Anda di halaman 1dari 2

Nama : Billy

NPM : 260112120036

Soal
Sebuah perusahaan minuman sari buah akan memproduksi sebanyak 120.000 L minuman per
tahun. Setiap liter minuman dihasilkan dari 3 kg bahan baku yang dibeli dengan harga Rp
7000/kg. Persediaan awal bahan baku sebesar 20.000 kg, sedangkan persediaan akhirnya
diharapkan sebesar 10.000 kg. biaya pemesanan bahan baku sebesar Rp 20.000, setiap kali
pemesanan, sedangkan biaya penyimpanan diperhitungkan sebesar 20% dari nilai rata-rata
persediaan.
a. Berapa jumlah pesanan paling ekonomis (EOQ)?
b. Jika persediaan pengamanan ditentukan sama dengan kebutuhan 10 hari, berapakah
besarnya persediaan pengamanan tersebut, missal 1 tahun = 360 hari?
c. Jika untuk memesan bahan baku rata-rata memerlukan lead time 12 hari, berapakah
ROP?
Jawaban
a. D= Jumlah kebutuhan bahan baku (kg/tahun) 120.000 L x 3 kg/L = 360.000 kg
S= biaya pemesanan (rupiah/pesanan) Rp 20.000
h= persen terhadap nilai persediaan 20%
C= harga persediaan (rupiah/kg/L) Rp 7000
H= h x C = 20% x Rp 7.000 = Rp 1400

EOQ=Q =

b.

2 360.000 20.000
=3207,13 3207 kg pesanan
1400

SS ( safety stock )=

360.000 kg
kg
=1000
10 hari=10.000 kg
360 hari
hari

c. ROP (Re-Order Point) = (

1000

kg
hari x 12 hari) + 10.000 kg = 22.000 kg

Nama : Billy
NPM : 260112120036

Soal
Sebuah perusahaan minuman sari buah akan memproduksi sebanyak 120.000 L minuman per
tahun. Setiap liter minuman dihasilkan dari 3 kg bahan baku yang dibeli dengan harga Rp
7000/kg. Persediaan awal bahan baku sebesar 20.000 kg, sedangkan persediaan akhirnya
diharapkan sebesar 10.000 kg. biaya pemesanan bahan baku sebesar Rp 20.000, setiap kali
pemesanan, sedangkan biaya penyimpanan diperhitungkan sebesar 20% dari nilai rata-rata
persediaan.
a. Berapa jumlah pesanan paling ekonomis (EOQ)?
b. Jika persediaan pengamanan ditentukan sama dengan kebutuhan 10 hari, berapakah
besarnya persediaan pengamanan tersebut, missal 1 tahun = 360 hari?
c. Jika untuk memesan bahan baku rata-rata memerlukan lead time 12 hari, berapakah
ROP?

Jawaban
a. D = Jumlah kebutuhan bahan baku (kg/tahun) stok awal + stok akhir
= (120.000 L x 3 kg/L ) 20.000 + 10.000 = 350.000
S= biaya pemesanan (rupiah/pesanan) Rp 20.000
h= persen terhadap nilai persediaan 20%
C= harga persediaan (rupiah/kg/L) Rp 7000
H= h x C = 20% x Rp 7.000 = Rp 1400

EOQ=Q =

b.

2 350.000 20.000
=3162,27 3162 kg pesanan
1400

SS ( safety stock )=

350.000 kg
kg
=972
10 hari=9720 kg
360 hari
hari

c. ROP (Re-Order Point) = 972

kg
hari x 12 hari) + 9720 kg = 21.384 kg