Anda di halaman 1dari 11

PERKEMBANGA

N AJARAN
ISLAM ABAD
PERTENGAHAN
Disusun oleh:
Adhista Ayu R

XI IPA 3 (02)

Dwi Wahyuni
Fuad Fachrudin
Lundi Anriasa
Nur Medisyaning
Rizki Wuri W

XI
XI
XI
K
XI

IPA 3 (08)
IPA 3 (16)
IPA 3 (20)
XI IPA 3 (26)
IPA 3 (32)

DINASTI
JENGISKHA
N

DINASTI
TIMUR LENK

KAUM
MAMLUK DI
MESIR

Fase
Kemunduran
Periode
Pertengah
an

SPANYOL

Fase Tiga
Kerajaan Besar

KERAJAAN
OTTOMAN
DI TURKI

KERAJAN
MUGHAL DI
INDIA

KERAJAAN
SAFAWI DI
PERSIA

LATAR BELAKANG PERKEMBANGAN


AJARAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN
Masa ini dimulai sejak hancurnya kota Bagdad pada
tahun 1258 M hingga pertengahan abad ke - 18 M.
Pada masa ini umat Islam khususnya di wilayah
jazirah Arab mengalami 2 fase, diawali dengan
berdirinya kesultanan - kesultanan besar Islam dan
diakhiri oleh fase kemunduran kesultanan besar pada
masa itu. Ditandai dengan Eropa Kristen Andaluasia
(Spanyol) melampaui pencapaian kaum muslimin.

Puncak kejayaan umat Islam terjadi di


masa khalifah Abdurahman ad Dakhil (756 785 M) dan Khalifah Harun ar rasyid (786 809). Pada masa itu hanya ada dua negara
super power, yaitu barat yang berkedudukan
di Cordova dan timur berkedudukan di
Bagdad. Keduanya sama-sama negara
pengetahuan, umat islam pernah berjaya
selama kurang lebih 7 abad (antara abad VII
s.d XIII). Kejayaan tersebut menumbuhkan

Ajaran Islam mengalami perkembangan pada


abad pertengahan walaupun perkembangannya
tidak sepesat pada periode klasik.
Di India Kerajaan Mogul telah melaksanakan
berbagai usaha dakwah pendidikan Islam
antara lain dengan membangun masjid-masjid
dan madrasah-madrasah. Pada madrasahmadrasah tersebut diajarkan ilmu tafsir, ilmu
hadis dan ilmu fikih yang merupakan mata
pelajaran pokok.

Sekelompok ulama India telah menyusun


sebuah kitab yang berjudulAl-Fatawa AlHindiyyah,berisi tentang kumpulan fatwa
Mazhab Hanafi dan dicetak dalam empat
jilid besar. Kitab ini disusun atas permintaan
penguasa kerajaan Mogul yakni Sultan Abu
Al-Muzaffar Muhyiddin Aurangzeb, sehingga
kitab ini dikenal dengan sebutanAl-Fatawa
Al-Alamgariyah.

Di Mesir ketika Dinasti Mamluk berkuasa


(1250-1517 M) telah muncul beberapa ulama
besar antara lain Ibnu Hajar Al-Asqalani
(1372-1449 M dan Ibnu Khaldun (1332-1406
M). Ibnu Hajar Al-Asqalani, selain sebagai
ulama besar beliau juga sebagai dosen, guru
besar, pimpinan akademi (madrasah),
hakim,mufti(pemberi fatwa), khatib, dan
penulis. Adapun lbnu Khaldun, terkenal
sebagai sejarawan dan Bapak Sosiologi

Perlu pula diketahui ulama-ulama besar lainnva yang


hidup pada abad pertengahan seperti :
Jalaluddin Al-MahallidanJalaluddin As-Suyuti.
mengarang KitabTafsir Jalalainyang terdiri dari dua
jilid. Kitab ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia.
Ibnu Kasir, mengarangTafsir Al-Quran AlAzimyang terdiri dari empat jilid. Kitab ini sudah
diterjemahkan ke dalarn bahasa Indonesia.
Imam An-Nawawi, mengarang Kitab HadisRiyad
as-Salihin. Kitab ini sudah diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia. Beliau juga menyusun kitab fIkih

Faktor-faktor yang mendorong


kemajuan peradaban umat
Islam

1. Faktor Intern
Konsistensi dan istiqamah umat
Islam kepada ajaran Islam
Ajaran Islam yang mendorong
umatnya untuk maju.
Islam sebagai rahmat seluruh
alam.
Islam sebagai keseimbangan

dustri dan perdagangan sampai ke du

majuan ekonomi, munculnya industri

abilitas politik yang kondusif.

enduduki jabatan.

pada orang-orang non Arab untuk

nguasa (khalifah) memberikan pelua

hasa Arab.

tuk menerjemahkan buku-buku ke da

ab (Persi, Yunani, dan lain-lain) ke Ba

rpindahnya para ilmuwan dari orang

Faktor Ekstern

ADA YANG MAU


BERTANYA?