Anda di halaman 1dari 2

7.

Wajib Pajak akan diberikan Bukti Penerimaan


Elektronik sebagai tanda terima penyampaian
SPT Tahunan dalam hal hasil pengisian e-SPT
dinyatakan lengkap;
8. Hasil pengisian aplikasi e-SPT dinyatakan
lengkap apabila seluruh elemen data digitalnya
telah diisi.
Apakah e-SPT sama dengan e-Filing?
e-SPT adalah data SPT Wajib Pajak dalam bentuk
elektronik yang dibuat oleh Wajib Pajak dengan
menggunakan aplikasi e-SPT sedangkan e-Filing
adalah cara penyampaian e-SPT secara online dan
real time melalui internet.
Tata Cara Penyampaian SPT Tahunan PPh
secara e-Filing melalui http://www.pajak.go.id/

e-FIN

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Buka menu e-Filing di website DJP www.pajak.go.id


Lakukan registrasi akun e-Filing dengan mengisi Form
Registrasi e-Filing;
Pastikan alamat email dan nomor telepon seluler yang
dimasukan pada form registrasi valid dan aktif;
Wajib Pajak akan menerima username, password dan
tautan aktivasi akun e-Filing melalui email yang telah didaftarkan oleh Wajib Pajak, jika registrasi berhasil;
Klik link tautan aktivasi akun e-Filing atau salin link tersebut
ke browser untuk mengaktifkan akun
e-Filing;
Lakukan login ke akun e-Filing dengan NPWP sebagai
username.

e-FIN

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:

Account
Representative

Melalui KPP terdekat

Disampaikan secara
langsung kepada WP
atau kuasanya

Cara Mudah dan Cepat


Menyampaikan
SPT Tahunan Pajak Penghasilan

2. Mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak e-Filing

1. Mengajukan permohonan e-FIN

Syarat:
1. Mengisi Formulir Permohonan e-FIN;
2. Melampirkan fotokopi NPWP atau Surat Keterangan
Terdaftar dan Kartu Tanda Penduduk;
3. Melampirkan surat kuasa khusus dan fotokopi identitas
diri Wajib Pajak dalam hal permohonan disampaikan
oleh kuasa Wajib Pajak;
4. Membawa asli identitas diri Wajib Pajak atau kuasanya
e-FIN
untuk ditunjukkan kepada petugas pajak.

Kementerian Keuangan RI
Direktorat Jenderal Pajak

3. Menyampaikan SPT Tahunan secara e-Filing


melalui www.pajak.go.id
Buka menu e-Filing di website DJP www.pajak.go.id
Login ke akun e-Filing dengan memasukan username
(NPWP) dan password;
3. Pilih menu sesuai dengan jenis SPT yang hendak
disampaikan ;
4. Isi SPT menggunakan aplikasi e-SPT dengan benar,
lengkap dan jelas;
5. Jika status SPT kurang bayar, lakukan pembayaran dan
masukan kode NTPN ke aplikasi e-SPT;
6. Meminta kode verifikasi untuk penyampaian SPT;
7. Menerima kode verifikasi melalui email atau SMS;
8. Menandatangani e-SPT dengan mengisi kode verifikasi;
9. Mengirim e-SPT melalui menu yang disediakan;
10. Menerima bukti penerimaan elektronik.
1.
2.

Tata Cara Penyampaian SPT Tahunan


melalui e-Filing pada website
Direktorat Jenderal Pajak
(www.pajak.go.id)

Panduan ini bersifat informasi untuk memudahkan pemahaman


masyarakat mengenai peraturan terkait
Beberapa
ketentuan dalam panduan ini dapat berubah
mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku
Tahun penerbitan leaflet 2014
Nomor: PJ.091/KUP/L/001/2014-00

Penyampaian SPT Tahunan PPh


secara e-Filing bagi Wajib Pajak
Orang Pribadi yang menggunakan
Formulir 1770 S atau 1770 SS

Apa yang dimaksud dengan e-Filing?


e-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT
Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan
secara online dan real time melalui internet pada
website
Direktorat
Jenderal
Pajak
(http://www.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa
Aplikasi atau Application Service Provider (ASP).
Layanan e-Filing melalui website Direktorat Jenderal
Pajak hanya melayani penyampaian SPT Tahunan
Orang Pribadi yang menggunakan Formulir 1770 S
dan 1770 SS.
Apa syarat utama agar Wajib Pajak dapat
menyampaikan SPT Tahunan secara e-Filing?
Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh
secara e-Filing melalui website Direktorat Jenderal
Pajak (www.pajak.go.id) harus memiliki Electronic
Filing Identification Number (e-FIN).
Apa yang dimaksud dengan e-FIN?
Electronic Filing Identification Number (e-FIN) adalah
nomor identitas yang diterbitkan oleh Kantor

