Anda di halaman 1dari 57

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK10)

online.uwin.ac.id
Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program

Session Topic : Akuntansi Perusahaan


Manufaktur
Course : Pengantar Akuntansi
By Wrin B. Djamaludin, SE, MBA, M.Ak

Content

Part 1

Perusahaan Manufaktur

Part 2

Jurnal

Part 3

Neraca Lajur

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 3

Part1: Perusahaan Manufaktur

Perusahaan Manufaktur: Jenis & Definisi

Jenis Perusahaan
Agar dapat bertahan dalam percaturan bisnis,
setiap perusahaan harus memiliki produk utk dijual kepada masyarakat.
Dari hasil penjualan produk tersebut perusahaan akan memperoleh
penghasilan yg menjadi sumber utama pengembangan perusahaan.
Tanpa memiliki produk yg dapat dijual kepada masyarakat,
perusahaan tidak akan dapat hidup & mempertahankan keberadaannya.
Karena itu, produk yg dibutuhkan & akan dijual kepada masyarakat
merupakan satu keharusan bagi semua perusahaan
agar dapat mempertahankan kehidupan organisasinya.
>Perusahaan Manufaktur. Defn:
Perusahaan yg,
a. Membeli bahan baku,
b. Mengolahnya hingga menjadi produk jadi yg siap pakai &
c. Menjual kepada konsumen yg membutuhkannya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 5

Perusahaan Manufaktur: Jenis & Definisi (Lanjut)

Contoh:
a. Produk mie instant,
mengolah tepung terigu hingga menjadi mie instant &
menjualnya kepda masyarakat
b. Produsen pakaian,
mengolah kain menjadi kemeja &
menjualnya kepada masyarakat.

Q: Apa fungsi utama perusahaan manufaktur?


A: Sebagai jembatan antara,
perusahaan penghasil bahan mentah & konsumen yg membutuhkan
barang
yg memiliki nilai tambah lebih tinggi dari bahan mentah tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 6

Perusahaan Manufaktur: Jenis & Definisi (Lanjut)

Berbeda dgn perusahaan dagang yg membeli & menjualnya dalam


bentuk yg sama,
perusahaan manufaktur harus mengolah terlebih dahulu bahan baku atau
bahan mentah yg dibelinya
sebelum menjualnya kepada masyarakat.
Dalam proses pengolahan tersebut, perusahaan manufaktur membutuhkan
beban tambahan dgn..
berbagai bentuknya agar proses pemberian nilai tambah dapat
terealisasi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 7

Perusahaan Manufaktur: Aktivitas

Karena perusahaan manufaktur adalah,


perusahaan yg membeli & mengolah bahan baku menjadi barang yg siap
pakai,
maka secara keseluruhan transaksi di perusahaan manufaktur dapat di
ringkas kedalam bagan berikut ini:
Produsen
Bahan Baku

Menjual Bahan
Membeli

Perusahaan
Manufaktur

Menjual

Konsumen

Membeli Produk

Perusahaan manufaktur membeli bahan baku dari produsen bahan baku


atau dari pemasok/supplier bahan baku.
Bahan baku tersebut lalu diolah oleh perusahaan hingga menjadi barang
jadi yg siap pakai.
Utk mengolah bahan baku menjadi barang jadi,
perusahaan menambahkan bahan tambahan (bahan penolong) ke bahan
baku tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 8

Perusahaan Manufaktur: Aktivitas (Lanjut)

Utk mengolah bahan baku tersebut menjadi barang yg memiliki nilai


tambah,
dibutuhkan bantuan tenaga kerja yg secara langsung terlibat dalam
proses produksi.
Dan dalam proses pengolahan bahan baku tersebut dibutuhkan bantuan,
1. Mesin,
2. Gedung pabrik,
3. Pekerja tidak langsung,
4. Listrik,
5. Air.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 9

Perusahaan Manufaktur: Jenis Persediaan

Jenis Persediaan di Perusahaan Manufaktur


Karena perusahaan manufaktur berbeda dgn perusahaan dagang
yg membeli & menjualnya dalam bentuk yg sama,
sedangkan perusahaan manufaktur harus mengolah terlebih dahulu
bahan baku atau bahan mentah/Raw Material yg dibelinya
sebelum menjualnya kepada masyarakat,
maka jenis persediaan (stock) dalam perusahaan manufaktur dapat
dibedakan menjadi
Persediaan,
1. Bahan Baku. Defn:
Bahan dasar yg menjadi komponen utama suatu produk.
Bahan baku merupakan unsur utama dari suatu produk,
walaupun dalam produk tersebut terdapat unsur lain.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 10

Perusahaan Manufaktur: Jenis Persediaan (Lanjut)

a.
b.
c.

Contoh:
Kain adalah bahan baku dari pakaian,
Kayu adalah bahan baku dari meja,
Kulit adalah unsur utama dari sepatu serta tas.

