Anda di halaman 1dari 51

KONSERVASI ENERGI PADA

KOMPRESSOR

OLEH
IR. PARLINDUNGAN MARPAUNG
HIMPUNAN AHLI KONSERVASI ENERGI (HAKE)

KOMPRESSOR
Kompressor berfungsi untuk menaikkan tekanan
udara atau gas dari level rendah menjadi lebih
tinggi - sama atau sedikit di atas tekanan yang
dibutuhkan oleh pengguna/konsumen.
Input daya kompressor mulai dari 5 horsepower
(hp) hingga lebih dari 50,000 hp.
Kompressor pada system udara tekan yang
menghasilkan tekanan > 20 psi.
Kompressor adalah salah satu pemanfaat listrik
yang cukup besar di industri.
2

POTENSI PENGHEMATAN ENERGI


Dari hasil survei Departemen
Energi Amerika (2003)
bahwa : 70 - 90 % dari energi
kompressor mejadi rugi-rugi
energi dalam bentuk : panas,
gesekan, salah penggunaan
dan kebisingan.
Sistem kompressors
merupakan area konservasi
energi penting di industri.
Penghematan Energi dapat
mencapai 20 hingga 50 %,
atau senilai puluhan/ratusan
juta rupiah per tahun.

SHANKY DIAGRAM SYSTEM UDARA TEKAN


(McKane and Medaris, 2003)

BIAYA OPERASI
Umumnya biaya operasi (listrik)
kompressor jauh lebih mahal dari
harga kompressor itu sendiri.
Pengelolaan sistem kompressor
yang benar dapat menghemat energi,
pemeliharaan, mengurangi downtime
dan meningkatkan produktifitas.

KOMPONEN UTAMA SISTEM KOMPRESSOR


(US DOE, 2003)

Sistem kompressor terdiri atas :


Intake air filters,
Inter-stage coolers,
After-coolers,
Air-dryers,
Moisture drain traps,
Receivers,
Piping network,
5

TYPE KOMPRESSOR
(US DOE, 2003)

TYPE KOMPRESSOR

Torak

Sentrifugal

Ulir.
7

KRITERIA UMUM PEMILIHAN KOMPRESSOR


(Confederation of Indian Industries)

PERBANDINGAN MASING-MASING KOMPRESSOR

KOMPRESOR TORAK
Tingkat pertama

Tingkat dua

Motor Penggerak

Pada kompressor tipe torak, sejumlah gas atau udara dikurung dalam suatu ruangan dan
volumenya secara mekanik dikurangi sehingga menyebabkan tekananya naik sebelum
kemudian dialirkan.
Tipe kompressor ini tersedia dengan berbagai konfigurasi dan paling sering adalah
horizontal, vertikal. Tipe Kompressor Vertical digunakan untuk kapasitas : 50 150 cfm.
Horizontal balance opposed compressors digunakan untuk kapasitas : 200 5000 cfm
dengan disain multi-stage dan sampai dengan 10,000 cfm dengan disain single stage.
10

SENTRIFUGAL KOMPRESSOR
(King, Julie)

Sentrifugal kompressor adalah kompressor dinamis. Energi dari


impeller yang berputar dengan kecepatan tinggi ditransfer ke
udara dengan cara merubah kecepatan dan tekanan.
Kecepatan udara yang tinggi dirubah menjadi tekanan dengan
cara mengurangi kecepatan pada difuser stasioner.
Tipe kompressor ini cocok untuk kapasitas besar yaitu di atas
12.000 cfm.

11

HIGH SPEED SINGLE STAGE COMPRESSOR

12

KOMPRESOR ULIR

Kompressor ulir adalah mesin positif displacement dengan


menggunakan sepasang rotor yang bersesuaian sebagai pengganti
piston untuk menghasilkan tekanan.
Ukurannya umumnya sekitar 30 hingga 200 hp atau 22 ke 150 kW.
13

