Anda di halaman 1dari 3

Pembagian Obat menurut undang-undang

1.Golongan Obat Bebas


Sesuai dengan namanya,obat-obat dalam golongan ini diperjualbelikan dengan
bebas dipasaran,tanpa resep dokter. Obat golongan ini memiliki logo lingkaran
berwarna hijau dengan garis pinggiran tepinya berwarna hitam.

Logo obat bebas:

Contoh obat yang termasuk golongan ini adalah:Berbagai macam vitamin,seperti


vitamin B compleks,Vitamin B1,Vitamin A,Multivitamin dan sebagainya.

2.Golongan Obat Bebas Terbatas


Pada zaman Belanda,Golongan obat ini juga disebut obat daftar W
(W=Waarschuing=peringatan).
Obat-obat golongan ini dapat dibeli di Toko Obat Berijin atau Apotek dengan syarat
hanya dalam jumlah yang ditentukan dan disertai tanda peringatan.

Ada 6 macam tanda peringatan:


P.No. 1: Awas! Obat keras. Bacalah aturan pemakaiannya.
P.No. 2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.
P.No. 3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
P.No. 4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.
P.No. 5: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
P.No. 6: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan.

Logo dari golongan obat ini adalah lingkaran biru dengan garis tepi hitam.

Logo obat bebas terbatas:

Salah satu contoh obat dari golongan ini adalah CTM,dan berbagai macam obat
batuk dan flu.

3.Golongan Obat Keras


Dalam dunia farmasi dizaman Belanda dahulu,obat yang termasuk dalam golongan
ini adalah obat-obat yang termasuk dalam daftar G (Gevaarlijk=berbahaya). Obat
yang termasuk golongan ini hanya dapat dibeli di apotek disertai dengan resep
dokter. Logo dari obat golongan ini adalah
lingkaran merah dengan garis tepi hitam dan huruf K didalamnya.

Logo obat keras:

Contoh obat dari golongan ini adalah berbagai macam antibiotik dan obat penenang
seperti diazepam dan phenobarbital.

4.Golongan Narkotika
Obat ini seperti halnya dengan obat daftar G,hanya dapat diperoleh diapotek
dengan resep dokter.Dalam dunia kefarmasian obat ini terkenal dengan obat
golongan O (O=opium). Berbeda dengan obat keras,peredaran obat narkotika ini
diawasi sangat ketat oleh badan penagawas obat. Di Apotek, keluar masuknya obat
ini dicatat dan dilaporkan kepada badan pengawas obat.Logo dari golongan narkotik
ini adalah lingkaran putih dengan garis tepi merah disertai gambar palang berwarna
merah didalamnya.

Logo Golongan Narkotik:

Obat yang termasuk golongan ini adalah obat-obat yang dapat menyebabkan
penurunan atau perubahan kesadaran,dan menimbulkan ketergantungan seperti,
morfin dan petidin