2. Barang Dalam Proses. Defn:


Bahan baku yg telah diproses utk diubah menjadi barang jadi
tetapi hingga akhir suatu periode tertentu, belum selesai proses
produksinya.
Contoh:
a. Pakaian yg belum ada lengannya dalam industri garmen,
b. Meja tulis yg belum dihaluskan & belum di cat dalam industri mebel,
c. Sepeda motor yg belum dipasang mesinnya dalam industri
otomotif.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 11

Perusahaan Manufaktur: Jenis Persediaan (Lanjut)

3. Barang Jadi. Defn:


Bahan baku yg telah diproses menjadi produk jadi yg siap pakai &
siap dipasarkan,
Seperti: pakaian jadi, meja tulis, sepeda motor lengkap, televisi.
Perbedaan antara barang jadi & barang dalam proses terletak
pada kandungan beban di setiap jenis persediaan tersebut.
Dalam barang jadi telah terkandung 100% komponen beban yg
dibutuhkan,
sedangkan kandungan beban pada barang dalam proses kurang
dari 100% dari keseluruhan beban yg dibutuhkan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 12

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya

Utk mengubah bahan baku menjadi barang jadi,


perusahaan manufaktur memerlukan proses produksi yg membutuhkan
berbagai jenis biaya tambahan
selama berlangsungnya setiap fase produksi tersebut.
Akumulasi keseluruhan biaya dalam proses produksi akan menghasilkan
biaya produksi.
Karena itu, biaya produksi dalam perusahaan manufaktur terdiri dari,
berbagai jenis biaya yg terkait secara langsung dgn proses menghasilkan
barang jadi tersebut.
Biaya dalam perusahaan manufaktur dikelompokkan menjadi beberapa
kelompok menurut spesifikasi manfaatnya:
Biaya
1. Bahan Baku/Raw Material. Defn:
Biaya yg dikeluarkan utk membeli bahan baku yg telah digunakan demi
menghasilkan produk jadi tertentu dalam volume tertentu.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 13

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya (Lanjut)

Contoh: Harga beli


a. Kain per potong pakaian,
b. Kayu per unit meja.

2. Tenaga Kerja langsung. Defn:


Biaya yg dikeluarkan utk membayar pekerja yg terlibat secara langsung
dalam proses produksi.
Contoh: Tukang
a. Jahit dalam perusahaan garmen,
b. Kayu dalam perusahaan mebel.
Tidak semua pekerja yg terlibat dalam proses produksi selalu
dikategorikan kedalam biaya tenaga kerja langsung.
Hanya pekerja yg terlibat secara langsung dalam proses menghasilkan
produk perusahaan yg
dapat dikelompokkan sebagai tenaga kerja langsung.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 14

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya (Lanjut)

3. Overhead. Defn:
Berbagai macam biaya selain biaya bahan baku langsung & biaya tenaga
kerja langsung tetapi juga tetap dibutuhkan dalam proses produksi.
Termasuk dalam kelompok ini:
Biaya,
a. Bahan Penolong (bahan tidak langsung). Defn:
Bahan tambahan yg dibutuhkan utk menghasilkan produk tertentu.
Contoh:
1) Kain & kancing dibutuhkan utk menghasilkan pakaian,
2) Paku & cat dibutuhkan utk menghasilkan meja tulis.
Bahan penolong merupakan unsur bahan baku yg tetap dibutuhkan oleh
suatu produk jadi,
tetapi bukan merupakan unsur utama.
Tanpa bahan penolong, suatu produk tidak akan pernah menjadi produk yg
siap pakai & siap jual.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 15

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya (Lanjut)

b. Tenaga Kerja Penolong (tenaga kerja tidak langsung). Defn:


Pekerja yg dibutuhkan dalam proses menghasilkan suatu barang tetapi
tidak terlibat secara langsung dalam proses produksi.
Contoh: mandor para penjahit & tukang kayu, satpam pabrik.
Tenaga kerja penolong merupakan tenaga kerja yg tetap dibutuhkan,
tetapi tidak merupakan unsur tenaga kerja utama bagi suatu produk.
Akan tetapi, tanpa tenaga kerja penolong, proses produksi dapat
terganggu.
c. Pabrikasi Lain. Defn:
Biaya2 tambahan yg dibutuhkan utk menghasilkan suatu produk selain
biaya bahan penolong & biaya tenaga kerja penolong.
Biaya ini meliputi: Biaya
1) Listrik & air pabrik,
2) Telepon pabrik,
3) Penyusutan bangunan pabrik,
4) Penyusutan mesin.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 16

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya (Lanjut)

4. Pemasaran
Digunakan utk menampung keseluruhan beban yg dikeluarkan perusahaan
guna
mendistribusikan barang dagangnya hingga sampai ke tangan
pelanggan.
Beban ini mencakup: gaji salesman, komisi salesman, biaya iklan.
5. Beban Administrasi & Umum.
Digunakan utk menampung keseluruhan beban operasi kantor.
Biaya ini mencakup:
a. Gaji: Direktur, sekretaris.
b. Biaya: Listrik, telepon.
c. Beban penyusutan bangunan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 17

Perusahaan Manufaktur: Jenis Biaya (Lanjut)

Biaya2 yg dimiliki perusahaan manufaktur tersebut tidak digabungkan


menjadi satu kelompok biaya.
Kelima jenis biaya tersebut dikelompokan lagi menjadi 2 kelompok besar
biaya.
Pengelompokan tersebut berguna utk memilah dgn jelas jenis biaya2 yg
terakumulasi & membentuk suatu produk, serta
biaya2 yg berkaitan dgn aktivitas operasi.

