempel pada bakal
buah, bentuk seperti kuku, mahkota tiga helai, putih.
Bulat berdaging, hijau keunguan.
Pipih, putih.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Daun Billbergia nutans berkhasiat untuk peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 10 gram daun segar Billbergia nutans, dicuci, direbus dengan I gelas air selama 15 menit, setelah drngin disaring. Hasil saringan diminum sekaiigus.
Kandungan kimia
Daun, bunga dan akar Billbergia nutans mengandung saponin dan polifenol,
disamping itu bunganya juga mengandung flavonoida.

Gambar 44. Billbergia nutans Wend, ex Regel

BIOPHYTUM SENSITIVUM D C.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Sperm atophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Geraniaies

Oxalidaceae
Biophytum
Biophytum sensitivum D C.
Krambilan

Daun hidup (Melayu)


Ki payung kalapaon (Sunda) Krambilan (Jawa
Tengah)
Golofino (Ternate) Gogiolo (Halmahera)
Herba, tinggi 5-20 cm.

Bulat, tak bercabang, merati muda.


Majemuk, menyirip, dalam roset batang, anak daun
empat sampai sepuluh pasang, ujung tumpul,
bertepi rata, pangkal tumpul, tangkai 5-20 mm, hijau.

Bunga

Majemuk, pada ujung batang, kelopak + 5 mm,

Buah
Biji
Akar

ujung merah.
Kotak, buiat, kecil, hijau.
Kecil, masih muda putih setelah tua coklat.
Tunggang, coklat.

bertaju lima, ungu, mahkota 5 mm, kuning dengan

Khasiat
Herba Biophytum sensitivum berkhasiat sebagai peluruh air seni dan

sebagai obat otot kejang.


Untuk obat peluruh air seni dipakai herba Biophytum sensitivum 20

gram, dicuci. direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit, setelah dingin
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Herba Biophytum sensitivum mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 44. Biophytum sensitivum DC

BIXA ORELLANA L.

Botanf
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Untuk obat mencret dipakai daun segar Bixa orelana 5 gram direbus

dengan 3 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan
diminum sehari tiga kali sama banyak pagi, siang dan sore.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Parietales
Bixaceae
Bixa

Kandungan kimia
Daun Bixa orellana mengandung flavonoida, polifenol di samping itu juga
mengandung minyak atsiri.

Bixa ore/lana L.
Sumba kling

Kasumbo (Nias) Kesumba (Minangkabau) Kunyrt

jawa (Melayu)

Galinggem (Sunda) Sumba kling (Jawa Tengah)

Kasomba kleng (Madura)


Kasumba (Dayak ngaju)
Sumba (Minahasa)
Kasumba wo kaju (Pare) Rapoparada (Makasar)
Bunga parada (Bugis)
Kasumba (Seram) Taluka (Ambon)
Pohon, linggi + 8 m.
Berkayu, bulat, percabangan monopodial, coklat

kotor.
Tunggal, berseling, bulat telur, pangkal bentuk

jantung, ujung meruncing, tepi rata, panjang 10-23


cm, lebar 5-15 cm, pertulangan menyirip, tangkai
2-7 cm, bulat panjang, berbintik-bintik coklat, hijau.

Majemuk, bentuk malai, di ujung batang, kelopak

bentuk cawan, mudah rontok, ungu, pangkal tangkai


sari kuning, ujungnya meran, kepala sari ungu,
tangkai putik merah, kepala putik kuning, mahkota
bulat telur, panjang 2-03 cm, merah muda.
Kotak, bentuk jantung, pipih, panjang 2-4 cm,

berbulu merah.
Kecil, segi tiga, kulit berdaging, masih muda merah
setelah tua coklat.
Tunggang, bercabang, coklat.

Khaslat
Daun Bixa orellana berkhasiat sebagai obat mencret, obat sakit kuning,

peluruh keringat, memperbaiki pencernaan dan menghentikan darah pada

luka baru.

Gambar 45- Bixa orellana L.

BLUMEA BALSAMIFERA DC.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Mania daerah
Sumatera

Jawa

Conyza balsamifera L.

Spermalophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Asterales
Compositae
Blumea
Blumea balsamifera DC.

Sembung
Sembung (Melayu)

Sembung utan (Sunda) Sembung {Jawa) Kemandin


(Madura)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Perdu, tinggi 2-3 m.


Tegak, bulat, bagian atas berbulu lebat, aromatis,
hijau kotor.
Tunggal, tersebar, lonjong, berbulu, pangkal dan
ujung meruncing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, panjang 25-40 cm, lebar 10-20 cm, hijau.
Majernuk, bentuk tandan, duduk atau bertangkai,
turnbuh di ketiak daun dan ujung batang, terkumpul
sebagai malai, mahkota putih kekuningan, putih
kekuningan.

Buah

Kotak, silindris, keras, berambut, pulih kecoklatan,

Biji

Pipih, putih.
Tunggang, putih kotor.

Akar

Khasiat
Daun Blumea balsamifera berkhasiat sebagai obat demam, obat batuk,
melancarkan keluarnya keringat dan sebagai anti nyamuk.
Untuk obat demam dipakai * 10 gram daun segar Blumea balsamifera, dicuci, direbus dengan I gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan kulit batang Blumea balsamifera mengandung alkaloida,
disamping itu daunnya juga mengandung tanin dan minyak atsiri, kulit batang
dan akarnya mengandung saponin, juga akarnya mengandung polifenol.

Gambar 45. Blumea balsamifera DC.

^^^^r*

BLUMEA LACERA DC.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
DesknpsJ
Habitus
Batang

Conyza lacera Burm. f. ; C. javanica 81.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Compositae
Blumea
Blumea lacera DC.
Sembung kuwuk
Sembung lalaki( Sunda) Sembung kuwuk (Jawa)
Semak, semusim, tinggi + 75 cm.
Tegak, masif, bulat, berbulu, percabangan mono-

podial, hijau.
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tunggal, tersebar, lanset, tepi bergerigi, pangkal


membulat, ujung meruncing, panjang 2-3,5 cm,
lebar 1,5-2 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, berkelamin dua, diketiak
daun dan ujung batang, tangkai berbulu, panjang
5 mm, hijau, kelopak lonjong, halus.putih.benang
sari panjang + 5 mm, jumlah lima, kepala sari bulat, ujung bercabang, panjang 5 mm, kuning,
mahkota bentuk pita, putih.
Padi, lonjong, hitam.

Lonjong, hitam.
Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Bljmea lacera berkhasiat sebagai obat penurun panas.
Untuk obat penurun panas dipakai + 10 gram daun segar Blumea lacera,
dicuci, diseduh dengan I gelas air panas matang. Hasil seduhan diminum
dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan batang Blumea lacera rnengandung saponin, flavonoida dan
potifenol.

Gambar 46. Blumea lacera DC.

BOESENBERGIA PANDURATA (ROXB.) SCHLECHT.

Beta n I
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku

Deskrips!
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Akar

selama 15 menit, diberi garam dapur 1/4 sendok teh, setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Gastrochilus panduratum (Roxb.) Rild.; Kaempferia


pandurata Roxb.

Rimpang Boesembergia pandurata mengandung saponin, dan flavonoida


di samping minyak atsiri.

Spermatophyla
Angiospermae
Monocotyledonae
Zingiberales
Zingiberaceae
Boesenbergia
Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlecht.
Temu kunci
Koncih (Kangean) Temu kunci (Melayu) Tamu kunci
(Minangkabau)
Temu kunci (Sunda) Kunci (Jawa Tengah) Konce
(Madura)
Temu konci
Dumu kunci (Bima)
Tamu Konci (Makasar) Temu kunci (Bugis)
Tumu konci (Ambon) Anipa wakang (Hila-Alfuru)
Aruhu konci (Haruku) Sun (Buru) Rutu kakuzi
(Seram) Tamputi (Ternate)
Herba, semusim, tinggi + 50 cm,
Semu, membentuk rimpang, kuning keputih-putihan.
Tunggal, lanset, ujung lancip, tepi rata, pangkal
meruncing, panjang 12-50 cm, lebar 5-11 cm,
pertulangan menyirip, tangkai 7-16 cm, beralur,
hijau.
Majemuk, bentuk tandan atau bulir, melekat pada
tandan, ujung kelopak rata, tajuk bentuk tabung,
panjang 50-52 mm, bagian atas berbelah, bentuk
lanset, panjang + 12 mm, lebar 4 mm, mahkota
bentuk tabung, bergerigi, panjang 2-18 mm, merah
atau putin kekuningan.
Serabut, putih kekuningan.

Khasiat
Rimpang Boesembergia pandurata berkhasiat untuk memperbanyak air
susu ibu dan penyegar tubuh bagi ibu setelah melahirkan. Daunnya berkhasiat
sebagai obat sariawan.
UntuK memperbanyak air susu ibu dipakai rimpang Boesembergia
pandurata 20 gram, dipotong kecil-kecil, direbus dengan satu gelas air

Gambar 46. Boesenbergia pandurata (Roxb.) Schlecht.

BOUGAINVILLEA GLABRA CHOIS.

Kandungan kimia
Daun, bunga, akar dan kulit batang Bougainvillea glabra mengandung

saponin dan polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Gary ophy Hales
Nyctaginaceae
Bougainvillea
Bougainvillea glabra Chols.

Nama umum/dagang

Bugenvil

Nama daerah
Jawa

Bugenvil (Jawa)

Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Bunga

Perdu, menahun, tinggi 5-15 m.


Tegak atau sedikit memanjat, bersegi, percabangan simpodial, berduri yang berbentuk kait,
masih muda hijau setelah tua hrtam.
Tunggal, berhadapan, lonjong, ujung runcing,
pangkal membulat, tepi rata, panjang 4-10 cm,
Iebar2-6cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk malai, berkelompok tiga, di ketiak
daun, bentuk seperti terompet, putih, memiliki daun

pelindung tiga helai, merah keunguan.


Buah

Bentuk gada, kecil, masih muda hijau setelah tua

coklat.
Biji
Akar

Bulat, kecil, hitam.


Tunggang, putih kecoklatan.

Khaslat
Bunga Bougainvillea glabra berkhasiat sebagai penyegar badan.
Untuk penyegar badan dipakai + 10 gram bunga Bougainvillea glabra,
dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan sore sama
banyak.

Gambar 11. Bougainvillea glabra Chois.

BRASSICA CHINENSIS L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Brassica pekinensis Skeels.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Crassicales
Cruciferae
Brassica
Brassica chinensis L
Sawi putih
Petsai (Melayu)

Pecai (Sunda) Sawi putih (Jawa)


Semak, tinggi + 70 cm.
Semu, putih kehijauan.
Tunggal, dalam roset akar, pangkal membulat, ujung
meruncing, berbulu halus, panjang 60-70 cm, lebar
7-10 cm, hijau keputih-putihan.
Majemuk, bentuk tandan, diujung batang, tangkai
silindris, hijau, benang sari bentuk pita, banyak,
panjang 5 mm, putih, kepala sari panjang 3 cm,
kuning, putik kuning, mahkota lonjong, putih.
Kotak, lonjong, coklat.
Bulat. hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Brassica chinensis berkhasiat untuk peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai + 20 gram daun segar Brassica chinensis,
dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Daun yang telah direbus
dimakan sebagai sayuran. <^>
: "
Kandungan kimia

Daun Brassica chinensis mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 47. Brassica chinensis L.

BRASSICA JUNCEA (L.) CHERN.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jems
Narna umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Sinapis juncea L.

Spermalophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Crassicales
Cruciferae
Brass ica
Brassica juncea (L.) Chem.
Sawi
Sesawi (Melayu)
Sesawi(Sunda) Sawi(Jawa)Sawi (Madura)

Buah
Biji

Semak, tinggi + 60 cm.


Tegak, masif, silindris, licin, hijau.
Tunggal.silang berhadapan, lonjong, tepi rata atau
bergerigi, ujung tumpul, pangkal meruncing, panjang
7-15 crn, lebar 3-6 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, tangkai
silindris, panjang -t 1 cm, hijau, kelopak pipih
memanjang, halus, hijau kekuningan, kepala sari
empat persegi panjang, coklat muda, tangkai putik
silindris, panjang + 1 cm, hijau, kepala putik bulat,
coklat muda, mahkota silindris, lepas satu sama
lain, kuning,
Polong, bulat memanjang, panjang + 3 cm, hijau.
Bulat pipih, kuning kecoklatan.

Akar

Tunggang, putin.

Bunga

Khasiat
Daun Brassica juncea berkhasiat untuk peluruh air sent, akarnya berkhasiat
sebagai obat batuk kenng, obat nyeri pada tenggorokan dan peluruh air susu, bijinya berkhasiat sebagai obat sakit kepala.
Untuk peluruh air seni dipakai 20 gram daun segar Brassica juncea.
dicuci, direbus. Daun yang telah direbus dimakan sebagai sayuran.
Kandungan kimia
Daun dan biji Brassica juncea mengandung flavonoida. di samping itu bijinya juga mengandung alkaloida dan saponin.

Gambar 48. Brassica juncea (L.) Chern.

BRIDELIA OVATA DECNE

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama urnum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Bridelia
Bridelia ovata Decne
Congcong belut
Congcong belut (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buan
Biji

Akar

Perdu, tahunan, tinggi 3-4 m.


Tegak, berkayu, percabangan monopodial, hijau.
Majemuk, berseling, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal membulat, pertulangan menyirip, panjang
1,5-3 cm, lebar 1-1,5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, diketiak daun, tangkai
silindris, kelopak bentuk mangkok, hijau, mahkota
panjang 1-1,5 mm, putih.
Buni, lonjong, hijau.
Bulat, putih.
Tunggang, kuning kotor.

Khasiat
Daun Bridelia ovata berkhasiat untuk urus-urus.
Untuk urus-urus dipakai + 10 gram daun segar Bridelia ovata. dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan batang Bridelia ovata mengandung tanin dan saponin, di
samping itu batangnya juga mengandung alkaloida dan flavonoida.

Gambar 49. Bridelia ovata Decne

BRUCEA JAVANICA (L.) MERR.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Brucea sumatrana Roxb. ; B. amarissima Lour.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Simarubaceae
Brucea
Brucea javanica (L) Merr.
Kwalot
Malur (Batak) Berul (Lampung)
Walot (Sunda) Kwalot fJawa)
Tambara marica (Makasar)
Nagas (Ambon)
Perdu, tinggi 2-3 m.
Berkayu, bulat, berbintik-bintik, putih kotor.
Majemuk lonjong, agak lanset, tepi bergerigi, ujung
runcing, parang 3,5-11 cm, lebar 1,5-5 cm, hijau.
Majemuk, bentukmalai, tangkai silindris, panjangl
0-60 cm, kehijauan, daun kelopak lonjong, panjang
+ 1 cm, hijau kekuningan, benang sari banyak,
mahkota rnerah, merah.
Batu, bulat, hitam.
Bulat, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah dan kulit batang Brucea javanica berkhasiat sebagai obat sakit
diare dan obat demam.
Untuk obat sakit diare dipakai + 5 gram kulit batang Brucea javanica,
dicuci, diseduh dengan 1 gelas air panas matang. Hasil seduhan diminurn
dua kali sama banyak selang 2 jam.
Kandungan kimia

Buah. kulit batang dan daun Brucea javanica mengandung saponin, di


samping itu buah dan daunnya juga mengandung tanin dan bunganya mengandung polifenol.

Gambar 50- Brucea javanica (L.) Merr.

BRUGMANSIA CANDIDA PERS.


Botanf
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Brugmansia arborea Auct- non Steud.; Dartura

arborea Auct. non L.; Pseudodatura arborea V. Zijp.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Solanaceae

Brugmansia
Brugmansia Candida Pers.

Kecubung

Kecubung (Jawa Tengah}


Perdu, tinggi 2-5 m.
Berkayu, bulat, bercabang, tegak, putih kotor,
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, tepi bergerigi,
pangkal tumpul, panjang 11-31 cm, lebar 6-21 cm,
pertulangan menyirip, tangkai bulat, berambut hijau.
Tunggal, di ketiakdaun, menggantung, bertangkai,
kelopak bentuk kantong, hijau, benang sari lima,

tangkai 13,5 cm, kepala sari lanset, panjang +


2,4 cm, coklat keputih-putihan. Tangkai putik
panjang 16,3 cm, kepala putik kuning muda,
Buah
Biji
Akar

mahkota bentukterompet, berbagi lima, panjang 12 cm, putih.


Buni, lanset, berambut rapat, panjang 12-14 cm,
coklat.
Berkulit tebal, abu-abu.
Tunggang, kuning kotor.

Khasiat
Bunga Brugmansia Candida berkhasiat sebagai obat sesak nafas, obat
nyeri haid dan sakit perut.
Untuk obat sesak natas dtpakai bunga Brugmansia Candida segar 10
gram, dirajang kemudian dikeringkan, setelah kering digulung, dihisap dalamdalam sepertt menghisap rokok.

Kandungan kimia
Bunga Brugmansia Candida mengandung alkaloida, saponin, ftavonoida

dan polifenol.

Gambar 47. Brugmansia Candida Pers.

BRUGMANSIA SUAVEOLENS BERCHT. & PRESL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Datura suaveolens Humb. & Bonpl. ex Willd.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Solanaceae
Brugmansia
Brugmansia suaveolens Bercht. & Presl.
Kecubung gunung
Kecubung gunung (Jawa)
Perdu, tinggi 2-4 m.
Tegak, berkayu, ujung cabang berbulu, putih kotor.
Tunggal, lonjong, tepi bergerigi atau rata, ujung
runcing, pangkal turnpul, panjang 15-20 cm, lebar
10-15 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, menggantung, kelopak bentuk katup tertutup, ujung bertajulima,bergaris membujur, terbagi
lima, panjang + 10 cm, benang sari lima, tangkai
sari panjang 15-17,5 cm, kepala sari panjang 2,5
cm, coklat, kepala putik panjang 9 mm, pecah
menjadi dua, melengkung ke bawah, mahkota putih,
putih.
Buni, bentuk memanjang, berambut rapat, panjang
11 cm, hijau.
Pipih, berkulit tebal, putih.
Tunggang, kuning keputih-putihan.

Khasiat
Daun dan bunga Brugmansia suaveolens berkhasiat sebagai obat sesak
nafas dan obat nyeri haid.
Untuk obat sesak nafas dipakai 10 gram daun segar Brugmansia
suaveolens, dirajang dan dikeringkan, setelah kering digutung, dihisap dalamdalam seperti menghisap rokok.
Kandungan kimia
Daun, bunga dan akar Brugmansia suaveolens mengandung polifenol
dan saponin, di samping itu daun dan bunganya juga mengandung alkaloida.

Gambar 51, Brugmansia suaveolens Bercht. & Presl.

BRUNSFELSIA UNIFLORA (POHL.) D. DON.


Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Deskripsi :
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Solanales
Solanaceae
Brunsfelsia
Brutisfelsia uniflora (Pohl.) D. Don.

Khasiat dan pemanfaatan


1 Obat bengkak: daun melati kosta segar sebanyak 50 gram, dicuci, ditumbuk halus
ditambah sedikit air hingga menyerupai pasta, kemudian ditempelkan pada bagian
yang sakit dan dibalut dengan kain bersih. Setelah mengering diganti dengan bahan
yang masih segar.
2. Obat sakit sendi: akar melati kosta segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus, lakukan pengobatan sebanyak 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan akar melati kosta mengandung saponin dan polifenol, sedangkan daunnya juga
mengandung kardenolin.

Melati kosta.
Melati kosta (Jawa)

Perdu, tegak, tinggi 1-2 m.


Bulat, bercabang banyak, kasar, berwarna hilam kecoklatan
Tunggal, berhadapan, tangkai pendek, helaian daun bentuk
lonjong, panjang 10-15 cm, lebar 3-6 cm, ujung meruncing,
pangkal runcing, tepi rata, pertulangan daun menyirip tegas,

permukaan halus, warna hijau.


Tunggal, berkelompok, terletak di ketiak daun, tangkai panjang
1-2 cm, kelopak bentuk tabung, ujung runcing, panjang 1-1,5
cm, hijau, mahkota bentuk tabung, ujung lepas, bentuk
terompet, berlekuk 5, halus, panjang 2-3 cm, benang sari dan
putik terbungkus dasar mahkota, warna sewaktu muda ungu dan
kemudian berubah putih setelah ma.
Bentuk kapsul, panjang 1-3 cm, berwarna hijau keunguan.

Bulat, pipih, kecil, coklat


Tunggang, berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tanaman yang sering dibudidayakan sebagai tanaman pagar atau tanaman
bias, Tumbuh baik di tempat terbuka yang mendapat cukup sinar matahari, dari dataran
rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 1.500 m di atas permukaan
laut. Berbunga pada bulan Agustus-September. Waktu panen yang tepat bulan
November-Desember.

Bagian yang digunakan

Daun dan akar dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.


Kegunaan

Anti-bengkak, anti-radang.
Ganibar 14. Brunsfelsia uniflora (Pohl.) D. Don.

BURSERA SIMARUBA L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum

Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Rulales
Burseraceae
Bursera
Bursera simaruba L.

Kwalotan.

Khasiat dan pemanfaatan


1 Obat malaria: daun kwalolan segar sebanyak 30-60 gram, dicuci, direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sckaligus,
dilakukan sehari 2-3 kali.
Obat datang bulan tidak teralur; kulil batang kwalotan segar sebanyak 20 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita
yang sedang hamil.
Kandungan kimia :
Daun dan kulit batang kwalotan mengandung alkaloida dan saponin, di sarnping itu
daunnya juga mengandung tanin.

Kwalotan (Jawa)

Perdu, menahun, tinggi 2-3 in.


Silindris, percabangan simpodial, cabang muda berbenjolbenjol, kasar, berwarna hitam kecoklatan.

Majemuk, menyirip ganjil, duduk tersebar, tangkai bulat,

panjang 10-15 cm, pangkal tangkai membula, warna hijau, anak

daun bentuk oval,lonjong,panjang 4-8 cm,lebar 2-4 cm,ujung


runcing, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan daun menyirip
tegas, permukaan berbulu, wama hijau, bagian bawah berwama
Bunga

Buah
Biji
Akar

lebih pucat.
Majemuk, sempurna, bentuk bulir, letak terminal, muncul dari
ketiak daun, panjang mencapai 15 cm, kelopak bentuk bintang,
hijau, panjang 1-2 mm, mahkota berbilang 5, ujung runcing,

panjang 2-3 mm, halus, benang sari dan putik panjang 3-4 mm,
warna putih.
Tunggal, bulat, kulit buah lunak, panjang 0,5-1 cm, masili muda
berwarna hijau setelah tua ungu kehitaman.
Bulat, keras, panjang 5 mm, berwama putih kehitaman.
Tunggang, berwama kuning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan primer, semak belukar atau di tepi-tepi hutan.
Tumbuh terutama di wilayah tropis, dari dataran rendah sampai menengah dari
ketinggian 10 m sampai 600 m di atas permukaan laut. Berbunga sepanjang tahun

terutama di bulan-bulan kering yaitu pada bulan Mei-September. Waktu panen yang tepat
bulan Oktober-Maret.
Bagian yang digunakan

Daun dan kulit batang dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Anti-malaria, datang bulan tidak teratur.

Gambar 15.Bursera simaruba L.

BUTEA MONOSPERMA (LAMK.) TAUB.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Narna daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Butea frondosa Roxb.

Kandungan kimia
Daun dan akar Butea monosperma mengandung saponin dan flavonoida,
disamping itu akarnyajuga mengandung polifenol dan daunnya mengandung
tan in.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Legurninosae
Butea
Butea monosperma {Lamk.) Taub.
Plasa
Palasa (Melayu)
Plasa (Jawa) Palasa (Madura)
Pohon, tinggi j- 30 m.
Tegak, berkayu, bulat, kasar, percabangan simpodial, putih kotor.
Majemuk, bersilang, bulat, tepirata,ujung dan pangkal tumpul, panjang 12-15 cm, lebar 10-12crn, tebal
seperti kulit.licin, tiap daun majemuk terdapat tiga
helai, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung cabang, tangkai
silindris, panjang 2 cm, hjjau pucat, kelopak bentuk corong, hijau keputih-putihan, mahkota bentuk
kupu-kupu,jingga, benang sari banyak, panjang
t 15 cm, putih, kepala sari lonjong, panjang + 3
mm, tangkai putik panjang 1 cm, hijau pucat,
jingga.
Polong, bentuk ginjal, panjang -t 15 cm, lebar
* 4 cm, ujung agak tebal, beralur, kuning kecoklatan.
Bulat pipih, panjang + 4 cm, lebar 3 cm, coklat.
Tunggang, coklat.
Gambar 52. Butea monosperma (Lamk.) Taub.

Khasiat
Akar Butea monosperma berkhasiat sebagai obat batuk dan mmyak
bijinya berkhasiat sebagai obat cacing.
Untuk obat batuk dipakai 10 gram akar segar Butea rnonosperma, dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 1 gelas air seiarna 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi
dan sore.

CAESALPINIA PULCHERRIMA {L.) SWARTZ

Botani

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Resales

Caesalpiniaceae
Caesalpinia
Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz
Merakan

Nama daerah

Sumatera

Jambul merak (Melayu)

Jawa

Kembang patra kemba'a (Sunda) Merakan (Jawa

Sulawesi

Bunga kacang (Sulawesi utara)

Tengah) Perak kegel (Madura)

Deskripsi

Habitus

Perdu, tahunan, tinggi 2-4 m.

Batang

Berkayu, bulat, bercabang-cabang, coklat keputihputihan,

Daun

Majemuk, menyirjp, anak daun bersirip 4-12 pasang,

Bunga

panjang 1-3 cm, lebar 5-15 mm, pertulangan


menyirip, hijau.
Majemuk, benluk tandan, di ujung batang,

bulat telur, ujung dan pangkal membulat, tepi rata,

berkelamin dua, kelopak bentuk tabung, pendek,

bertaju lima, merah, benang sari sepuluh, lepas,


panjang 5,5-7,5 mm, pangkal tangkai sari berambut,
kepala sari coklat, daun mahkota panjang 2-3 cm,

Buah
Biji
Akar

bentuk terompet, merah.


Polong, panjang 6-12 cm, pipih, hitam.
Kecil, bentuk jarum, coklat kehitaman.
Tunggang, bulat, coklat.

Khasiat
Kulit batang Caesalpinia pulcherrima berkhasiat sebagai obat kejang,
bunganya berkhasiat sebagai obat demam, obat radang selaput lendir,
melancarkan haid dan urus-urus.
Untuk obat kejang dipakai 20 gram kulit batang kering Caesalpinia
pulcherrima, diberi garam dapur 1/4 sendok teh, diturnbuk sampai halus
kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit.

Kandungan kimia
Akar dan bunga Caesalpinia pulcherrima mengandung saponin, dan
flavonoida, disamping itu bunganya juga mengandung polifenol.

Gambar 48. Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz.

CAESALPINIA SAPPAN L.

Botanl

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Sperm aiophyta

Angiospermae

Kelas
Bangsa
Suku

Caesalpiniaceae
Caesaipinia
Caesalpinia sappan L

Nama umum/dagang
Nama daerah

Kayu secang

Sumatera

Seupeueng (Acen) Sepang (Gayo) Sopang (Batak)

Lacang (Minangkabau)
Secang (Sunda) Kayu secang (Jawa Tengah) Kayu

Jawa
Ball

Nusa Tenggara

Sulawesi

Maluku

Deskripsi
Batang
Daun

Daun dan batang Caselpinia sappam mengandung saponin, dan flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung polifenol, batangnya juga
mengandung tanin.

Dicolyledonae
Resales

Marga
Jenis

Habitus

Kandungan klmia

secang (Madura)
Cang

Sepang (Sasak) Supa (Bima) Sepel (Timor) Hape

(Sawu) Hong (Alor) Sepe (Roti)


Kayu sema (Manado) Dolo (Bare) Sapang
(Makasar) Sepang (Bugis)
Sepen (Halmahera selatan) Savala (Halmahera
utara) Sungiang (Ternate) Roro (Tidore)
Perdu, linggi 6 m.

Berkayu, bulat, hijau kecoklatan.


Majemuk, menyirip ganda, panjang 25-40 cm, anak
daun 10-20 pasang, bentuk lonjong, pangkal
rompang, ujung bulat, tepi rata, panjang 10-25 mm,

Bunga

Buah
Biji
Akar

lebar 3-11 mm, hijau.


Majemuk, bentuk malai, di ujung batang, panjang
10-40 cm, kelopak lima, hijau, benang sari 15 mm,
putik panjang 18 mm, mahkota bentuk tabung,
kuning.
Polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung

sepem' paruh, berisi 3-4 biji, hitam.

Bulat panjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-11 mm,


lebal 5-7 mm, kuning kecoklatan.
Tunggang, coklat kotor.

Khasiat
Kayu Caesalpinia sappan berkhasiat sebagai obat mencret, obat batuk
dan obat luka.
Untuk obat mencret dipakai 5 gram kayu Caesalpinia sappan, dipolong

kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelafi dingin

disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Gambar 49. Caesalpinia sappan L.

CAJANUS CAJAN MILLSPAUGH


Botani
Sinonim
Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Naina daerah
Sumatera
Jawa

Bali
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Cajanus indicus Spreng.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Resales
Leguminosae
Cajanus

Cajanus cajan Millspaugh


Gude
Ritik lias (Batak karo) Kacang bali (Melayu)
Kacang hiris (Sunda) Gude (Jawa Tengah) Kacang
kaju (Madura)
Kekace
Lebui (Sasak) Tunis (Timor)
Binatung (Makasar) Kance (Bugis)
Puwe jai (Halamhera) Foukate (Ternate) FuoKtte
(Tidore)
Perdu, tinggi 2 m.

Berkayu, bulat, beralur, berbulu, hijau kecoklatan.


Majemuk, bulat tejur sampai elips, tersebar, ujung
dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip,

Bunga

Buah
Biji
Akar

bertangkai pendek, hijau.


Majemuk, bentuk tandan, karangan bunga 15-30
cm, kelopak bentuk tabung, berbagi empat, berfculu,
hijau muda, benang sari bentuk tabung, ujung
pecan, serbuk sari kuning, putik satu, bengkok,
putih, mahkota bentuk kupu-kupu, kuning.
Polong, panjang 10 cm, berbulu, pipih, hijau.

Kecil, bulat, coklat.

Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun Cajanus cajan berkhasiat sebagai obat kudis, obat batuk dan
pencuci darah.
Untuk obat kudis dipakai 5 gram daun segar Cajanus cajan, ditumbuk
halus, diberi kapur 1/4 sendok ten, diaduk sampai rata kemudian dioleskan
pada kudis.
Kandungan klmia
Daun dan batang Cajanus cajan mengandung flavonoida dan saponin, di
samping itu daun juga mengandung polifenol, batangnya juga mengandung
tanin.

Gambar 50. Cajanus cajan Millspaugh

CALADIUM BICOLOR (W. AIT.) VENT.

Daun dan bunga Caladium bicolor mengandung saponin, rimpangnya


mengandung flavonoida, di samping itu bunga dan rimpangnya mengandung
polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisl
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia

Spermatophyta

Angiospermae
Monocotyledoneae
Arales

Araceae
Caladium
Caladium bicolor (W. Alt) Vent
Keladi
Keladi {Jawa}

Herba, muslman, tinggi 25-50 cm.


Membentuk umbi.
Tunggal, roset akar, bentuk perisai bersegi, garis
tengah 15-30 cm, tepi rata, permukaan licin, per-

tulangan daun menjari, hijau berblntlk putih, sekitar


tulang daun merah.
Majemuk, bentuk bongkol, beatmah satu, tangkai
silindris, panjang 28-40 cm, pangkal tangkai dilindungi seludang bunga, benang sari mengumpul

membentuk gada, kuning, mahkota satu helai,


putlh.
Buah
Biji
Akar

Belum pemah ditemukan.


Belum pemah ditemukan.
Serabut, putih.

Khaslat
Umbi Caladium bicolor berkhasiat sebagai obat sakit bengkak pada jari
tangan.
Untuk sakft bengkak jari dipakai 15 gram umbi Caladium bicolor.

dicuci dan ditumbuk sampai halus lalu ditempelkan pada jari yang sakit, jika
sudah mengering segera diganti yang bam.

Gambar 12. Caladium bicolor (W. Ait.) Vent.

CALATEA LIETZEI E. MORREN.

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Kelas
Anak kelas
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermeae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Calathea
Calatea lietzei E. Morren
Kalatea batik

Kalatea batik (Jawa)

Bunga

Semak, menahun, tinggi 40-60 cm.


Semu, terdiri dari pelepah daun, ungu kehijauan.
Tunggal, bentuk lanset, panjang 15-20 cm, lebar
6-10 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, di ketiak daun, panjang
bongkol 5-10 cm, terdiri dari tenda bunga, bertangkai silindris, benang sari dan putik memanjang
keluar dari tenda bunga, mahkota bentuk tabung,
menonjol keluar dari tenda bunga, panjang 3-8
mm, putih, tenda bunga hijau.

Buah

Kerucut, tertutup selaput buah, panjang 5-10 mm,

hijau.
Biji
Akar

Bulat telur, beralur jala, kecil, hitam.

Serabut, membentuk rimpang, putih kecoklatan.

Khasiat
Rimpang Calatea lietzei berkhasiat sebagai obat luka bakar.
Untuk obat luka bakar dipakai + 15 gram rimpang segar Calatea lietzei,
dicuci dan ditumbuk halus kemudian ditempetkan pada bagian yang luka, jika

sudah kering diganti yang baru.


Kandungan kimia

Rimpang dan daun Calatea /lefzeimengandung saponin dan flavonoida,


di samping itu rimpangnya juga mengandung polifenol.

Gambar 13. Calatea lietzeiE. Morren

CALLIANDRA HAEMATOCEPHALA HASSK.

Bo tan i
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rosales
Leguminosae
Calliandra
Calliandra haematocephala Hassk.
Kaliandra
Kaliandra (Jawa)
Pohon, tinggi 6-8 m.
Tegak, berkayu, percabangan simpodial, putih kotor.
Majemuk, berseling, menyirip, anak daun bentuk
lanset, ujung dan pangka! tumpul, tepi rata, panjang
10-15 cm, lebar 1-3 cm, hijau.
Majemuk, diujung cabang, bentuk bongkol, benang
sari banyak, daun mahkota lepas, benluk rambut,
panjang 11-16 cm, putih.
Polong, pipih, panjang 10-15 cm, lebar 1-2 cm, masih muda hijau setelah tua coklat.
Bulat pipih, coklal kehitaman.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Calliandra haernatocephala berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai 10 gram daun segar Calliandra haematocephala,dicuci.ditumbuk sampailumat, diternpelkan pada luka baru.

Kandungan kimia

Daun, bunga dan buah Calliandra haematocephala mengandung saponin, disamping itu daun dan bunganya juga mengandung flavonoida dan
tanin.

Gambar 53. Calliandra haematocephala Hassk.

CALOPHYLLUM INOPHYLLUM L.

Botani

Klasifikasi
Djuisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball

Nusa Tenggara
Sulawesi

Kandungan kimia
Daun Calophyllum inophyllum mengandung saponin, flavonoida dan
tanin.

Spermatophyla
Angiospermae

Dicotyledonae

Guttiferales
Guttiferae

Calophyllum
Calophyllum inophyllum L
Nyamplung
Eyobe (Enggano) Punaga (Minangkabau) Penago
(Lampung) Nyamplung (Melayu)
Nyamplung (Jawa Tengah) Nyamplung (Sunda)
Camplong (Madura)
Camplong (Ball)
Mantan (Bima) Camplong (Timor)
Dingkalreng (Sangir) Dongkalan (Mongondow)
Dunggala (Gorontalo) llambe (Buol) Punaga (Ma-

kasar) Pude (Bugis)


Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Hatan (Ambon) Fitako (Ternate)


Pohon, tinggi 20 m.
Berkayu, bulat, coklat atau putih kotor.
Tunggal, bersilang berhadapan, bulat memanjang
atau bulat telur, ujung tumpul, pangkal membulat,
tepi rata, perlulangan menyirip, panjang 10-21 cm,
lebar 6-11 cm, tangkai 1,5-2,5 cm. hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun yang
teratas, berkelamin dua, diameter 2-3 cm, tujuh

sampai tiga be'as, daun kelopak empat, tidak

beraturan, benang sari banyak, tangkai putik

Buah
Biji
Akar

membengkok, kepala putik bentuk perisai, daun


mahkota empat, lonjong, putih.
Batu, bulat, diameter 2,5-3,5 cm, coklat.
Bulat, tebal, keras, coklat.
Tunggang, bulat, coklat.

Khasiat
Biji Calophyllum inophyllum berkhasiat sebagai urus-urus dan sebagai

obat rernatik.
Untuk urus-urus dipakai 2 gram, serbuk biji Calophyllum inophyllum,
diseduh dengan 1/2 gelas ai matang panas, setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.

Gambar 51. Calophyllum inophyllum L.

CALOTROPtS GIGANTEA R. BR.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Mama daeran
Sumatera

Jawa

Ball

Nusa Tenggara

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Sperm alophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Aoocynales

Asclepiadaceae
Calotropis
Calotropis gigantea R. Br.
Biduri
Rubik (Aceh) Biduri (Melayu) Rumbigo (Minangkabau)

Widuri (Sunda) Widuri (Jawa Tengah) Bidhuri


(Madura)
Muduri

Rembiga (Sasak) Kore (Bima) Krokoh (Ftores) Modo


kapauk (Roti)
Rambega (Bugis)
Semak, tinggi 3 m.
Berkayu, tebal, kasar, putih kotor.
Tunggal, berhadapan, bulat telur, ujung tumpul,
pangkal berlekuk, tepi rata, panjang 8-30 cm, lebar
4-15 cm, pertulangan menyirip. bertangkai pendek,
hijau keputih-putihan.
Majernuk, bentuk payung, di ujung atau di ketiak
daun, kelopak terbentang, taju bulat telur, berbulu
halus, hijau, benang sari berlekalan membentuk

tabung, kepala putik lebar, bersegi lima, tangkai

Buah
Biji
Akar

putik panjang, daun pelindung sempit, tangkai


panjang 3-5 cm, mahkota bulat telur, diameter4-4,5
cm, putih.
Bumbung, bulat telur, panjang 9-10 cm, hijau.
Kecil, lonjong, pipih, berbulu pendek, lebat, coklat.
Tunggang, bercabang, bulat, putih kekuningan.

Khasiat
Daun Calotropis gigantea berknasiat sebagai obat kudis dan obat batuk.
Untuk obat kudis dipakai 5 gram daun segar Calotropis gigantea, ditam-

bah kapur 1/4 sendok teh, ditumbuk sampai lumat lalu dioleskan pada kudis.
Kandungan kimia

Daun dan akar Calotropis gigantea mengandung saponin dan flavonoida,


di samping itu daunnya juga mengandung politenol.

Gambar 52. Calotropis gigantea R. Br.

CAMELLIA SINENSIS (L.) O.K.

Botanl
Sinonim

Thea sinepsis L.; T. assamica Masters.; CamrtHa


tneifera Dyer; C, thea Link.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Spermatopfiyta
Angospermae
Dicotyledonae
Guttiferales

Suku
Marga

Theaceae
Camellia

Jenis

Camellia sinensis (L.) O.K.


Teh

Sumatera

Teh (Melayu)
Nteri (Sunda) Teh (Jawa Tengah)

Mama umunVdagang
Mama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Perdu, tinggi 5-10 m.


Berkayu, tegak, bercabang-cabang, ujung ranting
berambut, coklat kehijauan.

Daun

Tunggal, tersebar, kaku, elips, ujung dan pangkal


runcing, tepi bergerigi, panjang 12-14 cm, lebar 3,54,5 cm, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Berkelamin dua, di ketiak daun, diameler3-4,5 cm,


kelopak bentuk mangkok, hijau, benang sari membentuk lingkaran, pangkal menyatu, melekat pada
daun mahkota, pada bagian dalam lepas, tangkai
sari 1 cm, putih kekuningan, kepala sari kuning,

tangkai putik bercabang tiga, panjang 1 cm, hijau


kekuningan, mahkota bulat, tidak berbulu, pangkal
berlekatan, putih.

Buah

Kotak, keras, diameter 2,3 cm, masih muda hijau


setelah tua coklat kehitaman.

Biji

Keras, diameter 1,5 cm, masih muda kuning muda

Akar

setelah tua coklat.

Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Camellia sinensis berhasiat sebagai obat mencret dan obat pening.
Untuk obat mencret dipakai 20 gram daun muda segar Camellia sineniis, direbus dengan 3 gelas air seiama 15 menit, setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Candungan klmJa

Daun dan buah Camellia sinensis mengandung flavonoida dan tanin, di

amping itu daunnya juga mengandung saponin.

Gambar 53. Camellia sinensis (L.) O.K.

CANANGIUM ODORATUM BAILL.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sum ate ra

Jawa
Ball

Nusa Tenggara.
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan Kimia
Bunga Canangium odoratum mengandung saponin, (lavonoida dan
polfenol, di samping minyak atsiri.

Canangium truticosum Graib.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Ranunculales
Annonaceae
Canangium
Canangium odoratum Baill.

Kenanga
Kenanga (Aceh) Selanga (Gayo) Ngana-ngana
(Nias) Ingona (Minangkabau) Salapin (Sumatera
Timur] Kupa Apale (Sumatera Barat) Kupa lena
(Sumatera Selatan)
Kananga (Sunda) Kenanga (Jawa Tengah)

Kananga (Madura)
Sandat

Sandat (Sasak) Kananga (Bima) Tenaga (Sawu)


Bunga kacik (Roti)
Lalingiran (Sulawesi ufara) Kananga (Bugis)
Lomulilano (Buru)
Pohon, linggi 10 m.

Berkayu, bulat, bercabang, hijau kotor.


Tunggal, tersebar, bulat telur, ujung runcing, pangkal
rata, panjang 10-23 cm, Iebar3-14 cm, pertulangan
menyirip, bertangkai 1-),5 cm, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, kuning,

kelopak bentuk corong, hijau, benang sari banyak,


coklat muda, kepala putik bulat, daun mahkota
enam, lanset, panjang 5-7,5 cm, masih muda hijau

Buah

Akar

setelah tua kuning.

Buni, lonjong, panjang 2 cm, hijau.


Tunggang.coklat.

Khasiat

Bunga Canangium odoratum berkhasiat sebagai obat nyeri haid, di


samping itu bunganya untuk bahan kosmetika.

Untuk obat nyeri haid dipakai 15 gram bunga segar canangium


odoratum, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin airnya
diminum sekaligus.

Gambar 54. Canangium odoratum Bail!.

CANARIUM COMMUNE L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kfmia
Daun dan kulit batang Canarium commune mengandung saponin dan
tanin, bijinya mengandung saponin dan juga minyak lemak.

Canarium amboinense Hochr. ;


C. vulgare Leenh. ; C. moluccanum Bl.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Burseraceae
Canarium
Canarium commune L.
Kenari
Kenari (Melayu)
Kenari (Sunda) Kenari (Jawa) Kandreh (Madura)
Kenari (Bima) Koja (Flores)
Kanare (Makasar) Kanare (Bugis)
lyale (Ambon) Nyiha (Ternate} Nyiha
Pohon, tinggi 20 m.
Tegak, berkayu, bulat, halus, percabangan simpodiat, putih kotor.
Majemuk, menyirip ganjil, berhadapan, lonjong, tepi
rata, ujung dan pangkal meruncing, mengkilat, panjang 12-18 cm, lebar 4-6,5 cm, pertulangan menyirip,
hijau.
Majemuk, berkelamin cfua, di batang sebelah atas,
tangkai panjang 7 cm, hijau muda, kelopak bentuk
tabung, pendek, halus, hijau keputih-putihan, benang
sari banyak, putih, kepala sari bentjk segi tiga,
mahkota bentuk segi tiga atau bintang, halus, kuning
keputih-putihan.
Buni, bulat atau lonjong, masih muda hijau setelah
tua biru kehitaman.
Lonjong, keras, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Canarium commune berkhasiat untuk pelancar haid, minyak bijinya
untuk kosmetika.
Untuk pelancar haid dipakai -t 10 gram daun segar Canarium commune,
dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 rnenit, setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 54. Canarium commune L.

CANAVALIA ENSIFORMIS (L.) DC.

Daun dan batang Canavalia ensiformis mengandung polifenol, sedang


daunnya juga mengandung saponin dan bijinya mengandung kardenolin.

Botani
Sinonim

Kandungan kimia

Canavalia gladiata DC.; C. virosa W.4 A.

Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Papilionaceae
Canavalia
Canavalia ensiformis (L.) DC.
Kara bendo

Kacang parang (Melayu)


Kara bedog, Kacang mekah (Sunda) Kara bendo,
Karapedang (Jawa) Karaortel (Madura)
Semak, memanjat, panjang 1-2,5 m.
Bulat, membelit, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk gasal, terdiri dar! 3 helai, berseling,
lonjong, ujung meruncing, pangkal membulat, tepi
rata, panjang 7,5-15 cm, lebar 5-10 cm, pertulangan melengkung, berbulu, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 7,5-20 cm, mahkota bentuk
kupu-kupu, panjang 2-4 cm, ungu.
Polong, panjang 15-25 cm, permukaan berbulu,
hijau kecoklatan.
Bentuk ginjal, panjang + 2,5 cm, putih atau coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Biji Canavalia ensiformis berkhasiat sebagai obat demam dan
bisul-bisul.
Untuk obat bisul dipakai 1 0 gram biji kering Canavalia ensiformis,
ditumbuk halus ditambah sedikit air hingga menyerupai pasta lalu
ditempelkan ke bisul kemudian dibalut dengan kain bersih.

Gambar 14. Canavalia ensiformis (L.) DC, > .

CANNA EDULIS KEF).

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Spermatophyta
Angiosperrnae

Monocotyledonae
Zingiberales
Cannacceae
Canna
Canna edulis Ker.
Ganyong
Ganyu (Kangean) Laos Mekah (Palembang) Ubi
pikul (Sumatera Timur) Laos Mekah (Melayu)

Ganyol (Sunda) Ganyong (Jawa Tengah) Banyur


(Madura)

Deskripsi

Habitus

Baiang
Daun
Bunga

Herba, (inggi 0,5-2 m.

Tegak, tidak berkayu, beruas-ruas, diameter 3 cm,


fiijau atau ungu kehijauan.
Tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing,
tepi rata, panjang 17-45 cm, lebar 13-30 cm,
pertulangan menyirip, pelepah 10-15 cm, hijau.
Majemuk, bentuk bulir atau tandan, diujung batang,

bertangkai pendek atau duduk, kuning berbintik-

bintik merah, kelopak lanset, ujung runcing, panjang


1 -1,5 cm, hijau, benang sari lanset atau bulat telur,

bibir bertaju dua, kuning, mahkota bentuk tabung,


Buah
Biji .

Akar

panjang 5-9 cm, taju lanset, kuning berbintik-bintik


coklat.
Kotak, bulat panjang, panjang 3 cm, permukaan

tidak rata, hijau.

Bulat, keel, masih muda putih setelah tua hilam.


Serabut, putih.

Khasiat
Tepung dari umbi Canna edulis berkhasiat sebagai obat lambung.
Untuk obat lambung dipakai + 25 gram tepung umbi Canna edulis,
dicampur dengan 1 gelas air, ditambah garam dapur 1/4 sendok teh dan

gula merah sebesar 2 ibu jari lalu dimasak selama 15 menit sampai berbentuk bubur, setelah dingin dimakan sekaligus.
Kandungan kimia

Umbi dan bunga Canna edulis mengandung saponin dan flavonoida, di

samping rtu bungariya juga mengandung po'ifenol.

Gambar 55. Canna edulis Ker.

CAPSICUM ANNUM L.

Botani

Biji

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Ke/as

Bangsa

Tunggang, bulat, bercabang, putih.

Khasiat

Solanaceae
Capsicum
Capsicum annum L.

diseduh dengan 1/2 gelas air panas diaduk sampai rata lalu diamkan

Cabe merah

Nama daerah
Sumatera

tua coklat.

Spermalophyfa
Angiospermae
Dicotyledonae

So/anales

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Akar

merah.
Pipih, diameter 4 mm, masih muda kuning setelah

Campli (Acen) Kidi-kidi (Enggano) Lenden (Gayo)

Buah Capsicum annum berkhasiat sebagai obat rematik, obat sariawan


dan obat pilek, juga sebagai penambah natsu makan dan bumbu masak.
Untuk obat rematik rjipakai + 10 gram serbuk buah Capsicum annum,
beberapa menit. Hasil seduhannya dibalurkan pada bagian yang sakit.

Kandungan kimia
Buah Capsicum annum mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Lasina (Batak karo) Lasiak (Batak Toba) Ladageboa


(Nias) Karosigoiso (Menlawai) Lado (Minangkabau)

Jawa

Kalimantan
Bali
Nusa Tenggara

Maluku
Inan

Daun
Bunga

Buah

Sahang (Banjar) Rada (Sampit) Sambatu (Ngaju)

Tabia

Sebia (Sasak) Sana (Bima) Mbaku hau (Surnba)

Kara (Flores) Hili (Sawu)


: Rica (Manado) Bisa (Sangir) Mareta (Mongondow)
Malita (Gorontalo) Lada (Makasar) Ladang (Bugis)
: Manca (Seram) Siri (Ambon) Kostela (Buruj
Maricang (Halmahera) Rica lamo (Ternate Tidore)
: Maresen (Kalawat) Rihapuan (Kapaon) Riksak
(Sarmi) Ungun gunan (Benk)

Sulawesi

Deskripsi
Habitus
Batang

Cabe (Lampung) Cabe lasinau (Melayu)


Cabe (Sunda) Lombok (Jawa Tengah) Cabhi (Madura)

Perdu, tinggi 1 m.

Berkayu, berbuku-buku, penampang persegi,


bercabang. baiang muda berambut halus, hijau.
: Tunggal. bulat telur sampai elips, pangkal dan ujung
meruncing, tepi rata, panjang 5-10 cm, lebar 2-5
-cm. pertulangan menyirip, tangkai 2,5-4 cm, hijau.

Tunggal, bentuk bintang, di ketiak daun, putih,


kelopak bentuk bintang, berbagi enam, panjang
1 cm, bagian pangkal berlekatan, hijau, benang sari
enam, tangkai sari 2 mm, putih, kepala sari bentuk
sendok, panjang 9 mm, ungu, putik panjang 5

mm, putih kekuningan, mahkoia bentuk lingkaran,


berbagi lima, putih.

Bun), kerucut memanjang, lurus atau bengkok,


menggantung, permukaan licin mengkilat, diameter

1-2 cm, panjang 4-17 cm, bertangkai pendek, hijau


atau abu-abu, masih muda hijau tua setelah tua

Gambar 56 Capsicum annum L.

CAPSICUM FRUTESCENS L.

Botani
Sinonim
Capsicum fastigiatum Bl.; C. minimum Roxb.
K/asifikasi
Divisi
Spermatophyta
Sub divisi
Angiospermae
Kelas
Dicolyledonae
Bangsa
Solanales
;
Suku
Solanaceae
Marga
Capsicum
Jenis
Capsicum frutescens L
Nama umum/dagang
Cabe rawit
Nama daerah
Sumatera
: Leudeu (Gayo) Sidudu langit (Balak Simalungun)
Lada limi (Nias) Lado kutu (Minangkabau) Lada
mutia (Melayu)
Jawa
: Cabe rawit (Sunda) Lombok jemprit (Jawa Tengah)
Cabi letek (Madura)
Ball
: Tabia krinyi
Nusa Tenggara
: Sebia kedi (Sasak) Kurus (Alor) Hisa bure (Sangir)
Sulawesi
: Rica halus (Manado) Kaluya kapal (Alfuru) Mareta
dodi (Mongondow) Mulita diiti (Gorontalo) Malita didi
(Buol) Lada masiwo (Barcee) Lada marica (Makasar) Lada marica (Bugis)
Maluku
Abnsan kubur (Kai) Karatupa batawe (Seram)
Ricagufu (Ternate) Ricagufa (Tidore)
Irian
Metrek wakloh (Sarmi) Basen tanah (Berik)
Deskripsi
Habitus
Semak, tinggi 1,5 m.
Batang
Berkayu. bulat atau bersegi, bercabang, berbukubuku, hijau.
Daun
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, panjang 10 cm, lebar 5 cm,
pertulangan menyirip, bertangkai, hijau.
Bunga
Tunggal, bentuk bintang, di ujung cabang atau di
ketiak daun, kelopak bentuk lonceng, bergigi lima,
panjang 2-3 cm, hijau, benang sari kuning kehijauan,
kepala sari ungu, putik putih keunguan, mahkota
bentuk bintang, diameter 1,5-2 mm, berbagi lima,
taju runcing, putih kekuningan.
Buah
Buni, bulal telur, diameter 5-15 mm, panjang 3,512 cm, masih muda kuning kehijauan setelah tua
merah.
Biji
Bulat, pipih, diameter 2-2,5 mm, pulih kotor.
Akar
Tunggang, bulat, putih kotor.

Khasiat
Buah Capsicum frustescens berkhasial sebagai obat rematik, obal
sariawan dan obat pilek, di samping menambah natsu makan dan bumbu
masak,
Untuk obat rematik dipakai 10 gram serbuk buah Capsicum trutescens,
diseduh dengan 1/2 gelas air panas diaduk sampai rata, didiamkan beberapa
menit, dibalurkan pada bagian yang sakit.
Kandungan kimia
Buah Capsicum (rutescens mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 57. Capsicum frutescens L.

CARDAMINE FLEXUOSA WITH.


Botani
Klasiilkasi :
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat malaria: daun kwalotan segar sebanyak 30-60 gram, dicuci, direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus,
dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat datang bulan tidak teratur: kulit batang kwalotan segar sebanyak 20 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 10 rnenit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita

yang sedang harnil.

Brassicales

Brassicaceae
Cardamine
Cardamine flexuosa With.

Kandungan kimia :

Daun dan kulit batang kwalotan mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu
daunnya juga mengandung tanin.

Jrembak-jrembakan

Jrembak-jrembakan(Jawa)

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Terna, semusim, tegak, tinggi 10-30 cm.


Bulat, lunak, berwarna hijau atau hijau keunguan.

Majemuk, duduk berseling, anak daun bentuk lonjong atau bulat

telur, tidak simetris, panjang 1-3 cm, lebar 0,5-2 cm, ujung
tumpul, pangkal runcing, tepi bergelombang, pertulangan daun
tegas, permukaan licin, warna hijau mengkilat
Majemuk, letak terminal, di ketiak daun, bentuk malai, kelopak
berlepasan, ujung runcing, panjang 2-3 mm, hijau, mahkota
berlepasan, berbagi 5, halus, mengelilingi cawan bunga tempat
benang sari dan putik, panjang 3-5 mm, warna p u t i h .
Polong palsu, tunggal, panjang 2-3 cm, hijau.
Bentuk bulat, kecil, berwarna coklat atau hitam.
Serabut, berwarna putih kehitaman

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di kebun, tepi-tepi parit atau di pinggir-pinggir jalan terutama
di tempat-tempat yang basah dan lembab. Tumbuh dari dataran rendah sampai
pegunungan dari ketinggian 200 m sampai 2.300 m di atas permukaan laut. Berbunga
pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat bulan April-Mei.

Bagian yang digunakan


Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
Anti-radang, peluruh air seni, tonikum.
Khasiat dan pemanfaatan

1. Obat demam: seluruh bagian tanaman jrembak-jrembakan segar sebanyak 10 gram,


dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai rnendidih selama 5 menit, disaring, setelah
dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.

Gambar 15. Bursera simaruba L.

CARICA PAPAYA L.

Botani

Akar

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Cistales
Caricaceae
Carica
Carica papaya L

Nama umunYdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi

Pepaya
:

Rente (Acen) Pertek (Gayo) Pastela (Balak) Embelik


(Karo) Botik (Balak Toba} Bala (Nias} Sikailo (Mentawai) Kates (Palembang) Kalikih (Minangkabau}
Gedang (Lampung)
: Gedang (Sunda) Kates (Jawa Tengah) Kates
(Madura)
: Gedang
: Kustela (Banjar} Bua medung (Dayak busang} Buah
dong (Dayak Kenya)

Kates (Sasak) Kampaya (Bima) Kala jawa (Sumbawa) Padu (Flores)

Papaya (Gorontalo) Papaya (Buol) Kaliki (Baree)

kus selaput yang berisi cairan, masih muda putih


setelah tua hitam.
Tunggang, bercabang, bulat, putih kekuningan.

Khasiat
Daun Carica papaya berkhasiat sebagai obat malaria dan menambah
nafsu makan. Akar dan bijinya berkhasiat sebagai obat cacing, getah
buahnya berkhasiat sebagai obat memperbaiki pencernaan.
Untuk obat malaria dipakai 100 gram daun segar Carica papaya, dicuci
lalu ditumbuk sampai lumat, ditambahkan 1 gelas air matang, diperas dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Carica papaya mengandung alkaloida,
saponin dan tlavonoida, di samping itu daun dan akar juga mengandung
politenol dan bijinya mengandung saponin.

Papaya (Manado) Unti Jawa (Makasar) Kaliki riaure

Maluku
Irian
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

(Bugis)

Papai (Buru) Papaya (Halmahera) Papae (Ambon)


Palaki (Seram) Kapaya (Tidore) Tapaya (Ternale)
Ihwarwerah (Sarmi) Siberiani (Windesi)
Perdu, tinggi 10 m.
Tidak berkayu, silindris, berongga, putih kotor.
Tunggal, bulat, ujung runcing, pangkal bertoreh, tepi
bergerigi, diameter 25-75 cm, pertulangan menjari,
panjang tangkai 25-100 cm, hijau.

Tunggal, bentuk bintang, di ketiak daun, berkelamin


satu atau berumah dua. Bunga jantan terletak pada
landan yang serupa malai, kelopak kecil, kepala

sari berlangkai pendek atau duduk, kuning, mahkota


bentuk terompet, tepi bertaju lima, bertabung panjang, putih kekuningan Bunga betina berdin sendiri,

mahkota lepas, kepala putik lima, duduk, Dakal buah

Buah
Biji

beruang satu, putih kekuningan.


Buni, bulat memanjang, berdaging, masih muda
hijau setelah iua jingga.
Bulat atau bulat panjang, kecil, bagian luar dibung-

Gambar 58. Carica papaya L.

CARISSA CARANDAS L.

Daun dan buah Carrisa carandas mengandung saponin, flavonoida dan


polifenol, di samping itu daunnya mengandung alkaloida.

B o t a n i
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Marga
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Nusa Tenggara

Deskripsl
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Apocynales
Apocynaceae
Carrisa
Carissa carandasL
Buah Samarinda

Buah Samarinda (Jawa)


Senggaritan (Timor)
Perdu, tinggi 1-3 m.
Tegak, bulat, bercabang banyak, permukaan
kasar, berduri tajam, coklat.
Tunggal, berhadapan, tangkai pendek, hijau, helai
daun lonjong, ujung bulat, pangkal bulat, tepi rata,
panjang 4-8 cm, lebar 2,5- 5 cm, permukaan licin,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung cabang dan di
ketiak daun, tangkai panjang 6-20 mm, kelopak
berbulu, panjang 2,5-3 mm, benang sari melekat
pada dasar bunga, dasar mahkota membentuk
tabung, ujung bercangap, panjang 1-3 cm, putih.
Buni. bulat memanjang, panjang 1-2 cm, lunak,
masih muda merah cerah setelah tua ungu.
Bulal pipih, berjumlah banyak, kecil, putih.
Tunggang, putih.

Khasiat
Buah Carrisa carandas berkhasiat sebagai obat sariawan dan obat
demam, sedang akarnya untuk obat cacing.
Unluk obat sariawan dipakai buah Carissa carandas yang sudah tua

kemudian dibelah dan dioleskan pada bagian yang sakit dan pemakaiannya
diulang-ulang beberapa kali.

Gambar 15. Carissa carandas L

CASSIA ALATA L.

Botani
Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sum ate ra
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Resales
Leguminosae
Cassia
Cassia alata L.
Ketepeng cina
Daun kupang (Melayu)
Ki manila (Sunda) Ketepeng cina (Jawa Tengah)
Acong-acong (Madura)
Kupang-kupang (Ternate) Tabakun (Tidore)
Perdu, tinggi 5 m.
Berkayu, bulal, percabangan simpodial, coklat kotor.
Maiemuk, menyirip qenap, anak daun delapan

sampai dua puluh empat pasang, bentuk bulat


panjang, ujung tumpul, tepi rata, pangkal membulat,
panjang 3,5:15 cm, lebar 2,5-9 cm, pertulangan
Bunga
Buah
Biji
Akar

menyirip, iangkai pendek, hijau.


Majemuk, bentuk tandan, kelopak berbagi lima,
benang sari tiga, kuning, daun peiindung pendek,
jingga, mahkota bentuk kupu-kupu, kuning.
Polong, panjang, bersegi empat, panjang 18 cm,
lebar 2,5 cm, masih muda hijau setelah tua hitam
kecoklatan.

Segi uga lancip, pipih, masih muda hijau setelah

tua hitam.
Tunggang, bercabang, bulat, kehitaman.

Khasiat
Daun Cassia alata berhasiat sebagai obat kudis dan obat malaria.
Untuk obat kudis dipakai 10 gram daun segar Cassia alata, dicuci lalu
ditumbuk sampai lumat. Kemudian tempelkan pada kudis dan dibalut dengan
kain bersih.

Kandungan kimia

Daun Cassia alata mengandung alkaloida, saponin, flavonoida, tanin dan

antrakinon.

Gambar 59. Cassia alata L.

CASSIA FISTULA L.

Kandungan kimia
Daun Cassia fistulia mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Botani
Kiasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Spermato phyla
Angiospermae
Dicotyledonae
Resales
Leguminosae

Cassia
Cassia fistula L
Trengguli

Sumatera
Jawa

Bak biratha (Aceh) Kayu raja (Melayu)


Bobondelan (Sunda) Trengguli (Jawa Tengah)

Ball

Trengguli
Tilai (Dayak)

Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku

Kolobur (Madura)

Bubuni (Roti) Ketoka (Sumba) Kluwang (Flores)


Ladao (Alor) Limbalo (Sangie)
Kayu raja (Makasar) Pong raja (Bugis)
Papapauno (Ambon)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Pohon, tinggi 10-20 m.


Berkayu, bulat, bercabang, hijau kecoklatan.
Majemuk, menyirip genap, anak daun tiga sampai
delapan pasang, bulat telur, ujung dan pangkal
membulat, tepi rata, panjang 6-20 cm, lebar 3,5-9
cm, nijau.

Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, panjang


15-40 cm, kelopak bertaju lima, hijau, daun

pelindung kecil dan cepat rontok, mahkota panjang


2-3,5 cm, kuning.
Buah

Polong, bulat panjang, panjang 45 cm, lebar +

Biji

Bulat, mengembung, coklat, masih muda putih


setelah tua coklat.

1,5 cm, menggantung, coklat.


Akar

Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Cassia fistula berkhasiat sebagai obat kudis dan obat malaria
Untuk obat kudis dipakai 10 gram daun segar Cassia fistula, dicuci lalu
ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada kudis dan dibalut
dengan kain bersih.

Gambar 60. Cassia fistula L.

CASSIA LAEVIGATA WILLD.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Marga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Suku

Rosales
Fabaceae

Marga
Jenis

Cassia
Cassia laevigata Willd

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Akar

Senting
Kacang Meragih (Pantai Barat)
Kasingsat, Ki dukun (Sunda) Senting, Trembalon
(Jawa)
Perdu, tinggi 1-4m.
Tegak, bulat, bercabang banyak, permukaan
kasar, coklat kehitaman.
Majemuk, menyirip genap, berseling, tangkai beralur, hijau, helai daun jumlah 4 atau 6, lonjong,
ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 4-10
cm, lebar 2-4 cm, tepi rata hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, tangkai
silindris, hijau, kelopak 5 helai, kuntng, benang sari
banyak, 2 memanjang sama dengan putik,
mahkota 5 helai, bentuk kuku, kuning.
Tunggang, putih.

Khaslat
Buah Cassia laevigata berkhasiat sebagai obat pelancar buang air
besar atau pencahar.
Untuk pencahar dipakai 15 gram buah muda Cassia laevigata, dicuci
dan dimakan mentah sebagai lalapan.

Kandungan kimia
Daun dan buah Cassia laevigata mengandung saponin dan flavonoida,
di samping itu buahnya juga mengandung antrakinon.

Gambar 16. Cassia laevigata Willd.

CASSIA MIMOSOIDES L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rosales
Fabaceae
Cassia
Cassia mimosoides L.

Kedinding

Tuturiyan (Sunda); Dinding, Jewer, Kedinding (Jawa)

:
:

Suku

Marga
Jen is

Narna umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk pelancar air seni: seluruh bagian tanaman kedinding segar sebanyak 30 gram,
dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih dan air rebusannya tinggal
setengah, saring, setelah dingin diminum sekaligus, sehari sekali dan sebaiknya
diminum pada pagi hari.
2. Obat turun panas: seluruh bagian tanaman kedinding segar sebanyak 40 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, selelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia :

Seluruh bagian tanaman kedinding mengandung saponin, kardenolin, flavonoida dan

polifenol

Terna, menahun : tegak, tinggi 0,51 m


Bulat, kasar, beruas-ruas, warna hijau keungunan.
Majemuk, menyirip genap, duduk bcrsilang, anal daun bentuk
lonjong, panjang 0,5-1 S 5 cm, lebar 3-8 mm, ujung dan pangkal
tumpul, tepi rata, pertulangan daun menyirip. permukaan licin.
warna hijau atau hijau keunguan, daun penumpu panjang 1-2
cm, ujung runcing, pangkal membulat, warna hijau kecoklatan.
Tunggal, terletak di ujung batang, muncul dari ketiak daun,
sempurna, kelopak berlepasan, ujung runcing, panjang 1-2 cm,
warna hijau kekuningan, benang sari bentuk jarum, jumlah
banyak, warna kuning, putik silindris, warna kuning, mahkota
berbilang 4, berlepasan, bentuk cawan, panjang 8-12 mm, warna

kuning.
Buah

Tunggal, polong, berbulu, panjang 2-3 cm, wama hijau

Biji

Bulat, pipih, diameter 3-6 mm, keras, berwarna kuning

Akar

Tunggang, berwarna kuning kecoklatan.

kecoklatan.
kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di tepi-tepi jalan, dekat saluran air, kebun-kebun terbuka, tepi
sawah atau di semak belukar. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari
ketinggian 100 m sampai 1.000 m di atas permukaan laut Tumbuh pada berbagai jenis
tanah terutama di tempat-tempat yang sedikit basah. Berbunga pada bulan Februari-April,
masa panen yang tepat bulan Desember-Februari.
Bagian yang diguuakan

Daun atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Pelancar air seni dan anti-radang.

Gambar 16. Cassia mimosoides L.

CASSIA OCCIDENTALIS L.

