Anda di halaman 1dari 6

PANDUAN PRAKTIK

KLINIK

DISAHKAN OLEH
DIREKTUR

Tentang
Jl. Demang Lebar Daun No. 70
Palembang

PRE EKLAMPSIA
BERAT
DAN EKLAMPSIA

dr. Halipah Mahyuddin,


SpTHT,MM

Telp. 0711 - 311866 / 312866


Fax. 0711 - 355553
NOMOR DOKUMEN
:
...........................
REVISI KE :
NOMOR REVISI :
A. Pengertian
( Definisi )

TANGGAL :
TANGGAL :

1. Pre-Eklamsiaadalahtimbulnyahipertensidisertai
protein
urindan edema akibatkehamilan, setelahumurkehamilan 20
mingguatausegerasetelahpersalinan.
Gejalainidapattimbulsebelum
20
minggupadapenyakittrofoblastik.
2. Eklampsiaadalahkelainanakutpadawanitahamil,
dalampersalinanataunifas,
yang
ditandaidengantimbulnyakejangdanataukoma,
sebelumnyawanitatadimenunjukkangejala
pre
eklampsia(
kejang
kejangbukantimbulakibatkelainanneurologik ).

B. Anamnesis
C. PemeriksaanFisik
D. Kriteria Diagnosis

Hipertensidalamkehamilan
PEB
Eklampsi
PEB :
1. TD sistolik 160 mmHg ataulebih
TD diastolik 110 mmHg ataulebih
TD initidakturunmeskipunibuhamilsudahdirawat di RS
danatausudahmengalamitirah baring selama 30
menit.
2. Proteinuria 5g/ 24 jam atau> 2 +
3. Oliguria, dieresis kurangdari 400 cc/ 24 jam
disertaipeningkatankadarkreatinin plasma.
4. Gangguanvisusdanserebral
5. Nyeri epigastrium ataunyeripadakuadrankananatas
abdomen
6. Edema paru - paru ( sianosis )
7. IUGR
8. Hiperrefleksia
9. Edema serebri
10.Adanya HELP Syndrome ( H-emolysis, EL-evated liver
enzyme, L-ow P-lattelet count ).
Eklampsi:
1. Hipertensi
2. Proteinuria dan / atau edema patologisdisertaikejang.

Klasifikasi :
Klasifikasihipertensikarenakehamilan :
o Hipertensi :
Kenaikantekanandiastolik 15 mmHg atau> 90
mmHg dalam 2 pengukuranberjarak 1 jam
atautekanandiastoliksampai 110 mmHg
Proteinuria ( - )
Kehamilan> 20 mgg
o Preeklampsiberat :
Tekanasistolik> 160 mmHg atautekanandiastolik>
110 mmHg
Protein ( + ) 2
Oliguria
Hiperefleksan
Gangguanpenglihatan
Nyeri epigastrium
o Eklampsi
Hipertensi
Proteinuria
dan
/
atau
edema
patologisdisertaikejang / penurunankesadaran
E. Diagnosis

Preeklampsiaberat
Eklampsia

F. Diagnosis Banding

G. Pemeriksaan
Penunjang

H. Terapi

Hipertensimenahun, kelainanginjal, epilepsy.


Hipertensikronik
:adanyahipertensi
yang
menetapolehsebabapapun,
yang
ditemukanpadaumurkehamilan< 20 mggatauhipertensi
yang menetapsetelah 6 minggupersalinan.
Superimposed
Pre-eklampsia
/
ekklampsiaadalahtimbulanya
preeklampsiaataueklampsiapadahipertensikronik.
Transient Hipertension
Timbulnyahipertensipadawanita yang tadinya normal
dantidakmempunyaigejalahipertensikronikatau
preeklampsia / eklampsia. Gejalainihilangsetelah 10
haripascapersalinan.
Urine lengkap
Darah :Hb, Leko, Ht, Trombosit, Bt, Ct, Asamurat,
Fungsihati, Fungsiginjal, Astrup, Elektrolit, Gol. Darah,
ECG, USG, CTG.

1. Sikapaktif
:upayapengakhirankehamilanpada
PEB
/
Eklampsiaolehkarenaadaindikasi.
Indikasi : satuataulebihkeadaan di bawahini
o Ibu
Kehamilanlebihdari 36 minggu
Adanyatanda / gejala impending eklampsia
Kegagalantindakan / terapikonservatif
Setelah
6
jam
terapimedikamentosaterjadikenaikantekanand
arah