Biaya2 tersebut dikelompokkan ke dalam 2 kelompok besar:


Biaya,
A. Produksi. Biaya
1) Bahan Baku langsung
2) Tenaga Kerja langsung
3) Overhead
B. Operasi. Biaya
1) Pemasaran
2) Administrasi & Umum
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 18

Perusahaan Manufaktur: Arus Biaya

Karena perusahaan manufaktur harus mengubah & memproses bahan baku


menjadi barang dalam proses serta
kemudian menjadi barang jadi, sedangkan
biaya yg dibutuhkan dalam proses produksi tersebut terdiri dari biaya,
1. Bahan baku,
2. Tenaga kerja langsung, &
3. Overhead,
maka hubungan antara setiap komponen biaya tersebut dgn setiap jenis
persediaannya adalah sebagai berikut:
Gabungan dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, & overhead akan
membentuk biaya produksi.
Jika ketiga komponen biaya tersebut masing2 belum mencakup 100% dari
kebutuhan biaya produksi per unit output,
maka gabungan ketiganya akan membentuk persediaan Barang dalam
proses.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 19

Perusahaan Manufaktur: Arus Biaya (Lanjut)

Jika gabungan ketiga komponen biaya itu masing2 telah mencapai 100%,
maka akan membentuk Barang Jadi.
Itu berarti perbedaan antara barang jadi & barang dalam proses
terletak pada kandungan biaya dalam setiap jenis persediaan.
Dalam barang jadi telah terkandung 100% komponen biaya yg
dibutuhkan,
sedangkan kandungan biaya barang dalam proses kurang dari 100% dari
keseluruhan biaya yg dibutuhkan.

Bahan Baku
Tenaga Kerja

Bahan dalam
Proses

Barang Jadi

Overhead

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 20

Perusahaan Manufaktur: Ilustrasi

Ilustrasi berikut mungkin dapat memperjelas pemahaman tentang


pengelompokan biaya di perusahaan manufaktur.
PT. Sandang Indah adalah,
sebuah produsen pakaian jadi yg berkedudukan di Jakarta.
Perusahaan ini menggunakan Bahan,
a. baku: kain, &
b. penolong: kancing, benang, serta aksesoris.
Dalam perusahaan ini, lokasi kantor administrasi, pemasaran, &
pabrik terpisah satu dgn lainya.
Pada akhir bulan September 2012, staf akuntansi yg baru menyusun
laporan posisi keuangan saldo seperti berikut:

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 21

Perusahaan Manufaktur: Ilustrasi (Lanjut)

Biaya pemakaian kain


Biaya pemakaian kancing
Biaya pemakaian benang
Biaya pemakaian aksesoris
Upah tukang jahit
Gaji Mandor Produksi
Gaji satpam pabrik
Gaji salesman
Komisi salesman
Gaji karyawan kantor pemasaran
Gaji karyawan administrasi

Powered by HarukaEdu.com

97.000.000
4.700.000
9.900.000
6.600.000
27.000.000
4.700.000
1.200.000
2.000.000
6.000.000
8.200.000
7.400.000

- 1507PAK10-

Hal 22

Perusahaan Manufaktur: Ilustrasi (Lanjut)

Biaya listrik, air & telepon Pabrik


Biaya listrik, air, telepon kantor pemasaran
Biaya listrik, air, telepon kantor administrasi
Biaya bunga
Biaya penyusutan bangunan pabrik
Biaya penyusutan gedung kantor pemasaran
Biaya penyusutan gedung kantor administrasi
Biaya penyusutan mesin pabrik
Biaya penyusutan kendaraan pemasaran
Biaya penyusutan kendaraan direksi
Biaya angkut penjualan
Biaya iklan
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

7.400.000
3.400.000
4.700.000
14.500.000
2.600.000
1.200.000
1.300.000
2.600.000
900.000
700.000
2.900.000
9.400.000
Hal 23

Perusahaan Manufaktur: Ilustrasi (Lanjut)

Berdasarkan data tersebut, biaya2 ini dapat dikelompokkan ke dalam


kelompok biaya berikut:
1.
2.
3.
a.

b.

c.

