Anda di halaman 1dari 5

No

Diagnosa Keperawatan / Masalah Kolaborasi


Ketidakefektifan Koping
Definisi: Ketidakmampuan untuk membentuk
penilaian valid tentang stressor, ketidakadekuatan
pilihan respons yang dilakukan, dan/atau
ketidakmampuan untuk menggunakan sumber daya
yang tersedia
Batasan karakteristik:
Perubahan dalam pola komunikasi yang biasa
Penurunan penggunaan dukungan sosial
Perilaku destruktif terhadap diri sendiri
Letih
Ketidakmampuan memperhatikan informasi
Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar
Pemecahan masalah yang tidak adekuat
Konsentrasi buruk
Gangguan tidur
Menggunakan koping yang mengganggu perilaku
adaptif
Faktor yang berhubungan:
Derajat ancaman yang tinggi
Ketidakmampuan untuk mengubah energi yang
adaptif
Tingkat percaya diri yang tidak adekuat dalam
kemampuan mengatasi masalah

Perencanaan
Tujuan dan Kriteria (NOC)
Intervensi (NIC)
Koping
Konseling
Setelah dilakukan tindakan
Aktivitas:
keperawatan selama 3 x 24 jam,
Mendemonstrasikan rasa empati,
klien dapat menyelesaikan masalah,
kehangatan
dengan kriteria hasil:
Menjelaskan tentang tujuan dari
Mengidentifikasi pola koping
konseling
yang efektif
Menggunakan teknik refleksi dan
Menggunakan strategi koping
klarifikasi untuk memfasilitasi ekspresi
yang efektif
Menjelaskan bagaimana perilaku
Menggunakan dukungan social
keluarga terhadap pasien
yang tersedia
Mendampingi pasin untuk
Melaporkan penurunan gejala fisik
mengidentifikasi kekuatan pasien dan
stress
memberi pujian pada pasien
Berikan pujian untuk ketrampilan yang
baru
Penyesuaian Psikososial:
Perubahan Hidup
Peningkatan Koping
Definisi: respon adaptif psikososial
Aktivitas:
terhadap perubahan hidup individu
Kenali dampak situasi kehidupan pasien
Setelah dilakukan tindakan
terhadap peran dan hubungan
keperawatan selama 3 x 24 jam,
Evaluasi kemampuan pasien dalam
klien dapat menyelesaikan masalah
membuat keputusan
ini, dengan kriteria hasil:
Gali bersama pasien metode yang
Mampu menentukan tujuan yang
digunakan pada masa sebelumnya dalam
realistis
menghadapi masalah hidup
Mengungkapkan optimisme
Tentukan kemungkinan terjadinya resiko
terhadap masa sekarang (saat ini)
menyakiti diri

Tingkat persepsi kontrol yang tidak adekuat

Mengungkapkan optimisme
terhadap masa depan
Mampu identifikasi strategi koping
Mampu menggunakan strategi
koping yang efektif
Mampu menggunakan dukungan
sosial yang ada

Anjurkan pasien untuk mengidentifikasi


gambaran perubahan peran yang realistis
Gunakan pendekatan yang tenang dan
meyakinkan
Turunkan rangsangan lingkungan yang
dapat disalahartikan sebagai suatu
ancaman
Gali alasan pasien terhadap kritik diri
Atur situasi yang mendukung otonomi
pasien
Hargai dan diskusikan respon alternative
terhadap situasi
Dukung penggunaan metode pertahanan
yang sesuai
Bantu pasien dalam mengidentifikasi
respon positif dari orang lain
Bantu pasien dalam mengklarifikasi
kesalahpahaman
Dukung pengungkapan secara verbal
tentang perasaan, persepsi, dan ketakutan

Diagnosa : Ketidakefektifan Koping


Tanggal
Selasa, 21 Juli
2015

Jam
11.00

Implementasi

Menanyakan keluhan klien


Mendemonstrasikan rasa empati, kehangatan
Menjelaskan tentang tujuan dari konseling
Menggunakan teknik refleksi dan klarifikasi untuk
memfasilitasi ekspresi

