Anda di halaman 1dari 8

Laporan Kasus Kegiatan Family Folder

Theofilio Leunufna
102012065
FF7
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Alamat Korespondensi: Jalan Arjuna Utara No. 6 Jakarta 11510
theofilio.leunufna@civitas.ukrida.ac.id
Laporan Kasus
Puskesmas

: Kelurahan Tanjung Duren Selatan

Nomor register

: P3174040208

Data riwayat keluarga :


I. Identitas Pasien
a. Nama
b. Umur
c. Jenis kelamin
d. Pekerjaan
e. Pendidikan
f. Alamat

: Zulfikar Ghazali
: 63 Tahun
: Laki-laki
: Ketua RT
: Sarjana Ilmu Sosial (Tamat)
: Jl. Tanjung Duren Selatan 4 No. 14 RT 05/RW 02
Telepon: (021) 5674269

II. Riwayat Biologis Keluarga


a. Keadaan kesehatan sekarang : Baik
b. Kebersihan perorangan
: Baik
Dapat dikatakan baik karena terlihat dari hygiene
rambut, tangan, kaki dan pakaian yang digunakan
c.
d.
e.
f.
g.

Penyakit yang sering diderita


Penyakit keturunan
Penyakit kronis/menular
Kecacatan anggota keluarga
Pola makan

:
:
:
:
:

tampak bersih.
Hipertensi, angina pectoris & osteoarthritis
Hipertensi, yang juga dialami oleh ayah dan ibunya.
Baik
Pasien memiliki pola makan yang teratur tetapi sangat
suka mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak

h. Pola istirahat
i. Jumlah anggota keluarga
III. Psikologis Keluarga
a. Kebiasaan buruk
b. Pengambilan keputusan
c. Ketergantungan obat

gula, garam dan gurih serta makanan berlemak.


: Baik
: 4 orang, diantaranya isteri pasien dan 3 orang anak.
: Tidak ada yang merokok dan mengkonsumsi alkohol
: Keluarga, secara bersama-sama.
: 1

d. Tempat mencari pelayanan kesehatan : Puskesmas


e. Pola rekreasi
: Kurang
IV. Keadaan rumah/lingkungan
a. Jenis bangunan
b. Lantai rumah
c. Luas rumah
d. Penerangan
e. Kebersihan

f. Ventilasi

:
:
:
:
:

Permanen
Keramik
114 m2
Baik
Sedang
Kebersihan rumah pasien digolongkan sedang, karena

rumah pasien cukup bersih tapi agak berantakan.


: Baik
Ventilasi pada ruang keluarga dan tamu baik tapi tidak
pada

kamar.

menggunakan
g. Dapur
:
h. Jamban keluarga
:
i. Sumber air minum
:
j. Sumber pencemaran air
:
k. Pemanfaatan pekarangan
:
l. Sistem pembuangan air limbah
m. Tempat pembuangan sampah :
n. Sanitasi lingkungan
:
V. Spiritual Keluarga
a. Ketaatan beribadah
:

Karena
AC,

di

masing-masing

sehingga

pasien

kamar
menutup

ventilasinya.
Ada
Ada
Air galon
Tidak ada
Ada
: Ada
Ada
Baik
Baik
Pasien yang beragama Islam, selalu menjalankan sholat

5 waktu.
b. Keyakinan tentang kesehatan : Baik
VI. Keadaan Sosial Keluarga
a. Tingkat pendidikan

: Tinggi
Pasien lulusan perguruan tinggi dengan gelar S1 ilmu

sosial.
b. Hubungan antar anggota kel. : Baik
c. Hubungan dengan orang lain : Baik
Pasien adalah ketua RT didaerah setempat sehingga
selalu berinteraksi dengan penduduk sekitar dan
d. Kegiatan organisasi sosial
e. Keadaan ekonomi
VII. Kultural Keluarga
a. Adat yang berpengaruh
b. Lain-lain