Biaya Pemakaian Kain


Upah Tujang jahit
Biaya Overhead:
Biaya Bahan Penolong:
Biaya pemakaian kancing
Biaya pemakaian benang
Biaya pemakaian aksesoris
Biaya Tenaga Kerja Penolong:
Gaji mandor produksi
Gaji satpam pabrik
Biaya Pabrikasi Lain:
Biaya air, listrik, telepon
Biaya penyusutan bangunan
Biaya penyusutan mesin
Biaya Produksi

Powered by HarukaEdu.com

97.000.000
27.000.000

4.700.000
9.900.000
6.600.000

21.200.000

4.700.000
1.200.000

5.900.000

7.400.000
2.600.000
2.600.000
- 1507PAK10-

12.600.000
163.700.000
Hal 24

Perusahaan Manufaktur: Ilustrasi (Lanjut)

4.
a.

b.

Biaya Komersial
Biaya Pemasaran:
Gaji Salesman
Komisi Salesman
Gaji karyawan Kantor Pemasaran
Biaya listrik, air, telepon
Biaya penyusutan kantor pemasaran
Biaya penyusutan kendaraan
Biaya angkut penjualan
Biaya iklan
Biaya Administrasi & Umum:
Gaji Karyawan Administrasi
Biaya listrik, air & telepon
Biaya penyusutan kantor administrasi
Biaya penyusutan kendaraan
Biaya Bunga
Biaya Komersial Total

Powered by HarukaEdu.com

2.000.000
6.000.000
8.200.000
3.400.000
1.200.000
900.000
2.900.000
9.400.000
7.400.000
4.700.000
1.300.000
700.000
14.500.000
- 1507PAK10-

34.000.000

28.600.000
62.600.000
Hal 25

Part2: Jurnal

Jurnal: Pencatatan Transaksi

Secara umum,
metode pencatatan transaksi harian umum maupun pencatatan jurnal
penyesuaian
dalam perusahaan manufaktur tidak berbeda dgn perusahaan dagang.
Setiap transaksi atau keterangan yg ada dicatat sesuai dgn akun yg
terlibat dalam transaksi tersebut.
Akan tetapi, karena perusahaan manufaktur memiliki struktur biaya yg
lebih komplek dibanding perusahaan dagang,
maka diperlukan catatan yg lebih terinci berkaitan dgn transaksi tersebut.
Apalagi dalam kelompok biaya yg berbeda sering kali terdapat
beberapa akun yg memiliki nama yg sama.
Sebagai contoh: dalam kelompok biaya pemasaran & administrasi serta
kelompok biaya overhead
sering kali masing2 memiliki akun biaya listrik, telepon & air.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 27

Jurnal: Pencatatan Transaksi (Lanjut)

Namun karena berada dalam kelompok akun yg berbeda,


setiap akun harus menggunakan nomor & nama yg berbeda utk
memperkuat penjelasan bahwa
biaya2 yg sama itu berada dalam kelompok biaya yg berbeda.

# Ilustrasi berikut mungkin dapat memperjelas pemahaman tentang


pencatatan transaksi & pengalokasian biaya di perusahaan manufaktur.
PT. DoMiNo adalah,
sebuah produsen pakaian anak2 yg berlokasi di Bandung.
Perusahaan ini menggunakan kain & kaos sebagai bahan baku utamanya,
dan menggunakan benang, kancing, & aksesoris pakaian sebagai bahan
penolongnya.
Perusahaan ini memiliki lokasi gedung administrasi, kantor pemasaran, &
pabrik yg terpisah satu sama lain, tetapi berada di satu area yg sama.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 28

Jurnal: Pencatatan Transaksi (Lanjut)

Beberapa aktivitas transaksi yg dilakukan perusahaan ini yg memerlukan jurnal


yg lebih rinci adalah sebagai berikut:
Dibayar biaya listrik total Rp. 22juta & dari total tersebut sebesar 60%
dibebankan pada pabrik,
sebesar 20% dibebankan pada kantor administrasi & sisanya dibebankan
pada kantor pemasaran.
Utk mencatat transaksi ini,
sebenarnya cukup mendebet biaya listrik & mengkredit kas sebesar Rp.
22juta.
Namun, karena biaya listrik tersebut dibagi kedalam 3 kelompok biaya yg
berbeda, maka pencatatannya adalah sebagai berikut:

Biaya Listrik Overhead


Biaya Listrik Pemasaran
Biaya Listrik Administrasi
Kas
Powered by HarukaEdu.com

13.200.000
4.400.000
4.400.000
22.000.000
- 1507PAK10-

Hal 29

Jurnal: Pencatatan Transaksi (Lanjut)

Dibayar gaji satpam sebesar Rp. 36juta.


