Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN PRAKTIK

KLINIK

DISAHKAN OLEH
DIREKTUR

Tentang
Jl. Demang Lebar Daun No.
70 Palembang

PENATALAKSANA
AN ABORTUS

dr. Halipah Mahyuddin,


SpTHT,MM

Telp. 0711 - 311866 /


312866
Fax. 0711 - 355553
NOMOR DOKUMEN
: ..........................
REVISI KE :
NOMOR REVISI :
A. Pengertian
( Definisi )

TANGGAL :
TANGGAL :

Abortus adalah pengeluaran hasil konsepsi sebelum usia


kehamilan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500
gram.
Klasifikasi :
Abortus Iminens :
Keadaan dimana perdarahan berasal dari intrauteri
yang timbul sebelum umur kehamilan lengkap 20
minggu dengan atau tanpa kolik uterus, tanpa
pengeluaran hasil konsepsi dan tanpa dilatasi
serviks.
Abortus Insipiens :
Keadaan perdarahan dari intrauteri yang terjadi
dengan dilatasi serviks kontinu dan progresif, tetapi
tanpa pengeluaran hasil konsepsi sebelum umur
kehamilan lengkap 20 minggu.
Abortus Inkompletus :
Keluarnya sebagian, tetapi tidak seluruh hasil
konsepsi sebelum umur kehamilan lengkap 20
minggu.
Abortus Kompletus :
Keluarnya seluruh hasil konsepsi sebelum umur
kehamilan lengkap 20 minggu.
Abortus Spontan :
Pengeluaran hasil konsepsi tidak disengaja sebelum
umur kehamilan lengkap 20 minggu.
Abortus diinduksi :
Penghentian kehamilan sengaja dengan cara apa
saja sebelum umur kehamilan lengkap 20 minggu.
Dapat bersifat terapi atau non terapi.
Abortus terapeutik :
Penghentian kehamilan sebelum umur kehamilan
lengkap 20 minggu karena indikasi yang diakui
secara medis, dan dapat diterima secara hokum.
Abortus habitualis :
Terjadinya tiga atau lebih abortus spontan berturut turut.
Abortus terinfeksi :
Abortus
yang
disertai
dengan
penyebaran
mikroorganisme dan produknya ke dalam sirkulasi
sistemik ibu.
Abortus septik :

Abortus yang terinfeksi dengan penyebaran


mikroorganisme dan produknya kedalam sirkulasi
sistemik ibu.
Missed abortion :
Abortus yang embrio atau janinnya meninggal
dalam uterus sebelum umur kehamilan 20 minggu,
tetapi hasil konsepsi tertahan dalam uterus selama
8 minggu atau lebih.

B. Anamnesis

Riwayat haid, gejala hamil, perdarahan pervaginam, nyeri


abdomen

C. Pemeriksaan Fisik

Fisik : umum, abdomen, pelvis

D. Kriteria Diagnosis

Anamnesis
Riwayat haid, gejala hamil, perdarahan pervaginam,
nyeri abdomen
Pemeriksaan
Fisik : umum, abdomen, pelvis
Tes tambahan : tes HCG, USG, tes koagulasi

E. Diagnosis

Abortus

F. Diagnosis Banding

Kehamilan ektopik

G. Pemeriksaan
Penunjang

H. Terapi

a. Pasien hamil muda dengan perdarahan dilakukan


pemeriksaan, dipisahkan :
o Abortus Imminens
o Abortus Insipiens
o Abortus Inkomplit
o Abortus Komplit
o Missed Abortion
b. Dinilai keadaan umum dan tanda vital. Syok harus
diatasi pertama kali.
c. Abortus Imminens dirawat konervatif, abortus
insipiens dan inkomplit dilakukan evakuasi dengan
cara
yang
sesuai,
abortus
komplit
dapat
dipulangkan.
d. Harus diwaspadai kemungkinan kehamilan ektopik.
e. Konseling pada pasien, motivasi KB.

USG

I. Edukasi
J. Prognosis

Ad vitam : dubia ad bonam


Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad funsionam : dubia ad bonam

K. Tingkat Evidens

Class II

L. Tingkat Rekomendasi

M. Penelaah kritis

1
2
3
4
5
6
7

Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Dr.

N. Indikator Medis

Penurunan Hb < 25 %
( USG )

O. Kepustakaan :

Saifuddin AB. Buku Panduan Praktis Pelayanan


Kesehatan Maternal dan Neonatal, Yayasan Bina
Pustaka
Sarwono
Prawirohardjo.JNPK-KR-POGI
Jakarta, 2002
Alam International, 2nd Edition, SOGC, 2003
HA, Nathan.LMD, (eds), Current Obstetric and
Gynecologic Diagnosis and Treatment, 9thed.
International ed 2003, P.McGraw Hill Co, New York.
2003

Disetujui oleh :
Ketua Komite Medis

Taufik Zein, Sp.OG


Indra Wahyu, Sp.OG
Teti Ernawati, Sp.OG
H. Arvid Tardan, Sp.OG
Dewi Rumiris, Sp.OG
Agus Sujono, SpOG
Agus Sunarto, Sp.OG

Dibuat Oleh :
Ketua SMF Kebidanan dan Penyakit
Kandungan

Dr. Mukhtar Ikhsan, Sp.P


Dr. Dewi Rumiris, Sp.OG