Botanf
Klasifikasi
Divisi
Sub divisr
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa
Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Resales
Leguminosae

Cassia

Cassia occidenialis L.
Menting
Kopi andelan (Uelayu)
Kasingsat (Sunda) Menting (Jawa Tengah)
Bulinggang alas (Simalor)

Perdu, tinggi 3 m.
Berkayu, tegak, berbulu, pulih.
Majemuk, menyirip genap, anak daun delapan
sampai sepuluh, bulat panjang, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 3-5 cm, lebar 1,5-2
cm, pertulangan menyirip, tangkai panjang 3,5 cm,
hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun atau di ujung
batang, kelopak bulat telur, panjang 1 cm, merah
muda, benang sari enam, kuning, kepala sari bentuk

lembaran, coklat, tangkai sari kuning, putik hijau,


kepala putik kecil, kuning, daun mahkota lima, bulat
Buah

telur, panjang 1,3 cm, kuning.


Polong, panjang 13 cm, lebar 3 mm, hijau ke-

Biji
Akar

Tunggang, putih kotor.

coklatan.
Kecil, bulat, pipih, diameter 2 mm, keras, hitam.

Khasiat
Daun Cassia occidentalis berknasiat sebagai obat kudis dan obat malaria.

Untuk obat kudis dipakai 10 gram daun segar Cassia occidentalis,


dicuci lalu ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada kudis dan
dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Daun Cassia occidental's mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 61. Cassia occidentalis L.

CASSIA SIAMEA LAMK.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Jawa
Deskripsi

Habitus
Batang

Cassia florida Vahl.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Rosales
Leguminosae

Cassia
Cassia siamea Lamk.
Johar
Johar (Jawa Tengah)
Pohon, tahunan, tinggi 10-20 m.

Bulat, tegak, berkayu, kulit kasar, bercabang, putih


kotor.

Daun

Majemuk, menyirip genap, anak daun bulat panjang,

Bunga

ujung dan pangkal membulat, tepi rata, panjang 37,5 cm, lebar 1-2,5 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, di ujung batang, kelopak terbagi lima,

hijau kekumngan, benang sari 1 cm, tangkai sari


kuning, kepala sari coklat, putik hijau kekuningan,
daun pelindung cepat rontok, kuning, mahkota lepas, bulat telur, kuning,

Buah
Biji
Akar

Polong, pipih, berbelah dua, panjang 15-20 cm,


lebar 1,5 cm, masih muda hijau setelah tua hitam.
Bulat telur, hitam.
Tunggang, hitam.

Khasial
Daun Cassia siamea berkhasiat sebagai obat malaria, obat gatal dan
obat kudis.
Untuk obat malaria dipakai 10 gram daun segar Cassia siamea, direbus

dengan 1 gelas air selama 15 menit setelah dingin disaring. Hasil saringan
ditambah gula merah sebesar 2 ibu jari diaduk sampai rata diminum sehari
dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia

Daun Cassia siamea mengandung alkaloida, saponin, tlavonoida dan


tanin.

Gambar 62. Cassia siamea Lamk.

CASSIA SOPHERA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
.. Bunga

Buah
Bi|i
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Cassia
Cassia sophera L.
Enceng-enceng
Enceng-enceng (Jawa)
Perdu, tinggi 3-4 m.

Tegak, berkayu, Pulat, kasar, percabangan simpodial, coklat.


Maiemuk, berseling, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkal tumpul, tipis, halus, panjang 3-5 cm,
lebar, 1-2 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 2-3 cm, hijau, benang sari panjang
2-3 cm, jumlah tujuh atau sembilan, kuning, kepala
sari bulat, putih kekuningan, tangkai putik panjang
1 cm, kepala putik bulat, putih kekuningan, mankola halus, putih kekuningan.
Polong, plpih, masih muda hijau setelah tua hitam.
Lonjong, panjang 2-3 mm, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Cassia sophera berkhasiat sebagai obat demam dan obat mencret.
Untuk obat demam dipakai + 10 gram daun segar Cassiasophera, dicuci,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminum dua kali sarna banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun. bunga dan buah Cassia sophera mengandung tanin, disamping itu
daun dan bunganya juga mengartdung flavonoida.

109

Gambar 55. Cassia sophera L.

CASSIA SURATTENSIS BURM, F.

Botani
Sinonim
Klasifikasi

Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Narna daerah
Sumatera
Deskripsi
Habitus
Balang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Cassia fruticosa Koen. ; C. glabra Lamk.


Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Cassia
Cassia surattensis Burm. f.
Kembang kuning
Kembang kuning (Melayu)
Pohon, tinggi 8-10 m.
Tegak, berkayu, halus, percabangan simpodial, putih
keabu-abuan.
Majemuk, tangkai bjlat, panjang 7 cm, putih kehijauan, lonjong, tepirata, pangkal dan ujung tumpul,
tipis, halus, pertulangan menyirip, panjang 4-5 cm,
lebar 2-3 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua. di ketiak daun, langkai
silindris, panjang + 7 cm, hijau muda, kelopak
halus, putih kehijauan, benang sari panjang + 5
mm, kuning, kepala sari bentuk taju, panjang 5
mrn, mahkota halus, kuning terang.
Polong. panjang + 10 cm, masih muda hijau setelah
tua coklat.
Pipih, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Akar Cassia surattensis berkhasiat sebagai obat kencing nanah.
Untuk obat kencing nanah dipakai + 10 gram akar segar Cassia surattensis,
dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. setelah
dingin disaring. Hasil sanngan dirninum dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Kulit batang dan akar Cassia surattensis mengandung alkaloida dan
polifenol.

Gambar 56. Cassia surattensis Burm. f.

CASSIA TORA L.

Botani

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae

Suku
Marga
Jenis

Leguminosae

Bangsa

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Dicotyledonae
Resales
Cassia

Cassia tora L.

Ketepeng

Idarang (Simalur) Galenggang kecil (Mela/u)


Ketepeng (Jawa Tengah) Ketepeng leutik (Sunda)
Pepo (Timor)
Perdu, tinggi 1-2 m.

Berkayu, bercabang, hijau.


Majemuk, menyirip genap, anak daun bulat telur,
tangkai pendek ujung meruncing, tepi rata, pangkal
membulat, panjang 4-10 cm, lebar 15-20 mm,
pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Buah
Biji

Akar

Majemuk, bentuk tandan, di ujung batang atau di


ketiak daun, kelopak berbagi lima, panjang 1 cm,
kuning kehijauan, benang sari sepuluh, terdiri dari
tiga lingkaran, lingkaran terluar pendek, lingkaran
tengah lebih panjang dan lingkaran dalam terpanjang, menjepit putik dan panjangnya sama, hijau
kekuningan, mahkota bulat telur, terdiri dari lima
bagian, kuning.
Polong, bertangkai, masih muda bagian tengah
coklat tepi hijau, setelah tua coklat.
Pipih, diameter + 50 mm, masih muda hijau setelah
tua coklat.
Tunggang, coklat.

Khaslat
Daun Cassia tora berkhasiat sebagai obat kudis, obat ma/aria dan obat
panu.
Untuk obat kudis dipakai 10 gram daun segar Cassia tora, dicuci lalu
ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada kudis dan dibalut dengan kain
bersih.
Kandungan kimia

Daun Cassia tora mengandung Mponln, flavonoida dan polifenol.

Gambar 63. Cassia tora L.

CASSYTHA FILIFORMIS L.

Herba Cassytha filiformis mengandung alkaloida, saponin, flavonoida


dan polifenol.

Botani
Sinonim

Kandungan kimia

Cuscuta australis R. Br.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranales

Lauraceae
Cassytha
Cassytha filiformis L
Tali putri

Akar pengalasan (Bangka) Tali putri (Melayu)


Sangga langit (Sunda) Tali putri (Jawa)

Gumi guraci (Ternate)


Benalu, melekat pada tumbuhan inang.
Membelit, bulat, lunak, hijau atau kuning kecoklatan.
Mereduksi menjadi sisik kecil-kecil, hijau.
Majemuk, bentuk karang, berumah satu, garis
tengah + 8 mm, ruang sari 2, tenda bunga putih
kekuningan.
Buni, bentuk bota, diselubungi tenda bunga, mudah
rontok, hijau pucat.
Bulat, kecil, putih.
Berfungsi sebagai penghisap, kuning muda.

Khasiat
Batang tanaman Cassytha filiformis berkhasiat sebagai obat sakit perut
dan lambung.
Untuk obat sakit lambung dipakai + 10 gram batang segar Cassytha
filiformis, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15

menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus, sehari dua
kali pagi dan sore.

Gambar17. Cassytha filiformis L.

CASUARINA EQUISETIFOLIA L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji

Akar

Casuarina muricata Roxb.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Verticillatae
Casuarinaceae

Casuarina
Casuarina equisetifolia L
Cernara

Arun (Aceh) Aru (Batak) Haru (Minangkabau) Eru


(Melayu)
Camara (Sunda)Cemara{Jawa)Comara (Madura)
Camara
Wobu (Gorontalo) Kayuanging(Makasar) Aju anging
(Bugis)
Lowi (Ambon) Lelei (Ternate)
Pohon, tinggi + 40 m.
Tegak. berkayu, silindris, kasar, percabangan monopodial, putih kotor.
Majemuk. tersebar, bentuk seperti jarum, berbukubuku, panjang 10-15 cm, hijau.
Majemuk, bulir jantan silindris, tebal 1-1,5 mm, keputih-putihan, daun pelindung, lanset, panjang
1 cm, keputih-putihan.
Kotak, panjang 5-6 cm, lebar 2-3 cm, coklat.
Pipih, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Casuarinaequisetifolia berkhasiat sebagai obat kejang perut.
Untuk obat kejang perut dipakai 10 gram daun segar Casuarina equisetifoha, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kaii sama banyak selang 2 jam.
Kandungan kimia
Daun, batang dan akar Casuarina equisetifolia mengandung saponin dan
tanin, di samping itu daun dan batangnya juga mengandung (lavonoida.

Garnbar 57. Casuarina equisetifolia L.

CEIBA PENTANDRA GAERTIN

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali
Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Eriodenderon afractuosum D C.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Maivales
Bomrjacaeae
Ceiba
Ceiba peniandra Gaertn.
Randu

Khasiat
Daun Ceiba pentandra berkhasiat sebagai obat batuk, obat mencret dan
sebagai penguat rambut.

Untuk obat batuk dipakai 8 gram daun segar Ceiba pentandra, dicuci

lalu ditumbuk sampai lumat, diseduh aengan 1/2 gelas air matang panas
setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak

pagi dan sore.


Kandungan kimia

Daun Ceiba pentandra mengandung saponin, tlavonoida dan tanin.

Panju (Aceh) Kakabu (Gayo) Kabu-kabu (Batak


karo) Ponji (Batak toba) Kakabu (Melayu) Kapeh
panji (Minangkabau)

Randu (Sunda) Randu (Jawa Tengah} Kapo

(Madura)
Butuh

Jungbara (Dayak)
Rangdu (Sasak) Ringi (Birna) Kamba hika {Sumba)
Keweru (Sawu) Bola (Flores) Dene (Roti) Kamomaka (Alor) Toh (Kupang)
Buwuhe (Sangir) Duyungo (Gorontalo} Kaipini (Buoi)
Kakabuake (Toli-toli) Kau-kau (Makasar) Kaukau
(Bugis) Kabus (Tanimbar)
Kapu (Seram]
Pohon, tinggi 30 m

Berkayu, tegak, buiat, hijau kecoklatan.


Majemuk, bulat, anak daun lanset, pangkal tumpul,
ujung runcing, tepi rata, panjang 5-16 cm, lebar 2-

Bunga

3 cm, pertulangan menyirip, bertangkai panjang,


hijau.
Majemuk, bentuk lonceng, di ketiak daun atau di
ujung batang, kelopak bentuk lonceng, bagian
pangkal berlekatan, hijau keputin-putihan, kepala

Buah

kekuningan, mahkota bulat telur, panjang 2,5-4 cm,


pangkalnya menyatu, kun'ng.
Bulat panjang sampai lanset, panjang 7,5-15 cm,
masih muda hijau setelah tua coklat.
Bulat, keras, hitam.

sari berlekuk, tangkai putik bentuk benang, putih

Biji
Akar

Tunggang, bulat, bercabang, coklat muda.


Gambar 64. Ceiba pentandra Gaertn

CELOSIA ARGENTEA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Caryophyllales
Amaranthaceae
Celosia
Celosia argentea L

Sangsri
Sangsri (Sunda) Sangsri (Jawa) Koontha, Kangean
(Madura)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tema, tinggi 1-2 m.


Tegak, masif, bulat, permukaan licin, sedikit beralur, hijau atau ungu.
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
runcing, tepi rata, tangkai pendek, panjang 5-15
cm, lebar 0,5-3 cm, pertulangan menyirip, ungu kehijauan.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang atau
cabang, garis tengah bulir 1-1,5 cm, panjang bulir
5-15 cm, putin keunguan.
Buni, bulat, ditutupi seludang buah, putin atau ungu.
Bulat pipih, kecil, hitam.
Tunggang, putin.

Khasiat
Daun Celosia argentea berkhasiat untuk peluruh air sent dan penyegar
badan.
Untuk peluruh air seni dipakai + 10 gram daun Celosia argentea, dicuci
dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Celosia argentea mengandung flavonoida dan polifenol.

Gambar

18. Celosia argentea L.

CELOSIA CRISTATA L.

Kandunqan kimia
paun Celosia cris.ata mengandung saponin, .lavonoida dan polLenoi.

Botanf
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumalera
Jawa

Ball

Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsj
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Celosia argenlea L.
Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Caryophy Hales
Arnaranthaceae
Celosia
Celosia cristata L.
Jengger ayam

Celala (Gayo) Banda ulu (Batak) Bunga tali


(Palembang) Bayam biludu (Sumatera Barat)
Jawer hayam (Sunda) Jengger ayam (Jawa Tengah) Jhanggar ayam (Madura)
Janggar siap
Bunak manulalarit {Timor} Ndae ana sina (Roti)
Barang jangan (Makasar) Bunga la/i manu (Bugis)

Kaputi ayam (Manado)

Tiko ma rerede (Halmahera) Sule-sule (Ternate)


Semak, tinggi 1,5 m.

Berkayu, beralur, bercabang. kuning kenijauan.


Tunggal, tersebar, bulat telur. ujung dan pangkal
merncing, tepi rata, panjang 4,5-16 cm lebar 2-9
cm, pertulangan menyirip, bertangkai pendek, hijau
kemerahan.

Majemuk, benluk bulir, di ujung batang atau di keiiak


daun, daun pelindung pendek, benang sari lima.
tangkai sari pada pangkalnya bersatu benluk cawan,
kepala sari merari, putikbentuk benang, kepala putik

Buah
Biji
Akar

bentuk bulat, merah, tenda bunga lima, panjang 68 mm, putih.


Kotak. bulat telur, merah kehijauan.
Keel, bentuk ginjal, keras, hilam.
Tunggang, pulih kekuningan.

Khasiat
Bunga Celosia cristata berkhasiat sebagai obat keputihan, menghilangkan

rasa nyeri pada waktu haid dan kencing nanah.

Untuk obat keputihan dipakai 10 gram bunga segar Celosia cristata,


direbus dengan 1 1/2 gelas air selama 15 menit setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 65, Celosia cristata L. - r -

CENTELLA ASIATICA URB.

Boiani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Mama umum/dagang
Nama daerah
Sumalera
Jawa
Bali
Nusa tenggara
Sulawesi
Maluku
Irian
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Umbillales
Umbilliferaceae

Centella

Centelia asiatica Urb.


Kaki kuda

Pegaga (Acen) Pegago (Minangkabau) Kaki kuda


(Melayu)
Antanan bener (Sunda) Kerok batok (Jawa Tengah)
Gan gagan (Madura)
Taidah
Belele (Sasak) Kelai lere (Sawo)
Wisu-wisu (Makasar) Cipubalawo (Bugis) Hisu-hisu

(Salayar)

Sarowati (Halmahera) Kololidi manora (Ternate)

Dogauke

Herba, tahunan, menjalar, panjang 10 m.


Tidak berbatang.

Tunggal, tersusun dalam roset akar, dua sampai


sepuluh, benluk ginjal, pangkal membulat, tepi
beringgit, diameter 1-7 cm, pertulangan menyirip,
tangkai 1-5 cm, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, tangkai
3 cm, daun pelindung dua, bulat telur, panjang 4
mm, hij'au kekuningan, mahkota bentuk terompet,
panjang 1,5 cm, lebar 8 mm, biru muda.

Pipih, berlekuk dua, berusuk, ungu kecoklatan.


Tunggang, bulat, pulih.

Khasial
Daun Centella asiatica berkhasiat sebagai peluruh air seni, obat sariawan,
obat penurun panas dan penambah natsu makan.
Unluk peluruh air seni dipakai 15 gram serbuk daun Centella asiatica,

diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas setelah dingin disaring. Hasil
sanngan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Centella asiatica mengandung alkaloida, saponin, tlavorioida dan
polifenol.

Gambar 66. Centella asiatica Urb.

CERBERA MANGHAS L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Djvisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia
Daun buah dan kulit batang Cerbera manghas mengandung saponm,
daun dari buahnya juga mengandung polifenol, disamping itu kulit batangny?
mengandung tanin.

Cerbera lactaria Ham. ; C. odollam Gaertn.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Contortae
Apocynaceae
Cerbera
Cerbera manghas L
Bintaro

Madangkapo (Minangkabau) Bintan (Melayu)


Bintaro (Sunda) Bintaro (Jawa)
Kanyeri putih
Bilutasi (Timor)
Lambuto (Makasar) Goro-goro (Manado)
Wabo (Ambon) Goro-goro guwae (Ternate)
Pohon, tinggi + 20 m.
Tegak, berkayu, bulat, berbintik-bintik hilam.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, tipis. licin, pertulangan menyirip,
panjang 15-20 cm, lebar 3-5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, tangkai
silindris, panjang + 11 cm, hijau, kelopak tidak jelas, tangkai putik panjang 2-2,5 cm, jumlah empat,
kepala sari coklat, kepala putik hijau keputih-putihan,
mahkota bentuk terompet, u]ung pecah menjadi

iima, halus, putih.


Buah
Biji
Akar

Kotak, lonjong, masih mudah hijau setelah tua


kehitaman.
Pipih, panjang, putih.
Tunggang, coklat.
. ,nmf .

Khasiat
Daun muda, akar dan kulit batang Cerbera manghas berkhasiat untuk
pencahar,
Untuk pencahar dipakai 10 gram daun muda segar Cerbera manghas,
dicuci, dimakan sePagai lalab.

Gambar 58, Cerbera manghas L.

CESTRUM NOCTURNUM L.

Botani

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Soianales
Solanaceae
Cestaim

Oestrum nocturnum L.

Sedap malam

Sedap malam (Jawa Tengah)

Daun

Perdu, tinggi 1,5-5 m.


Bulat, bercabang-cabang, nijau bercak-bercak putih.
Tunggal, berseling, bulat ielur, ujung runcing, (epi
agak beringgit dan berombak, pangkal tumpul, pertulangan menyirip, tangkai 5-15 mm. daun penumpu

Bunga

kecil, lanset, hijau.


Majemuk, bentuk malai, di ujung batang, kelopak
bentuk lonceng, tidak berambut, bergigi lima, hijau
kekuningan, mahkota bentuk terompet, panjang
2 cm, bertaju lebar, sisi luar berambut rapat, putih

Buah
Biji
Akar

kekuningan.

Buni, bentuk elips, panjang 1 cm, coklat kehitaman.


8ulat, kecil, pulih kekuningan,
Tunggang, kuning kotor.

Khasiat
Daun Cestrum nocturnum berkhasiat sebagai obat mencret dan penghalus

kulit.

Untuk obaf mencret dipakai 20 gram daun segar Censtrum nocturnum,


direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Cestrum nocturnum mengandung sapomn, flavonoida dan tanin.

Gambar 67. Cestrum nocturnum L.

CHENOPODIUM AMBROSIOIDES L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Mama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Caryophylales

Chenopodiaceae
Chenopodium
Chenopodium ambrosioides L.

Senopodii

Senopodii
Perdu, tinggi 2 m.
Berkayu, bulat, beralur, bercabang, ungu.
Tunggal, berseling, lanset, ujung dan pangkal
meruncing, tepi bersegi, panjang 5-12 cm, lebar 13,5 cm, pertulangan menyirip, tangkai 3-10 mm,

hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, putih.
Kecil, panjang 5-9 mm, coklat.
Bulat, kecil, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kekuningan.

Khaslat
Biji Chenopodium ambrosioides berkhasiat sebagai obat cacing.
Untuk obat cacing dipakai 2 gram serbuk biji Chenopodium ambrosioides,
diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus pada saat akan tidur malam.

Kandungan kimia

Daun Chenopodium ambrosioides mengandung saponin, ilavonoida dan


tanin, di samping minyak atsiri.

Gambar 68 Chenopodium ambrosioides L.

CHLOROPHYTUM COMOSUM (THUNB.) BAKER


Botani
Sinonim

Chlorophytum sternbergianum (Schulf.) Steud.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Bromeliales
Liliaceae
Chlorophytum
Chlorophytum comosum (Thunb.) Baker

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Rumput putih

Rumput putih (Jawa)


Herba, tahunan, tinggi 10-25 cm.
Menjalar, bulat, membentuk stolon, hijau kekuningan.
Tunggal, reset akar, bentuk pita, panjang 10-25
cm, lebar 1-3 cm, tepi rata, pertulangan sejajar,
putih bergaris tengah hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, bertangkai
panjang, bunga bentuk bintang, kecil, diameter
10-18 mm, putih.
Kotak, lonjong, daun pelindung 3 helai, hijau.
Lonjong, keras, hitam.
Serabut, membentuk umbi, putih.

Khasiat
Umbi Chlorophytum comosum berkhasiat untuk penyegar badan atau
digunakan sebagai tonik penyegar badan.
Untuk penyegar badan dipakai 25 gram umbi segar Chlorophytum
comosum, dicuci, ditumbuk halus lalu diperas dan disaring. Hasil saringan
diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan akar Chlorophytum comosum mengandung saponin, di
samping itu akarnyajuga mengandung polifenol.

Gambar 19. Chlorophytum comosum (Thunb.) Baker

CHRYSANTHEMUM INDICUM L.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

dinginkan sampai hangat-hangat kuku. Air hasil rebusan digunakan untuk


merendam atau mengkompres mata yang sakit.

Kandungan kimia
Pyrethrum indicum Cass.

Spermatophyta

Daun dan bunga Chrysanthemum indicum mengandung saponin, di


samping itu daunnya mengandung alkaloida dan tanin, sedang bunganya
juga mengandung minyak atsiri.

Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Asteraceae
Chrysanthemum
Chrysanthemum indicum L.
Krisan
Krisan, Seruni (Jawa)

Terna, tinggi 0,5-1 m.


Tegak, bulat, sedikit bercabang, permukaan kasar,
hijau.
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
membulat, tepi bertoreh, panjang 7-13 cm, lebar
3-6 cm pertulangan menyirip, tebal, permukaan

kasar, hijau.

Bunga

Biji

Majemuk, bentuk cawan, di ketiak daun atau di


ujung batang, garis tengah 3-5 cm, kelopak bentuk
cawan, ujung runcing, hijau, benang sari dan putik
halus, berkumpul di tengah bunga, mahkota
lonjong, lepas, panjang 3-8 mm, kuning.
Lonjong, kecil, ditutupi selaput buah, masih muda
putih setelah tua hitam.
Lonjong, kecil, hitam.

Akar

Tunggang, putih.

Buah

Khasiat
Bunga Chrysanthemum indicum berkhasiat sebagai obat sakit bengkak
pada mata dan untuk obat luka.
Untuk obat bengkak mata dipakai + 10 gram bunga Chrysanthemum
indicum, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih lalu

Gambar 20. Chrysanthemum indicum L.

CHRYSOPHYLLUM CAINITO L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Ebenales
Sapotaceae
Chrysophyllum
Chrysophyllum cainito L
Apel ijo
Sawo siyem (Sunda) Apel ijo (Jawa)
Potion, tinggj 15-20 m.
Tegak, berkayu, permukaan kasar, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing
atau tumpul, pangkal meruncing, daging daun agak
tebal, kaku, mengkilat, pertulangan rnenyirip, panjang 9-14 cm, lebar 3-5 cm, hijau, permukaan lainnya coklat.
Buni, bulat, mengkilat, hijau keputih-putihan.
Pipih, panjang 1 cm, berkeping dua, masih muda
putih setelah tua hitam.

Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Kulit batang Chrysophyllum cainito berkhasiat untuk menguatkan tubuh.
Untuk menguatkan tubuh dipakai + 10 gram kulit batang segar
Chrysophyllum cainito, dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 1 gelas air
selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kali
sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia

Kulit batang, daun dan akar Chrysophyllum cainito mengandung flavonoida

dan tanin.

Gambar 59. Chrysophyllum cainito L.

CINCHONA LEDGERIANA MOENS


Botanf
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Rubiales

Rubiaceae

Cinchona
Cinchona ledgeriana Moens.

Kina

Nama daerah

Sumatera
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kina (Melayu)
Kina (Jawa Tengah)

Pohon, tahunan, tinggi 5-15 cm.


Berkayu, tegak, bercabang-cabang, hijau kecoklatan.
Tunggal, bersilang, berhadapan, helaian bulat telur,
ujung tumpul, tepi rata, pangka! runcing, panjang
10-35 cm, lebar 5-25 cm, pertulangan menyirip,
tangkai 1-2,5 cm, hijau keunguan, hijau.

Majemuk, benluk malai, di keliak daun atau di ujung

balang, kelopak ujungnya bertaju lima, runcing,


kuning agak putih, benang sari putih, kepala sari
kuning, tangkai putik kuning kehijauan, kepala putik

yang masih muda hijau selelah tua coklat, mahkota


Buah
Biji
Akar

bentuk biniang, putih kekuningan.


Kotak, lonjong, panjang 1,5-2 cm, lebar 4-6 mm,

coklat.

Kecil, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Kulit batang Cinchona ledgeriana berkhasiat sebagai obat malaria, penurun
panas dan penambah natsu makan.
Untuk obat malaria dipakai 2 gram serbuk kulit batang Cinchona ledgeriana, diseduh dengan 1 gelas air matang panas setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia

Kulit batang Cinchona ledgeriana mengandung alkaloida, saponin,


flavonoida dan polifenol.

Gambar 69. Cinchona ledgeriana Moens.

CINCHONA SUCCtRUBRA PAVON ET KLOT

Botani
Cinchona pubescens Vahl.

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Rubiales
Rubiaceae

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Cinchona

Cinchona succirubra Pavon et Klot.

Nama umum/dagang
Nama daerah

Kina

Sumatera
Jawa
Deskripsi

Kina (Melayu)
Kina (Jawa Tengah)

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Pohon, tinggi 17 m.
Berkayu, bulat, coklat kehijauan.
Tunggal, lonjong, hampir bulat, tepi rata-ujung dan
pangkal tumpul, panjang 15-35 cm, lebar 9-23 cm,
pertulangan menyirip, masih muda hijau setelah tua
merah,
Majemuk, bentuk bintang, tangkai 5-11 cm, putih
kekuningan, kelopak bertaju lima, bagian pangkal
menyatu, hijau, benang sari lima, tangkai sari putih,

kepala sari coklat, putik hijau, mahkota benluk


labung, ujung membesar, coklat muda.
Kotak, ionjong, keras, coklat muda.
Kecil, hitam,
Tunggang, coklat keputih-putihan.

Khasiat
Kulit batang Cinchona succirubra berkhasiat sebagai obat malaria, penurun
panas dan penambati natsu makan.

Untuk obat malaria dipakai 2 gram serbuk kulit batang Cinchona succi-

rubra, diseduh dengan 1 gelas air matang panas setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Kulit batang Cinchona succirubra mengandung alkaloida, saponin,

flavonoida dan politenol.

Gambar 70. Cinchona succirubra Pavon et Klot.

CINNAMOMUM BURMANI BL.

Botani
Sinonim

Cinnamomum chinense Bl.

Klasifikasi
Divisi

Dicotyledonae

Ranales

Laura ceae
Cinnamomum
Cinnamomum burmani Bl.
Manis jangan

Nama umunVdagang

Nama daerah
Sumaiera

Ball
Nusa Tenggara

;
:
:
:

Holim (Batak) Kayu manis (Melayu) Madang kulit

manih (Minangkabauj

HUOI mentek (Sunda) Manis jangan (Jawa Tengah)

Kanyengar (Madura)
Cingar

:- Onte fSasak) Kaninggu (Sumba) Puundinga (Flores)

Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Kulit batang dan daun Cinnamomum burmani mengandung minyak atsiri,


saponin dan flavonoida. Di samping itu kulit batangnya juga mengandung
tanin, daunnya juga mengandung alkaloids dan polifenol.

Spermatophyta
Angiospermae

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Jawa

Kandungan kimia

Pohon, tahunan, tinggi 10-15 m.


Berkayu, tegak, bercabang, hijau kecoklatan.
Tunggal, lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi

rata, panjang 4-14 cm, lebar 1,5-6 cm, pertulangan

Bunga

Buan
Bijl
Akar

Khaslat

melengkung, masih muda merah pucat setelah tua


hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, berambut
halus, tangkai panjang 4-12 mm, benang sari
dengan kelenjar di tengah tangkai sari, mahkota
panjang 4-5 mm, kuning.
Buni, panjang 1 cm, masih muda hijau setelah

tua hitam.
Kecil, bulat telur, masih muda hijau setelah tua
hitam.
Tunggang, coklat kotor.

Cinnamomum burmani berkhasiat sebagai obat peiega perut


danKulrt
obatbaiang
sariawan.
Untuk obat peiega perut dipakai 2 gram serbuk kulit batang Cinnamomum
burmani, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 71. Cinnamomum burmani Bl.

CINNAMOMUM CAMPHORA (L.) PRESL.

Botani
Sinonim

Laurus camphora L. ; Camphora officinarum


Ness.

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Sperrnatophyla
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranales
Lauraceae
Cinnamomum
Cinnamomum camphora (L.) Presl.
Ponon kamfer
Pohon kamfer (Jawa)
Pohon, tinggi 5-8 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, coklat.
Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal rneruncing, permukaan halus, panjang
5-7,5 cm, lebar 3-5 cm, tangkai panjang 1-2 cm,

hijau, pertulangan melengkung, hijau.


Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 3-4 cm, kuning, kelopak berbagi,
halus, hijau, benang sari panjang + 0,5 cm, kepala
sari dan kepala putik bulat, kuning, mahkota bentuk
lonjong, berbagi lima, putih.
Buni, bulat, diameter 3 mm, masih muda hijau
setelah tua coklat.
Bulat, diameter 1 mm, hitam.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Kuiit batang Cinnamomum camphora berkhasiat untuk pelega perut dan
antiseptikUntuk pelega perut dipakai + 15 gram kulit batang Cinnamomum camphora,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai air rebusannya tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Kulit batang dan daun Cinnamomum camphora mengandung saponin, di


samping itu kulit batangnya juga mengandung alkaloida, flavonoida, poliferiol
dan minyak atsiri, akarnya mengandung flavonoida dan tanin.

Gambar 60. Cinnamomum camphora (L.) Presl.

CINNAMOMUM PARTENOXYLON (JACK.) MEISSN.


Botani
Sinonim
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangs a
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatra

Kegunaan

Cinnamomum porrectum Bl., Sassafras partenoxylon Ness.

Anti-radang, peluruh kentut, anti-bengkak dan untuk pestisida.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranunculales
Lauraceae
Cinnamomum
Cinnamomum partenoxylon (Jack,) Meissn.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit perut: daun tanaman telasihan segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus.
2. Obat kembung; daun telasihan segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus dengan 400 ml
air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari
pagi dan sore.

Telasihan
Laso (Balak); Nawfawa (Nias); Kayu gadis, Kayu lada, Medang
lesah (Melayu); Laso (Minangkabau)

Kalimantan
Jawa

Bagian yang digunakan


Daun, kulit batang atau kayunya dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kapaleh (Kalimantan Barat)


Huru pedas, Ki pedas (Sunda); Telasihan, Selasihan (Jawa)

Kandungan kimia
Daun, kulit batang dan kayu telasihan mengandung minyak atsiri, di samping itu daun
dan kulit batangnya juga mengandung saponin, flavonoid dan polifenol sedangkan
kayunya juga rnengandung tanin.

Diskripsi;
Habitus
Batang

Potion, tegak, tinggi mencapai 20 m.


Bulat, diameter mencapai 1 m atau lebih, percabangan
simpodial, kayunya berbau harum, permukaan kasar, berwarna
coklat.

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tunggal, letak tersebar, duduk berseling, bentuk oval sampai


lonjong, panjang 10-20 cm, lebar 6-15 cm, ujung meruncing,

pangkal tumpul, tepi rata, tangkai silindris, panjang 5-15 cm,


warna coklat kemerahan, pertulangan daun melengkung,
menonjol, warna hijau kekuningan, permukaan atas licin,
mengkilat, warna hijau, permukaan bawah sedikit kasar, warna
hijau kelabu.
Majemuk, bentuk tandan, letak terminal, di ketiak daun atau di
batang, panjang tangkai 3-5 cm, kelopak bentuk cawan, ujung
runcing, hijau, benang sari halus, bentuk jarum, berwarna
kuning, putik silindris, warna kuning kemerahan, mahkota
berlepasan, berbagi 5, ujung tumpul, panjang 3-5 mm, halus,
berwarna kuning pucat.
Tunggal, bulat atau bulat telur, panjang 5-10 mm, kulit lunak,
masih muda hijau setelah tua ungu.
Bentuk bulat, keras, diameter 5-8 mm, berwarna putih.
Tunggang, berwarna coklat kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan basah baik di dataran rendah maupun di dataran
tinggi. Tumbuh dari ketinggian 300 m sampai 1.500 m di atas permukaan laut. Berbunga
pada bulan September-November. Waktu panen yang tepat bulan Juni-Agustus.

Gambar 17. Cinnamomum partenoxylon (Jack.) Meissn.

CISSUS DISCOLOR BL.

Herba Cissus discolor mengandung alkaloida dan polifenol.

Botani
Sinonitn

Vitis discolor Dalz.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rhamnales
Vitaceae
Cissus
Cissus discolor Bl.

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Irah-irahan
Areuy beubeureuman (Sunda) Irah-lrahan (Jawa)
Tema, panjang 2-15 m.
Memanj'at, tipis, beralur, muda sedikit berambut
setelah tua gundul, memiliki alat pengait, ungu
kehijauan.
Tunggal, berseling, bentuk jantung, ujung runcing,
pangkal bertoreh, tepi sedikit bergerigi, panjang
5-20 cm, lebar 2-15 cm, permukaan kasar, hijau
keunguan dan bergaris perak mengkilat.
Majemuk, bentuk payung, berumah satu, bertangkai pendek, daun mahkota panjang 2-2,5 mm,
hijau kekuningan.
Buni, bentuk bola, garis tengah 3-8 mm, daging
buan lunak, masih muda hijau setelah tua ungu.
Bulat, hitam.
Tunggang, putih.

Khaslat
Daun Cissus discolor berkhasiat sebagai obat bengkak, sakrt perut dan
untuk peluruh haid, sedangkan batangnya untuk obat asma dan sebagai
penambah nafsu makan.
Untuk obat sakit bengkak dipakai 5 gram daun Cissus discolor, dicuci
dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak dan dibatut
dengan kain bersih.

Gambar 21, Cissus discolor Bl.

CITRULLUS VULGARIS SCHRAD.


BotanI

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cucurbitales
Cucurbitaceae
Citrullus
Citrullus vulgaris Schrad.
Semangka

Kandungan kimia
Biji, daun dan kulit buah Citrullus vulgaris mengandung saponin, di samping itu bijinya juga mengandung polifenol dan flavonoida serta daunnya mengandung polifenol.

Mandike (Batak Kara) Karamboja (Batak Toba) Kalamboja (Nias) Kamandiki {Nias) Semangka (Minangkabau) Tamuja (Lampung)
Semangka (Sunda) Semongko (Jawa) Semangka
(Madura)
Semangka (Bali)
Dimung (Flores) Titimu dafa (Roti) Okabana (Timor)
Mandika (Makassar)
Merambat, semusim, panjang 3-5 m.
Bersegi, lunak, percabangan simpodial, berambut,
hijau.
Tunggal, lonjong, tepi bergelombang, ujung runcing,
pangkal bertoreh, panjang 8-15 cm, lebar 5-8 cm,
tangkai silindris, panjang 3-7 cm, hijau, pertulangan
menyirip, permukaan berbulu, hijau.
Tunggal, berumah satu, di keliak daun, kelopak
bentuk lonceng, berbagi lima, panjang 6-8 mm, hijau, benang sari jumlah tiga, panjang 1-2 cm, putih,
tangkai putik silindris, panjang 1,5 cm, kepala
putik bentuk ginjal, putih, mahkota bentuk terompet,
panjang 2-3 cm, kuning.
Buni, bulat, diameter 15-20 cm, permukaan licin,
hijau.
Lonjong, pipih, putih kekuningan.
Tunggang, putih.

Khasiat
Biji Citrullus vulgaris berkhasiat sebagai obat cacing dan perasan daging
buahnya untuk penurun panas pada anak- anak.
Untuk obat cacing dipakai 5 gram biji Citrullus vulgaris yang sudah kering, dicuci dan ditumbuk sampai halus, diseduh dengan air matang 1'2
gelas. Hasil seduhan diminum sekaligus.

Gambar61. Citrullus vuigaris Schrad.

CITRUS AURANTIUM (AURANTIFOLIA}

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera
Jawa
Desknpsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Rutales
Rutaceae

Citrus
Citrus aurantium (Aurantifolia)
Jeruk nipis

Limau tipis (Melayu)


Jeruk nipis (Jawa Tengah)

;,

Perdu, tinggi 3,5 m.

Berkayu, bulat, berduri, putih kehijauan.


Majemuk, elips alau bulat telur, pangkal membulat,

ujung turnpul, tepi beringgit, panj'ang 2,5-9 cm, lebar


2-5 cm, pertulangan menyirip, tangkai 5-25 mm,
bersayap, hijau.

Majemuk atau tunggal, di ketiak daun atau di ujung


batang, diameter 1,5-2,5 cm, kelopak bentuk
mangkok, berbagi empat sampai lima, diameter 0,4-

0,7 cm, putih kekuningan, benang sari 0,5-0,9 cm,


tangkai sari 0,35-0,40 cm, kuning, bakal buah bulat,
hijau kekuningan, tangkai putik silindris, putin

kekuningan, kepala putik bulat, tebal, kuning, daun


mahkota empat sampai lima, bulat telur atau lanset,
Buah
Biji
Akar

panjang 0,7-1,25 cm, lebar 0,25-0,50 cm, putih.

Buni, diameter 3,5-5 cm, masih muda hijau setelah

tua kuning.
Bulat telur, pipih, putih kehijauan.
Tunggang, bulat, putih kekuningan.

Khasiat
Buah Citrus aurantium berkhasiat sebagai obat batuk, obat penurun
panas dan obat pegal linu.
Untuk obat batuk dipakai 1 buah segar Citrus aurantium, buah dibelah
dan diperas, air perasan ditambah 1 sendok ten madu lalu diminum sekaligus.
Kandungan klmia

Buah Citrus aurantium mengandung saponin dan (lavonoida, di samping

minyak atsiri.

Gambar 72. Citrus aurantium (Aurantifolia)

CITRUS HYSTRIX DC.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Keias
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama urnum/dagang
Nama daerah
Jawa
Sulawesi
Maiuku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Rutaceae
Citrus
Citrus hystrix DC.
Jeruk purut
Jeruk purut (Jawa)
Parale (Makassar)
Lemon papeda (Arnbon) Lemon titigila (Ternate)
Pohon, tinggi 5-7,5 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, berduri, hijau
kotor.
Tunggal, berseiing, lonjong, tepi beringgit, ujung
meruncing, pangkal membulat, panjang 4-5,5 cm,
lebar 2-2,5 cm, tangkai bersayap, panjang 2-5 cm,
hijau, pertulangan menyirip, permukaan berbintik,
hijau.
Majernuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang j- 2 cm, hijau, kelopak bentuk bintang, hijau kekuningan, benang sari silindris, panjang
3-6 mm, putih, tangkai putik silindris, panjang
3-5 mm, kepala putik bulat, kuning, mahkota lima
helai, bentuk bintang, putih.
Buiat, diameter 4-5 cm, permukaan berkerut, hijau.
Bulat telur, putih.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Air daging buah Citrus hystrix berkhasiat sebagai obat batuk, kulit
dan daunnya digunakan untuk penyedap masakan dan antiseptik.
Untuk obat batuk dipakai air perasan daging buah sebanyak 1 sendok
makan, dicampur dengan 1 sendok ten kecap manis dan dirninum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Citrus hystrix mengandung alka.oida, di samping itu daun, kulit
buah dan daging buah mengandung saponin dan flavonoida, sedang daun
serta kulit buahnya juga mengandung polifenol dan minyak atsiri.

Gambar 62. Citrus hystrix DC.

CITRUS MAXIMA MERR.

Botanj
Sinonrm

Citrus decumana Linn.;


C. grandis (L.) Osbeck

Klasifikasi.
Divisr

Spermaiophyta
Angiospermae

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

samping minyak atsiri.

Citrus
Citrus maxima Merr.
Jeruk bali

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Boh giri (Aceh) Limau gadang (Minangkabau) Limau


balak (Lampung) Dima kasumba (Nias) Limau besar
(Melayu)

Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi

Bunga

Kandungan kimia
paging buah Citrus maxima mengandung saponin dan flavonoida, di

Dicotyledonae
Rutaies
Rutaceae

Marga
Jenis

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Untuk obat luka dipakai + 5 gram serbuk kulit buah Citrus maxima, dibakar menjadi arang ditumbuk halus, serbuk yang diperoleh ditaburkan pada
luka.

Jeruk delima (Sunda) Jeruk macan (Madura) Jeruk


bali (Jawa Tengah)
: Jeruk muntis
: Limau gulong (Dayak)
:
:

Mundeh (Flores) Muda belim (Solor) Muda apoapo (Alor) Lelo boko (Timor)
Lemo maluku (Makasar) Limau bongo (Gorontalo)
Lemo rakulu (Bugis)

Lemo lolamo (Ternate) Jodi lamo (Tidore)


Pohon, tinggi 5-15 m.
Berkayu, tegak, bulat, bercabang, hijau kecoklatan.
Tunggal, bulat telur atau elips, ujung meruncing,
tepi rata, pangkal membulat, panj'ang 5-20 cm, lebar
2-5 cm, pertulangan menyirip, hijau.

Tunggal, bentuk tabung, di ketiak daun, kelopak


bentuk piala, putih kekuningan atau hijau kekuningan, benang sari silindris, putih, putik silindris, hijau

Buah
Biji
Akar

Khaslat

muda, mahkota putih kekuningan, putih.


Bun/, kulit tebal 1,5-2 cm, berdaging putih atau
merah hijau.
Bulat telur atau elips, panj'ang 7-10 mm, tebal 5-7

mm, putih kekuningan.


Tunggang, putih kekuningan.

Kulit buah Citrus maxima berkhasiat sebagai obat luka, sedaang bijinya
berkhasiat sebagai obat pening.
Gambar 73. Citrus maxima Merr.

CITRUS MEDICA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Rutaceae
Citrus
Citrus medica L
Jeruk sitrun

Jeruk honje (Sunda) Jeruk sitrun (Jawa)


Pohon, tinggi 3-4 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, berduri, hijau.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, panjang 7-8 cm, lebar 4-5 cm,
tangkai silindris, panjang 0,5-1 cm, hijau, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, di ujung batang dan di ketiak daun,
tangkai segi tiga, panjang 1-1,5 cm, hijau, kelopak
bentuk bintang, hijau, benang sari panjang 1,5
cm, kepala sari bentuk ginjal, kuning, tangkai putik
silindris, panjang + 1 cm, kepala putik bulat, kuning,
mahkota lima helai, bentuk bintang, putih keku-

ningan.
Buni, bulat panjang, diameter 6-8 cm, kuning
kehijauan.
Bulat telur, berkerut, putih.
Tunggang, kuning.

Khasiat
Air daging buah Citrus medica berkhasiat sebagai obat demam, obat sakit
tenggorokan dan untuk minuman penyegar.
Untuk obat sakit tenggorokan dipakai air perasan daging buah sebanyak
1/2 gelas, ditambah gula batu 1 sendok makan, diencerkan dengan air matang panas hingga 1 gelas dan diaduk. Hasil adukan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, kulit buah dan kulit batang Citrus medica mengandung saponin dan
polifenol, di samping itu kulit buahnya juga mengandung flavonoida, daun
dan kulit buahnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 63. Citrus medica L.

CITRUS NOBILIS LOUR.

(Jan kulit buahnya mengandung minyak atsiri serta akar dan kulit buahnya
mengandung saponin.

Bo tan i
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Rutaceae
Citrus
Citrus nobilis Lour.
Jeruk keprok

Nama daerah
Sumatera
Jawa

Jeruk keprok (Melayu)


Jeruk jepun, Jeruk keprok (Sunda) Jeruk keprok
(Jawa) Jeruk keprok (Madura)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Pohon, tinggi 6-8 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, hijau kotor.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal tumpul, panjang 4-8 cm, lebar 2-4 cm,
tangkai bersayap, panjang 0,5-1,5 cm, hijau,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, di ujung batang dan di ketiak daun,
tangkai segi tiga, panjang 3-4 cm, hijau kekuningan,
kelopak bentuk bintang, berbagi lima, hijau, benang
sari silindris, panjang 0,5 cm, kepala sari bentuk
ginjal, kuning, tangkai putik silindris, kepala putik
bulat, kuning, mahkota bentuK bintang, lima helai,
putih,
Buni, bulat, diameter 5-8 cm, permukaan kasar,
masih muda hijau setelah tua kuning.
Bulat telur, diameter -t 3 mm, putih,
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat

Air daging buah Citrus nobilis berkhasiat sebagai obat batuk dan untuk
minuman penyegar.
Untuk obat batuk dipakai buah Citrus nobilis yang sudah masak, dikupas,
diperas sampai diperoleh air perasan sebanyak 1/2 gelas dan disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun, akar dan kulit buah Citrus nobilis mengandung alkaloida dan polifenol. di samping itu daun dan akarnya juga mengandung flavonoida, daun

Gambar 64. Citrus nobilis Lour.

CLAUSENA ANISUM-OLENS MERR.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi:
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Biji

*^ h h '

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rutales
Rutaceae
Clausena
Clausena anisum-ofens Merr.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit perut: daun adas anis segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 200
ml air sampai mendidih selama 5 menit. disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
2. Obat sakit kepala pusing: daun adas anis segar sebanyak. 60 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih seiama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
2 kali sehari pagi dan sore,
Kandungan kimia ;
Daun adas anis mengandung alkaloida, flavonoid, polifenol dan minyak atsiri.

Adas anis.
Adas anis (Jawa)
Perdu, tegak, tinggi 2-4 m,
Bulat, sedikit bercabang, permukaan kasar, berwama hitam,
Majemuk, menyirip ganjil, duduk berseling, anak daun bentuk
lonjong sampai lanset, tidak simetris, ujung dan pangkal
runcing, tepi bergelombang, panjang 5-8 cm, lebar 2-8 cm,
pertulangan daun menyirip tegas, permukaan licin, warna hijau
mengkilat, jika diremas berbau harum menyerupai buah adas.
Majemuk, letak di terminal, di ketiak daun, bentuk malai, bunga
sempurna, kelopak bentuk cawan, ujung lepas, runcing, hijau,
mahkota berlepasan, berbagi 5, bentuk sendok, ujung tumpul,
tebal, duduk mengelilingi cawan bunga. putik duduk di atas
bakal buah, warna putih gading.

Bulat, tunggal, diameter 3-5 mm, lunak, warna putih


kekuningan.
Bentuk bulat telur, keras, berwarna putih kekuningan.
Tunggang, berwama kuning kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


'
Merupakan tumbuhan asli dari Afrika Timur, di Indonesia hanya dijumpai di beberapa
tempat sebagai koleksi tanaman obat. Tumbuh baik di daerah panas dengan jenis tanah
yang gembur berpasir tetapi mengandung bahan organik tinggi. Berbunga pada bulan
Juli-September. Waktu panen yang tepat bulan November-Januari.

Bagian yang digunakan


Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Penghangat badan, anti-radang, anti-septik.

Gambar 18. Clausena anisum-olens Merr.

CLAUSENA EXCAVATA BURM. F.

Botanf
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habius
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyla
Angiospermae
Dicotyledonae
Rutales
Rutaceae
Clausena
Clausena excavata Burm. f,
Tikusan
Temung (Acefi) Sicerk (Minangkabau) Tikusan
(Melayu)
Ki bajetah (Sunda) Tikusan (Jawa Tengah)
Pohon, tahunan, tinggi 2-3 m.
Bulat, bercabang, berbulu, berkayu, hijau kotor.
Uajemuk, menyirip ganjil, berseling, bulat telur,
ujung runcing, tepi rala, pangkal membulat, pertulangan menyirip, panjang 4-7,5 cm, lebar 2-4 cm,

tangkai pendek, permukaan berbulu halus, hijau.


Majemuk, bentuk malai, di keliak daun dan di ujung
batang, berbulu, panjang 10 cm, kelopak bunga
berbulu, berlekalan, ujung bertaju, hijau, mahkota
iepas, bentuk pita, putih. tangkai benang sari putih,
kepala sari kuning keputih-putihan, langkai putik

Buah
Biji
Akar

hijau kekuningan, kepala putik kuning, ungu.


Buni, bulat, diameter 1 cm, masih muda hijau setelah tua jingga.
Bulat telur, diameter 5 mm, hijau bergaris putih.

Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun Clausena excavata berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai 5 gram daun segar Clausena excavata,

dicuci ditumbuk sampai lumat lalu tempelkan pada iuka dan dibalut dengan
kain bersih.

Kandungan kimia
Daun Clausena excavata mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 74 Clausena excavata Burm f .

CLERODENDRON CAPITATUM SCHUM. & THOU.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Verbanales
Verbanaceae
Clerodendron
Clerodendron capitatum Schum. & Thou.
Kapitatum

Nama daerah
Jawa

Kapitatum (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang

Perdu, tinggi 1-2 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, kasar, abu-

abu.
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung dan


pangkal meruncing, panjang 7-10 cm, iebar 4-5
cm, tangkai silindris, panjang 2-3 cm, hijau, pertulangan menyirip, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang
2 cm, hijau, kelopak bentuk piala, hijau pucat,
benang sari jumlah empat, panjang 2-3 cm, putih,
kepala sari lonjong, kuning, tangkai putik silindris,
panjang 3-4 cm, putih, mahkota bentuk lonjong, lima helai, putih kekuningan.
Batu, bulat, diameter + 3 mm, hijau.
Bulat, pipih, hijau.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Clerodendron capitatum berkhasiat sebagai obat sakit kepala.
Untuk obat sakit kepala dipakai 10 gram daun Clerodendron capitatum,
dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 10 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus,
Kandungan kimia
Akar dan kulit batang Clerodendron capitatum mengandung saponin dan
polifenol, di sampmg itu akarnya juga mengandung flavonoida, daunnya mengandung alkaloida. saponin dan tanin.

Gambar 65. Clerodendron capitatum Schum. & Thou.

CLERODENDRON INDICUM (L.) 0. K.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Clerodendron fortunatum Bl. ;


C. siphonanthus R. Br,
Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Verbanales
Verbanaceae
Clerodendron
Clerodendron indicum (L) O. K.
Ginje
Ronggo dipo (Palembang) Bidugu (Melayu)
Ginje (Sunda) Sekar petak (Jawa)

Buah
Biji

Perdu, tinggi 1-3 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, beruas, masih
muda ungu selelah tua putih kotor.
Tunggal, berseling, lanset, tepi rata, ujung dan
pangkal runcing, panjang 10-15 cm, lebar 3-4 cm,
bertangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang atau
cabang, tangkai silindris, panjang 1-2 cm, hijau,
kelopak bentuk corong, berbagi lima, hijau, benang
sari jumlah empat, putih, tangkai putik silindris,
putih, kepala putik bulat, merah, mahkota bentuk
tabung, panjang 1-1,5 cm, berbulu, putih.
Batu, bulat telur, diameter +_ 3-5 mm, coklat.
Bulat, diameter * 1 mm, hitam.

Akar

Tunggang, putih kotor.

Daun

Bunga

Khasiat
Akar Clerodendron indicum berkhasiat sebagai obat demam anak-anak
dan obat sakit kepala.
Untuk obat demarn anak-anak dtpakai.+ 15 gram akar Clerodendron indicum dicuci, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, ditambah 1 sendok
teh madu, diaduk sarnpai rata, dinginkan dan disanng. Hasil sanngan diminum sekahgus.
Kandungan kimia

Akar dan kulit batang Clerodendron indicum mengandung saponin dan


flavonoida. di samping itu akarnya juga mengandung polifenol, daun mengandung alkaloida, saponin dan polifenol.

Gambar 66. Clerodendron indicum (L.) O. K.

CLERODENDRON INERME (L.) GAERTN.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Mama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Verbanales
Verbanaceae
Clerodendron
Clerodendron inerme (L) Gaertn.
Gambir laut
Kembang bugang (Sunda) Gambir laut (Jawa)
Perdu, tinggi 1-3 m.

Tegak, bulat, percabangan simpodial, coklat pucat.


Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi bergerigi, ujung
meruncing, pangkal membulat, panjang 8-13 cm,
lebar 4-7 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, permukaan halus, hijau.
Majemuk, bentuk lonceng, di ketiak daun, panjang
5 cm, tangkai silindris, panjang 2 cm, hijau,
kelopak bentuk corong, hijau pucat, benang sari
jumlah empat, panjang 2-3 cm, putih, kepala sari
lonjong, ungu, tangkai putik silindris, panjang 3-4
cm, ungu, mahkota bentuk lonjong, lima helai,
ungu.
Kendaga, bulat telur, panjang 1,5 cm, hitam.
Bulat, pipih, hijau.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Akar dan daun Clerodendron inerme berkhasiat sebagai obat sakit kelenjar
dan hati.
Untuk obat sakit keienjar dipakai 15 gram daun Clerodendron inerme,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selarna 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia

Daun, akar dan kulit batang Clerodendron inerme mengandung


saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 67. Clerodendron inerme (L.) Gaertn.

CLERODENDRON SERRATUM SPRENG


Botani

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Mama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Spermato phyla
Angiospermae

Dicotyledonae

Solanales

Verbenaceae

Clerodendron
Clerodendron serratum Spreng.
Senggugu

Simar buangkudu (Batak Toba) Tanjau handak


(Lampung) Senggugu (Mela/u)
Singgugu (Sunda) Senggugu (Jawa Tengah)
Kertase (Madura)

Perdu, tinggi 3,5 m.


Bulat, berkayu, percabangan simpodial, putih kotor.
Tunggal, berhadapan, berseling, bulat telur, ujung
dan pangkal runcing, tepi bergengi, pertulangan
menyirip, panjang 30 cm, lebar 14 cm, hijau.

Majemuk, bentuk malai, di ujung batang, panjang

40 cm, bentuk loncent, kelopak panjang 5 crn,


hijau keunguan, mahkota terdiri lima daun mahkota,
ungu keputih-putihan, benang sari 2,5 cm, kepala
sari kuning tua, putik lebih panjang dari pada
benang sari, warna bagian bawah putih makin ke
ujung makin ungu, ungu.
Buah
Biji
Akar

Buni, bulat telur, masih muda hijau setelah tua


hitam.
Bufat telur, panjang 7 mm, lebar 5 mm, hitam.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Buah Clerodendron serratum berkhasiat sebagai obat batuk, akarnya
untuk peluruh air seni dan daunnya untuk obat rematik.
Untuk obat batuk dipakai dua buah Clerodendron serratum yang sudah

masak, dicuci, dikunyah lalu ditelan perlahan-lahan.


Kandungan kimia

Daun dan akar Clerodendron serratum mengandung saponin dan flavonoida, disamping itu daun juga mengandung alkaloida dan tanin, sedang
akarnya mengandung poiifenol.

Gambar 76. Clerodendron serratum Spreng.

CLERODENDRON SQUAMATUM VAHL


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Clerodendron rumphianum DE. VR.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Verbenaceae
Clerodendron
Clerodendron sguamatum Vahl.

Untuk obat radang dipakai + 15 gram daun segar Clerodendron


squamatum, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama
15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan

sore sama banyak.

Kandungan kimia
Daun, bunga dan batang Clerodendron squamatum mengandung
saponin dan polifenol, di samping itu daun dan batangnya mengandung
alkaloida dan flavonoida.

Bunga pagoda

Bunga panggil, Bunga pluin (Melayu)


Bunga pagoda (Jawa)
Semak, tahunan, tinggi 1-2 m.
Tegak, bulat, sedikit bercabang, putih kehitaman.
Tunggal, berseling, bentuk jantung, tepi beringgit,
ujung runcing, pangkal bertoreh dalam, panjang
15-30 cm, lebar 10-25 cm, pertulangan melengkung, permukaan kasar, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang atau

cabang, tangkai silindris, kelopak bentuk corong

Buah
Biji
Akar

bercangap, lima helai, benang sari dan putik


memanjang keluar dari tabung mahkota, mahkota
bentuk tabung ujung bercangap lima, panjang 5-10
mm, oranye.
Kotak, beruang tiga atau empat, diameter + 1 cm,
ungu.
Bulat telur, permukaan beralur jala, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Clerodendron squamatum berkhasiat sebagal obat radang, haid
tidak teratur dan untuk tekanan darah tinggi.

Gambar 22. Clerodendron squamatum Vahl.

CLERODENDRUM CALAMITOSUM L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Desknpsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Verbenaceae

Clerodendron

Clerodendrum calamitosum L
Kernbang bugang
Kayu gambir (Melayu)

Kembang bugang (Sunda) Kembang bugang (Jawa


Tengah)

Semak, tegak, tinggi 0,5-1 m.


Berkayu, bercabang, diameter 1 cm, putih kehijauan
Tunggal, silang berhadapan, bulat telur, tepi bergerigi, ujung dan pangkal meruncing, panjang 4-9
cm, lebar 1,5-4 cm, pertulangan menyirip, hijau.

Majernuk, bentuk malai, di ketiak daun, putih, kelo-

pak bertaju lima, runcing panjang x 1,3 cm, ungu,

mahkota bertaju lima, bulat telur, berambut, pulih,

Buah
Biji
Akar

benang sari lima, panjang 2,5 cm, tangkai sari


pulih kekuningan, langkai putik putih, ungu.
Batu, bulat, pipih, hitam mengkilat.
Keras, kecil, hitam.
Tunggang, coklat kekuningan.

Khasiat
Daun Clerodendrum calamitosum berkhasiat sebagai obat demam, obat
mencret, obat wasir, obat kencing nanah, obat bisul dan pelega perut.
Untuk obat demam dipakai 10 gram daun segar Clerodendrum calamitosum, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit setelah dingtn disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan akar Clerodendrum calamitosum mengandung sapon/n dan
tlavonoida. Di samping itu daun juga mengandung polifenol dan akarnya
juga mengandung alkaloida.

Gambar 75. Clerodendron calamitosum L.

CLERODENORON THOMSONAE BALF. F.

15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan

sore sama banyak.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia
Spermatophyta
Angiospermae

Daun, bunga dan batang Clerodendron thomsonae mengandung


saponin dan polilenol, di samping itu daunnya mengandung alkaloida dan
flavonoida, sedang batangnya mengandung alkaloida dan tanin.

Dicotyledoneae
Solanales
Verbenaceae
Clerodendron
Clerodendron thomsonae Balf. f.
Nona makan sirih

Nona makan sirih (Sunda)


Semak, tahunan, menjalar, panjang 0,4-5 m.
Tegak sewaktu muda setelah tua menjalar,
bersegi, coklat.
Tunggal, berhadapan, lonjong, ujung runcing,
pangkal runcing, tepi rata, panjang 4-17 cm, lebar
2-10 cm, pertulangan menyirip, permukaan kasar,
hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang atau
cabang dan di hetiak daun, tangkai sifindris, kelopak berbagi lima, panjang 2-2,5 cm, putih, benang
sari dan putik memanjang keluar dari tabung
mahkota, mahkota bentuk tabung ujung bercangap
lima, panjang 1 , 5 - 2 cm, merari.

Buah
Biji
Akar

Kotak, beruang empat, hijau.


Bulat telur, permukaan beralur jala, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Clerodendron thomsonae berkhasiat sebagai obat kencing batu
dan sebagai pelancar air seni.
Untuk obat kencing batu dipakai + 15 gram daun segar Clerodendron
thomsonae, dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama

Gambar 23. Clerodendron thomsonae Balf.

CLINACANTHUS NUTANS LINDAU


Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Beloperone futgina Hassk.; Clinacanthus burmani

Nees.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales
Acanthaceae
Clinacanthus
Clinacanthus nutans Lindau
Gendis
Ki tajam (Sunda) Gendis {Jawa Tengah)
Perdu, tahunan, tinggi + 2,5 m.

Berkayu, tegak, silindris, beruas, hijau.


Tunggal, berhadapan, lanset, ujung runcing, pangkal
membulat, tepi beringgit, panjang 8-12 mm, lebar
4-6 cm, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Buah

Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun dan di ujung


batang, kelopak berbulu, bertaju lima, panjang 1
cm, mahkota bunga berbentuk tabung meman-jang,
ujung melebar, panjang 3,5 cm, merah muda,
benang sari coklat, putik berbentuk tabung, bakal
buah pipih, tiap ruang berisi 2 biji, merah.
Kotak, bulat memanjang, coklat.
Kecil, hitam.

Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Clinacanthus nutans berkhasiat sebagai peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 15 gram daun segar Clinacanthus
nutans, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, didinginkan kemudian
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Daun Clinacanthus nutans mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 77. Clinacanthus nutans Lindau

CLITORIA TERNATEA L.

Botani
Klasifikasr
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Maluku
Desknpsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Resales
Papilionaceae
Clitoria
Clitoria ternatea L.
Kembang telang
Bunga biru (Melayu) Kembang telang (Melayu)
Kembang telang (Sunda) Kembang teleng (Jawa)
Bunga talang (Makassar) Bunga temen raleng
(Bugis)

Bisi (Halmahera) Sejamagulele (Ternate)


Semak, menjalar, panjang 3-5 m.
Membelit, masif, permukaan beralur, hijau.
Majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung tumpul,
pangkal meruncing, panjang 4-9 cm, lebar 2-4 cm,
tangkai silindris, panjang 4-8 cm, pertulangan me-

nyirip, permukaan berbulu, hijau.


Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai

silindris, panjang + 1,5 cm, hijau, kelopak bentuk


corong, panjang 1,5-2,5 cm, hijau kekuningan,

tangkai benang sari berlekatan membentuk tabung,

Buah
BIJI
Akar

putih, kepala sari bulat, kuning, tangkai putik silindris, kepala putik bulat, hijau, mahkota bentuk
kupu-kupu, ungu.
Polong, panjang 7-14 cm, bertangkai pendek, masih
muda hijau setelah tua hitam.

Bentuk ginjal, masih muda hijau setelah tua coklat.


Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Clitoria tematea berkhasiat sebagai obat bisul dan obat sakit mata.
Untuk obat bisul dipakai 10 gram daun Clitoria ternatea, dicuci dan diturnbuk halus, dicampur dengan sedikit gula jawa, ditempelkan pada bagian
yang bengkak atau bisul dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Daun Clitoria ternatea mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 68. Clitoria tematea L.

COCCOLOBA UVIFERA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Polygonales
Polygonaceae
Coccoloba

Coccoloba uvifera L.

Nama umum/dagang
Mama daerah

Anggur laut

Jawa
Deskripsi
Habitus
; Batang

Anggur laut (Jawa)

Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Perdu, tinggi 2-4 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, beruas-ruas,
putih kecoklatan.
Tunggal, berseling, bulat, tepi rata, ujung dan
pangkal membulat, panjang 10-20 cm, lebar
15-25 cm, bertangkai pendek, permukaan licin,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 10-20 cm, hijau, kelopak bentuk
piala, hijau, benang sari panjang 5 mm, putih,
tangkai putik pipih, kepala putik bulat, kuning mahkota lonjong, putih.
Buni, bulat telur, diameter 1 -2 cm, hijau kekuningan.
Bulat, diameter 5-8 mm, keras, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Kulit batang dan buah Coccoloba uvifera berkhasrat sebagai Obat mencret
dan obat batuk.
Untuk obat diare dipakai + 10 gram buah Coccoloba uvifera yang masih
muda, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun, buah dan kulit batang Coccoloba uvifera mengandung saponin,


flavonoida dan tanin, dt samping itu kulit batangnya juga mengandung antrakinon.

Gambar 69. Coccoloba uvifera L.

COCOS NUCIFERA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali
Nusa Tenggara
Sulawesi
Mafuku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia
Akar daun dan daging buah Cocos nucifera mengandung saponin dan
ilavonoida, di samping itu daun dan daging buahnya mengandung pohfenol
sedang akarnya juga mengandung tanin.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Palmales
Palmae

Cocos

Cocos nucifera L.
Kelapa

Baku (Aceh) Krambi! (Gayo) Krambir (Batak) Ohi


(Nias) Krambie (Minangkabau) Nyiui (Lampung)
Kelapa (Sunda) Kelapa (Jawa) Klopo (Jawa)
Nyuh (Bali)
Nian (Timor) No (Roti)
Bongo (Gorontalo) Bongo (Buof) Aluu (Toraja)
Kaluku (Bugis) Kaluku (Makassar)
Nur (Aur) Niur (Seram) Ninelo (Ambon) Niwelhoni
(Buru) Igo (Ternate)
Pohon, tinggi 20-30 m.
Tegak, silindris, permukaan kasar, coklat.
Majemuk, rnenyirip, bentuk pita, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 0,5-1 m, lebar 3-4 cm, berpelepah, tangkai silindris, panjang 0,5-1 m, hijau, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, panjang
25-40 cm, tangkai segi tiga, panjang 10-15 cm,
kuning, kelopak bercangap, kuning tua, benang sari panjang 3-5 cm, kuning, tangkai putik silindris,
kuning, mahkota lonjong, lima helai, kuning.
Batu, bulat telur, berkulit serabut, hijau.
Bulat, berkulit keras, coklat.

Serabut, coklat.

Khasiat
Akar Cocos nucifera berkhasiat sebagai obat demam dan mencret, air
buahnya digunakan untuk penambah kekuatan.
Untuk obat demam dipakai 15 gram akar Cocos nucifera direbus
dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan
diminum sekaligus.

Gambar 70. Cocos nucifera L.

CODIAEUM VARIEGATUM BI.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Mama daerha
Sumatera

Jawa

Bali
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia
Daun Codiaeum variegatum mengandung saponin, flavonoida dan poli-

fenol.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Euphorbiales

Euphorbiaceae
Codiaeum
Codiaeum variegatum BI.
Puring
Tarimas (Batak) Sillstom (Batak Toba) Pudieng
(Minangkabau)
Puring (Sunda) Puring (Jawa Tengah) Puring
(Madura)
Puring
Delok (Dayak) Nunuko baldano (Buol)

Daun garida (Timor)

Kayondon (Makasar)
Dahengora (Tidore) Galiho (Ternate)
Perdu, tinggi 3 m.