TIPIKAL SISTEM UDARA BERTEKANAN

14

Sistem Udara Bertekanan


KOMPRESSOR

DISTRIBUSI

90 KW
15 Nm3/min

Spiral Fin
Welding

90 KW
15 Nm3/min
90 KW
15 Nm3/min
90 KW
15 Nm3/min

90 KW
15 Nm3/min

Tengki Penampung
6.2 Bars

90 KW
15 Nm3/min
90 KW
15 Nm3/min

PEMANFAATAN

Dessicant
Air Dryer

Cold Mill

Hot Mill

90 KW
15 Nm3/min

Compressor - 8 Unit.
4 on during rolling
2 on during non-rolling

15

KONSERVASI ENERGI PADA


KOMPRRESSOR

16

KIAT-KIAT PENGHEMATAN ENERGI SISTEM UDARA


BERTEKANAN

Operasikan pada tekanan serendah mungkin,


Usahakan udara masuk temperaturnya rendah,
Gunakan flat belt yang efisien energi,
Gunakan soft stater yang hemat energi,
Lakukan reengineering proses untuk menurunkan
penggunaan udara bertekanan,
Turunkan kebocoran,
Pisahkan tekanan tinggi dan rendah jika mungkin,
Pasang solenoid valve untuk menutup udara bertekanan
Mesin saat tidak beroperasi
Seluruh bagian-bagian jaringan

Jalur yang tidak berguna supaya dibongkar,


Mengoptimumkan frekwensi auto drain trap
Memanfaatkan air pendingin dari kompresor
Matikan jika tidak diperlukan
Bersihkan filter dan heat exchanger secara teratur,

17

(LANJUTAN)
Pertanyakanlah setiap titik penggunaan udara tekan.
Untuk kasus dimana volume alir udara lebih diperlukan daripada
tekanan, maka sebaiknya mengggunakan: Blower (Centrifugal blowers
atau roots blowers).
Hindari penggunaan udara bertekanan untuk keperluan pembersihan.
80-93% dari daya listrik kompressor di konversikan menjadi panas.
Dengan disain heat recovery yang baik sekitar 50-90% dari panas
tersebut dapat dimanfaatkan menjadi energi termal yang bermanfaat
seperti memanaskan air. Recovered heat typical adalah : Industrial
process heating, water heating, make up air heating, and boiler make
up water preheating.
Recoverable heat dari sistem kompressor tidak terlalu panas, namum
untuk keperluan tertentu sudah cukup memadai.

18

MINIMIZE TEKANAN OPERASI


Penurunan tekanan pada sistem kompressor selain
menghemat energi juga mengurangi kebocoran,
keausan pada bagian-bagian kompressor.
Oleh karena itu kemungkinan untuk menurunkan
tekanan keluar kompressor sebaiknya dijejaki di
pengguna akhir.

19

Penghematan energi dengan mengurangi tekanan

20

Setiap pengurangan 1 bar tekanan pada


delivery kompressor, konsumsi daya akan
turun sebesar 6 10 %.

21

CONTOH
Single state compressor : 250 cfm udara atmosfer
dikompres menjadi 110 psig oleh 2 kompressor.
Masing-masing kompressor digerakkan motor 25 HP full
load.
Kopmressor operasi 8000 jam per tahun.
Menurut konsumen udara tekan, tekanan dapat dikurangi
15 psi tanpa mengganggu kwalitas produksi.
Dari grafik penghematan daya (grafik ) jika tekanan awal
110 psi , diturunkan menjadi 95 psi, maka penghematan
daya adalah : 7.5 %
Penghematan biaya adalah :
= 7.5/100 x (2x 25) HP x 0.746 kW/HP x 8000 jam/tahun.
= 22.380 kWh/tahun
= Rp 11.19 juta pertahun (asumsi harga listrik Rp 500/kWh
22

MINIMIZE TEKANAN OPERASI


Single Stage Reciprocating & Kompressor Sentrifugal

23

MINIMIZE TEKANAN OPERASI


Two Stage Reciprocating & Kompressor Sentrifugal

24

SUHU UDARA INTAKE


KOMPRESSOR
Suhu udara masuk kompressor (intake) berpengaruh terhadap
konsumsi daya kompressor.
Operasi kompressor yang terus menerus menimbulkan energi
panas. Energi panas dilepas ke sekitar kompressor dan cendrung
menaikkan suhu ruangan (suhu udara/intake) kompressor.

Setiap suhu udara naik 3 C,


konsumsi daya naik 1 %

25

Setiap suhu udara intake naik 3 C, konsumsi


daya kompressor meningkat 1 % *).

