Anda di halaman 1dari 34

BK molekul & rx kimia dlm sel/orgnsm hidup

Hub BK dg ilmu kedokteran


Penelit BK kontribusi pd dx, tx, px penyakit
Bioenergetika (peranan ATP)
KH yg memiliki makna fisiologis

Klasif gula2 penting


Pentosa yg penting
Heksosa yg penting

Lipid yang memiliki makna fisiologis

Lipid

Klasif lipid (Bloor) : sederhana, kompleks, prekursor/derivat


Asam2 lemak jenuh
Asam2 lemak tak jenuh
Sifat2 fisik & fisiologik asam lemak
TAG/trigliserida lemak cadangan utama tubuh

Protein

PROTEIN
SEDERHANA

KOMPLEK

Sec. Nutrisi
Asam amino & bhn lain
- Heme
- Lipid
- KH
ASAM ANINO
ESENSIAL

ASAM AMINO
NON ESENSIAL

Secara nutrisi

ESENSIAL
1. Arginin * (Arg)
2. Histidin * (His)
3. Isoleusin (Ile)
4. Leusin
(leu)
5. Lisin
(Lys)
6. Metionin (Met)
7. Fenilalanin (Phe)
8. Treonin
(Thr)
9. Triptofan (Trp)
10. Valin
(Val)

R 7
H 6
I 8
L 3
K 8
M 5
F 10
T 6
W 5
V 1
59

NON ESENSIAL
Alanin
(Ala) A 1
Asparagin (Asn) N 1
Aspartat
(Asp) D 1
Sistein
(Cys) C 2
Glutamat (Glu) E 1
Glutamin (Gln) Q 1
Glisin
(Gly) G 1
Prolin
(Pro) P 3
Serin
(Ser) S 3
Tirosin
(Tyr) Y 1
+ Hidroksi prolin (Hyp)
+ Hidroksi lisin (Hyl)
17

Energi adalah: kemampuan dari suatu sistem untuk


dapat melakukan kerja
Fungsi energi:
membuat senyawa2 baru
Menjalankan kerja mekanik pada pergerakan
Melakukan transport senyawa
Menghasilkan panas
Bioenergetika

: bagian dari biokimia yang


bersangkutan dengan transformasi dan penggunaan
energi oleh sel hidup

sun

Radiant E

E lost to
environment

Heat E

Photosynthesis
Takes place in
Plant cell,yielding:

Respiration
take place in
Human cells,yielding :
human

E for work
O2

E stored in
biomolecules

E stored in
biomolecules
CO2
H2O

Energy

2 form :
1. Kinetic E : the E of motion ( a ball rolling
down a hill, heat warming a frying pan,
parfume spreading through the air )
2. Potential E : is stored E ( in the position of
the electrons that form the chemical bond )
E can be converted from one form to another.
Thermodynamics is the study of E use.

Bioenergetics ( bios : life + en:in + ergon: work)


the study of E flow through biological system.
E is transferred between molecules during reactions.
A+ B C + D
A & B : reactants / substrates
C & D : products
The potential E stored in the chemical bonds of
molecule is known as the free energy of the molecule.

I. Hukum pertama:
didalam setiap perubahan fisik atau kimia, jumlah
total energi pada sebuah sistem termasuk energi
sekitarnya adalah konstan
= Hukum kekekalan energi

II. Hukum kedua :


semua perubahan fisik atau kimia cenderung berjalan
menuju arah sdmkn rupa sehingga energi yang
bermanfaat terurai secara tidak dapat balik
(irreversibel) menjadi bentuk acak yang tidak teratur,
yang disebut entropi.
Penguraian terhenti pada titik keseimbangan
Jagat raya cenderung menuju ketidakteraturan

Entropi :
- energi dalam keadaan acak atau tidak teratur atau
juga disebut energi yang tidak berguna
- derajat ketidakteraturan atau keteracakan sistem

Energi yang bermanfaat :


1. Energi bebas, yaitu jenis energi yang dapat melakukan
kerja pada suhu dan tekanan tetap
2. Energi panas, yaitu jenis energi yang dapat melakukan
kerja hanya melalui suatu perubahan suhu/tekanan.

Bentuk energi yang dapat digunakan oleh sel adalah


energi bebas(dapat bekerja pada suhu dan tekanan tetap)

Kelangsungan suatu proses dpt berlangsung


secara spontan /tidak, tergantung pada
perbedaan potensial keadaan awal dan akhir,
apakah positif/negatif.