Setelah
24
jam
terapimedikamentosakeadaanstqa
o Janin
Fetal distress
IUGR
o Laboratorium : HELLP Syndrome
Macam / carapersalinan
o Terminasikehamilan / beluminpartu
Induksipersalinan,
dilakukansetelah
30
menitpemberianmedikamentosa
Amniotomi + oxytocin, bilaskor Bishop 5 / lebih
Foley catheter + oxytocin drip, bilaskor Bishop
kurangdari 5
Sectiocaesareabilainduksigagal
Padaprimigravidacenderunguntuk section caesarea
o Terminasikehamilan / sudahinpartu
Kala I :
Fase
latent,
akselerasi
infuse
syntocinon,
faseaktif,
amniotomi,
bilasetelah
6
jam
belumpartus, terminasisesuaidengankeadaan /
persyaratan
Kala II :
Persalianpervaginamdiselesaikandenganpartusbu
atan ( ekstraksi vacuum / forcep )

2. Sikapkonservatif
:kehamilantetapdipertahankanolehkarenaumurkehamilanku
rangdari
35
minggudanjanindalamkeadaanbaik,
sertatidakadatanda
/
gejala
impending
eklampsia.
Pemberianmedikamentosasamadengansikapaktif,
hanya
MgSO4 diberikandosisawal 2 - 4 gr IV dilanjutkan 1 - 2 gr /
jam
3. PenangananterpaduGestosis :penangananpasien PEB /
eklampsiasecaratim yang terdiridari SMF Kebidanan, Anak,
Anesthesi, Neurologi, Kardiologi, PenyakitDalam, Penyakit
Mata. Tim bertemuuntuk monitoring minimal 1x dalam 3
bulan.
PenangananUmum PEB :
1) Rawat di kamarbersalin ( VK )
2) Lakukanpengamatan :keadaanumum, tekanandarah, nadi,
frekuensipernafasan, suhu, edema, reflex patella, dieresis.
Tulishasilpemeriksaanpadacatatan
medic.
Laporkanhasilpemeriksaankepadakonsulenkebidanan.
3) Konsulenkebidananmenetapkan
diagnosis
preeklampsiaberatdanumurkehamilansertamenetapkansikapak
tifataukonservatif. Catat di catatan medic.
4) Apabilakehamilansudahlebihdari
35
minggu,
makadiambilsikapaktif.
Sesuaidenganinstruksikonsulenkebidanan,
bidanmelakukan :
Ada tempatpasiendipindahkekamarbersalin ( VK ) :
Pemasangan infuse Dextrose 5 % : RL = 2 : 1 ( 60 - 120
cc / jam )
Pemasnagandauer catheter, ukur urine yang keluar.
Sebelummemberikansuntikan
MgSO4,
perhatikansyaratnya :
o Tersediaantidotumkalsiumglukonas 10 % / 10 cc

( 1g )
o Reflex patella positifkuat
o Frekuensipernafasanlebihdari 16 x permenit
o Produksi urine lebihdari 100 cc dalam 4 jam
Cara pemberian MgSO4
Loading dose 2 g intra vena selama 2 menitdanmasing masing 4 g intramuscular di bokongkiridankanan,
maintenance diberikan 4 g i.mdengan interval 6 jam,
bilatidakadatanda - tandaintoksikasiberupa :
Reflex patella lemah, RR kurangdari 16x permenit,
terapidiberikankalsiumgluconas
1
g/10
cc,
diberikanintravenadalam 3 menit.
Bilasetelahpemberian MgSO4 timbulkejang, berikanlagi
MgSO4 2 g iv dalam 2 menit( asalpemberian MgSO4
terakhirtelahlebihdari
20
menit
).
BilamasihkejangberikanAmobarbital 3 - 5 mg/kgBB iv pelan
- pelan.
Diuretikadiberikanbila :
Edema paru
Payahjantungkongestif
Edema anasarka
Antihipertensidiberikanbilasetelah 30 menit :
TD sistolik 180 mmHg ataulebih
TD diastolic 110 mmHg ataulebih
Bilapasiensadardiberikannifedipin sublingual 10 mg tiap
30 menit. Bila TD turun, digantiNifedipin Retard 3 x 5
mg. bila 2 x pemberianNifedipin sublingual TD tetap,
pengobatandigantidenganClonidin.
Bilapasientidaksadar, sepertipadaeklampsia, obat yang
diberikanadalahClonidin, dengancara :
1 amp Clonidin 0,15 mg, encerkandengan 9 cc
NaClfisatauaquadest, 5 cc suntukan iv pelan - pelan / 5
menit.
Tungguselama
5
menit,
bilabelumadapenurunanberikansisanyadalam 5 menit.
Dapatdiulangtiap 4 jam sampai TD normal.
Kardiotonikadiberikanbilaadatanda - tanda impending
DecompensatioCordis, dengankonsultasikardiologi. Obat
yang
diberikanCedilanid
D.
obat
0
obatsuportifdiberikanbilaadaindikasi.
Antibiotikabilaadatanda - tandainfeksi.
Antasida yang diberikanRanitidin HCL
Antipiretikadiberikanbilasuhu
rectal
38,50C
ataulebih.
Dapatdibantudenganpemberiankompresdinginatau alcohol.
Analgetikadiberikanbilapenderitakesakitan,
gelisahkarenakontraksirahim, dapatdiberikanPethidin HCL
50 mg imsekalisaja( selambat - lambatnya 2 jam
sebelumpartus ).
Konsultasidengan SMF lain : Mata, Neurologi, Kardio;ogi,
Interna, Anesthesi / ICU, KesehatanAnak.
PenangananPasienEkampsia
1) Pasienmasukmelalui IRD, diterimaolehperawatjaga.
2) Dokter
IRD
memeriksapasien,
membuat
diagnose
danmengatasikedaruratannya,
termasukmemberikan
MgSO4 2 g ivselama 2 menit.
3) Pasiendipindahrawatke VK ( kamarEklampsia )
4) Perawatan di kamarEklampsia :