lingkungan sosialnya.
: Baik
: Sedang (menengah ke atas)
: Adat Sumatera
: -

VIII. Daftar anggota keluarga


No
1
2
3
4

Nama
Sri
Zakaria
Zahara
Zamri

Tanggal
Lahir
22-8-1868
17-2-1995
11-1-2001
28-1-2004

Pekerjaan

Pendidikan

Ibu RT
Pelajar
Pelajar
Pelajar

SMA
Strata 1
SMA
SMP

Hubungan

Belum/Sudah

Keluarga
Istri
Anak
Anak
Anak

Menikah
Sudah
Belum
Belum
Belum

Domisili

Keadaan

Serumah/Tidak
Serumah
Serumah
Serumah
Serumah

Kesehatan
Baik
Baik
Baik
Baik

IX. Keluhan utama:


Kepala sering pusing.
X. Keluhan tambahan:
Nyeri dada dan sering merasa lemas.
XI. Riwayat penyakit sekarang:
Pasien menderita hipertensi dengan gejala sering mengalami pusing, lemas dan seringkali
nyeri di dada.
XII. Riwayat penyakit dahulu:
Terdapat riwayat hipertensi sejak umur 30 tahun dan mengaku telah didiagnosa menderita
angina pectoris sejak 21 tahun yang lalu dan juga menderita osteoarthritis sejak tahun 2007.
XIII. Pemeriksaan fisik:
Tekanan darah pada saat bertemu dengan pasien adalah 130/80 mmHg, suhu, nadi dan
pernapasan dalam batas normal. Berat badan 110 kg dan tinggi badan 176 cm. Namun
tekanan darahnya sering naik hingga 150/90 mmHg.
XIV. Diagnosis penyakit:
Hipertensi primer derajat I kronik.
XV. Diagnosis keluarga:
Hipertensi pada beberapa anggota keluarga.
XVI. Anjuran penatalaksanaan penyakit
a. Promotif:
Memberikan edukasi tentang faktor risiko dan dampak dari penyakit yang diderita,
dengan harapan pasien dapat menghindari faktor risiko dan dapat menerapkan pola
hidup bersih dan sehat.
b. Preventif:
Menjalankan pola atau gaya hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang
tidak tinggi kandungan kolesterolnya, mengurangi konsumsi makan berminyak dan
kandungan garam yang tinggi, berolahraga ringan, mengurangi aktivitas yang menguras
3

tenaga dan pikiran, menghindari stress, hindari makanan kacang-kacangan dan sayuran
hijau.
c. Kuratif:
1. bloker: Propanolol 2-3 X 10 mg/hari. Kontraindikasi: Asma, DM, gagal jantung.
2. Adrenergik neuron bloker: Reserpin 1-3 X 0,1 mg. Kontraindikasi: ulkus ventrikuli.
3. ACE-inhibitor: Captopril 2-3 12,5-25 mg.
d. Rehabilitatif:
1. Kontrol penyakit ke dokter minimal sebulan sekali.
2. Monitoring:
Tekanan darah
Kerusakan target organ :

Mata (Retinopati hipertensi)


Ginjal (Nefropati hipertensi)

Jantung (HHD)
Otak (Stroke)

3. Menyarankan pasien untuk berolahraga.


4.
XVII. Prognosis
5.
Penyakit
: Dubia ad bonam
6.
Keluarga
: Dubia ad bonam
7.
Masyarakat : Dubia ad bonam, karena bukan penyakit menular.
8.
XVIII. Resume:
9.

Berdasarkan pemeriksaan fisik pada Bapak Zulfikar Ghazali (63 tahun), yang ditemui

saat kegiatan family folder pada hari Rabu, 22 Juli 2015 diketahui bahwa pasien adalah
penderita hipertensi primer derajat I kronik karena sudah mengalami keadaan seperti ini
sejak berumur 30 tahun. Pasien rutin kontrol ke puskesmas dan sudah mengkonsumsi obat
penurun tekanan darah secara rutin. Pasien juga tergolong pada obesitas derajat II dengan
IMT sebesar 35.5 = (110 kg/(1,792m)), sehingga ia juga menderita osteoarthritis sejak tahun
2007. Rumah pasien tergolong cukup sehat dilihat dari adanya ventilasi, sirkulasi udara
dalam ruangan yang baik dan penerangan yang cukup. Jamban di rumah pasien juga cukup
bersih, lingkungan sekitar rumah dan pekarangan cukup bersih namun sedikit berantakan.
Pasien dianjurkan untuk melakukan pencegahan sekunder untuk mencegah komplikasi yang
dapat timbul dengan minum obat secara teratur, kontrol tekanan darah secara rutin minimal
1 bulan sekali dan olahraga secara teratur, memperbaiki pola makan dan melakukan hal-hal
yang terdapat dalam perilaku hidup sehat. Sedangkan keluarga pasien yang juga sebagai
kelompok resiko tinggi, dianjurkan untuk berperilaku hidup sehat sedini mungkin dan
mengontrol tekanan darah secara teratur dan hidup dengan pola makan yang sehat. Untuk
mencapai kesehatan yang menyeluruh hendaknya didukung pula oleh kondisi rumah yang
sehat, oleh karena itu pasien disarankan untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekitar
rumah yang harus didukung oleh pihak terkait untuk membuat tempat pembuangan sampah
yang adekuat dan terjangkau untuk pada penduduk sekitar.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30. Lampiran
31. Tampak depan, pekarangan rumah, dan tempat sampah diluar rumah
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.

40.
41.
42.
43.
44.
45. Ruang Tamu
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56. Dapur dan sumber air minum
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.

67.
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74. Kamar mandi dan toilet
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83. Hasil periksa laboratorium terakhir
84.
85.