Bulat, berkayu, keras, bercabang, coklat kehijauan.


Tunggaf, tersebar, lonjong, ujung meruncing, tepi
rata, pangkal runcing, panjang 15 cm, lebar 3
cm, pertulangan menyirip, nijau berbintik, kuning
kehijauan,

Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, kelopak


terdiri dari lima daun kelopak, segi tiga, mahkota

kecil, benang sari lima belas sampai tiga puluh lima,


meiekat pada tonjolan dasar bunga, putik kuning
muda, kuning.
Bulat, diameteri 2 mm, kuning kehijauan.
Kecil seperti pasir, coklat.
i(
Tunggang, kuning muda.

Khasiat
Herba Codiaeum variegatum berkhasiat sebagai obat sipilis. Daun dan
akarnya untuk peluruh keringat, di samping itu akarnya untuk penguat lambung.
Untuk obat sipilis dipakai 15 gram herba segar Codiaeum vanegatum,
direbus dengan 5 gelas air selama 15 menit, dinginkan kemudian disaring,
Hasil saringan ditambah 10 gram gula merah, diaduk sampai fata, diminum
sehari tiga kali sama banyak pagi, siang dan sore.

Gambar 78. Codiaeum variegatum Bi

COFFEA ARABICA L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rubiales
Rubiaceae
Coffea
CoSfea arabica L
Kopi
Kopi (Sunda) Kopi (Jawa)
Perdu, tinggi 2-3 m.
Tegak, bulat, percabangan monopodial, permukaan
kasar, kuning kotor.
Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkat tumpul, panjang 8-15 cm, lebar
4-7 cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Buah
Bijt
Akar

Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, kelopak


lonjong. lima helai, panjang * 3 mm, hijau, tangkai
benang sari berlekatan membentuk tabung, panjang
+ 8 mm, putih, tangkai putik menjulang keluar tabung, putih, mahkota bentuk bintang, lima helai,
panjang 7-9 mm, putih.
Batu, bulat telur, diameter 0,5-1 cm, masih muda
hijau setelah tua merah.
Bentuk 1/2 bola, salah satu permukaan beralur,
panjang 0,5-1 cm, putih kehijauan.
Tunggang, kuning muda.

Khasiat
Daun dan biji Coffea arabica berkhasiat untuk penyegar badan.
Untuk penyegar badan dipakai + 15 gram daun muda Coffea arabica, dicuci dan dimakan sebagai lalapan atau urapan.
Kandungan kimia
Daun, buah dan akar Coffea arabica mengandung saponin, flavonoida
dan polifenol, di samping itu buahnya juga mengandung alkaloida.

Gambar 71. Coffea arabica L.

COFFEA ROBUSTA LINDL. EX DE WILLD.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sum ate ra

Jawa
Ball

Nusa Tenggara

Sulawesi
Kalimantan
Maluku

Irian
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Kandungan kimla
Daun Cotfea robusta mengandung alkalokJa. saponin, flavonokia dan
polilenol.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Rubiales

Rubiaceae
Coffea

Coffea robusta Link}, ex De Willd.

Kopi
- Kopi
Kopi
Kopi
Kopi
Kop)
Kopi
Kopi
Kopi
Perdu, tahunan, tinggi 5 m.

Berkayu, keras, tegak, putih keabu-abuan.


Tunggal, bulat telur, mengkilat, ujung runcing, tepi

rata, pangkal turnpul, panjang 5-15 cm, lebar 4-6,5

cm, pertulangan menyirip, langkai panjang 0,5-1


Bunga

Buah
Biji
Akar

cm, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, kelopak
berbagi lima, hijau, mahkota bentuk bintang, putih,
benang sari lima, tangkai sari putih, kepala sari
hitam panjang putik 3 cm, kepala putik coklat,
putih.
Bulat telur, diameter 5 mm, masih muda hijau

setelah tua merah,

Bulat telur, berbelah dua, keras, putih kotor,


Tunggang, kuning muda.

Khaslat
Biji Coftea robusta berkhasiat sebagai pencegah keracunan tempe
bongkrek, obat batuk, obat kuat dan peluruh air seni.
Untuk mencegah keracunan tempe bongkrek dipakai 5 gram biji Coffea

robusta, disaring dan dilumbuk sampai halus, diseduh denga 1/2 gelas air
matang panas kemudian disaring, Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 79. Coffea robusta Lindl. Ex De Willd.

COIX LACRYMA-JOBI L.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunYdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Nusa Tenggara
Maluku

Irian

Coix agrestis Lour.; C. aquatica Roxb.; C. mayuen


Rumph.; C. monilifer Walt.; C. ouwehandii K. D. S.;
C. palusiris K. D. S.

Kandungan kimia
Biji dan akar Coix lacryma-jobi mengandung saponin dan flavonoida, di
samping itu biji juga mengandung polifenol dan akarnya juga mengandung
tanin.

Spermalophyta
Angiospermae
Monocotyledonae

Poales
Poaceae
Coix

Coix lacryma-jobi L.

Jagung jali

Jelim (Aceh) Togua (Nias) Penggong item (Gayo)


Singkoru balu (Batak Toba) Perasa fPalembang)
Anjalae batu (Minangkabau) Jali batu (Melayu)
Hajering (Sunda) Jagung jali (Jawa Tengah)
Komangge (Sumba)
Salea untan (Ambon) Kasekore (Halmahera) Rore
(Ternate) Lore (Tidore)
Karisi

Deskripsi

Habitus
Batang

Daun
Bunga
Buah
Akar

Pohon, menahun, tinggi 3 m.


Bulat, lunak, bergabus, beruas-ruas, licin, hijau
kekuningan.
Tunggal, lanset memanjang, panjang 30-45 cm,
lebar 3-5 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi
rata, kasap, hijau.

Majemuk, benluk bulir, di ketiak daun, kelopak


bersegi tiga, hijau kekuningan, benang sari coklat,
putik pangkal putih, ujungnya putih kecoklatan, hijau.
Bulat telur, keras, diameter 1 cm, masih muda
hijau kekuningan setelah tua ungu keputih-putihan.

Serabut, putih kecoklaian

Khasiat
Biji Coix lacryma-jobi berkhasiat sebagai peluruh air seni. Akarnya untuk
mengobati sakit perut dan obat cacingan.
Untuk peluruh air seni dipakai 20 gram biji Coix lacryma-jobi, ditumbuk
sampai halus, direbus dengan 2 gelas air, diminum sehari dua kali sama

banyak pagi dan sore.

Gambar 80. Coix lacryma - job L.

COLA ACUMINATA SCHOTT ET ENDL.


Botanl
Sinonirn

Cola vera Schum

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Spermalo phyla
Angiospermae
Dicotyledonae

Jenis

Cola acuminata Schott et Endl.


Kola

Marga

Nama umum/dagang
Mama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Balang

Maivales
Sterculaceae
Cola

Kola (Medan)
Kola (Sunda) Kola (Jawa Tengah)
Pohon, tinggi 20 m.

Bulat, berkayu, keras, bercabang-cabang, permuka-

Bunga

an kasar, hijau kecoklalan,


Tunggal, tersebar, bertangkai, bulal telur memanjang, ujung runcing, tepi rata, pangkal meruncing,
panjang 7-19 cm, lebar 2-6 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk malai, kelopak bentuk kerucut, di

Buah

mahkota bentuk bintang, bertaju lima, benang sari


sepuluh, tersusun seperti bintang, ungu, putik
kuning, kuning keputih-puiihan.
Kotak, tiap tangkai satu sampai lima, bulat me-

Biji

biji, panjang 8-15 cm, diameter 5-9 cm, hijau.


Bulat telur, keras, panjangnya 3-6 cm, lebar 2-4

Akar

Tunggang, coklat.

Daun

ketiak daun, masih muda hijau setelah tua coklat,

manjang. tiap buah berisi lima sampai lima belas

cm, selaput biji rasa manis, wangi, merah.


Khasial

Biji Cola acuminata berkhasiat sebagai obat sakit kepala dan obat kuat.
Untuk obat sakit kepala dipakai 5 gram serbuk biji Cola acuminata,
diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, didinginkan dan disaring. Hasil
sanngan diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Biji Cola acuminata mengandung alkaloida, llavonoida dan polifenol.

Gambar 81. Cola acuminata School et Endl.

COLA NITIDA A. CHEV.


Botani

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batartg

Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Malvales

Sterculiaceae

Cola

Cola nitida A. Chev

Cola
Kola

Pohon, trnggi 8-20 m.

Bulat, berkayu, bercabang, permukaan kasar, diameter + 30 cm, masih muda hijau setelah tua
hijau kecoklatan
Tunggal, tersebar, bulat telur, ujung dan pangkal
meruncing, tepi rata, panjang 7-25 cm, lebar 2-10
cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk. bentuk malai, di ketiak daun, kelopak
bentuk kerucut, masih muda hijau setelah tua coklat,
mahkota kuning keputih-putihan, bentuk bintang,
terdiri dari 5 daun mahkota, benang sari ungu,
tersusun melingkar, putik kuning, kuning.

Kotak, tiap tangkai 1-5 buah, bulat memanjang,


permukaan berbenjol-benjol, berlekuk lima sampai
lima belas, panjang 8-15 cm, diameter 5-9 cm, hijau.
Bulat telur, panjang 3-6 cm, diameter 2-4 cm, merah.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Biji Cola nitida berkhasiat sebagai obat sakit kepala dan obat kuat.
Untuk obat sakit kepala dipakai + 5 gram serbuk biji Cola nitida, diseduh
dengan 1/2 gelas air panas, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum
sekaligus.

Kandungan klmla

Daun, kulit batang, akar dan biji Cola nitida mengandung saponin dan
flavonoida, di samping rtu akar dan bijinya mengandung alkaloida, sedang
daun, biji dan buahnya mengandung polifenol, kulit batangnya mengandung
tanin.

Gambar 82. Cola nitida A. Chev.

COLEUS AMBOINICUS LOUR

Botani
Sinonim

Kandungan kimia
Daun Coleus amboinicus mengandung saponin, flavonojda dan polifenol,
di samping minyak atsiri.

Coleus aromaticus Benth.; C. carnosus Hassk. C.


suborbiculata Zoll. & Mor.; C. suganda Blanco.;
Plectranthus aromaticus Roxb.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum; dagang


Nama daerah
Sumatera
Jawa

Ball

Nusa Tenggara
Deskripsi
Habitus

Batang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Solanales
Labialae
Coleus
Coleus amboinicus Lour.
Daun jinten
Bangun-bangun (Batak) Sukan (Melayu)
Ajiran (Sunda) Daun jinten (Jawa Tengah) Daun
kambing (Madura)
Iwak
Kunu etu (Timor)

Semak, menjalar.
Berkayu, lunak, beruas-ruas, ruas yang menempel

di tanah akan tumbuh akar, mudah patah, penam-

pang bulat, diameter pangkal 15 mm, tengah 10


mm dan ujung 5 mm, batang yang masih muda

berarnbut kasar. percabangan simpodial, hijau


pucat.

Daun

Bunga

Akar

Tunggal, mudah patah, bulat telur, tebal, tepi bering-

git, ujung dan pangkal rnembulat, berambut, panjang


6,5-7 cm, lebar 5,5-6.5 cm, tangkai panjang 2,4-3
cm, perlulangan menyirip, hijau muda.

Majemuk, bentuk landan, berambut halus, kelopak

bentuk mangkok, setelah mekar pecan menjadi lima,


hijau keunguan, putik satu, panjang 17 mm, kepala
putik coklat, benang sari empat, kepala sari kuning,
mahkota benluk mangkok, ungu.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Daun Coleus amboinicus berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk,


obat perut mulas dan obat sakit gigi.
Untuk obat sariawan dipakai 7 lembar daun segar Coleus amboinicus,
dicuci, dikunyah perlahan-lahan dan cairannya ditelan.

Gambar 83. Coleus amboinicus Lour.

COLEUS ATROPURPUREUS BENTH

Boianl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Baiang
Daun

Coleus blumei Benlh.; C. ingratus Benth.; C. lacini-

atum Benth.; C. scutellaroides (L.) Benth.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales
Labiatae
Coleus
Coleus atropurpureus Benth.
Her
Sigresing (Batak) Adong-adong (Palembang)

Jawek kotok (Sunda) Her (Jawa Tengah}


Ati-ati (Bugis) Serewung (Minahasa)
Semak, semusim, tinggi + 1,5 m.
Lunak, segi empal, percabangan monopodial, ungu.

Tunggal, bulat telur, ujung meruncing, tepi rata,


pangkal tumpul, pertulangan menyirip, panjang 7-

Bunga

11 cm, lebar 5-7 cm, panjang tangkai 3 cm, ungu.


Majemuk, bentuk tandan, di ujung batang, kelopak
bentuk corong, hijau muda, mahkota bentuk bibir,
ungu keputih-putihan, benang sari dua, putih, putik
kecil, ungu.

Buah
Biji

Akar

Kotak, bulat, masih muda hijau setelafi tua coklat.


Kecil, pipih, mengkilat, hitam.
Tunggang, kuning keputih-putihan.

KMaslal

Daun Coleus atropurpureus berkhasiat sebagai obat wasir, obat bisul,


obat demam nifas, obat radang telinga dan obat haid tidak teraiur.
Untuk obat waris dipakai 25 gram daun segar Coleus atfopurpureus,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan disaring. Hasil
saringan ditambah 5 gram gula merah, diaduk sampai rata dan diminum
sekaligus.

Kandungan klmfa
Daun dan akar Coleus atropurpureus mengandung saponin, flavonoida

dan polifenol, di samping minyak atsiri.

Gambar 84, Coleus atropurpureus Benth

COLEUS BLUMEI BENTH.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Narna daerah
Sumatera
Jawa

Coleus scutellarioides Benth.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Lamiaceae
Coleus
Coleus blumei Benth.
Jawer kotok
Si gresing (Batak) Adang-adang (Palembang)
Jawer kotok {Sunda) Her (Jawa) Dhi-kamandhinan
(Madura)

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Akar

Mayam (Menado) Ati-ati, Panci-panci (Bugis)


Semak, tinggi 1-2 m.
Tegak, lunak, bersegi, hijau pucat.
Tunggal, silang berhadapan, lonjong, tepi bergerigi,
ujung runcing, pangkal membulat, panjang 4-8 cm,
lebar 2-5 cm, tangkai silindris, panjang 2-5 cm, hijau, pertulangan menyirip, merah keunguan.
Majemuk, bentuk karang, di ujung batang, tangkai
silindris, panjang 4-6 cm, hijau, kelopak bentuk
bintang, lima helai, benang sari dan putik kecil,
mahkota bentuk bibir, ungu.
Bulat, kecil, coklat.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, kuning.

Khasiat
Daun Coleus blumei berkhasiat sebagai obat sakit demam nifas, obat
datang haid tidak teratur dan keputihan, akarnya berkhasiat sebagai obat
sakit mulas.
Untuk obat sakit demam nifas dipakai + 15 gram daun Coleus blumei,
dicuci, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, batang dan akar Coleus blurnei mengandung saponin, disamping
itu daun dan batangnya juga mengandung polifenol. sedang batang dan
akarnya mengandung flavonoida, serta daunnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 72. Coleus blumei Benth.

COLEUS TUBEROSUS BENTH.

Umbi dan daun Coleus tuberosus mengandung saponin, flavonoida dan


polifenol.

Botanl
Sinonim

Coleus parviflorus Benth.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Spermatophyta

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra

Jawa

Ball
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji

Akar

Kandungan kimia

Angiospermae

Dicotyledoneae
Solanales
Lamiaceae
Coleus
Coleus tuberosus Benth.
Kentangireng
Kemili (Aceh) Hombili (Batak) Gombili (Melayu)
Kemili (Sumatra Barat)
Kentang Jawa (Jakarta) Huwit kentang (Sunda)
Kentang klici, Kentang ireng (Jawa) Kambili
(Madura)
Sabrang (Bali)
Herba, semusim, tinggi 20-75 cm.
Tegak atau sedikrt merambat, bersegl, lunak, hij'au.
Tunggal, berseling, bentuk lonjong, ujung tumpul,
pangkal bertoreh, tepi beringgit, panjang 3-6 cm,
lebar 2-4 cm, pertulangan daun menyirip, permukaan sedikrt berbulu, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, bertangkai
panjang, kelopak bentuk bintang, mahkota bentuk
bibir, kecil, ungu.
Bulat, ditutupi selaput buah, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut membentuk umbi, hitam.

Khasiat
Umbi Coleus tuberosus berkhasiat sebagai obat bengkak-bengkak.
Untuk obat bengkak dipakai + 25 gram umbi segar Coleus tuberosus,
dicuci, diparut lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak kemudian dibalut
dengan kain bersih.

Gambar 24. Coleus tuberosus Benth.

COLOCASIA ESCULENTA SCHOTT

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jems
Nama umurn/dagang
Mama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Arales
Araceae
Colocasia
Colocasia esculenta Schott
Tales
Eunpue (Aceh) Keladi (Batak)
Gelo (Jawa) Tales (Jawa)
Tales (Bali)
Ufi lole (Flores)
Paco (Makassar) Aladi (Bugis)
Bete (Maluku) Komo (Maiuku)
Semak, tinggi 1-1,5 m.
Semu, silindris, batang di dalam tanah membentuk
umbi, lunak, coklat muda.
Tunggal, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal
berlekuk, panjang 40-60 cm, lebar 20-30 cm, tangkai
silindris, panjang 50-75 cm, hijau, pertulangan
menyirip, permukaan halus, hijau.
Tunggal, di ketiak daun, kelopak lonjong, putih,
benang sari dan putik Dentuk gada, panjang 4-7
cm, kuning, tangkai silindris, panjang 20-30 cm,
mahkota lonjong, satu helai, putih.
Buni, bulat, kuning.
Buiat, kecil, beralur, hijau.
Serabut, putih kecoklatan.

Khasiat
Umbi Colocasia esculenta berkhasiat sebagai obat sakit berak darah dan
kulit tangkai daunnya untuk pembalut luka baru.
Untuk obat berak darah dipakai + 100 gram umbi Colocasia esculenta,
dikupas, dicuci, diparut, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligjs.
Kandungan kimia
Umbi. tangkai daun dan daun Colocasia esculenta mengandung polifenol,
di samping itu tangkai daun dan umbinya juga mengandung saponin.

Gambar 73. Colocasia esculenta Schott

COMMELINA BENGHALENSIS L.

Kandungan kimia
Daun Commeiina benghalensis mengandung saponin, polifenol dan

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

flavonoida.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae

Bromeliales

Suku

Commelinaceae

Marga
Jenis

Commelina

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Commelina benghalensis L

Gewor
Gewor Tali korang (Sunda) Gewor, Petungan
(Jawa) Rebha moksor (Madura)
Fangalu (Minahasa) Rulonga lootili (Gorontalo)
Herba, tinggi 30-60 cm.
Tegak atau sedikit menjalar, bulat, beruas-ruas,
lunak, hijau.
Tunggal, berseling, duduk memeluk batang,
lonjong, tepi sedikit berombak, ujung meruncing,
pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 1-3 cm,
pertulangan sejajar, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk, terdiri 2-3 cabang, di ujung cabang atau
di ketiak daun, tangkai pendek tertutup seludang
bunga, kelopak 3 helai, mahkota bentuk jantung,
panjang 0,7-0,9 cm, biru.
Kotak, bulat telur, panjang 5-7 mm, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Daun Commelina benghalensis berkhasiat sebagai obat luka, demam,
sakit kepala dan untuk pelumh keringat.
Untuk obat luka dipakai + 5 gram daun segar Commelina benghalensis,
dicuci dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang luka kemudian
dibalut dengan kain bersih.

Gambar 25. Commelina benghalensis L.

COMMELINA NUDIFLORA L.

rnenit, dingmkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak
pagi dan sore.
Kandungan kimia

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa
Sulawesi

Deskripsi
Habitus
Batang

Daun Commelina nudlflora mengandung saponin dan polifenol.

Spermatophyla
Angiospermae
Monocotyledoneae
Bromeliales
Commelinaceae
Commelina
Commelina nudiflora L.
Rumput jeboran

Kekupu (Melayu) Auwe-auwe (Minangkabau)


Gewor, Kali kandang (Sunda) Brambangan,
Jeboran (Jawa)
Awarang (Makassar) Awerang (Bugis) Dobidobiki
(Halmahera Utara)

Buah
Bi|i

Herba, tinggi 20-60 cm.


Tegak atau menjalar, bulat, tunak, beruas-ruas,
hijau,
Tunggal, berseling, duduk memeluk batang, lanset,
tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang
3-9 cm, lebar 1-4 cm, pertulangan sejajar, permukaan halus, hijau.
Majemuk, terdiri 2-3 cabang, di ujung cabang atau
di ketiak daun, kelopak 3 helai, panjang 3-4 mm,
mahkota bebas, 3 helai, panjang 0,5-1 cm, biru.
Kotak, beruang tiga, panjang 5-7 mm, hijau.
Bertonjolan bentuk jala, hitam.

Akar

Serabut, putih.

Daun

Bunga

Khasiat
Daun Commelina nudiflora berkhasiat sebagai obat pelancar haid,
demam, sakit kepaladan untuk peluruh keringat.
Untuk obat pelanca: haid dipakai + 1 5 gram daun segar Commelina
nudiflora, dicuci, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15

Gambar26. Commelina nudiflota L.

CORCHORUS ACUTANGULUS LAMK.


Botani
Klasifikasi :

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah

Sumatra
Sulawesi
Maluku

Diskripsi :

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta

Angiospermae

Dicotyledoneae
Malvales
Tiliaceae

Coechorus
Corchorus acutangulus Lamk.

Rumput bayam

Kegunaan
Anti radang dan antiseptik.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat radang tenggorokan: daun rumput bayam segar sebanyak 30 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring: setelah dingin
diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali,
2. Obat keputihan: daun rumput bayam segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita yang sedang
hamil.

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman rumput bayam mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

: Rumput bayam nusa (Melayu)


: Dengdek poik, jengatan (Sunda), banci, gedangan, kembulan,
kopen, waderan, wijenan (Jateng)
: Rumput tahi sapi (Sulut), kenal in tambe (Minahasa)
: Ganja utan (Nelayu), menjangan mangagu (Ternate)
Semak, menahun, tegak, sedikit menunduk, tinggi 0,5-l m.
Bulat, liat, permukaan kasar, coklat keunguan.
Tunggal, berseling, dengan daun penumpu, betituk belah ketupat
atau lonjong, ujung dan pangkal runcing, panjang 5-10 cm, lebar
2-4 cm, pertulangan menyirip, permukaan berbulu kasar, warna
hijau kekuningan.
Tunggal, diketiak daun, berhelaian dua, kelopak lepas, 5 helai
tersusun seperti katup, dasar kelopak berlekatan, mahkota lepas,
5 helai, tersusun seperti katup, benangsari banyak, lepas, bakal
buah menumpang, warna kuning.
Kotak palsu, bentuk ganda, bagian ujung runcing, bekas daun
mahkota menempel, bergerigi, kasar, panjang 2-3 cm, warna
hijau keunguan.
Bulat dengan endosperm, keras, warna coklat.
Serabut, berwarna coklat.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang sering dijumpai tumbuh secara liar di pinggir-pinggir jalan,
tepi hutan atau di semak-semak, pada ketinggian 400 m sampai 900 m di atas permukaan

laut. Berbunga pada musim kemarau dan pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang
tahun.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 19. Corchorus acutangulus Lamk.

CORDIA OBLIQUA AUCT.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
coklat.
Akar

Kandungan kimia
Kulit batang, daun dan buah Cordia obliqua mengandung saponm, di
sarnping itu kulit batang dan daunnya juga mengandung flavonoida dan
tanin, sedang buahnya mengandung polifenol.

Cordia suaveolens Willd. ;


C. dichotoma Forst. f.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Boraginaceae
Cordia
Cordia obliqua Auct.
Kendal
Teo-teo (Melayu) Nunang (Sumatera Barat)
Kendal (Jawa) Kendhal (Madura)
Kendai (Ball)
Kai Nunak (Roti) Tatasinunang (Timor)
Lantolo (Gorontalo) Cena (Bugis)
Pohon, tinggi 15-20 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, coklat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi berombak, ujung
meruncing, pangkal tumpul, panjang 8-13cm, lebar
3-8 cm, permukaan kasar, pertulangan menyirip,
hijau.
Majemuk, bentuk karang, di ketiak daun, kelopak
bentuk tabung, hijau, benang sari 3 helai, putih,
tangkai putik pipih, rnelengkung, putih. mahkota
bentuk bintang, panjang 2-5 mm, putih,
Buni, bulat teiur, panjang 8-15 mm, masih rnuda
hijau setelah tua merah.
Bulat telur, permukaan beralur. berlendir,

Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Kulit batang dan daun Cordia obliqua berkhasiat sebagai obat demam.
Untuk obat demam dipakai 15 gram kulit batang Cordia obliqua, dicuci
dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan saring. Hasil
saringan diminum dua kali pagi dan sore sama banyak.

Gambar 74. Cordia obliqua Auct.

nntuk obat luka dipakai 10 gram daun segar Cordyline Iruticosa dicuci,
ditambah 1 gram garam, ditumbuk sampai halus, ditempelkan pada luka

CORDYLINE FRUTICOSA (L.) A. CHEV.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Cordyline sieberi Kunth.; C. terminalis Kunth.; Colodracon jacquinii Planch.; C. terminalis Planch.;
Dracaena terminalis L.; Taestsia fruticosa Merr.

dan dibaiut.
Kandungan kimia.
Daun Cordyline fruticosa rnengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Liliales
Liliaceae
Cordyline
Cordyline fruticosa (L) A. Chev.
Andong
Bak juang (Aceh) Linjuang (Batak) Tumjuang

(Palernbang)

Hanjuang (Sunda) Andong fJawa Tengah) Kayu


urip (Madura) Andong (Jakarta)
Endong
Renjuang (Dayak)

Endong
Tabango (Gorontalo) Palili (Makasar) Panjureng
(Bugis)
Weluga (Ambon)

*'

Pohon, tinggi 10 m.

Bulat, keras, bekas dudukan daun nampak jelas,

bercabang, putih kotor.

Tunggal, menempel pada batang, pangkal dan


ujung runcing, tepi rata, panjagn 20-60 cm, lebar
10-13 cm, pelepah 5-10 cm, pertulangan menyirip,
hijau.

Bunga

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, tangkai


panjang, bulat, bercabang, daun pelindung panjang
1,4 cm, ujung runcing, kelopak berlaju, mahkota

terdiri dari 6 daun mahkota, benangsari bertaju,


menempel pada tenda bunga, tangkai putih, putik
Buah
Biji
Akar

putih, kepala putik bertaju tiga, ungu.


Buni, bulat, merah mengkilat.
Hitam mengkilat.
Serabut, putih kekuningan.

.-

Khaslat
Daun Cordyline fruticosa berkhasiat sebagai obat luka dan obat wasir.

Gambar 85. Cordyline (ruticosa (L) A. Chev.

CORIANDRUM SATIVUM L.

Kandungan kimia
Biji Coriandrum sativum mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
. ; '
Bangsa

Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Mama daerah

Sumatera
Jawa

Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang

Spermatophyla
Angiospermae

Dicotyledonae
Umbellales

Umbelliferae
Coriandrum
Coriandrum sativum L
Keiumbar
Keutumba (Aceh) Ketumbar (Gayo) Hatumbar (Balak Toba) PenyiJang (Kerinci) Katumba (Minang-

kabau) Ketumbar (Melayu)

Katuancar fSunda) Ketumbar (Jawa Tengah) Katombar (Madura)


Katumbah
Katumba (Bima)

Katumbaii (Gorontalo} Katumbare (Makasar) Katumbare (Bugis)

Semak, semusim, tinggi 1 m.


Berkayu, lunak, beralur, berlubang, percabangan

dichotom, hijau.
Daun
Bunga

Maiernuk, berbagi menyirip, berseludang, tepi daun

berwarna putih, hijau keputih-putihan.


Majemuk, bentuk payung, tangkai panjang 5-10 cm,

putih, kelopak teridiri dari 5 lembar lepas satu sama

Buah
Biji
Akar

lain, panjang 2-3 mm, hijau, mahkota terdiri dari 5


daun mahkota, putih atau merah muda.
Kotak, bulat, masin muda hijau setelahtua kuningkecoklatan.
Bulat, coklat.
Tunggang, bulat, bercabang, putih.

Khasiat
Biji Coriandrum sativum berkhasiat sebagai obat masuk angin, obat
sariawan, obat radang lambung, pencernaan kurang baik, obat pening, obat
mual dan haid tidak teratur.
Untuk obat masuk angin dipakai 3 gram serbuk biji Coriandrum sativum, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, dinginkan dan disaring.

Hasil saringan ditambah 1 sendok makan madu, diaduk dan diminum sekaligus.

Gambar 86. Coriandrum sativum L.

COSMOS CAUDATUS H. B. K.

Botani

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Spermatophyla

Bangsa
Suku

Asterales

Kelas

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Angiospermae
Dicolyledonae

Asteraceae
Cosmos
Cosmos caudatus H. B. K.
Kenikir

Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Ulam rija (Melayu)


Kenikir (Jawa Tengah)
Tegak, segi empat, beralur membujur, bercabang

Daun

banyak, muda berbutu, beruas, hijau keunguan.


Majemuk, bersilang berhadapan, berbagi menyirip,

Perdu, tinggi 75-100 cm, bau khas.

Buah

ujung runcing, tepi rata, panjang 15-25 cm, hijau.


Majemuk, bentuk bongkol, di ujung batang, tangkai
panjang 25 cm, mahkota terdiri dari 8 daun rnahkota, panjang + 1 cm, merah, benang sari bentuk
tabung, kepala sari coklat kehitaman, putik berambut, hijau kekuningan, rnerah.
Keras, bentuk jarum, ujung berambut, masih muda

Biji
Akar

Tunggang, putih.

Bunga

hijau setelah tua cokiat.


Keras, kecil, bentuk jarum, panjang 1 cm, httam.

Khaslat
Daun Cosmos caudatus berkhasiat sebagai penambah natsu makan,
obat lemah lambung dan untuk mengusir serangga.
Untuk penambah nafsu makan dipakai + 100 gram daun segar Cosmos

caudatus, dicuci, dimakan sebagai lalab.


Kandungan kimia

Daun Cosmos caudatus mengandung saponin, flavonoida dan polifenol,

di sarnping rninyak atsiri.


Gambar 87 Cosmos caudatus H B. K.

COSTUS MALORTIEANUS WENDL.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
DesKripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Costus
Costus malortieanus Wendl.
Pacing hias
Pacing hias (Jawa)
Semak, tinggi 0,6-1 m.
Tegak, silindris, tidak bercabang, lunak, batang di
dalarn tanah mernbentuk rimpang, merah,keunguan.
Tunggal, berseling, lonjong, berpelepah, tepi rata,
ujung dan pangkal tumpul, panjang 12-20 cm, lebar
8-14 cm, permukaan berbulu halus, pertulangan
melengkung, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ujung batang, kelopak
lonjong, ungu, benang sari panjang 3-5 cm, putih,
kepals putik bentuk corong, putih keunguan, mah-

kota bentuk tabung, panjang 2-4 cm, kuning.


Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat telur, diameter 1,5 cm, putih.

Bulat, diameter 0,5 mm, hitam.


Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Costus malortieanus berkhasiat sebagai obal sakit demam pada
anak-anak.

Untuk obat demam dipakai 50 gram rimpang Costus malortieanus,


dicuci dan diparut lalu digunakan sebagai kompres.
Kandungan kimia
Daun, batang dan rimpang Costus malortieanus mengandung saponin
dan polifenol, di samping itu batangnya juga mengandung flavonoida dan
rimpangnya mengandung alkaloida.

Gambar 75. Costus malortieanus Wendl.

COSTUS MEGALOBRACHTEA K. SCHUM.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Costus
Costus megalobrachtea K. Schum.
Pacing
Pacing (Sunda) Pacing (Jawa)

Desknpsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Semak, tinggi 1-1,5 m.

Tegak, silindris, lunak, batang di dalam tanah membentuk rimpang, hijau pucat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal membulat, panjang 8-15 cm, lebar 6-8 cm,
pertulangan melengkung, permukaan halus, hijau
pucat.
Majemuk, bentuk tandan, di ujung batang, kelopak
lonjong, tiga helai, ungu, benang sari 4-6 cm, kepala sari bentuk ginjal, coklat, tangkai putik silindris,
putih keunguan, kepala putik bentuk corong, kuning,
mahkota bentuk corong, panjang 3-4 cm, putih.
Kotak, bulat telur, diameter 1-1,5 cm, merah.
Bulat bersegi, diameter 0,5 cm, hitam.

Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Costus megalobrachtea berkhasiat sebagai obat bengkak.
Untuk obat bengkak dipakai + 100 gram rirnpang Costus megalobrachtea,
dicuci dan diparut. Hasil parutan ditempelkan pada bagian yang bengkak dan
dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia

Daun dan rirnpang Costus megalobrachtea mengandung saponin dan


flavonoida, di samping itu rimpangnya juga mengandung alkaloida dan
polifenol.

Gambar 76. Costus megalobrachtea K. Schum.

COSTUS SPECIOSUS SMITH.

Botanl
Sinonim

Costus sericeous Bl.

Kandungan kimia
Daun batang dan rimpang Costus speciosus mengandung saponin,
flavonoida dan tanin, bunganya mengandung saponin, flavonoida dan
polifenol, di samping itu rimpang mengandung alkaloida.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledonae

Zingiberales
Zingiberaceae
Costus

Costus speciosus Smitfi.

Pacing

Tabar-tabar (Batak) Kelactng (Bangka) Galoba utan


(Melayu)
Pacing (Jawa Tengah) Pacing (Sunda) Binto

(Madura)

Lingkuas in talun (Minahasa) Tampung tawara


(Maka'sar) Tepu tawa (Bugis)
Muri-muri (Ternate) Tubu-tubu (Ambon)

Tegak, tinggi + 2 m.
Lunak, kuat, licin, beruas-njas, tertutup pelepah
daun, hijau keunguan.
Tunggal, lanset memanjang, ujung meruncing,
pangkal tumpul, tepi rata, mengkilat, permukaan

bawah berbulu lembut, panjang 11-28 cm, lebar 8-

Bunga

Buah
Biji
Akar

11 cm, tangkai pendek, keunguan, duduk melingkar


pada batang, permukaan alas beralur, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, daun pelindung bulat telur
dengan ujung runcing, mahkota bentuk tabung,
panjang 1 cm, diameter + 5 mm, benang sari
6 cm, ujung runcing, hijau, putik tersembul di atas
kepafa sari, putih.

Kotak, bulat telur, merah.

Keras, kecil, diameter 2 mm, hitam.


Serabut, putih atau kuning kotof.

Khasiat
Rimpang Costus speciosus berrkhasiat sebagai urus-urus, obat kencing

nanah, obat sipilis, obat trachoma dan bahan baku kontrasepsi. Herbanya
sebagai obat disentrr dan obat luka bekas gigitan serangga.

Untuk urus-urus dipakai 4 gram rimpang segar Costus speciosus,


dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 88. Costus speciousus Smith.

COSTUS SPIRALIS ROSC.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Costus
CostuS spiralis Rose.
Pacing

Pacing (Sunda) Pacing (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Semak, tinggi 1-1,5 m.


Tegak, silindris, tidak bercabang, lunak, batang di
dalam tanah membentuk rimpang, hijau pucat.
Tunggal, berseling, bulat telur, berpelepah, tepi
rata, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang
7-13 cm, lebar 3,5-5 cm, pertulangan melengkung,
hijau pucat.

Majemuk, bentuk tandan, di ujung batang, kelopak


lonjong, ungu, benang sari panjang 3-5 cm, putih,
kepala putik bentuk corong, putih keunguan, mah-

kota bentuk tabung, panjang 7 cm, putih.


Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, diameter + 1,5 cm, merah.


Persegi, diameter 0,5 mm, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Costus spiralis berkhasiat sebagai obat mencret dan obat perut
kembung.
Untuk obat mencret dipakai + 10 gram rimpang Costus spiralis, dicuci dan
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminurn dua kali sehari pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia
Daun, batang dan rimpang Costus spiralis mengandung saponin, di samping itu daun dan batangnya juga mengandung polifenol, daun dan rimpangnya
mengandung alkaloida sedang rimpangnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 77. Costus spiralis Rose.

CRESCENTIA CUJETE L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi
Maluku

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Tubiflorae
Bignoniaceae
Crescentia
Crescentia cujete L.
Berenuk
Tabu kayu (Melayu)
Berenuk (Jawa)
Bila balanda (Makasar)
Buah no (Ternate)

Desknpsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga.

Buah
Biji
Akar

Pohon, tinggi + 10 m.
Berkayu, bulat, percabangan simpodial, beralur,
putih kehitaman.
Majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung rneruncing, pangkal membulat, panjang 10-15 cm,
lebar 5-7 cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan
menyirip, hijau.
Tunggal, di cabang dan ranting, kelopak bentuk
corong, ujung bercangap, hijau pucat, benang sari
empat, panjang 2 crn, putih, putik panjang + 2
cm, kepala putik bentuk corong, putih, mahkota
bentuk bibir, putih.
Buni, bulat, diameter + 2 cm, hijau kekuningan.
Kotak, panjang + 5 mm, coklat
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Crescentia cujete berkhasiat sebagai obat luka baru dan daging
buahnya untuk urus-urus.
Untuk obat luka baru dipakai + 10 gram daun Cresentia cujete, dicuci dan
diturnbuk sampai halus, ditempelkan pada bagian yang luka dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Daun, batang dan buah Crescentia cujete mengandung saponin dan polifenol. di samping itu buahnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 78. Crescentia cujete L.

CRINUM ASIATICUM L.

Akar dan daun Crinum asiaticum mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan polifenol. Bunganya mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimla

Spermatophyla
Angiosperrnae
Monocotyledonae

Liliaceae

Amaryllidaceae
Crinurn
Crinum asiaticum L.
Bakung

Bakong(Batak)Semur(Bangka)Bakung(Minangkabau) Bakung (Melayu)

Bakung (Sunda) Bakung (Jawa Tengah) Bakong

(Madura)
Bakung bug (Makasar)

Dausa (Ambon) Pete (Halmahera) Fete-fete (Ternate)


Herba, tanunan, tinggi 1,3 m.

Semu, diameter 10 cm, tegak, lunak, putih kehijauan.


Tunggal, lanset, panjang 32-120 cm, Iebar3-10 cm,
tebal, bertepi rata, ujung meruncing, pangkal tumpul,

bila dipotong melintang nampak lubang-lubang,


hijau.
Majemuk, bentuk payung, tangkai pipih, tebal,

panjang 35-120 cm, pangkal mankota berlekatan,


bentuk corong, putih, pulik panjang 16 cm, ungu,
benang sari melengkung keluar, tangkai sari
panjang 5-10 cm, kepala sari warna jingga, bakal
buah berbentuk elips, panjang 1,5 cm, putih
keunguan.

Kotak, bulat telur, tiap kotak terdapat 1 biji.


Keras, bentuk ginjal, panjang 5 cm hitam.
Serabut, silindris, putih.

Khasiat
Akar Crinum asiaticum berhasiat sebagai peluruh keringat dan obat luka,
daunnya sebagai obat bengkak.
Untuk peluruh keringat, dipakai 10 gram akar segar Crinum asiaticum,
dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan
sore.

Gambar 89. Crinum asiaticum L.

CROCUS SATIVUS L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Spermatophyta
Angiospermae

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Monocotyledonae

Sub divisi

Nama umum/dagang
Nama daerah

Liliales

Iridaceae

Crocus
Crocus sativus L
Kuma-kuma

Sumatera

Kuma-kuma (Melayu)

Jawa

Kuma-kuma (Jawa Tengah)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Semak, semusim, tinggi 40 cm.


Semu, merupakan kumpulan pelepah daun yang

menyatu, membentuk umbi, putih.

Tunggal, pipih memanjang, beralur, mengkilat, di


pangkal tanaman, panjang 20-40 cm, lebar4-5 mm,
permukaan licin, sedikit berdaging, hijau.

Tunggal, di pangkal tanaman, bertangkai panjang,

kelopak bentuk corong, hijau muda, mahkota terdiri

dari 6 daun mahkota, bulat telur, merah muda,


benang sari enam, tangkai putih, kepala sari kuning,

Buah
Biji
Akar

putik lebih panjang dari sari, kepala putik terbagi


tiga, merah muda.
Kotak, terbagi menjadi 3 ruangan, setiap ruangan
berisi 3 biji, hijau.
Keras, bentuk ginjal, hitarn.

Serabut, pulih.

Khasiat
Herba Crocus sativus berkhasiat sebagai peluruh haid, penambah dan
pembersih darah.
Untuk peluruh haid dipakai 15 gram herba segar Crocus sativus, dicuci,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia

Akar Crocus sativus mengandung alkaloida, saponin dan polifenol.

Gambar 90. Crocus sativus L.

CROTALARIA ANAGYROIOES H. B. K.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Papilionaceae
Crotalaria
Crotalaria anagyroides H. B. K.
Orok-orok
Orok-orok (Sunda) Orok-orok (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Perdu, tinggi 2-4 m.


Tegak, bulat, berkayu, percabangan simpodial,
coklat.
Majemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 4-7 cm, lebar 2-3 cm,
tangkai silindris, panjang 4-8 cm, hijau, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk karang, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 4-6 cm, hijau, kelopak bentuk
bintang, lima helai, benang sari jumlah delapan,
panjang 0,5-1 crn, putih, tangkai putik silindris,
panjang 1-1,5 cm, putih, mahkota bentuk kupukupu, kuning.
Poiong, panjang 3-5 cm, bertangkai pendek, masih
muda hijau setelah tua coklat.
Bentuk ginjal, pipih, coklat muda.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Daun Crotalaria anagyroides berkhasiat sebagai obat luka dan akarnya
berkhasiat sebagai obat cacing.
Untuk obat luka dipakai -t 15 gram daun Crotalaria anagyroides, direbus
dengan 3 gelas air selama 10 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan
digunakan untuk membasuh iuka.
Kandungan kimia
Daun, akar dan buah Crotalana anagyroides mengandung saponin dan
Ilavonoida, di samping itu daun dan buahnya juga mengandung polifenol.

Gambar 79. Crotalaria anagyroides H. B. K.

CROTALARIA STRIATA DC.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Mama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Crotalaria saltiana Auct. non Andre. ;


C. mucronata Besy.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Resales

Papilionaceae

Crotalaria
Crotalaria striata DC.
Orok-orok sapi

Pijitran (Jakarta) Kekecrekan (Sunda) Orok-orok


sapi (Jawa Tengah) Telpok (Madura)
Perdu, semusim, tinggi 0,6-2,5 m.

Tegak, bulat, percabangan simpodial, hijau.


Majemuk, menyirip genap, lonjong, tepi rata, ujung
meruncing, pangkal mernbulat, panjang 4-10 cm,
lebar 15-20 mm, bertangkai pendek, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk karang, di ujung batang, kelopak
berbagi lima, hijau, benang sari silindris, panjang
2-3 cm, kuning, putik silindris, kuning kehijauan,
'mahkota bentuk kupu-kupu, kuning.
Polong, panjang 4-4,5 cm, Pertangkai pendek, masih

muda hijau, setelah tua coklat muda.


Biji
Akar

Bentuk ginjal, kuning.


Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Daun Crotalaria stnata berkhasiat sebagai obat luka dan akamya berkhasiat
sebagai obat cacmg.

Untuk obat luka digunakan + 10 gram daun Crotalaria striata, dicuci dan
ditumbuk halus, ditempelkan pada bagjan yang luka dan dibalut dengan kain
bersih.

Kandungan kimia

Daun Crotalaria striata mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 80- Crotalaria striata DC.

CROTON TIGLIUM L.
Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Croton
Croton tiglium L
Cerakin
Cerakin (Jawa)
Semak, semusim, tinggi 30-60 cm. .
Tegak, bulat, berambut, hijau.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal rnembulat, panjang 3-4,5 cm, lebar
1-3,5 cm, tangkai silindris, panjang 2-2,5 cm,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ujung batang, kelopak
membulat, bertoreh, hijau, benang sari banyak, putih kekuningan, kepala putik bulat, kuning, mahkota bentuk corong, kuning.
Kotak, bulat, diameter 0,5 cm, hijau.
Bulat telur, kecil, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Akar Croton tiglium berkhasiat sebagai obat demam dan daunnya untuk
urus-urus.

Untuk urus-urus dipakai +. 10 gram daun Croton tiglium, dicuci dan diseduh dengan 1 gelas air matang panas, dinginkan dan disanng. Hasil sanngan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan buah Croton tiglium mengandung saponin, di samping itu daunnya juga mengandung alkaloida dan polifenol.

Gambar 81. Croton tiglium L.

CUCUMIS MELO L.

Kandungan kimia

Buah dan daun Cucumis melo mengandung saponln, kardenolin dan


polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cucurbitales

Cucurbitaceae
Cucumis
Cucumis melo L.
Melon
Melon (Jawa)
Herba, panjang 1,5-3 m.
Menjalar atau memanjat, bersegi, sedikit berambut
pada batang muda, hijau.
Tunggal, berseling, bentuk jantung, tepi rata, ujung
runcing, pangkal bertoreh, panjang 7-20 cm, lebar
6-18 cm, pertulangan melengkung, permukaan
kasar, tangkai silindris, hijau.
Tunggal, berumah satu, di kettak daun, bunga
bentuk terompet, bunga betina duduk di atas bakal
buan, garis tengah 3-5 cm, kuning.
Buni, bentuk bola, garis tengah 15-25 cm, permukaan halus atau beralur, putih atau kuning.
Elips, pipih, panjang 3-6 mm, putih.
Tunggang, putih.

Khasiat
Buah Cucumis melo berkhasiat untuk obat demam dan sebagai peluruh
air seni, kulit buahnya digunakan untuk peluruh air seni dan urus-urus,
sedang daunnya untuk obat mulas.
Untuk obat demam dipakai
+50 gram daging buah Cucumis melo,
diparut, diperas dan disahng. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 27. Cucumis melo L.

CUCUMIS SATIVUS L.

Botanl
Klasilikasi
Divisi

Sub divisi
Keelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball

Nusa Tenggara
Maluku
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun
Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Cucurbitales

Cucurbitaceae
Cucumis
Cucumis sativus L
Kelor
Timor (Aceh) Timun (Gayo) Antimun {Batak Dairi)
Cimun (Batak) Ansimun (Simalungun) Ancimun
(Angkola) Ancimun (Mandailing) Timon (Simalur)
Laisen (Nias) Mentimun (Melayu) Hantimun (Lampung)
Timun (Sunda) Timun (Jawa Tengah) Temon (Madura)
Katimun
Timu (Bima] Kadingir (Sumba) Daha of Koto (Flores)
Timun (Buru) Tim (Ternate) Tim (Tidore)

Herba 1 tahun, merambat.


Bentuk segitiga, berbulu halus, hijau.
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, pangkal bentuk
janlung, bertaju tiga sampai tujuh, nijau.
Tunggal, kelopak bentuk lonceng, benang sari 3,

kepala sari panjang 7 mm, kepala putik tiga,

kuning.
Buah
Biji

Akar

Bulat memanjang, panjang 10-30 cm, banyak


mengandung cairan, masih muda hijau berlilin putih
setelah tua kuning kotor.
Bulat, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah Cucumis sativus berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi,
penyegar badan dan bahan kosmetika. Bijinya sebagai obat cacing.
Untuk obat tekanan darah tinggi dipakai 300 gram buah segar Cucumis
sativus, dicuci lalu diparut, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum

sekaligus.
Kandungan kimia

Daun dan buah Cucumis sativus mengandung saponin, flavonoida dan


polifenol.

Gambar 91. Cucumis sativus L.

CUCURBITA MOSCHATA DURCH

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerari
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habtius
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Cucurbitales
Cucurbitaceae
Cucurbita

Cucurbita moschata Durch.


Waluh
Labu parang (Melayu)

Waluh (Sunda) Waluh (Jawa Tengah)


Semak, merarnbat, panjang 25 m.
Berkayu, lunak, segi lima, berambut, berbuku-buku,
panjang 25 cm, hijau muda.
Tunggal, bulal, bertangkai, tangkai berlubang, ujung
runcing, tepi berombak, pangkal membulat, berbulu,
panjang 7-35 cm, lebar 6-30 cm, beralur, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, di ketiak daun, bentuk corong, panjang +
15 cm, kuning, kelopak bentuk lonceng, pangkal

berlekatan, bertaju empat sampai enam, berambut,

hijau pucat, mahkota bentuk corong, bercangap


lima, berbulu, beralur, kuning, benang sari bentuk
tabung, panjang 5-12,5 mm, kuning, putik bersegi,
panjang 1,5-2 cm, kepala putik terbagi dua sampai

tiga, tebal, putih kekuningan, kuning.


Buah

Bulat, berdaging, diameter 25-35 cm, gundul, kuning

Biji

Keras, pipih, panjang 1,5 cm, lebar 5 mm, coktat

Akar

muda.
muda.

Tunggang, bulat, berbintil-bintil, putih kotor.

Khasiat

Gambar 92. Cucurbita moschata Durch.

Biji Cucurbita moschata berkhasiat sebagai obat cacing.


Untuk obat cacing dipakai 10 gram biji segar Cucurbita moschata,
disangrai lalu ditumbuk sampai halus, diseduh dengan 1/2 gelas air matang
panas kemudian disaring. Hasil saringan diminum sekaligus sebelum tidur.

Kandungan kimia
Buah Cucurbita.moschata mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

184

185

CUPHEA HYSSOPIFOLIA H. B. K.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama urnum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Lythraceae
Cuphea
Cuphea hyssopifolia H. B. K.
Taiwan beauty
Taiwan beauty (Jawa)
Semak, tinggi 30-40 cm.
Tegak, berkayu, bulat, kasar, coklat kotor.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata,
ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 0,5-1,5
cm, lebar 3-4 mm, bertangkai pendek, pertulangan
menyirip, hijau.
Tunggal, di ketiak daun pada cabang bagian atas,
kelopak bentuk tabung, bagian atas berbagi, hijau,
benang sari kecil, kuning, tangkai putik silindris,
panjang j- 0,4 cm, kepala putik bentuk bulat, diameter 2 mm, kuning, mahkota bentuk terompet,
permukaan halus, ungu.
Kotak, bulat, hijau.
Bulat, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Cuphea hyssopifolia berkhasiat sebagai obat rematik.
Untuk obat rematik di pakai 10 gram daun segar Cuphea hyssopifolia,
dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditambah 1 sendok teh kapur dan dicampur sampai rata. Hasil campuran ditempelkan pada bagian yang sakit
dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia

Daun Cuphea hyssopifolia mengandung flavonoida dan polifenol.

Gambar 82. Cuphea hyssopifolia H. B. K.

CURCUMA AERUGINOSA ROXB.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga

Jenjs

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball

Sulawesi

Spermatophyta
Angiosperrnae

Monocotyledonae
Zingiberales
Zingiberaceae
Curcuma
Curcuma aeruginosa Roxb.
Temu ireng
Temu itam (Melayu) Temu hitam (Minangkabau)
Koneng hideung (Sunda) Temu ireng (Jawa
Tengah) Temo ireng (Madura)

Temu ireng
Temu lotong (Bugis)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Semak, tinggi 1,5 m.


Batang semu, terdiri dari pelepah daun, tegak,

membentuk rimpang, hijau muda.


Tunggal, bulattelur, tepi rata, ujung runcing, pangkal

tumpul, panjang 40 cm, lebar + 20 cm, permukaan


licin, pertulangan menyirip, terdapal garis-garis
coklat membujur, hijau.
Majemuk, berambut, tangkai 20-35 cm, mahkota
panjang 2,5 cm, lebar 1,5 cm, kuning, keiopak

silindris, bercangap tiga, tipis, ungu, pangkal daun

Akar

pelindung putih, ujung daun pelindung ungu, ungu


kemerahan.
Serabut, coklat muda.

Khasiat
Rimpang Curcuma aeruginosa berkhasiat sebagai peluruh dahak, obat
cacing, dan penambah natsu makan.
Untuk peluruh dahak dipakai 25 gram rimpang segar Curcuma

aeruginosa, dicuci lalu dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air


selama 20 menit, didinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sehari
dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia

Gambar 93. Curcuma aeruginosa Roxb.

Rimpang Curcuma aeruginosa mengandung saponrn, flavonoida dan

polifenol, di samping minyak atsiri.

CURCUMA HEYNEANA VAL.

Botanl
Klasifikasi l h . "
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang

Spermatophyla
Angiospermae

Monocotyledonae

"~!

Zingiberales
Zingiberaceae
Curcuma
Curcuma heyneana Val.
Temu giring

''
,>,

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Temu giring
Sernak, semusim, tegak, tinggi 1 m.
Semu, terdiri dari pelepah daun, tegak, permukaan
licin, membentuk rimpang, hijau muda.

Tunggal, permukaan licin, tepi rata, ujung dan pang-

kal runcing, panjang 40-50 cm, lebar 15-18 cm,


pertulangan menyirip, pelepah 25-35 cm, hijau
muda.

Bunga
Akar

Majemuk, berambut halus, panjang 15-40 cm,


kelopak hijau muda, pangkal merunctng, ujung
membulat, mahkota kuning muda, hijau muda.
Akar serabut, kuning kotor.

Khaslat
Rimpang Curcuma heyneana berkhasiat sebagai obat cacing pada anakanak, di samping itu untuk bahan kosmetika.
Untuk obat cacing pada anak-anak dipakai 20 gram rimpang segar
Curcuma heyneana, dicuci lalu diparut, ditarnbah 1/2 gelas air matang dan

1/2 gram garam, diaduk kemudian disaring. Hasil saringan didiamkan selama
1 jam, diminum pada waktu pagi sebelum makan.

Kandungan kimia

Rimpang Curcuma heyneana mengandung saponin, dan flavonoida, di


samping minyak atsiri.

Gambar 95 Curcuma heyneana Val.

CURCUMA MANGGA VAL.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Curcuma

Curcuma mangga Val.


Temu mangga

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Temu mangga (Jawa)


Semak, tinggi 1-2 m.
Semu, tegak, lunak, batang di dalam tanah membentuk rimpang, hijau.
Tunggal, berpelepah, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, panjang 1 m, lebar 10-20
cm, pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, di ketiak daun, bentuk tabung, ujung


terbelah, benang sari menernpel pada mahkota,
putih, putik silindris, kepalaputik bulat, kuning,

Buah
Biji
Akar

mahkota lonjong, putih.


Kotak, bulat, hijau kekuningan.
Bulat, coklat.
Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Curcuma mangga berkhasiat untuk mengecilkan rahim dan
untuk penambah nafsu makan.
Untuk mengecilkan rahim dipakai 100 gram rimpang Curcuma mangga,
dicuci, diparut, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan ktmia
Rimpang dan daun Curcuma mangga mengandung saponin dan flavonoida,
di samping itu daunnya juga mengandung polifenol.

Gambar 83. Curcuma mangga Val.

CURCUMA OOMESTICA VAL.


Botani
Sinonim

Curcuma domestica Rumph.; C. Longasensu Val.


non L.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledonae
Zingibe rales

Zingiberaceae
Curcuma

Curcuma domestica Val.

Serabut, coklat muda.

Akar

Khasiat
Rimpang Curcuma domestica berkhasiat sebagai obat demam, obat

mencret, obat sesak natas, obat radang hidung, dan penurun panas.

Untuk obat demam dipakai 20 gram rimpang segar Curcuma domestica,


dicuci lalu diparut, ditambah 1/2 gelas air matang kemudian diperas. Hasil
perasan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia.

Rimpang Curcuma domestica mengandung saponin, flavonoida dan polifenol, di samping minyak atsiri.

Kunyit

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi

Maluku
Irian
Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Bunga

Kakunye (Enggano) Kunyet (Adoh) Kuning (Gayo)

Kunyet (Alas) Hunik (Batak) Odil (Simalur) Undre


(Nias) Kunyit (Lampung) Kunyit (Melayu)
Kunyir (Sunda) Kunir (Jawa Tengah) Temo koneng
(Madura)
Kunit (Banjar) Henda (Ngayu) Kunyit (Olon Manyan)

Cahang (Dayak Panyambung) Dio (Panihing)


Kalesiau (Kenya) Kunyit (Tidung)
Kunyit (Sasak) Huni (Bima) Kaungi (Sumba Timur)
Kunyi (Sumba Barat) Kewunyi (Sawu) Koneh
(Flores) Kuma (Solor) Kumeh (Alor) Kunik (Roti)
Hunik kunir (Timor)
Uinida (Talaud) Kuni (Sangir) Alawaha (Gorontalo)
Kolalagu (Buol) Pagidon (Toli-toli) Kuni (Toraja)
Kunyi (Ujungpandang) Kunyi (Selayar) Unyi (Bugis)
Kuni (Mandar)
Kurlai (Leti) Lulu malai (Babar) Ulin (Tanimbar) Tun
(Kayi) Unin (Ceram) Kunin {Seram Timur) Unin
(Ambon) Gurai (Halmanera) Garaci (Ternate)
Rame (Kapaur) Kandeifa (Nufor) Nikwai (Windesi)
Mingguai (Wandamen) Yaw (Arso)
Semak, tinggi 70 cm.

Semu, tegak, bulat, membentuk rimpang, hijau


kekuningan.
Tunggal, lanset memanjang, helai daun tiga sampai
delapan, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
panjang 20-40 cm, febar 8-12,5 cm, pertulangan
menyirip, hijau pucat.
Majemuk, berambut, bersisik, tangkai panjang 1640 cm, mahkota panjang 3 cm, lebar 1,5 cm,
kuning, kelopak silindris, bercangap tiga, tipis, ungu,
pangkal daun pelindung pulih, ungu.

Gambar 94. Curcuma domestica Val

CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa

Suku .

Marga

Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledonae
Zingibe rales

Zingiberaceae

Curcuma

Curcuma xanthorrhiza Roxb.


Temu lawak

Temu lawak (Meiayu)

Koneng gede (Sunda) Temu lawak (Jawa Tengah)

Temu latah (Madura)


Semak, tinggi 1,5 m.
Semu, lunak, membentuk rimpang, kuning muda.
Tunggal, bulat telur, ujung meruncing, tepi rata,
pangkal runcing, permukaan licin, panjang 40-60
cm, lebar 15-20 cm, tangkaipanjang 15-25 cm,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, panjang 9-23 cm, lebar 46 cm, daun pelindung banyak, bentuk corong, panjang 3-8 cm, lebar 1,5-3,5 cm, kelopak berambut,
panjang 8-13 mm, putih, mahkota bentuk tabung,
putih atau putih kekuningan, benang sari kuning
muda, kepala sari putih, panjang putik 3-7 rnm,
berbulu, kuning kepulih-putihan.
Kotak, berbulu, panjang 2 cm, putih kekuningan.

Semu, lunak, membentuk rimpang, kuning muda.

Khaslat
Rimpang Curcuma xanthorrhiza berkhasiat untuk pelancar air susu ibu,

penyegar badan, pelega perut, dan obat kejang.

Untuk pelancar air susu ibu dipakai 20 gram rimpang segar Curcuma
xanthorrhiza, dicuci lalu diparut, diremas-remas, diperas dan disaring. Hasil

saringan ditambah 2 sendok makan madu, diaduk lalu diminum sehari dua
kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia

Rimpang Curcuma xanthorrhiza mengandung saponin dan flavonoida, di


samping minyak atsiri.

Gambar 96. Curcuma xanthorrhiza Roxb.

CURCUMA ZEDOARIA (BERG.) ROSCOE


Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiosperrnae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Curcuma
Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe
Temu putih

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Temu putih (Jawa)


Semak, tinggi 2 m.
Semu, silindris, lunak, batang di da/am tanah membentuk rimpang, hijau pucat.
Tunggal, lonjong, ujung meruncing, pangkal tumpul,
panj'ang 0,6-1 m( lebar 10-20 cm, pertulangan menyirip, tipis, berbulu halus, hijau bergaris ungu.

Bunga

Majemuk, bentuk tabung, di ketiak daun, panjang

Buah
Biji
Akar

7-15 cm, benang sari melekat pada mahkota,


panjang 0,5 cm, tangkai putik panjang 2 cm,
putih, mahkota lonjong, panjang 2 cm, putih.
Kotak, bulat, diameter 2-4 mm, hijau.
Bulat, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Rirnpang Curcuma zedoaria berkhasiat untuk pelega perut.
Untuk pelega perut dipakai 100 gram rimpang Curcuma zedoaria dicuci,
diparut, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Rimpang dan daun Curcuma zedoaria mengandung saponin, flavonoida


dan polifenol.

Gambar 84. Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe

CYCAS REVOLUTA THUNB.

Daun dan bunga Cycas revoluta mengandung saponin, flavonoida dan


tanin.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Suku

Arbor calappoides sinensis

Marga

Spermatophyta
Cycadospermae
Cycadales
Cycadaceae
Cycas

Jenis

Cycas revoluta Thunb.

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Kandungan kimia

Penawar jambe

Penawar jambe (Jawa)

Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Semak, tinggi 1-2 m.


Tegak, bulat dengan bekas pangkal daun yang
tetap tinggal, kadang bercabang, kasar, coklat
kehitaman.
Majemuk, menyirip genap, panjang 0,5-1 m, helai
daun berbentuk seperti jarum, permukaan
mengkilat, ujung runcing, tepi rata, panjang 10-15
cm, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, berumah satu, bunga
jantan bertangkai pendek, bentuk kerucut, panjang
10-20 cm, kuning, bunga betina dikelilingi bunga
jantan, kuning kecoklatan.
Kotak, bulat telur, diameter + 1 cm, hijau.
Bulat telur, panjang 1 -2 cm, coklat oranye.
Serabut, hitam.

Khasiat
Daun Cycas revoluta berkhasiat untuk obat sakit perut, batuk dan
mencret.
Untuk obat mencret dipakai + 15 gram daun segar Cycas revoluta,
dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi
dan sore.

Gambar 28. Cycas revoluta Thunb.

CYCAS RUMPHII MIQ.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Spermatophyla
Cycadospermae

Cycadinae
Cycadales
Cicadaceae
Cycas

Cycas fumphii Mrq.


Pakis haji

Pakis haji (Minangkabau) Paku hayok (LampunQ)


Paku haji (Sunda) Pakis haji (Jawa Tengah) Pako
haji (Madura)
Paku lemputu
Paku haji
Baloko (Minahasa) Patuku (Gorontalo) Potugu
(Bugis)

Uta nimel (Ambon) Siku-siku (Ternate) Sarima

gunyutu (Tidore)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Pohon, linggi 6 m.
Bulat, permukaan kasar, coklat kehijauan.
Majemuk, menyirip, lanset, mengkilat. panjang 11,5 m, lebar 20-30 cm, tangkai berduri tajam, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, panjang 30-70 cm, tangkai
pendek, kuning kecoklatan.
Blips, Ujung raia, coklat.

Bulat, diameter 3-5 cm, coklat.

Serabut, kuning.

Khaslat

Getab Cycas rumphii berkhasiat sebagai obat disentri, rambut batangnya


untuk mengobati luka baru dan daunnya untuk pembersih darah sehabis
melahirkan.
Untuk obat disentri dipakai iebih kurang lima belas tetes getah batang
Cycas rumphii, ditambah 1 sendok makan madu dan 1/4 gelas air matang,
diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun Cycas rumphii mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 97. Cycas rumphii Miq.

CYCLOPORUS NUMMULARIFOLIUS C. CHR.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Acroslichum num Swartz. ; Polypodiurn Mett.

Pteridophyta
Filicinae

Eufilicales
Polypodiaceae
Cycloporus
Cycloporus nummularifolius C. Chr.

Nama umum/dagang
Nama daerah

Picisan

Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Picisan (Melayu)
Paku duduwitan (Sunda) Picisan (Jawa)

Semak, memanjat, panjang 4-6 m.


Memanjat, bulat, masif, hitam.
Tunggal, lonjong, tepi rata, ujung dan pangkal

Spora
Akar

membulat, panjang 2-5 cm, lebar 0,5-2 cm, berbulu,


hijau.
Di bawah permukaan daun, coklat.
Serabut, coklat.

Khasiat
Daun Cycloporus nummularifolius berkhasiat sebagai obat pendarahan
dan untuk menguatkan gigi dan gusi.
Untuk obat pendarahan dipakai 10 gram daun Cycloporus nummularifolius, dicuci, ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, dinginkan. Hasil seduhan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Cycloporus nummularifolius mengandung saponin dan poiifenol.

Gambar 85. Cycloporus nummularifolius C. Chr.

CYLEA BARBATA MIERS

BotanI
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divrsi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Cylea peltata Miq.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Ranales
Menispermae

Cyclea
Cyclea barbata Miers

Camcao

Cincao (Melayu)
Camcao (Jawa Tengah)

Perdu, merambat, tinggi 6 m.


Berkayu, bulat, terdapat tonjolan bekas daun, hijau.
Tunggal, bulat, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi
rata, berbulu, pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, bentuk malai, kelopak bentuk corong,


bertaju lima, hijau, mahkota kecil, berbibir empat,
putih.

Buah
Biji
Akar

Kecil, diameter 1 mm, hijau keputih-putihan.


Pipih, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Cyclea barbata berknasiat sebagai obat radang lambung, obat

tipus, obat tekanan darah tinggi dan obat penurun panas.

Untuk obat radang lambung dipakai 50 gram daun segar Cyclea bar-

bata, dicuci lalu ditumbuk sampai lumat dan dilambah 4 gelas air matang,
diremas-remas, diperas dan disaring. Diamkan sampai mengental, ditarnbah
5 gram gula merah lalu diaduk sampai rata, diminum sehari tiga kali sama
banyak pagi, siang dan sore.

Kandungan kimia.
Daun dan akar Cyclea barbata mengandung saponin dan flavonoida. Di
samping itu daunnya juga mengandung polifenol dan akarnya juga mengandung alkaloida.

Gambar 98. Cyclea barbata Miers

CYNOMETRA CAULIFLORA L.
Botant
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali

Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia
Daun dan buah Cinometra cauliflora mengandung saponin, flavonoida
dan tanin.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Resales
Caesalpiniaceae
Cynometra
Cynometra cauliflora L.
Namnam
Anjing-anjing (Melayu)

Kapi anjing (Sunda) Namnam (Jawa) Namnam


(Madura)
Kuwanjo (Ball)
Puci anggi (Bima)
Puti anjeng (Makassar) Arepa (Bugis)
Aloma (Seram) Lamuta (Ambon) Kfamute (Buru)
Namet (Halmahera Selatan) Namo-namo (Ternate)
Pohon, tinggi 5-9 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, coklat.
Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 5-9 cm, lebar
3-5 cm, permukaan halus, pertulangan melengkung,

hij'au.
Majemuk, di batang dan di cabang, benang sari
halus, putih, tangkai putik silindris, putih, mahkota
bentuk corong, panjang 1 cm, putih kekuningan.
Buni, lonjong, permukaan kasar, coklat.
Bulat, pipih, kuning.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khaslat

Daun Cynometra cauliflora berkhasiat sebagai obat mencret dan buahnya


untuk penyegar badan.
Untuk obat mencret dipakai -t 10 gram daun Cynometra cauliflora yang

masih muda, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak.