*) Untuk menghasilkan output yang sama.


26

LOKASI PENGAMBILAN UDARA


Suhu udara masuk ke kompressor (intake air)
harus serendah mungkin.
Suhu udara tinggi membuat konsumsi daya
kompressor naik, dan massa alir udara menjadi
rendah.
Oleh karena itu

Lokasi intake air sebaiknya di luar ruangan.


Hemat energi.
27

Lokasi intake air

28

Intake air di dalam ruangan harus dihindari ,


Intake air dari basement tidak banyak pengaruh.

29

INTAKE POINTER LUAR


Intake air
Pointer

Jarin pada Intake


air Pointer

Filter intake harus dilindungi


dari hujan dengan penutup/hood
dan dari bahan padat dengan
screen/jaring.

Intake air harus diusahakan bersih


dan kering. Hindari agar tidak terlalu
dekat dengan drain atau exchause
lines.
30

INTAKE POINTER LUAR


Intake pointer sebaiknya di tempatkan terhindar dari cahaya matahari.
Atau pasang peneduh pada intake air kompressor.

Peneduh

31

PENDINGINAN PADA KOMPRESI PARSIAL


Pendinginan udara ke suhu intake semula setelah
kompressi parsial mengurangi daya kompressi
kompressor pada stage berikutnya.
Area ABCD menggambarkan daya atau kerja yang dihemat
dibandingkan dengan jika kompressi dilakukan secara
adiabatic tanpa pendinginan.
Suhu air pendingin kompressor merupakan parameter
operasi yang harus dimonitor.

32

CONTOH KASUS
Hasil pengukuran suhu pada supply cooling water
kompressor udara menunjukkan : 37 C (satu dari 2 fan
cooling tower tidak operasi).
Setelah fan cooling water dihidupkan suhu cooling water
supply menjadi 34 C.
Perbedaan data arus listrik (Amper) pada kompressor
sebelum dan sesudah fan cooling tower diaktifkan terukur
sebesar 6 %. Ini mengindikasikan adanya pemborosan
energi. Untuk kasus ini setiap suhu cooling water naik 1 C
akan memboroskan energi 2 %.
Petensi penghematan energi pada kompressor setara
dengan : 0.06 x 180 kW x 24 jam/hari x 300 hari/tahun.
= 77.760 .kWh per tahun, senilai Rp 42.7 juta.per tahun
(estimasi harga listrik 550 Rp/kWh).
33

Mengurangi pressure drop :


Kelebihan pressure drop akibat ukuran pipa, filter,
kopling dan hose yang tidak cocok adalah
reprensentasi pemborosan energi.
Mengurangi pressure drop : gunakan sistem tertutup

(loop) dengan dua jalur aliran .

34

PENURUNAN TEKANAN MINIMUM PADA


PIPA DISTRIBUSI
Pressure drop udara tekan timbul karena adanya aliran udara dalam
sistem distribusi dan pengolahan (treatment).
Desain yg baik, maka rugi-rugi tekanan kurang dari 10 % dari tekanan
discharge kompressor (dihitung dari tangki penerima (receiper tank)
hingga ke titik pengguna akhir).
Semakin panjang dan kecil diameter pipa distribusi semakin besar rugirugi tekanan yang timbul.
Pressure drop yang bisa diterima secara tipikal praktis di industri adalah :

0.3 bar pada header utama


0.5 bar pada sistem distribusi (lihat tabel)

35

INSTALASI PIPA
FITTING
Seperti pada pipa, fitting juga merupakan sumber pressure drop.
Pressure drop tipikal pada berbagai fitting diperlihatkan pada
tabel berikut.

36

INSTALASI PIPA MASUK


(INTAKE LINE)

Intake & Discharge line tidak boleh


dalam duck yang sama.

Pipa intake udara instalasi besar


harus dibuat penyangga. Jika tidak
berat instalasi akan membuat
alligment kompressor terpengaruh.
37

UKURAN PIPA INSTALASI (INTAKE LINE)

Pipa intake line yang panjang harus diperbesar diameternya


Setiap panjang pipa tambah 15 ft, maka diameter ditambah sekitar 2.
Selalu diusahakan diameter pipa intake lebih besar atau sama dengan
cylinder intake opening.

