Anda di halaman 1dari 5

by DMN 08700117

Abortus

Abortus

: berakhirnya kehamilan pada usia < 20 minggu atau berat

janin <1000 gram


Jenis-jenis Abortus :
a. Menurut macamnya : 1. Abortus Spontan
2. Abortus Provokatus, terdiri dari Terapeutikus
dan Kriminalis
b. Menurut Pembukaan Ostium Uteri :
1. Abortus Imminens : Ostium Uteri masih menutup, perdarahan
berupa bercak-bercak hingga sedang, ukuran uterus sesuai usia
kehamilan, ada nyeri perut bagian bawah
2. Abortus Insipiens
: Ostium Uteri terbuka tetapi belum terjadi
pengeluaran

hasil

konsepsi,

perdarahan

sedang

hingga

masif/banyak, ukuran uterus sesuai usia kehamilan, ada kram


atau nyeri perut bagian bawah
3. Abortus Inkomplit
: Ostium

uteri

terbuka

dan

terjadi

pengeluaran sebagian hasil konsepsi, perdarahan sedang hingga


masif/banyak, ukuran uterus sesuai usia kehamilan, ada kram
atau nyeri perut bagian bawah
4. Abortus Komplit
: Ostium uteri terbuka dan terjadi
pengeluaran seluruh hasil konsepsi, perdarahan berupa bercakbercak hingga sedang, ukuran uterus lebih kecil dari usia
kehamilan, dan sedikit/tanpa nyeri perut bagian bawah
Anamnesa Obstetri
:
1. Identitas
:
- Nama ibu :
- Usia
:
- Nama suami
- Alamat
:
- Pekerjaan :
2.
3.
4.
5.

Menarche :
HPHT
:
Perkiraan Partus tanggal
Usia Kehamilan saat ini :

by DMN 08700117

6. Kehamilan, partus, dan puerperium yang lalu

: G...P...A..

Anamnesa :
Yang sering dikeluhkan oleh ibu : adanya Nyeri perut dan

Perdarahan
RPS :
- Sejak kapan/jam berapa nyeri perut terjadi
- Apakah nyeri perut hebat atau ringan
- Nyeri perut di sebekah mana ( pada abortus tersering Nyeri Perut
-

Bawah )
Sejak kapan/jam terjadi perdarahan
Bagaimana sifat perdarahannya,

bercak/flek, perdarahan sedang atau banyak


Apakah perdarahan diikuti oleh keluarnya jaringan berupa

gumpalan
Apakah pasien mengeluh demam (komplikasi abortus berupa

infeksi)
Apakah pasien mengeluh lemah/lesu
Apakah pasien mengeluh mual/muntah
Apakah ada tanda-tanda infeksi pada

pemeriksaan fisik)
dll.

apakah

berupa

pasien

bercak-

(lakukan

RPD :
- Kehamilan yang ke berapa
- Usia anak pertama, kedua, dst
- Riwayat kehamilan yang lalu, apakah ada permasalahan
- Riwayat persalinan yang lalu, apakah persalinan normal atau
-

operatif
Apakah dulu pernah mengalami nyeri/perdarahan seperti ini
Bagaimana sifat nyeri/perdarahan yang pernah dialami tersebut
Apakah nyeri/perdarahan yang pernah dialami tersebut diikuti
oleh keluarnya jaringan/gumpalan

Riwayat Obat dan Sos-Ek


:
- Apakah pernah minum obat-obatan seperti obat simptomatis,
-

vitamin, jamu, atau obat-obat untuk menguatkan kehamilan


Bagaimana kebiasaan sehari-hari ibu, apakah pekerjaannya

berat, ada masalah dalam keluarga, dll


Apakah ibu pernah mengalami trauma atau kecelakaan dalam
waktu dekat ini

Pemeriksaan Fisik

by DMN 08700117

Tinggi Badan

Keadaan Umum

a/i/c/d

Kesadaran Umum :

GCS :

Vital Sign

Suhu :

Nadi :

Nafas :

Tekanan Darah

Berat Badan

Kepala/Leher

Thorax

Abdomen

: TFU, Leopold, dll

Genitalia

Genitalia eksterna

: Fluxus, fluor, benjolan/tumor, dll.