Gambar 86. Cynometra cauliflora L.

CYPERUS ROTUNDUS L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Nusa Tenggara
Sulawesi

Spermalo phyla

Angiospermae
Monocotyledonae
Cyperales
Cyperaceae
Cyperus
Cyperus rotundus L.
Teki

Teki (Jawa Tengah) Mota (Madura)


Karecha wae (Sumba)
Rukut teki (Minahasa) Bulili manggasa buai (Buol)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Rumput-rumputan, tinggi 40 cm.

Lunak, segi tiga, membentuk ubi, hijau pucat.


Tunggal, lanset, pelepah daun memeluk pangkal
batang, ujung meruncing, tepi rata, panjang + 50

Bunga

cm, lebar 5 mm, hijau.


Majemuk, di ujung batang, bentuk bulir, panjang 1-

Buah

merah, putik panjang 1,5 cm, coklat.


Bulat telur, panjang 1,5 cm, coklat.

Akar

3 cm, lebar 2 mm, benang sari tiga, kepala sari


Serabut, putih kotor.

Khasiat
Umbi Cyperus rotundus berkhasiat sebagai obat kejang peait, peluruh air

seni dan bahan kosmetika.

Untuk obat kejang perut dipakai 25 gram umbi segar Cyperus rotundus,

dicuci lalu ditumbuk, ditambah 1/2 gelas air matang kemudian diperas dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Akar Cyperus rotundus mengandung saonin, flavonoida, disamping minyak


atsiri.

Gambar 99. Cyperus rotundus L.

CYPHOMANDRA BOTACEA SENDTN.

Botani
Sinonim
Klasrfikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Cyphomandra crassfolia Machbride

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales
Solanaceae

Cyphomandra
Cyphomandra betacea Sendtn.
Terong mandras
Terong belanda (Melayu)

Terong menen (Sunda) Terong mandras (Jawa Tengah)


Perdu, tinggi 3 m.

Berkayu, bercabang, putih kotor.


Tunggal, berseling. bulat telur, ujung meruncing,
pangkal berlekuk, tepi rata, panjang 20-30 cm, lebar
10-19 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, kelopak lima, kuning
keunguan, mahkota bentuk bintang, benang sari

lima, putik satu, tangkai putik putih, kepala putik


Buah

kuning rnuda, putih keunguan.


Buni, bulat telur, ujung runcing, masih muda hijau

Biji
Akar

Tunggang, coklat.

setelah tua merah kecoklatan.


Bulat, masih muda puih setelah tua kuning.

Khasiat
Buah Cyphomandra botacea berkhasiat sebagai obat tekanan darah
tinggi dan penyegar badan.
Untuk obat tekanan darah tinggi dipakai 3 buah Cyphomandra botacea
yang sudah masak, dikupas untuk sekali makan.
Kandungan kimla

Buah Cyphomandra botacea mengandung afkaloida, flavonoida dan

tanin.

Gambar 100. Cyphomandra botacea Sendtn,

DAEDALACANTHUS ROSEUS T. ANDERS.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Unluk peluruh air seni: daun tanaman daun persik segar sebanyak 60 gram, dicuci,
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit. disaring, selelah dingin
diminum sekaligus. sebaiknya diminum pada pagi hari
2. Obat bengkak: daun persik sebanyak 10 gram, dicuci ditumbuk sampai halus kemudian
dilempelkan pada bagian yang sakit, dan dibiarkan sampai mengering,

Botani
Klasifikasi;
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae

Bangsa

Solanales

Suku

Acanthaceae

Marga
Jenis

Daedalacanthus roseus T Anders.

Kandungan kimia
Daun dan akar daun persik mengandung saponin, di samping itu daunnya juga
mengandung polifenol.

Daedalacanthus

Nama umum

Nama daerah
Jawa

Deskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Daun persik.
Daun persik (Jawa)

Semak menahun, tegak, tinggi 1-2 m,


Bulat, beruas-ruas, sedikit berkayu, kasar, hijau kecoklatan.

Tunggal, duduk bersilang berhadapan, tangkal daun silindris,


pangkal membulat, panjang 1-4 cm, berwarna merah keunguan,
bentuk daun lonjong sampai lanset, ujung dan pangkal runcing,

tepi rata, panjang 10-20 cm, lebar 5-8 cm, pertulangan


menyirip,
permukaan atas benvarna hijau keunguan,
permukaan bawah berwarna merah keunguan.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, benluk malai, terletak di ketiak daun atau di ujung


batang, seludang bunga bentuk segi tiga, warna hijau, berbulu
kasar, perhiasan bunga lengkap, dasar mahkota bentuk tabung,
panjang 2,5-4 cm, ujung bercangap 5, asimetris, warna biru
violet atau ungu.
Tunggal, bersayap, kasar, diameter 5-8 mm, berwarna hijau,
Bentuk bulat pipih, kecil, berwarna coklat.
Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Umumnya ditanam sebagai tanaman bias atau tanaman pagar. Tumbuh

dari

dataran

rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 2.300 m di atas permukaan
laut. Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan
sampai tanah berat berliat. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat

bulan September-November,
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Peluruh air seni, obat bengkak dan obat batu ginjal.

Gambar 2 3 . Daedalacanthus roseus T. Anders.

DALBERGIA LATIFOLIA ROXB.

Botani
Klasifikasi :
Divisi

Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Fabaceae
Dalbergia
Dalbergia latifolia Roxb.

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Rosales

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk pembersih darah: kulit batang sono keling segar sebanyak 60 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
dimimum sekaligus. dilakukan sehari 2 kali pagi dan sore,
2. Obat rnual: kulit batang sono keling segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan
200 ml air sampai mendidih hingga air rebusannya tinggal setengah, disaring, setelah
dingin diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan kulit batang sono keling mengandung saponin, di samping itu kulit batangnya
juga mengandung tanin.

Sono keling.
Sono keling, Sono sungu (Jawa)

Deskripsi:

Habitus

Pohon, tegak, 5-10 m,

Batang

Bulat, percabangan simpodial, diameter 20-40 cm, permukaan


kasar, hitam.
Majemuk, menyirip ganjil, anak daun bentuk oval, lonjong,
asimetris, panjang 5-10 cm, lebar 3-6 cm, ujung tumpul,
pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, permukaan

Daun

licin, halus, warna hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, terletak di batang atau di ketiak daun,


bunga sempurna, dasar kelopak berlekatan, membentuk tabung,
panjang 3-5 mm, mahkota lepas, halus, panjang 4-6 mm, putih
atau merah muda.
Polong, pipih, panjang 3-5 cm, coklat.
Bentuk ginjal, pipih, berwarna coklat.
Tunggang, berwarna putih kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan jati atau hutan campuran, dan kadang dibudidayakan
di pinggir kebun atau sebagai turus jalan. Tumbuh baik di tanah berpasir yang porous,
dari dataran rendah sarnpai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 1.000 m di atas
permukaan laut- Berbunga pada bulan Juni-September- Wafctu panen yang tepat bulan
April-Mei.
Bagian yang digunakan

Kulit batang dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.


Kegunaan

Pembersih darah,obat mual, obat pendarahan.

Gambar 22.Dalbergia latifolia Roxb.

DATURA METEL L.

Botanl
Sinonim
Klasrtikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku

Marga

Jenis

Nama umum/dagang

Datura fastuosa L.
f

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales
Solanaceae

Datura
Datura metel L
Kecubung wulung

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Bunga

Kecubung wulung (Jawa)

Perdu, tahunan, tinggi 1,7 m.


Bulat, berkayu, keras, percabangan menggarpu,

ungu kehijauan.
Tunggal, tipis.bulat telur, ujung dan pangkal
meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, bentuk terompet, panjang 18 cm.keiopak

hijau keunguan, bertaju empat, mahkota ungu, be-

nang sari lima, panjang 11 cm, tangkai putik putih,


kepala putik kuning, ungu.

Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, berduri pendek, kaku,diameter 3,9 cm,


terdiri dari empat kotak, tiap kotak berisi 250 biji,
masih muda hijau setelah tua coklat.
Segi tiga, keras, pipih, panjang 4 mm, lebar 3 mm,
coklat.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Bunga dan daun Datura metel berkhasiat sebagai obat anti kejang dan
obat sesak nafas, di samping itu daunnya bermanfaat pula sebagai obat

rematik, batang berkhasiat sebagai obat sakit pinggang.


Untuk obat sakit kejang dipakai 15 gram bunga segar. Datura metel,
dikeringkan kemudian dibuat serbuk, diseduh dengan Igelas air matang
panas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Biji dan buah Datura metel mengandung alkaloida, saponin, tlavonoida
dan politenol.

Gambar 101. Datura metel L,

DATURA STRAMONIUM L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Datura stramonium var. chalybaea Koch.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Solanaceae
Datura

Datura stramonium L
Kecubung pendek
Kecubung leutik (Sunda) Kecubung pendek (Jawa)

Semak, tinggi 75 cm.


Berkayu, bulat, percabangan menggarpu, fiijau

keputih-pulihan.

Daun

Tunggal, ttpis, bulat telur, ujung meruncing, tepi


beringgit, pertulangan menyirip, panjang 8-25 cm,
lebar 7-15 cm, tangkai panjang 4-6 crn, hijau,

Bunga

Tunggal, tumbuh di ketiak daun, kelopak masifi


muda hijau setelafi tua coklat, mahkota bentuk
terompet, putih, benang sari lima, tangkai sari 5
cm, kuning keputihan, kepala sari 5 mm, putih

kecoklatan.

Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, berduri kaku, beruang empat,tiap ruang


berisi 125 biji, hijau.
Segi tiga, keras, diameter 4 mm, hitam.
Tunggal, putih kekuningan.

Khaslat
Bunga dan daun Datura stramonium berkhasiat sebagai obat sesak
nafas.
Untuk obat sesak nafas dipakai 10 gram bunga atau daun segar Datura
stramonium, dikeringkan dan dibuat semacam rokok. Dihisap dalam-dalam
sehari dua kali hisapan.
Kandungan kimia
Daun dan biji Datura stramonium mengandung alkaloida.saponin dan
flavonoida, di samping itu daun juga mengandung polifenol dan bijinya juga

mengandung cardenolida & butadienoltda.

Gambar 102. Datura stramonium L.

DATURA TATULA L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah
Jawa
Deskripsr
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Solanaceae

Datura
Datura tatuta L.

Kecubung

Kecubung (Jawa)
Semak, tinggi 75-100 cm.

Bulat, lunak, percabangan menggarpu, ungu.


Tunggal, bulat telur, ujung runcing, tepi bergerigi,
pangkal tumpul, panjang 7-25 cm, lebar 3-15 cm,
tangkai ungu, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, tumbun di ketiak daun, panjang 9,8 cm,

kelopak panjang 4,4 cm.bertaju lima, hijau ke-

unguan, rnahkota bentuk terompet, bergaris membujur, berta/u lima, tangkai benang sari 12 cm,

kuning keputih-putihan, kepala sari 1,5cm, putih


kecoklalan, putik panjang 12,5 cm, kepalp putik
Buah
Biji

Akar

coklat muda, ungu.


Kotak, bulat, berduri, terdiri dari 4 kotak, masingmasing kotak berisi 125 biji, masih muda hijau

seteiah tua hitam.


Segitiga, pipih, keras, diameter 4 mm hitam.
Tunggang, putih.

Khaslat
Bunga Datura tatula berkhasiat sebagai obat sesak nafas.

Untuk obat sesak natas dipakai 10 gram bunga Datura tatula, dikeringkan
dan dibuat semacam rokok. Dihisap dalam-dalam sehari dua kali hisapan.
Kandungan kimia
Daun dan biji Datura tatula mengandung alkaloida dan flavonoida, di
samping itu daun juga mengandung polifenol dan bijinya juga mengandung
saponin.

Gambar 103. Datura tatula L.

DAUCUS CAROTA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi

el as

Bangsa

Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Umbelliflorae
Apiaceae
Daucus
Daucus carota L.

Wortel

Boktel (Sunda) Wortel (Jawa)


Sernak, semusim, tinggi 1-1,5 m.

Batang

Tegak, bulat, berbulu, hijau.

Daun

Majemuk, menyirip, bersilang, lonjong, tepi bertoreh,


ujung runcing, pangkal berlekuk, panjang 15-20
cm, lebar 10-13 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk cawan. di ujung batang, tangkai
silindris, hijau, kelopak lonjong, lima helai, hijau,
benang sari silindris, panjang 3 mm, putih, kepala
sari bulat, kuning, tangkai putik silindris, kepala
putik bulat, kuning, mahkota bentuk bintang, halus,
putih.
Buni, lonjong, diameter + 3 mm, coklat.
Lonjong, putih.
Tunggang, membentuk umbi, oranye.

Bunga

Buah

BIJJ

Akar

Khasiat
Umbi Daucus carota berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi dan
untuk menjaga kesehatan mata.
Untuk obat tekanan darah tinggi dipakai * 200 gram umbi Daucus carota,
dicuci, diparut dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, buah dan umbi Daucus carota mengandung saponin, di samping
itu daunnya mengandung tanin dan umbinya mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 87. Daucus carola L.

DERRIS ELLIPTICA (ROXB.) 8ENTH.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Desknpsi
Habitus
Balang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Resales
Papilionaceae
Derris

Denis el/iptica (Roxb.) Benth.


Jenu
Akar jenu (Melayu)
Tuwa (Sunda) Jenu (Jawa) Thoba (Madura)
Perdu, memanjat, panjang 10 m.

Berkayu, percabangan monopodial, masih muda


hijau setelah lua coklat kekuningan.
Majemuk.helaian bulat telur, ujung runcing tepi rata,
pangkal tumpul, pertulangan menyirip, panjang
15-25 cm, lebar 5-8 cm, masih muda coklat setelah

tua hijau.
Majernuk, bentuktandan, berambut, panjang 12-25
cm, tangkai ungu, rnahkota berbentuk kupu-kupu,
diameter 2 cm, merah muda.
Polong, bulat telur. bersayap, panjang 3,5-7 cm,

diameter 2 cm, coklat muda.


Bulat, diameter 1 cm, satu sa'mpai dua, coklat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Akar Derris elliptica berkhasiat sebagai racun serangga.
Untuk racun serangga dipakai 100 gram akar segar Derris elliptica,
dicuci dan dipotong-potong kecil. Akar tersebut direndam dengan 5 liter air
dalam ember. Hasil rendaman disemprotkan pada serangga. Harus hati-hati
jangan sampai mengenai makanan.
Kandungan kimia

Akar Derris elliptica mengandung alkaloida, saponin, tlavonoida, tanin


dan polifenol.

Gambar 104. Derris elliptica (Roxb.) Benth.

DESMODIUM TRIQUETRUM D C.

Bolani
Sinonim

Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habilus

Batang
Daun

Bunga

Pteroloma triquetrum Benin.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Resales
Leguminosae
Desmodium

Desmodium triquetrum D C.
Daun duduk

Daun duduk (Melayu)


Genteng cangkeng (Sunda) Daun duduk (Jawa)
Perdu, tinggi 3 m.
Berkayu, bulat, beruas, permukaan kasar, perca-

bangan simpodial.diarneter 2 cm, coklat.

Tunggal, berseling, berdaun penumpu, lanset, ujung


meruncing, tepi rata, pangkal rata, panjang 10-20
cm, lebar 1,5-2 cm, pertulangan menyirip, masih
muda coklat setelah tua hijau.
Majemuk. malai.tumbuh di ujung batang, kelopak
hijau, pangkal berlekalan, ujung pecan menjadi tiga,
berbulu, mahkota putih keunguan berbentuk kupukupu, berbulu halus, benang sari tiga, pangkal berlekatan, kepala sari kuning, tangkai sari putih, putik

putih, putih keunguan.

Buah

Polong, masing-masing 4-8 biji, masih muda hijau

Biji
Akar

setelah tua cokiat.


Kecil, bentuk ginjal, coklat muda.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Desmodium triquetrum berkhasiat sebagai obat wasir, obat rematik
dan peluruh air seni.
Untuk obat wasir dipakai 20 gram daun segar Desmodium triquetrum.dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun, buah dan akar Desmodium triquetrum mengandung saponin dan


flavonoida.di samping itu daunnya mengandung polifenol serta akarnya juga
mengandung tanin.

Gambar 105. Desmodium triquetrum D C.

DIALlUM INDUM L

Kandungankimia

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Daun dan buah Dialium indum mengandung saponin, flavonoida dan

Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Fabaceae
Resales
Dialium

Jenis

Dialium indum L

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa

Untuk obat mencret dipakai + 15 gram daging buah Dialium indum yang

sudah cukup masak lalu dimakan selagi masih segar.

polifenol.

Asam kranji
Asam keranji (Me(ayu)

Ki ranji (Sunda) Asem kranji (Jawa) Karanjhi


(Madura)

Deskripsi
Habitus
Batang

Pohon, tinggi 10-25 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, berduri, putih

kotor.
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, duduk berseling, menyirip genap, terdiri


dari 4 helai daun, lonjong, ujung dan pangkal
tumpul, panjang 2-4 cm, lebar 1 - 2 cm, tepi rata,
pertulangan menyirip, tipis, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ujung cabang atau di
ketiak daun, tangkai silindris, benang sari dan putik
halus, kuning, mahkota putih kekuningan.
Polong, panj'ang 7-15 cm, masih muda hijau
setelah tua merah kehijauan.
Butat pipih, memiliki selaput biji berwarna putih,
permukaan licin, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daging buah Dialium indum berkhasiat sebagai obat sariawan, gusi
berdarah dan sakit mencret, sedang rebusan daunnya untuk mencud besi
yang berkarat.

Gambar 29. Dialium indum L

DIANELLA MONTANA BL.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umunVdagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa
Ball
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buafi.
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliflorae
Liliaceae
Dianella
Dianella montana BL.
Tegari
Sesiak (Minangkabau) Tegari (Bangka)
Jamaka (Sunda) Tegarj (Jawa) Taghari (Madura)
Dewangga (Ball)
Tenggari (Ambon)
Semak, tinggi 75 cm.
Tegak, bulat, rnasif, kasar, hijau.
Tunggal, berseling, bentuk pita, tepi rata, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 40-50 cm, lebar
1,5-2 cm, berpelepah, panjang 2 cm, putih, pertulangan sejajar, halus, hijau pucat.
Majemuk, di ujung batang, kelopak ionjong, benang
sari silindris, jumlah enam, panjang 2-3 mm, putih,
kepala sari pipih, putih, putik silindris, panjang 4-5
mm, kuning, mahkota bentuk terompet, permukaan
halus, putih.
Kotak, bulat telur, diameter + 5 mm, hijau keunguan.
Bulat telur. hitam.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Daun Dianella montana berkhasiat sebagai obat radang saluran kencing
dan akarnya untuk meracun tikus.
Untuk obat radang saluran kencing dipakai + 10 gram daun Dianella montana, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Akar dan daun Dianella montana mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 88. Dianella montana Bl.

DIANTHUS SUPERBUS L,

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Mama umum

Nama daerah
Jawa

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Caryophyllales
Caryophyllaceae

Dianthus
Dianthus superbus L,

Khasiat dan pemanfaatan


I . Obat diare: daun anyelir segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air
sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin d i m i n u m sekaligus.
, Lakukan pengobatan' sebanyak 3 kali sehari.
2. Obat pusing; bunga anyelir segar sebanyak 10 gram, dicuci dan dipotong kecil-kecil
kemudian direndam dalam 200 ml air mendidih seiama 10 menit, disaring, setelah
dingin diminum
Kandungan kimia;
Daun dan bunga anyelir mengandung alkaloida dan saponin, di samping itu bunganya
juga mengandung flavonoida dan minyak atsiri.

Anyelir
Anyelir (Jawa)
Terna, menahun, tinggi 30-100 cm,
Bulat, beruas-ruas, licin, permukaan berlilin, hijau kebiruan.
Tunggal, tersebar, duduk berkarang, tanpa tangkai daun,
pangkal memeluk batang, bentuk lanset, ujung runcing, tepi
rata, panjang 5-10 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan sejajar,
permukaan licin, tebal, hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang atau di ketiak


daun, bunga sempuma, berkelamin ganda, dasar kelopak
berlekatan membentuk tabung, ujung bergerigi, panjang 2-3 cm,
benang sari dan putik tidak tampak, mahkota berlepasan, bentuk
asimetris, panjang 3-5 cm, halus, warna merah muda, berbau
harum.
Bentuk elips, kecil, coklat.
Bentuk elips, kecil, lunak, putih,
Serabut,berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun-kebun
atau pekarangan. Tumbuh baik di daerah pegunungan pada ketinggian 1.000 m sampai
1.800 m di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur dan dapat
dipanen sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan

Daun dan bunga dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.


Kegunaan

Obat diare, penenang dan anti-radang.

Gambar 23. Dianthus superbus L.

DICHROCEPHALA AURICULATA (THUNB.) DRUCE


Botani

Klasifikasi:
Divisi

Sub dlvisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermalophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat datang bulan tidak teratur: seluruh bagian tanaman wedahan dalam keadaan segar
sebanyak 30 gram, dicuci. direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit,
disaring, setelah dingin diminum sekaligus. Tidak dianjurkan digunakan oleh wanita
yang sedang hamil.
2. Obat nyeri sendi: seluruh bagian tanaman wedahan segar 30 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, atau air rebusan tinggal
setengahnya, saring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Ranales

Asteraceae
Dichrocephala
Dichrocephala auriculata (Thunb.) Druce

Kandungan kimia :
Seluruh bagian tanaman wedahan mengandung alkaloida, saponin dan polifenol, di
samping itu juga mengandung minyak atsiri.

Wedahan

Jukut meurit (Sunda); Seprah, Wedahan (Jawa)


Terna, semusim, tegak atau setiikit menjalar, tinggi 20-60 cm.
Bulat, permukaan kasar, berbulu, hijau.
Majemuk, menyirip ganjil, anak daun bentuk oval, asimetris,
panjang 4-8 cm, lebar 2-5 cm, ujung merabulat, pangkal
runcing, tepi beringgit, pertulangan daun menyirip tegas,
permukaan berbulu, warna hijau.
Majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang, bunga tidak

sempurna, berkelamin ganda, kelopak hijau, bentuk bintang,


berlekuk 5, benangsari dan putik rapat membentuk bongkol,
diameter 3-5 mm, warna putih kekuningan.
Buah
Biji

Akar

Bentuk elips, kecil, berwarna kuning.


Bentuk elips, lunak, kecil, putih.
Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, tepi parit, tebing-tebing berbatu dan
padang rumput yang basah. Tumbuh dari ketinggian 500 rn sampai 2.000 m terutama di
ketinggian 900 m di alas permukaan laut. Pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang
tahun.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
Datang bulan tidak teratur, anti-radang, anti-bengkak.
Gambar 25. Dichrocephala auriculata (Thunb.) Druce

DICLIPTERA CHINENSIS NESS.

Botanj

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Achantaceae
Dicliptera
Dicliptera chinensis Ness.
Pinten

Pinten (Jawa)
Semak, tahunan, tinggi 50-75 cm.
Tegak, bersegi, halus, hijau.
Tunggal, berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal meruncing, panjang 3,5-4,5 cm, lebar

1,5-2 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip,


Bunga

hijau.
Majemuk, bentuk butir, di ujung batang dan di ketiak daun, kelopak lonjong, benangsari menempel
pada mahkota, kepala sari pipih, coklat kekuningan,

putik silindris, kepala putik bulat, putih, mahkota


bentuk terompet, putih.
Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat, coklat.


Bulat, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Daun Dicliptera chinensis berkhasiat sebagai obat kencing nanah.


Untuk obat kencing nanah dipakai + 100 gram daun Dicliptera chinensis,
dicuci, ditumbuk halus ditambah 1 gelas air matang dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
.,,..,.
-~
Kandungan kimia
Daun, batang dan akar Dicliptera chinensis mengandung saponin, di
samping itu daunnya juga mengandung polifenol.

Gambar 89. Dicliptera chinensis Ness.

DICRANOPTERIS DICHOTOMA (THUNB.) BERNH.

Botani
Klasifikasi:
Divisi
Kelas
Anak kelas
Suku
Marga
Jenis
Nania umum
Nama daerah
Jawa
Diskripsi ;
Habitus
Batang
Daun
Spora
Akar

Kandungan kirnia :
Akar dan balang paku andam mengandung saponin, kardenolin dan tanin.

Pterydophyta
Filicinae
Filices
Gleicheniaceae
Dicranopteris
Dicranopteris dichotoma (Thunb.) Bernh.
Paku andam
Paku andam, Paku resan (Sunda); Branjangan (Jawa)
Semak, menahun, tinggl 40-100 cm.
Bulat, melata di bawah permukaan tanah, berbulu kasar, warna
hijau dengan bulu berwarna coklat kehitaman.
Majemuk, menjari, anak daun menyirip gasal, bentuk garis,
ujung tumpul, tepi rata, panjang 3-8 cm, lebar 2-4 mm,
permukaan licin, hijau.
Sporangium tersusun dalam garis, di sepanjang sisi bawah daun
yang fertil, bentuk bulat, wama coklat.
Serabut, berwarna putih kekuningan.
Gambar 24, Dicranopteris dichotoma (Thunb.) Bemh.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan turnbuhan paku liar yang tumbuh di tebing-tebing atau di semak-semak yang
lembab dan basah, pada ketinggian 500 m sampai 2.500 m di atas permukaan laut.
Pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Akar dan batang dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan'
Obat infeksi.saluran kencing, obat batuk, dan untuk luka memar.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat infeksi saluran kencing: akar paku andam segar sebanyak 30 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, hingga air rebusannya
tinggal setengah, saring, setelah dingin diminum sekaligus.
2. Obat batuk: batang paku andam segar sebanyak 20 gram, dicuci dan direbus dengan
400 ml air sarnpai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.

DIGITALIS PURPUREA L

Botanl

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsr
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae

Dicofyledonae
Solanales

Scrophulariaceae
Digitalis

Digitalis purpurea L.
Digitalis
Digitalis (Jawa)
Herba, semusim, tinggi 30-50 cm.

Lunak, bulat, diameter 1-2 cm, hijau kekuningan.


Tunggal, bulat telur,iepi bergerigi, ujung tumpul,
pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang
15-40 cm, lebar 5-8 cm, permukaan atas dan per-

mukaan bawah berambut, hijau.


Bunga

Majemuk, bentuk tandan, kelopak terdiri dari lima

daun kelopak, hijau, mahkota putih keunguan, benluk terompet, benang sari empat, tangkai sari putih,
kepaia sari berbintik ungu, kepala putik putih kekuningan, putih keunguan.

Buah

Kotak, bentuk kerucut, beruang dua, berbulu halus,

Biji

kuning kotor.
Bulat pipih, kecil, masih muda kuning pucat setelah

Akar

tua kuning kecoklatan.

Tunggang, coklal muda.

Khasiat
Daun Digitalis purpurea berkhasiat sebagai obat lemah jantung.

Untuk obat lemah jantung dipakai 50 gram daun segar Digitalis purpurea,dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan
diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun Digitalis purpurea mengandung aikaioida, saponin, flavonoida dan

polifenol

Gambar 107, Digitalis purpurea L.

DILLENIA PHILIPPINENSIS ROLFE.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Gutliferales

Dilleniaceae
Dillenia
Dillenia philippinensis Rolfe.
Dillenia
Dillenia (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Pohon, tinggi 10-15 m.


Tegak, bulat, berkayu, percabangan simpodial,
coklat kehijauan.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkai tumpul, panjang 20-30 cm, lebar
15-20 cm, tangkai silindris, panjang 5-7 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, di ujung batang atau di ketiak daun, kelopak lonjong melekuk ke dalam, hijau pucat,
benang sari panjang 2,5 cm, kepala sari lonjong,
coklat muda, putik bentuk taju, panjang 1,5 cm,
putih, mahkota bentuk bintang, putih.
Buni, bulat, putih kehijauan.
Bulat, pipih, diameter 0,5 cm, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah Dillenia philippinensis berkhasiat sebagai obat sariawan, obat kuat
untuk wanita hamil dan untuk penyegar badan.
Untuk obat sariawan dipakai + 100 gram daging buah Dillenia philippinensis
yang sudah masak, dicuci, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum
sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, buah dan kulit batang Dillenia philippinensis mengandung saponin
dan flavonoida, di sarnping itu daun dan kulit batangnya mengandung polifenol dan buahnya mengandung tanin.

Gambar 1. Dillenia philippinensis Rolfe.

DIOSCOREA ALATA L.

Botanf
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Dioscorea atropurpurea Roxb.


Sperrnatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Liliales
Dioscoreaceae
Dioscorea
Dioscorea atata L
Uwi

Nama daerah
Sumatera

Ubi (Melayu)

Jawa
Ball

Huwi (Sunda) Uwi (Jawa) Ubi (Madura)


Ubi

Sulawesi

Same (Makasar) Same (Bugis)


Lutu (Banda)

Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Akar

Herba, rnerambat, panjang 10 m.

Lunak, segi empat,diameter 2-4 mm, panjang ruas


14 cm, membentuk umbi, masih muda hijau
setelah tua coklat hitam.
Tunggal, bentuk perisai, tepi rata, ujung menjncing,
pangkal berlekuk, pertulangan melengkung, per-

mukaan licin.panjang 15-20 cm, lebar 10-15 cm,


tangkai daun bentuk segi empat, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, bulir jantan
tersusun rapat.panjang 1-3 cm, bulir betina tersusun
tidak rapat, panjang 12-50 cm, mahkota hijau,
panjang 2 mm, ungu.

Bentuk lonjong, berdaging, diameter 1 -2 cm, coklat.


Serabut, putih kecoklatan.

Khasiat
Umbi Dioscorea alata berkhasiat sebagai obat bengkak.

Untuk obat bengkak dipakai 100 gram umbi basah Dioscorea alata,
dicuci dan ditumbuk halus, dibalurkan pada bagian yang bengkak.
Kandungan kimia

Umbi Dioscorea alala mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan

politenol.

Gambar 108. Dioscorea alata L.

DIOSCOREA BULBIFERA L.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Bali
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Dioscorea saliva Auct. non L.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Dioscoreaceae

Dioscorea
Dioscorea bulbifera L.
Gembolo
Uwi Klapa (Jakarta) Huwi (Sunda) Gembolo (Jawa
Tengah) Kambubu (Madura)
Ubi ipit (Bali)
Kapupu (Halmahera)
Semak, menjalar, panjang 7-10 m.

Membelit, bulat, beruas, batang di dalam tanah


membentuk umbi, hijau pucat.
Tunggal, berseling, lonjong, lepi rata, ujung meruncing, pangkal melekuk, panjang 15-20 crn, lebar
7-14 cm, pertulangan melengkung, hijau pucat.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, berkelamin

tunggal, bunga jantan panjang 1 -3 cm, bunga betina


panjang 1-2 cm, kelopak bentuk bibir, mahkota

bentuk taju, panjang 2 mm, kuning.


Buah
Biji
Akar

Buni, bulat, diameter 3-4 cm, coklat.


Bulat, hitam.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Umbi Dioscorea bulbifera berkhasiat sebagai obat bengkak.
Untuk obat bengkak dipakai 100 gram umbi Dioscorea bulbifera, dicuci,
diparut lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak dan dibalut dengan kain
bersih.
Kandungan kimia

Umbi dan daun Dioscorea bulbifera mengandung flavonoida, di samping


itu umbinya juga mengandung alkaloida dan polifenol dan daunnya mengandung saponin.

Gambar 2. Dioscorea bulbifera L.

DIOSCOREA HISPIDA DENNST.

Botani
Sionim

Dtoscorea daemona Roxb. D. hirsuta Bl.; D. triphylla


Auct; Helissuda Kunth.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Ball

Nusa Tenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Liliales

Dioscoreaceae
Dioscorea

Dioscorea hispida Dennst.


Gadung
Gadung (Sunda) Gadung (Jawa) Gadung (Madura)

Gadung

Kapak (Sasak) Gadu (Bima) Iwi (Sumba)

Bitule (Gorontalo) Sikapa (Makasar) Salapa (Bugls)


Ondo (Bitung)

Herba, merambat. panjang 10 m.


Bulat, berkayu, permukaan licin, duduk daun berseling, berduri, penampang 5-7 mm, membentuk
umbi, hijau.

Majemuk, menjari, anak daun tiga, tepi rata, ujung

meruncing, pangkal tumpul, permukaan kasap,


panjang 20-25 cm, lebar 7-11,5 cm, pertulangan

Bunga
Buah
Akar

melengkung, tangkai bulat, hijau.

Majemuk, bulir, tumbuh di ketiak daun, kelopak ben-

tuk corong, daun kelopak lonjong, mahkota kuning,


benang sari enam, kuning.
Blips, berdaging, diameter 1 cm, coklat.

Serabut, coklat muda.

Khasiat
Umbi Dioscorea hispida berkhasiat sebagai obat nyeri haid dan obat
rematik.
Untuk obat nyeri haid dipakai 150 gram umbi segar Dioscorea hispida

dicuci lalu diparut. Hasil parutan dibalurkan pada perut.


Kandungan kimla

Umbi Dioscorea hispida mengandung alkaloida, saponin, ilavonoida dan


tanin.

Gambar 109. Discorea hispida Dennst.

DIOSCOREA PENTAPHYLLA L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Bali
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Dioscorea kleiniana Kunlh.


Spermatophyla
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Dioscoreaceae
Digscorea
Dioscorea pentaphylta L
Katak dewol
Huwi dewata (Sunda) Katak dewot (Jawa Tengah)
Rabel bangkat (Madura)
Samowan (Bali)
Kao (Bima)
Abubo (Makasar) Aforo (Bugis)
Ahei (Ambon) Lae (Seram) Lahi (Buru) Nunuta
(Halmahera)
Semak, menjalar, panjang 4-7 m.
Membelit, bulat, batang di dalam tanah membentuk
umbi, abu-abu.
Majemuk, bersilang, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal meruncing, panjang 5-10 cm, lebar 3-7
cm, tangkai silindris, panjang 5-7 crn, pertulangan
melengkung, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, panjang
10-15 cm, kelopak bentuk bintang, putih, benang
sari pipih, putih, putik bulat, coklat, mahkota bentuk
bintang, putih.
Buni, bentuk kapsul, panjang 2-3 cm, coklat.
Bulat, coklat.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Umbi Dioscorea pentaphylla berkhasiat sebagai obat bisul.
Untuk obat bisul dipakai 25 gram umbi Dioscorea pentaphylla, dikupas,

dicuci dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bisul dan dibalut dengan
kain bersih.

Kandungan kimia
Daun dan umbi Dioscorea pentaphylla mengandung saponin dan polifenol,
di samping itu umbinya juga mengandung alkaloida dan flavonoida.

Gambar 3. Dioscorea pentaphylla L.

DIOSPYROS KAKI THUNB.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi

Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Diospyros chinensis Blume. ;


D. schitse Bunge. ; D. roxburghii Corr.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Ebenales
Ebenaceae
Diospyros
Diospyros kaki Thunb.

Kesemek

Nama daerah

Jawa

Kesemek (Jawa)

Deskripsi

Habitus

Pohon, tinggi 6-8 m.

Batang

Tegak, bulat, berkayu, percabangan simpodial,

Daun

kasar, hijau kotor.


Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,

pangkal membulat, panjang 10-16 cm, lebar 7-9


cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Tunggal, di ketiak daun, kelopak bentuk bintang,


hijau, benang sari panjang 1 cm, hijau pucat,
kepala putik bulat, kuning, mahkota berbulu, kuning

Buah

pucat.
Bulat, diameter 6-8 cm, masih muda hijau setelah

Biji
Akar

tua kuning.
Bulat, keras, kuning.
Tunggang, putih kehitaman.

Khasiat
Akar Diospyros kaki berkhasiat sebagai obat sakit demam.
Untuk obat demam dipakai 15 gram akar Diospyros kaki, dicuci dan
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Buah dan akar Diospyros kaki mengandung saponin dan polifenol, di
samping itu akamya juga mengandung flavonoida, daunnya mengandung
alkaloida, flavonoida dan tanin.

Gambar 4. Diospyros kaki Thunb.

DIPLAZIUM ESCULENTUM SWARTZ

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Bali
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Daun

Anisogonium E. Presl.; Athyrium esculentum Copel;


Diplazium malabaricum Sprang.
Pteridophyta
Filicinae

Polypodiales
Polypodiaceae

Diplazium
Diplazium esculentum Swartz
Paku tanjung
Paku sayor (Melayu)
Paku beunyeur (Sunda) Paku tanjung (Jawa)
Paku jukut (Bali)
Laminding (Sangir)
Uto paso (Ambon)
Semak, tinggi 40-50 cm.
Majemuk, menyirip, lanset, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal tumpul, panjang 5-6 cm, lebar

1-2 cm, tangkai silindris, berambut, pertulangan


Spora
Akar

menyirip, hijau.
Di permukaan bawah daun, coklat.
Serabut, hitam.

Khasiat
Daun Diplazium esculentum digunakan sebagai obat gosok untuk meng-

hilangkan bau keringat.


Untuk menghilangkan bau keringat dipakai 15 gram daun Diplazium
esculentum yang masih muda, dicuci dan ditumbuk halus lalu digosokkan
pada ketiak.
Kandungan kimia
Daun dan akar Diplazium esculentum mengandung saponin, di samping
itu akarnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 5. Diplazium esculentum Swartz

DOLICHOS LABLAB L. BL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa

Lablab vulgaris Savi. ; L. cultratus DC. ;


Dolichos cultratus Thunb. ; D. purpureus Lindl.
Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales

Paprllionaceae
Dolichos
Dolichos lablab L. Bl.
Kara
Arbila (Melayu)

Kacang jeriji (Sunda) Kara (Jawa) Komak (Madura)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Semak, menjalar, panjang 1,5-6 m.


Membelit, masif, beruas, hijau pucat.
Majemuk, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung merun-

cing, pangkal membulat, panjang 8-10 cm, lebar


6-7 cm, bertangkai silindris, pertulangan menyirip,

Bunga

hijau.
Majemuk, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang

13-15 cm, kelopak bentuk tabung, ujung bercangap,


hijau, benang sari pipih, panjang 1-1,5 cm, putih,
kepala sari bulat, kuning, kepala putik bulat, kuning,
Buah
Biji
Akar

mahkota bentuk kupu-kupu, halus, ungu.


Polong, panjang 7-10 cm, diameter 1-2 cm, masih
muda putih setelah tua kuning kecoklatan.

Bentuk ginjal, panjang 6-7 mm, lebar 4-5 mm, coklat


Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun dan biji Dolichos lablab berkhasiat sebagai obat sakit perut, di samping itu bijinya juga berkhasiat sebagai obat malaria dan kejang.
Untuk obat sakit perut dipakai 100 gram biji Dolichos lablab, dicuci dan
direbus sampai empuk, dinginkan. Hasil rebusan dimakan sekaligus.

Kandungan kimia

Daun, batang dan biji Dolichos lablab mengandung saponin, di samping


itu daunnya juga mengandung polifenol serta batangnya mengandung flavo-

noida dan polifenol.

Gambar 6. Dolichos lablab L. Bl.

DONAX CANNAEFORMIS (G. FORST.) K. SCHUM.

Kandungan kimia
Daun, batang dan akar Donax cannaeformis mengandung saponin dan
flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung polifenol.

Botani

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Bali

Sulawesi
Maluku

Actoplanes cannaeformis (G. Forst.) K, Schum. ;


Donax arundastrum Lour. ; D. grandis (Miq.) Ridl.
Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Scitamineae
Marantaceae
Donax
Donax cannaeformis (G. Forst.) K. Schum.
Bam ban

Bamban (Sunda) Bamban (Jawa)


Kelangisan (Bali)
Mundung (Minahasa) Mundung in dano (Gorontalo)
Burung (Makassar) Bampeng (Bugis)
Tidun toan, Kuri (Seram) Moan (Ambon) Weda,
Biawa (Halmahera) Moa (Ternate)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Perdu, tinggi 2-3 m.


Tegak, bulat, masif, beruas, hijau.

Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,


pangkal tumpul, panjang 11-17 cm, lebar 7-8 cm,
tangkai silindris, panjang 8-11 cm, hijau, pertulangan
melengkung, halus, hij'au pucat.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, kelopak
bentuk tabung, permukaan beralur, hijau pucat,

benang sari jurnlah 2-4, pipih, ujung melengkung,


putih, kepala sari coklat muda, tangkai putik

silindris,panjang 1-2 cm, putih, mahkota bentuk terompet, putih.


Buah
Biji
Akar

Buni, buiat, diameter 1 cm, putih.


Bulat telur, hitam.
Serabut, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Donax cannaeformis berkhasiat sebagai obat bisul, obat bengkak,
obat sakit karena gigitan ular dan obat tetes mata.
Untuk obat sakit karena gigitan ular dipakai batang Donax cannaeformis
yang masih muda, dipotong dan cairan yang keluar dioleskan ke luka bekas
gigitan ular lalu dibalut dengan kain bersih.

Gambar 7. Donax cannaeformis (G. Forst.) K. Schum.

DRACAENA SANDERIANA VAND. EX L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk pelancar ASI: daun drakaena segar sebanyak 20 gram, dicuci, diturnbuk halus,
tambahkan sedikit air dan peras. Air perasan tersebut dibolehkan ke payudara,
terutama payudara yang membengkak akibat saluran ASI nya tersumbat.

2. Untuk peluruh air seni: daun drakaena segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 15 menit. disaring, setelah dingin diminum

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae

Liliales
Agavaceae

sekaligus.
Kandungan kimia :
Daun drakaena mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Dracaena
Dracaena sanderiana Vand. ex L.

Drakaena

Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Drakaena (Jawa)

Terna, menahun, tegak, tinggi 1-2 m.


Bulat, beruas-ruas, licin, hijau.

Tunggal, tidak bertangkai, pelepah memeluk batang, helaian


daun bentuk lanset, ujung dan pangkal meruncing, tepi rata,
panjang 10-20 cm, lebar 3-5 cm, pertulangan sejajar, permukaan

Bunga

Buah
Biji
Akar

licin, hijau mengkilat.


Majemuk, bentuk malai, terletak di ketiak daun, berkelamin
ganda, kelopak bentuk bintang, panjang 3-5 mm, hijau, benang
sari halus, putih, mahkota berlepasan, panjang 4-8 rnm, halus,
warna putih gading,
Tunggal, bentuk bulat, diameter 4-8 mm, wama hijau,

Bulat, keras, permukaan berusuk, coklat.


Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umumnya ditanam sebagai tanaman bias atau untuk pagar.

Tumbuh baik pada berbagai jenis tanah dan menyukai tempat-tempat yang terang, dari
ketinggian 10 rn sampai 1.500 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan JuniSeptember dan waktu panen yang tepat bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan

Daun dam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan

Pelancar ASI, peluruh air seni dan obat demam.

Gambar 26. Dracaena sanderiana Vand. ex L.

DRYMARIA CORDATA WILLD.

Kandungan kimia
Herba Drymaria cordata mengandung alkaloida dan pofifenol.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Drymaria diandra BI.


Spermatophyta
Angiospermae

Kelas

Dicotyledoneae

Bangsa
Suku

Caryophyllales
Caryophyllaceae
Drymaria
Drymaria cordata Willd.

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Randa nunut
Sirempas bide (Batak) Piti-piti (Minangkabau)
Jakut ibun (Sunda) Kantingan, Randa nunut (Jawa)
Rekere nindu (Madura)

Biji

Herba, tahunan, panjang 0,4-1 m.


Menjalar atau sedikit memanjat, bulat, dilapisi lilin,
beruas- ruas, hijau.
Tunggal, berhadapan, bulat, ujung dan pangkal
tumpul, garis tengah 0,5-1 cm, permukaan halus
terlapis lilin, hijau kebiruan.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang atau di
ketiak daun, bertangkai panjang, kelopak bentuk
corong bercangap, hijau, benang sari dan putik
halus, mahkota bentuk bintang, putih.
Lonjong, tertutup selaput buah, panjang 2-4 mm,
hijau.
Bulat, kecil, hitam.

Akar

Serabut, putih.

Daun

Bunga

Buah

. ,

Khasiat
Daun Drymaria cordata berkhasiat untuk urus-urus dan obat sakit
demam.
Untuk urus-urus dipakai + 25 gram daun segar Drymaria cordata, dicuci,
ditumbuk halus, diperas dan disaring kemudian diminum sekaligus.

Gambar 30. Drymaria cordata Willd.

DRYMARIA HIRSUTA BARTL.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledon eae
Caryophyllales
Caryophyllaceae
Drymaria
Drymaria hirsuta Bartl.
Jukut ibun
Jukut ibun (Sunda)
Herba, tahunan, tinggi 10-40 cm.
Tegak atau sedikit menjalar, butat, beruas-ruas,
permukaan sedikit berbulu, hijau.
Tunggal, berhadapan, bulat, ujung dan pangkal
tumpul, garis tengah 4-8 mm, permukaan halus,
berbulu, hijau pucat.
Majemuk, bentuk karang, di ujung batang atau di
ketiak daun, bertangkai panjang, kelopak bentuk
corong bercangap, hijau, benang sari dan putik
halus, mahkota bentuk bintang, putih.
Lonjong, tertutup selaput buah, panjang 2-4 mm,
hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Daun Drymaria hirsuta berkhasiat untuk obat sakit demam dan bisul.
Untuk obat demam dipakai + 15 gram daun segar Drymaria hirsuta,
dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sama banyak pagi dan
sore.

Kandungan kimia
Herba Drymaria hirsuta mengandung alkaloida dan polifenol.

Gambar31. Drymaria hirsuta Bartl.

DRYNARIA SPARSISORA MOORE

Akar dan daun Drynaria sparsisora mengandung kardenofin, flavonoida


dan polifenol.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divici
Kelas

Anak kelas
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Kandungan kimla

Polypodium pilosum

Pteridophyta
Filicinae
Filices
Polypodiaceae
Drynaria
Drynaria sparsisora Moore
Simbar layangan

Akar kusu (Melayu)


Paku langlayangan (Sunda) Simbar layangan
(Jawa)

Bali
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Spora: .
Akar

Simbar (Bali)
Barang-barang (Makassar)
Lilianga(Ternate)

Semak, tahunan, menempel pada pohon inang,


panjang 0,5-1 m.
Memanjat atau menjalar, mereduksi seperti akar
tinggal atau rimpang, permukaan tertutup rambut
dan daun penumpu, coklat muda.
Tunggal, lonjong, tepi bertoreh tajam, uj'ung
runcing, pangkal runnng, panjang 25-40 cm, lebar
15-20 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Bentuk bulat, menempel di permukaan bawan
daun, letak tersebar, coklat.

Tunggang, silindtis, coklat.

Khasiat
Akar Drynaria sparsisora berkhasiat sebagai obat sakit mata dam untuk
obat mencret.
Untuk obat sakit mata dipakai cairan dari akar Drynaria sparsisora
sebanyak 2-3 tetes yang [angsung diteteskan pada mata yang sakit.

Gambar 32. Drynaria sparsisora Moore

DUBOISIA LEICHARDTII F. MOELLER.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Solanaceae
Duboisia
Duboisia teichardtii F. Moeller.
Dubosia

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Dubosia (Jawa)
Pohon, tinggt 8-10 m.
Tegak, bulat, berkayu, percabangan simpodial,
permukaan kasar, coklat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, panjang 5-6
cm, lebar 1,5-3 cm, bertangkai pendek, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang
2-3 cm, hijau, kelopak bentuk mangkok, hijau tua,
benang sari sifindris, panjang 1-1,5 cm, putih, kepala
sari bulat, kuning, tangkai putik kuning, panjang
0,5-1 cm, kepala putik bulat, hijau. mahkota bentuk
terompet, kuning muda.
Kotak, lonjong, diameter 0,4-1 cm, hijau.
Bulat telur, coklat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Duboisia leichardtii berkhasiat sebagai obat sakit batuk dan untuk
penenang.

Untuk obat batuk dipakai 10 gram daun Duboisia leichardtri, dicuci dan
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan ditambah satu sendok teh madu, diminum dua kali pagi dan sore
sama banyak.
Kandungan kimia
Daun, batang dan bunga Duboisia leichardtii mengandung saponin, di
samping itu daunnya juga mengandung alkaloida dan polifenol dan batangnya
mengandung polifenol.

Gambar 8. Duboisia leichardtii F. Moeller.

DUCHESNEA INDICA (ANDR.) FOCKE.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Fragaria indica Andr.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Rosales
Suku
Marga

Jenis

Nama umum

Nama daerah
Jawa

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Rosaceae

Duchesnea
Duchesnea indica (Andr.) Focke.

Kegunaan
Peniirun panas, anti bakteri, stimulan.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat demam: seluruh bagian tanaman arbenan segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih sclama 15 menit, disaring. setelah dingin diminum
sckaligus.
2. Obat dipteri; daun arbenan segar sebanyak 10 gram, dicuci bersih dan ditumbuk halus
tambahkan sedikit madu kemudian diminum dengan 50 ml air matang yang hangat.
Kandungan kimia :
Seluruh bagian tanaman arbenan mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Arbenan.

Arben leuweung, Arbenan (Sunda); Seladren (Jawa)


Terna, menahun,tinggi 20-30 cm.
Batang melata atau merayap di alas tanah berupa stolon yang
akan menumbuhkan tunas baru, berwama hijau keunguan alau
hijau kemerahan.
Majemuk, berbagi 3, asimetris, anak daun bentuk oval, ujung
dan pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang 4-8 cm, lebar 3-6

cm, pertulangan daun menyirip tegas, permukaan berbulu,


kasar, warna hijau.
Majemuk, bentuk tandan, terletak di ketiak daun, bunga

sempurna, berkelamin ganda, dasar kelopak berlekalan, ujung


lepas, bentuk segi tiga, tepi bergerigi, berbulu, hijau, bakal buah
menumpang, benang sari dan putik jumlah banyak, mahkota
berlepasan, 5 helai, panjang 8-13 mm, halus, putih.
Beri, bentuk bulat telur atau bulat, lunak, diameter 0,5-1 cm,
merah.
Bentuk lanset, kecil, keras, berwama putih.
Serabut, berwama putih kotor.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, di tepi sungai atau di tempai-tempat


yang sedikit basah dan mendapat cukup sinar matahari. Tumbuh dari dataran menengah
sampai pegunungan dari ketinggian 800 m sampai 1.800 m di atas permukaan laut

Berbunga pada bulan Juni-Agustus, pemanenan sebaiknya dilakukan pada musim


kernarau.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 27. Duchesnea indica (Andr.) Focke

DDRANTA REPENS AUCT. NON JACQ.

Kcgunaan

Buah untuk obat malaria, daun untuk pelancar peredaran darah dan sebagai obat bengkak.
Botani
Sinonim
Klasifikasi

Duranta erecta L.. D. plumieri Auct. non Jacq.

Divisi
Sub divisi

Spermatophyta
Anigiospermae

Kelas

Dicotyledoneae

Bangsa

Solanales

Suku
Marga

Verbenaceae

Jenis

Duranta repens L,

Nama urnum

Nama daerah

Jawa

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Khasiat dan pemanfaalan


1. Obat malaria: buah sinyo nakal yang telah kering sebanyak 20 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mcndidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 2-3 kali sehari.
2. Untuk pelancar peredaran darah: daun sinyo nakal segar sebanyak 30 gram, dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mcndidih selama 10 rnenit, disaring, setelah dingin

diminum 2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita
yang sedang hamil.

Duranta

Sinyo nakal.

Kandungan kimia
Daun dan buah sinyo nakal mengandung saponin, di samping itu daunnya juga
mcngandung tanin dan buahnya mengandung flavonoida.

Sinyo nakal (Sunda); Teh-tehan (Jawa)

Perdu, tahunan, tegak, tinggi 1-2 m.


Bulat, percabangan rapat, kasar, warna putih kehijauan.
Tunggal, duduk berhadapan, di ketiak daun tumbuh tunas,

helaian daun bentuk oval sampai lonjong, panjang 4-8 cm, lebar
2-3 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan
daun menyirip iegas, permukaan licin, warna hijau atau hijau
kekuningan tergantung varietasnya.

Majemuk, bentuk bulir, terletak di ujung batang, muncul di

ketiak daun, panjang mencapai 20 cm, kelopak hijau, bentuk

bintang, berlekuk 5, mahkota halus rnengelilingi cawan bunga


tempat benang sari dan putik, diameter 2-3 mm, warna putih
gading.

Buah

Tunggal, bentuk bulat, kulit lunak, diameter 5-8 mm, panjang 3-

Biji

6 mm, masih muda berwarna hijau seteiah tua oranye.


Bentuk bulat, keras, die meter 3-5 mm, berwarna putih
kehijauan.

Akar

Tunggang, berwarna kuning kotor.

Ekologi dan penyebaran

Tanaman yang urnum dibudidayakan hampir di seluruh wilayah Indonesia, baik sebagai
tanaman hias maupun untuk pagar. Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah dari dataran
rendah dekat pantai sampai pegunungan, pada ketinggian 5-2.000 m di atas permukaan
laut, Berbunga hampir sepanjang tahun dan pemanenan sebaiknya setelah buah masak
atau berwarna kuning.
Bagian yang digunakan

Daun dan buah dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 28. Duranta repens Auct. non Jacq.


55

DURIO ZIBETHINUS MURR.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales
Bombacaceae
Durio
Durio zibethinus Mgrr.

Untuk obat demam dipakai + 15 gram akar Durio zibethinus, dicuci dan
direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan akar Durio zibethinus mengandung Mponin, di samping itu
daunnya juga mengandung flavonoida dan polifenol dan akamya juga mengandung tanin.

Durian

Deureuyan (Aceh) Duren (Gayo) Drotong (Batak)


Durian (Minangkabau) Derian (Lampung)
Kadu (Sunda) Duren (Jawa) Dhurin (Madura)
Dahuyan (Dayak)
Duren (Bali)
Aduria (Bima)
Duria (Gorontalo) Durian (Sangir) Duriang (Makasar) Duliango (Buol) Duriang (Bugis)
Duria (Ternate) Duria (Tidore) Dulen (Seram)
Pohon, tinggi 15-30 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih
kehijauan.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 11-15 cm, lebar 4-6
cm, tangkai silindris, putih kehijauan, pertulangan
menyirip, hijau kekuningan.
Tunggal, di batang, bertangkai silindris, panjang
+ 5 cm, hijau, kelopak bentuk lonceng, hijau, benang
sari bentuk kipas, putih, tangkai putik silindris,
putih, mahkota lepas, panjang 4-5 cm, putih kekuningan.
Kotak, bulat, bulat telur, panjang 15-30 cm, garis
tengah 13-15 cm, berduri tajam, masih muda hijau
setelah tua kuning.
Bulat telur, diameter 3 cm, dilapisi selaput biji,
kuning.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Akar Durio zibethinus berkhasiat sebagai obat sakit demam dan sakit
kulit, daging buahnya untuk penghangat badan.

Gambar 9. Durio zibethinus Murr.

ECLIPTA ALBA L. HASSK.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Jerresina prostrata L.; Eclipta erecta L.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Asterales
Asteraceae
Eclipta
Eclipta alba L Hassk. .
Orang-artng
Daun sipat (Melayu)
Orang-aring (Jawa) Telenceyan (Madura)
Daun tinta (Banda)
Herba, tinggi 10-80 cm,
Bulat, bercabang, berambut putih, ungu.
Tunggal, bulat telur, berseling berhadapan, ujung
runcing, pangkal meruncing, tepi bergerigi, panjang
2-3,5 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan menyirip,

permukaan berambut, hijau.


Majemuk, bentuk bongkol, diameter 4 rnm.di
ketiak daun dan di ujung batang, tangkai panjang
4 cm, silindris, keiopak bentuk

corong, ujung

bertoreh enam, hijau, mahkota terdiri dari lima daun


Buah
Biji
Akar

mahkota, kepala benang sari kuning, putik putih,


kuning.
Bulat telur, diameter 1 mm, hitam.
Bentuk jarum, panjang 2 mm, hitam.
Tunggang, putih.

Khaslat
Daun Eclipta alba berkhasiat sebagai penyubur rarnbut, obat sakit gigi,
obat sesak natas dan obat kurap
Untuk penyubur rambut dipakai 10 gram daun Eclipta alba, dicuci dan

ditumbuk, ditambah 1/2 gelas air, diperas dan disaring. Hasil saringan
dioleskan ke kulit kepala sambil dipijat-pijat.
Kandungan kimla
Daun Eclipta alba mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 110. Eclipta alba L. Hassk.

EICHHORNIA CRASSIPES SOLMS.

kemudian dibalut dengan kain bersih.

Botani
Sinonim
Klasifikasl
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Kalimantan
Jawa

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Eichhornia spiciosa Kunth.

Kandungan kimia

Spermatophyta

polifenoI.

Daun

Eichhornia crassipes mengandung saponin, flavonoida dan

Angiospermae
Monocotyledoneae
Bromeliales

Pontederiaceae
Eichhornia
Eichhornia crassipes Solms.
Eceng gondok

Kelipuk (Palembang) Ringgak (Lampung)


llung-ilung (Dayak) Mampau (Kutar)
Eceng gondok (Sunda) Bengok (Banten) Kembang
bopong, Weweyan (Jawa)
Tumpe (Manado)
Herba, mengapung di air kadang-kadang berakar
dalam tanah, tinggi 0,4-0,8 m.

Tidak berbatang.
Roset akar, tunggal, oval, ujung meruncing, pangkal runcing, pangkal tangkai daun menggelembung, tepi rata, panjang 7-25 cm, permukaan daun
licin, hijau.
Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, tangkai bersegi, lunak, hijau, kelopak bentuk tabung, benang
sari 6, 3 lebih panjang dari yang lain, mahkota
lepas, panjang 2-3 cm, ungu.

Kotak, beruang tiga, hijau.


Bulat, hitam.
Serabut, hrtam.

Khasiat
Tangkai daun Eichhornia crassipes berkhasiat sebagai obat bengkak-

bengkak.

Untuk obat bengkak dipakai + 10 gram tangkai daun Eichhornia


crassipes. ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak

Gambar 33. Eichhornia crassipes Solms.

ELAEAGNUS LOUREIRII CHAMP.


Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Pandales

Suku

Elaeagnaceae

Marga
Jenis

Elaeagnus
Elaeagnus loureirii Champ.

Nama umum

Codo

Nama daerah
Jaw a

Areuy dudurenan (Sunda); Codo (Jawa)

Kegunaan
Anti-asma, obat batuk dan astringen.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat asma: daun codo segar sebanyak 20 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml air
sampai mendidih selama 15 menit atau air rebusamiya tinggal setengah, disaring,
setelah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2 kali pagi dan sore.
2. Obat diare: daun codo segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan 400 ml air

sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari pagi
dan sore.
Kandungan kimia :

Daun tanaman codo mengandung saponin, flavonoida dan tanin, sedangkan buahnya
mengandung asam askorbat.

Diskripsi:

Habitus
Batang

Daun

Perdu, tahunan, tegak atau sedikit merayap, tinggi 3-5 m.


Bulat, bercabang banyak, berduri, kasar, warna coklat

kehijauan.
Tunggal, bentuk lonjong, panjang 5-15 cm, lebar 2-5 cm, ujung
meruncing, pangkal runcing, tepi bergelombang, tangkai
pendek, coklat, pertulangan daun menyirip tegas, permukaan
kasar, bagian alas berwarna hijau, bagian bawah berwarna hijau

kecoklatan.
Bunga

Tunggal, letak terminal, muncul di ketiak daun, tangkai pendek,

mahkota bentuk bintang, panjang 1-2 ram, warna coklat,


perhiasan bunga lengkap, mahkota berlepasan, berbagi 5, ujung

runcing, panjang 3-5 mm, warna putih kekuningan.


Buah
Biji

Tunggal, bentuk kapsul, panjang 3-5 cm, diameter 1-3 cm,

lunak, permukaan kasar, masih muda hijau setelah tua berwarna


merah oranye.

Bentuk lonjong, ujung-ujungnya runcing, satu sisi berlekuk,


panjang 1-1,5 cm, keras, berwarna putih.

Akar

Tunggang, berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan dataran tinggi. Tumbuh dari ketinggian 900 m
sampai 2.000 m di alas permukaan laut. Menyukai tempat-ternpat yang lembab, ternaungi
dan tanah yang berhumus. Berbunga pada bulan Oktober-Desember. Waktu panen yang
tepat bulan Mei-Agustus.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan dan buahnya sebagai makanan

dikonsumsi dalam keadaan segar.


Gambar 29. Elaeagnus loureirii Champ.

ELAEOCARPUS GANITRUS ROXB

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Bali
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Efaeocarpus angustifolta Bl.; E. cyanocarpa Maing.;


E. sphaerica Shcum. ; Ganitrus sphaerocarpa
Gaertn.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales
Elaeocarpaceae

Elaeocarpus
Elaeocarpus ganitrus Roxb.
Jenetri
Jenetri (Jawa) Klitri (Madura)
Ganitri (Bali)
Sima (Makasar) Sima (Bugis)
Pohon, tinggi 25-30 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
kasar, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bergerigi, ujung
meruncing, pangkal runcing, panjang 8-20 cm, lebar
3-6 cm, bertangkai pendek, pertuiangan menyirip,
hijau.

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, kelopak

lonjong, berbagi, berambut, hijau pucat, mahkota


bentuk lonceng, bercangap, kuning.
Buni, bulat, diameter 2 cm, hijau.
Bulat, diameter 1,5 cm, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Buah Elaeocarpus ganitrus berkhasiat untuk peluruh lemak badan dan


juga digunakan sebagai bahan penyamak kulit.
Untuk peluruh lemak badan dipakai +_ 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus
kering, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai air rebusannya tinggal
setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, kulit batang dan buah Elaeocarpus ganitrus mengandung polifenol,
di samping itu daun dan kulit batangnya juga mengandung saponin.

Gambar 10. Elaeocarpus ganitrus Roxb.

ELAEOCARPUS GRANDIFLORA J. E. SMITH

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Elaeocarpus lanceolata BL. ;


Monocera lanceolata Hassk.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales
Elaeocarpaceae
Elaeocarpus
Elaeocarpus grandiflora J. E. Smith
Anyang-anyang
Anyang-anyang (Sunda) Anyang-anyang (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Pohon, linggi 15-25 m.


Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, hijau
pucat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 10-13 cm, lebar 2-3
cm, bertangkai pendek, hijau keunguan, pertulangan
menyirip, hijau pucat.
Tunggal, di ketiak daun, kelopak berbagi, panjang
5-10 mm, hijau pucat, benang sari silindris, panjang
1-2 cm, putih, kepala sari coklat, tangkai putik
silindris, putih, mahkota berbagi, putih.
Kendaga. bulat telur, berambut keras, hijau.
Bulat, diameter 0,3 cm, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah Elaeocarpus grandiflora berkhasiat untuk pefancar air seni dan
daun mudanya berkhasiat sebagai obat sakit borok dan bisulUntuk pelancar air seni dipakai + 10 gram buah Elaeocarpus grandiflora
yang sudah tua, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai air rebusannya
tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, buah dan kulit batang Elaeocarpus grandiflora mengandung saponin dan flavonoida, di samping itu daun dan kulit batangnya juga mengandung
polifenol dan daun serta buahnya mengandung tanin.

Gambar 11. Elaeocarpus grandiflora J. E. Smith

ELEPHANTOPUS SCABER L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae

Asterales
Asteraceae
Elephantopus

Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Elephantopus scaber L.

Nama umum/dagang
Nama daerah

Tapak liman

Tutup bumi (Melayu)

Sumatera

Tapak liman (Sunda) Tapak liman (Jawa) Talpak

Jawa

lana (Madura)

Deskripsi
Habitus

Semak, semusim, tinggi 60-75 cm.


Berkayu, silindris, percabangan menggarpu, berbulu
putih, diameter 2 cm, hijau.
Tunggal, bentuk jorong, tepi bergerigi, ujung tumpul,
pangkal runcing, panjang 15-25 cm, lebar 5-7 cm,
permukaan kasap, berbulu, pertulangan menyirip,
hijau.

Batang

Daun

Majemuk, bentuk bongkol, bulat telur, diujung ba-

Bunga

tang, kelopak segi tiga, berambut, terdiri dari lima

daun kefopak, hijau, mahkota bentuk tabung, pan-

Buah

jang 7-10 mm, berambut, ungu kemerahan.

Keras, berambut, hitam.

Biji

Akar

Bentuk kerucut, panjang 4 mm, diameter 1 mm,

coklat kehitaman.

Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Elephantopus scaber berkhasiat sebagai obat mencret.obat batuk
dan obat sariawan.
Untuk obat mencret dipakai 30 gram daun segar Elephantopus scaber,

dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan
diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun dan akar Elephantopus scaber mengandung saponin, flavonoida

dan polifenol.

Gambar 111. Elephantopus scaber L.

ELETTARIA CARDAMOMUM (L.) MATON

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivis
Kelas

Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Cardamomum officinale Salisb.


Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Elettaria

Elettaria cardamomum (L.) Maton


Kapulaga sabrang
Kapulaga sabrang (Jawa)

Deskripsi

Habitus
Batang

Semak, tinggi 2-4 m.


Semu, bulat, beruas, masif, batang di dalam tanah

Daun

membentuk rimpang, hijau pucat.


Tunggal, berseling, lanset, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 50-100 cm, lebar 10-

Bunga

Buah
Biji

Akar

15 cm, pertulangan melengkung, halus, hijau.


Majemuk, bentuk malai, di pangkal batang, tangkai
pipih, panjang 20-30 cm, putih, kelopak bentuk corong, halus, kuning, benang sari silindris, panjang
5-7 mm, putih, kepala sari bulat, kuning, tangkai
putik silindris, panjang 0,5-1 cm, coklat, mahkota
berbagi, putih.
Buni, bulat, diameter 1-1,5 cm, putih.
Bulat, diameter 2-3 mm, hitam.
Serabut, putih kotor.

Khasiat

Buah Elettaria cardamomum berkhasiat untuk pelega perut, di samping


digunakan untuk rempah-rempah dan kosmetika.
Untuk pelega perut dipakai 25 gram buah Elettaria cardamomum

kering, ditumbuk halus dan dilumatkan dengan minyak kayu putih hingga
menyerupai pasta. Pasta dioleskan ke perut sebagai tapal.
Kandungan kimia
Daun dan buah Elettaria cardamomum mengandung saponin, di samping
itu daunnya juga mengandung polifenol, buah dan rimpangnya mengandung
flavonoida dan minyak atsiri.
:

Gambar 12. Elettaria cardamomum (L.) Maton

ELEUSINE INDICA (L.) GAERTN.

Khasiat
Akar Eleusine indica berkhasiat sebagai obat sakit mencret.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra

Jawa

Bali
NusaTenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
M onocotyledoneae
Poales
Poaceae
Eleusine
Eleusine indica (L.) Gaertn.

Untuk obat mencret dipakai + 10 gram akar segar Eleusine indica,


dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Herba Eleusine indica mengandung saponin, tanin dan polifenol.