38

RECEIVER TANK
Ukuran pipa/discharge line ke
receiver tank harus sama atau
lebih besar dari outlet mesin
kompressor.
Hindari gesekan dan kerja
kompressor yang berlebihan
Usahakan agar radius belokan
sebesar mungkin.

39

SAVETY VALVE DAN SHUT OFF VALVE


Agar dipasang di antara kompressor dan receiver tank.

Shut off valve

Savety valve

40

Receiver tank
Sedekat mungkin dengan kompressor

41

Aftercooler dengan Separator.


.

Umumnya digunakan untuk pekerjaan besar.


Aftercooler mengkondensasikan uap air dan separator
memisahkan uap air dari adara

42

AFTER COOLER

Aftercooler dimaksudkan
untuk menjamin agar
supply udara bertekanan
ke konsumen dalam
keadaan kering.
Menghindari water
hammer.
Fan aftercooler agar tidak
diarahkan ke receiver tank.

Aftercooler

43

SISTEM TRANSMISSI

44

PEMELIHARAAN SISTEM TRANSMISSI

Sistem transmissi V-belt efisiensinya berkisar antara 70-90%, dengan


bertambahnya usia akan mengalami kemunduran atau pengurangan
efisiensi sekitar 4 % jika tidak terpelihara dengan baik.
Tegangan belt tidak sesuai (terlalu kendor maupun terlalu kencang) akan
mengakibatkan rugi-rugi energi :
Multiple belt, jika salah satu dari multiple belt gagal atau rusak , maka
seluruh belt harus diganti.
Hindari sedapat mungkin adanya perbedaan dari masing-masing multiple
belt.
Ukuran belt oversizing atau undersizing akan menghasilkan rugi-rugi
energy tambahan.
Sistem transmissi bertingkat yang diterapakan pada transmissi motor
kompressor menimbulkan rugi-rugi transmissi meningkat.

45

RUGI-RUGI SISTEM TRANSMISSI

46

MENCEGAH KEBOCORAN
Udara bocor sering terjadi pada
sambungan-sambungan.
Dalam banyak kasus udara bocor
terjadi karena penggunaan sealant
yang buruk atau tidak sesuai.
Pilihlah fitting/peralatan, hoses,
tubing yang berkwalitas dan
pasanglah dengan benar dengan
sealent yang bagus.
Peralatan yang tidak dioperasikan
sering juga menjadi tambahan
sumber kebocoran udara. Peralatan
yang tidak lagi beroperasi
sebaiknya diisolasi dari sistem
didtribusi dengan menggunakan
katup .

Sambungan

47

METODA PENCEGAHAN KEBOCORAN


Mendeteksi Kebocoran
Gunakan ultrasonik detector yang dapat mendeteksi desis frekuwensi
tinggi yang disebabkan oleh kebocoran udara.
Metoda sederhana yaitu dengan mengoleskan air sabun dengan kuas pada
tempat yang diduga bocor.

Menutup Kebocoran (perbaikan)


Pilih fiting yang kwalitas baik, disconnects, hose, turbin dan pasang secara
benar dengan seal yang baik.
Jalur ke peralatan yang tidak dioperasikan segera ditutup.
Menurunkan tekanan udara meminimkan kebocoran
Setelah dilakukan perbaikan lakukan evaluasi penghematan.

Program Pencegah Kebocoran


Program pencegahan kebocoran yang baik meliputi hal-hal sebagai berikut:
Identifikasi, penelusuran, perbaikan, verifikasi
Melibatkan karyawan pada fasilitas (bagian) yang menggunakan udara
bertekanan harus dilibatkan /bentuk tim penanggulangan.

48

BERSIHKAN FILTER DAN HEAT


EXCHANGER SECARA TERATUR

Uap air, debu maupun kotoran lainnya


pada udara intake kompressor akan
menempel pada filter dan komponen
dalam kompressor seperti valve,
impeller dan rotor.
Hal ini dapat mengurangi kapasitas
dan keausan pada kompressor.
Pemeliharaan secara teratur perlu
dilakukan.
49

PENUTUP
Kita harus peduli energi dan bijaksana
menggunakannya
Banyak yang belum menikmati energi.
Sisakan energi untuk generasi mendatang.

Terima Kasih

51