Anda di halaman 1dari 3

Tugas Akuntansi Biaya

Nama
: Jumadi
Nim : 12061110
A. Perhitungan harga pokok produksi di departemen A
>> Unit ekuivalensi
1.) BBB = 17.500 unit + (500 x 80%) = 17.900 unit
2.) BTK = 17.500 unit + (500 x 60%) = 17.800 unit
3.) BOP = 17.500 unit + (500 x 40%) = 17.700 unit
>> Perhitungan harga pokok per unit departemen A
Total Biaya Produksi
Unsur Biaya Produksi
Biaya Bahan Baku
Rp 53,700
Biaya Tenaga Kerja
Rp 89,000
Biaya Overhead Pabrik
Rp 35,400
Total
Rp 178,100

Unit Ekuivalensi

Biaya Produksi per unit

17,900
17,800
17,700

Rp
Rp
Rp
Rp

3
5
2
10

>> Perhitungan harga pokok produk selesai dan produk dalam proses departemen A
Harga pokok produk selesai yang ditransfer ke Departemen B:
17,500 unit x Rp 10 =
Harga pokok persediaan produk salam proses akhir:
1.) BBB = Rp 3 x 500 x 80% =
2.) BTK = Rp 5 x 500 x 60% =
3.) BOP = Rp 2 x 500 x 40% =

Rp

Rp 175,000
Rp 1,200
Rp 1,500
Rp 400

3,100

Jumlah biaya produksi Departemen A bulan Januari 2014

Tugas Akuntansi Biaya

Rp 178,100

Nama
: Jumadi
Nim : 12061110
B. Perhitungan harga pokok produksi di departemen B
>> Unit ekuivalensi
1.) BBB = 15.000 unit + (2.500 x 50%) = 16.250 unit
2.) BTK = 15.000 unit + (2.500 x 60%) = 16.500 unit
3.) BOP = 15.000 unit + (2.500 x 60%) = 16.500 unit

>> Perhitungan harga pokok per unit departemen B


Unsur Biaya Produksi
Total Biaya Produksi
Biaya Bahan Baku
Rp 16,250
Biaya Tenaga Kerja
Rp 16,500
Biaya Overhead Pabrik
Rp 49,500
Total
Rp 82,250

Unit Ekuivalensi

Biaya Produksi per unit

16,250
16,500
16,500

Rp 1
Rp 1
Rp 3
Rp 5

>> Perhitungan harga pokok produk selesai dan produk dalam proses departemen B
Harga pokok produk selesai yang ditransfer Departemen B ke Gudang:
Harga pokok dari Dept. A: 15.000 x Rp 10

Rp

150,000
Biaya yang ditambahkan oleh Dept. B: 15.000 x Rp 5

Rp
75,000

Total harga pokok produk jadi yang ditransfer Dept. B ke Gudang


15.000 x Rp 15 =
Harga pokok persediaan produk dalam proses akhir:
Harga pokok dari Dept. A: 2.500 x Rp 10 =
Biaya yang ditambahkan oleh Dept. B:
1.) BBB = Rp 1 x 2.500 x 50% =
2.) BTK = Rp 1 x 2.500 x 60% =
3.) BOP = Rp 3 x 2.500 x 60% =

Rp
225,000
Rp 25,000
Rp 1,250
Rp 1,500
Rp 4,500
Rp 7,250

Jumlah harga pokok persediaan produk dalam proses Dept. B

Rp 32,250

Total biaya produksi kumulatif Dept. B bulan Januari 2014

Rp 257,250