Dari total gaji tersebut, sebesar Rp. 16juta dibebankan ke pabrik &
sisanya dibebankan secara merata kepada kantor administrasi & pemasaran
(karena menggunakan satpam juga).
Mirip jurnal sebelumnya,
utk mencatat transaksi ini sebenarnya cukup mendebet gaji pegawai &
mengkredit akun kas sebesar Rp. 36juta.
Namun karena gaji pegawai tersebut harus dialokasikan ke dalam
kelompok biaya yg berbeda, maka jurnalnya adalah:
Gaji Pegawai Overhead
Gaji Pegawai Pemasaran
Gaji Pegawai Administrasi
Kas

Powered by HarukaEdu.com

16.000.000
10.000.000
10.000.000
36.000.000

- 1507PAK10-

Hal 30

Jurnal: Pencatatan Transaksi (Lanjut)

Q: Apakah fungsi dari pemberian keterangan yg lebih terinci dalam


jurnal transaksi tersebut?
A:
Utk mempermudah proses posting setiap transaksi ke akun &
kelompok yg tepat dibuku besar.
Jadi, pada waktu menyusun laporan posisi keuangan saldo
pengelompokan akun menjadi lebih mudah & jelas.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 31

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan

Tidak berbeda dgn perusahaan dagang,


perusahaan manufaktur harus menyusun laporan keuangan setiap akhir
periode akuntansi
utk memberikan informasi tentang hasil usaha & kondisi keuangan
perusahaan selama satu periode tertentu.
Sebagaimana umumnya perusahaan lain,
laporan keuangan yg disusun adalah Laporan,
a. Laba Rugi,
b. Perubahan Laba Ditahan,
c. Posisi Keuangan &
d. Arus Kas.
Diantara 4 laporan keuangan tersebut, tidak ada yg berbeda urutan
maupun komposisinya dgn laporan keuangan perusahaan dagang.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 32

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Hanya di laporan laba rugi terdapat 1 komponen tambahan, yaitu laporan


beban pokok produksi.
>Laporan Beban Pokok produksi. Defn:
Laporan tentang biaya total yg dikeluarkan oleh suatu perusahaan utk
memproduksi sejumlah barang selama satu periode tertentu.
Itu berarti dalam laporan Beban Pokok Produksi harus tercakup laporan
tentang total biaya,
a. bahan baku,
b. tenaga kerja langsung, &
c. overhead
yg dikeluarkan selama periode tertentu.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 33

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Persediaan awal bahan baku


Pembelian bahan baku
Persediaan total bahan baku
Persediaan akhir bahan baku
Biaya bahan baku
Biaya Tenaga Kerja Langsung
Biaya Overhead
Biaya Produksi

XXX
XXX +
XXX
XXX XXX
XXX
XXX+
XXX

Karena itu, ketika menyusun neraca lajur,


jika biasanya perusahaan jasa & dagang menggunakan neraca lajur 12
kolom,
maka perusahaan manufaktur memerlukan 2 kolom tambahan utk menyusun
laporan harga pokok produksi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 34

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

# Ilustrasi berikut mungkin akan memperjelas pemahaman tentang


penyusunan laporan keuangan di perusahaan manufaktur.
PT. Kalkulasindo adalah,
produsen kalkulator yg berlokasi di Bandung.
Pada akhir bulan September 2012, akuntan perusahaan tersebut
menyajikan laporan posisi keuangan saldo sebagai berikut:
Kas & bank
Piutang usaha
Persediaan barang jadi
Persediaan barang dalam proses
Persediaan bahan baku
Perlengkapan kantor
Aset tetap
Akumulasi penyusutan aset tetap
Powered by HarukaEdu.com

144.000.000
160.000.000
158.000.000
46.000.000
72.000.000
52.000.000
321.000.000
32.000.000
- 1507PAK10-

Hal 35

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

# Ilustrasi
Utang
usahaberikut mungkin akan memperjelas pemahaman tentang
162.000.000
penyusunan laporan keuangan di perusahaan manufaktur.
Utang bank
300.000.000
Modal saham
350.000.000
PT. Kalkulasindo adalah,
Laba
ditahankalkulator yg berlokasi di Bandung.
51.000.000
produsen
Dividen
56.000.000tersebut
Pada akhir bulan September 2012, akuntan perusahaan
menyajikan laporan posisi keuangan saldo sebagai berikut: 435.000.000
Penjualan
Pembelian bahan baku
129.000.000
Biaya tenaga kerja langsung
48.000.000
Biaya bahan penolong
22.000.000
Biaya tenaga kerja penolong
28.000.000
Biaya pabrikasi lain
31.000.000
Biaya pemasaran
34.000.000
Biaya umum & administrasi
29.000.000
Total
1.330.000.000 1.330.000.000
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 36

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Keterangan lain:
Pada akhir bulan September 2012,
a. Perlengkapan kantor yg tersisa sebesar
Persediaan,
b. Barang jadi sebesar
c. Barang dalam proses sebesar
d. Bahan baku sebesar
e. Biaya penyusutan aset tetap sebesar

