Anda di halaman 1dari 14

REFRAT

DIABETES MELITUS
GESTASIONAL
Pembimbing :
dr. Ali Samhur,

SpOG

SANTI

J 5000 900 78

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

a
s
a
l
a
h

BAB I
PENDAHULUAN
k
e
s
e
h
a
t
a
n
m
a
Mengingat
komplikasi kehamilan dengan Diabetes
s bahaya
Diabetes melitus gestasional
sekitar
4% sekiranya
di Amerika Serikat,
3-5% di Inggris.Prevalensi
diabetes
Mellitus,terjadi
maka
perlu
dibuatdandiagnosis
sedini
melitus gestasional di Eropaysebesar 2-6%. sedangkan prevalensi diabetes melitus gestasional di Indonesia
mungkin.
sebesar 1,9%-3,6%
pada kehamilan.
a
r
a
k
a
t
3,

s
e
b
a
b
7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. DEFINISI

Diabetes Melitus
Gestasional ialah
gangguan toleransi
glukosa dalam
berbagai tingkat yang
terjadi atau pertama
kali dideteksi pada
kehamilan tanpa
membedakan apakah
penderita perlu
mendapat insulin atau
tidak.

7/22/15

B.EPIDEMOLOGI
Prevalensi
prediabetes di
Indonesia pada
tahun 2007
sebesar 10%
sedangkan
prevalensi
diabetes
melitus
gestasional di
Indonesia
sebesar 1,9%3,6% pada
kehamilan
umumnya.

C.ETIOLOGI
Dibetes
gestisional
disebakan
oleh
peningkatan
kebutuhan
energi oleh
kadar
estrogen dan
dormon
pertumbuhan
yang terusmenerus
tinggi selama
kehamilan.
Hormon
pertumbuhan
dan estrogen
merangsang
pengeluaran
insulin yang
akhirnya
menyebabkan
gambaran
sekresi
penurunan
responsivitas
sel hormon

add footer here (go to view menu and choose header)

D.FAKTOR RESIKO
1. Resiko rendah:
Usia <25 tahun
Berat badan normal
sebelum hamil
Tidak ada riwayat
keluarga DM
Tidak ada riwayat
kelainan toleransi
glukosa
Tidak ada riwayat
obstetri yang buruk
Bukan dari
kelompok etnis
dengan prevalesi
tinggi untuk DM

7/22/15

2. Resiko tinggi:
Usia >30 tahun
Obesitas
Sindrom Ovarii
Polikistik
Kehamilan yang lalu
ada intoleransi
glukosa
Kehamilan yang lalu
dengan bayi besar
(>4 kg)
Riwayat kematian
janin dalam rahim
yang tidak diketahui
sebabnya
Keluarga dengan
DM tipe 2

add footer here (go to view menu and choose header)

E.KLASIFIKASI
Kelas

Awitan

Glukosa Plasma
Puasa

Glukosa 2 jam
postprandial

Terapi

A1

Gestasional

<105mg/dl

<120mg/dl

Diet

A2

Gestasional

<105mg/dl

<120mg/dl

Diet

Kelas

Usia Awitan

Durasi (thn)

>20

<10

Tidak ada

insulin

10-19

10-19

Tidak ada

insulin

Sebelum 10

>20

Retinopati jinak

insulin

Semua

Semua

nefropati

insulin

Semua

Semua

Retinopati
Proliferatif

insulin

Semua

Semua

Jatung

insulin

7/22/15

Penyakit Vaskular

add footer here (go to view menu and choose header)

Terapi

F. PATOFISIOLOGI

Diabetes kehamilan simpanan


insulin atau kurangnya
insulinpada ibu

Sehingga tidak dapat mencapai


janin yang menggakibatkan
kadar gula ibu mempengaruhi
kadar gula janin

7/22/15

Pengendalian kadar gula ini


dipengaruhi oleh insulin dan
beberapa hormon (estrogen
steroid dan plasenta lactogen)

add footer here (go to view menu and choose header)

G.
MANIFESTASI
KLINIS

H.
DIAGNOSIS

poliuria

Anamnesis

Polidipsia

Pemeriksaan
Penunjang

Polifasgia

Rasa lelah dan


kelemahan otot
akibat katabolisme
protein diotot

Peningkatan angka
infeksi akibat
peningkatan
nonsentrasi glukosa
disekresi mukus,

Makrosomia

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

SKRINING
Kriteria Diabetes WHO 2006
Kondisi

2 jam glukosa

Puasa glukosa

mmol / l (mg / dl)

mmol / l (mg / dl)

Normal

<140

<110

Gula darah puasa

<140

110

140

<126

200

126

terganggu
Gannguan Toleransi
Glukosa
Diabetes Melitus

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

Perawatan pasca
persalinan
Evaluasi untuk mengantipasi intoleransi karbohidrat yang
menetap

a. Resiko rendah: regulasi baik,tidak ada vaskulopati,


pertumbuhan janin normal, pemantauan kesejahteraan janin,
tidak pernah melahirkan mati, persalinan diperbolehkan
sampai usia 40minggu
b. Resiko tinggi: regulasi jelek, pertumbuhan janin abnormal,
polihidramnion, pernah lahir mati, pertimbangan untuk
persalinan pada UK 38minggu, bila tes maturasi janin +