Dimana : (P =P2 P1)


1.EKSERGONIK : P < 0
2.ENDERGONIK : P > 0
3.KESEIMBANGAN : P = 0

Dalam sistem biologi mengikuti hukum


termodinamika
G = E - T .S
jika G (-) : eksergonik (katabolisme),
proses berlangsung spontan dgn kehilangan
energi bebas
jika G (+) : endergonik
jika G 0 : sistem berada dalam
keseimbangan dan tidak ada perubahan netto
yang terjadi

Eksergonik : reaksi berlangsung spontan dgn


kehilangan energi bebas
Disebut jg katabolisme : pemecahan/oksidasi molekul
bahan
Endergonik : reaksi berlangsung hanya kalau
diperoleh energi bebas.
disebut juga anabolisme : reaksi sintesis yang
membangun berbagai substansi
Katabolisme + anabolisme = metabolisme

Metode

untuk merangkaikan proses eksergonik dgn


endergonik:
1. harus ada zat antara (I) , ex : A + C I B + D
2. mensintesis senyawa dgn potensial energi tinggi
dalam reaksi eksergonik dan menyatukan senyawa
baru ini kedalam reaksi endergonik energi bebas
dr lintasan eksergonik dialihkan ke lintasan
endergonik.

Struktur polimer untuk


proses katabolisme
anabolisme
Tahap 1, 2, 3 dibedakan
berdasarkan ukuran
molekul

Proses endergonik berlangsung lewat perangkaian


(coupling) dengan proses eksergonik.
ATPadalah rantai kimia utama di antara aktifitas sel
penghasil energi dan aktifitas sel yang membutuhkan
energi.
Yang termasuk reaksi endergonik adalah:
1. Biosintesis makromolekul
2. Kontraksi otot
3. Eksitasi syaraf
4. Transport aktif
5. Termogenesis
6. Pemindahan info genetik

ATP has special roles in energy coupling & Pi transfer.


G of phosphate hydrolysis from ATP is intermediate
among examples below.
ATP can thus act as a Pi donor, & ATP can be
synthesized by Pi transfer, e.g., from PEP.

NH2

ATP
adenosine triphosphate
O
-O

P
O-

O
O

P
O-

O
O

phosphoanhydride
bonds (~)

adenine

CH2

O-

OH

H
OH

ribose

Phosphoanhydride bonds (formed by splitting out H2O


between 2 phosphoric acids or between carboxylic &
phosphoric acids) have a large negative G of hydrolysis.

ATP
adenosine triphosphate

O
-O

P
O-

O
O

P
O-

adenine
N

phosphoanhydride
bonds (~)

O
O

NH2

CH2

OH

OH

H
OH

ribose

Phosphoanhydride linkages are said to be "high energy"


bonds. Bond energy is not high, just G of hydrolysis.
"High energy" bonds are represented by the "~" symbol.
~P represents a phosphate group with a large negative G
of hydrolysis.

Potentially, 2 ~P bonds can be cleaved, as 2 phosphates


are released by hydrolysis from ATP.
AMP~P~P AMP~P + Pi

(ATP ADP + Pi)

AMP~P AMP + Pi

(ADP AMP + Pi)

Alternatively:
AMP~P~P AMP + P~P

(ATP AMP + PPi)

P~P 2 Pi

(PPi 2Pi)

ATP dapat berfungsi sbg senyawa antara, karena :


Energi bebas baku atau G0,adl perbedaan antara
energi bebas peraksi dan energi bebas produk pd
keadaan baku/standar
Cara menghitung perubahan energi bebas baku :
G0 = -2,303 R.T log Keq,dimana
G0 = energi bebas baku
R = tetapan gas(1,987 kal/mol. K)
T = suhu mutlak(2890 K atau 250 C)
Keq = tetapan kesetimbangan
G0 (-) : produk mengandung energi bebas <pereaksi
reaksi berjalan kearah pembentukan produk
pada keadaan baku
G0 (+): produk mengandung energi bebas >pereaksi
reaksi berjalan dr pembentukan produk ke
arah pereaksi

1.

2.