Evaluasi
S:O : terhadap diri sendiri (ADL kurang), lemas, lelah,
kepribadian tertutup, ketika ditanya menjawab sedikit,
senyum sedikit, tidak ada kontak mata saat diajak

Menjelaskan bagaimana perilaku keluarga terhadap


pasien
Mendampingi pasin untuk mengidentifikasi
kekuatan pasien dan memberi pujian pada pasien
Memberikan pujian untuk ketrampilan yang baru
Mengenali dampak situasi kehidupan pasien
terhadap peran dan hubungan
Mengevaluasi kemampuan pasien dalam membuat
keputusan
Menggali bersama pasien metode yang digunakan
pada masa sebelumnya dalam menghadapi masalah
hidup
Menentukan kemungkinan terjadinya resiko
menyakiti diri
Menganjurkan pasien untuk mengidentifikasi
gambaran perubahan peran yang realistis
Menggunakan pendekatan yang tenang dan
meyakinkan
Menurunkan rangsangan lingkungan yang dapat
disalahartikan sebagai suatu ancaman
Menggali alasan pasien terhadap kritik diri
Mengatur situasi yang mendukung otonomi pasien
Menghargai dan diskusikan respon alternative
terhadap situasi
Mendukung penggunaan metode pertahanan yang
sesuai
Membantu pasien dalam mengidentifikasi respon
positif dari orang lain
Membantu pasien dalam mengklarifikasi
kesalahpahaman

komunikasi, pasien tidak mampu mengekspresikan


perasaannya, pasien mau makan dengan instruksi.
A:
Koping : masalah belum teratasi
Penyesuaian psikososial: masalah belum teratasi
P:
Kaji keluhan klien
Bantu klien untuk mengekspresikan perasaan
Beri reinforcement positif terhadap kegiatan klien

Rabu, 22 Juli
2015

11.30

Mendukung pengungkapan secara verbal tentang


perasaan, persepsi, dan ketakutan
Menanyakan keluhan klien
Mendemonstrasikan rasa empati, kehangatan
Menggunakan teknik refleksi dan klarifikasi untuk
memfasilitasi ekspresi
Mendampingi pasin untuk mengidentifikasi
kekuatan pasien dan memberi pujian pada pasien
Memberikan pujian untuk ketrampilan yang baru
Mengenali dampak situasi kehidupan pasien
terhadap peran dan hubungan
Mengevaluasi kemampuan pasien dalam membuat
keputusan
Menggali bersama pasien metode yang digunakan
pada masa sebelumnya dalam menghadapi masalah
hidup
Menentukan kemungkinan terjadinya resiko
menyakiti diri
Menganjurkan pasien untuk mengidentifikasi
gambaran perubahan peran yang realistis
Menggunakan pendekatan yang tenang dan
meyakinkan
Menggali alasan pasien terhadap kritik diri
Mengatur situasi yang mendukung otonomi pasien
Menghargai dan diskusikan respon alternative
terhadap situasi
Mendukung penggunaan metode pertahanan yang
sesuai
Membantu pasien dalam mengidentifikasi respon
positif dari orang lain

S:O : pasien tampak murung, sering menyendiri, terlihat


sedih, pemenuhan ADL dengan instruksi, lemas, lelah,
pucat, tidak ada kontak mata saat diajak komunikasi,
menjawab pertanyaan sedikit, senyum sedikit
A:
Koping : masalah belum teratasi
Penyesuaian psikososial: masalah belum teratasi
P:
Kaji keluhan klien
Bantu klien untuk mengekspresikan perasaan
Beri reinforcement positif terhadap kegiatan klien

Membantu pasien dalam mengklarifikasi


kesalahpahaman
Mendukung pengungkapan secara verbal tentang
perasaan, persepsi, dan ketakutan
Kamis, 23 juli
2015