Bidanmemeriksapasien,
mencatathasilpemeriksaandalamcatatan
medic,
melaporkannyakepadakonsulenkebidanan.
Konsulenkebidananmemeriksapasien,
membuat
diagnose danmembuatrencanatindakan.
Bidanmerawatpasien
/
memberikanterapi
/
melakukantindakansesuaidenganrencanakonsulenKebida
nan.
a. Berikan MgSO4 im 4 g di bokongkiri, 4 g di
bokongkanan( ingatsyaratpemberian MgSO4 ). Dosis
maintenance diberikan 4 g imtiap 6 jam.
b. Pasang infuse Dextrose 5 % : RL = 2 : 1 ( 60 - 120
tts/mnt )
c. PasangDauer catheter
d. Lakukanpengamatan :
Tekanandarah, nadi, pernafasan, tiap 15
menitdalam 1 jam pertama, selanjutnyatiap 30
menit.
Patella reflex tiap 2 jam
Dieresis tiap 6 jam
e. Tanda - tandaintoksikasi MgSO4 :
Reflex patella menurun / lemah
Frekuensipernafasankurangdari 16 x / menit
Terapiberikankalsiumglukonas 1 g ( 10% / 10cc
) iv pelan - pelan ( dalam 3 menit )
f. Perawatanpadaserangankejang :
Beri O2 4 - 6 liter/menit
Dirawat di kamareklampsia
Masukkansudiplidahkedalammulutpenderita
Kepaladirendahkan, daerahorofaringdihisap
Fiksasibadanpadatempattidurharuscukuplongg
ar, gunamenghindarifraktur
Berikan MgSO4 atauAmobarbital
g. Perawatanpenderitadengankoma :
Monitoring kesadaran / komadengan
Glasgow-Pittsburg-Coma-Scale
Perluperhatianpencegahan
decubitus
danmakananpenderita
Padakoma
yang
lama,
makanandiberikanmelaluipipanasogastrik
h. Pengobatansuportifsepertipada PEB
5) Penatalaksanaan obstetric
Sikapdasarsamadengan
PEB
aktif,
harusdiakhirikehamilan
Penatalaksanaan
obstetric
dilakukanbilasudahterjadistabilisasi ( pemilihan )
hemodinamikadan metabolism ibuyaitu 4 - 8 jam
setelahsatuataulebihkeadaan di bawahini :
o Setelahpemberianobatkejangterakhir
o Setelahpemberianobat anti hipertensiterakhir
o Penderitamulaisadar
Cara terminasikehamilansesuai Pre-eklampsiaBerat
I. Edukasi

J. Prognosis

Advitam : dubia ad malam


Adsanationam : dubia ad malam
Adfunsionam : dubia ad malam

K. Tingkat Evidens

Class III

L. Tingkat Rekomendasi

M. Penelaahkritis

1
2
3
4
5
6
7

Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.

N. IndikatorMedis

TekananDarah
Protein urin --- 3 hari : < 5 gr / 24 jam
<+2

O. Kepustakaan :

Saifuddin AB. BukuPanduanPraktisPelayananKesehatan


Maternal
dan
Neonatal,
YayasanBinaPustakaSarwonoPrawirohardjo.JNPK-KR-POGI
Jakarta, 2002
Alam International, 2nd Edition, SOGC, 2003
HA, Nathan.LMD, (eds), Current Obstetric and
Gynecologic
Diagnosis
and
Treatment,
9thed.
International ed 2003, P.McGraw Hill Co, New York. 2003

Disetujuioleh :
KetuaKomiteMedis

TaufikZein, Sp.OG
IndraWahyu, Sp.OG
TetiErnawati, Sp.OG
H. ArvidTardan, Sp.OG
DewiRumiris, Sp.OG
AgusSujono, SpOG
AgusSunarto, Sp.OG

DibuatOleh :
Ketua SMF
KebidanandanPenyakitKandungan

Dr. Mukhtar Ikhsan, Sp.P


Dr. Dewi Rumiris, Sp.OG