Anda di halaman 1dari 7

Inkontinensia Urin pada

Pasien Geriatri
Kelly
102012078
A3

Etiologi
Inkontinensia urin pada wanita dapat disebabkan

oleh berbagai hal antara lain:


1) Kehamilan
2) Proses melahirkan yang terlalu sering
3) Hysterectomy (pengangkatan rahim)
4) Kenaikan berat badan
5) Menopause

Etiologi
Pada inkontinensia urin akut,

penyebabnya adalah:
1. Delirium
2. Infeksi traktus urinarius
3. Obat-obatan
4. Psikologis
5. Output urin berlebihan
6. Mobilitas yang terbatas
7. Impaksi feses
.

Epidemiologi
Inkontinensia urin: wanita > pria.
Penelitian di Amerika
10-40% wanita lanjut

usia mengalami inkontinensia.


Hunskaar dan rekannya (2005)
prevalensi
inkontinensia urin pada wanita lanjut usia
mengalamipeningkatan yang stabil (30%-50%).
Inkontinensia yang sering terjadi
inkontinensia tipe campuran.
Terdapat hubungan antara inkontinensia dengan
menopause.

Patofisiologi
Proses berkemih normal dibagi menjadi 2 yaitu fase

pengisian dan fase pengosongan.


Otot detrusor berelaksasi
pengisian kandung
kemih
Otot kandung kemih berkontraksi
pengosongan
kandung kemih.
Ketika kandung kemih mulai terisi urin, rangsang saraf
diteruskan melalui saraf pelvis dan medula spinalis ke
pusat saraf kortikal dan subkortikal.
Ketika terjadi desakan berkemih, rangsang saraf dari
korteks disalurkan melalui medula spinalis dan saraf
pelvis ke otot detrusor.

Gejala Klinis
Inkontinensia campuran: urgensi + stres

1. Inkontinensia urgensi
a. Disfungsi neurologis
b. Sistitis
c. Obstruksi pintu keluar kandung kemih
d. Tingginya frekuensi berkemih
2. Inkontinensia stres
e. Tonus otot panggul yang buruk
f. Defisiensi sfingter uretra
g. Kelebihan berat badan
h. Keluarnya urin saat tekanan intra abdomen
meningkat