Pelayanan Pajak kepada Wajib Pajak yang


mengajukan permohonan untuk melaksanakan
e-Filing.
Bagaimana cara mengajukan permohonan untuk
memperoleh e-FIN?
Permohonan untuk memperoleh e-FIN dapat
disampaikan secara langsung ke Kantor Pelayanan
Pajak terdekat dengan cara sebagai berikut:
1. mengisi dan menandatangani Formulir
Permohonan e-FIN;
2. melampirkan fotokopi kartu Nomor Pokok
Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan
Terdaftar dan Kartu Tanda Penduduk;
3. menunjukkan surat kuasa khusus bermeterai
dan fotokopi identitas Wajib Pajak dalam hal
permohonan disampaikan oleh kuasa Wajib
Pajak;
4. membawa kartu identitas diri Wajib Pajak atau
kuasanya untuk ditunjukkan kepada petugas
pajak.

Berapa lama jangka waktu penerbitan e-FIN?


1. Kantor Pelayanan Pajak harus menerbitkan
e-FIN paling lama 1 (satu) hari kerja sejak
permohonan diterima dengan lengkap dan
benar;
2. e-FIN yang prosesnya sudah selesai,
disampaikan secara langsung kepada Wajib
Pajak atau Kuasa Wajib Pajak.

Apa yang harus dilakukan oleh Wajib Pajak setelah


memperoleh e-FIN agar dapat memanfaatkan
layanan e-Filing?
1. Wajib Pajak harus merndaftarkan diri melalui
website
Direktorat
Jenderal
Pajak
(www.pajak.go.id) paling lama 30 (tiga puluh)
hari kalender sejak diterbitkannya e-FIN;
2. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi Form
Registrasi e-Filing pada website DJP dan Wajib
Pajak diwajibkan untuk mencantumkan alamat
surat elektronik (email address) dan nomor
telepon seluler (handphone) yang valid dan
aktif sebagai sarana untuk pengiriman kode
verifikasi, notifikasi, dan Bukti Penerimaan
Elektronik pada proses e-Filing;
3. Setelah proses registrasi berhasil maka Wajib
Pajak akan menerima email yang berisi
username, password, dan tautan untuk
mengaktifkan akun e-Filing;
4. Dengan meng-klik link tautan atau menyalin
link tautan dalam browser maka akun e-Filing
sudah diaktifkan dan wajib Pajak dapat
melakukan login untuk masuk dalam akun
e-Filing.
Bagaimanakah cara menyampaikan SPT Tahunan
setelah memiliki akun e-Filing?
1. Wajib Pajak melakukan login pada akun e-Filing
dengan memasukan username dan password,
kemudian memilih menu sesuai dengan jenis
SPT yang hendak disampaikan;
2. Pemilihan menu tersebut akan mengarahkan
Wajib Pajak kepada aplikasi e-SPT yang sesuai
dengan jenis SPT yang dipilih.

3. Wajib Pajak mengisi SPT Tahunan secara online


melalui aplikasi e-SPT dengan memasukan data
yang benar, jelas dan lengkap pada setiap
elemen e-SPT.
Petunjuk dan tata cara pengisian yang tersedia
dalam website akan memberikan panduan
kepada Wajib Pajak;
4. Dalam hal hasil pengisian aplikasi e-SPT
menunjukan status kurang bayar, maka Wajib
Pajak harus mencantumkan Nomor Transaksi
Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti
pembayaran.
NTPN dapat diperoleh Wajib Pajak setelah
melakukan pelunasan atas jumlah pajak yang
kurang dibayar (PPh Pasal 29).
5. Setelah selesai mengisi e-SPT, Wajib Pajak harus
membubuhkan tanda tangan elektronik atau
tanda tangan digital sebelum disampaikan ke
Direktorat Jenderal Pajak.
6. Tanda tangan elektronik atau tanda tangan
digital dilakukan dengan mekanisme sebagai
berikut :
a. Wajib Pajak meminta kode verifikasi kepada
Direktorat Jenderal Pajak melalui menu
yang telah disediakan dalam website DJP
setelah selesai mengisi e-SPT;
b. Kode verifikasi tersebut akan dikirimkan
kepada Wajib Pajak melalui email yang
telah didaftarkan oleh Wajib Pajak pada
saat registrasi e-filing;
c. Wajib Pajak memilih data SPT, kemudian
mengirim e-SPT dengan memilih menu
yang tersedia dalam website;
d. Wajib Pajak memasukan kode verifikasi
yang telah diterima melalui email ke dalam
kotak isian (field) yang disediakan pada saat
proses pengiriman e-SPT.