Rp. 44juta
Rp. 122juta
Rp. 32juta
Rp. 47juta
Rp. 3.5juta

# Berdasarkan data tersebut, jika dibuat neraca lajur & laporan keuangan
akan dihasilkan kertas kerja laporan keuangan seperti berikut:
Seperti dalam proses penyusunan laporan keuangan di perusahaan jasa &
dagang, yaitu
berdasarkan neraca saldo yg telah disusun yg diperoleh dari saldo
setiap akun yg dimiliki perusahaan pada akhir periode tertentu, &
dicatat di kolom pertama dalam neraca lajur.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 37

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Kolom kedua berupa,


kolom utk menyesuaikan beberapa akun yg belum dicatat atau perlu
disesuaikan karena belum tepat.
Dalam kasus PT. Kalkulasindo, hal ini mencakup
Biaya,
a. pemakaian perlengkapan selama periode tersebut,
b. penyusutan aset tetap, &
Saldo,
c. persediaan bahan baku,
d. barang dalam proses, serta
e. barang jadi
pada akhir bulan September 2012 yg menjadi dasar perhitungan beban
pokok produksi.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 38

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Utk mencatat & menyesuaikan saldo persediaan bahan baku & saldo
persediaan barang dalam proses
digunakan akun ikhtisar beban pokok produksi,
karena keduanya merupakan komponen utk menghitung beban pokok
produksi.
Sedangkan utk menyesuaikan saldo persediaan barang jadi
digunakan akun ikhtisar laba rugi, karena merupakan komponen beban
pokok penjualan.

Kolom Ketiga, berbeda dgn neraca lajur perusahaan dagang,


berisi lajur beban pokok produksi.
Dalam lajur ini, kolomnya berupa daftar akumulasi biaya produksi yg
terdiri dari
Biaya,
a. Bahan baku langsung,
b. Tenaga kerja langsung &
c. Overhead.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 39

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Penjumlahan dari ketiga biaya ini kemudian ditambahkan lagi dgn


persediaan barang dalam proses pada awal periode, &
kemudian dikurangi dgn persediaan barang dalam proses pada akhir
periode.
Hasilnya merupakan harga pokok produksi yg dikeluarkan perusahaan
tersebut pada periode bersangkutan.
Kolom keempat berupa laporan laba rugi dari perusahaan bersangkutan.
Dalam kolom ini, harga pokok produksi yg telah diketahui pada kolom
sebelumnya ditambahkan dgn
persediaan barang jadi pada awal periode & kemudian dikurangi dgn
persediaan barang jadi pada akhir periode tersebut.
Hasil dari pengurangan tersebut lalu dikurangi lagi dgn biaya operasi atau
biaya komersial, yg berupa
kelompok biaya pemasaran & kelompok biaya administrasi & umum.
Selisih dari pengurangan tersebut adalah laba usaha sebelum pajak (EBT
Earning Before Tax) milik perusahaan bersangkutan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 40

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Kolom kelima berisi laporan posisi keuangan perusahaan,


berupa daftar kekayaan yg dimiliki perusahaan beserta sumber harta
tersebut diperoleh.
Termasuk dalam kolom ini adalah akun dividen yg merupakan jumlah
dividen yg dibagikan pada periode tersebut &
dicatat di sisi debet, serta laba usaha yg diperoleh pada periode tersebut
& dicatat di sisi kredit.
Setelah neraca lajur selesai,
maka berdasarkan catatan pada kolom beban pokok produksi & kolom
laporan laba rugi,
akuntan perusahaan dapat menyusun laporan laba rugi dgn hanya
memindahkan dari neraca lajur.
Penjualan dikurangi dgn harga pokok penjualan akan menghasilkan laba
kotor.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 41

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Dan laba kotor yg diperoleh itu lalu dikurangi dgn biaya operasi utk
menghasilkan laba usaha sebelum pajak.
Akan tetapi, utk menghitung beban pokok penjualan harus dihitung
terlebih dahulu beban pokok produksi.

Setelah laba usaha perusahaan diketahui,


akuntan perusahaan dapat membuat laporan perubahan ekuitas.
Kemudian, saldo akun laba ditahan pada awal periode ditambah dgn
laba usaha yg diperoleh selama periode tersebut,
seperti yg tercatat dalam laporan laba rugi, yg jika dikurangi dgn jumlah
deviden yg dibagikan pada periode tersebut
akan menghasilkan Laba Ditahan pada akhir periode.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 42

Perusahaan Manufaktur: Laporan Keuangan (Lanjut)

Setelah Laporan Perubahan Ekuitas diselesaikan,


dan diketahui jumlah saldo laba ditahan pada akhir periode,
akuntan perusahaan dapat menyusun laporan keuangan pada akhir
periode tersebut.
Pada sisi debet akan dicatat seluruh harta perusahaan,
termasuk 3 jenis persediaan yg dimiliki perusahaan.
Sementara pada sisi kredit akan dicatat seluruh,
a. Utang kepada kreditor,
b. Saldo modal saham &
c. Laba ditahan
seperti yg tercermin dalam laporan perubahan ekuitas yg telah dibuat
sebelumnya.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 43

