Anda di halaman 1dari 9

DAFTAR ISI

PEMBUATAN ONCOM DARI AMPAS TAHU (DAGE)

Kata Pengantar
1. Alat Yang Digunakan
2. Bahan Yang Dibutuhkan
3. Cara Pembuatan
4. Modal Pertama Yang Diperlukan
5. Keuntungan Yang Didapat
6. Kerugian dan Cara Pemasaran
7. Kata Penutup

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Pertama-tama kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, yang
meridhoi kami untuk melakukan kerja proyek ini hingga selesai. Kami juga
berterima kasih kepada Yth. Bapak Rohani, Kepala Sekolah SMP Negeri 4
Sindang. Dengan bantuan doa dari kalian semua kami dapat menyelesaikan tugas
proyek ini, walaupun tugas ini belum sempurna, tapi kami bersyukur dapat
menyelesaikannya.

ALAT YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES PEMBUATAN ONCOM


DARI AMPAS TAHU (DAGE)

1. Ember Plastik
Digunakan untuk tempat perendaman.

2. Cetakan Kayu
Cetakan yang dibuat sendiri dari bambu yang
dibentuk persegi untuk mencetak.

3. Plastik
Digunakan untuk mencetak bahan dan juga
sebagai pembungkus.

4. Meja Kayu
Digunakan sebagai tempat untuk meletakkan
bahan yang sudah dicetak.

BAHAN-BAHAN PEMBUATAN ONCOM


DARI AMPAS TAHU (DAGE)

1. Ampas Tahu (45 kg)


Sebagai bahan utama, dapat dibeli di daerah
Kenanga, Indramayu.

2. Ragi Bubuk (1/2 kg)


Sebagai jamur dalam pembuatan oncom
(dage) dapat dibeli di toko-toko terdekat.

3. Air (6 liter)
Sebagai proses perendaman ampas tahu
sebelum diproses.

4. Tepung Ubi (6 kg)


Sebagai jamur untuk oncom (dage) yang
berwarna orange.

Kendala dalam mencari bahan adalah mencari tepung ubi yang harus
dibeli di daerah Karangampel atau Cirebon.

MODAL PERTAMA YANG DIBUTUHKAN


DALAM PEMBUATAN ONCOM DARI AMPAS TAHU (DAGE)

1. Harga ampas tahu per 15 kg Rp. 5.000 yang diperlukan + 45 kg untuk sekali
produksi jadi Rp. 15.000.
2. Ragi Bubuk
Harga ragi 1 kg Rp. 11.000, yang dibutuhkan kg Rp. 6.000 untuk sekali
produksi.
3. Tepung Ubi
Harga tepung ubi 1 kg Rp. 4.000, yang 6 kg Rp. 24.000 untuk sekali produksi.
Jadi, modal yang diperlukan + Rp. 45.000 untuk sekali produksi.
Proses produksi oncom (dage) ini dikelola secara turun-temurun.

CARA PEMBUATAN ONCOM DARI AMPAS TAHU (DAGE)

Dalam sekali produksi dibutuhkan 45 kg ampas tahu, kg ragi bubuk dan


6 kg tepung ubi dan air bersih sebanyak 6 liter. Aduk sampai rata di dalam ember.
Kemudian rendam selama satu hari satu malam.
Setelah direndam selama satu hari satu malam, kemudian diperas sampai
air habis. Kemudian masukkan ke dalam cetakan yang berbentuk persegi atau
dalam plastik khusus buat oncom (dage), lakukan proses pencetakan sampai
adonan habis.
Cara mencetaknya dilakukan di atas meja atau tempat khusus. Setelah
semuanya dicetak, tutup dengan plastik sampai rapat. Diamkan selama satu hari
satu malam hingga membentuk oncom (dage) dan siap dipasarkan.

KEUNTUNGAN
Dalam sehari dari 45 kg oncom (dage) selalu terjual habis. Biasanya
oncom (dage) yang cetakan dijual dengan harga Rp. 3.000 dan dalam kemasan
plastik dijual dengan harga Rp. 5.000 per bungkus.
Dalam sekali produksi dari 45 kg oncom (dage) dapat menghasilkan 15
oncom (dage) cetak dengan total uang Rp. 45.000 dan oncom (dage) kemasan
plastik sebanyak 63 oncom (dage). Karena dijual per tujuh bungkus, maka
uangnya Rp. 45.000. Jadi keuntungan dalam sekali produksi adalah Rp. 45.000.
Hasil dari keuntungannya digunakan untuk modal kembali atau membeli
bahan-bahan oncom (dage) dan untuk kebutuhan sehari-hari dan sisanya ditabung.

KERUGIAN DALAM PEMBUATAN ONCOM (DAGE)


Tidak ada kerugian karena dari setiap produksi tidak pernah ada barang
sisa, semuanya terjual habis. Karena di Indramayu masih jarang yang membuat
atau memproduksi oncom dari ampas tahu (dage).

PROSES PEMASARAN ONCOM (DAGE)


Proses pemasaran dilakukan sendiri karena masih produksi rumahan dan
termasuk usaha kecil. Mulai dipasarkan dari jam 02.00 WIB s.d. 04.00 WIB.
Kendala dalam proses pemasaran adalah cuaca (hujan) karena tempat
berjualannya bukan di dalam kios tapi di tempat terbuka (kaki lima).

KATA PENUTUP

Terima kasih dan segala puji bagi Allah SWT yang meridhoi kita untuk
berhasil membuat proyek ini, dan Bapak Kepala Sekolah Bapak Rohani, terima
kasih atas segala doa kalian kami berhasil membuat tugas proyek ini.
Akhir kata kita ucapkan terima kasih.

Tugas Proyek yang disusun oleh :


1. Nur Hazijah
2. Bagus Nandhika Putri
3. Luqman Nurhakim

Assalamualaikum Wr. Wb.

10