Anda di halaman 1dari 3

DISAHKAN OLEH

DIREKTUR

PANDUAN PRAKTIK
KLINIK
Tentang
Jl. Demang Lebar Daun No.
70 Palembang

KETUBAN PECAH
DINI

dr. Halipah Mahyuddin,


SpTHT,MM

Telp. 0711 - 311866 /


312866
Fax. 0711 - 355553
NOMOR DOKUMEN
: ...........................
REVISI KE :
NOMOR REVISI :
A. Pengertian
( Definisi )

TANGGAL :
TANGGAL :

Ketuban pecah sebelum pembukaan 5 cm pada kehamilan lebih


dari 20 minggu.

B. Anamnesis
C. Pemeriksaan
Fisik
D. Kriteria
Diagnosis

E. Diagnosis

Keluar cairan jernih dari vagina


Pemeriksaan inspekulo : terlihat cairan keluar dari ostium
uteri eksternum
Test lakmus ( + )

Ketuban Pecah Dini

F. Diagnosis
Banding

Fistula vesiko vaginal dengan kehamilan


Stress inkontinensia
Hidrorea

G. Pemeriksaan
Penunjang

Pemeriksaan leukosit darah


Bila > 15000/mm3, mungkin ada infeksi
USG : membantu dalam menentukan usia kehamilan, letak
janin, berat janin, letak plasenta, gradasi plasenta serta
jumlah air ketuban.
Menilai kesejahteraan janin
Disamping
pemeriksaan
USG,
dibutuhkan
pula
pemeriksaan kardiotokografi, untuk dapat menentukan
kegawatan janin secara dini. (CTG baru dapat dilakukan
setelah kehamilan > 32 mg tergantung kemampuan
perinatologi ).

H. Terapi

Konservatif
o Dirawat di rumah sakit
o Bila umur kehamilan < 32 - 34 mg, dirawat selama air
ketuban masih keluar atau sampai air ketuban tidak
keluar lagi.

Bila sudah 32 - 34 mg, maka pada usia kehamilan 35


mg dipertimbangkan untuk terminasi kehamilan
( bergantung pada kemampuan perinatologi )
Nilai tanda - tanda awal infeksi intra partum.
Nilai kesejahteraan janin, setelah kehamilan > 32 mg.
Pemberian :
o Antibiotic
o Tokolitik, bila ada kontraksi
o Vit C 1000 mg/hr
o Minum banyak 2000 cc/24 jam
Pematangan paru
o 2 mg dexametason / 3 hari
o Dapat diulang perminggu
Terminasi kehamilan, bila tanda - tanda IIP (+)
Pervaginam :
o Induksi oksitosin
o Bila kehamilan < 30 mgg atau TBF < 1500
( berdasarkan USG )
Secsio Caesarea : bila kehamilan > 30 mgg.
Aktif
o Bila kehamilan > 36 mgg : terminasi kehamilan
o Pervaginam : induksi / akselerasi oksitosin
o Syarat : nilai pelvic > 5
o Antibiotika profilaksis
Seksio caesarea :
o Indikasi SC missal CPD, letak lintang, gawat janin.
o Nilai pelvic < 5
o Infeksi intra partum, dimana persalinan pervaginam
tidak dapat diharapkan dalam waktu cepat ( <6
jam )
o Letak sungsang, primipara
o

I. Edukasi
J. Prognosis

Ad vitam : ad bonam
Ad sanationam : ad bonam
Ad funsionam : ad bonam

K. Tingkat Evidens

Class II

L. Tingkat
Rekomendasi

M. Penelaah kritis

1
2
3
4
5
6
7

Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.

Taufik Zein, Sp.OG


Indra Wahyu, Sp.OG
Teti Ernawati, Sp.OG
H. Arvid Tardan, Sp.OG
Dewi Rumiris, Sp.OG
Agus Sujono, SpOG
Agus Sunarto, Sp.OG

N. Indikator Medis

Suhu

: > 380C

O. Kepustakaan :

Leukosit

Saifuddin AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan


Maternal dan Neonatal, Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo.JNPK-KR-POGI Jakarta, 2002
Alam International, 2nd Edition, SOGC, 2003
HA, Nathan.LMD, (eds), Current Obstetric and Gynecologic
Diagnosis and Treatment, 9thed. International ed 2003,
P.McGraw Hill Co, New York. 2003

Disetujui oleh :
Ketua Komite Medis

: > 15.000

Dibuat Oleh :
Ketua SMF Kebidanan dan Penyakit
Kandungan

Dr. Mukhtar Ikhsan, Sp.P


Dr. Dewi Rumiris, Sp.OG