Part3: Neraca Lajur

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Ribuan)


Keterangan

Kas
Piutang usaha
Persediaan Barang Jadi
Persediaan BDP
Persediaan Bahan Baku
Perlengkapan Kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset Tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal Saham
Laba Ditahan
Dividen
Penjualan
Pembelian Bahan Baku
Biaya TKL
Biaya Bahan Penolong
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo
D
144.000
160.000
158.000
46.000
72.000
52.000
321.000

Penyesuaian
D

Beban Pokok
Laba Rugi
Produksi
D
K
D
K

Posisi
Keuangan
D
K

32.000
162.000
300.000
350.000
51.000
56.000
435.000
129.000
48.000
22.000
- 1507PAK10-

Hal 45

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Ribuan)


Keterangan

Biaya TKP
Biaya Pabrikasi lain
Biaya Pemasaran
Biaya Admin & Umum
Biaya Pem. Perlengkapan
Ikhtisar BPP
Ikhtisar BPP
Ikhtisar Laba Rugi
Biaya Peny. Aset Tetap

Daftar Saldo
D
28.000
31.000
34.000
29.000

Penyesuaian
D

Beban Pokok
Laba Rugi
Produksi
D
K
D
K

Posisi
Keuangan
D
K

Beban Pokok Produksi


Laba usaha
Total

1.
2.

1.330.000 1.330.000

BDP = Barang Dalam Proses


TKL = Tenaga Kerja Langsung

Powered by HarukaEdu.com

3.
4.

TKP = Tenaga Kerja Penolong


BPP = Beban Pokok Produksi

- 1507PAK10-

Hal 46

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Kas
Piutang usaha
Persediaan Barang Jadi
Persediaan BDP
Persediaan Bahan Baku
Perlengkapan Kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset Tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal Saham
Laba Ditahan
Dividen
Penjualan
Pembelian Bahan Baku
Biaya TKL
Biaya Bahan Penolong
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo
D
144
160
158
46
72
52
321

32
162
300
350
51

Penyesuaian
D

122
32
47

158
46
72
8

Beban Pokok
Produksi
D
K

Laba Rugi
D

Posisi
Keuangan
D
K

3.5

56
435
129
48
22
- 1507PAK10-

Hal 47

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Biaya TKP
Biaya Pabrikasi lain
Biaya Pemasaran
Biaya Admin & Umum
Biaya Pem. Perlengkapan
Ikhtisar BPP
Ikhtisar BPP
Ikhtisar Laba Rugi
Biaya Peny. Aset Tetap

Daftar Saldo
D
28
31
34
29

Penyesuaian
D

8
46
72
158
3.5

32
47
122

Beban Pokok
Produksi
D
K

Laba Rugi
D

Posisi
Keuangan
D
K

Beban Pokok Produksi


Laba usaha
Total

Powered by HarukaEdu.com

1.330 1.330 488.5 488.5

- 1507PAK10-

Hal 48

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Kas
Piutang usaha
Persediaan Barang Jadi
Persediaan BDP
Persediaan Bahan Baku
Perlengkapan Kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset Tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal Saham
Laba Ditahan
Dividen
Penjualan
Pembelian Bahan Baku
Biaya TKL
Biaya Bahan Penolong
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo
D
144
160
158
46
72
52
321

32
162
300
350
51

Penyesuaian
D

122
32
47

158
46
72
8

Beban Pokok
Produksi
D
K

Laba Rugi
D

Posisi
Keuangan
D
K

3.5

56
435
129
48
22

435
129
48
22
- 1507PAK10-

Hal 49

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Biaya TKP
Biaya Pabrikasi lain
Biaya Pemasaran
Biaya Admin & Umum
Biaya Pem. Perlengkapan
Ikhtisar BPP
Ikhtisar BPP
Ikhtisar Laba Rugi
Biaya Peny. Aset Tetap

Daftar Saldo
D
28
31
34
29

Penyesuaian
D

8
46
72
158
3.5

Beban Pokok
Produksi
D
K
28
31

32
47
122

46
72

32
47
158
3.5
297

Laba usaha

Powered by HarukaEdu.com

Posisi
Keuangan
D
K

34
29
8

Beban Pokok Produksi

Total

Laba Rugi

122

297
27.5

1.330 1.330 488.5 488.5

376

- 1507PAK10-

376

557

557

Hal 50

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Kas
Piutang usaha
Persediaan Barang Jadi
Persediaan BDP
Persediaan Bahan Baku
Perlengkapan Kantor
Aset Tetap
Ak. Peny. Aset Tetap
Utang Usaha
Utang Bank
Modal Saham
Laba Ditahan
Dividen
Penjualan
Pembelian Bahan Baku
Biaya TKL
Biaya Bahan Penolong
Powered by HarukaEdu.com