Suket tulangan

Sapadang rurus (Batak) Rumput belulang (Melayu)


Sarur (Minangkabau)
Jukut jampang, Jukut carulang (Sunda) Suket
tulangan, Godong ula (Jawa) Rebha mangghuk
(Madura)
Padang bilulang (Ball)
Mbelar (Sumbawa) Hu kadain (Timor)
Bariri, Wariri (Minahasa) Bulili mba utano (Buol)
Fartagu (Ternate) Fartagu (Tidore)
Herba. tahunan, tinggi 12-85 cm.
Tegak, bulat, beruas-ruas, hijau.
Tunggal, duduk memeluk batang, berseling, bentuk
pita, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata,
panjang 10-20 cm, lebar 4-10 mm, pertulangan
sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk bulir yang tersusun dari 5-12
bulir, di ujung batang, panjang bulir 2,5-17 cm,
panjang bunga 4-7 mm, merekat kuat dalam
satuan butir, hijau.
Bulat telur, berbulu, hijau.
Bulat telur, putih kehtjauan.
Serabut, coklat muda.

Gambar 34. Eleusine indica (L.) Gaertn.

ELEUTHERINE AMERICANA MERR.

Botanf
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Name umunVdagang

Nama daerah
Sumatera
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Liliales

Liliaceae

Eleulherine

Eleutherine americana Merr.

Bawang sabrang

Bawang kapal (Melayu)

Bawang sabrang (Sunda) Brambang sabrang (Jawa


Tengah)

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Herba, semusim, tinggi 30-40 cm.

Semu, rnembentuk umbi.berlapis.bulattelur, merah.


Tunggal.bentuk pita.ujung dan pangkal runcing, tepi
rata, hijau.
Majemuk, tumbuh di ujung batang, panjang tangkai

40 cm, bentuk silindris, kelopak terdiri dari dua

daun kelopak, hijau kekuningan, mahkota terdiri dari

empat daun mahkota, lepas, panjang 5 mm, putih,


benang sari empat.kepala sari kuning, putik bentuk
jarum, panjang 4 mm, putih kekuningan.
Akar

Serabut, coklat muda.

Khaslat
Umbi Eleutherine americana berkhasiat sebagai obat sembelit, peluruh
air seni, urus-urus dan perangsang muntah. Daun digunakan sebagai
minuman ibu-ibu setelah melahirkan.

Untuk obat sembelit dipakai 50 gram umbi segar Eleutherine americana,

dicuci dan diparut, kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan ditambah

1/2 geias air matang panas. Diminum sehari dua kali 1/4 gelas pagi dan
sore.

Kandungan klmia
Daun dan akar Eleutherine americana mengadung flavonoida dan polifenol.
Gambar 112 Eleutherine americana Merr.

EMILIA SONCHIFOLIA DC.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Surnatera
Jawa

Bali
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bung a

Buah
Akar

Senecio sonchifolium Moench


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Asterales

Compositae

Emilia
Emilia sonchifolia DC.
Tempuh wiyang

Patah kemudi (Melayu)


Jonge (Sunda) Tempuh wiyang (Jawa) SandUan
(Madura)
Tegil kiyuh
Linrapa (Makasar)
Gofu saru (Ternate) Delo-delo (Tidore)
Herba, tegak, tinggi 40 cm.
Bulat, bercabang, tegak, ungu keputih-putihan.
Tunggal, lanset, tersebar, ujung runcing, tepi
bergerigi, pangkal tumpul, pertulangan menyirip,
panjang 3-14 cm, lebar 2-3,5 cm, bertangkai, hijau.

Majemuk, bonggol, tumbuh di ujung batang tangkai

panjang 15 cm, kelopak bentuk corong, mahkota


terdiri dari 5 daun mahkota, ungu kemerahan, kepala benang sari coklat, tangkai ungu, putik satu
bentuk jarum, ungu.
Keras, bentuk jarum, kecil, panjang 3 mm,
berambut putih, coklat.
Tunggang, putih.

Khasiat
- Daun Emilia sonchilolia berkhasiat sebagai peluruh air seni, obat sariawan,
batuk dan obat demam, akarnya berkhasiat sebagai obat mencret.
Untuk peluruh air seni dipakal 30 gram daun segar Emilia sonchifolia,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama15 menit.hasil rebusan diminum
sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun Emilia sonchifolia mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 113. Emilia sonchifolia D C.

EPISCIA REPTANS MART.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Episcia fulgida (Linden) Hook. f.


Spermatophyta
Angrospermae
Dicotyledonae
Solanales
Gesneriaceae
Episcia
Episcia reptans Mart.
Daun perak

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Daun perak (Jawa)


Semak, tinggi 2-7 cm.
Tegak, bulat, lunak, batang yang menjalar membentuk stolon, merah keunguan.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi beringgit, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 8-15
cm, lebar 4-7 cm, permukaan berbulu, pertulangan
menyirip, hijau keperakan.
Tunggal, di ketiak daun, kelopak berbagi lima,
ungu, benang sari jumlah empat, putih, tangkai
putik silindris, panjang 1-2 cm, putih, rnahkota
bentuk tabung, ujung berbagi lima, panjang 1-2 cm,
merah.
Buni, bulat telur, diameter + 1 cm, berbulu, ungu.
Pipih, kuning.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Episcia reptans berkhasiat sebagai obat bisul.

Untuk obat bisul dipakai 10 gram daun Episcia reptans, dicuci dan
ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan dibalut dengan
kain bersih.

Kandungan kimia

Daun Episcia reptans mengandung saponin dan pofifenol.

Gambar 13. Episcia reptans Mart.

EQUISETUM DEBILE ROXB.

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Pteridophyta
Filicinae

Filicales
Equisetaceae

Equisetum
Equisetum debile
Rumput bolon
Sendep-sendep (Batak Karo) Rumput betung (Melayu)
Lorogan haji (Sunda) Rumput belong (Jawa)
Sodlisoan (Madura)
Herba, tegak, tinggi 1 rn.
Bulat, beralur, berlobang, beruas, tiap ruas mudah

dilepas, panjang ruas 1,5-5 cm, hi-jau.


Spora

Bulat telur.ujung menyempit, tumbuh di ujung


batang, hitam.

Akar

Serabut, coklat.

Khasiat
Herba Equiselum debtle berkhasiat sebagai peluruh air seni dan obat
mencret.

Unluk peluruh air seni dipakai 10 gram herba Equisetum debile, dicuci
dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, hasil rebusan diminum
sekaligus.

Kandungan kimia
Herba Equisetum debile mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan
polifenol.

Gambar 114 Equisetum debile Roxb

ERIGERON SUMATRENSIS RETZ.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Erigeron linrfolius Auct. non Willd.


Conyza angustifolia Thwait.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales

Compositae
Erigeron

Erigeron sumairensis Retz.


Jabung

Jalantir (Sunda) Jabung (Jawa) Kamandhin kerbhuy


(Madura)
Perdu, tinggi 1-3 m.
Tegak, berkayu, bulat, masif, berbulu, hijau.
Tunggal, bersilang, lonjong, tepi rata, ujung tumpul,

pangkal meruncing, panjang 4-7 cm, lebar 1-2 cm,


tangkai silindris, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai

silindris, panjang 0,5-2 cm, hijau, kelopak bentuk

Buah
Biji
Akar

mangkok, hijau, benang sari panjang 4-5 mm,


jumlah lima, kuning, tangkai putik silindris, panjang
3-4 mm, kuning, kepala putik bulat, kuning, mahkota halus, kuning pucat.
Bulat telur, putih.
Bulat telur, kecil, putih.

Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Erigeron sumatrensis berkhasiat sebagai obat sakit kepala (pusing)
dan akarnya berkhasiat sebagai obat pegal linu.
Untuk obat sakit kepala (pusing) dipakai 10 gram daun segar Erigeron
sumatrensis, dicuci dan ditumbuk halus, kemudian dttempelkan di dahi sebagai pilis.

Kandungan kimia
Daun dan akar Erigeron sumatrensis mengandung saponin, di samping
itu daunnya juga mengandung polifenol dan akarnya juga mengandung fla-

vonoida. kulit batangnya mengandung afkaloida, flavonoida dan polifenol.

Gambar 14. Erigeron sumatrensis Retz.

ERIOBOTRYA JAPONICA (THUMB.) LINDL.

Daun, buah dan kulit batang Eriobotrya japonica mengandung


flavonoida dan polifenol, di samping itu buahnya juga mengandung asam

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rosales
Rosaceae
Eriobotrya
Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.

sitrat.

Lokwat
Anggur Braslagi (Sumatra Utara)
Lokat, Lokwat (Sunda) Olik (Jawa)
Pohon, tinggi 5-10m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
permukaan kasar, kulit mengelupas, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal runcing, panjang 7-15 cm, lebar
4-7,5 cm, pertulangan menyirip, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ujung batang atau
cabang, tangkai berbulu, coklat, benang sari
jumlah banyak tersusun dalam lingkaran, putik di
tengah, pendek, mahkota lepas, lima helai, putih.
Semu, bulat telur, panjang 2,5-4 cm, masih muda
hijau dilapisi bu!u, setelah tua kuning.
Bulat telur, agar keras, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Bunga Eriobotrya japonica berkhasiat sebagai obat batuk dan asma,
daunnya untuk obat mencret, sedang buahnya sebagai penurun panas dan
pereda kejang.
Untuk obat mencret dipakai + 15 gram daun segar Eriobotrya japonica.
dicuci, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menft,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak.

Gambar

35. Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.

ERYTHRINA FUSCA LOUR.

Sinonim
Botani

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Erylhrina ovatifolia Roxb.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Erythrina
Erythrina fusca Lour.
Cangkring
Galada ayer (Melayu)
Cangkring (Jawa)
Rope (Sasak)
Kane (Makasar) Rase (Bugis)
Pohon, tinggi 10-16 rn.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
berduri tajam, putih kecoklatan.
Majemuk, tersebar, bulat, tepi rata, ujung dan
pangkal tumpul, panjang 7-16 cm, iebar 7-16 cm,
pertulangan rnenyirip, hijau mengkilat.
Majemuk, di ujung batang, tangkai silindris. panjang
2-3 cm, kelopak bentuk tabung, ujung bercangap,
hijau pucat, benang sari panjang 3 cm, merah,
kepala sari bentuk ginjal, kuning, tangkai putik
silindris, panjang 3 cm, putih, kepala putik lonjong,
kuning, mahkota bentuk kupu-kupu, merah.
Polong, diameter 2-3 cm, coklat.
Bentuk ginjal, coklat.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Akar Erythrina fusca berkhasiat sebagai obat sakit beri-beri.
Untuk obat beri-beri dipakai + 10 gram akar Erythrina fusca, dicuci dan
direbus dengan 1 gelas air hingga air rebusannya tinggal setengah, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun, akar dan batang Erythrina fusca mengandung saponin dan polifenol, di samping itu akarnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 15. Erythrina fusca Lour.

ERYTHRINA LITHOSPERMA MIQ.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Erythrina hypaporus Boerl.; E. secundiflora Hassk.;


E. subumbrans Merr. ; E. subumbrans Hassk.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Erythrtna
Erythrina lithosperma Miq.
Dadap serep
Dadap minyak (Melayu)
Dadap cangkring (Sunda) Dadap serep (Jawa) Dhadhak cangkring {Madura)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Pohon, tinggi 15-20 m.


Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, licin,
hijau berbintik-bintik putih.
Majemuk, bersilang, segi tiga, tepi rata, ujung meruncing, pangkal membulat hampir rata, bertangkai
silindris, panjang 12-14 cm, hijau, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 6-12 cm, kelopak bentuk tabung
ujung bercangap, hijau, benang sari halus, coklat,
tangkai putik silindris, panjang 2-2,5 cm, hijau, kepala putik bulat meruncing, oranye, mahkota bentuk
tabung, panjang 3-4 cm, oranye.
Polong, panjang 4-6 cm, hijau muda.
Bentuk ginjal, coklat.
Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Erythrina lithosperma berkhasiat sebagai obat dernam bagi wanita
yang habis melahirkan (demam nifas) dan untuk pelancar keluamya air susuUntuk obat demam nifas dipakai 1 atau 2 lembar daun Erythrina lithosperma, dicuci lalu ditempelkan di dahi wanita yang habis meiahirkan.
Kandungan kimia

Daun, akar dan kulit batang Erythrina lithosperma mengandung saponin,


flavonoida dan polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung alkaloida.

Gambar 16. Erythrina lithosperma Miq.

ERYTHRINA MICROCARPA K. & V.

Botani

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Mama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiosperrnae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Erythrina
Erythrina microcarpa K. & V.

Dadap bong
Deris daun alus (Melayu)

Dadap bong (Jawa)


Pohon, tinggi 10-17 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
permukaan beralur, berduri, hijau pucat.
Majemuk, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung tumpul,
pangkal membulat, panjang 6-9 cm, lebar 6-9,5
cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, halus.
hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 6-12 cm, hijau, kelopak bentuk
corong, hijau, benang sari silindris, panjang 2-3
cm, oranye, tangkai putik panjang 2-3 cm, hijau,
kepala putik bulat meruncing, oranye, mahkota
bentuk bibir, rnerah.
Polong, panjang 7-10 mm, hijau.
Bentuk ginjal, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Erythrina microcarpa berkhasiat sebagai obat demam pada anakanak.
Untuk obat demam pada anak-anak dipakai 1-2 lembar daun Erythrina
microcarpa, dicuci dan ditempelkan di dahi anak-anak sebagai kompres.
Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Erythrina microcarpa mengandung saponin,
di samping itu daunnya juga mengandung alkaloida, akarnya mengandung
flavonoida sedang kulit batangnya mengandung alkaloida, flavonoida dan
polifenol.

Gambar 17. Erythrina microcarpa K. & V.

ERYTHRINA VARIEGATA L.

Botani

Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas,
Bang'sa
Suku
Marga
Jenis
Mama umunVdagang

Nama daerah

Erythrina variegata L. var. orientalis (L.) Merr.; E.


indica Lamk.; E. orientalis (L.) Merr.
Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Resales
Papilionaceae
Erythrina
Eryihrtna variegata L.

Dadap ayam

Sumatera

Jawa

Galala itama (Melayu)


Dadap blendung (Sunda) Dadap ayam (Jawa)

Ball
Maluku

Ngolala datatoka (Halrnahera) Galala kokolu (Tema-

Dalundung

te) Lola kahori (Tidore)


Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Pohon, tinggi 25 m.
Berkayu, berduri tempel, kulit kayu mudah mengelupas, hijau keputih-putihan.

Majemuk, anak daun tiga.bulat telur, pangkal tum-

pul, tepi rata, panjang 20-30 cm, lebar 4-10 cm,


tangkai panjang 10-15 cm, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, tumbuh di ujung batang,
daun pelindung cepat gugur, langkai pendek, kelopak bentuk corong, mahkota panjang 8 cm, bentuk
kupu-kupu benang sari sepuluh, panjang 5-7 cm,
kuning, putik satu, merah.
Polong. berambut, panjang 10-30 cm, berisi 8
biji, masih muda hijau setelah tua coklat.
Bulat telur, pipih, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Erythrina variegata berkhasiat sebagai obat nyeri waktu haid
Untuk obat nyeri waktu haid dipakai 15 gram daun segar Erythrina
variegata, dicuci dan ditumbuk sampai lumat. Dipakai sebagai param pada
perut yang terasa sakit kemudian dibalut.

Kandungan kimia
Daun dan kulit batang Erythrina variegata mengandung saponin, llavonoida
dan polifenol, di samping itu kulit batangnya juga mengandung alkaloida.

Gambar 115. Erythrina variegata L.

EUCALYPTUS ALBA REINW.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Nusa Tenggara

Spermato phyla
Angiospermae
Dicotyledonae
Myrtales

Myrtaceae

Eucalyptus

Eucalyptus alba Reinw.

Kayu putih

Kayu putih (Timor) Kapape (Flores) Kapapa (Alor)


Nggela sole (Roti)

Deskripsi

Habitus

Pohon, tinggi 10 m.

Batang

Berkayu, bulat, kulit mudah mengelupas, bercabang,


kuning kecoklatan.

Daun

Tunggal, lanset, ujung dan pangkal njncing, tepi

Bunga

Majemuk, bentuk bulir, panjang 7-7,5 cm, benang

Buah
Biji
Akar

rata, permukaan berbulu, pertulangan sejajar, hijau.


sari banyak, tangkai sari putih, kepala sari kuning,
putik satu, putih, mahkota 5 helai, putih.

Kotak, beruang tiga, tiap ruang terdapat banyak


biji.
Kecil, banyak, coklat.
Tunggang, putih.

Khasiat
Buah Eucalyptus alba berkhasiat sebagai pelega perut. Minyak dari daun

dapat digunakan unluk obat gosok dan obat batuk.


Untuk pelega perut dipakai 10 gram buah Eucalyptus alba, dicuci dan
direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum
sekaiigus.

Kandungan kimia
Daun Eucalyptus alba mengandung saponin, flavonoida, tanin di samping

minyak atsiri.

Gambar 116. Eucalyptus alba Reinw.

EUCALYPTUS UMBELLATA DUM. COURS


Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Myrtaceae
Eucalyptus
Eucalyptus umbellata Dum. Cours
Kayu putih
Kayu putih (Jawa)
Pohon, tinggi 7-10 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodia
halus, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing
pangkal meruncing, panjang 10-12 cm, lebar 4-6
cm, tangkai silindris, panjang 1 cm, coklat, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang
1,5 cm, kelopak bentuk mangkok, hijau, benang
sari panjang 8 mm, halus, putih, tangkai putik
silindris, panjang 4-6 mm, putih, kepala sari bulat.
hijau, mahkota bentuk kerucut, putih.
Buni, bentuk lonceng, diameter 1 cm, masih
muda hijau setelah tua coklat.
Lonjong, pipih, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Buah dan daun Eucalyptus umbellata berkhasiat sebagai obat masuk
angin dan untuk penghangat badan.
Untuk obat masuk angin dipakai + 5 gram buah kering Eucalyptus umbellata, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air sampai air rebusannya tinggal
setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali pagi dan
sore sama banyak,

Kandungan kimia
Akar, kulit batang dan daun Eucalyptus umbellata mengandung saponin,
di samping itu akarnya juga mengandung alkaloida, flavonoida dan tanin,
kulit batangnya mengandung polifenol dan antrakinon sedang daunnya mengandung minyak atsiri.

Gambar 18. Eucalyptus umbellata Dum. Cours

EUCHRESTA HORSFIELDII (LESCH.) BENN.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Euchresta
Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn.
Prana jiwa

Prana jiwa (Jawa)


Perdu, tinggi 1-2 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial.
permukaan berbintik-bintik, hijau.
Majemuk, menyirip berhadapan, lonjong, tepi rata,
ujung meruncing, pangkal tumpuf, panjang 12-14
cm, lebar 5-7 cm, pertulangan menyirip, halus, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiakdaun, bertangkai
silindris, kelopak berbagi, lima helai, hijau, benang
sari silindris, putih, kepala putik bulat, kuning, mahkota parang 1,5-2 cm, putih.
Polong, panjang 1,5-2 cm, lebar 1 cm, hitam.
Bentuk ginjal, coklat muda.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Biji Euchresta horsfieldii berkhasiat sebagai obat batuk darah, untuk
penguat syahwat dan pelancar air seni.
Untuk obat batuk darah dipakai 15 gram biji Euchresta horsfieldii kering,
dicuci dan ditumbuk halus lalu diseduh dengan 1 gelas air matang panas,
dinginkan. Hasil seduhan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun dan biji Euchresta horsfieldii mengandung saponin dan polifenol, di
samping itu bijinya juga mengandung flavonoida.

Gambar 19. Euchresta horsfieldii (Lesch.) Benn.

EUGENIA AQUEA BURM. F.

Kandungan kimia

Daun, kulit batang dan akar Eugenia aquea mengandung sapon

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Cerocarpus aqueus Hassk. ;


Jambosa subsessilis Miq. ;
Zyzygium aqueum (Burm. f) Alsk.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Myrtaceae
Eugenia
Eugenia aquea Burm. f.

Jambu air
Jambe raya (Aceh) Jambu air (Gayo) Jambu air

(Lampung) Jambu iaie (Minangkabau)


Jawa
Bali
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Jambu air (Sunda) Jambu wer (Jawa) Jambu air


(Madura)
Jambu er (Bali)
Jambu jene (Makasar) Jambu salo (Bugis)
Gora yadi (Ternale) Yadi (Tidore)
Pohon, tinggi 10-15 m.

Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,


kasar, coklat muda.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung tumpul,
pangkal membulat, panjang 15-20 cm, lebar 5-7
cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk karang, di ketiak daun, kelopak
bentuk corong ujung bertoreh, hijau kekuningan,
benang sari panjang 3,5 cm, putih, putik panjang
5 cm, hijau pucat, mahkota bentuk kuku, licin
putih kekuningan.
Buni, bentuk lonceng, panjang 3-5 cm, masih muda
hijau kekuningan setelah tua memerah.
Bentuk ginjal, diameter 1,5 cm, putih kecoklatan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Kulit batang Eugenia aquea berkhasiat sebagai obat sakit sariawan.
Untuk obat sariawan dipakai + 10 gram kulit batang Eugenia aquea yang
masih muda, dicuci dan ditumbuk halus ditambah setengah gelas air matang
dan disaring. Hasil saringan digunakan untuk berkumur-kumur.

Gambar 20. Eugenia aquea Burm. f.

EUGENIA AROMATICA O. K.

Botanl

Sinonim

Klasitikasi
Divisi

Spermatophyta
Angiospermae
Dicolyledonae
Myrtales
Myrtaceae
Eugenia
Eugenia afomatica O. K.

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah

Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi

Habilus

Batang
Daun

Bunga

Buah

Tunggang, coklat.

Khaslat
Bunga Eugenia aromatica berkhasiat sebagai pelega perut, obat batuk
dan sakit gigi berlobang.

Untuk pelega perut dipakai 5 gram buah Eugenia aromatica, diseduh


dengan 1 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sehari dua kali
1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia
Kuncup bunga dan daun Eugenia aromatica mengandung saponin,
flavonoida dan tanin, di samping minyak atsiri.

Cengkeh

Sumatera

Jawa

Eugenia caryophyllata Thunb.; Caryophyllus aromaticus L; Jambosa caryophyllus N. D. Z.; Syzygium aromaticum (L.) Merr. & Perry.

Kecil, diameter 4 mm, coklat muda.

Biji
Akar

Beungeu lawang (Gayo) Bunga lawang (Batak)


Singhe (Karo) Bunga lasang (Toba) Bunga cengkeh
(Mjnangkabau) Cengkih (Lampung) Cengkeh (Melayu)

Cengkeh (Sunda) Cengkeh (Jawa) Cengke (Madu-

ra)

Cengkeh
Cangke (Dayak ngaju)
Cangke (Bima) Sinke (Flores)
Bunga rawan (Sangir) Pungo lawan (Gorontalo)
Bwungo laango (Buol) Cangke (Makasar) Cengke
(Bugis)
Poirawane (Seram) Buglawa (Buru) Balawala
(Ternate) Gomode (Tidore)
Pohon, tinggi 10 m.
Berkayu, bercabang banyak, bulat, mengkilap, ma-

sih muda hijau setelah tua keunguan.

Tunggal, bulat (elur, ujung dan pangka runcing, tepi


rata, pertulangan menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 6-13,5 cm, lebar 2,5-5 cm, tangkai

panjang 1-2 cm, masih muda merah setelah tua


hijau.
Majemuk, malai, tumbuh di ujung baiang, kelopak
bentuk corong, pangkal berlekatan, mahkota bentuk
bintang, panjang 4-5 mm, benang sari banyak, panjang 5 mm, tangkai putik pendek, masih muda
hijau setelah tua merah, merah.
Buni, bulat telur, panjang 2-2,5 cm, merah kehilaman.

Gambar 117. Eugenia aromatica O.K.

EUGENIA CUMINI MERR.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Eugenia jambolana Lamk.; Syzygium jambolana


Miq.; S. malaccense (L.) Merr. & Perry.

Eugenia

Eugenia cumini Merr.

Jamblang

Jambe kleng (Aceh) Jambu kling (Gayo) Jambu kalang (Minangkabau) Jambelang (Melayu)

Jamblang (Sunda) Duwet (Jawa) Juwet (Jakarta)

Ball

Juwet

Deskripsi

(Habitus
Batang

Daun

Bunga

ilavonoida dan tanin.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Myrtales
Myrlaceae

Jawa
Nusa Tenggara
Sulawesi

Kandungan klmia
Daun, kulit batang dan biji Eugenia cumini mengandung saponin,

Duwak (Madura)

Klayu (Sasak) Duwe (Bima) Jambulan (Flores)

Jumblang (Mongondow) Rapo-rapo (Makasar) Alicopeng (Bugis


Pohon, tinggi 20 m.

Berkayu, bercabang banyak, diameter 10-30 cm,


putih kotor.
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, tepi rata, pangkal

tumpul, pertulangan menyirip, permukaan atas


mengkilat, panjang 7-16 cm, lebar 5-9 cm, tangkai
panjang 1-3 cm, hijau.
Majemuk, malai, tumbuh di ketiak daun dan di ujung
batang, kelopak bentuk lonceng, hijau muda, mah-

kota bentuk bulat telur, panjang 3 mm.benang


Buah
Biji
Akar

sari banyak, tangkai dan kepala sari putih, putik


satu, putih.
Buni, bulat lelur, panjang 2-3 cm, merah tua.
Benluk lonjong, keras, putih.
Tunggang, bercabang-cabang, coklat muda.

Khasial
Buah Eugenia cumini berkhasiat sebagai obat mencret, obat sakit gula

dan obat nyeri ginjal.

LJntuk obat mencret dipakai 100 gram buah matang Eugenia cumini,

dicuci dan dimakan langsung.

Gambar 118. Eugenia cumini Merr.

EUGENIA JAMBOS L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales

Myrtaceae
Eugenia
Eugenia jambos L
Jambu mawar
Jambu mawar (Jawa)
Pohon, tinggi 5-8 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, kasar, coklat.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata.
ujung runcing, pangkal meruncing, panjang 7-13
cm, lebar 3-5 cm, bertangkai pendek, hijau,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, tersebar di perrnukaan batang, kelopak
bentuk corong ujung berbagi, panjang 2-5 mm,
hijau, benang sari silindris, panjang 1-2 cm, putih,
kepala sari coklat, tangkai putik silindris, putih,
mahkota bentuk kuku, putih kekuningan.
Buni, bulat, diameter 2-3 cm, licin, hijau kecoklatan,
Bentuk ginjal, diameter 1 cm, putih kecoklatan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Buah Eugenia jambos digunakan sebagai obat untuk mencegah kebiasaan
ngompol pada anak-anak.
Untuk mengatasi kebiasaan ngompol digunakan 10 buah Eugenia jambos, dicuci dan dicacah halus lalu diberi sepotong kecil gula jawa dan direbus dengan 1 gelas air sampai air rebusannya tinggal setengah, dinginkan
dan disaring. Hasil saringan diminumkan sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, buah dan kulit batang Eugenia jambos mengandung saponin, di
samping itu daun dan buahnya juga mengandung polifenol, buah serta kulit
batangnya mengandung flavonoida sedang kulit batangnya mengandung t a nin.

Gambar 21. Eugenia jambos L.

EUGENIA MICROCYMA K. & V.

Daun dan kulit batang Eugenia microcyma mengandung flavonoida,


tanin dan polffenol.

Botani
Sinonim

Syzygium microcymum (K. & V.) Amsh.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Myrtaceae
Eugenia

Nama umum/dagang
Mama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Eugenia microcyma K. & V.


Jambon
Gelam, Ki tambaga (Sunda) Jambon (Jawa)
Pohon, tinggi 20-30 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
permukaan kasar, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal runcing, panjang 15-25 cm, lebar 5-10cm,
pertulangan menyirip, permukaan licin, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di batang, benang sari
jumlah banyak tersusun dalam satu lingkaran, putik
di tengah lebih panjang dari benang sari, kelopak
bentuk corong bercangap, mahkota lepas ujung
membulat, kuning.
Buni, bentuk lonceng, garis tengah 2,5-4 cm,
kuning.
Bola, agak keras, putih kecoklatan.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Eugenia microcyma berkhasiat sebagai obat sakit gula.
Unluk obat sakit gula dipakai + 15 gram daun segar Eugenia
microcyma, dicuci, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15
menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama
banyak.

Gambar 36. Eugenia microcyma K. & V.

EUGENIA POLYANTHA WIGHT

Botanl
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
.Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Eugenia lucidula Miq.; Syzygium polyanthu (Wight)


Walp.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Myrtales
Myrtaceae
Eugenia

Eugenia poiyanttia Wight.


Salam

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Ubar serai (Melayu)


Gowok (Sunda) Salam (Jawa) Salam (Madura)

Deskripsi
Batang

Bulat, permukaan licin, diameter 25 cm, putih

Daun

Bunga

kecoklatan.

Majemuk, rnenyirip genap, permukaan licin, tepi


rata. ujung meruncing, pangkal runcing, panj'ang
10-14 cm, lebar 4-8 cm, tangkai panjang 1 cm,
pertulangan menyirip, permukaan atas hijau tua,

permukaan bawah hijau muda.


Majemuk, tumbuh di ujung batang, kelopak bentuk
piala, diameter 4 mm, hijau, mahkota panjang 2-3,5
mm, putih, putik panjang 1,5-2 mm, hijau keputihputihan.

Buah
Biji
Akar

Buni, bulal, diameter 1,2 cm, masih muda hijau


setelah tua coklat kehilaman.
Bulat, diameter 1 cm, coklat.

Tunggang, coklat muda.

Khaslat
Daun Eugenia polyantha berkhasiat sebagai obat mencret, pencernaaiV
dan lemah lambung.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram daun segar Eugenia polyantha,
dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 rnenit, Hasil rebusari diminurrl

sekaligus.

Kandungan kimla
Daun dan kulit batang Eugenia polyantha mengandung saponin dan
flavonoida, di samping itu daunnya jug a mengandung alkaloida dan polifenol,
sedangkan kulit batangnya juga mengandung tanin.

Gambar 119. Eugenia polyantha Wight

EUGENIA POLYCEPHALA MIQ.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Jambosa cauliflora DC. ;


Zyzygium polycephalum (Miq.) Merr & Perry

Kandungan kimia

Daun, kulit batang dan buah Eugenia polycephala mengandung saponin dan flavonoida,
sedang kulit batangnya mengandung polifenol.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales

Myrtaceae
Eugenia
Eugenia polycephala Miq.
Gowok

Nama daerah

Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Buwah sali (Palembang)


Kupa (Sunda) Gowok (Jawa)
Pohon, tinggi 10-15 m.
Tegak, berkayu, butat, percabangan simpodial,
kasar, coklat rnuda.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata,
ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 15-25
cm, lebar 7-13 cm, halus, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun di ujung


batang atau cabang, tangkai silindris, panjang 5
cm, hijau, kelopak bentuk corong, ujung bercangap,
hijau, benang sari panjang 5-7 mm, putih, kepala
sari bulat, kuning, tangkai putik silindris, panjang
0,5-1 cm, hijau, kepala putik bulat, putih, mahkota
bentuk kuku, kuning.
Buni, bulat, diameter 2,5-4 cm, ungu.
Bentuk ginjal, diameter + 1 cm, putih kehijauan.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Kulit batang Eugenia polycephala berkhasiat sebagai obat mencret dan
untuk bahan penyamak kulit.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram kulit batang Eugenia polycephala,
dicuci dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, didinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 22. Eugenia polycephala Miq.

EUGENIA UNIFLORA L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Eugenia micnelii Lamk.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Myrtaceae
Eugenia
Eugenia uniflora L.
Dewandaru
Cereme asam (Melayu)
Asem selong, Belimbing londo, Dewandaru (Jawa)
Perdu, tahunan, tinggi + 5 m,
Tegak, berkayu, bulat, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang
+ 5 cm, lebar 4 cm, hijau.
Tunggal, berkelamin dua, daun pelindung kecil, hijau, kelopak bertaju liga sampai lima, benangsan
banyak, putih, putik silindris, mahkota bentuk kuku,

kuning.
Buah
Biji
Akar

Buni, bulat, diameter 1,5 cm, merah.


Kecil, keras, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Eugenia uniflora berkhasiat sebagai obat mencret.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram daun segar Eugenia uniflora, dicuci, ditumbuk sampai halus, diseduh dengan 1/2 gelas air matang dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali pagi dan sore sama banyak
Kandungan kimia
Daun dan batang Eugenia uniflora mengandung saponin, flavonoida dan
tanin.

Gambar 23. Eugenia uniflora L.

EUPATORIUM RIPARIUM REG.

Botanl
Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama urnunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Asterales
Compositae
Eupatorium
Eupatorium riparium Reg.
Tekelan

Teklan (Sunda) Tekelan (Jawa Tengah)


Semak. tinggi 50-150 cm.

Bulat, masih muda bersegi empat, beralur, beruas,

ungu.
Tunggal, berhadapan, bulat telur, tepi bergerigi,
ujung dan pangkal runcing, permukaan berbulu halus, pertulangan menyirip, hijau muda, panjang 4-5

cm, lebar 1-1,5 cm, tangkai pendek, hijau.


Bunga
Buah
Biji

Akar

Majemuk, malai, tumbuh di ujung batang, kelopak


bentuk lonceng, mahkota bunga bentuk jarum, putih.
Kecil, berbulu, coklat kehitaman.
Bentuk jarum, kecil, hitam.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Eupatorium riparium berkhasiat sebagai peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 30 gram daun segar Eupatorium riparium,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, hasil rebusan

diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.


Kandungan kimia
Daun Eupatorium riparium mengandung saponin, tlavonoida dan polifenol.

Gambar 120. Eupatorium riparium Reg.

EUPATORIUM TRIPLINERVE VAHL.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunYdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Eupatorium ayopana Vent, ex Millin.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Campanulales
Acanthaceae
Eupatorium

Eupatorium triplinerve Vahl.


Prasman
Daun prasman
Jukut prasman (Sunda) Prasman (Jawa)

Semak, tinggi 50-100 cm.


Berkayu, beruas-ruas, merah muda.
Tunggal, berhadapan, lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal meruncing, permukaan licin, pertulangan menyirip, panjang 5-8 cm, lebar 1-2 cm,

hijau keunguan.
Majemuk, tumbuh di ujung batang, panjang tangkai
bunga 4 mm, kelopak lepas, terdiri dari 5 daun
kelopak,hijau keunguan, mahkota bentuk bintang,

kecil, benang sari kecil, kepala sari banyak, panjang


bakal buah 2 mm, berambut putih, ungu kemeAkar

rahan.
Tunggang, putih kotor.

Khaslat
Daun Eupatorium triplinerve berkhasiat sebagai peluruh air seni.

Untuk peluruh air seni dipakai 20 gram daun segar Eupatorium


triplinerve, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 mentt. Hasil
rebusan diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan akar Eupatorium triplinerve mengandung saponin, flavonoida,
dan politenol, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri.
Gambar 121. Eupatorium triplinerve Vahl.

EUPHORBIA ANTIQUARUM L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa
Diskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotylcdoneae

Euphorbiales

Euphorbiaceae

Euphorbia

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit perut: batang susudu segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml
air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, selelah dingin diminurn sekaligus.
Lakukan pengobatan sebanyak 2-3 kali sehari.
2. Obat nyeri sendi: batang susudu segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selarna 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehan pagi dan sore.
Kandungan kimia
Batang dan daun susudu mengandung alkaloida, saponin dan tanin.

Euphorbia antiquarum L.

Susudu
Sudu-sudu, Susudu, Susuru (Jawa)
Perdu, tahunan, tegak, tinggi- 1 -3 cm.
Persegi, bersayap, tepi berduri, terdapat benjolan-benjolan
bekas pelekatan daun, sukulen, warna hijau.
Tunggal, di ujung batang, tersusun berhadapan, bentuk oval
sampai lonjong, panjang 7-15 cm, lebar 2-5 cm, ujung tumpul,
pangkal runcing, tepi rata, permukaan halus, warna hijau pucat
kusam.
Majemuk, bentuk tandan, terletak di ujung batang, panjang
tangkai 15 cm, kelopak bentuk bibir, dua helai, warna merah

kekuningan, mahkota kecil, membungkus benang sari dan putik,


panjang 2-3 mm, warna merah.

Buah
Biji
Akar

Tunggal, kotak, bulat, kulit lunak, diameter 3-4 mm, warna


hijau.
Bentuk bulat, keras, kecil, berwarna coklat.
Serabut, berwama putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umumnya dibudidayakan sebagai tanaman hias atau kadang

tumbuh di pinggir-pinggir jalan, kebun atau pagar pekarangan. Tumbuh dari dataran
rendah dekat pantai sampai ketinggian 1.000 m di alas permukaan laut. Berbunga pada

bulan Maret-April, pemanenan dapat dilakukan sepanjang tahun.


Bagian yang digunakan
Batang yang muda dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
And diare, anti radang dan anti bengkak.

Garnbar 30. Euphorbia antiquarum L.

EUPHORBIA HETEROPHYLLA L.

Botani
Sinonim

Euphorbia pandurata Hort. ; E.cyathophora Murr.;

E. havanensis Willd.
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angrospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia heterophylla L.
Kate mas
Kate mas (Jawa}

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Akar
Biji

Semak, tinggi 0,5-1 m.

Bulat, masif, beruas, halus, hijau.


Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal melengkung, panjang 5-7 cm, lebar 2-31
cm, tangkai pipih, panjang 1,5 cm, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang, tangkai
silindris, panjang 1-2 cm, hijau, kelopak bentuk
piala,
kuning,hijau
mahkota
pucat,bentuk
benang
kuku,
sarikuning.
dan putik halus,
Kendaga, bulat, panjang 3-5 mm, hijau.
Bulat, keras, hitam.

Tunggang, putih kotor.


Khasiat
Akar Euphorbia heterophylla berkhasiat sebagai obat sakit perut dan kepala pusing.

Untuk obat sakit perut dipakai + 10 gram akar Euphorbia heterophylla,


dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai air rebusannya tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun, akar dan batang Euphorbia heterophylla mengandung saponin, di


samping itu daun dan akarnya juga mengandung polifenol.

Gambar 24. Euphorbia heterophylla L.

EUPHORBIA HIRTA L.
Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerart
Sumatera

Jawa

Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Euphorbia pilufitera L.
Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Euphorbiales
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia hirta L.
Palikan kebo

Daun biji kacang


Nanangkaan (Sunda) Gendong anak (Jakarta)
Fatikan kebo (Jawa) Kaksekakan (Madura)
Sosononga (Halmahera) Isu maibi (Ternate) Isu giti
(Tidore)
Herba 1 tahun, tinggi 50 cm.

Lunak, beruas, penampang bulat, berbulu, bergetah


putih, hijau kecoklatan.
Tunggal, berhadapan, lanset, pangkal dan ujung

runcing, tepi bergerigi, permukaan atas dan bawah


berbulu, pertulangan menyirip, panjang 5-50 mm,
tangkai panjang 2-4 mm, lebar 0,7-1 mm, hijau ke-

unguan.
Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, tumbuh di ketiak daun, kelopak bentuk


cawan, ungu kehijauan, mahkota panjang 1 mm,
berambut, hijau kemerahan.
Kolak, hijau kemerahan.

Kecil, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Daun Euphorbia hirta berkhasial sebagai obat batuk, peluruh air seni dan
sariawan.

Untuk obat batuk dipakai 20 gram daun Euphorbia hirta, dicuci dan
direbus dengan 2 geias air selama 15 menit. Hasil rebusan disaring dan
diminum sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun dan akar Euphorbia hirta mengandung saponin, flavonoida dan
politenol.

Gambar 122. Euphorbia hirta L.

EUPHORBIA MILLI CH. DES MOULINS.


Botani

Klasifikasi :

Divisi
Sub ctivis
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiaies
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia mill: Ch. Des Moulins.

Nama umum/dagang

Mahkota duri

Nama daerah
Jawa

Mahkota duri (Jawa Tengah)

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat pendarahan rahim: bunga mahkota duri segar sebanyak 15 gram, dicuci, direbus
dcngan 200 ml air sampai mendidih dan air rebusannya tinggal setcngah. disaring,
setclah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat luka terbakar: daun dan batang (yang telah dibuang durinya) mahkota dun segar
sebanyak 10 gram, dicuci ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit gula.
tempelkan ke bagian yang sakit.
Kandungan kimia
Daun, batang dan bunga mahkota duri mengandung saponin dan tanin, di samping itu
bunganya juga mengandung flavonoida.

Deskripsi:
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Semak, tahunan, tegak, tinggi 40-80 cm.


Bersegi, bulat, berduri tajam rapat, panjang duri 3-5 cm,
percabangan rapat, bergetah, coklat kelabu.
Tunggal, di ujung batang, duduk bcrseling, tangkai pendek,
helaian daun bentuk lonjong atau oval, pangkal dan ujung
runcing, tepi rata, panjang 3-5 cm, lebar 1,5-2 cm, permukaan
licin, pertulangan menyirip, warna hijau.
Majemuk, terletak di ketiak daun, bentuk payung, ibu tangkai
bunga panjang 5-10 cm, warna merah ungu, kelopak 2 helai,
bentuk ginjal, halus, panjang 8-13 mm, warna merah, bakal
buah mcnumpang, benang sari dan putik membentuk prisma,
panjang 1-2 mm, warna merah, mahkota 5 helai, panjang 1-2
mm, berlepasan, merah.
Kotak. bentuk bulat, kecil,berwarna putih kehijauan.
Bentuk bulat, kecil, bcrwarna coklat.
Serabut, berwarna coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Umumnya ditanam sebagai tanaman bias atau tanaman pagar. Tumbuh dari dataran
rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 2.300 m di atas permukaan
laut. Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan

sampai tanah berat berliat. Berbunga sepanjang tahun dan dapat dipanen setiap saat
diperlukan.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Anti-radang dan anti-septik.

Gambar 31. Euphorbia milli Ch. Des Moulins

EUPHORBIA PLUMERIOIDES TEYSM. EX HASSK.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia plumerioides Teysm. ex Hassk.
Semboja Jepang
Semboja Jepang (Jawa)
Perdu, tinggi 1-4 m.
Tegak, bulat, permukaan beralur, hijau kecoklatan.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 4-8 cm, lebar 1-2
cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang, tangkai
siiindris, panjang 2-3 cm, kelopak bentuk tabung,
ujung bercangap, merah, benang sari dan putik
panjang 3 mrn, putih, mahkota bentuk corong,
merah muda.
Kendaga, kotak, diameter 2-3 cm, kuning.
Bentuk segi tiga, hitam.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Akar Euphorbia plumerioides berkhasiat sebagai obat batuk.
Untuk obat batuk dipakai + 5 gram akar Euphorbia plumerioides kering,
dicuci, direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan ditambah 1 sendok teh air jeruk nipis dan diminum sekaligus..
Kandungan kimia

Daun, batang dan akar Euphorbia plumerioides mengandung saponin dan


flavonoida. di sarnping itu daun dan batangnya juga mengandung polifenol
sedang akarnya mengandung tanin.

Gambar 25. Euphorbia plumerioides Teysm. ex Hassk.

EUPHORBIA PROSTATA W. AIT.

Botani

Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Euphorbia thymifolia Burm.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Euphorbiales
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia prostata W. Ait.
Krokot cina
Kimules (Sunda) Krokot cina (Jawa)

Jalu-jalu tona (Halmahera)


Semak, merambat, panjang 20-40 cm.
Merambat, bulat, lunak, bergetah, hijau.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong,tepi bergerigi, ujung dan pangkal tumpul, panjang 1-1,7
crn, lebar 5-9 mm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan dan tersusun dalam malai,
di ketiak daun, tandan bunga bentuk bulat, berbulu,
hijau.
Kendaga, bulat, hijau.
Bulat, hitam.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat
Herba Euphorbia prostata berkhasiat sebagai obat disentri dan obat luka.
Untuk obat disentri dipakai 10 gram herba Euphorbia prostata, dicuci
dan direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diminum dua kali pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia
Herba Euphorbia prostata mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 26. Euphorbia prostata W. Ait.

EUPHORBIA PULCHERRIMA WILLD.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Poinsettia pulcherrima R. Grah,


' -

Marga

Jenis
Nama umunYdagang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Euphorbiales

Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia pulcherrima Willd.
Racunan

Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Btji

Akar

Denok (Batak) Pohon merah (Melayu)


Puring bunggala (Jakarta) Racunan (Jawa)
Perdu, tinggi 4 m.

Berkayu, permukaan pecah, bulat, bercabang, bergetah, putih kotor.


Tunggal, bertangkai, tersebar, bulat telur, tepi rata,
ujung dan pangkal runcing, panjang 10-21 cm, Igbar
5-7,5 cm, pertulangan menyirip, tangkai panjang

4,5-17,5 cm, meran, masih muda merah setelah tua


hijau.
Majemuk, malai, tumbuh di ketiak daun dan di ujung
batang, kelopak bentuk lonceng, hijau kekuningan,
mahkota kuning kemerahan, tangkai benang sari
jingga, kepala sari merah, putik dengan bakal buah
beruang tiga, merah.

Kotak, panjang 1,5 cm, masih muda hijau setelah


tua coklat.
Bulat, coklat.
Tunggang, kuning.

Khasiat
Getah dan daun Euphorbia pulcherrima- berkhasiat sebagai obat luka
baru.

Untuk obat luka baru dipakai getah Euphorbia pulcherrima secukupnya.

Dioleskan pada luka baru.


Kandungan kimia

Daun Euphorbia pulcherrima mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 123. Euphorbia pulcherrima Willd.

EUPHORBIA TIRUCALI L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Baiang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicolyledonae

Euphorbiales
Euphorbiaceae
Euphorbia
Euphorbia tirucali L.
Kayu urip

Palah tulang
Susuru (Sunda) Kayu urip (Jawa Tengah) Kayu

jaliso (Madura)

Perdu, tahunan, tinggi 6 m.


Berkayu, silindris, bercabang, bergetah, hijau.
Tunggal, lanset, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, hijau.
Majemuk, tumbuh di ujung batang, kelopak bentuk

tabung, bercangap lima, bakal buah bentuk tabung,


merah muda.
Bulat, kecil, hijau muda,
Lonjong, kecil, coklat kehitaman.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Getah Euphorbia tirucali berknasiat sebagai obat luka baru atau kesisipan
duri.
Untuk obat luka baru atau kesisipan duri dipakai getah Euphorbia tirucali
secukupnya. Getah diambil dari tangkai segar yang dipotong lalu dioleskan
pada luka.
Kandungan kimla
Batang Euphorbia tirucali mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 124. Euphorbia tirucali L.

EUPHORIA LONGANA LAMK.

Kandungan kimia
Daun dan biji Euphoria longana mengandung saponin dan polifenol, di

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Euphoria longan (Lour.) Steud.; Nephelium longanum Wight.; N. long yan Bl.

samping itu daunnya mengandung tanin sedang daging buahnya mengandung glukosa.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Sapindales
Sapindaceae
Euphoria

Euphoria longana Lamk.

Lengkeng
Lengkeng(Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Pohon, tinggi 10-15 m.


Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
permukaan kasar, coklat.
Majemuk menyirip, berseting, anak daun bentuk
lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal runcing,
panjang 4-9 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan
menyirip, permukaan licin, hijau.
Majemuk, berumah satu, bentuk malai, diujung
cabang, bunga betina bakal buah tampak jelas,

hijau, benang sari tersusun dalam lingkaran,


Buah

Biji
Akar

kelopak hijau, mahkota lepas, kuning pucat.


Buni, bentuk bola, garis tengah 1 -2 cm, permukaan
kasar, coklat.
Bola, keras, licin, hitam.
Tunggang, coklat.

Khaslat
Biji Euphoria longana berkhasiat sebagai obat sakit borok dan daging
buahnya untuk obat penenang.
Untuk obat sakit borok dipakai + 15 gram biji kering Euphoria longana,
digoreng sangan lalu ditumbuk halus dan drtaburkan pada bagian yang sakit.

Gambar 37. Euphoria longana Lamk.

EXCOECARIA BICOLOR HASSK.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Bijl
Akar

Excoecaria cochinchinensis Lour..


Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Euphorbiales

Euphorbiaceae
Excoecaria
Excoecaria bicolor Hassk,

Sambang darah

Sambang darah {Jawa)


Perdu, tinggi 3 m.

Berkayu, penampang bulat, percabangan menggarpu, ranting muda beaias-ruas, bergetah, hijau

keunguan,
Tunggal, letak berhadapan,bulat telur, panjang 9-12
cm, lebar 2,5-4 cm, pertulangan menyirip, ujung dan
pangkal meruncing, tepi bergerigi, permukaan atas

hijau mengkilat, permukaan bawah ungu.


Majemuk, tumbuh di ketiak daun atau di ujung
batang, rnahkota bunga tidak nampak, putik tiga
buah, melengkung, kuning.

Kotak, kecil, bulat, merah.


Bulat, kecil, coklat muda.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Excoecaria bicolor berkhasiat sebagai obat mencret dan peluruh air
seni.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram daun segar Excoecaria bicolor,
dicuci dan direbus dengan 2 gelas air selama15 menit. Hasil rebusan diminum

sehari dua kali 1/2 gelas pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun Excoecaria bicolor mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 125. Exoeacaria bicoior Hassk.

FICUS AMPELAS BURM. F.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Sperm atophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus ampelas Burm. f.
Rampelas
Hampelas (Melayu)
Hampelas (Sunda) Rampelas (Jawa)
Somoma (Halmahera) Sosoma (Ternate)
Pohon, tinggi 10-20 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, hijau kecoklatan.
Tunggal, berseling, lonjong, lepi bergerigi, ujung
runcing, pangkal meruncing, panjang 15-18 cm,
lebar 4-6 cm, permukaan kasar, pertulangan
menyirip, hijau.
Tunggal, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang
5-7 mm, hijau kecoklatan, keiopak bentuk corong,
hijau, benang sari panjang + 1 cm, putih, kepala
sari bentuk tabung, coklat muda, kepala putik bulat,
putih, mahkota lonjong, putih.
Buni, bulat, diameter 3 mm, coklat.
Bulat, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Ficus ampelas berkhasiat untuk melancarkan air seni dan getahnya
berkhasiat sebagai obat sakit mencret.
Untuk melancarkan air seni dipakai 15 gram daun Ficus ampelas, dicuci
dan direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun, akar dan batang Ficus ampelas mengandung saponin, flavonoida
dan polifenol.

Gambar 27. icus ampelas Burm. f.

FICUS ANNULATA BL.

Daun, akar dan kulit batang Ficus annulata mengandung flavonoida dan
polifenol, di samping itu daun dan akarnya juga mengandung saponin.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji.
Akar

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus annulata Bl
Bulu
Kiyara koneng (Sunda) Bulu, Grasak (Jawa)
Krasak (Madura)
Pohon, epifit sewaktu muda, tinggi 5-10 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial,
permukaan kasar, bergetah, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal runcing, panjang 15-25 cm, lebar 5-10 cm,
pertulangan menyirip, permukaan berbulu, permukaan atas hijau, permukaan bawah putih.
Majemuk, bentuk malai, di batang, benang sari
jumlah banyak tersusun dalam satu lingkaran.
kelopak bentuk corong bercangap, mahkota lepas,
kuning.
Buni, bentuk bola, garis tengah 2,5-4 cm, hijau,
Bentuk gasing, agak keras, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Ficus annulata berkhasiat sebagai obat sakit demam dan akamya
untuk obat sakit lepra.
Untuk obat demam dipakai + 15 gram daun segar Ficus annulata,
dicucj, direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 38. Ficus annulata Bl.

FICUS BENJAMINA L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Ficus retusa L. var. nitida (Thumb.) Miq.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus benjamina L
Beringin
Waringin (Melayu)
Caringin (Sunda) Beringin (Jawa)

Pohon, tinggi 20-25 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, pada batang tumbuh akar gantung, coklat
kehitaman.
Tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata,
ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm,
lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.
Tunggal, di keliak daun, tangkai silindris, kelopak
bentuk corong, hijau, benang sari dan putik halus,
kuning, mahkota bulat, halus, kuning kehijauan.

Buah

Buni, bulat, panjang 0,5-1 cm, masih muda hijau


setelah tua merah.

Biji

Bulat, keras, putih.


Tunggang, coklat.

Akar

Khasiat
Daun Ficus benjamina berkhasiat sebagai obat sakit sawanan pada anak-

anak.
Untuk obat sawanan dipakai 100 gram daun Ficus benjamina, dicuci
dan direbus dengan 5 liter air selama 25 menit. Air rebusan setelah agak
dingin digunakan untuk memandikan anak yang sedang sakit.
Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Ficus benjamina mengandung saponin,
falvonoida dan polifenol.

Garnbar 28. Ficus benjamina L.

FICUS CALLOSA WILLD.

Sinonim
Botani
Ficus basidentalis Miq.

Klasifikasi
Divisi

Subdivisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Urticales

Moraceae
Ficus

Ficus callosa Willd.

llat-ilatan

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Pangsar (Sunda) llat-ilatan (Jawa)


Pohon, tinggi 20-30 m.
Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, hijau kecoklatan.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 2-6 cm, lebar 1-3
cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan menyirip.
permukaan halus, hijau.
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, kelopak
bentuk piala, ujung bercangap, hijau, benang sari
panjang 2 mm, putih, kepala putik bulat, putih,
mahkota silindris, halus, putih.
Buni, bentuk gasing, hijau kekuningan.
Bulat, kuning.

Tunggang, coklat.

Khasiat

Getah batang Ficus callosa berkhasiat sebagai obat bisul.


Untuk obat bisul digunakan getah yang diperoleh dari hasil sadapan pada
batang Ficus callosa la!u dioleskan pada bisul dan balut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Ficus caliosa mengandung flavonoida, di
samping itu daun dan akarnya juga mengandung saponin dan polifenol sedang kulit batangnya mengandung tanin.

Gambar 29. Ficus callosa Willd.

FICUS DELTOIDEA JACK.

Daun dan buah Ficus deltoidea mengandung saponin, flavonoida dan


tanin.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Kalimantan

Deskripsi
Habitus
Batang

Ficus diversifolia Bl.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledon eae
Urticales

Moraceae
Ficus
Ficus deltoidea Jack.
Tabat barito

Tabat barito (Kalimantan)

Semak, tinggi 25-50 cm.

Biji

Tegak, berkayu, bulat, bercabang banyak, permukaan kasar, bergetah, coklat.


Tunggal, tersebar, bentuk solet, tepi rata, ujung
bulat, pangkal runcing, panjang 2-5 cm, bertangkai
pendek, permukaan licin, permukaan atas hijau,
permukaan bawah kuning kecoklatan.
Tunggal, di ketiak daun, bentuk gasing, benang
sari dan putik tersusun dalam llngkaran, mahkota
lepas, duduk di atas bakal buah, bentuk kuku,
coklat kemerahan.
Bunr, bulat, garis tengah 3-5 mm, kuning.
Bola, kecil, coklat.

Akar

Tunggang, coklat.

Daun

Bunga

Buah

Kandungan kimia

Khasiat
Daun Ficus deltoidea berkhasiat sebagai obat sakit keputihan.
Untuk obat keputihan dipakai + 15 gram daun segar Ficus dettoidea,
dicuci, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasll sarlngan diminum dua kali sehari sama
banyak.

Gambar 39. Ficus deltoidea Jack.

FICUS ELASTICA NOIS. EX BL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Ficus duvivieri Hort.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus elastica Nois. ex 81.
Karet
Rambung (Melayu)
Kikaret (Sunda) Karet (Jawa)

Pohon, tinggi 20-35 m.


Tegak, bulat, percabangan simpodial, permukaan
kasar, putih kecoklatan.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 15-20 cm, lebar 8-15
cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan menyirip.
permukaan halus. hijau.
Tunggal, berkelamin satu, di ketiak daun, kelopak
bentuk mangkok, hijau, benang sari panjang 7
mm, putih, kepala sari bulat, hitam, putik panjang
1-2 cm, kepala putik bulat, hitam, mahkota bentuk

pita, halus, kuning.


Buni, bulat, diameter 1-2 cm, hijau kehitaman.
Bulat, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Getah batang Ficus elastica berkhasiat sebagai obat bisul dan digunakan
sebagai bahan untuk pembuatan permen karet.
Untuk obat bisul dipakai getah yang diperoleh dari hasil sadapan pada

batang Ficus elastica, dioleskan pada bisul dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Daun, akar dan kulit batang Ficus elastica mengandung saponin dan fla-

vonoida, di samping itu kulit batang dan akarnya juga mengandung polifenol
sedang daunnya mengandung tanin.

Gambar 30. Ficus elastica Nois. ex Bl.

FICUS GLABELLA BL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Ficus virens W. Ait. var glabella (Bl.)


Corner
Spermatopnyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus glabella Bl.
Iprih
Iprih (Jawa)
Pohon, tinggi 25 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, hijau
kotor.
Tunggal, tersebar, lonjong, ujung meruncing, pangkal rnembulat, tepi rata, pertulangan menyirip,
panjang 4,5-6,5 cm, lebar 1,5-2 cm, berbulu, hijau.
Majemuk, berkelamin satu, kelopak bercangap,
halus, hijau, benang sari kecil, kepala putik bulat,
mahkota bulat, halus, kuning.
Kotak, bentuk bola, kecil, hijau.
Kecil, bulat, coklat.
Tunggang, kuning kotor.

Khasiat
Kulit batang Ficus glabella berkhasiat sebagai obat demam.
Untuk obat demam dipakai 15 gram kulit batang segar Ficus glabella,
dicuci, ditumbuk sampai lurnat, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas,
diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak
pagi dan sore.
Kandungan kimia
Kulit batang, daun, akar dan buah Ficus glabella mengandung flavonoida,
di samping itu kulit batang, daun dan akarnya juga mengandung saponin, kulit batang serta daunnya juga mengandung polifenol dan buahnya mengandung
tanin.

Gambar 31. Ficus glabella Bl.

FICUS GLOMERATA ROXB.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Ficus racemosa L. ; F. lucescens Bl.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus glomerata Roxb.
Elo

Loawa (Sunda) Elo (Jawa Tengah) Amh (Madura)


Pohon, tinggi 17 m.
Berkayu, tegak, bulat, percabangan simpodial,
coklat.
Tunggal, lonjong, panjang 7,5 cm, lebar + 2,5
cm, ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata,
pertulangan menyirip, tangkai sifindris, panjang 2
cm, coklat kehijauan, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, terdapat bunga jantan
dan betina serta bunga yang steril, benang sari dan
putik kecil, merah.
Buni, bulat, diameter 6 cm, merah.
Bulat, kecil, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun dan buah Ficus glomerata berkhasiat sebagai obat diare.
Untuk obat diare dipakai + 15 gram daun segar Ficus glomerata, dicuci,
direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun, buah dan akar Ficus glomerata mengandung saponin, di samping


itu buah dan akarnya juga mengandung polifenol serta daunnya mengandung
alkaloid dan flavonoid.

Gambar 32. Ficus glomerata Roxb.

FICUS PUMILA L.

Kandungan kimia
Daun Ficus pumila mengandung flavonoida dan polifenol.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kolas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Ficus repens Hout. non Rottl.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus pumila L
Daun dolar
Daun dolar (Jawa)
Semak, epifit, panjang 2-5 m.
Merayap atau memanjat, berkayu, bulat, bercabang banyak, coklat.
Tunggal, berseling, lonjong, tepi rata, ujung
runcing, pangkal runcing, panjang 5-15 cm, lebar
2-7 cm, pertulangan menyirip, permukaan kasar,
hijau.
Tunggal, berumah satu, bunga betina terletak di
bawah, duduk di atas bakal buah, bunga jantan
terletak di atas, putih.
Buni, bentuk gasing, garis tengah 2,5-6 cm, hijau.
Bulat, kecil, coklat.
Serabut, tersebar di batang, coklat.

Khasiat
Batang dan daun Ficus pumila berkhasiat sebagai obat sakit mencret,
ambeien dan pegal-pegal.
Untuk obat ambeien dipakai + 15 gram daun dan batang segar Ficus
pumila, dicuci, direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menrt,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus, sehari dua kali
pagi dan sore.

Gambar 40. Ficus pumila L

FICUS QUERSIFOLIA ROXB.

BotanI
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Ficus monaia Burrn.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Urticales

Moraceae
Ficus

Ficus quersifolia Roxb.


Uyah-uyahan
Periyes (Sarujing)

Amis panon (Sunda) Uyah-uyahan (Jawa Tengah)


Perdu, tahunan, tinggi 1 m.
Berkayu, hijau.
Tunggal, tangkai pendek, berseling, bulat telur,
ujung meruncing, pangkal runcing, tepi bergerigi,
pertulangan menyirip, kasap, hijau muda, hijau.

Majemuk, bentuk lonceng, tumbuh di ketiak daun,


kuning.

Buah

Bulat, bertangkai pendek, masih muda hijau setelah

Biji
Akar

tua jingga.
Kecil, pipih, kuning.
Tunggaiig, kuning.

Khasiat
Daun Ficus quersifolia berkhasiat sebagai peluruh air seni dan penawar

racun binatang berbisa.

Untuk peluruh air sent dipakai 10 gram daun segar Ficus quersifolia,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil
sahngan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Ficus quersifolia mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 126. Ficus quersifolia Roxb.

FICUS RIBES REINW.

Kandungan kimia
Daun dan kulit batang Ficus ribes mengandung saponin, flavonoida dan
polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Marga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Urticales
Moreceaea
Ficus

Jenis

Ficus ribes Reinw.

Bangsa

Suku

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Preh

Walen (Sunda) Kopeng, Preh (Jawa) Ampere


(Madura)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Blji
Akar

Pohon, tinggi 10-15m.


Tegak, bulat, percabangan sirrtpodial, permukaan
kasar, hijau kotor.
Tunggal, tersebar, lonjong, ujung dan pangkal
runcing. tepi rata, panjang 10-15 cm, lebar 3-7 cm,
tangkai pendek, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, pada batang dan ranting, bentuk malai,
panjang 2 cm, benang sari pendek, putih, putik
lonjong, panjang + 2 mm, mahkota bentuk kuku,
ujung melengkung ke dalam, hijau keputih-putihan.
Buni, bulat, tangkai panjang 3 mm, garis tengah
3 cm, masih muda hijau setelah tua coklat kotor.
Bulat, kecil, putih.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Kulit batang Ficus ribes berkhasiat sebagai obat mencret, mual dan
malaria, sedang getahnya untuk pelancar air susu,
Untuk obat mencret dipakai + 15 gram kulit batang Ficus ribes yang
sudah kering, dicuci, dipotong kecil-kecil dan direbus dengan 3 gelas air
sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan
diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.

Gambar 41. Ficus ribes Reinw.

FICUS SEPTICA BURM. F.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umurn/dagang

Ficus leucantatoma Poir.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus septica Burm. f.

Awar-awar

Nama daerah

Jawa

Kiciyat (Sunda) Awar-awar (Jawa Tengah) Barabar

Ball

Awak-awak
Loloyan(Minahasa) Tobo-tobo (Makasar) Dansalo

(Madura)

Sulawesi
Maiuku

(Bugis)
Babu lutu (Halmahera) Tagatalo (Ternate) Awarawar (Ambon)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Perdu, tegak, tinggi 6 m.


Bulat, berongga, bercabang, bergetah, coklat muda.

Bunga
Buah
Biji
Akar

Tunggal, berseling atau berhadapan, bulat telur,


ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata, panjang
10-30 cm, lebar 6-16 cm, permukaan alas meng-

kilat, pertulangan menyirip, tangkai panjang 2-5 cm,


hijau keputih-putihan, hijau.

Majemuk, pada batang dan ranting, kelopak dan

mahkota kecil, hijau keputih-pulihan.


Buni, bulat, tangkai pendek, diameter 2 cm, masih
muda hijau setelah tua hitam.
Kecil, keras, coklat .
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Ficus septica berkhasiat sebagai obat bisul, obat luka. obat borok
dan pertawar racun binatang berbisa. Akarnya berkhasiat sebagai obat sesak
nafas.

Untuk obat bisul dipakai 5 gram daun segar Ficus septica, ditumbuk
sampai lumat, kemudian ditempelkan pada bisul.

Kandungan kimia
Daun, buah dan akar Ficus septica mengandung saponin dan tiavonoida,
di samping itu buahnya juga mengandung alkaloida dan tanin, akarnya juga
mengandung polifenol.

Gambar 127. Ficus septica Burm. f .

FICUS VARIEGATA BL.

Dolani

Sinonim

Ficus cerifera Bl.; F.ceriflua Jgngh.; F. subopaca


Miq.; F, subracemosa Bl.

Klasifikasi
Djvisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Ma'uku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah

Biji

Akar

Spermatophyta
Angiosperrnae
Monocotyledonae
Urticales
Moraceae
Ficus
Ficus variegata Bl.

Gondang
Kondang (Sunda) Gondang (Jawa Tengah)

Gondang

Kanjilu (Sumba)
Tonbukan (Mongondow)
Caro (Ternate) Toro (Halmahera)

Pohon, tegak, tinggi 15-30 m.

Bulat, bercabang, permukaan kasar, hijau kotor.


Tersebar, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul,
tepi rata, panjang 10-15 cm, Iebar5-10cm, tangkai
panjang 5 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, pada batang dan ranting, benang sari
pendek, putih, putik lonjong, panjang 1,2-2 cm, hi/au

kepulih-putihan.

Buni, bulat, tangkai panjang 5 cm, coklat muda.

Kecii, coklat kehitaman.

Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Buah Ficus variegata bert<hasiat sebagai obat mencret dan obat ekslm.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram buah segar Ficus variegata, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, didinginkan
dan disaring. Hasil saringan ditambah 1 sendok makan madu, diaduk sampai
rata, diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Buah Ficus variegata mengandung saponin, tlavonoida dan polifenol.

Gambar 128. Ficus variegata Bl.

FLACOURTIA RUKAM ZOLL. & MOR.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Nusa Tenggara

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Parietafes
Flacourtiaceae
Flacourtia
Flacourtia rukam Zoll. & Mor.
Rukam
Tonggolen (Balak)
Kupa landak (Sunda) Rukam (Sunda) Hukam (Jawa)
Landak (Madura)
Tangkulung (Simalor)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Perdu, tinggi 5-7,5 m.


Berkayu, tegak, bulat, berduri, putih kotor.
Maiemuk, tersebar, lonjong, panjang + 7 cm, lebar
2,5 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata,
pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, berkelamin satu, kelopak
segj tiga, terdiri dari 3-6 helai, permukaan berambut,
benang sari panjang 1 cm, putih, putik silindris,
panjang 1 cm, putih.
Batu, bulat, diameter 1,5-2 cm, terbagi lima sampai
delapan ruangan, merah kehitaman.
Keras, bentuk bola, coklat muda.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Flacourtia rukam berkhasiat sebagai obat sakit mata.
Untuk obat sakit mata dipakai 1 5 gram daun segar Flacourtia rukam,
dicuci, direndam dengan 1/2 gelas air matang panas, dinginkan dan disaring.
Hasil saringan diteteskan pada mata.
Kandungan kimia

Daun dan batang Flacourtia rukam mengandung saponin dan flavonoida,


di samping itu daunnya juga mengandung polifenol.