Genitalia Interna (pemeriksaan dengan Inspekulum) : Massa,


bercak darah, fluor, evaluasi portio uteri (tertutup/terbuka,
pada VT teraba lunak/tidak, ada nyeri goyang portio atau
tidak, dll), bila ostium uteri terbuka apakah hasil konsepsi
masih

ada

di

dalam

sebagian/seluruhnya

Ekstremitas

: ada edema/tidak

Usulan pemeriksaan penunjang

USG

uterus/tidak

atau

keluar

by DMN 08700117

Darah lengkap : Hb, MCV, MCH, MCHC (untuk anemia)

Urin lengkap

Cek Gula darah

: Proteinuria

Rencana terapi
1. Abortus Imminens

a. Terapi supportif/bed rest


b. Tidak melakukan aktifitas fisik berlebihan atau hubungan seksual
c. Jika perdarahan berhenti, lanjutkan ANC seperti biasa. Jika
perdarahan

terus

berlangsung,

lakukan

USG

untuk

mengkonfirmasi adanya penyebab lain, bila uterus lebih besar


yang diharapkan mungkin menunjukkan adanya Mola atau ada
Kehamilan Ganda
2. Abortus Insipiens :
a. Usia kehamilan < 16 minggu : lakukan evakuasi uterus dengan
Aspirasi Vakum Manual (AVM). Jika evakuasi tidak dapat segera
dilakukan, berikan Ergometrin 0,2 mg IM (dpt diulang setelah 15
menit jika perlu) atau Misoprostol 400 cmg PO (dpt diulang
setelah 4 jam jika perlu) atau lakukan persiapan untuk kuretase
b. Usia kehamilan > 16 minggu

: tunggu pengeluaran spontan

hasil konsepsi, kemudian evakuasi sisa-sisa hasil konsepsi. Jika


perlu, infus 20 unit Oksitosin dalam 500 ml cairan IV (RL) dengan
kecepatan 40 tetes per menit untuk membantu pengeluaran hasil
konsepsi
c. Pastikan tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan
3. Abortus Inkomplit :
a. Jika perdarahan sedang atau uk <16 minggu : evakuasi secara
digital atau cunam ovum untuk mengeluarkan hasil konsepsi. Jika

by DMN 08700117

perdarahan berhenti beri Ergometrin 0,2 mg IM atau Misoprostol


400 cmg PO
b. Jika perdarahan banyak atau uk >16 minggu : AVM. Evakuasi
dengan kuret tajam hanya dilakukan bila AVM tidak tersedia. Jika
evakuasi belum dapat dilakukan segera, beri Ergometrin 0,2 mg
IM atau Misoprostol 400 cmg PO
c. Jika uk > 16 minggu : Beri infus oksitosin 20 unit dalam 500 ml
cairan IV (RL) dengan kecepatan 40 tetes/menit sampai terjadi
pengeluaran hasil konsepsi. Jika perlu beri Misoprostol 200 mcg
per vaginam tiap 4 jam sampai terjadi pengeluaran hasil
konsepsi (dosis maksimal 800 mcg)
d. Pastikan tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan
4. Abortus Komplit

a. Tidak perlu dilakukan AVM


b. Observasi untuk melihat adanya perdarahan banyak
e. Pastikan tetap memantau kondisi ibu setelah penanganan
c. Apabila ada anemia beri tablet Sulfas Ferrous 600 mg/hari
selama 2 minggu, anemia berat usulkan tranfusi darah
d. Konseling Asuhan Pasca keguguran dan pemantauan lanjut

Sumber : Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal


dan Neonatal tahun 2002 diterbitkan oleh Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawirohardjo

Mohon maaf jika ada kekurangan/kesalahan. Selamat belajar semoga sukses ujian
OSCE dan koass di RS. Fighting! ^^ @dinarazky

Anda mungkin juga menyukai