Terapi insulin
Diet
Pedoman penggunaan insulin dan asupan karbohidrat
Pemantauan janin

Perawatan
selama
persalinan

I.PENATALAKSANA
AN

J.PROGNOSIS

Anak dari ibu GDM memiliki resiko untuk obesitas dewsa


Sembuh
setelah
bayi selanjutnya
lahir
Kemungkinan
terjadi
pada
kehamilan
30%
dan peningkatan
resiko
inteloransi
glukosa DM tipe
2 &
84% tergantung etnis.

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

10

K. KOMPLIKASI
kelainan bawaan,
makrosomia,
hipoglikemia,
hipokalsemia,
hiperbilirubenia,
sindrom gawat napas, dan
kematian jani

Obesitas
Hiperglikemia,
Usia tua
Multiparitas
Hipertensi
Preeklamsia
Peningkatan resiko SC

Pada janin

Pada ibu

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

11

7/22/15

add footer here (go to view menu and choose header)

12

Resiko
mengalami
DM tipe II
lebih besar

50% wanita yang mengalami GDM setelah


melahirkan akan sembuh

Diabetes melitus gestasional terjadi pada wanita hamil yang sebelumnya tidak

es.

mengidap diabet

A. kesimpulan
BAB III
PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

7/22/15

Osgood et al. The Inter-and Intragenerational Impact of Gestasional


Diabetes on the Epidemic of Type 2 Diabetes. Journal of American
Journal of Publick Health 2011; Volume 101, (1).173-179.
Elizabeth J. Crwin. Fotofisiologi. 2001. Buku Kedokteran EGC :
Jakarta.
Dornhorst A, Rossi M. Risk and prevention of type 2 diabetes in women
with gestational diabetes. Diabetes Care 1998;21(Suppl):B43-9.
American Diabetes Association. Gestational Diabetes Mellitus. Journal
of Diabetes Care 2004; Volume 27, Suppl 1: S88-S90.
Sievenpiper JL, Jenkins DJ, Josse RG, Vuksan V. Dilution of the 75-g
oral glucose tolerance test improves overall tolerability but not
reproducibility in subjects with different body compositions.Diabetes
Res Clin Pract 2001; 51(2): 87-95. PMID 11165688
Definition and Diagnosis of Diabetes Mellitus and Intermediate
Hyperglycemia" (pdf). World Health Organization. www.who.int. 2006.
Retrieved 2011-02-20.
Gaudier FL, Hauth JC, Poist M, Corbett D, Cliver SP. Recurrence of
gestational diabetes mellitus. Obstet Gynecol 1992;80:755-8.
Flegal KM, Carroll MD, Kuczmarski RJ, Johnson CL. Overweight and
obesity in the United States: prevalence and trends, 1960-1994. Int J
Obes Relat Metab Disord 1998; 22:39-47.
American Diabetes Association. Gestational Diabetes Mellitus. Journal
of Diabetes Care 2010; 32.

add footer here (go to view menu and choose header)

13

7/22/15

Metzger BE, Coustan DM, Organizing Committee. Summary and


recommendations of the Fourth International Workshop-Conference on
Gestational Diabetes Mellitus. Diabetes Care 1998;21:Suppl 2:B161B167.
Glazer NL, Hendrickson AF, Schellenbaum GD, Mueller BA. Weight
change and the risk of gestational diabetes in obese women.
Epidemiology 2004;15:733-7.
Buckley, et al. Gestational Diabetes Mellitus in Europe: Prevalence,
Current Screening Practice and Barriers to Screening. Journal of
Diabetec Medicine 2001; 844-854.
William F. Rayburn dan J. Cristoper Camy, Obstretri dan Ginekologi
2006. Widya Medika : Jakarta
Ogden CL, Carroll MD, Curtin LR, McDowell MA, Tabak CJ, Flegal
KM. Prevalence of overweight and obesity in the United States, 19992004. JAMA 2006;295:1549-55.
Lobner, K, Knopff, A, Baumgarten
, A, et al. Predictors of postpartum diabetes in women with gestational di
abetes mellitus. Diabetes 2006; 55:792.
Reece EA, Holford T, Tuck S, Bargar M, O'Connor T, Hobbins JC.
Screening for gestational diabetes: one-hour carbohydrate tolerance test
performed by a virtually tasteless polymer of glucose. Am J Obstet
Gynecol 1987; 156(1): 132-4. PMID 3799747.
Kim C, Berger DK, Chamany S. Recurrence of gestational diabetes
mellitus: a systematic review. Diabetes Care 2007; 30(5): 1314-9.
PMID 17290037.

add footer here (go to view menu and choose header)

14