Gambar 33. Flacourtia rukam Zoll. & Mor.

Kegunaan
Anti-diare, nyeri haid, makanan.

FLAUCORTIA INERMIS ROXB.


Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat diare: daun lobi-lobi segar sebanyak 15 gram, dicuci, direbus dengan 200 rnl air
sampai mendidih selarna 5 rnenit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
Pengobatan sebaiknya dilakukan sebanyak 3-4 kali sehari.
2. Obat datang bulan tidak teratur: daun lobi-lobi segar sebanyak 20 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae

Bangsa

Cistales

Suku

Flaucortiaceae

Marga
Jenis

Flaucortia
Flaucurlia inermis Roxb.

Nama umum

Lobi-lobi.

Nama daerah
Sumatera

Lubi-lubi

2 kali sehari pagi dan sore. Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh wanita yang sedang
hamil.
Kandungan kimia
Daun dan akar lobi-lobi mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

(Minangkabau),

Balakko

(Batak),

Lobi-lobi

(Lampung)

Jawa
Sulawesi

Maluku

Lobi-lobi, Saradan kayu (Sunda), Lake-lake (Jawa Tengah)


Lobe-lobe (Ujung Pandang)
Tomu-tomu (Seram), Tombi-tombi (Halmahera)

Diskripsi :

Habitus
Batang

Daun

Bunga

Pohon, tegak, tinggi 3-10 m.


Bulat, percabangan simpodial, kasar, coklat.
Tunggal, duduk berseling, tcrscbar, tangkai pendek, pangkal
tangkai membulat, helaian daun bentuk lonjong, panjang 8-20
cm, lebar 3-15 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi,
pertulangan daun menyirip tegas, permukaan licin, sewaktu

muda berwarna merah setelah tua hijau.


Tunggal atau berkelompok, di batang atau di ketiak daun,
kelopak hijau, bentuk bintang, benang sari banyak, berkas

memanjang, tiap berkas berhadapan dengan dasar mahkota,


bakal buah menumpang, mahkota berlepasan, berbilang 5,
panjang 2-4 mm, warna putih gading.
Buah

Bum, bulat, kulit buah lunak, permukaan licin, diameter 1-3 cm,

sewaktu muda berwarna hijau kekuningan setelah tua ungu


kemerahan.

Biji
Akar

Bentuk bulat, berselaput, diameter 0,5-1 cm, putih kelabu.


Tunggang, berwarna kuning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan liar di dihutan-hutan atau dibudidayakan sebagai tanaman peneduh


untuk diambil buahnya. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian
100 m sampai 1.300 m di alas permukaan laut. Berbunga pada bulan September-

November. Waktu panen yang tepat bulan Febuari-Mei.


Bagian yang digunakan

Daun, buah dan akar dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 32. Flaucortia inermis Roxb.

FLEMINGIA CONGESTA ROXB.

Daun, buah dan akar Flemingia congesta mengandung saponin, dan


polifenol, di samping itu akar dan daunnya juga mengandung flavonoida.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Leguminosae
Flemingia
Flemingia congesta Roxb,

Orok-orok hutan
Orok-orok hutan (Jakarta)
Semak, menahun, tinggi 0,5-2 m.
Tegak, bulat, permukaan kasar, coktat.
Majemuk, berbilang 3, tersebar, helai daun bentuk
lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
panjang 10-18 cm, tebar 5-7 cm, tangkai pendek,
pertulangan menyirip, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, bentuk malai, panjang
10-15 cm, kelopak panjang 1 cm, benang sari

pendek, putih, putik satu, panjang 2 mm,


mahkota bentuktabung, panjang 5-11 mm, putih.
Buah

Polong, lonjong, panjang 3-13 mm, lebar 6 mm,

Biji
Akar

masih muda hijau setelah tua coklat.


Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Akar Flemingia congesta berkhasiat sebagai obat bengkak pada leher
dan juga untuk obat bisul.
Untuk obat bengkak leher dipakai + 25 gram akar Flemingia congesta
yang masih segar, dicuci dan dan ditumbuk halus, ditempelkan pada bagian
yang bengkak lalu dibalut dengan kain yang bersih.
Gambar 42. Flemingia congesta Roxb.

FOENICULUM VULGARE MILL.

Botanl
Klasitikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bang^a

Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Umbellales

Umbelliferae
Foeniculum
Foeniculum vulgare Mill.
Adas

Mama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Das-pedas (Aceh) Adas (Melayu) Adas manis


(Minangkabau)
Hades (Sunda) Adas (Jawa Tengah) Adhas (Madura)
Adas
Walawunga (Sumba)
Rempusa (Makasar) Adase (Bugis)
Perdu, tahunan, tinggi 2 m.
Berlubang, beruas, beralur, percabangan monopodial, hijau keputih-putihan.
Majemuk, menyiripganda, benluk jarum, ujung dan
pangkal runcing, tepi rata. panjang 30-50 cm, lebar
15-25 cm, panjang pelepah 5-7 cm, hijau muda,
htjau.

Majemuk, bentuk payung, lumbuh di ujung balang,


kelopak bentuk tabung, hijau, daun mahkota lima,
kuning.

Buah
Akar

Bentuk lonjong, beralur, panjang 6-10 mm, lebar


3-4 mm, masih muda hijau setelah tua hijau keabuabuan.
Tunggang, putih.

Khasiat
Buah Foeniculum vulgare berkhasiat sebagai obat batuk, obat perut kembung, obat sariawan dan obal haid tidak teratur.
Unluk obat batuk dipakai 5 gram serbuk buah Foeniculum vulgare,
diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil

saringan ditambah 1 sendok teh madu, diaduk sampai rata diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Buah Foeniculum vulgare mengandung minyak atsin di samping itu juga
mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 129. Foeniculum vulgare

FRAGARIA VESCA L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Spermatophyta

Angiospermae

Dicotyledonae
Resales
Rosaceae

Fragaria
Fragaria vesca L
Arbei

Nama daerah

J'awa

Arben {Sunda} Arbei (Jawa Tengah)

Deskripsi

Habitus
Balang
Daun

Semak, menjalar, tinggi 15-25 cm.


Menjalar, beruas-ruas, bulat, berbulu, hijau.
Majemuk, (angkai panjang 15-25 cm, berbulu, hijau

kemerahan, helaian daun bulat, ujung dan pangkal

Bunga

Buah
Biji
Akar

tumpul, tepi beryerigi, pertulangan menyirip, hijau


tua.
Majemuk, tangkai panjang 25-30 cm, berbulu, hijau

kemerahan, kelopak berbagi sepuluh sampar dua


belas, hijau, daun mahkota tujuh, bulat, putih,
benang sari banyak, tangkai dan kepala sari kuning,
putik lonjong, putih, putih kekuningan.

Buni, lonjong, berambut, diameter 2-4 cm, masih


muda hijau setelah tua merah.
Kecil, keras, masih muda pulih setelah tua hitam.
Serabut, putih kekuningan.

Khasiat
Buah Fragaria vesca berkfiasiat sebagai obat sariawan.
Untuk obat sariawan dipakai 10 gram buah segar Fragaria vesca,
dicuci, kemudian dimakan sekaligus.
Kandungan kimia
Buah Fragaria vesca mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 130. Fragaria vesca L.

FUCHSIA SPECIOSA HORT.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Narna umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Fuchsia hibrida Hort.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrfales
Onagraceae
Fuchsia
Fuchsia speciosa Hort.
Kembang anting-anting

'

Kembang anting-anting (Jawa)


Perdu, tinggi 1,5 m.
Berkayu, bulat, beruas-ruas, coklat.
Tunggal, lanset, panjang 2,5-3,5 cm, lebar 1-1,5
cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergelombang, pertulangan menyirip, ibu tulang bagian bawah
menonjol, permukaan halus, hijau.
Tunggal, di ujung cabang dan di ketiak daun, tangkai panjang 2-3 cm, merah muda, kelopak empat
helai, merah jingga, putik panjang 5 cm, benang
sari delapan, mahkota empat, ungu.
Buni, bulat, ungu.
Kecil, keras, putih kekuningan.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat

Daun Fuchsia speciosa berkhasiat sebagai obat diare.


Untuk obat diare dipakai 15 gram daun segar Fuchsia speciosa, dicuci
dan ditumbuk sampai lumat, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas,
dinginkan dan disaring, Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Daun, akar dan batang Fuchsia speciosa mengandung saponin, di samping


itu akar dan batangnya juga mengandung tanin dan daunnya mengandung

polifenol.

Gambar 34. Fuchsia speciosa Hort.

GABCINIA MANGOSTANA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Sulawesi
Maiuku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Parietales
Guttiferae
Garcinia
Garcinia mangostana L.
Manggis
Manggoita (Aceh) Mangi (Gayo} Manggista (Batak)
Manggih (Minangkabau) Manggis (Melayu)
Manggu (Sunda) Manggis (Jawa) Mangghis (Madura)
Manggis (Bali)
Kirasa (Makasar)
Mangustang (Halmahera)
Pohon, tinggi 15 m.
Berkayu, bulat, tegak, percabangan simpodial, hijau
kotor.
Tunggal, lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul,
tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 20-25 cm,
lebar 6-9 cm, tebal, tangkai silindris, hijau,
Tunggal, berkelamin dua, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 1-2 cm, benang sari kuning, putik
satu putih, kuning.
Buni, bulat, diameter 6-8 cm, coklat keunguan.
Bulat, diameter + 2 cm, dalam satu buah terdapat
5-7 biji, kuning.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Akar Garcinia mangostana berkhasiat sebagai obat disentri.
Untuk obat disentri dipakai 20 gram akar segar Garcinia mangostana,
dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 3 gelas air hingga airnya tinggal setengah, dinginkan dan disaring, Hasil saringan ditambah madu 1 sendok teh, diminum tiga kali sehari sama banyak.
Kandungan kimia

Akar, kulit batang dan kulit buah Garcinia mangostana mengandung


saponin, di samping itu akar dan kulit batangnya juga mengandung flavonoida
dan polifenol serta kulit buahnya juga mengandung tanin.

Gambar 35. Garcinia mangostana L.

GALINSOGA PARVIFLORA CAV.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

:
:
:
:
:
:

Nama umunvdagang :

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Asterales

Compositae
Galinsoga

Galinsoga parviflora Cav.


Bribil

Nama daerah

Jawa

: Jakut minggu (Sunda) Bribil (Jawa Tengah) Bakatombaran (Madura)

Deskripsi

Habitus
Batang

Daun

Semak, semusim, tinggj 30-60 cm.


Tegak, lunak, bulat, beruas-ruas, bercabang, hijau.

Tunggal, berhadapan, duduk pada tiap buku, bulat


telur, ujung meruncing, tepi bergerigi, pangkal runcing, pertulangan menyirip, panj'ang 3-5,5 cm, lebar
1,5-3,5 cm, hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Bongkol, bulat, di ujung batang, kelopak bentuk


mangkok, ujung bertaju, hij'au, benang sari kuning,
tangkai sari lepas, ujung putik bercabang dua, kuning, mahkota terdiri dari lima daun mahkota, putih.
Keras, berbulu, ungu.
Kecil, pipih, hitam.
Tunggang, putih.

Khasiat
Herba Galinsoga parvitlora berkhasiat sebagai peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 150 gram herba segar Galinsoga parviflora,

dicuci, kemudian dikukus selama 15 menit, setelah dingin dimakan sekaligus.


Kandungan kimia
Herba Galinsoga parviflora mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gambar 131. Galinsoga parsitlora Cav.

GARCINIA DULCIS KURZ

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama urnum/dagang
Mama daerah
Sumatera

Jawa
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Stalagmites dulcis Kambess.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Guttilerales
Guttiferae
Garcinia
Garcinia dulcis Kurz
Mundu

Mundu (Melayu)
Jawura (Sunda) Mundu (Jawa Tengari)
Patung-paiung (Makasar)
Pohon, tinggi 20 m.

Berkayu, bulat, permukaan kasar, bercabangcabang, hijau keputih putihan.


Tunggal, bulat telur, fepi rata, ujung tumpu), pangkal
rata, peclulangan menyirip, permukaan licin, panjang

10-30 cm.lebar 3-15 cm, hijau.


Tunggal, tumbuh di ketiak daun.tangkai pendek,
kelopak berbenluk tabung, hijau, mahkota terbagi

menjadi empat, lonjong, panjang 1 cm, benang


Buah
Biji

Akar

sari enam sampai sepuluh, kepala putik berlekuk


lima, baka! buah beruang lima, putih,
Buni, bulat, kuning.

Keras, bulat telur, coklat.

Tunggang, putih Kecoklatan.

KM a slat
Biji Garcinia dulcis berkhasiat sebagai obat luka, obat gondok dan obat
sariawan.
Untuk obat luka, dipakai 8 gram bij.i Garcinia dulcis, dibakar sampai
hangus, ditumbuk halus, kemudian ditaburkan pada luka.
Kimdungan kimia
Biji dan daun Garcinia duicis mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 132. Garcinia dulcis Kurz.

GARDENIA AUGUSTA MERR.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Keias
Bangsa

Suku

Marga

Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerafi
Sumatera
Jawa
Ball
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Rubiales
Rubiaceae
Gardenia

Gardenia augusta Merr.


Kaca piring
Raja putih (Aceh) Kaca piring (Melayu)
Kaca piring (Sunda) Kaca prring (Jawa Tengah)
Jempiring
Perdu, tinggi 2 m.

Bulat, berkayu, bercabang, hijau kecoklalan.

Bunga

Tunggal, berhadapan, tebal, lonjong, pangkal dan


ujung runcing, tepi rata, pertulangafi menyirip, permukaan mengkilat, panjang 5-8 cm, lebar 3-4 cm,
hijau.
Tunggal, tangkai pendek, bentuk terompet, daun

Akar

Tunggang, putih kotor.

mahkota delapan, panjang 6-9 cm, putih.

Khasrat
Daun Gardenia augusta berkhasiat sebagai obat sariawan, obat demam,

obat sesak nafas dan obal tekanan darah tinggi.

Untuk obat sariawan dipakai 7 gram daun segar Gardenia augusta,

dicuci, ditumbuk sampai lumat, ditambah 1/4 gelas air matang, diperas dan
disaring. Hasil saringan untuk dikumur.

Kandungan klmia
Daun Gardenia augusta mengandung saponin, flavonoida dan polifenol,

di samping itu juga mengandung min/ak atsiri.

Gambar 133. Gardenia augusta Merr.

GARDENIA MUTABILIS REINW.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Gardenia gjellerupri Valet.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Rubiales

Rubiaceae

Gardenia
Gardenia mutabilis Reinw.
Gardenia
Gardenia
Pohon, tinggi 4 m.

Batang

Tegak, bulat, berkayu, bekas melekatnya daun

Daun

nampak jelas, coklat.


Tunggal, berseling, lonjong, panjang 10cm, lebar

5 cm, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi


Bunga

Buah
Biji
Akar

rata, pertulangan menyirip, permukaan halus, hijau.


Tunggal, berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
bentuk tabung, hijau, benang sari lima, panjang
10-11 cm, kepala sari bulat, kuning, mahkota bentuk
terompet, panjang 9-10 cm, kuning.
Buni, bulat, diameter 1-1,5 cm, putih kotor.
Bulat, kecil, coklat.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Gardenia mutabilis berkhasiat sebagai obat jantung.
Untuk obat jantung dipakai 15 gram daun segar Gardenia mutabilis, ditambah + 5 gram kayu manis dan gula aren secukupnya, direbus dengan 3
gelas air hingga airnya tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun dan batang Gardenia mutabilis mengandung alkaloida, saponin dan

tanin.

Gambar 36. Gardenia mutabilis Reinw.

GAULTHERIA FRAGRANTISSIMA AUCT. NON WALL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Gaultheria punctata Bl.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ericales
Ericaceae
Gaultheria

Gaultheria fragrantissima Auct. non WaJI.

Nama umum/dagang

Gandapura

Nama daerah
Jawa

Cantigi seungit (Sunda) Gandapura (Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Perdu, tinggi 5 m.

Tegak berkayu, bulat licin, coklat.


Tunggal, berseling, lonjong, panjang 7,5-10 crn,
lebar 3-4,5 cm, ujung runcing, pangkal membulat,
tepi bergerigi, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai
silindris, panjang 7-10 cm, kelopak bentuk corong,
hijau, benang sari panjang 1 mm, putih, kepala
sari bentuk taju, tangkai putik putih kehijauan,
kuning.
Batu, bulat, diameter 3-5 cm, hitam.
Kecil, pipih, putih.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Minyak dari daun Gaultheria fragrantissima berkhasiat sebagai obat
masuk angin.
Untuk obat masuk angin dipakai + 2 ml minyak Gaultheria fragrantissima,
digosokkan pada dacfa dan perut.
Kandungan kimia
Daun, akar dan batang Gaultheria fragrantissima mengandung saponin
dan flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin dan minyak
atsiri, serta akar dan batangnya juga mengandung polifenol.

Gambar 37. Gaultheria fragrantissima Auct. non Wall.

GERANIUM RADULA CAVAN.

Botanl
Sinonim

Klasifikasi
Oivisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
y Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Pelargonium odoratissimum Hort.; P. Roseum Hort.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Geraniales
Geraniaceae
Geranium

Geranium radula Cavan.

Ambre

Daun ambre (Melayu)


Ambre (Jawa Tengah)

Perdu, linggi 1,5 m.


Berkayu, bulat, permukaan kasar, berbulu, masih
muda hijau setelah tua coklat.
Tunggal, tangkai 5-12 cm, berambut kasar, tepi bergerigi, ujung tumpul, pangkal berlekuk, berambut,
pertulangan menyirip, panjang 13 cm, lebar 9

Bunga

Buah

Biji

Akar

cm, hij'au muda, hijau.


Majemuk, bentuk payung, tangkai panjang 5-12 cm,
kelopak lepas terdiri dari 5 helai, daun mahkota lima,
bulat telur, panjang 1 - 1,5 cm, lebar 5-7 mm, benang
sari sepuluh, pangkal berlekatan, bakal buah 5 ruang, merah muda.
Buni, kerucut, panjang 5-6 mm, hijau.

Kecil, putih.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Geranium radula berkhasiat sebagai obat rematik dan bahan baku
kosmetika. Untuk obat rematik dipakai 15 gram daun segar Geranium
radula, ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit.

Kandungan kimia
Daun Geranium radula mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.di
samping minygk atsiri.

Gambar 134. Geranium radula Cavan.

GIGANTOLOCHLOA APUS KURZ.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Ball
Deskripsi
Habitus
Batang

Spermatophyla
Angiospermae
Monocotyledoneae
Poales
Gramineae
Gigantolochloa

Gigantolochloa apus Kurz.


Bambu apus
Bambu apus (Melayu)
Awi tali (Sunda) Pring apus (Jawa)
Tiing tafi (Bali)
Pohon, berumpun, tinggi 10-15 m.
Berkayu, bulat, berlubang, beruas-ruas, tunas atau
rebung berbulu, putih kehitaman, hijau.

Daun

Tunggal, berseling, berpelepah, lanset, ujung

Bunga
Akar

runcing, tepi rata, pangkal membulat, panjang


20-30 cm, lebar 4-6 cm, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk malai, ungu kehitaman.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Rebung Gigantolochloa apus berkhasiat sebagai obat demam dan untuk
peluruh air seni.
Untuk obat demarn dipakai 20 gram rebung Gigantolochloa apus, dikupas dan dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum tiga kali sehari sama banyak.
Kandungan kimia

Rebung dan daun Gigantolochloa apus mengandung saponin, di samping


itu daunnya juga mengandung flavonoida dan polifenol.

Gambar 38. Gigantolochloa apus Kurz.

GLOCHIDION RUBRUM BL.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Narna umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Euphorbiaceae

Glochidion
Glochidion rubrum Bl.
Dempul lelet
Gambiran (Melayu)
Kipare (Sunda) Dempul lelet (Jawa) Kelemung
(Madura)
Pohon, tinggi 5 m.

Tegak, berkayu, btilat, permukaan beralur, coklat


kehijauan.
Majemuk, berseling, lonjong, panjang 3-4 cm, lebar
2-3 cm, ujung dan pangkal membulat, tepi rata,
pertulangan menyirip, haius, hijau.
Tunggal, berkelarnin dua, di ketiak daun, tangkai
silindris, benang sari kuning, putik putin, merah.
Kotak, bentuk bola, merah.
Bentuk segitiga, putih.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Glochidion rubrum berkhasiat sebagai obat disentri, obat batuk dan
obat demam nifas.
Untuk obat disentri drpakai 5 gram serbuk daun Glochidion rubrum

diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas. Hasil seduhan diminum sehari
dua kali sama banyak pagi dan sore.

Gambar 39. Glochidion rubrum Bl.

Kandungan kimla
Daun, kulit batang dan akar Glochidion rubrum mengandung saponin, di
sarnping itu daun dan kulit batangnya juga mengandung flavonoida dan

daunnya juga mengandung tanin serta akarnya mengandung alkaloid.

GLYRICIDIA SEPIUM (JACQ.) KUNTH EX WALP.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Glyricidia maculata H. B. K.

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Papilionaceae
Glyricidia

Glyricidia sepium (Jacq.) Kunth ex VlftUp,


Glirisidia

Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Glirisidia (Jawa)
Pohon, tinggi 6 m.
Tegak, berkayu, bulat, berkerak, putih kotor.
Majemuk, tersebar, lonjong, panjang 3-7 cm, lebar
2-3 cm, ujung dan pangkal meruncing, pertulangan
menyirip, tangkai silindris, panjang 2-3 cm, hijau.

Majemuk, bentuk karang, berkelamin dua, di ketiak


daun, tangkai silindris, benang sari kuning, putik
putih, panjang tangkai 0,5-1 cm, putih.
Polong, panjang 10-11,5 cm, hijau.
Kecil, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Glyricidia sepium berkhasiat untuk penyubur rambut dan penghalus
kulit.
Untuk penyubur rambut dipakai 7 gram daun segar Glyricidia sepium,
dicuci, ditumbuk, ditambah air 1 gelas, kemudian diperas dan disaring. Hasil
saringan untuk keramas, lalu dibersihkan dengan air bersih.
Kandungan kimia
Daun, kulit dan akar Glyricidia sepium mengandung saponin, di samping

itu akarnya juga mengandung flavonoida, daun serta kulit batangnya juga
mengandung polifenof.

Gambar 40. Glyricidia sepium (Jacq.) Kunth ex Walp.

GNETUM GNEMON L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Gnetum ovlifolium Poir.


Sperm atophyta
Gymnospermae

Gnetales
Gnetaceae
Gnetum

Gnetum gnemon L.
Mlinjo
Ekokyu (Enggano} Mulieng {Aceh} Batang baguak
(Minangkabau)
Maninjo (Sunda) Mlinjo (Jawa Tengah)
Maninjo

Blinjo (Sasak) Ai howa (Sumba)

Bohu (Gorontalo) Bagu fBuol) Suwa (Bugis)


Suwa (Ambon) Utramal (Buru) Loi (Halmanera)
Pohon, tahunan, tinggi 15 m.

Bulat, keras, bercabang-cabang, mudah patah, bekas cabang terlihat jelas, hijau kehitam-hitaman.

Tunggal, berhadapan, bulattelur, ujung runcing, tepi

rata, pangkal membulat, panjang 10-15 cm, lebar

5-10 cm, pertulangan menyirip, tangKai 5 cm,

Bunga
Buah

hijau.
Majemuk, bentuk bulir, tumbuh di ketiak daun, panjang 6-10 cm, hijau kekuningan.
Batu, elips, panjang 2-3 cm, masih muda hijau

Biji

setelah tua merah.


Keras, kulit bergaris membujur, berdaging, coklat
muda.

Akar

Tunggang, coklat.

Khasiat
Kulit buah Gnetum gnemon berkhasiat sebagai peluruh air seni dan bijinya

untuk makanan kecil.


Untuk peluruh air seni dipakai 50 gram kulit buah segar Gnetum gnemon,
dicuci lalu dikukus sampai matang kemudian dimakan sekaligus.

Kandungan kimia
Biji dan daun Gnetum gnemon mengandung saponin dan flavonoida, di
samping itu biji juga mengandung tanin.

Gambar 135. Gnetum gnemon L.

GOMPHRENA GLOBOSA L.
Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Caryophyllales
Arnaranthaceae
Gomphrena
Gomphrena globosa L.
Bunga kancing
Bunga knop (Melayu)
Bunga kancing (Jawa)
Semak, semusim, tinggi 50-75 cm.
Tegak, lunak, berbuku-buku, berbulu, hijau.
Tunggal, silang berhadapan, lonjong, panjang 5-6
cm, Iebar 2-3cm, ujung runcing, pangkal meruncing,
tepi rata, pertulangan menyirip, berbulu halus, hijau.
Tunggal, berkelamin dua, di ketiak daun dan di
ujung batang, tangkai silindris, panjang 5-9 cm,
berbulu, benang sari dan putik kecil, kuning, kelopak
lonjong, merah.
Kotak, bentuk segitiga, masing-masing terbungkus
oleh lapisan tipis, putih.
Bulat, kecil, coklat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Gomphrena globosa berkhasiat untuk menambah napsu makan.
Untuk menambah napsu makan dipakai 20 gram daun segar
Gomphrena globosa, dicuci, direbus dengan 3 gelas air selama 15 menit,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari pagi dan sore
sama banyak.
Kandungan kimia
Daun, bunga dan batang Gomphrena globosa mengandung saponin dan
polifenol.

Gambar 41. Gomphrena globosa L.

GOSSYPIUM ARBOREUM L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyfedoneae

Malvales
Malvaceae
Gossypium

Gossypium arboreum L.
Kapas
Kapas (Jawa)

Deskripsi

Habitus

Perdu, tinggi 2-3 m.

Batang
Daun

Berkayu, tegak, bulat, hijau kotor.

Bunga
Buah
Biji
Akar

Tunggal, bentuk perisai. bercangap menjari tiga


sampai lima, pertulangan menjari, tangkai panjang
6-10 cm, hijau.

Tunggal, di ujung cabang dan di ketiak daun, kelo-

pak tiga,bentuk bulat dengan pangkal melengkung,


mahkota bulat, kuning.
Kotak, lonjong, ujung runcing, panjang 5-6 cm, masih muda hijau setelah tua coklat kehitaman.
Bentuk ginjal, diselimuti rambut putih, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Buah muda segar Gossypium arboreum berkhasiat sebagai obat mencret,


daunnya berkhasiat sebagai obat radang usus, bijinya berkhasiat sebagai
obat radang anak telinga.
Untuk obat mencret dipakai 5 buah muda segar Gossypium arboreum,
dicuci, dipotong-potong, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah
dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Buah, bunga dan daun Gossypium arboreum mengandung saponin, fla-

vonoida, polifenol dan alkaloida.

Gambar 42. Gossypium arboreum L.

GRAPTOPHYLLUM PICTUM GRIFF.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umunVdagang

Graptophyllum hortense Nees


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Solanales

Acanthaceae
Graplophyllum
Graptophyllum pictum Griff.
Daun ungu

Nama daerah

Sumatera
Jawa
Ball
Matuku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Pudin (Simalur)

Daun ungu (Jawa Tengah) Handeleum (Sunda)


Karaton (Uadura)
Temen
Kadi-kadi (Ternate) Dongo-dongo (Tidore)
Perdu, tinggi 2 m.
Berkayu, beruas, permukaan licin, ungu kehijauan.
Tunggal, berhadapan, bulat telur, ujung runcing,
pangkal meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip,
permukaan atas mengkilat, panjang 15-25 cmjebar
5-11 cm, ungu, ungu tua.
Majemuk, di ujung batang, pangkal kelopak berlekatan, bagian ujung berbagi lima, ungu, benang

sari empat, melekat pada mahkota bunga, tangkai


Buah
Biji
Akar

sari ungu, kepala sari ungu kehitaman, putik bentuk


tabung, ujung bertaju lima, ungu.

Kotak, lonjong, ungu kecoklatan.


Bulat, putih.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Graplophyllum pictum berkhasiat sebagai obat wasir.
Untuk obat wasir dipakai 20 gram daun segar Graptophyllum pictum,
direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring. Hasil
saringan dimmum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun Graptophyllum pictum mengandung saponin, ilavonoida dan tanin.

Gambar 136. Graptophyllum pictum Griff.

GRINDELIA ROBUSTA NUTT.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Asterales
Asteraceae
Grindelia
Grindelia robusta Nutt.

Grindelia
Grindelia (Jawa)
Semak, tinggi 50 cm.
Tegak, lunak, bulat, coklat kehijauan.
Tunggal, lanset, berseling, panjang 10-20 cm, lebar
2-5 cm, ujung runcing, pangkal rneruncing, tepi
beringgit, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, mahkota berdaun lepas,
lonjong, benang sari tumbuh pada tabung mahkota,
kepala sari bersatu, kepala putik dua, kuning.
Kotak, coklat muda.
Pipih, keras, coklat.
Serabut, putih kotor.

Khasiat

Daun dan batang Grindelia robusta berkhasiat sebagai obat batuk.


Untuk obat batuk dipakai 20 gram daun dan batang segar Grindelia robusta, dicuci, kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal setengah,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari pagi dan sore
sama banyak.
Kandungan kimia

Daun dan batang Grindelia robusta mengandung saponin dan flavonoida.

Gambar 43. Grindelia robusta Nutt.

GUATTERIA RUMPHII BL.

Daun dan kayu Guatteria rumphii mengandung flavonoida dan polifenol,


di samping itu kayunya juga mengandung saponin.

Botani
Sinonim

Polyanthia spec.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Ranales
Annonaceae
Guatteria
Guatteria rumphii Bl

Nama umum/dagang
Nama daerah
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia

Kayu itam

Kayu itam (Maluku)


Pohon, tinggi 3-6 m.
Tegak, bulat, percabangan slmpodial, permukaan
kasar, hitam.
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkat
runcing, tepi rata, panjang 8-17 cm, lebar 3-6 cm,
pertulangan menytrip, permukaan atas hijau tua,
permukaan bawah hijau pucat.
Majemuk, bentuk payung, terdiri dari 3-4 bunga,
tersebar di batang, tangkai panjang 1-2 cm, kelopak ujung berlekuk, mahkota lonjong, panjang 46,5 cm, lebar 1,5-3 cm, masih muda hijau setelah
tua kuning.
Buni, bulat telur, hijau.
Bulat panjang, keras, coklat.
Tunggang, hitam.

Khasiat
Kayu Guafferiarumpri/Vberkhasiatsebagai obatdemam.
Untuk obat demam dipakai + 8 gram kayu Guatteria runiphii, dicuci,
dipotong kecil-kecil, direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15
menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak,
pagi dan sore.

Gambar 43. Guatteria rumphii Bl.

GUAZUMA ULMIFOLIA LAMK.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Guazuma tomentosa Kunth.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Malvales
Stercuiiaceae
Guazuma
Guazuma ulmifolia Lamk.
Jati belanda
Jati belanda (Melayu)
Jati londo (Jawa Tengah)
Pohon, tinggi 10 m.
Keras, bulat, permukaan kasar, banyak alur, berkayu, bercabang, hij'au kepulih-putihan.
Tunggal, bulat telur, permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk, pertulangan
menyirip, berseling, panjang 10-16 cm, lebar 3-6
cm, hijau.
Tunggal, bulat, di ketiak daun, tangkai 1-1,5 cm,
hijau muda.
Kotak, bulat, keras, permukaan berduri, hitam.
Kecil, keras, diameter _t 2 mm, coklat muda.
Tunggang, putih kecoklatan.

Khasiat
Daun Guazuma ulmitolia berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh,
bijinya sebagai obat mencret.
Sebagai obat pelangsing tubuh dipakai 20 gram serbuk daun Guazuma
ulmifolia, diseduh dengan I gelas air matang panas, setelah dingin disaring,
Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Oaun dan kulit batang Guazuma ulmitolia mengandung alkaloida dan
tlavonoida, disamping itu daunnya juga mengandung saponin dan tanin.

Gambar 137. Guazuma ulmifolia lamk.

GYMNOPETALUM LEUCOSTICTUM MIQ.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub dlvisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cucurbitales
Cucurbitaceae

Gymnopetalum
Gymnopetalum leucostictum Miq.
Kemarogan
Kemarogan (Jawa)

Semak, tahunan, menjalar, panjang 10 m.


Lunak, segi lima, berambut, hijau kekuningan.
Tunggal, bentuk jantung, bercangap lima, ujung
runcing, pangkal bertoreh, tepi beringgit, hijau.

Bunga

Tunggal, berumah satu, bentuk terompet, di ketiak


daun, bertaju lima, kuning, tangkar putik silindris,
panjang 1-1,5 cm, kuning kecoklatan, putih.

Buah

Buni, bulat telur, panjang 4-5 cm, beralur, berbulu,


hijau.
Kecil, coklat.

Biji
Akar

Tunggang, putih kotor.

Khasiat

Daun Gymnopetalum leucostictum berkhasiat sebagai obat sakit encok,


obat penurun panas, obat perut mual dan untuk menambah napsu makan.
Untuk menambah napsu makan dipakai 15 gram daun segar Gymno-

petalum leucostictum, dicuci kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga


aimya tinggal setengah, dinginkan lalu disaring. Hasil saringan diminum dua
kali sehari pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia

Daun, batang dan akar Gymnopetalum leucostictum mengandung saponin dan polifenol.

Gambar 44. Gymnopetalum leucostictum Miq.

GYNANDROPSIS GINANDRA (L.) BRIO.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Gynandropsis affinis Bl. ;


G. pentaphylla (L.) DC.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Brassicales

Capparidaceae
Gynandropsis
Gynandropsis ginandra (L.) Briq.
Enceng-enceng
Enceng-enceng (Jawa)

Semak, tahunan, tinggi 60 cm.


Lunak, tegak, berbulu, ungu.
Majemuk, berseling, lonjong, panjang 3-4 cm, lebar
2-3 cm, ujung dan pangkal tumpul, pertulangan
menyirip, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang dan
di ketiak daun, tangkai silindris, kelopak bentuk
corong, benang sari lima, kepala sari bulat, tangkai
putik bulat, kuning.
Kotak, bulat memanjang, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, putih kotor.
.

Khasiat
Daun dan batang Gynandropsis ginandra berkhasiat untuk menambah
napsu makan.
Untuk menambah napsu makan dipakai 30 gram daun dan batang
segar Gynandropsis ginandra, dicuci, dikukus, dimakan sebagai lalab.

Kandungan kimia
Daun dan batang Gynandropsis ginandra mengandung saponin.

Gambar 45. Gynandropsis ginandra (L.) Briq.

GYNURA AURANTIACA O C.

Botanf

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Cacalia aurantiaca D C.

Spermatophyla
Angiospermae

Dicotyledonae

Bangsa
Suku
Marga

Asterales

Jenis
Mama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Sulawesi

Umyung

Harenga badak (Sunda) Umyung (Jawa Tengah)


Laku anu (Minahasa)

Habitus

Bunga
Buah
Biji
Akar

Gynura

Gynura aurantiaca D C.

Deskripsi
Batang
Daun

Compositae

Herba, semak semusim, tinggi 30 cm.


Tegak, silindris, beralur, berlubang, ber-ruas, nijau,

Tunggal, bulat telur, tepi beringgit, ujung runcing,


pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang
9-14 cm, lebar 1-2 cm, hijau.

Majemuk, bentuk bulir, hijau, kelopak bentuk corong.


ujung bertoreh, hijau, benang sari putih, putik satu,
putih.
Bulat, hijau.
Bulat, putih.
Tunggang, putih kekuningan.

Khasiat

Daun Gynura aurantiaca berkhasiat sebagai obat penenang.


Untuk obat penenang dipakai 10 gram daun segar Gynura aurantitca,

dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada dahi.

' '

Kandungan kimia

Daun Gynura aurantiaca mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Gaambar 138. Gynura aurantiaca D C.

GYNURA CREPIDIOIDES BENTH.

Kandungan kimia

Daun Gynura crepidioides mengandung saponin, flavonoida dan


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

polifenol.

Crassocephalum crepidioides (Benth.) S. Moore


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Asterales

Asteraceae
Gynura
Gynura crepidioides Benth.
Jombloh
Jombloh (Jawa)

Herba, tinggi 25-75 cm.


Tegak, beralurdangkal, lunak, hijau.
Tunggal, tersebar, bulat telur terbalik, lonjong,
pangkal menyempit, ujung runcing, tepi rata, atau
berlekuk menyirip tak teratur, panjang 8-20 cm,
Iebar3-6cm, hijau.
Berkelamin dua, bongkol, kepala sari dan cabang
putik ungu, kelopak saling menutup, saat bunga
mekar bentuk tabung, hijau, mahkota kuning
dengan ujung merah kecoklatan
Keras, bentuk garis, panjang + 2,5 mm, dengan 10
rusuk membujur, rambut sekat halus, panjang 1
cm, putih.
Bentuk garis, halus, putih.
Serabut, putih.

. Khasiat
Daun Gynura crepidioides berkhasiat sebagai obat bisul,
Untuk obat bisul dipakai 1-2 lembar daun Gynura Crepidioides, dicuci
lalu dipanaskan di alas bara, selagi masih panas langsung ditempelkan di
atas bagian yang sakit.

Gambar 44. Gynura crepidioides Benth.

GYNURA PROCUMBENS BACK.

Botanf
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Cacalia procumbens Lour.; C. sarmentosa Bl.


Gynura sarmentosa Bl.

Kelas

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Suku
Marga

Compositae

Sub divisi

Bangsa
Jenis
Nama umum/dagang
Mama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
:
Batang

Daun

Bunga

Buah

Biji

Akar

Asterales

Gynura

Gynura procumbens Back.


Daun dewa
Daun dewa (Melayu)
Daun dewa (Jawa Tengah)
Semak, semusim, tinggi 10-25 cm.
Lunak, penampang bulat, tierambut halus. membentuk umbi, ungu kehijauan.
Tunggal, bulat telur, tersebar mengelilingr batang,
tangkai pendek, berdaging, berbulu lebat, ujungtumpul, tepi bertoreh, pangkal meruncing, pertu-langan
menyirip, permukaan atas hijau, permukaan bawah
ungu,

Majemuk, bentuk bongkol, berbulu, tangkai 20-30


cm, keiopak hijau berbentukcawan, mahkota 1-1,5
cm, benang sari kuning, bentuk jarum, kuning.
Kecil, coklaf.
Bentuk jarum, panjang 0,5 cm, coklat.

Akar serabut, kuning muda.

Khasiat
Daun Gynura procumbens berkhasiat sebagai obat bisul.
Sebagai obat bisul dipakai 8 gram daun segar Gynura procumbens,
dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.
Kandungan klmla

Daun Gynura procumbens mengandung alkaloida, saponin, tlavonoida dan


tanin.
Gambar 139. Gynura procumbens Back.

Kandungan kimia

HAEMANTHUS MULTIFLORUS (TRATT.) MARTYN

Daun, bunga dan umbi Haemanthus multiflorus mengandung saponin


dan flavonoida, di samping itu daunnya mengandung polifenol.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Amaryllidaceae
Haemanthus
Haemanthus muftiflorus (Tratt.) Martyn
Bunga Desember

Bunga Desember (Jakarta)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Herba, tahunan, tinggi 30-90 cm.


Semu.membentuk umbi, hijau muda.
Tunggal. lanset, mengkilap, tepi rata,

ujung

runcing, pangkal tumpul, panjang 25-30 cm. lebar

3-10 cm, pertulangan sejajar, hijau muda sampai


hijau lua.

Bunga

Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun. tangkai


pipih, panjang 25-50 cm, pangkal mankota berlekatan, bentuk cotong, berbintik-bintik coklat kemerahan, panjang + 12 cm, merah tua, benang sari
melengkung keluar, tangkai sari panjang 2-5 cm,

Buah
Biji
Akar

kepala sari merah jambu, bakal buah berbentuk


elips, panjang + 0,5 cm, mahkota bentuk |arum,
halus, merah oranye.
Kotak, bulat telur, tiap kotak terdapat 1 biji, hijau.
Bentuk ginjal, panjang + 1 cm, hitam.
Serabut, silindris, putih.

Khasiat
Umbi Haemanthus multiflorus berkhasiat sebagai obat luka bakar.
Untuk obat luka bakar dipakai umbi Haemanlhus multiflorus yang masih
segar, dicuci dan diparut kemudian ditempelkan pada bagian yang luka.

Gambar 45. Haemanthus multiflorus (Tratt.) Martyn

HEDERA HELIX L.
Khasiat dan pemanfaatan
Untuk pencahar: Daun ivi segar sebanyak 10 gram, dicuci. direbus dengan 200 ml air
sampai mcndidih selama.5 menit, disaring, setelah dingin diminurn sekaligus.

Botani
Klasifikasi :
Divisi

Spermatophyta

Sub divisi
Kelas

Angiospermae
Dicotyledoncae

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa
Diskripsi:
Habitus

Apiales
Aralieaceae

Hedera
Hedera helix L,

Daun ivi,
Daun ivi (Jakarta)

Batang

Terna, menahun, membelit atau memanjat, tinggi 1-3 m. Bulat,


beruas-ruas, dengan akar melekat, hijau keunguan,

Daun

Tunggal, berseling, tangkai bulat, panjang roset akar, bentuk

Bunga

Biji
Akar

Kandungan kimia
Daun ivi mengandung alkaloida, saponin dan polifenol.

oval atau bulat, panjang 20-30 cm, lebar 15-20 cm, ujung
runcing, pangkal tumpul,tepi beringgit, pertulangan daun tegas
benvarna hijau bergaris ungu, permukaan bawah berbulu halus
pulih, permukaan atas kasar, warna hijau.
Majemuk, bentuk payung, terletak di ujung batang, panjang
mencapai 30 cm, kelopak hijau, bentuk cawan berduri, diameter
4-6 cm, warna hijau, mahkota halus bentuk sudip, ujung
runcing, lepas, mengelilingi cawan bunga tempat benang sari
dan putik, warna putih atau ungu.
Bentuk lanset, ujung tumpul, panjang 4-5 mm, berwarna coklat

tua atau coklat kehitaman.


Tunggang, bentuk silindris,diameter 3-5 cm,berwarna putih
kehitaman.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman bias terutama di Jawa.
Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 1.500 m
di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur, dapat ditanam di tempat
terbuka atau di tempat yang ternaungi. Berbunga pada bulan April-Juni dan dapat dipanen
sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Pencahar.

Gambar 33. Hedera helix L.

HEDVOTIS UNCINELLA HOOK. ET ARN.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Narna umurn

Nama daerah
Sumatra
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit sendi: seluruh bagian tanaman bunga karang dalam keadaan segar sebanyak
30-60 gram, dicuci. direbus dengan 200 ml air sampai mendidih dan air rebusan
tinggal setengahnya, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
2. Obat luka gigitan binatang berbisa: daun bunga karang segar sebanyak 60 gram, dicuci
ditumbuk halus kemudian ditempelkan ke bagian yang sakit.

Anglospermae

Dicotyledoneae

Rubiales

Rubiaceae
Hedyolis

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman bunga karang mengandung saponin, kardenolin, flavonoid dan
tanin.

Hedyotis uncinetta Hook. Et Arn,

Bunga karang
Bunga karang (Melayu)

Wijen alas (Jawa)

Terna, menahun, melata atau scdikit tegak, tinggi 20-30 cm,


Bulat, beruas-ruas. permukaan berbulu, hijau kemerahan.
Tunggal, bersilang berhadapan, tidak bertangkai, helaian daun
bentuk lonjong sampal lanset, ujung meruncing, pangkal
runcing, tepi rata, panjang 2-5 cm, lebar 0,5-1,5 cm, pertulangan
melengkung, permukaan berbulu, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, terletak di ketiak daun, bunga
sempurna, berkelamin ganda, kelopak kecil, hijau kemerahan,
berlekuk 4, mahkota halus, warna putih gading.
Tunggal, bentuk bulat, warna hijau kemerahan.

Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.


Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, tepi hutan atau di semak-semak, pada

ketinggian 800 m sampai 2.300 m di atas permukaan laut, Pengumpulan bahan dapat
dilakukan sepanjang tahun terutama di musim kemarau.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti rematik, peluruh air seni dan anti radang.
Gambar 36. Hedyolis uncinella Hook, et Am.

HEDYCHIUM ANGUSTIFOLIUM ROXB.


Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kandungan kimia
Rimpang Hedycium angustifolium mengandung saponin. flavonoida,

poltfenol dan minyak atsiri.


Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Zingiberaceae
Hedychium
Hedychium angustifolium Roxb.
Gandasulimerah
Gandasuli merah (Jakarta)
Semak, tahunan, tinggi 1 -1,5 m.
Tegak, dilingkari pelepah daun, bulat, (idn, hljau
muda.
Tunggal, berseling, tidak bertangfcai, berpelepah,
bentuk lanset, ujung runcing, pangkal runcing, tepi
rata, panjang 30-60 cm, lebar 8-15 cm, pertulangan
sejajar, licin, hijau.
Majemuk, bentuk bongkol, di ketiak daun di batang
bagian atas, panjang bongkol 10-15 cm, tersusun
dari seludang bunga, benang sari dan putik melekat pada dasar mahkota, melengkung, mahkota
bentuk terompet, panjang 2-3 cm, kuning, seludang
bunga merah muda.
Bulat telur, ditutupi selaput buah, putih.
Bulat telur, beralur, kecil, hitam.
Serabut, membentuk rimpang, putih kecoklatan.

Khasiat
Rimpang Hedychium angustifolium berkhasiat sebagai obat cacing, obat
infeksi saluran kencing dan untuk peluruh kentul serta sebagai obat
perangsang.

Untuk obat cacing ctipakai + 25 gram rimpang segar Hedychium


angustifolium, dicuci dan diparut lalu diperas. Air perasan disaring kemudian
diminum sekaligus.

Gambar 46. Hedychium angustifolium Roxb.

HEDYCHIUM CORONARIUM KOEN.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Mama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Ball
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Akar

Hedychium (lavescens Hodd,


Spermatophyla
Angiospermae

Monocotyledonae

Zingibe rales

Zingiberaceae
Hedychium
Hedychium coronarium Koen.

Gandasuli
Gondosuli (Jawa Tengah) Gandasuli (Sunda)
Mandasuling

Dagasuli (Halmahera)
Herba, tinggi 1,5-2 m.
Semu, bulat, tak bercabang, terbungkus pelepah
daun, membentuk rimpang, hijau.
Tunggal, berseling, berpelepah, lanset, ujung runcing, tepi rala, pangkal tumpul, panjang 20-50 cm,

lebar 3-10 cm, pertulangan menyirip, hijau.


Majemuk, di ujung batang, berbau harum, kelopak
hijau, kerucut, terdiri dua daun kelopak, mahkota
bentuk kupu-kupu, daun mahkota empat, benang
sari putih, berlekatan, putik panjang 5 cm, putih
kekuningan, putih.
Serabut, kuning kotor.

Khaslat
Bunga Hedychium coronarium berkfiasiat sebagai peluruh haid, obat

bengkak, obat radang tenggorokan dan sebagai bahan baku kosmetika.

Untuk peluruh haid dipakai 10 gram bunga segar Hedychium coronarium,

direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Bunga Hedychium coronarium mengandung saponin, tlavonoida dan

polifenol, di samping minyak atsiri.

Gambar 140. Hedychium coronarium Koen

HEDYOTIS AUR1CULAR1A L.

Botani

Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatra
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rubiales

Rubiaceae

Hedyotis
Hedyotis aitricutaria L.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat influensa: seluruh bagian tanaman remek watu segar sebanyak 15 gram, dicuci,"
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selarna 10 menit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus, dilakukan sehari 2 kali, pagi-sore
2. Obat darah kotor: seluruh bagian tanaman remck watu segar sebanyak 20 gram, dicuci
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Herba remek watu mengandung saponin, kardenolin. flavonoid dan polifenol

Remek watu.
Karekah batu (Melayu)
Remek watu (Jawa)

Terna, menahun, tegak atau sedikit melata, tinggi 20-40 cm.

Bulat, beruas-ruas, permukaan kasar, beralur, berbulu, hijau


keunguan.
Tunggal, bersilang berhadapan, tangkai daun melebar, memeluk
batang, helaian daun bentuk lonjong sarnpai lanset, panjang 3-5
cm, lebar 1 - 1 . 5 cm, ujimg dan pangkal runcing, tepi rata,
pertulangan daun mcnyirip legas, permukaan kasar. berbulu,
warna ungu kehijauan, hijau.
Majemuk, di ketiak daun, bentuk cawan, kelopak bentuk jarum,
warna ungu kcbijauan. perhiasan bunga lengkap, mahkota iepas,
lanset, ujung runcing, berbagi 4, panjang 2-3 mm, putih,
Bentuk ginjal, kecil, keras, berwarna hitam.
Serabut, berwarna kuning kecoklalan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun, pinggir sungai, semak belukar
atau di tepi sawah. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100

m sampai 1,700 m di atas permukaan laut. Berbunga sepanjang tahun dan dapat dipanen
setiap saat.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalarn keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Penurun panas, anti radang, pembersih darah, anti bengkak

Gambar 34. Hedyotis auricularia L.

HEDYOTIS CAPITELLATA WALL. EX. G. DON.

Kandungan kimia

Herba Hedyotis capitellata mengandung alkaloida dan flavonoida.


Botani
Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rubiales
Rubiaceae
Hedyotis
Hedyotis capitellata Wall. ex. G. Don.
Daun bludu

Daun bludu (Jawa)


Herba, panjang 20-40 cm.
Tegak atau sedikit menjalar, bulat, berbulu, hijau
keunguan.
Tunggal, berhadapan, bertangkai pendek, lonjong,
ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang 4-8
cm, lebar 2-5 cm, permukaan berbulu haius, pertulangan melengkung, permukaan atas hijau tua,
permukaan bawah hijau muda.
Majemuk, bentuk cawan, di ujung cabang, terletak
di atas daun penumpu, garis tengah 1-2 cm, benang sari jumlah banyak melekat di dasar tabung
mahkota, putik duduk di dasar bunga, ujung
mahkota menggulung, dasar mahkota membentuk
tabung, panjang 1-2 mm, putih.
Buni, bulat sampai bulat telur, kecil, berbulu, hijau.
Bulat, keras, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Daun Hedyotis capitellata berkhasiat sebagal obat sakit mual, kembung
dan untuk penenang.
Untuk obat mual dipakai + 10 gram daun Hedyotis capitellata, dicuci dan
direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit, dinginkan dan
disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 47. Hedyotis capitellata Wall. ex. G. Don.

HEDYOTIS DIFFUSA WILLD.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

dingin diminum sckaligus. Sebaiknya lakukan pengobatan pada pagi hari.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Rubiales

Marga

Rubiaceae
Hedyotis

Jenis

Hedyotis diffusa Willd.

Nama umum

Nama daerah
Jawa

Diskripsi:
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk peluruh air seni: seluruh bagian tanaman lidah tiong segar sebanyak 10 gram,
dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selarna 15 menit, disaring, setelah

2. Obat demarn: seluruh bagian tanaman lidah tiong segar sebanyak 15 gram, dicuci
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih atau air rebusan tinggal setengahnya,
disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman lidah tiong rnengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Lidah tiong.
Lidah tiong (Jawa)

Terna, semusim, merayap atau sedikit tegak, tinggi 10- 20cm.


Bulat, beruas-ruas, dari ruas yang menempel tanah tumbuh akar,
licin, kuning kehijauan atau hijau kemerahan.
Tunggal, bersilang berhadapan, bentuk garis, panjang 2-4 cm,

lebar 2-3 mm, ujung dan pangkal runcing, tepi beringgir, tidak
bertangkai, permukaan halus, hijau.
Tunggal, terletak di ketiak daun, kelopak hijau, 4 helai,
berlepasan, panjang 1-2 mm, ujung mahkota berlepasan, dasar
membentuk tabung, terdiri dari 4 helai,panjang 2-3 mm, warna
putih gading.
Tunggal, bentuk bulat dengan ujung runcing bekas kelopak,
diameter 2-3 mm, hijau kemerahan.
Bentuk lanset, kecil, berwarna coklat.

Serabut, berwarna putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pematang sawah, tebing-tebing sungai, pinggir jalan, kebun

atau di padang rumput. Tumbuh dari dataran rendah sampai menengah dari ketinggian 10
m sampai 600 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juli-September dan
pengumpulan bahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Peluruh air seni, penurun panas, anti-bakteri.s

Gambar 35. Hedyotis diffuses Willd.

HELIANTHUS ANNUS L.

Botanl
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Bali

Nusa Tenggara
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Asterales

Compositae
Helianthus
Helianthus annus L.

Kernbang matahari

Bungong mata hurai (Aceh) Bunga panca matohari

(Minangkabau) Kembang matahari (Melayu)


Kembang sarengenge (Sunda) Kembang srengenge
(Jawa Tengah) Kembang mata are (Madura)
Sungenge

Bunga ledomata (Roti)


Perdu, semusim, tinggi 2,5 m.
Tegak, bulat, berbulu kasar, permukaan kasap,
kuning keputih-putihan.
Tunggal, permukaan kasar, bulat telur, ujung lancip,

pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip,

panjang 10-24 cm, lebar 7-19 cm, tangkai panjang


5-20 cm, bersegi, hijau.
Tunggal, bentuk cawan, tumbuh di ujung batang,
kelopak bentuk tabung, berlekuk, kuning muda,

mahkota bentuk lanset, panjang 4-8 cm, benang sari


Buah
Biji
Akar

lima, kepala sari berlekatan, hitam, tangkai putik


kuning, kepala putik dua, kuning.
Kecil, bentuk tabung, diameter 3 mm, putih kotor.
Ujung lancip, pipih, berbulu, bergaris putih, panjang

i 10 mm, lebar 7 mm, hitam.


Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Biji Helianthus annus berkhasiat sebagai obat demam dan obat busung
lapar.

Untuk obat demam dipakai 100 gram biji Helianthus annus, disangrai
seiama 15 menit, ditumbuk sampai lumat, dioleskan pada bagian perut dan
leher.
Kandungan kimia
Biji Helianthus annus mengandung flavonoida dan polifenol.

Gambar 141. Helianthus annus L.

HELICIA JAVANICA BL.

Daun dan bunga Helicia javanica mengandung saponin dan polifenol,


sedang buahnya mengandung tlavonoida.

Botani
Sinonim

Helicia robusta (Roxb.) R. Br. ex Wall.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Proteaceae
Helicia
Helicia javanica Bl.

Nama umum/dagang

Kendung

Nama daerah
Jawa

Kendung (Sunda) Kendung (Jawa)

Deskripsi
Habitus
Batang
Oaun

Bunga

Kandungan kimia

Perdu, tahunan, tinggr 2-5 m.


Tegak, bulat, bercabang banyak, kasar, coklat.
Tunggal, tersebar, lonjong, ujung runcing, pangkal
runcing, tepi rata, panjang 8-40 cm, lebar 4-15 cm,
bertangkai pendek 4-6 mm, pertulangan menyirip,
licin, hijau.
Majemuk, bentuk malai, pada ranting dan di ketiak
daun, panjang malai 12-25 cm, benang sari dan
putik tertutup mahkota, ujung mahkota berlekatan
membentuk tudung, panjang 2-4 cm, putin

kekuningan.
Buah

Biji
Akar

Kotak, bulat telur sampai lonjong, permukaan


beralur, panjang 3-4 cm, muda hijau, tua coklat kehijauan.
Lanset, bulat, coklat.
Tunggang, bulat, kuning kecoklatan.

Khasfat
Daun muda Helicia javanica berkhasiat sebagai obat panas dalam dan
buahnya untuk obat sakit mencret.
Untuk obat panas dalam dipakai + 15 gram daun Helicia javanica yang
masih muda, dicuci lalu ditnakan sebagai lalapan.

Gambar 48. Helicia javanica Bl.

HELICONIA COLINSIANA

Kandungan kimia

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

mendidih selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Basil saringan diminum


dua kali sama banyak pagi dan sore.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Zingiberales
Musaceae
Heliconia
Heliconia colisiana L

Bunga dan daun Heliconia colinsiana mengandung saponin dan


flavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin serta bunganya
mengandung polifenol.

Pisang hias

Pisang hias (Jawa)


Herba, menahun, tinggi 1-2 m.
Semu, terdiri dari pelepah daun, hijau.
Tunggal, pelepah daun membentuk batang, tangkai beralur, panjang 50-75 cm, licin, hijau kekuningan, helai daun lonjong, tepi rata, ujung meruncing, pangkal membulat, pertulangan menyirip,
permukaan tertutup lilin, llcin, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, tangkai
panjang 25-40 cm, bunga duduk dalam tenda
bunga, ujung tenda lancip, benang sari dan putik
memanjang keluar dari tabung mahkota, dasar
mahkota membentuk tabung, panjang 3-4 cm,
kuning, tenda bunga merah.
Buni, lonjong, panjang 4-6 cm, diameter 1-2 cm,
merah.
Bulat, beralur seperti jala, kecil, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Tangkai daun Heliconia colinsiana berkhasfat sebagai obat sakit
mencret.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram tangkai daun Heliconia colinsiana, dicuci, dipotong-potong lalu direbus dengan 3 gelas air sampai

Gambar 49. Heliconia colinsiana L.

HELICTERES ISORA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales
Sterculiaceae

Helicteres
Helicteres isora L.

Puteran
Puteran (Sunda) Jelumpang (Jawa)

Batang

Perdu, tahunan, tinggi 5 m.


Tegak, berkayu, bulat, permukaan berbintik-bintik,

Daun

putih kotor.
Tunggal, berseling, lonjong, panjang 8-15 cm, lebar

Bunga
Buah
Biji

Akar

4-12 cm, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, tipis, kasar, hijau,

Majemuk, bentuk karang, berkelamin dua, di ketiak


daun, kelopak halus, kuning, benang sari dan putik
bulat, masih muda biru setelah tua merah.
Kotak, bentuk spiral, coklat kehitaman.

Kecil, hitam.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Buah Helicteres isora berkhasiat sebagai obat perut mulas dan untuk
menghilangkan bau keringat.
Untuk obat perut mulas dipakai 15 gram buah kering Helicteres isora,
dicuci kemudian ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan 1/2 gelas air matang, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Buah dan daun Helicteres isora mengandung saponin dan tanin.

Gambar 46. Helicteres isora L.

HELIOTROPIUM INDICUM L.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umurn
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi
Diskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Solanales
Boraginaceae
Heliotropium
Hdiolropium indicum L.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obal rematik: daun dan batang tanaman ekor anjing segar sebanyak 20 gram, dicuci.
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat sariawan; daun ekor anjing segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Seluruh bagian tanaman ekor anjing mengandung alkaloida, kardenolin dan flavonoid.

Ekor anjing.
Bandotan lombok,Buntut tikus, Ekor anjing (Melayu)
Tulale gajah, Uler-uleran (Jawa Tengah), Cocok bera (Madura)
Mostor in talun (Minahasa)
Tema, semusim, tegak, tinggi 20-80 cm.
Bulat, berambut kasar menyerupai duri, hijau.
Tunggal, tersebar, lanpa daun penumpu, tangkai bulat berlekuk,
berambut kasar, panjang 5-15 cm, hijau, helaian daun bentuk
oval, panjang 10-18 cm, lebar 6-15 cm, ujung runcing, pangkal
tumpul, tepi bergelombang, pertulangan daun tegas, permukaan
kasar, berbulu, wama hijau.
Majemuk, bentuk bulir, bersifat simos ganda, tergulung di ujung
batang atau cabang, berkelamin 2, kelopak berbagi, benangsari
5, tangkai sari tidak sama panjang, mahkota tersusun dari 5
daun mahkota yang berlekatan, dalam kuncup yang terpilin,
tajuk mahkota tidak simetris, duduk di atas bakal buah, putih.
Kendaga, bentuk bulat, bergerigi, keras, hijau.

Bentuk bulat,kecil,berwarna hitam.


Serabut, berwarna putih kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, sawah kering, kebun dan semak

belukar. Tumbuh baik pada tanah yang bertekstur liat, dari dataran rendah sampai
menengah dari ketinggian 200 m sampai 800 m di atas permukaan laut. Berbunga pada
bulan April-Juni. Waktu panen yang tepat bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Pewarna, anti-rematik, obat sariawan.

Gambar 37. Heliotropium indicum L.

HELMINTHOSTACHYS ZEYLANICA HOOK.

Botant

Helminthostachys dulcis Kautf.

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Pterydophyta

Lycopodinae
Ophioglossales
Selaginelaceae

Helminthostachys
Helminthostachys zeylanica Hook.
Manon

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Rawu bekubang (Melayu)

Jajalakon (Sunda) Manon (Jawa Tengah)

Jawa
Sulawesi

Bute-bute (Makasar)

Deskripsi
Habitus

Semak, menjalar, tahunan.

Batang

Masif, penampang bulat, tak bercabang, hijau

Daun

Bunga

Buah
Akar

:
:

kecoklatan.
Majemuk, tangkai hijau, berbulu, panjang 1-2 cm,
helaian bentuk lanset, ujung runcing, tepi beringgit,
pangkal melekuk, pertulangan menjari, berbulu
kasar, hijau.
Majemuk bentuk bulir, panjang 9-13 cm, lebar 6-7
cm, cabang pendek, kuning.
Kotak, kecil, hijau.
Tunggang, coklat kotor.

Khasiat
Herba Helminthostachys zeylanica berkhasiat sebagai obat pening dan
obat luka.
Untuk obat pening dipakai 15 gram herba segar Helminthos-tachys
zeylanica, dicuci, ditumbuk sampai lumat, lalu ditempelkan pada dahi.
Kandungan kimia
Herba Helminthostachys zeylanica mengandung saponin, (lavonoida dan
polifenol.

Gambar 142. Helminthostachys zeylanica Hook.

HEMEROCALLIS FULVA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonea*
Liliales

Liliaceae
Hemerocallis
Hemerocaltis fulva L.
Cakar ayam

Cakar ayam (Jawa)


Semak, tahunan, tinggi 0,5-1 m.
Semu, bulat, lunak, kuning.
Tunggal, berseling, lanset, tepi rata, ujung runcing,
pangkal meruncing, panjang 0,5-1 cm, lebar 2-5
cm, permukaan kasar, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, tangkai silindris, panjang
0,5-1 m, hijau, benang sari panjang 4-7 cm, jumlah
enam, kuning, putik silindris, panjang 8 cm, kuning, mahkota halus, lonjong, enam helai, kuning.
Kotak, bulat panjang, beruang tiga, hijau.
Bulat telur, permukaan berkerut, hitam.

Serabut, membentuk umbi, putih.

Khasiat
Akar Hemerocallis fulva berkhasiat sebagai obat demam, obat diare dan
obat rematik.
Untuk obat demam dipakai 10 gram akar Hemerocallis fulva, dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil
saringan diminum dua kali pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia

Daun, akar dan bunga Hemerocallis fulva mengandung saponin dan


polifenol, di samping itu akarnya juga mengandung antrakinon dan daunnya

mengandung flavonoida.

Gambar 47. Hemerocallis fulva L.

HEMIGRAPHIS COLORATA HALL. F.


Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Maluku
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Hemigraphrs alternata (Bum.) J. T. Andere.


Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales
Acanthaceae
Hemigraphis
Hem/graphis colorata Hall. f.
Sambang darah
Binalu api (Melayu)

Remek daging (Sunda) Sambang darah (Jawa

Tengah}

Lize (Ternate)

Herba, merayap, tahunan.


Bulat, bercabang, beruas-ruas, ungu.

Tunggal, bulat telur, berseling, berbulu, ujung tumpul, tepi bergerigi, pangkal rompang, pertulangan
menyirip, panjang 7-11 cm, lebar 4-6 cm.permukaan

Bunga

Buah
Biji
Akar

atas daun hijau, permukaan bawah ungu.


Tunggal, di ujung batang, kelopak berbagi lima,
ungu, mahkota bentuk corong, benang sari dua,
kepala sari putih, putik bentuk benang, kepala putik
merah, putih.

Kecil, lonjong, hijau muda.


Kecil, bentuk pipih, putih.
Tunggang, putih kekuningan.

Khaslat
Daun Hemigraphis colorata berkhasiat sebagai peluruh air seni, obat
mencret dan penambah darah.
Untuk peluruh air seni dipakai 30 gram daun segar Hemigraphis colorata,
dicuci, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia

Daun dan akar Hemigraphis colorata mengandung flavonoida dan polifenol,


di samping itu daunnya juga mengandung tanin, batangnya mengandung
saponin dan tanin.

Gambar 143. Hemigraphis colorata Hall. f.

HEMIGRAPHIS REPENDA (L.) HALL. F.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

: Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Sub divisi
Keias
Bangsa
Suku

Solanales

Marga

Jenis

Nama umum/dagang

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Acanthaceae
Hemigraphis
Hemigraphis rependa (L) Hall. f.
Keji besi
Keji besi (Jawa Tengah)
Herba, merayap, tahunan.
Bulat, beruas-ruas, bercabang, berbulu, hijau.
Tunggal, bersilang berhadapan, helaian daun bulat

Batang
Daun

telur, ujung lancip, tepi bergerigi, pangkal merun-

cing, pertulangan menyirip, berambut, hijau, fiijau

Bunga

Buah
Biji
Akar

keunguan.

Tunggat.di ujung batang dan di ketiak daun, kelopak


lepas, lima daun kelopak, berbulu, putih kehijauan,
mahkota bentuk terompet, benang sari putih bentuk
benang, pulik putih, melekat pada mahkota, putih.
. Kotak, kecil, berbulu, masih muda hij'au setelah tua
:

hitam.
Bulat, kecil, coklat.

Tunggang/kuning keputih-putihan.

Khasiat
Herba Hemigraphis rependa berkhasiat sebagi pefuruh air seni. Untuk
peluruh air seni dipakai 30 gram herba segar Hemigraphis rependa, direbus
dengan 2 gelas air selama 20 menit, setelah dingin diperas dan disaring.
Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Herba
polite
no I. Hemigraphis rependa mengandung saponin, flavonoida, tanin dan

Gambar 144. Hemigraphis rependa (L.) Hall f.

HENSLOWIA FRUTESCENS CHAMP.


Botani
Sinonim
Klasifikasi:
Divisl
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Narna umum
Nania daerah
Sumatera
Jawa

Diskripsi
Habitus.
Batang
Daun
Bunga

Dendrophthoe frutescens L.
Spermatophyla
Angiospermae

Dicotyledoneae
Santalales

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat radang rahim: daun benalu segar sebanyak 60 gram, dicuci, direbus dengan 200
ml air sampai mendidih dan air rebusannya tinggal setengah, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat batuk rejan: daun benalu segar sebanyak 20 gram, dicuci direbus dengan 400 ml
air sampai mendidih selama 15 nienit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari
pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan batang benalu mengandung alkaloida, saponin, flavonoid dan tanin.