Enzim kinase : mengkatalisis pemindahan senyawa fosfat dr


senyawa fosfat berenergi super tinggi
Kinase khusus lainnya mengkatalisis pemindahan senyawa
fosfat terminal dari ATP ke suatu molekul penerima

Pengaruh akhir dr ke2 reaksi tsb, yang dihubungkan oleh


senyawa antara ATP, adalah pindahnya energi kimia dari
fosfat berenergi super tinggi menuju ke suatu molekul
penerima melalui pemindahan gugus fosfat

ATP hampir selalu menjadi perantara bagi reaksi pemindahan


gugus fosfat, krn : sel biasanya tidak mengandung kinase
yang dapat memindahkan senyawa fosfat scr langsung dr
senyawa fosfat berenergi super tinggi kpd senyawa
penerima berenergi rendah

Terdapat

2 senyawa penting pemberi gugus fosfat


kepada ADP, yaitu 3-fosfogliseril fosfat dan
fosfoenolpiruvat.
(keduanya di btk pd rx pemecahan glukosa laktat
energi. Proses ini disbt glikolisis)

Fosfoenolpiruvat

jg memberikn gugus fosfatnya ke


ADP mell rx yg dikatalisis oleh piruvat kinase

ATP dpt memindahkan gugus fosfat kpd berbagai molekul


penerima utk menghslkan senyawa fosfat berenergi rendah.
Reaksi ini dikatalisis oleh kinase.
Diantara

kinase ini terdapat heksokinase yg mengkatalisa

pemindahan gugus fosfat dr ATP ke D-Glukosa.


ATP + D-glukosa Mg2+ ADP + D-glukosa 6-Fosfat.
Lainnya

adalah gliserol kinase yg mengkatalisa rx:


ATP + gliserol Mg2+ ADP + Gliserol 3-Fosfat

glukosa 6-fosfat dan gliserol 3-fosfat mempunyai


kandungan energi > tinggi dr glukosa & gliserol
bebas atau yang belum terfosforilasi.

Salah satu senyawa fosfat berenergi tinggi yg


memainkan peran unik dlm kerja otot & jar yg
mudah terangsang (otot, otak, saraf)
Mpy G0 hidrolisis sebesar -10,3 kkal/mol.
Dpt memindahkan gugus fosfatnya kpd ATP dlm
suatu reaksi yang dikatalisis enzim kreatin kinase.

Senyaw seperti fosfokreatin & fosfoarginin (pd


intervertebrata) yg berfungsi sbg cadangan energi
tsb disebut FOSFAGEN.

Uridin trifosfat ( UTP )


Guanosin trifosfat ( GTP )
Sitidin trifosfat ( CTP )
2-deoksiadenosin 5-trifosfat ( dATP )
2-deoksiguanosin 5-trifosfat ( dGTP )
2-deoksisitidin 5-trifosfat ( dCTP )
2-deoksitimidin 5-trifosfat ( dTTP )
ATP + UDP ADP + UTP

Senyawa tsb terdpt di semua sel, ttp pd konsentrasi


yg jauh > rendah dibandingkan dg ATP.
Senyawa tsb dikhususkan utk berfungsi pd lintas
biosintetik tertentu.
Senyawa ini mdpt gugus fosfat terminalnya dr ATP
dlm rx yg dikatalisis oleh enzim yg bergantung pd
Mg2+ yg dinamakan nukleosida difosfokinase.

Nukleosida Trifosfat

Produk biosintetik

UTP

Polisakarida

CTP

Lipid

GTP

Protein

ATP, UTP, CTP, GTP

RNA

dATP, dTTP, dCTP, dGTP

DNA

Terdapat 3 struktur yang menentukan energi bebas baku


hidrolisis ATP (penyebab utama bagi nilai G hidrolisis ATP
yang bersifat amat negatif) :
1.Derajat ionisasi ATP dan produk hidrolisisnya .
Pd pH 7,0 ATP hampir sempurna meng-ion sbg ion ATP
4ATP4- + H2O ADP + HPO4 + H+
2.Pada pH 7,0 molekul ATP mpy 4 muatan negatif yang letaknya
berdekatan yg saling tolak menolak dengan kuat.
3.Masing2 dari kedua produk ADP 3- dan HPO4 2- merupakan
hibrid resonansi.
Hibrid resonansi adalah suatu bentuk stabil yg khusus, dg
elektron ttt dlm konfigurasi yg mpy jauh > sedikit energi,
dibandingkan dg kedudukan aslinya di dlm molekul ATP.

Thank you for


your kind
attentions ..