Daftar Saldo
D
144
160
158
46
72
52
321

32
162
300
350
51

Penyesuaian
D

122
32
47

158
46
72
8

Beban Pokok
Produksi
D
K

Laba Rugi
D

3.5

56
435
129
48
22

Posisi
Keuangan
D
K
144
160
122
32
47
44
321
35.5
162
300
350
51
56

435
129
48
22
- 1507PAK10-

Hal 51

Neraca Lajur: PT. Kalkulasindo (dalam Jutaan)


Keterangan

Biaya TKP
Biaya Pabrikasi lain
Biaya Pemasaran
Biaya Admin & Umum
Biaya Pem. Perlengkapan
Ikhtisar BPP
Ikhtisar BPP
Ikhtisar Laba Rugi
Biaya Peny. Aset Tetap

Daftar Saldo
D
28
31
34
29

Penyesuaian
D

8
46
72
158
3.5

Beban Pokok
Produksi
D
K
28
31

32
47
122

46
72

32
47
158
3.5
297

Laba usaha

Powered by HarukaEdu.com

Posisi
Keuangan
D
K

34
29
8

Beban Pokok Produksi

Total

Laba Rugi

122

297
27.5

1.330 1.330 488.5 488.5

376

- 1507PAK10-

376

557

27.5
557

926

926

Hal 52

Laporan Laba Rugi: PT. Kalkulasindo

PT. Kalkulasindo
Laporan Laba Rugi
Periode 1-30 September 2012
# Penjualan
# Harga Pokok Penjualan:
- Persediaan Bahan Baku, awal
- Pembelian Bahan Baku
- Persediaan Total Bahan Baku
- Persediaan Bahan Baku, akhir
- Biaya Bahan Baku Langsung
- Biaya Tenaga Kerja Langsung
- Biaya Pabrikasi Lain:
Biaya Bahan Penolong
Biaya Tenaga Kerja Penolong
Biaya Lain2

Powered by HarukaEdu.com

435.000.000
72.000.000
129.000.000
201.000.000
(47.000.000)
154.000.000
48.000.000
22.000.000
28.000.000
31.000.000

- 1507PAK10-

81.000.00

Hal 53

Laporan Laba Rugi: PT. Kalkulasindo (Lanjut)


- Biaya Pabrikasi Total
- Persediaan BDP, awal
- Persediaan BDP, total
- Persediaan BDP, akhir
# Beban Pokok Produksi
- Persediaan Barang Jadi, awal
- Persediaan Barang Jadi ,Total
- Persediaan Barang jadi, akhir
# Harga Pokok Penjualan
# Laba Kotor
# Beban Operasi:
- Beban pemasaran
- Beban Admin & Umum
- Beban Pemk. perlengkapan
- Beban Peny. Aset Tetap
# Beban Operasi Total
# Laba Usaha Sebelum Pajak /EBT
Powered by HarukaEdu.com

283.000.000
46.000.000
329.000.00
(32.000.000)
297.000.000
158.000.000
455.000.000
(122.000.000)
(333.000.000)
102.000.000
34.000.000
29.000.000
8.000.000
3.500.000
(74.500.000)
27.500.000
- 1507PAK10-

Hal 54

Laporan Perubahan Ekuitas: PT. Kalkulasindo

PT. Kalkulasindo
Laporan Perubahan Ekuitas
Periode 1-30 September 2012
Keterangan
# Saldo Awal
# Perubahan:
Tambahan Setoran Modal
Laba Usaha
Dividen
# Saldo Akhir

Powered by HarukaEdu.com

Laba
Modal Saham
Ditahan
350.000.000 51.000.000

Ekuitas
401.000.000

0
0
0
0
27.500.000 27.500.000
0
(56.000.000) (56.000.000)
350.000.000 22.500.000 372.500.000

- 1507PAK10-

Hal 55

Laporan Posisi Keuangan: PT. Kalkulasindo

PT. Kalkulasindo
Laporan Posisi Keuangan
Per 30 September 2012
ASET:
Kas & Bank
Piutang Usaha
Persediaan Barang Jadi
Persediaan Barang Dalam Proses
Persediaan Bahan Baku
Perlengkapan Kantor
Aset tetap
Akumulasi Penyusutan Aset tetap
Total Aset
KEWAJIBAN & EKUITAS:
Utang usaha
Utang Bank
Modal saham
Laba Ditahan
Total Kewajiban & Ekuitas
Powered by HarukaEdu.com

144.000.000
160.000.000
122.000.000
32.000.000
47.000.000
44.000.000
321.000.000
(35.500.000)

285.500.000
834.500.000
162.000.000
300.000.000
350.000.000
22.500.000
834.500.000

- 1507PAK10-

Hal 56

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK10)

online.uwin.ac.id
Associate Partners :
Powered
by HarukaEdu.com
Powered
by HarukaEdu.com

- 1507PAK10-

Hal 57