Santalaceae

Henslowia
Henslowiafrutescens Champ,

Benalu.
Dalu-dalu, Mendalu, Benalu (Melayu)
Akar api-api (Sunda) Kemladehan (Jawa Tengah)
Terna, parasit, menahun, tinggi 30-60 cm.
Bulai, percabangan banyak, kasar, hijau kecoklatan,

Tunggal, tersebar, bentuk lonjong, asimetris, ujung dan pangkal


runcing, tepi rata, panjang, panjang 5-10 cm, lebar 3-8 cm,
pertulangan scjajar, permukaan sedikit kasar, warna hijau.

Majemuk, bentuk tandan, terletak di ketiak daun, bunga

sempurna, kelopak bentuk bintang, panjang 2-3 mm, hijau,

dasar mahkota bentuk labung, ujung berlepasan, panjang 2-3


cm, putih.

Buah
Biji
Akar

Kotak. bulat, berlckuk 3, diameter 1-2 cm, permukaan kasar,


hijau
Bentuk bulat, keras, diameter 5-8 mm, warna coklat.
Serabut, berwama kilning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan parasit yang menempel pada pohon lain sebagai inang. Tumbuh
dari dataran menengah sampai pegunungan dari ketinggian 800 m sampai 2.300 m di alas
permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat bulan
April-Mei.
Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
Anti-radang, anti-bakteri, anti-bengkak.

Gambar 38. Henslowia frutescens Champ.

HERNANDIA PELTATA MEISSN.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Sumatera
Jawa
Maluku

Hernandia sonora L ; H. javanica Tuyama


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Ranales
Hernandiaceae
Hernandia
Hernandia peltata Meissn.
Kemiren
Kampe (Malayu)
Binong (Sunda) Kemiren (Jawa)

Nauma lako (Halmahera) Nyalako (Temate) Nyalau


(Tidore)

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Pohon, tinggi 15 m.
Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih
kotor.
Tunggal, tersebar, lonjong, panjang 15-22 cm, lebar
9-11 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul,
pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, bentuk malai, dalam satu malai terdapat


dua bunga jantan di pinggir dan bunga betina di tengah, di ketiak daun, mahkota 8 helai, benang sari

Buah
Biji
Akar

empat, kepala sari bulat, putik bentuk gada, putih,


Kotak, bulat, hijau.
Bulat, pipih, coklat.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Biji Hernandia peltata berkhasiat sebagai obat masuk angin.
Untuk obat masuk angin dipakai + 15 gram biji Hernandia peltata kering.
dicuci, ditumbuk sampai lumat ditambah air secukupnya diperas dan disaringHasil saringan digosokkan pada badan.

Kandungan kimia
Biji dan buah Hernandia peltata mengandung saponin, flavonoida dan
tanin, batangnya mengandung saponin.

Gambar 48. Hernandia peltata Meissn.

HIBISCUS RADIATUS CAV.

Botani
Klasitikasi
Oivisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Maluku

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Biji

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Malvales
Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus radiatus Cav.
Mrambos merah
Mrambos merah (Jawa Tengah)
Kasturi koKotu (Ternate)
Perdu, tahunan, linggi 50-200 cm.
Berkayu, bercabang, hijau keunguan.

Tunggal, tersebar, bulat telur, u/ung lumpul, tepi


beringgit, pangkal membulat, pertulangan menjari,
panjang 5-7 cm, lebar 4-6 cm, tangkai panjang 5-9
cm, merah.
Tunggal, bentuk terompet, di ketiak dan di ujung batang, kelopak berbagi lima, merah, daun mahkota
lima.berlekatan pada pangkal, benang sari kuning,
tangkai putik merah, merah.
Kotak, bentuk kerucut, merah kecoklatan.
Bentuk ginjal, masih muda putih setelah tua coklat.
Tunggang, putih.

Khaslat
Daun Hibiscus radiatus berkhasiat sebagai seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 20 gram daun segar Hibiscus radiatus,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin diperas dan
disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun Hibiscus radiatus mengandung flavonoida dan tanin.
Gambar 145. Hibiscus radiatus Cav.

HIBISCUS ROSA-SINENSIS L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

samping itu daunnya juga mengandung saponin, dan polifenol, bunga meSpermatophyta

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Dicotyledonae
Malvales

Suku

Jawa
Bali
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi

Habitus

Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

ngandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin dan saponin.

Angiospermae

Malvaceae

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Kandungan kimia
Daun, bunga dan akar Hibiscus rosa-sinensis mengandung flavonoida. Di

Hibiscus
Hibiscus rosa-sinensis L

Kembang sepatu

Bungong roja (Aceh) Bunga-bunga (Batak Karo)


Soma-soma (Nias) Bekeju (Mentawai)
: Kembang sepatu (Betawi) Kembang wera (Sunda)
Kembang sepatu (Jawa Tengan) Bunga rebong
(Madura)
Waribang
Embuhanga (Sangir) Bunga cepatu (Timor)
Ulange (Gorontalo) Kulango (Buo!) Bunga cepatu
(Makasar) Bunga bisu (Bugis)
Ubu-ubu (Ternate) Bala bunga (Tidore)
Perdu, tahunan, tegak, tinggi 3 m.

Bulat, berkayu, keras, diameter 9 cm, masih muda


ungu setelah tua putih kotor.
Tunggal, tepi beringgit, ujung runcing, pangkal tum-

pul, panjang 10-16 cm, lebar 5-11 cm, hijau muda,


hijau.
Tunggal, bentuk terompet, di ketiak daun, kelopak
bentuk lonceng, berbagi lima, hij'au kekuningan,
mahkota terdiri dari lima belas sampai dua puluh
daun mahkota, merah muda, benang sari banyak,
tangkai sari merah, kepala sari kuning, putik bentuk

tabung, merah.

Kecil, lonjong, diameter 4 mm, masih muda putih


setelah tua coklat.
Pipih, putih.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Hibiscus rosa-sinensis berkhasiat sebagai obat demam pada anakanak, obat batuk dan obal sariawan.
Unluk obat demam pada anak-anak dipakai 25 gram daun segar Hibiscus rosa-sinensis, ditambah dengan air 2 sendok makan.ditumbuk sampai
lumat, kemudian dibalurkan pada bagian dada punggung dan leher.

Gambar 146. Hibiscus rsa-sinensissL.

HIBISCUS SABDARIFFA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/daga'ng
Nama daerah
Jawa
Maluku

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Malvales
Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus sabdariffa L
Mrambos hijau
Garnet balonda (Sunda) Mrambos {Jawa Tengah)
Kasturi roriha (Ternate)

Deskripsr

Habitus
Batang

Daun

Semak. tegak, tinggi 0,5-3,00 m.


Bulat, tegak, percabangan simpodial, berkayu,
merah.
Tunggal, bulat telur, pertulangan menjari, ujung tumpul, tepi beringgit, pangkal berlekuk, panjang 6-15

Bunga

cm, lebar 5-8 cm, tangkar panjang 4-7 cm, penampang bulat, hijau.
Tunggal. di ketiak daun, kelopak terdiri delapan
sampai sebelas daun kelopak, berbulu, panjang 1
cm.pangkal berlekatan, merah. Mahkota bunga
berbentuk corong, terdiri dari lima daun mahkota,

Buah
Biji
Akar

panjang 3-5 cm. Tangkai benang sari panjang 5


mm, putik bentuk tabung, kuning, merah.
Kotak, bentuk kerucut, berambut, terbagi menjadi
lima ruang, merah.
Bentuk ginjal, berbulu, panjang 5 mm, lebar 4
mm, masih muda putih, setelah tua abu-abu.
Tunggang, putih.

Khasiat

Kelopak buah Hibiscus sabdaritfa berkhasiat sebagai obat mual.


Untuk obat mual dipakai 7 gram kelopak buah segar Hibiscus sabdariffa,
direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kfmfa
Daun dan buah Hibiscus sabdariffa mengandung saponin, flavonoida dan

polifenol.

Gambar 147. Hibiscus sabdaritfa L.

HIBISCUS SCHIZOPETALUS (MAST.) HOOK. F.


Botani

Klasifikasi;
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi

Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Malvales
Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus schizopeialus (Mast.) Hook.f.
Wora-wari gantung.
Wora-wari gandul, Wora-wari gantung (Jawa Tengah)

Khasiat dan pcmanfaatan


1 Obat sakit perut: bunga wora-wari gantung segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selarna 5 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
Obat demam: daun wora-wari gantung segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari' pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan bunga wora-wari gantung mengandung saponin, kardenolin dan flavonoid,

sedangkang daunya juga mengandung alkaloid.

Perdu, menahun, tegak atau sedikit merunduk, tinggi 23m.


Bulat, diameter 5-10 cm, percabangan rapat,permukaan kasar,
warna coklat kehitaman.
Tunggal, duduk tersebar, berseling, mempunyai daun penumpu,
tangkai silindris, panjang 3-5 cm, warna colat keunguan,
helaian daun bentuk oval sampai lonjong, panjang 5-8 cm,
lebar 3-5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi bergelombang,
berlekuk 2, pertulangan daun menyirip, permukaan kasar, warna
hijau.

Buah

Tunggal, di ketiak daun, berkelamin ganda, kelopak bentuk


tabung, ujung bercangap 5, hijau, benangsari dan putik
menjuntai, lersusun dalam tangkai yang panjangnya 5-8 cm,
warna merah, duduk di tengah cawan bunga, bakal buah
menumpang, mahkota berlepasan, bentuk tidak simetris, halus,
panjang 5-10 cm, warna merah.
Kendaga, beruang 5, bentuk bulat telur dengan ujung yang

Biji
Akar

runcing, permukaan kasar, panjang 1-2 cm. warna hijau.


Bentuk lanset, kecil, jumlah banyak, berwarna coklat.
Tunggang, berwarna putih kehitaman.

Bunga

Kegunaan
Astringent, anti radang dan pencahar.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan di pinggir-pinggir jalan, kebun atau


untuk pagar. Tumbuh dari dataran rendah sampai menengah dari ketinggian 200 m
sampai 800 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu
panen yang tepat bulan April-Mei.

Bagian yang digunakan


Daun dan bunga dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 39 Hibiscus schizopetalus (Mast.) Hook f.

HIBISCUS SIMILIS BL.


Botant
Klasifikasi
Divisi
: Spermatophyta
Sub divisi
: Angiospermae
Kelas
Dicotyledonae
Bangsa
Malvales
Suku
Malvaceae
Marga
Hibiscus
Jenis
Hibiscus similis B\.
Nama umunVdagang
Waru gombong
Nama daerah
Jawa
Waru gunung (Sunda) Waru gombong (Jawa
Tengah) Baru kneucneu (Madura)
Deskripsi
Habitus
Pohon, tinggi 15 m..
Batang
Berkayu, penampang bulat, coklat kehitaman.
Daun
Tunggal, bulat telur, berbulu, bergetah, ujung runcing, tepi bergerigi, pangkal rompang, daun panjang
15-25 cm, lebar 10-15 cm, pertuiangan menyirip,
hijau pucat.
Bunga
Tunggal, di ketiak daun, daun kelopak sepuluh,
tangkai benang sari berlekalan, kepala sari kuning,
kepala putik coklat kehitaman, mahkota bentuk
corong panjang 5-7 cm, kuning keunguan.
Buah
Bulat telur, berbulu, diameter 3 cm, berruang lima,
masih
muda hij'au setelah tua hitam.
Biji
: Kecil, berambut, coklat muda.
Akar
: Tunggang, coklat kehitaman.

Khaslat
Bunga Hibiscus similis berkhasiat sebagai obat batuk.
Untuk obat batuk dipakai 4 gram bunga segar Hibiscus similis, ditumbuk
sampai lumat, diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas, kemudian diperas
dan disaring. Hasi! saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Bunga dan daun Hibiscus similis mengandung saponin, tanin dan flavonoida. Di samping itu daunnya juga mengandung alkaloida.
Gambar 148. Hibiscus similis Bl.

HIBISCUS SYRIACUS L.

Botani

Klasifikasi;
Divisi
Sub divisl
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi

Habitus

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Malvales

Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus syriacus L.
Bunga Sepatu mawar.
Kembang sepatu mawar (Jawa Tengah)

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat wasir: Kulit batang bunga sepatu mawar segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus
dengan 400 mi air sampai mcndidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus.
2. Obat bisul: bunga sepatu mawar segar sebanyak 15 gram, dicuci direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia
Bunga dan kulit batang bunga sepatu mawar mengandung saponin, kardenolin dan
flavonoid, di samping itu kulit batangnya juga mengandung tanin.

Perdu, menahun, tinggi 2-3 m.

Batang

Bulat, diameter 5-10 crn, permukaan kasar, warna coklat


kehitaman.

Daun

Tunggal, duduk tersebar, berseling, mempunyai daun penumpu,

Bunga

Kegunaan
Anti radang, peluruh air seni dan pembersih darah.

tangkai pendek, pangkal membulat, kasar, warna hijau


kekuningan, helaian daun bentuk oval sampai lonjong, panjang
5-8 cm, lebar 3-5 cm, ujung dan pangkal runcing, lepi
bergelombang, berlekuk - 2, pertulangan daun menyirip,
permukaan kasar, warna hijau,
Tunggal, di ketiak daun, berkelamin ganda, kelopak bersusun 2,
dasar kelopak 8 helai, bentuk jarum, kelopak bentuk tabung,
ujung bercangap 5, hijau, benangsari dan putik kecil, di tengah
cawan bunga, mahkota berlepasan, bentuk tidak simetris, halus,
panjang 3-6 cm, warna ungu.

Buah

Kendaga, beruang 5, bentuk bulat telur dengan ujung yang

Biji
Akar

Bentuk lanset, kecil, jumlah banyak, berwarna coklat.


Tunggang, berwarna putih kehitaman.

runcing, permukaan kasar, panjang 1-2 cm, warna hijau.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umumnya dibudidayakan sebagai tanaman bias. Tumbuh baik
pada tanah yang berhumus, gembur dan subur mulai dan dataran rendah sampai
pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 1,500 m di atas permukaan laut. Berbunga
pada bulan Juni-September, Waktu panen yang tepat bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan

Bunga dan kulit batang dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 40, Hibiscus syriacus L.

HIBISCUS TILIACEUS L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi

Maluku
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Malvales
Malvaceae
Hibiscus
Hibiscus tiliaceus L.
Waru lengis
:

:
:
1

Untuk obat demam dipakai 15 gram daun segar Hibiscus tiliaceus, direbus dengan 2 gelas air selama 20 menit, setelah dingin diperas dan disaring.
Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimla
Daun dan akar Hibiscus tiliaceus mengandung saponin dan flavonoida,
di samping itu daun juga mengandung polifenol dan akar mengandung tanin.

Kioko (Enggano) Slron (Aceh) Baru (Gayo) Bou

(Nias) Tobe (Mentawai) Melanding (Bangka) Bauk


(Melayu)
Waru laut (Sunda) Waru lengis (Jawa Tengah) Banj
(Madura)
Wanj
Wau (Bima) Baru (Sumba) Wary (Flores) Wau (Ator)

Bau (Roti) Fau (Timor)


Balebirang (Sangir) Molowahu (Gorontalo) Lamogu

(Buol) Baru (Ujung Pandang) Waru (Bugis)


Papatale (Seran) Halu (Ambon) Balo (Buru) Baru
(Halmahera} Barudowongi (Ternate)
Pohon, tinggi 15 m.
Berkayu, bulat, bercabang, coklat.
Tunggal, bulat, diameter 19 cm, pertulangan
menjarr, berkelenjar, daun penumpu panjang 2,5

cm, hijau keabu-abuan.

Tunggal, bertaju delapan sampai sebelas, kelopak


panjang 2,5 cm, mahkota bentuk lepas, panjang
5-7 cm, kuning dengan noda ungu pada pangkal
bagian dalam, benang sari berlekatan, kepala sari
kuning, putik coklat kehitaman, bakal buah beruang
lima, putih kekuningan.
Bufat telur, berbulu lebat, beruang lima, panjang
3 cm, coklat.
Kecil, coklat muda.

Tunggang, putih kekuningan.

Khaslat
Daun Hibiscus Wiaceus berkhasiat sebagai obat demam, obat bteul dan

obat amandeJ.

Gambar 149. Hibiscus tiliaceus L.

HIPPEASTRUM EQUESTRE HERB.

membengkak kemudian dibalut dengan kain yang bersih.

Botani

Kandungan kimia

Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

Untuk obat bengkak leher dipakai 25 gram umbi lapis Hipeastrum


equestre, dicuci dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada leher yang

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Liliales
Amaryllidaceae
Hipeastrum
Hippeastrum equestre Herb.

Umbi, daun dan bunga Hipeastrum equestre mengandung saponin dan


flavonoida, di samping itu umbinyajuga mengandung polifenol,

Kembangtorong
Kembang torong (Jawa)
Herba, menahun, tinggi 40-60 cm.
Tidak berbatang, di dalam tanah membentuk umbi
lapis, putih.
Tunggal, roset akar, lanset, panjang 30-60 cm,
lebar 3-6 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi
rata, pertulangan sejajar, sedikit berdaging, lunak,
licin, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, terdiri
dari 2-5 kuntum, daun penumpu tipis, coklat, tangkaj bunga berongga, panjang 25-40 cm, benang
sari jumlah 6-8, putik duduk di tengah bunga, ujung
beruang 3 berlendir, putih, dasar mahkota saling
menutup membentuk terompet, ujung lepas, 6
helai, panjang 10-15 cm, merah.
Kotak, beruang 3 atau 4, bulat panjang, tiap kotak
berisi banyak biji, hijau.
Bulat, pipin, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Umbi lapis Hipeastrum equestre berkhasiat sebagai obat bengkak leher
dan sakit tenggorokan.

Gambar 50. Hippeastrum equestre Herb.

HIPPEASTRUM PUNICEUM (LAMK.) O. K.

Botani

Sinonirn
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Hippeastrum equestre (W. Ait) Herb. ;


Amaryllis equestris W. Ait. ;
A. belladonna Auct. non L
Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledoneae
Liliales

Amaryllidaceae
Hippeastrum

Hippeastrum puniceum (Lamk.) O. K.


Kembang torong
Kembang torong (Jawa)
Semak, semusim, tinggi 70 cm.
Lunak, bulat, membentuk umbi, coklat kotor.
Tunggal, lanset, panjang 20-60 crn, lebar 3-5 cm,
tebal, ujung runcing, pangkal melekat pada batang,
tepi rata, hijau.
Majemuk, bentuk karang, tangkai 30-60 cm, bulat
daun pelindung dua, mahkota tebal,6 helai, bertaiu,
benang sari enam, putih, putik panjang 9 cm, merah.
Kotak, bulat telur, panjang 3-7 cm. lebar 1-3 cm.
coklat.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Umbi Hippeastrum puniceum berkhasiat sebagai obat kaki bengkak
Untuk obat kaki bengkak dipakai 30 gram umbi segar Hippeastrum
puniceum, dicuci, ditumbuk sampai lumat, tempelkan pada bagian yang sakit
dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia
Umbi dan daun Hippeastrum puniceum mengandung saponin dan polifenol.
di samping itu umbinya juga mengandung alkaloida dan daunnya mengandung
flavonoida.

Gambar 49. Hippeastrum puniceum (Lamk.) 0. K.

HOMALOCLADIUM PLATYCLADUM (F. MUELL) BAILEY.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Herba Homalocladium platycladum mengandung saponin, flavonoida


dan tanin.

Botani
Sinonim

Kandungan kimia

Cocoloba platyclada F, Muell. ex Hook. Muehlenbeckia platyclada (F. Muell. ex Hook.) Meissn.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Polygonales
Polygonaceae
Homalocladium
Homalocladium platydadum (F. Muell) Bally.

Jangkang
Jangkang (Jawa)
Perdu, menahun, tinggi + 5 m.
Berkayu, bulat, silindris, bercabang-cabang, cabang muda pipih, bergaris halus, hijau tua.
Tunggal, bentuk garis, lanset, uj'ung dan pangkal
runcing, tepi rata, panjang 4-20 mm, lebar 2-10
mm, hijau muda.
Majemuk, kecil-kecil, di mulut daun kuning kecoklatan.

Buni, bentuk segitiga, merah.


Kecil, coklat.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Herba Homalocladium platycladum untuk obat luka terpukul (memar),
anti radang, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bengkak, bisul,
koreng, digigit ular dan obat sakit limpa.
Untuk luka terpukul dipakai herba Homalocladium platydadum
sebanyak + 60 gram bahan segar dilumatkan serta dicampur arak kemudian
ditempelkan pada bagian yang sakit.

Gambar 51 Homalocladium platycladum (F. Muell) Bailey.

HOMALOMENA JAVANICA V. A. V. R.

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daeran
Jawa

Spermatophyta

Angiospermae

Monocotyfedonae
Arales
Araceae

Homalomena
Homalomena javanica V. A. V. R.
Nampu

Cariyang Codas (Bogor) Cariyang beureum (Sunda)


Nampu (Jawa Tengah)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Herba. menahun, tinggi 50-100 cm.


Bulat, tak berkayu, bercabang, membentuk rimpang,
ungu kehitaman.
Tunggal, bulattelur, ujung runcing, tepi rata, pangkal
rompang, pertulangan menyirip, panjang 70-90 cm,
lebar 20-35 cm. tangkai panjang 50-60 cm, bulat,
berdaging, hijau.

Majemuk, bentuk bongkol, di ketiak daun, panjang


15-30 cm, tangkai ungu, bentuk kelopak corong,
ungu, benang sari terdapat di bagian ujung bunga,
putik di bagian pangkal bunga, ungu.

Buah
Biji

Akar

Buni, bulat, kecil, merah.


Bulat, kecil, coklat.
Serabut, putih kotor.

Khaslat
Akar Homalomena javanica berkhasiat sebagai perangsang nalsu seks
lelaki.
Untuk perangsang seks lelaki dipakai 100 gram akar segar Homalomena

javanica, dicuci kemudian diparut. Hasil parutan ditambah garam dapur 1


gram dan kelapa yang telah diparut 10 gram dikukus selama 20 menit
kemudian dimakan sekaligus.

Kandungan kimia
Akar dan daun Homalomena javanica mengandung saponin dan tlavonoida, Di samping itu akarnya juga mengandung tanin dan polifenol.

Gambar 150. Homalomena javanica V. A. V. R.

HOUTTUYNIA CORDATA THUNB.


Kegunaan
Anti-asma. anti-bakteri dan anti-radang.

Botani
Klasifikasi:
Divisi
Sub dlvisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Piperales
Saururaceae
Houttuynia
Houttuynia cordata Thunb,

Nama umum

Amis-amisan

Nama daerah
Jawa

Amis-amisan (Jawa Tengah)

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat asma: seluruh bagian tanaman amis-amisan separ sebanyak 30 gram, dicuci,
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 rnenit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus. dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat pilek: daun amis-amisan segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml
air sampai mendidih selama 15 rnenit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali sehari
pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan batang amis-amisan mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

Terna, rnenahun, melata atau tegak, tinggi 20-90 cm.


Bulat, bergerigi, beruas-ruas, dari ruas yang menempel tanah
keluar akar, warna hijau keunguan.
Tunggal, dengan daun penumpu berbentuk segitiga, tangkai
silindris, panjang 4-7 cm, bentuk jantung, ujung runcing,
pangkal bertoreh membulat, pertulangan bentuk jala, permukaan
kasar, warna hijau atau hijau keunguan.
Tunggal, di ketiak daun atau di ujung cabang, berkelamin
ganda, tanpa kelopak bunga, benangsari dan putik banyak,
tersusun dalam bongkol, benangsari 3, kepala sari bersusun 3,
putik 3, bentuk jarum, putih, mahkota berlepasan, 4 helai,
bentuk oval, ujung membulat, pangkal runcing, panjang 0,5-1
cm, halus putih.
Bulat telur, lurus, panjang 2-3 mm, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Serabut, coklat kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di tepi-tepi rawa, hutan-hutan basah atau di tepi sungai, pada
ketinggian 100 m sampai 900 m di atas permukaan laut. Dapat tumbuh pada berbagai
jenis tanah mulai dari tanah berpasir yang ringan sampai tanah berat berliat. Berbunga
pada bulan Juni-September. Waktu panen yang tepat bulan September-November.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 41. Houttuynia cordata Thunb.

HYDNOCARPUS ANTHELMINTICA PIERRE.

Kegunaan
Obat cacing, anli-malaria, penurun panas.
Khasiat dan pemanfaatan

Botani

Klasifikasi:

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Spermatophyta
Angiospertnae
Dicotyledoneae
Cistales
Flaucortiaceae

Marga

Hydnocarpus
Hydnocarpus anthelmintica Pierre.

Jen is

Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Sulawesi

Deskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

1. Obat cacing: biji luteng sebanyak 20 grain, dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai
mendidih dan air rebusannya tinggal setengah, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus.
2. Obat malaria: biji luteng sebanyak 60 gram, dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus

dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
2 kali sehari pagi dan sore.

Kandungan kimia

Daun dan batang amis-amisan mengandung saponin,kardenolin dan polifenol.

Luteng
Becampoih (Palembang)

Kandar luntung (Sunda); Luteng (Jawa Tengah)


Wanuie (Minahasa)
Pohon, tegak, tinggi 12-15 m.
Bulat, kasar, percabangan monopodial,diameter 50-100 cm,
hitam atau coklat kehitaman.
Tunggal, berseling, tangkai pendek, pangkal membulat, helaian
daun bentuk lanset, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata,
panjang 10-15 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip,
permukaan kasar, kaku mengulit, masih muda merah setelah tua
hijau.
Majemuk, tersusun dalam tukal, tersebar, di ketiak daun,
kelopak dan mahkota lepas,berbilang 5, diameter 0,5-1 cm.
benang sari menempel pada pangkal mahkota, panjang 2-8 mm,
merah.
Buni,bulat,diameter 10-15 cm, berisi 30-40 biji, permukaan
kasar, coklat.
Bulat telur,kulit liat,panjang 1-2 cm, putih.
Tunggang, silindris, coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan primer terutama di wilayah tropis atau di tepi pantai,
pada ketinggian 10 m sampai 200 rn di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan
September-Desember. Waktu panen yang tepat bulan April-Mei.

Bagian yang digunakan


Biji dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Gambar 42. Hydnocarpus antelminlica Pierre.

HYDROCOTYLE SIBTHORPIOIDES LAMK.

Botanl
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum/dagang

Hydrocotyle hirsutu Bl.; H. latisocta Zofl.; H. puncticulata Miq.; H. ranunculoides L.fart. indica Bl.; H.
rotundifolia Roxb.; H. slipendens Bl.; H. zollingeri
Molk.
Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Umbelliferales
Umbelliferaceae

Hydrocotyle
Hydrocotyte sibthorpioides Lamk.
Semanggi

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Salatun (Melayu)
Antanan lembut (Sunda) Semanggi (Jawa Tengah)
Semak, menjalar.
Kecil, beruas-ruas, ruas yang mengenai tanah ke-

luar akar, hijau,

Bulat, pangkal runcing, ujung rompang, tepi rata,


panjang 5-8 cm, lebar 2-3 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Kecil, di ketiak daun, kelopak lepas terdiri dari lima

daun kelopak, segi tiga, hijau, mahkota bentuk coBuah

Biji
Akar

rong, terdiri dari lirna daun mahkota, kuning keputihputihan.


Buni, lonjong, masih muda hijau setelah tua hitam.

Kecil, pipih, masih muda putih setelah tua coklat.


Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Hydrocotyle sibthorpioides berkhasiat sebagai obat pilek, obat batuk, obat sariawan, obat kudis, obat eksim, peluruh air seni dan untuk memperbanyak air susu ibu.
Untuk obat pilek dipakai 20 gram daun segar Hydrocotyle sibthorpioides,

dicuci lalu ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan 1/4 gelas air matang,
kemudian diperas dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Hydrocotyle sibthorpioides mengandung saponin, flavonoWa dan
polifenol.

Gambar 151. Hydrocotyle sibthorpioides Lamk.

HYLOCREUS UNDATUS (HAW.) BRITT.ET ROSE

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat batuk: bunga wijaya kusuma segar sebanyak 15 gram, dicuci, direbus dengan 200
ml air sampai mendidih selama 10 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus

dilakukan sehari 2-3 kali,

Botani
Sinonim
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum

Nama daerah
Jawa

Diskripsi:

Creus triangularis Auct. non Haw.

2. Obat bengkak: batang wijaya kusuma segar sebanyak 60 gram, dicuci, ditumbuk halus
kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Kandungan kimia
Bunga dan batang wijaya kusuma mengandung saponin, flavonoid dan polifenoL

Caryophy Hales
Cactaceae
Hylocreus
Hylocreus undatus (Haw.) Britt. et Rose

Wijaya kusuma.
Wijaya kusuma (Jawa Tengah)

Habitus
Batang

Terna, memanjat, tinggi 1-2 m.


Segi tiga, bersayap tiga, berlekuk atau bergerigi, berduri tajam,
mempunyai akar lekat, kaku, hijau.

Bunga

Tunggal, tersebar, di ujung batang atau di batang, panjang

bunga darl tangkai ke ujung 30-40 cm, tangkai silindris, bersegi,


dengan

seludah bunga, panjang

14-18 cm, warna hijau

kekuningan, didasar kadang-kadang berwarna merah, bunga


berumah satu, mahkota, berlepasan, panjang 13-15 cm, bagian
tengah putih, di pinggir putih atau merah muda.

Buah

Bentuk elips, panjang 7,5-12 cm, diameter 5,5-8 cm, lunak,


warna merah kehijauan.

Biji
Akar

Bulat, elips, lunak, hijau.

Serabut, berwama coklat kemerahan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman bias atau kadang
dijumpai tumbuh liar di tepi jalan. Tumbuh baik pada berbagai jenis tanah terutama yang
bertekstur ringan. Menyukai tempat-tempat yang tidak ternaungi, mulai dari ketinggian
10 m sampai 600 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. Waktu
panen yang tepat bulan April-Mei.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Obat batuk, anti radang dan anti bengkak.

Gambar 43. Hylocreus undatus (Haw.) Britt et Rose

HYMENOCALLIS LITTHORALIS (JACQ.) SALISB.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Bangsa

Liliales

Suku

Amaryllidaceae

Marga
Jenis

Hymenocallis lillhoralis (Jacq.) Salisb,

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Daun
Bunga

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat rematik: daun bakungan segar sebanyak 60 gram, dicuci, ditumbuk halus
kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit dan dibalut dcngan kain bersih.
2. Obat luka bakar: daun bakungan segar sebanyak 60 gram, dicuci. ditumbuk halus
ditambah sedikit tepung hingga menyerupai pasta, kemudian ditempelkan pada bagian
yang sakit dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia

Daun bakungan mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

Hymenocallis
Bakungan.

Bakungan, Lili paris (Jawa)


Terna, tak berbatang, berumbi lapis, tinggi 0,5-1 m.
Tunggal, roset akar, bentuk garis atau pita, tebal, ujung runcing,
pangkal rata, tepi rata, panjang 30-80 cm, lebar, 4-8 cm,
pertulangan sejajar, permukaan licin, hijau mengkilat.
Majemuk, diketiak daun, bentuk payung, bunga sempurna, ibu

tangkai silindris, panjang 50-100 cm, selendang bunga tipis,

bentuk segi tiga, wama coklat muda, kelopak berlekatan,


membentuk corong, warna hijau, mahkota berlekatan, ujung
lepas, bentuk pita, panjang 9-16 cm, putih.

Buah
Biji
Akar

Kapsul, beruang 3, berdaging, membelah lateral, panjang 1-2


cm, hijau.
Pipih, bersayap, putih.
Serabut, putih kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias atau kadang

dijumpai tumbuh di pinggir-pinggir jalan, mulai dari ketinggian 100 m sampai 1.500 m di
atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur, dapat dipanen sepanjang
tahun.

Bagian yang digunakan


Daun dalam keadaan segar.

Kegunaan
Anti rematik dan antiseptik.

Gambar 44. Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb.

HYOSCYAMUS ALBUS L.

Botanl
Klas'fikasi
Divisi

Spermatophyta
Angiospermae

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku

Dicotyledonae

Solanales
Solanaceae
Hyoscyamus

Marga
Jenis

Hyoscyamus albus L.
Hiosiami

Mama umum/dagang
Nama daerah

Jawa

Hiosiami (Jawa Tengah)

Deskripsi

Habitus

Batang

Daun

Tunggal, bulal telur, berambut, panjang 40cm,


lebar 20 cm, lepi bergerigi, ujung runcing, pangkal

Bunga

Buah
Biji
Akar

Perdu, tinggi 1 m.
Bulat, berambut, diameter 2 cm, hijau keputihputihan,

rata, pertulangan menyirip, hij'au pucat.


Tunggal, bentuk corong, diketiak daun dan di ujung
batang, kelopak bentuk lonceng, berbulu, berfaju
lima, hijau, mahkota bentuk corong, bertaju lima,
panjang 2,5-5 cm, lebar 2-2,5 cm, kuning muda,
benang sari lima, tangkai ungu, putik bertangkai
ungu, kepaia putik bulat, kuning muda.
Buni, bulat, masih muda hijau setelah tua putin
kotor.
Kecil, diameter 1 mm, coklat muda.

Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Hyoscyamus albus berkhasiat sebagai obat anli kejang, obat
penenang dan obat mencret.
Untuk obat anti kejang dipakai 7 gram daun segar Hyoscyamus albus,
direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring, Hasil
saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Daun
polite
no I. Hyoscyamus albus mengandung alkaloida, saponin,flavonoida dan
Gambar 152. Hyoscyamus albus L

HYPTIS SUAVEOLENS (L.) POIR.

Botani
Klasifikasi ;
Divisi
Sub dlvisi

Spermatophyta

Angiospermae

Kelas

Dicotyledoneae

Marga

Lamiaceae
Hyptis

Bangsa
Suku
Jenis

Solanales

Hyptis suaveolens(L.) Poir.

Nama urnum

Gringsingan.

Nama daerah
Sumatera

Kuna busuk, kunpa mate (Toba); Ruku-ruku utan, sumengit

Jawa
Diskripsi :
Habitus

Batang
Daun

Kegunaan
Anti septik, penurun panas dan anti nyeri.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Obat kutu air: daun gringsingan dalam keadaan segar sebanyak 15 gram, dicuci,
ditumbuk halus ditambah sedikit garam kemudian ditcmpelkan pada bagian yang sakit.
2. Obat pusing: daun gringsingan sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air
sampai mendidih selama 15 rnenit, disaring, setelah dingin diminum sckaligus.
Kandungan kimia
Daun gringsingan mengandung alkaloid, saponin, polifenol dan minyak atsiri.

(Sumatera Timur)
Jukut bau, karang bau (Sunda); Basinan, lampesan, gringsingan

(Jawa Tengah); Komandhin (Madura)

Tema, semusim, tegak, tinggi mencapai 1,5 m.


Bulat, kasar, berbulu, warna coklat.
Tunggal, bersilang berhadapan, tangkai berbulu, panjang 2-5
cm, helaian daun bentuk bulat telur atau oval, ujung runcing,
pangkal tumpul, tepi bergerigl, panjang 2-4 cm, lebar 1-3 cm,

Bunga

pertulangan menyirip menjala, permukaan berbulu halus, hijau.


Majemuk, terminal, di ketiak daun, bentuk tandan, bunga
sempurna, berkelamin ganda, kelopak berlekatan, membentuk

tabung, tiap ujung segi memanjang seperti duri, lunak, panjang


4-8 mm, warna hijau, mahkota berlekatan, ujung lepas

asimetris, panjang 1-2 cm, warna ungu.


Buah
Biji
Akar

Tunggal, keras, bentuk kapsul, permukaan berbulu, hijau atau


coklat.
Bulat, kecil, kotor, coklat kehitaman.

Serabut, kuning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun atau di semak-semak. Tumbuh

dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian 10 m hingga 1.000 m di atas
permukaan laut. Pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 45. Hyptis suuvenlens (L.) Poir

HYPTtS SUAVEOLENS (L.) POIT.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Nusa Tenggara

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales

>v

Labiatae

Hyptis
Hyptis suaveolens (L.) Poit.
Ruku-ruku utan
Ruku-ruku utan (Melayu)
Jukut bau (Sunda) Sangketan (Jawa) Komandin
(Madura)
Kalawau (Sumba) Bapa kenoreh (Alor) Kunfamate
(Timor)
Semak, tahunan, tinggi 50 cm.
Tegak, lunak, bersegi, berbulu, hijau.
Tunggal, berhadapan, lonjong, panjang 1,5-5 cm,
lebar 1-2 cm, ujung runcing, pangkal membulat, tepi beringgit, pertulangan menyirip, berambut halus,
hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
runcing, berduri, hijau, mahkota bentuk terompet,
kepala sari coklat, ungu.
Kotak, bulat, hitam.
Bulat, hitam.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun dan batang Hyptis suaveolens berkhasiat untuk peluruh air susu ibu
(ASI).
Untuk peluruh air susu ibu dipakai 20 gram daun atau batang segar
Hyptis suaveolens, dicuci, ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan 1/2
gelas air matang panas, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun dan batang Hyptis suaveolens mengandung saponin dan tanin.

Gambar 50. Hyptis suaveolens (L.) Poit.

I POMOEA AQUATICA FORSK.

Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Ipomoea reptans Poir.


Spermatophyta

Sub divisi

Angiospermae

Dicotyledonae
Solanales

Kelas

Bangsa
Suku
Marga

Convolvulaceae

Ipomoea
Ipomoea aquatica Forsk.

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah

Kangkung

Rumpun (Aceh) Kangkung (Minangkabau)


Kangkung (Jawa Tengah) Kangkong (Madura)

Surnalera

Jawa

Maluku

Pangpung
Lara (Bima)
Kanto (Gprontalo) Talanggo (Buol) Namiri (Makasar)
Lare (Bugis)
Kako (Halmahera) Kangko (Tidore) Ktangko (Buru)

Batang

Bulat, menjalar, beruas-ruas, berlobang, gundul,

Ball

Nusa Tenggara

Sulawesi
Deskripsi
Habitus

Herba, tahunan, menj'alar.

bercabang, panjang 3 m, hijau.


Tunggal, berseling, lanset, ujung runcing, tepi rata,
pangkal rompang, panjang 3-15 cm, lebar 1-9 cm,
pertulangan menyirip, hijau.

Daun

Bunga

Buah
Biji

Akar

'

Tunggal, benluk terompet, di ketiak daun, daun pelindung kecil, kelopak bentuk lonceng, hijau, ujung
bertaju, rnahkota bentuk terompet, panjang 3-5 cm,

diameter 5 cm, benang sari panjang 3-4 cm,


melekat pada dasar bunga, kepala putik bulat, ungu.
Kotak, bulat telur.gundul, diameter 1 cm, masih

Kecil, keras, diameter 1 mm, putih kotor:

muda hijau pucat setelah tua coklat.

Tunggang, putih kekuningan.

Khasrat
Daun Ipomoea aquatica berkhasiat sebagai obat penenang dan obat

sukar tidur.

Untuk obat penenang dipakai 300 gram herba segar Ipomoea aquatica,
dicuci, dikukus sampai matang lalu dimakan sekaligus.
Kandungan kimia
Herba Ipomoea aquatica mengandung saponin, flavonokte dan polifenol.

Gambar 153. Ipomoea aquatica Forsk.

IMPATIENS PLATYPETALA LINDL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Balsamina latifolia Bl.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Sapindales
Balsaminaceae
Impatiens
Impatiens platypetala Lindl.
Pacar banyu

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Pacar lauweung (Sunda) Pacar banyu (Jawa)


Semak, semusirn, tinggi 1 m.

Lunak, tegak, bulat, berbuku-buku, licin, hijau kekuningan.


Tunggal, lonjong, tepi bergerigi, ujung runcing, pertulangan rnenyirip, panjang 2-3 cm, lebar 1-2 cm,
tangkai silindris, hijau.
Tunggal, berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
lonjong, tangkat hijau, benang sari kuning, putik putih, mahkota bentuk bintang, ungu atau putih.
Kotak, berbulu, kecil, hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, kuning kecoklatan.

Khasiat
Daun Impatiens platypetala berkhasiat sebagai obat sakit perut pad
anak-anak.
Untuk obat sakit perut pada anak-anak dipakai + 20 gram daun segar
Impatiens platypetala, dicuci dan ditumbuk sampai lumat kemudian ditempelkan pada perut.
Kandungan kimia
Daun, batang, bunga dan akar Herba Impatiens platypetala mengandung
saponin dan poiifenol.

Gambar 51. Impatiens platypetala Lindl.

IMPERATA CYLINDRICA BEAUV.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Nusa
Bali Tenggara

Kalimantan

Irian
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae

Poales
Gramineae
Imperata
Imperata cylindrica Beauv.
Alang-alang
Rih (Batak) Alalang (Minangkabau) Lioh (Lampung)

Neleleng laku (Aceh)


Ki Eurih (Sunda) Alang-alang (Jawa) Lalang (Madura)

Ambengan
Re (Sasak) Re (Sumbawa) Atindalo (Bima) Witu
(Sumba) Rii (Flores)
Halalang
Kalepip (Kalana)
Semak, menahun, tinggi 1-1,5 m.
Lunak, bulat, pendek, beruas-ruas, pada tiap buku
terdapat rambut, putih keunguan.
Tunggal, lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal
menyempit, panjang 1 m, lebar 1,5 cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, panjang 16-30 cm, benang
sari dua, kepala sari putih alau ungu, tangkai putik
dua, kepala putik panjang, putih keunguan.
Buni, bulat telur, berbulu, kuning.
Bulat, coklat.
Serabut, putih kotor.

Khasiat
Akar Imperata cylindrica berkhasiat untuk peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 10 gram akar segar Imperata cylindrica,
dicuci dan direbus dengan 3 gelas air, hingga airnya tinggal 1 gelas, kernudian disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia

Akar Imperata cylindrica mengandung saponin dan tanin, sedangkan


daunnya mengandung polifenol.

Gambar 52. Imperata cylindrica Beauv.

INDIGOFERA SUMATRANA GAERTN.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Surnatera

Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Indigofera tinctoria Auct.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Fabaceae

Indigofera
Indigofera sumatrana Gaertn.
Tarum
Tarum (Melayu)
Tom jawa (Jawa)
Semak, tinggi 1,5 m.
Berkayu, bulat, putih kotor.
Majemuk, lonjong, ujung dan pangkal tumpul, tepi
rata, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, di ketiak daun, panjang
6 cm, benang sari lepas, pulik panjang, mahkota
lonjong, putih keunguan.
Polong, panjang 1,5-4 cm, hijau.
Pipih, kuning kehijauan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Indigofera sumatrana berkhasiat sebagai obat bisul.
Untuk obat bisul dipakai 10 gram daun segar Indigofera sumatrana, dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada bisul dan dibalut dengan
kain bersih.
Kandungan kimia
Daun dan akar Indigofera sumatrana mengandung saponin,di samping itu
daunnya juga mengandung alkaloida, flavonoida dan polifenol, serta akarnya
mengandung tanin.

Gambar 53. Indigofera sumatrana Gaertn.

*- --..-"*"

INOCARPUS EDULIS FORST.

Buah
Biji

Akar

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Bali
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Batu, bulat agak pipih, keras, garis tengah 4-7 cm, hijau.
Bulat pipih. permukaan kasar, coklat.

Tunggang, putih kecoklatan

Inodaphnis lanceolata Miq.

Khasiat
Daun Inocarpus edulis berkhasiat sebagai obal mencret berdarah.

Spermatophyta

Untuk obat mencret berdarah dipakai - 25 gram daun Inocarpus edulis


yang masih segar. dicuci dan dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air
sainpai mendidih selama 15 menit. dinginkan dan disanng Hasil saringan
diminum sekaligus sehari dua kali pagi dan sore

Angiospermae
Dicotyledoneae
Resales
Fabaceae
Inacarpus
Inocarpus adults Forst.

Kandungan kimia
Daun dan buah Inocarpus edulis mengandung saponin, flavonoida dan
tanin

Gayam
Gayam, Gatet (Sunda) Gayam (Jawa) Ghajam
(Madura)
Gatep, Gayam (BaN)
Gayam (Sasak) Gae, Gemu (Alor)
Gayam (Dayak)
Benyek, Bosua (Menado) Pandaram boheng
(Sulawesi Utara) Angkaeng (Makassar) Akajeng
(Bugis)
Gayam, Ganyang (Maluku) Aane, Eiano (Seram)
Gugura (Halmahera Utara) Bosua (Ternate)
Pohon, tinggi 10-20m.

Tegak, beralur dalam, percabangan simpodial,


kasar, coklat.
Tunggal, berseling, bertangkai pendek, bentuk
lanset, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata,
panjang 15-40 cm, lebar 6-10 cm, pertulangan
menyirip, permukaan licin, hijau.
Majemuk, bentuk malai, dj ketiak daun, daun
pelindung kecit, kelopak bentuk lonceng, tipis seperti selaput, benang sari 8-12, bakal buah berambut, bakal biji satu, tangkai putik sangat pendek,
bertaju dua, ujung sedikit terlipat, bagian pangkal
berlekatan dengan benang sari, mahkota 4-6 helai,
bentuk lanset, putih kekuning-kuningan,

Gambar 52. Inocarpus edulis Forst.

IPOMOEA BATATAS POIR.

Untuk obat bisul dipakai 10 gram daun segar Ipomoea batatas, ditumbuk

sampai lumat lalu ditempelkan pada bisul.


Botanl
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Batatas edulis Chois.; Convolvulus batatas L.


Spermatophyta

Kandungan kimia
Daun dan akar Ipomoea batatas mengandung saponin, ftavonoida dan
polifenol.

Angiospermae

Dicotyledonae

Solanales
Convolvulaceae
Ipomoea

Ipomoea batatas Poir.


Ketela

Nama daerah
Sumatera

Ketelo (Minangkabau) Setilo (Lampung) Eba (Eng-

gano) Gadong (Aceh) Gadong (Gayo) Gadong enjoJawa


Ball
Kalimantan
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

lor (Batak)

Hui boiet (Sunda) Ketela rambat (Jawa Tengah)

Telo (Madura)
Kaselo

Katila (Dayak)
Katabang (Sumbawa) Uwi (Bima)
Wui tutu (Buol) Lame Jawa (Makasar) Lame Jawa

(Bugis)
Kaetela (Seram TimurJPatatas (Ambon) Mangat
(Buru) Daso {Halmahera) Ima (Ternate) Daso
(Tidore)

Herba, semusim, panjang 5 m.


Bulat, bercabang, lunak, bergetah, beruas, tiap buku
bisa tumbuh akar, membentuk umbi, hijau pucat.
Tunggal, bertangkai, bulat, ujung runcing, tepi rata,
pangkal rompang, pertulangan menyirip, panjang
4-14 cm, lebar 4-11 cm, hijau.

Majemuk, bentuk terompet, di ketiaK daun, kelopak


bentuk lonceng, bertaju lima, hijau, mahkota bentuk
corong, panjang 3-4,5 cm, putin, benang sari lima,

melekat pada mahkota, putik bentuk benang, kepala

Buah
Biji
Akar

putik kecil, putih.


Kotak, bulat telur, beruang dua sampai empat,
masih muda hijau setelah tua hitam.

Kecil, diameter 1 mm, putih kotor

Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Ipomoea batatas berkhasiat sebagai obat bisul,obat penurun panas
dan obat luka bakar.

Gambar 154. Ipomoea batatas Poir.

IPOMOEA CAIRICA (L.) SWEET.

Botani

Sinonim
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Ipomoea palmata Forsk.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Solanales
Convolvulaceae

Ipomoea
Ipomoea cairica (L.) Sweet.

Nama umum

Ubi kates.

Narna daerah
Jawa

Telo kates (Jawa Tengah)

Diskripsi
Habitus

Liar, lahunan, merambat, membelit, panjang 10-15 m.

Batang

Daun

Kegunaan
Peluruh air seni dan anti radang.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Untuk peluruh air seni: seluruh bagian tanaman ubi kates segar sebanyak 12 gram,
dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih hingga air
rebusan tinggal setengahnya, disaring, setelah dingin diminum sekaligus,
2. Infeksi saluran pernafasan: seluruh bagian lanaman ubi kates segar sebanyak 12 gram,

dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah
dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman ubi kates mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

Bulat, bercabang banyak, sulurer, warna coklat kemerah-an atau


hijau keunguan.
Tunggal, berseling, tangkai silindris, pangkal membulat,

bertoreh, ujung runcing, panjang 5-10 cm, helai daun bentuk


oval, berlekuk 5, panjang 5-10 cm, lebar 3-8 cm, pertulangan
menjari, menyirip, menonjol, permukaan kasar, hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Tunggal, berkelompok, di ketiak daun, bunga sempurna,


berkelamin ganda, kelopak bentuk tabung, berlekatan, ujung
bercangap 5, panjang 1-3 cm, hijau, mahkota bentuk terompet,
dasar membentuk tabung, panjang 5-8 era, ungu, bagian dalam
berwarna ungu tua.
Kapsul, globuler, panjang 1-1,5 cm, licin, hijau.
Bulat, kecil, keras, banyak, coklat kehitaman.
Serabut, kuning kecoklatan.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan yang kadang dibudidayakan sebagai lanaman pergola atau tumbuh
liar di pinggir-pinggir hutan, pada ketinggian 400 m sampai 1.500 m di atas permukaan
laut. Berbunga sepanjang tahun dan pemanenan sebaiknya dilakukan pada musim
kemarau.
Bagian yang digunakan

Seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Gambar 46. Ipomoea cairica (L.) Sweet

IPOMOEA DIGITATA L.

Botani
Klasifikasi:
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum

Nama daerah

Sumatera
Jawa

Diskripsi:

Habitus

Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Solanales
Convolvulaceae
Ipomoea
Ipomoea digitata L.

Widosari.

Kcgunaan
Anti radang, anti bengkak dan peluruh air seni.
Khasiat dan pemanfaatan
1. Ohat radang payudara: daun widosari segar sebanyak 10 gram, dicuci, diremas dengan
air anggur kemudian dibungkus daun pisang lalu dipanaskan. Tempelkan selagi rnasih
hangat pada bagian yang sakit.

2. Obat bcngkak: daun widosari sebanyak 15 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air
sampai mendidih selama 15 nienit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman ubi kates mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

Kaledek hutan, akar laus (Melayu)


Widosari (Jawa Tengah)

Terna, menahun,memajat, panjang 3-6 m.


Bulat, berongga, membelit, hijau.
Tunggal, bersulur, berseling, tangkai silindris, berongga,
panjang 3-10 cm, hijau muda, helai daun bentuk bulat atau
jantung, berbilang ganjil, ujung runcing, pangkal tumpul,
panjang 6-20 cm, lebar 5-18 cm, pertulangan menyirip, menjari,
permukaan licin, hijau,
Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, berumah satu,
sempurna, kelopak lepas, ujung runcing, panjang 1-2 cm, hijau,
mahkota berlekatan, membentuk tabung, ujung lepas bentuk
corong, panjang 5-8 cm, wama ungu.

Buah
Biji
Akar

Tunggal, bentuk bulat telur, ujung runcing, panjang 0,5-2 cm,


hijau,
Bulat, berlekuk, keras, wama coklat kehitaman.
Serabut, berumbi, putih kekuningan.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir hutan atau dibudidayakan sebagai tanaman
pangan. Tumbuh baik pada berbagai jenis tanah mulai dari ketinggian 100 m sampai 800
m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Mei-Desember dan pemanenan dapat
dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar.

Gambar 47. Ipomoea digitata L.

IPOMOEA FISTULOSA MART. Ex. Cholsy.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Ipomoea camea Auct npn Jacq.; I. crassteaulis (Bth.)


Bl. Robins.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales

Convolvulaceae

Ipomoea

Ipomoea fistulosa Mart. Ex. Choisy.

Kangkung hutan

Kangkung hutan

Semak, tanunan.
Berkayu, bercabang, ungu.
Tunggal, bulat telur, bertangkai, berseling, ujung
runcing, lepi rata, pangkal bentuk jantung, pertulangan menyirip, panjang 6-26 cm, lebar 4-17 cm,

hijau keunguan.

Bunga

Majemuk, panjang 5-6 cm, benang sari empat, di

dalam tabung mahkota, kepala sari putih, putik


bentuk benang, kepala putik dua, bulat, mahkota
bentuk corong, ungu pucat.

Buah
Biji
Akar

Kotak, bulat telur, panjang 1,5-2 cm, berruang dua


sampai empat, masih muda hijau setelan tua hitam.
Bulat, berambut, kuning kecoklatan.
Tunggang, merah kekuningan.

Khasiat
Daun Ipomoea fistulosa berkhasiat sebagai pelega perut, minyak dari biji
berkhasiat sebagai obat penyubur rambut dan obat bisul,
Untuk pelega perut dipakai 4-5 lembar daun segar Ipomoea fistulosa, dicuci, diasapkan sebentar diatas api, setelah itu dimakan sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Ipomoea fistulosa mengandung alkaioida, saponin, flavonoida dan
tanin,

Gambar 155. Ipomea listulosa Mart. Ex Choisy.

IRIS PALLIDA LAMK.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Iris

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Semak, menahun, tinggi 20-50 cm.


Pendek, bulat, membentuk rimpang, kasar, coklat.
Tunggal,lanset tersusun seperti kipas,ujung runcing

Jawa

Spermatophyta
Angiospermae

Monocotyledoneae
Liliales
Iridaceae
Iris

Iris pallida Lamk.


Iris (Jawa)

tepi rata, pangkal melekat batang, panjang 20-50


Bunga
Buah
Biji
Akar

cm, lebar 1-2 cm, hijau.


Majemuk, bentuk bulir, mahkota lonjong, tepi beringgit, berbulu, beralur, benang sari berhadapan

dengan mahkota, ungu.


Kotak, hijau.
Pipih, hitam.
Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Iris pallida digunakan sebagai bedak penghalus kulit.
Untuk bedak dipakai 10 gram rimpang kering Iris pallida, dicuci dan

ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan air hangat secukupnya kemudian


dipakai sebagai bedak menjelang tidur.
Kandungan kimia
Rimpang dan daun Iris pallida mengandung saponin, di samping itu rimpangnya juga mengandung polifenol dan daunnya mengandung tanin.

Gambar 54. Iris pallida Lamk.

ISOTOMA LONGIFLORA (L.) PRESL.

Boianl
Sinonim

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunYdagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Laurentia longiflora (L}


Spermatophyta

Angiospermae

Monocotyledonae

Asterales
Campanulaceae
Isotoma

Isotoma longiflora {L.} Presl.

Tolod

Tolod (Jawa Tengah) Daun tolod (Sunda)


Semak, semusim, tinggi 50 cm.

Berkayu, bulat, hijau.

Tunggal, tersebar, pangkal menyemprt, tepi bergerigi, bulat telur, panjang 5-15cm, lebar 2-3 cm,
hijau.
Tunggal, bentuk lonceng, kelopak 1,5-3 cm, bercangap atau bertaju lima, benang sari ditengah tabung mahkota, kepala sari bersatu menbentuk
tabung, ujung berambut, kuning muda, tangkai putik

Buah

Biji
Akar

panjang, kepala putik terbagi dua, hijau muda, bakal


buah beruang dua, tangkai panjang 5-8 mm, mahkota bentuk bintang.daun mahkota lima, putih.
Kotak, bentuk lonceng, menggantung, hijau.

Bulat telur, kecil, putih.


Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Isotoma longiflora berkhasiat sebagai obat luka.
Untuk obat luka dipakai 5 gram daun segar Isotoma longiflora, dicuci
dan ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada luka dibalut dengan kain
bersih.
Kandungan kimia
Daun Isotoma longiflora mengandung alkaloida, saponin, flavonoidadan

polifenol.

Gambar 156. Isotoma longiflora (L.) Presl.

IXORA COCCINEA L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama urnum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Pavetta bandhuca Roxb.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rubiales

Rubiaceae
Ixora

Ixora cocclnea L.
Soka
Kembang santen merah (Melayu)
Soka beureum (Sunda) Soka (Jawa)
Saya mami (Temate)
Perdu, tinggi 1-4 m.

Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih


kotor.

Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Tunggal, seling berhadapan, lonjong, pangkal meruncing, tepi rata, ujung runcing, pertulangan menyirip, panjang 3-7 cm, lebar 3-5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, kelopak bentuk corong,
benang sari empat, panjang 0,5 cm, kepala sari
melekat pada mahkota, merah.
Buni, lonjong, merah.
Pipih, lonjong, putih.

Tunggang, coklat.

Khasiat

Kulit batang dan akar Ixora coccinea berkhasiat sebagai obat luka baru
Untuk obat luka baru dipakai 5 gram kulit batang atau akar kering Ixora
coccinea, dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditambah 1/4 gelas air matang
kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan dioleskan pada luka.
Kandungan kimia

Kulit batang dan daun Ixora coccinea mengandung saponin, flavonoida


dan tanin.

Gambar 55. Ixora coccinea L.

JACOBINIA CARNEA (LINDL.) NICHOLS

Botani
Sinonim

Cyrtanthera magnifica Nees ;

Jacobinia magnifica (Ness) Lindau ;


Justicia camea Lindl.
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Acanthales
Acanthaceae
Jacobinia
Jacobinia carnea (Lindl.) Nichols
Air mancur
Air mancur (Jawa)

Perdu, tahunan, tinggi 1-2 m.


Tegak, berkayu, beruas-ruas, hijau keunguan.
Tunggal, silang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung
dan pangkal meruncing, pertulangan menyirip, panjang 7-25 cm, lebar 2,5-11 cm, hijau kemerahan.
Majemuk, bentuk bongkol, berkelamin dua, kelopak
bentuk taju, kepala sari bentuk ginjal, mahkota
lonjong, panjang 0,5 cm, merah keunguan.
Kotak, bulat, putih kotor.
Bulat, kecil, putih kotor.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Jacobinia carnea berkhasiat sebagai obat penurun panas.
Untuk obat penurun panas dipakai 15 gram daun segar Jacobinia carnea, dicuci dan direbus dengan 2 gelas air hingga airnya tinggai setengah,
dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari pagi dan sore
sama banyak.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Jacobinia carnea mengandung saponin dan polifenol,
samping itu daunnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 56. Jacobinia camea (Lindl.) Nichols

JASMINUM PUBESCENS WILLD.

Botanl

Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Jasminum granditlorum L.; J. glabriusculum 81.; J.


acummatissimum Bl.; J. fraternum Miq.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Solanales
Oleaceae
Jasminum

Jasminum pubescens Willd.


Poncosudo

Malaii (Sunda) Poncosudo (Jawa Tengah) Wewankean (Madura)


Gabi tabaru (Halmahera Utara)
Perdu, merambat.
Berkayu, bulat, diameter 7 cm, coklat keputihputihan.
Tunggal, bulat telur, panjang 3-7 cm, lebar 2,5-4,8
cm, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepr rata,
pertulangan menyirip, licin, hijau.

Majemuk, bentuk payung, benang sari dua, kepaia


sari coklat, tangkai sari kuning kehijauan, putik kecil,
bulat panjang, bentuk terompet, putih kekuningan.

Buah
Biji
Akar

Buni, bulat, licin, diameter 1 cm, masih muda hijau


keunguan setelah tua hitam.
Bulat, tiap buah berisi 2 biji, hijau keputih-putihan.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Bunga Jasminum pubescens berkhasiat sebagai obat radang kandung
kemih, obat demam, obat batu ginjaf, obat radang usus, obat sakit perut dan
obat penurun panas.
Untuk obat radang kandung kemih dipakai 10 gram bunga segar

Jasminum pubescens, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah


dingin disaring. Hasil saringan ditambah 2 sendok teh madu, diaduk sampai
rata. Diminum senari dua kali sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Bunga, daun dan biji Jasminum pubescens mengandung saponin, flavonoida dan polifenol, di samping itu bunganya mengandung minyak atsiri.

Gambar 157. Jasminum pubescens Willd-

JASMINUM SAMBAC (L.) W. AIT.

mengandung saponin, llavonoida dan polifenol.

BotanI
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang

sambac mengandung minyak atsiri, daun dan akarnya

Nyctanthes sambac L.

Sperm atop hyta


Angiosperrnae
Dicotyledonae

Solanales
Oieaceae
Jasminum
Jasminum sambac (L.) W. Ait.
Melati

Nama daerah

Sumatera

Jawa
Ball
. Nusa tenggara

. Sulawesi
Maluku

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Bunga

Meulu (Aceh) Merul (Gayo) Melur (Karo) Melati

(Minangkabau)
Malati (Sunda) Mlati (Jawa Tengah) Malate (Madura)

Menuh
Manyora (Timor)
Manduru (Sulawesi Utara) Bunga moputi (Gorontalo) Bunga elun (Bugis)
Bunga manuru (Maluku) Bunga manor (Ambon)
Maduria (Seram)

Semak, tahunan, bercabang, tinggi 1-3 m.


Berkayu, bulat, beruas, panjang + 7cm, diameter
5-8 mm, coklat.
Majemuk, berhadapan, anak daun bulat telur,
panjang 2.5-13 cm, lebar 1,5-6 cm, tepi rata, ujung
tumpul, pangkal membulat, licin, pertulangan menyirip, hijau.

Majemuk, di ketiak daun.kelopak bentuk lanset, panjang 1,5 cm, hijau, benang sari dua, kepala sari
pipih, putitl, tangkai sari hijau, putik pendek, putih,

Buah
Biji
Akar

mahkota tujuh sampai sepuluh, putih.


Buni, panjang 1 cm, berbiji dua atau satu, hitam
Bulat, mengkilal, hitam.
Tunggang, putih kecoklatan.

Knasiat
Bunga Jasminum sambac berkhasiat sebagai obat nyeri haid, dan bahan

kosmetika.
Untuk menghilangkan rasa nyeri pada waktu haid dipakai 5 gram bunga

segar Jasminum sambac, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Gambar 158. Jasminum sambac (L.) W. Ait

JATROPHA CURCAS L.

Botanl

Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara

Sulawesi
Maluku

Kandungan kimia
Daun dan batang Jatropha curcas mengandung saponin, flavonoida dan
polifenol, sedangkan daunnya juga mengandung tanin.

Curcas purgans Medik.


Spermatophyla
Angiospermae
Dicotyledonae

EuphorbJales
Euphorbiaceae

Jatropha
Jatropha curcas L.
Jarak kosta
Nawaiti .nawas (Aceh) Jarak kosta (Melayu) Jirak
(Minangkabau)

Jarak kusta (Sunda) Jarak cina (Jawa Tengah)


Kalele (Madura)
Jarak pager
Kuman nema fAlor) Lulunan (Roti) Paku kase
(Timor)
Bintalo (Gorontalo) Bindalo (Buwof) Tondoutomene
(Bare) Tanggang-tanggang kali (Makasar)
Malate (Seram) Balacai {Halmahera} Balacai hisa
(Ternate dan Tidore)

Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Semak, tahunan, tinggi 1,5-5 m.


Berkayu, bulat, bercabang, bergetah, putih kotor.
Tunggal, tersebar, bekas daun nampak jelas,bulat
telur, bertoreh, pertulangan menjari, panjang 5-15

cm, lebar 6-16 cm, hijau.


Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, di ujung batang dan di ketiak daun, kelopak terdiri dari lima daun kelopak,
bulat telur, panjang 4 mm, benang sari mengelompok pada pangkal, kuning, tangkai putik tiga,
pendek, hijau, kepala putik melengkung keluar,
kuning, daun mahkota lima, ungu.
Kotak, panjang 2-3 cm, hijau.
Bulat telur, coklat kehitaman.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Jatropha curcas berkhasiat sebagai obat cacing.obat perut kembung
dan obat luka.
Unluk obat cacing dipakai 5 gram daun segar Jatropha curcas, ditambah
1/2 sendok teh minyak kelapa, digerus sampai lumat, kemudian dioleskan

disekitar dubur pada waktu akan tidur.

Gambar 159. Jatropha curcas L.

JATROPHA GOSSYPIFOLIA L.

Botanl

'.-,.'

V*

'!'

Klasitikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Sperm atophyta
Angiospermae
Dicotyledonea

Eupfiorbiales

Euphorbiaceae

Jatropha
Jatropha gossypifolia L
Jarak cina
Jarak ulung (Lampung)

Jarak cina (Jawa Tengah) Kaleke jarak (Madura)


Perdu, tahunan, tinggi 2 m.
Berkayu, bulat, coklat.

Tunggal, bertangkai, bulat telur, ujung rompang,


panjang 7-22 cm, lebar 6-20cm, tepi rata, ungu ke-

Bunga

merahan.
Majemuk, bentuk malai, di ujung batang dan di
ketiak daun, benang sari banyak, mengelompok,

tangkai putik tiga, kepala putik bentuk lapaf kuda,


kelopak bentuk corong, panjang 4-5 mm, merah

Buah

tua.
Kendaga, bulat telur, hitam,

Biji
Akar

Bulat, coklat kehitaman.


Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Jatropha gossypifolia berkhasiat sebagai urus-urus dan obat radang
anak telinga.
Untuk urus-urus dipakai 2-3 lembar daun segar Jatropha gossypiiolia,

dicuci lalu dihangatkan diatas api, kemudian ditempelkan pada perut.

Kandungan kimia
Daun Jatropha gossypitolia mengandung alkaloida, saponin, llavonoida
dan polifenol.
Gambar 160. Jatropha gossypitolia L.

JATROPHA MULTIFIDA L.

BotanI
Klasrfikasi
Divisi

Sub divisi
Keias
Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umum/'dagang
Nama daeran
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Sperm atop hyta


Angiospermae
Dicotyledonae

Euphorbiafes
Euphorbiaceae
Jatropha
Jatropha muitifida L
Jarak tintir

Jarak gurita (Sunda} Jarak cina (Jawa Ten0ah)


Balacai batai (Ternate)

Semak, tahunan, tinggi 2 m.


Berkayu, pangkal membesar, bergetah, penampang
bulat, bekas daun nampak jelas, masih muda hijau
setelah tua putih kehijauan.
Tunggal, tersebar, panjang 15-20 cm, bulat, bercangap, pertulangan menjari, ujung runcing, pangkal

membu'at, tepi rata, hijau.


Majemuk, bentuk malai, bertangkai, di ujung cabang, benang sari delapan, kepala sari bentuk tapal

Buan
Biji
Akar

kuda, putik tiga, pendek, kelopak bercangap, merah.


Kendaga, panjang 1,5 cm, masih muda hijau
setelah tua coklat.
Bulat, masih muda putih setelah tua coklat.
Tunggang, putih kekuningan.

Knasiat
Getan daun Jatropha multilida berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai getah daun segar Jatropha multifida, 1-2
lembar diteteskan pada luka.
Kandungan kimia
Batang Jatropha multitida mengandung alkaloida, saponin, flavonoida

dan tanin.

Gambar 161. Jatropha multifida L.

JATROPHA PODAGRICA HOOK.


Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa ,.
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotytedoneae
Geraniales
Euphorbiaceae
Jatropha
Jatropha podagrica Hook.
Jarak
Jarak (Jawa)

Perdu, tahunan, tinggi 1-2 m.


Tegak, berkayu, bulat, bekas menempel daun nampak jelas, percabangan simpodial, hijau.
Tunggal, tersebar, lonjong, tepi bertoreh, ujung
runcing, pangkal membulat, lebar 20-26 cm, panjang 25-30 cm, pertulangan menyirip, hijau.
Majemuk, bentuk karang, berkelamin dua, kelopak
bercangap, benang sari delapan, bunga betina berdiri sendiri, tangkai putik tiga, merah.
Kendaga, masih muda hijau setelah tua hitam.
Keras, bentuk ginjal, putih kehijauan.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Getah Jatropha podagrica berkhasiat sebagai obat luka baru.
Untuk obat luka baru dipakai 2-3 tetes getah Jatropha podagrica, dioleskan
pada luka.
Kandungan kimia
Getah Jatropha podagrica mengandung polifenol, sedangkan buahnya
mengandung saponin dan tanin.

Gambar 57. Jatropha podagrica Hook.

Kandungan kimia

JUSSIEUA ERECTA L.

Herba Jussieua erecta mengandung saponin dan tanin.


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Akar

Jussieua angustifolia Lamk.; J. blumeana DC.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledon eae
Myrtales
Onagraceae
Jussieua
Jussieua erecta L.
Salah nyowol

Daun panu (Melayu)


Kalameya (Jakarta) Cacabean (Sunda)
nyowol (Jawa)

Salah

Herba, semusim, tinggi 0,75-1,5 m.


Tegak, masif, bulat, hijau.
Tunggal, tersebar, lonjong, ujung dan pangkal
runcing, tepi rata, panjang 5-10 cm, lebar 1-2 cm,
pertulangan menyirip, permukaan berbulu halus,
bertangkai pendek, hijau.
Tunggal, di ketiak daun, duduk di atas bakal buah,
kelopak bentuk bintang, hijau, benang sari dan
putik menonjol keluar tabung mahkota, bakal buah
panjang 1-2 cm, mahkota lepas, berbagi 4, kuning.
Kotak, lonjong, beralur sejajar, panjang 2-3 cm,
hijau.
Bulat, kecil, hitam.
Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Jussieua erecta berkhasiat sebagai obat hidung berdarah dan
juga untuk obat panu.
Untuk hidung berdarah dipakai 3-5 lembar daun Jussieua erecta, dicuci
lalu digulung kemudian dimasukkan ke dalam hidung yang berdarah.

Gambar 53. Jussieua erecta L.

JUSTICIA GENDARUSSA BURM. F.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa

Nusa Tenggara
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Gendanjssa vulgaris Nees


Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae

Euphorbiales
Euphorbiaceae
Jatropha
Jatropha mult/fida L
Gandarusa
Besi-besi (Aceh) Gandarusa (Melayu)

Handerasa (Sunda) Gonorusa (Sunda) Gondorusa


(Jawa Tengah) Gfiandarusa (Madura)
Gandarisa (Bima)
Puli (Ternate)

Perdu, tegak, tinggi 1,8 m.

Berkayu, segi empat, bercabang, beruas, coklat.


Tunggal, lanset, panjang 3-6,20 cm, lebar 1,5-3,5
cm, pertulangan menyirip, berhadapan, bertangkai

pendek, hijau tua.


Bunga

Majemuk, bentuk malai, panjang 3-12 cm, putik

ungu, kepala sari kuning, mahkota bentuk tabung,


berbibir dua, ungu.

Buah
Biji
Akar

Bentuk gada, bertiji empat, licin, masih muda hijau


setelah tua hitam.
Kecil, keras, coklat.

Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Justicia gendarussa berkhasiat sebagai obat pegal linu, obat pening dan obat haid tidak teratur.
Untuk obat sakit pegal linu dipakai 15 gram daun segar Justicia genda-

russa, dicuci, ditambah t sendok teh minyak kelapa digerus sampai lumat,
kemudian digosokan pada bagian yang sakit.

Kandungan kimia
Daun Justicia gendarussa mengandung alkaloida, saponin, flavonoida
dan tanin.

Gambar 162. Justicia gendarussa Burm. f.

KAEMPFERIA ANGUSTIFOLIA ROSC.

Botanf
Sinonim

Klasifikasi

Divisi
Sub divisi
Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jenis
Nama umunYdagang

Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Buah
Akar

Kaempferia undulata T. & B.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocolyledonae
Zingiberales
Zingiberaceae

Kaempferia
Kaempferia angustifolia Rose.

Kunci pepet

Kunci pepet (Jakarta) Kunci kunat (Sunda)'Kunci


pepet (Jawa Tengah)
Semak, semusim, tinggi 15-30 cm.
Semu, hijau, membentuk rimpang, putih kehrjauan.
Tunggal, bulat telur, tepi rata, licin, panjang 8-14
cm, lebar 5-7 cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, kelopaktunggal, masih mu-

da putih setelah tua putih kehijauan, benang sari


putih, panjang 3cm, putik pulih, panjang 1,5 cm,
mahkota bulat memanjang, kuning.

Buni, bulat telur, bagian dalam putih, hijau muda.


Serabut, putih kotor.

Khasiat
Rimpang Kaempferia angustifolia berkhasiat sebagai obat mulas, obat
disentri dan obat mencret juga sebagai pelangsing tubuh, sedangkan bunganya untuk memperbanyak air susu ibu.
Untuk obat mulas dipakai 10 gram rimpang segar Kaempferia angus-

tifolia, direbus dengan 1 gelas air sefama 15 menit, setelah dingin disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
R/mpang Kaempferia angustifolia mengandung alkaloida. saponln,
flavonoida dan polifenol, di samping minyak atsiri.

Gambar 163. Kaempferia angustifoiioa Rose.

KAEMPFERIA GALANGA L.

Botani
Klasitjkasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Ball
Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku
Irian
Deskripsi
Habitus

Batang
Daun
Bunga

Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledonae
Zmgiberales

Zingiberaceae
Kaempferia

Kaempferia galanga L.
Kencur

Ceuku (Aceh) Tekur (Gayo) Kaciwer (Batak) Kopuk

(Mentawai) Cakue (Minangkabau) Cokur (Lampung)


Kencur (Melayu)

Cikur (Sunda) kencur (Jawa Tengah) Kencor


(Madura) Cekor (Kangean) Kencur (Jakarta)
Cekuh
Cekur (Sasak) Cekir (Sumba) Sokus (Roti) Soku

(Bima)
Kencur (Minahasa) Hume Pete (Gorontalo) Tukulo
(Buol) Tadosi (Bari) Cakuru (Makasar) Ceku (Bugis)
Asuli (Ambori) Souro (Haruku) Soulo (Nusa laut)
Onega! (Buru) Bataka (Ternate)
Ukap (Marind)
Semak, tahunan, tinggi + 20 cm.

Semu, pendek, membentuk rimpang, coklat keputihputihan.


Tunggal, benluk lonjong, panjang 7-15 cm, lebar 2-

8 cm, ujung runcing, pangkal berlekuk, tepi rata,


hijau.
Tungga), bentuk terompet, panjang 2,5-5 cm,
benang sari panjang 4 mm, kuning, pufik putih,
putih keunguan.
Serabut, coklat kekuningan.

Khasiat
Rimpang Kaempferia ga^anga berkhasiat sebagai obat batuk, obat kembung, obat mual, obat bengkak dan obat bisul
Untuk obat batuk dipakai 5 gram rimpang segar Kaempferia galanga,
dicuci, dikunyah-kunyan sampai nalus lalu ditelan.

Kandungan kitnia

Rimpang Kaempferia galanga mengandung saponin, flavonoida dan pollfenol. di samping minyak atsiri.

Gambar 164. Kaempferia galanga L.

KAEMPFERIA ROTUNDA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Spermatophyta
Angiospermae

Kelas

Monocotyledoneae

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Zingiberales
Zingiberaceae
Kaernpferia
Kaempferia rotunda L.
Kunir putih

Nama umum/dagang
Nama daerah

Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Temu putri (Melayu)


Kunir putih (Jawa) Kunci pepet (Jawa)
Semak, semusim, tinggi 30-70 cm.
Lunak, berpelepah, membentuk rimpang, hitam
keabu-abuan.
Tunggal, lanset, ujung runcing, pangkal berpelepah,
tepi rata, ibu tulang daun menonjol, panjang 70

cm, hijau muda.


Bunga
Akar

Majemuk, bentuk tabung, kelopak lanset, panjang


4-8 cm, lebar 2-3,5 cm, mahkota panjang
10-19 cm, benang sari dan putik kecil, putih.
Serabut, putih.

Khasiat
Rimpang Kaempferia rotunda berkhasiat untuk peluruh kentut.
Untuk peluruh kentut dipakai 3-8 gram serbuk rimpang Kaempferia rotunda, diseduh dengan 1 gelas air matang kemudian disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali pagi dan sore sama banyak.
Kandungan kimia
Rimpang dan daun Kaempferia rotunda mengandung saponin, disamping
itu daunnya juga mengandung tanin dan minyak atsiri.

Gambar 58. Kaempferia rotunda L.

KALANCHOE DAIGREMONTIANA DC.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rosales
Crassulaceae
Kalanchoe
Kalanchoe daigremontiana DC.
Sosor bebek
Sosor bebek (Jawa)
Semak, tinggi 1 m.
Lunak, tegak, bulat, licin, bekas melekatnya daun
nampak jelas, hijau kecoklatan.
Tunggal, sefing berhadapan, ujung dan pangkal
runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, tebal,
licin, lonjong, panjang 8-14 cm, lebar 5-10 cm,
tangkai segi tiga, panjang 1-4 cm, hijau muda.
Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, kelopak
bertaju empat, licin, mahkota bentuk corong, empat
heiai, simetris, benang sari bentuk ginjal, putik
bentuk tabung, kepala putik bulat, kuning.
Kotak, bentuk tabung, hijau.
Bulat, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Kalanchoe daigremontiana berkhasiat sebagai obat batuk dan
penurun panas.
Untuk obat penurun panas dipakai 20 gram daun segar Kalanchoe
daigremontiana, dicuci dan ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan
pada dahi.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Kalanchoe daigremontiana mengandung saponin
tanin, di samping itu bunganya juga mengandung flavonoida.

Gambar 59. Kalanchoe daigremontiana DC.

KALANCHOE INTEGRE (MEDIK) O.K.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Kalanchoe spathulata DC.; K. brassiliensis Cambers.; K. schimacheri Kds.

Untuk obat bisul dipakai 15 gram daun Kalanchoe integre yang masih

segar, dicuci dan ditumbuk halus kemudian ditempelkan pada bagian yang
sakit lalu dibalut dengan kain bersih.

Kandungan kimia
Hefba Kalanchoe integre mengandung polifenol.

Spermatopnyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rosales
Crass ulaceae
Kalanchoe
Kalanchoe integro (Medik) O.K.
Sosor bebek

Sosor bebek (Jawa)


Herba, menahun, tinggi 20-40 cm.
Tegak, bersegi, bekas tangkai daun menonjol,
masif, hijau,
Tunggal, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
runcing, tepi bergerigi, panjang 5-14 cm, lebar 4-8
cm, berdaging tipis, lunak, hijau.
Majemuk, bentuk payung, di ujung batang, memiliki
daun penumpu, kelopak 4 helai, lepas, ujung
kelopak runcing, benang sari menempel pada
mahkota, putik duduk di atas bakal buah, dasar
mahkota membentuk tabung menutup bakal buah,
ujung mahkota lepas, 4 helai, lonjong, panjang 3-8
mm, kuning.
Kotak, terdiri dari 4 ruang, bentuk kerucut, hijau.
Bulat, halus, hitam.
Tunggang, putih.

Khasiat
Daun Kalanchoe integre berkhasiat sebagai obat bisul, luka bakar, sakit
kulit, sakit mata dan untuk mendinginkan badan atau kulit.

Gambar 54

Kalanchoe integre (Medik) O.K.

KALANCHOE LACINIATA (L.) DC.

Botani

Sinonim
Klasifikasi :

Planta analis

Divisi

Spermatophyta

Kelas

Dicotyledoneae

Ordo

Rosales

Famili

Crassulaceae

Sub divisi

Genus
Spesies
Nama umum
Nama daerah
Jawa

Angiospermae

Khasiat dan pemanfaatan

1. Obat alergi: seluruh bagian tanaman sosor bebek segar sebanyak 30 gram, dicuci,
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus.
2. Obat luka memar: daun sosor behek segar sebanyak 20 gram, dicuci, ditumbuk halus
dan tambahkan sedikit anggur, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.
Kandungan kimia
Daun dan batang sosor bebek mengandung saponin, flavonoid dan polifenol.

Kalanchoe
Kalanchoe laciniala (L.) DC.

Sosor bebek
Cakar itek (Sunda); Sosor bebek, Cakar bebek (Jawa)

Deskripsi :
Habitus

Batang
Daun

Terna, tegak,tinggi 0,3-1,25 m.

Bulat, persegi, bergerigi, batang berlekatan tangkai daun,


bergelombang, wama hijau.

Majemuk, semu atau tunggal, bentuk lonjong sampai lanset,


berbagi 3, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, panjang
5-10 cm, lebar 2-3 cm, tebal, permukaan halus, kelat, hijau
dengan tepi berwarna merah.

Bunga

Majemuk, di ujung batang, tersusun dalam simos atau tandu,


sempurna, berkelamin ganda, kelopak bentuk tabung, berbilang

Buah

Biji
Akar

5, benang sari 5, putik 1, bebas, wama kuning, mahkota lepas,


ujung runcing, 5 helai, kuning.
Bumbung, bentuk bulat telur,panjang 3-8 mm, hijau.
Bulat, kecil dalam jumlah banyak, halus, coklat.
Serabut, putih kotor.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias. Tumbuh baik
pada berbagai jenis tanah, mulai dari ketinggian 100 m sampai 800 m di atas permukaan
laut. Berbunga pada bulan April-Agustus dan pemanenan dapat dilakukan sepanjang
tahun.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
Pembersih darah, anti-radang/obat alergi dan luka memar.

Gambar 48. Kalanchoe laciniata (L.) DC.

KALANCHOE PINNATA PERS.

Botanl
Sinonim

Bryophyllum calycinum Salisb.

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Resales
Crassulaceae

Kalanchoe
Kalanchoe pinnata Pers.

Sosor bebek

Didingin banen (Aceh) Daun sejuk (Melayu)


Buntiris (Sunda) Sosor bebek (Jawa Tengan) daun
ancar bebek (Madura)
Mamala (Halmahera) Rau kufiri (Ternate) Kabi-kabi
(Tidore)

Semak, semusim, tinggi 30-100 cm.


Segi empat, lunak, beruas, tegak, hijau.
Tunggal, tebal. bentuk lonjong, bertangkai pendek,
ujung (umpul, tepi bergerigi, pangkal membulat,
panjang 5-20 cm, lebar 2,5-15 cm, hijauMajemuk, bentuk malai, menggantung, kelopak

silindris, berlekatan, merah keunguan, benang sari


delapan, putik panjang 4 cm, mahkota bentuk
corong, panjang 3,5-5,5 cm, merah.

Buah

Kotak, ungu bernoda putih.

Biji
Akar

Tunggang, kuning keputih-putihan.

Kecil, putih.

Khasiat
Daun Kalanchoe pinnata berkhasiat sebagai obat wasir, obat pusing,
obat penurun panas, obat batuk dan peluruh air seni.
Untuk obat wasir dipakai 25 gram daun segar kalanchoe pinnata,
direbus dengan 2 gelas air sarnpai airnya tinggal selengahnya, didinginkan

dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.


Kandungan kimia

Daun Kalanchoe pinnata mengandung saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 165. Kalanchoe pinnata Pers.

KHAYA SINEGALENSIS L.

Daun dan kulit batang Khaya sinegalensis mengandung saponin dan


tlavonoida, di samping itu daunnya juga mengandung tanin.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Kandungan kimia

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Geraniales
Meliaceae

Khaya
Khaya sinegalensis L.
Kayu lanang

Kayu lanang, Songgo langit (Jawa)


Pohon, tinggi 30-40 m.

Tegak, bulat, sedikit bercabang, permukaan kasar,


coklat.
Majemuk, menyirip genap, bertangkai silindris,
helai daun bentuk lonjong, panjang 15-25 cm, lebar
8-10 cm, pertulangan menyirip, masih muda merah
setelah tua hijau.
Majemuk, benluk payung, di ketiak daun, kelopak

bentuk bintang, 5 helai, hijau, benang sari jumlah


banyak, halus, putik duduk di atas bakal buah,
mahkota lonjong, lepas, ujung melengkung ke

dalam, putih.

Buah
Biji
Akar

Buni, bulat atau bulat telur, keras. hijau.


Bulat atau bulat telur, keras, hitam.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Daun Khaya sinegalensis berkhasiat sebagai obat batuk menahun.
Untuk obat batuk menahun dipakai + 15 gram daun Khaya sinegalensis,
dicuci dan dipotong-potong lalu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih
selama 15 menit, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus,
sehari dua kali pagi dan sore.

Gambar 55. Khaya sinegalensis L.

KICKXIA ARBOREA BL.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun
Bunga

Kibatalia arborea G. Don.

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Apocynales
Apocynaceae
Kickxia
Kickxia arborea Bl.
Kibentili

Kibentili (Sunda) Kayu santan (Jawa)


Pohon, tinggi 40 m.

Tegak, berkayu, bulat, putih kecoklatan.


Tunggal, berseling, lonjong, panjang 15-30 cm,
lebar 6-10 cm, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang tangkai 3-6 cm, hijau.

Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, ber-

tangkai, kelopak bercangap, benang sari panjang

0,5 cm, kepala sari dan putik bulat, mahkota


lonjong, permukaan rata, putih kehijuan.

Buah

Kotak, bulat, hijau.

Biji
Akar

Bulat, kecil, kuning,


Tunggang, kuning.

Khasiat
Daun Kickxia arborea berkhasiat sebagai obat cacing pada anak-anak.
Untuk obat cacing dipakai 25 gram daun segar Kickxia arborea, dicuci,
direbus dengan 3 gelas air selama 15 menit, setelah hangat-hangat kuku disaring. Hasil saringan diminum tiga kali sehari sama banyak.
Kandungan kimia
Daun, buah dan kulit batang Kickxia arborea mengandung saponin, di
samping itu daun dan buahnya juga mengandung flavonoida, daunnya mengandung polifenol serta buahnya mengandung tanin.

Gambar 60. Kickxia arborea Bl.

KYLLINGA BREVIFOLIA ROTTB.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum.
Nama daerah
Jawa

Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Spermatophyta

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat demam: seluruh bagian tanaman teki segar sebanyak 15 gram, dicuci, direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih hingga air rebusan tinggal setengahnya. disaring,
setelah dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat batuk: seluruh bagian tanaman teki segar sebanyak 20 gram, dicuci, direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 mcnit, disaring, setelah dingin diminutn
2 kali sehari pagi dan sore.

Angiospermae

Dicotyledoneae
Cyperales

Cyperaceae

Kandungan kimia
Seluruh bagian tanaman teki mengandung alkaloida, saponin dan tanin.

Kyllinga
Kyllinga brevifolia Rottb.

Teki
Jukut pendek, Teki (Jawa Tengah)

Rumput semu,tahunan,tinggi + 0,35 m.


Segi tiga, di bawah tanah, membentuk stolon, dibalut sisik
berwama coklat.
Tunggal, reset akar, bentuk garis, panjang 10-20 cm, lebar 2-5
mm, licin, pertulangan sejajar, hijau.
Majemuk, bongkol semu, di ketiak daun, tangkai segitiga,
panjang 10-20 cm, hijau, kelopak berlepasan, bentuk pita, 4

Buah
Biji
Akar

helai, hijau, perhiasan bunga tidak lengkap, warna hijau.


Elips, kecil, warna coklat muda.
Elips, pipih, kecil, putih,

Serabut, putih atau hitam.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun atau di padang penggembalaan.

Tumbuh dari dataran menengah sampai pegunungan dari ketinggian 400 m sampai
2.300 m di atas permukaan laut. Berbunga sepanjang tahun dan pengumpulan bahan

dapat dilakukan setiap saat.


Bagian yang digunakan

Seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar alau setelah dikeringkan.


Kegunaan

Obat demam, anti septik dan anti nyeri.

Gambar 49. Kyllinga brevifolia Rottb.

KYLLINGA MONOCEPHALA ROTTB.

Kegunaan
Anti-radang, anti-nyeri dan pembersih darah.

Botani
Klasifikasi :
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Sulawesi

Nusa Tengara

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun
Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledoneae
Cyperales
Cyperaceae
Kyllinga
Kyllinga mcmocephala Rottb.

Rumput kenop.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit kepala: seluruh bagian tanaman rumput kenop segar sebanyak 10 gram,
dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, disaring, setelah
dingin diminum sekaligus.
2. Obat bronkitis: seluruh bagian tanaman rumput kenop segar sebanyak 20 gram, dicuci,

direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 2-3 kali sehari.
Kandungan kimia

Seluruh bagian tanaman rurnput kenop mengandung saponin, flovonoid dan tanin.

Kembili-kembili (Lampung)
Teki (Sunda); Udulan, Teki rawa (Jawa Tengah)
Saya dodopola (Tern ate)
Osip-osip(Minahasa); Rumput kenop (Menado)
Karelia (Sumba)
Rumpul semu, tahunan, tinggi + 35 cm.
Bulat, rnenjalar di bawah permukaan tanah membentuk stolon,
bersisik coklat, putih.

Tunggal, reset akar, bentuk pita, ujung runcing, pangkal rata,

panjang 10-20 cm, lebar 2-5 mm, pertulangan sejajar, licin,


hijau.
Majemuk, bentuk bongkol palsu, diameter 3-5 mm, di ketiak
daun, tangkai segitiga, panjang 5-20 cm, hijau, kelopak berupa
seludang bunga, 4 helai, bentuk pita, panjang 3-10 cm, hijau,
perhiasan bunga tidak lengkap, warna putih.
Elips, kecil, warna putih,

Bulat, kecil, keras, wama putih.


Serabut, sewaktu muda putih setelah tua coklat kehitaman.

Gambar 50. Kyllinga monochepala Rottb.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, kebun atau di hutan-hutan terutama di
tempat-tempat yang lembab. Tumbuh dari dataran menengah sampai pegunungan dari
ketinggian 400 m sampai 2.000 m di atas permukaan laut. Berbunga pada musim kemarau
dan pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan

Seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

LACTUCA INDICA L.

Botani
Klasifikasi:
Divisi
Subdivisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi:
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Bagian yang digunakan


Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Peluruh air seni, penyegar dan penurun panas.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Brassicales
Brassicaccae
Lactuca
Lactuca indica L.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Untuk peluruh air seni: daun saw belanda segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus
dengan 200 ml air sampai mendidih selarna 5 rnenit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus. Sedangkan daunnya dimakan sebagai lalapan.
2. Untuk penyegar: daun sawi belanda segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidh selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.

Sawi belanda.

Kandungan kimia
Daun sawi belanda mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

Daun puning (Melayu)


Sawi ram. Lampens, Tongo (Sunda); Sawi belanda (Jawa)
Terna, menahun, tcgak, tinggi 1-2,5 m.
Bulat, licin, berwarna hijau keunguan.
Tunggal, pada waktu muda, roset batang, berseling, setelah
masnk fase produksi berbulu dan berhenti, kecuali daun-daun
yang tumbuh disusun bunga yang selesai tereduksi, bentuk
lanset, ujung memncing, pangkal runcing, tepi bergerigi,
panjang 5-35 cm, lebar 1-10 cm, pertulangan menyirip,
menonjol di bawah, permukaan licin, warna hijau pucat dengan
ungu.
Majemuk di terminal, bentuk tandu berganda, tangkai 1 cm,
tertutup, sedang bunga berbentuk segi tiga, warna hijau, kelopak
berbagi 3, ujung lepas, berbagi 8, ujung runcing, panjang 3-13
mm, perhiasan bunga lengkap, benangsari di putik banyak,
warna kuning tua, mahkota lepas, bentuk sudip, pangkal
runcing, ujung rata, bergerigi, panjang 1-1,5 cm, warna kuning
muda.
Lonjong, pipih, keras, warna hitam.
Kecil, halus, putih.
Fasif, tidak rata, wama putih kotor.

Ekologi dan penyebaran


Umumnya ditanam sebagai tanaman sayuran dan kadang juga dijumpai tumbuh liar di
tepi-tepi jalan. Tumbuh baik di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 800 m
sampai 2.000 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan April-Agustus dan
pemanenan dapat dilakukan sepanjang tahun.

Gambar 51. Lactuca indica L.

LACTUCA SATIVA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Asterales
Asteraceae
Lactuca
Lactuca saliva L.

Selat

Selada (Sunda) Selat (Jawa)


Semak, semusim, tinggi 75 cm.
Lunak, tegak, bulat, hijau pucat.
Tunggal, seling berhadapan, lonjong, pangkal maruncing, lepi rata, ujung lumpul, pertulangan menyirip, panjang 3-7 cm, lebar 3-5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, kelopak beniuk corong,
benang sari empat, panjang 0,5 cm, kepala sari
melekat pada mahkota, kuning.
Buni, bulat telur, hitam keunguan.
Pipih, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Lactuca saliva berkhasiat untuk peluruh air seni.
Untuk peluruh air seni dipakai 25 gram daun segar Lactuca saliva, dicuci, ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan air matang 1/2 gelas kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun dan bunga Lactuca saliva mengandung saponin dan polifenol, di
samping itu daunnya juga mengandung alkaloida.

Gambar 61. Lactuca saliva L.

LAGENARIA LEUCANTHA (DUCH.) RUSBY

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub dlvisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatra

Jawa

Nusa Tenggara
Sulawesi
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah

Biji
Akar

Khasiat
Buah tagenaria leucantha berkhasiat sebagai obat demam yang tinggi
akibat sakit tipus atau infeksi.

Lagenaria siceraria (Molina) Standly; L. idolatrica


Ser.; L vulgaris Sen; Cucurbita lagenaria L.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Cucurbitales
Cucurbitaceae
Lagenaria
Lagenaria leucantha (Duch.) Rusby

Untuk obat demam dipakai air perasan daging buah Lagenaria


leucantha sebanyak setengah gelas, diminum sehari dua kali pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun dan buah Lagenaria leucantha mengandung saponin dan
polifenol.

Labu Air
Labu air, Labu frangi (Melayu) Tabu (Sumatra
Utara)
Kukuk (Sunda) Labu ayer, Waluh Kenti (Jawa)
Labu lente (Madura)
Karobu (Sumba Timur)
Labu pLrtih, Sambiki (Manado)
Herba, semusim, panjang 2-3 m.
Memanjat atau menjaiar, bersegi, gundul, memiliki
alat pembelit, hijau.
Tunggal, bertangkai silindris, tersebar, bulat,
berlekuk menjari, tepi bergigi, pertulangan menjari,
pangkal membulat, diameter 10-40 cm, permukaan kasar, hijau.
Tunggal, berumah satu, di ketiak daun, bunga
jantan bertangkai silindris, pendek, hijau kekuningan, mahkota lima helai, ujung berlekatan,
panjang 2-5 cm, benang sari 5, panjang 1-1,5 cm,
putik tiga, bunga betina hijau pucat tertutup bulu.
Buni, bulat panjang, hijau kekuningan.
Banyak, kecil, lonjong, putih.
Tunggang, putih.

Gambar 57. Lagenaria leucantha Puch.) Rusby

LAGERSTROEMIA LOUDONII T. & B.

Botani
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Lythraceae
Lagerstroemia
Lagerstroemia loudonii T. & B.

Bungur

Bungur (Sunda) Bungur (Jawa)

Pohon, tahunan, tinggi + 20 m.


Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih

Daun

kotor.
Majemuk, silang berhadapan, lonjong, pangkal dan

Bunga

ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan berbulu halus, panjang 10-12 cm, lebar 57 cm, tangkai silindris, panjang 0,5 cm, hijau.
Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak

Buah
Biji
Akar

jang, benang sari putih, kepala sari bentuk ginjal,


kuning keputit-putihan.
Kotak, bentuk bola, hijau.
Pipih, hitam.
Tunggang, coklat.

bentuk tabung, berbulu, mahkota segi tiga rnernan-

Khasiat
Daun Lagerstroemia loudonii berkhasiat sebagai obat bisul.
Untuk obat bisul dipakai 15 gram daun segar Lagerstroemia loudonii,

dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditempelkan pada bisul dan dibalut dengan kain bersih.
Kandungan kimia

Daun dan kulit batang Lagerstroemia loudonii mengandung saponin dan


tanin, di samping itu kulit batangnya juga mengandung flavonoida, sedang
buahnya mengandung polifenol.

Gambar 62. Lagerstroemia loudonii T. & B.

LAGERSTROEMIA SPECIOSA PERS.


Botanl

Sinonim

Lagerstroemia reginae Roxb,; L. loudoni T. & B.;


Adamhea glabra Lamk.

Kiasifikasi
Divis
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunYdagang
Nama daerah
Sumatera

Jawa
Deskripsi
Habitus
Balang
Daun

Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Myrtales

Lythraceae

Lagerstroemia
Lagerstroemia speciosa Pers.
Bungur
Bungur (Melayu) Bungur kuwal (Lampung) Bungur

tekuyung (Palembang)

Bungur (Sunda) Kelangi {Jawa Tengah) Bhungor


(Madura).
Pohon, tinggi 10-20 m.
Bulat, bercabang, coklat muda.
Tunggal, bulat telur, panjang 9-28 cm, lebar 4-12

cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai. panjang 10-50 cm, di ketiak

daun dan ujung batang, putik dan tangkai benang


sari putih, kepala sari kuning, daun mahkota bulat

Buah

telur, panjang 5 mm, ungu.


Kotak, beruang tiga sampai tujuh, panjang 3,5
cm, masih muda hijau setelah tua coklat.

Biji
Akar

Pipin, ujung bersayap, coklat kehitaman.


Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Biji Lagerstroemia speciosa berkhasiat sebagai obat eksim dan obat
penurun tekanan darah tinggi.
Untuk obat eksim dipakai 5 gram serbuk biji Lagerstroemia speciosa,

biji dibakar hingga hangus lalu ditumbuk sampai halus, ditambah 1/2 sendok
teh minyak kelapa diaduk sampai rata, dioleskan pada eksirn.

Kandungan kimia

Daun Lagerstroemia speciosa mengandung saponin, flavonoida dan


tanin.

Gambar 166. Lagerstroemia speciosa Pers.

LANNEA GRANDIS ENGL.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
1

Lannea caromandelica Merr.; Odina wodier Adelb.

Divisi
Sub divisi
Kelas

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

SuKu
Marga
Jenis

Anacardiaceae
Lannea
Lannea grandis Engl.
Kedondong

Sumatera

Kayu kuda (Melayu)

Bangsa

Nama umum/dagang
Nama daerah

Jawa
Deskripsi
Habitus

Batang

Daun

Sapindales

Ki kuda (Sunda) Kedondong (Jawa tengah) Kayu


palembang (Madura)
Pohon, tinggi 10-15 m.

Berkayu, bulat, bercabang, bekas daun nampak


jelas, masih muda hijau setelah tua putih kehijauan.
Majemuk, menyirip, anak daun lirna sampai lima

belas, berhadapan, bertangkai pendek, bentuk bulat


memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi
bergerigi, pertulangan menyirip. panjang 6-10 cm,
lebar 25-50 mm, hijau.

Bunga
Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, kelopak panjang 1 mm,

benang sari delapan sampai sepuluh, kuning, putik


empat, pendek, kuning kehijauan.

Buni, bulat memanjang, masih muda hijau setelah


tua hijau kuning.
Bulat, berserat, putih.
Tunggang, putih kotor.

Khasiat
Kulit balang Lannea grandis berkhasiat sebagai obat mencret dan obat
sariawan.
Untuk obat mencret dipakai 15 gram kulit batang segar Lannea grandis,
dicuci lalu dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit
setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak
pagi dan sore.

Kandungan kimia
Batang dan daun Lannea grandis mengandung saponin, flavonoida dan
tanin.

Gambar 167. Lannea grandis Engl.

LANSIUM DOMESTICUM CORR.

Kandungan kimia

Botanl
Sinonim

Lansium aqueum (Jack) Miq.

Klasifikasl
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jen/s

Buah Lansium domesticum mengandung alkaloida, saponin, (lavonoida


dan polifenol.

SpermatopMyta
Angiospermae
Dicotyledonae
Rutales

umum/dagang
Nama daerah
Sumatera

Meliaceae
Lansium
Lansium domesticum Con.
Duku

Langsat (Aceh) Lase (N/as) Duku (Melayu) Langsek


(Minangkabau) Langsak (Lampong)

Jawa

Dukuh (Sunda) Duku langsat (Jawa Timur) Duku

(Jawa Tengah)
Langsat (Dayak)
Lansa (Sulawesi Utara) Lasa (Makasar) Lase
(Bugis)

Kalimantan
Sulawesi
Maiuku

Lasate (Seram) Lasa (Ternate) Lasa (Tidore)

Desk rip si
Habitus
Batang
Daun

Pohon, tinggi 15-20 m.


Berkayu, bulat, bercabang, putih kotor.
Majemuk, bu/at telur, ujung meruncing, pangkal

runcing, panjang 20 cm, lebar 10 cm, bertangkai,


hijau.

Bunga

Majernuk, bentuk tandan, pada batang dan cabang,


menggantung, panjang 10-30 cm, berambut,

benang sari membentuk lingkaran, kepda sari putih,


putik pendek, tebal, mahkofa 4-5 he/ai, putih, kuning
pucat.
Buah
Biji
Akar

Khasiat

Buni, bulat, diameter 2-4 cm, beruang lima, kuning


kecok/atan.
: Lonjong, hijau.
: Tunggang, kuning kotor.

Lansium
domesticum berkhasiat sebagai obat cacing, obat demam
danBiji
obat
mencret.
Untuk obat cacing dipakai + 7 gram serbuk biji Lansium domesticum,
disedun dengan ) gelas air matang panas sete/ah dingin disaring, ditambah
1 sendok ted madu, diaduk sampai rata diminum sekaligus.
Gambar 168. Lansium domesticum Corr.

LANTANA CAMARA L.

Botanl
Sinonim

Lantana aculeata L.; L. camaena L.

Klasifikasl
DJvisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis
Nama umum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Solanales
Verbenaceae

Lantana
Lantana camara L.

Tembelek

Tahi ayam (Melayu)

Tai ayam (Sunda) Tembelek (Jawa Tengah)


Kamancot(Madura)

Deskripsi

Habitus
Balang
Daun

Perdu, tinggi 2 m.

Berkayu, segi empat, berduri, bercabang, berambut,


masili muda hijau sefelah tua putiti kotor.
Tunggal, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul,
tepi bergerigi, berbulu, panjang 5-8 cm, lebar 3,5-

Bunga

5 cm, pertulangan menyirip, hijau tua.


Majemuk, bentuk bulir, daun pelindung lonjong

panjang 5 mm, kelopak bentuk lonceng, mahkota

bagian dalam berambut, bertaju empat sampai lima,


Buah
Biji
Akar

ungu, benang sari empat, ujungnya melekuk ke


bawah, ungu.

Buni, bulat, tangkai berbulu, diameter 2,5 cm,


masih muda hijau setelah tua hitam,
Bulat, hitam.
Tunggang, bulat, kuning kecoklatan,

Khasiat
Daun Landana camara berkhasiat sebagai obat batuk, obat luka, peluruh
air seni dan obat bengkak,

Untuk obat batuk dipakai 5 gram daun segar Lantana camara, direbus
dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan
diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Lantana camara mengandung minyak atsiri, di samping itu
mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan tanin.

Gambar 169. Lantana camara L, ,

LASIA SPINOSA (L.) THW.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Lasia aculeata Lour.


L. zollingerii Schott.

L. heterophylfa Schott.

Spermatophyta
Angiospermae
Monocotyledoneae
Arales
Araceae
Lasia
Lasia spinosa (L.) Thw.
Sambeng
Gali-gali (Melayu)
Sampi (Sunda) Sambeng (Jawa)

Semak, tahunan, tinggi 1 m.


Tegak, lunak, bulat, hijau.
Tunggal, lonjong, pangkal bertoreh, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilat, panjang
20-40 cm, lebar 20-30 cm, tangkai silindris, hijau.
Majemuk, bentuk tongkol, berkelamin dua, di ketiak
daun, kelopak segi tiga, mahkota panjang 12 cm,
kuning kemerahan.
Buni, segitiga, putih kotor.
Kecil, coklat.
Serabut, putih.

Khasiat
Daun Lasia spinosa berkhasiat sebagai obat perut kembung.
Untuk obat perut kembung dipakai 10 gram daun segar Lasia spinosa,

dicuci kemudian ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada pusar.


Kandungan kimia

Daun dan akar Lasia spinosa mengandung saponin dan polifenol, di samping itu daunnya juga mengandung flavonoida.

Gambar 63. Lasia spinosa (L.) Thw.

LAWSONIA INERMIS L.

Botani

Sinonim

Lawsonia alba Lamk.

Klasifikasi
Divisi

Spermatophyta

Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga

Jenis
Nama urnum/dagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus

Angiospermae
Dicotyledonae

Myrtales
Lythraceae
Lawsonia
Lawsonia inermis L,

Pacar kuku

Ineng (Aceh) Kacar (Gayo) Ine (Batak) Inae batang


(Minangkabau) Bunga laka (Timor) Daun laka

(Ambon) Kayu laka (Menado)


Pacar kuku {Jawa Tengah) Pacar (Madura) Pacar
kuku (Sunda)

Pacar (Dayak)

Tilangga tutu (Gorontalo) Kolondigi (Buol) Karuntigi


(Ujungpandang) Pacl (Bugis)
Bunga jari (Halmahera) Laka bobudo (Temate) Laka
kahori (Tidore)
Perdu, tahunan, tinggi 1,5-4 m.

Batang

Berkayu, bentuk bulat, berduri, putih kotor.

Daun

Tunggal, duduk berhadapan, bulat telur, ujung dan

pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip,


panjang 1,5-5 cm.Jebar 1-3 cm, hijau.

Bunga

Majemuk, bentuk mafai, benang sari delapan, putik

Buah
Biji
Akar

Kecil, segi tiga, coklat kehitaman.

satu, bulat, putih, mahkota bentuk ginjal, kuning


kemerahan.
Kotak, beruang dua, diameter 7,5 mm, nitam.
Tunggang, kuning muda.

Khasiat
an.

Daun Lawsonia inermis berkhasiat sebagai peluruh haid dan obat keputin-

Untuk peluruh haid dipakai 30 gram daun segar Lawsonia inermis,


direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil

saringan ditambah 1 sendok leh madu diaduk sampai rata, diminum sehari

dua kali sama banyak pagi dan sore.

Kandungan kimia
Daun lawsonia inermis mengandung saponin, tlavonoida dan tantn.

Gambar 170. Lawsonia inermis L.

LEEA AEQUATA L.

BotanI
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umunVdagang
Nama daerah
Jawa

Sulawesi
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
. Buati
Biji
Akar

Spermatophyta

Angiospermae
Dicotyledonae
Rhamnales
Vitaceae
Leea

Leea aequata L.

Girang

Ginggiyang (Sunda) Girang (Jawa Tengah) Jirang


(Madura) Kayu ajer perempuan (Melayu)
Mali-mail (Makasar) Uka (Buru)

Uka
Perdu, tahunan, tinggi 1,5-3 m.

Berkayu, bercabang, bentuk bulal, masih muda


berambut, hijau.
Majemuk, anak daun lanset, bertangkai pendek, tepi
bergerigi, ujung runcing, pangkal membulat, panjang
6-25 crn, lebar 3-8 cm, berambut, fiijau.
Majemuk, bentuk malai, tangkai bersegi, kelopak
bulal telur, panjang 2-5 cm, kuning keputih-putihan.

Kotak, bentuk Pulat, diameter 12 mm, masih muda


hijau setelah tua hitam.
Kecil, segi tiga, putih kekuningan.

Tunggang, coklat rnuda.

Khasiat
Daun Leea aequata berkhasiat sebagai obat luka baru dan pegal linu.
Untuk obat luka baru dipakai 5 gram daun segar Leea aequata, dicuci,
ditumbuk sampai lumat, difempelkan pada luka dan dibalut dengan kain
bersih.
Kandungan kimia

Biji Leea aequata rnengandung saponin, flavonoida dan polifenol.


Gambar 171. Leea aequata L.

LEEA INDICA {BURM. F.) MERR.

Botani
Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Leea sambucina (L) Willd.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rhamnales

Leeaceae
Leea
Leea indica (Burm. f.) Merr.
Girang
Mali-mali hantu (Melayu)
Silungkar (Sunda) Girang (Jawa) Ghirang (Madura)
Kolotada (Ternate) Ngeteda (Halmahera)
Perdu, tinggi 5 m.
Tegak, berkayu, bulat, bekas rnelekatnya daun
nampak jelas, hijau.
Majemuk, berseling, lonjong, pertulangan menyirip,
panjang 8-16 cm, lebar 3-7 cm, tangkai bulat,hijau.
Majemuk, berkelamin dua, bentuk payung, di ketiak
daun, kelopak bentuk bintang, mahkota bentuh torong, kepala sari putih, hijau.
Buni, bulat, hitam.
Bulat, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Leea indica berkhasiat sebagai obat kepala pusing.
Untuk obat kepala pusing dipakai 7 gram daun segar Leea indica, dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada pelipis kiri dan
kanan.
Kandungan kimia
Daun, buah dan akar Leea indica mengandung flavonoida, di samping itu
daun dan akarnya mengandung saponin, daunnya mengandung polifenol,
buah serta akarnya juga mengandung tanin.

Gambar 64. Leea indica (Burm. f.) Merr.

LEEA RUBRA BL.

Botani

Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumatera
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Rhamnales
Leeaceae
Leea

Leea rubra Bl.


Girang merah.

Mali-mali pucuk merah (Melayu)


Cing-giyang beureum (Sunda) Girang

merah (Jawa)

Perdu, tahunan, tinggi 2 m.

Berkayu, tegak, bulat, merah.


Majemuk, silang berhadapan, lonjong, pangkal tumpul, tepi bergerigi, ujung runcing, pertulangan menyirip, panjang 5-6 cm, lebar 2-3 cm, hijau kernerahan.

Bunga

Majemuk, berkelamin dua, di ketiak daun, bertangkai, kelopak hijau, mahkota lonjong, benang sari

Buah
Biji

Akar

kecil, kepala sari bentuk ginjal, putik pipih, merah.


Buni, bulat, coklat.
Pipih, bulat telur, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Leea rubra berkhasiat sebagai obat pening atau pusing.
Untuk obat pusing dipakai 5-10 gram daun segar Leea rubra. dicuci, di-

tumbuk sampai lumat, ditempelkan pada pelipis kiri dan kanan.


Kandungan kimia

Daun, buah dan akar Leea rubra mengandung flavonoida dan tanin, di
samping itu daun dan akarnya juga mengandung saponin.

Gambar 65. Leea rubra Bl.

LEONURUS SIBIRICUS L,

Botanl
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku

Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Sumaiera
Jawa
Maluku
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae

Solanales

Labiatae
Leonurus

Leonufus sibiricus L.

Ginjean

Seranting (Me/ayu)
Dendereman (Sunda) Ginjean (Jawa Tengah)
Gofu hairan roriha (Ternate) Larangan kohori
(Tidore)

Semak, semusim, tinggi 1,7 m.


Berkayu, beralur, beruas, bercabang, hi/au.

Tunggal, benfuk menjari, tepi bergerigi, pangkal

runcing, ujung runcing, panjang 4-12 cm, lebar 5-

14 cm, bersilang bernadapan, hijau.

Bunga

Buah
Biji
Akar

Majemuk, bentuk malai, mahkota benluk ginjal,


kuning kemerahan.
Kotak, beruang dua sampai empat, diameter 7,5
mm, coklat kehitaman.

Segi tiga, kecil, hitam.


Tunggang, kuning muda.

Khasiat
Biji Leonurus sibiricus berkhasiat sebagai obat peuruh haid dan obat

keputihan.

Untuk obat peluruh haid dipakai 10 gram serbuk bi/i Leonurus sibiricus,
diseduh dengan 1 gelas air matang panas, ditambah 1 sendok ten madu diaduk sampai rata, setelah dingin diminurn sekaligus.
Kandungan kimia

Daun Leonurus sibiricus mengandung alkaloida, saponin, (lavonoida dan


tanin.
Gambar 172. Leonurus sibiricus L.

LEPIDOGRAMMATIS ROSTRATA (BEDD.) CHING.

Botani
Klasifikasi:
Divisi

Kelas
Anak kelas
Suku
Anak suku

Marga
Jenis

Pteridophyta
Filicinae

Filices
Polypodiaceae
Polypodieae
Lepidogrammatis

Paku ekor tupai.

Nama daerah
Sumatera
Jawa

Paku ekor tupai (Melayu)


Paku buntut bajing (Jawa)

Habitus
Batang
Daun

Spora
Akar

Kandungan kimia
Daun dan akar paku ekor tupai mengandung alkaloida, kardenolin dan tanin.

Lepidogrammalis rostrata (Bedd.) Ching.

Nama umum

Deskripsi:

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat malaria: daun paku ekor tupai segar sebanyak 20 gram, dicuci, direbus dengan
200 ml air sampai mendidih dan air rebusan tinggal setengahnya. disaring, setelah
dingin diminum sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat demam: daun paku ekor tupai segar sebanyak 15 gram, dicuci direbus dengan
400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.

Terna, menahun, menjalar, panjang 0,5-1 m.


Bulat,berbulu kasar, putih dengan bulu berwarna coklat.
Tunggal, berseling, tangkai bulat, kaku, panjang 5-10 cm, coklat
kemerahan, helaian daun bentuk lanset, ujung dan pangkal
runcing, tebal, kaku, permukaan kasar, ibu tulang daun tipis,
panjang 5-15 cm, lebar 2-4 cm, hijau, bagian bawah hijau
kecoklatan.
Sorus terdapat pada si si bawah daun, tersebar dari pangkal
sampai ke ujung daun, berbaris atau tidak beraturan, bulat,
warna coklat.
Berupa akar lekat dan serabut, kaku, berwarna coklat
kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan dataran tinggi, pada tanah yang berhumus,
dinding-dinding batu berlumut atau batang-batang pohon mati, tumbuh terutama di
ketinggian 1.000-2.000 m di atas permukaan laut. Pengumpulan bahan dapat dilakukan
sepanjang tahun.

Bagian yang digunakan


Daun,atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Anti-malaria dan penurun panas.

Gambar 52. Lepidogrammatis rostrata (Bedd.) Ching.

LEUCAENA GLAUCA BENTH.

Botani

Sinonim
Kiasifikasi
Divisi

Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umunVdagang

Nama daerah
Sumatera

Jawa

Deskripsi
Habitus

Batang
Daun

Leucaena leucocephala (Lmk.) De Wit.


Sperm atophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Rosales

Mimosaceae
Leucaena

Leucaena glauca Benth.


Kemlandingan
Pete cina (Melayu)

Kemalandingan (Sunda) Kemlandingan (Jawa

Tengah) Kalandingan (Madura)


Perdu, tahunan, tinggi 2-5 m.

Berkayu, penampang bulat, bercabang, hijau


kecoklatan.

Buah

Majemuk, bentuk menyirip, anak daun, bulat telur,


panjang 6-25 cm, lebar 2-5 cm, ujung runcing, tepi
rata, pangkal tumpul, hijau.
Bongkol, kelopak bentuk lonceng, hijau, benang sari
sepuluh, panjang + 1 cm, daun mahkota lepas,
bentuk lanset, panjang 5 mm, tangkai panjang,
putih kekuningan.
Polong, bentuk lanset, panjang 8-18 cm, lebar 2

Biji
Akar

Bulat telur, masih muda hijau setelah tua coklat.


Tunggang, kunmg kecoklatan.

Bunga

cm, masih muda hijau setelah tua hitam.

Khasiat
Biji Leucaena glauca berkhasiat sebagai peluruh air seni dan obat

cacing.

Untuk peluruh air seni dipakai 15 gram serbuk biji Leucaena glauca,
diseduh dengan 1/2 gelas air matang panas setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.

Kandungan kimia
Daun Leucaena glauca mengandung alkaloida, saponin, llavonoida dan
tanin.

Gambar 173. Leucaena glauca Benth.

LEUCAS LAVANDULIFOLIA SMITH


Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa

Maluku
Deskripsi Habitus
Batang

Daun

Leucas linifolia Spreng.

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Solanales
Labiatae
Leucas
Leucas lavandulifolia Smith.
Leng-lengan.
Paci-paci (Sunda) Leng-lengan (Jawa Tengah)
Serap nonor (Madura)
Gotu haican (Ternate) Laranga (Tidore)
Semak, semusim, tinggi 20-60 cm.

Berkayu, berbuku-buku, percabangan monodial,


segi empat. berambut halus, hijau.
Tunggal, lanset. berhadapan, ujung dan pangkal
runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, hijau.

Bunga

Buah
Biji

Akar

Majemuk, bentuk malai, kelopak bentuk tabung,

benang sari berbulu, kepala sari coklat, tangkai putik

berbulu halus bercabang dua, putih, mahkota


berbibir dua, pulih.
Batu, coklat.
Bulat, kecil, hitam,

Tunggang, putih.

Khaslat
Daun Leucas lavandulifolia berkhasiat sebagai obat sukar tidur, obat

pening, obat cacing, obat koreng, obat kencing manis dan obat luka.

Untuk obat sukar tidur dipakai 15 gram dauti segar Leucas lavandulifolia,
direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil
saringan diminum sehari dua kali pagi dan sore.

Kandungan klmla

Daun dan akar Leucas lavandulifolia mengandung saponin, flavonoida


dan tanin, di samping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri.

Gambar 174. Leucas lavandulifolia Smith.

LIGUSTRUM SINENSE LOUR.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatera

Diskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae

Oleales
Oleaceae

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat radang hati: daun melati mayang segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan
200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
sekaligus, dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat disentri: daun melati mayang segar sebanyak 30 gram, dicuci direbus dengan 200
ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum 3 kali
sehari.
Kandungan kimia
Daun melati mayang mengandung alkaloida, saponin, kardenolin dan polifenol.

Ligustrum
Ligusrum sinense Lour.

Melati mayang.
Melati mayang (Melayu)

Perdu, tahunan, tegak, tinggi 1-3 m.


Bulat, percabangan rapat, kasar, coklal.
Tunggal, berhadapan, tangkai pendek, helaian daun bentuk
bulat telur sampal elips, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
panjang 3-8 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, permukaan
licin, hijau.
Majemuk, terminal, di ujung batang atau cabang, bunga
sempurna, bcrkelamin ganda, kelopak dasar membentuk cawan,
ujung berlepasan. bentuk pita, panjang 1-2 mm, dasar mahkota

bentuk tabung, ujung lepas, 5 helai, bentuk bintang, benang sari


dan putik menonjol keluar,warna putih.
Tunggal, bentuk kapsul, panjang 2-6 mm, hijau.
Bulat, kecil, keras, coklat.
Serabut, putih keunguan.

Gambar 53. Ligustrum sinense Lour.


Ekologi dan penyebaran
Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir hutan atau dibudidayakan sebagai tanaman
bias dan pagar pekarangan. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari
ketinggian 10 m hingga 1.800 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Maret-

Juni, pengumpulan bahan dapat dilakukan sepanjang tahun.


Bagian yang digunakan

Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Kegunaan
Anti radang, anti bakteri dan and nyeri.

LIMONIA ACIDISSIMA AUCT. NON L.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang

Daun

Bunga
Buah
Biji
Akar

Feronia limonia (L.) Swingle;


F. elephantum Corr.
Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
"
Geraniales
Rutaceae
Limonia
Limonia acidissima Auct. non L.
Lemon
Lemon (Jawa)
Perdu, tinggi 5 m.
Tegak, berkayu, bulat, berduri, percabangan simpodial, putih kotor.
Majemuk, berseling, lonjong, ujung runcing, pangkal
meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjarg
5-6 cm, lebar 3-4 cm, hijau.
Majemuk, bentuk tandan, kelopak bertaju, benang
sari lima, merah muda.
Buni, bulat, hijau.
Pipih, lonjong, putih.
Tunggang, coklat.

Khasiat

Buah Limonia acidissima berkhasiat sebagai obat batuk dan seriawan.


Untuk obat batuk dipakai + 15 gram buah masak Limonia acidissima,
diperas, air hasil perasan ditambah kecap dan madu 1 sendok teh, kemudian
diminum sekaligus,
Kandungan kimia

Buah dan daun Limonia acidissima mengandung saponin, di samping


daunnya juga mengandung flavonoida dan batangnya mengandung polifenol.

Gambar 66. Limonia acidissima Auct. non L.

LINDSAEA ORBICULATA (LAMK.) METT.

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Kelas
Anak kelas
Suku
Anak suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Jawa

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Spora
Akar

Pteridophyta
Filicinae
Filices

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat kudis: seluruh bagian tanaman paku tanah segar sebanyak 30 gram, dicuci,
ditumbuk halus ditempelkan pada bagian yang sakit dibalut dengan kain yang bersih.
2. Obat diare: seluruh bagian tanaman paku tanah segar sebanayk 3.0 gram, dicuci direbus
dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum
2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Daun paku tanah mengandung saponin, cardenolin dan flavonoida.

Polypodiaceae
Davallieae

Lindsaea
Lindsaea orhiculata (Lamk.) Mett.

Paku tanah.
Paku tanah (Jawa).

Terna, menahun, tinggi 20-30 cm.


Bulat,menjalar,berbulu kasar,coklat.
Majemuk, menyirip, reset akar,tangkai silindris, keras, kaku
hitam anak daun bentuk bulat atau oval, asimetris, ujung dan
pangkal
membulat, panjang 0,5-1 cm, lebar 0,5-1 cm, ke ujung
ukuran menyempit,permukaan licin,hijau.
Sorus bulat, memanjang atau berbentuk garis, sepanjang tepi
sisi bawah daun, coklat.
Serabut, hitam.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan paku yang dapat ditemukan tumbuh di semak-semak, di hutan,
bawah batu atau pada pangkal pohon, terutama di tempat-tempat yang lembab, pada
ketinggian 400 m sampai 2000 m di atas permukaan laut. Pengumpulan bahan dapat

dilakukan sepanjang lahun.


Bagian yang digunakan
Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti bakteri, anti nyeri dan pembersih darah.

Gambar 54. Lindsaea orbicutata (Lamk.) Mett

LITCHI CHINENSIS SONN.

Botani
Sinonim
Klasifikasi
Divisi

Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Maluku
Deskripsi

Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah

Nephelium litchi Cambes.


Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Sapindales
Sapindaceae
Litchi
Litchi chinensis Sonn.
Leci
Lici (Jawa)
Leci (Ambon)

Pohon, tinggi 20 m.
Tegak,
kotor. berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih
Majemuk, tersebar, lonjong, tepi rata, ujung dan
pangkal runcing, pertulangan menyirip, panjang
10-20 cm, lebar 5-10 cm, tangkai silindris, hijau,
Majemuk, bentuk karang, berkelamin dua, di ujung
batang, kelopak bentuk cawan, putik kecil, kepala
sari bulat, putih kehijauan.

Buni, bulat, berbintik-bintik, masih muda kuning


setelah tua merah.

Biji
Akar

Bulat, hitam.
Tunggang, coklat.

Khasiat
Daun Litchi chinensis berkhasiat sebagai obat mencret.
Untuk obat mencret dipakai + 15 gram daun segar Litchi chinensis, dicuci
dan direbus dengan 3 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum tiga kali sehari sama banyak pagi, siang dan sore.
Kandungan kimia

Daun dan kulit batang Litchi chinensis mengandung flavonoida dan tanin,
di samping itu daunnya juga mengandung saponin.

Gambar 67. Litchi chinensis Sonn.

LITSEA CHINENSIS LAMK.

Botanl
Sinonim

Litsea sabtfera Pers.; Qlabraria tersa L.; Tetranthera


roxburghii Nees.

Klasifikasi
Divisi
Sub Divisi
Kelas

Bangsa
Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun

Spermatophyta

Angiospermae

Dicotyledonae
Ranales
Lauraceae
Litsea
Litsea chinensis Lamk.

Adem ati

Huru batu (Sunda) Adem ati (Jawa Tengah)


Pohon, tinggi 6-12 m.

Berkayu, bentuk bulat, bercabang, coklat.


Tunggal, bentuk elips, berseling, panjang 19-26 cm,

lebar 6-8,5 cm, berbulu halus, ujung dan pangkal


runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, hijau.
Bunga

Majemuk, bentuk malai, di ketiak daun, daun


mahkota terlepas, putih kekuningan.

Buah
Biji

Akar

Bulat, masih muda hijau setelah tua hitam.


Kecil, tiap buah berisi 1 biji, coklat.
Tunggang, coklat muda.

Khasiat
Daun Litsea chinensis berkhasiat sebagai obat penenang.
Untuk obat penenag dipakai 15 gram daun segar Litsea chinensis,

dicuci, ditumbuk sampai lumat, kemudian ditempelkan pada dahi,


Kandungan kimia

Daun Litsea chinensis mengandung sapomn, flavonoida, tanin dan


politenol, di samping minyak atsiri

Gambar 175. Litsea chinensis Lamk.

LITSEA CUBEBA PERS.

Botani
Sinonim

Litsea citrata Bl. ; Tethrantera citrata Nees. ;


T. polyantha Wall.

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledoneae
Rhamnales
Lauraceae
Litsea
Litsea cubeba Pers.
Krangean

Nama daerah
Kilemo (Sunda) Krangean (Jawa)

Jawa
Deskripsi
Habitus

Pohon, tinggi 15 m.

Batang

Tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, putih


kotor.
Tunggal, lonjong, tepi rata ujung runcing, pangkal
meruncing, pertulangan menyirip, panjang
10-14 cm, Lebar 7-9 cm, hijau.
Majemuk, bentuk malai, berkelamin dua, kelopak
hijau muda, bentuk mangkok, berbulu halus, mahkota bulat melengkung, kepala sari bulat, hijau ke-

Daun

Bunga

hitaman.
Buah
Biji
Akar

:
:

Bulat, keras, hitam.


Bulat, putih kotor.
: Tunggang, coklat kehitaman.

Khasiat
Kulit batang Litsea cubeba berkhasiat untuk penawar bisa akibat

serangga, buahnya berkhasiat sebagai obat batuk.


Untuk penawar bisa akibat gigitan serangga dipakai 10-15 gram kulit
batang segar Litsea cubeba, dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditambah air
kapur secukupnya sampai menjadi lembek, kemudian ditempelkan pada bekas gigitan serangga.
Kandungan kimia
Kulit batang dan daun Litsea cubeba mengandung saponin, flavonoid*
dan tanin.

Gambar 68. Litsea cubeba Pers.

LOBELIA INFLATA L.

BotanI

Sinonim

Klasifikasi
Divisi
Sub divisi

Kelas
Bangsa
Suku
Marga
Jenis
Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Oeskripsl
Habitus
Batang
Daun

Bunga
Buah
Bijr
Akar

Rapuntium inflatum Mill


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledonae

Asterales
Campanulaceae
Lobelia
Lobelia inflata L.
Lobelia
Lobelia (Jawa Tengah)
Semak, semusim, tinggi 10-40 cm.
Tegak, bulat.licin, beruas-ruas pendek, lunak, hijau.
Tunggal.bulat telur, ujung dan pangkal tumpul, tepi
bergerigi, pertulangan menyirip, permukaan licin,
panjang 3-5 cm, lebar 1,5-2,5 cm, hijau.

Majemuk, bentuk tandan, mahkota berlekatan, bertaju lima, benang sari lima, berlekatan membentuk
tabung, mengelilingi putik, ungu.
Kotak, beruang dua, coklat tua.
Kecil, coklat.
Tunggang, putih.

Khasiat
Herba Lobelia intlata berkhasiat sebagai obat batuk dan obat sesak
nafas.
Untuk obat batuk dipakai 7 gram herba segar Lobelia inflata, direbus
dengan 1 gelas air selama 15 menit kemudian diperas dan disaring. Hasil
saringan diminum sekaligus.
Kandungan kimia
Daun Lobelia inflata mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan

tanin.

Gambar 176. Lobelia inflata L.

LOBELIA NICOTIANA L.

Botani
Klasifikasi
Divisi
Sub divist
Kelas

Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum/dagang
Nama daerah
Jawa
Deskripsi
Habitus
Batang
Daun
Bunga

Spermatophyta
Angiospermae

Dicotyledonae
Asterales
Campanulaceae

Lobelia
Lobelia nicotiana L.
Tembakau India
Tembakau india (Jawa Tengah)
Perdu, tinggi 2 m.

Berkayu, bulat, terdapat tonjolan bekas cabang,


arah percabangan horisontal.bergetah, hijau.
Tunggal, menyebar, bentuk lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip,
panjang 10-60 cm, lebar 2-15 cm, putih.

Majemuk, bentuk tandan, di ujung cabang, tangkai


panjang 1-2 cm, kelopak lima, bentuk taju, tepi

bergerigi, berbulu, benang sari empat, kepala sari

Buah
Biji
Akar

ungu, putik satu, tangkai putik putih, hijau keunguan,


mahkota bentuk tabung, ujung melengkung, putih
keunguan.

Kotak, hijau.
Bulat panjang, kecil, keras, hitam,
Tunggang, putih keunguan.

Khaslat
Daun Lobelia nicotiana berkhasiat sebagai obat syaraf.
Untuk obat syaraf dipakai 5 gram daun segar Lobelia nicotiana, direbus
dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin, diperas dan disaring.
Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan kirn la
Daun Lobelia nicotiana mengandung alkaloida, saponin, flavonoida dan
polite nol.
Gambar 177. Lobelia nicotiana L.

LONICERA JAPONICA THUNB.

Botani

Sinonirn
Klasifikasi :
Divisj
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Lonicera macrantha DC.


Spermatophyta
Angiospermae
Dicotylcdoneae
Rubiales
Caprifoliaceae
Lonicera
Lonicera japanica Thunb.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat influensa: daun ranggis segar sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml
air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus,
dilakukan sehari 3 kali.
2. Obat radang rahim: daun ranggis segar sebanyak 60 gram, dicuci direbus dengan 400
ml air sampai mendidih selama 15 merit, disaring, setelah dingin diminum 2 kali
sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia
Daun ranggis mengandung alkaloida, saponin dan kardenolin.

Nama umum
Nama daerah

Jawa
Diskripsi :
Habitus
Batang
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Ranggis (Jawa)
Semak, tegak atau sedikit menjalar, panjang 1,5-3 m.
Bulat, kasar, keras, liat, coklat.
Tunggal, berhadapan, tangkai pendek, helaian daun bentuk
lanset atau lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
panjang 4-8 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan men\irip, permukaan
kasar, berbulu, hijau.
Majemuk, bentuk kipas, di ketiak daun, bcntuk segitiga. panjang
1-2 mm, hijau. benang sari 6, kepala sari bentuk ginjal, putih,
kepala putik, bulat, kuning kehijauan, dasar mahkota bentuk

pipa, ujung lepas, bercangap 2, panjang 3-6 cm, putih.


Tunggal, bentuk bulat, permukaan berbulu, panjang 3-5 mm,
hijau.
Bulat, kecil, keras, putih.
Serabut, coklat kehitaman.

Ekologi dan penyebaran


Merupakan tumbuhan liar di hutan jati atau hutan campuran. Tumbuh pada ketinggian
100 - 800 m di atas permukaan laut. Pemanenan dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan
Daun dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan

Penurun panas, anti bakteri dan anti radang.

Gambar 55. Lonicera japonica Thunb.

LOPHATHERUM GRACILE BRONGN.

Botani
Klasifikasi:

Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa
Suku
Marga

Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Diskripsi:

Habitus
Daun

Bunga

Buah
Biji
Akar

Spermatophyta

Angiospermae
Monocotyledoneae
Poales
Poaceae
Lophatherum
Lophatherum gracile Brongn.

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat infeksi saluran pernafasan: daun rumput kelurut segar sebanyak 20 gram, dicuci,
direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
dirninum sekaligus. dilakukan sehari 2-3 kali.
2. Obat tekanan darah tinggi: daun dan akar rumput kelurut segar sebanyak 60 gram,
dicuci direbus dcngan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah
dingin diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Seluruh bagian tanaman rumput kelurut mengandung saponin, flavonoid dan tanin.

Rumput kelurut.
Rumput kelurut, Rumput jarang, Rumput bulu (Melayu).
Rumput rayung (Jawa).
Tema, tegak atau rebah, menahun, tinggi 0,5-1,5 m.
Bulat, beruas-ruas, licin, bijau.
Tunggal, berseling, pelepah memeluk batang, kasar, bagian
ujung berbulu keras, panjang 5-15 cm, helaian daun bentuk
lanset, ujung dan pangkal meruncing, tepi rata, panjang 20-50
cm, lebar 10-15 cm, pertulangan sejajar, permukaan kasar
berkerut, hijau.
Majemuk, terminal, di ujung batang, bentuk malai, seludang
bunga bentuk segi tiga, coklat keunguan, kelopak membentuk
tabung, bagian luar ungu, bagian dalam hijau, mahkota lepas,
berbulu, panjang 1-2 mm, ungu.
Elips,keras, panjang 2-3 mm; berbulu, ungu.
Elips, lunak, putih.

Serabut, putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan rumput liar di pinggir-pinggir jalan, semak-semak atau di pinggir hutan.


'Tumbuh dari dataran menengah sampai pegunungan dari ketinggian 800 m sampai 2.500
m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juli-September, pengumpulan bahan
dapat dilakukan sepanjang tahun.
Bagian yang digunakan

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.
Kegunaan
Anti radang, penurun tekanan darah, penurun panas.

Gambar 56. Lophatherum gracile Brongn.

LUDWIGIA ADSCENDENS (L.) HARA

Botani
Klasifikasi :
Divisi
Sub divisi
Kelas
Bangsa

Suku
Marga
Jenis

Nama umum
Nama daerah
Sumatera
Jawa

Spermatophyta
Angiospermae
Dicotyledoneae
Myrtales
Onagraccae
Ludwigia
Ludwigia adscendens (L.) Kara

Buang-buang (Batak)

Khasiat dan pemanfaatan


1. Obat sakit kepala: seluruh bagian tanaman krangkong segar sebanyak 30 gram, dicuci
direbus dengan 200 ml air sampai mendldih selama 10 menit, disaring, setelah dingin
diminurn sekaligus, dilakukan 2 kali sehari.
2. Obat demam: seluruh bagian tanaman krangkong segar sebanyak 60 gram dicuci
direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin
diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kandungan kimia

Seluruh bagian tanaman krangkong mengandung saponin, kardenolin dan flavonoid.

Krangkong.

Ganggeng landeuy,

Kcgunaan
Anti nyeri, penurun panas dan peluruh air seni.

Kambang peucit, Kaloga (Sunda);

Krangkong, Krema, Pacar banyu, Tapak doro (Jawa}; Pangeor

(Madura).

Diskripsi:

Habitus
Batang
Daun

Terna, aquatik, melata atau merayap, tinggi 20-40 cm.


Bulat, beruas-ruas, dari tiap ruas yang melata tumbuh akar,
lunak, berongga, warna hijau atau hijau kemerahan,
Tunggal, tanpa daun penumpu, duduk berseling, tersebar,
tangkai pendek, bentuk bulat telur, ujung membulat, pangkal
runcing, tulang daun menyirip, perniukaan licin, mengkilat,
hijau.

Bunga

Tunggal, berkelamin satu, di ketiak daun