Anda di halaman 1dari 7

TUGAS

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR


Dosen : Lubban Anwar A,S.Ag,M.M

Nama : Siti Nurul Halimah


NPM : (201421500263)
Kelas : R2D

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
JAK AR TA
2015

1. Jelaskan hakikat manusia sebagai makhluk budaya !


Jawab: Manusia sebagai makhluk budaya, berarti makhluk yang senantiasa
menggunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang
membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan
adil. Dengan akal budi, manusia mampu menciptakan kebudayaankebudayaan yang pada dasarnya adalah hasil akal budaya manusia dalam
interaksinya, baik dengan alam maupun manusia lainnya.
2. Bagaimana cara memberikan apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan?
Jawab : APRESIASI TERHADAP KEMANUSIAAN DAN KEBUDAYAAN
1.
Manusia dan Kemanusian
Hakikat msanusia Indonesia berdasarkan pancasila sering dikenal dengan
sebutan hakikat kodrat monopluralis. Ada ungkapan bahwa the mankind is
one (kemanusiaan adalah satu). Dengan menghargai dan saling menghormati
dengan pijakan prinsip kemanusiaan.
2.
Manusia dan kebudayaan
Koentjaraningrat membagai wujud kebudayaan menjadi tiga:
a. Suatu kompleks ide, gagasan, nilai, norma, dan sebagainya.
b. Suatu kompleks aktivitas atau tindakan berpola dari manusia dalam
masyarakat.
c. Suatu benda-benda hasil karya manusia.
Tujuh unsur kebudayaan tersebut yaitu :
a. Sistem peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi).
b. Sistem mata pencaharian hidup.
c. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial.
d. Bahasa.
e. Kesenian.
f. Sistem pengetahuan.
g. Sistem religi.
3. Jelaskan perbedaan etika dan estetika !
Jawab: Etika adalah sebuah tingkah laku atau ilmu tentang sikap yang baik dan yang
buruk. Etika berbudaya mengandung keharusan bahwa budaya yang
diciptakan manusia mengandung nilai-nilai etika yang kurang lebih bersifat
universal atau diterima sebagian besar orang.
Estetika adalah pola pikir atau kepekaan mengenai seni dan keindahan.
Estetika berbudaya mengandung keharusan bahwa budaya yang diciptakan
manusia mengandung nila - nilai keindahan.
4. Apa yang dimaksud dengan manusia memanusiakan manusia ?
Jawab: Manusia memanusiakan manusia, artinya setiap manusia harus berusaha
untuk senantisa menghargai dan menghormati harkat dan derajat manusia
2

lainnya. Tidak menindas sesama, tidak menghardik, tidak bersifat kasar, tidak
menyakiti, dan prilaku-prilaku buruk lainnya.
5. Jelaskan mengenai problematika kebudayaan !
Jawab : Problematika kebudayaan meliputi :
Kebiasaan masyarakat berhubungan dengan masyarakat yang berbeda

kebudayaan;
Unsur budaya baru mudah diterima jika tidak bertentangan dengan ajaran

agama;
Corak struktur masyarakat yang menentukan proses penerimaan unsur

kebudayaan baru;
Unsur budaya baru mudah diterima jika sebelumnya sudah ada unsur

budaya yang berkembang;


Unsur baru yang terbukti mempunyai kegunaan yang konkret dan
terjangkau.

6. Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk individu. Jadi apa yang dimaksud
dengan makhluk sosial dan makhluk individu serta peran dan fungsinya ?
Jawab: Manusia sebagai makhluk sosial berarti manusia yang senantiasa hidup
dengan berinteraksi dan membutuhkan manusia lain.
Manusia sebagai makhluk sosial mempunyai peran dan fungsi untuk
melakukan interaksi dengan manusia lain, membentuk kelompok sosial, dan
menciptakan norma sosial.
Manusia sebagai makhluk individu berarti manusia diberi kemampuan
(akal, pikiran, dan perasaan), sehingga mampu berdiri sendiri dan
bertanggung jawab atas dirinya.
Manusia sebagai makhluk individu mempunyai peran dan fungsi untuk
menjaga dan mempertahankan harkat dan martabatnya, memenuhi hak-hak
dasarnya, merealisasikan segenap potensi dirinya, dan memenuhi kebutuhan
dan kepentingan dirinya sendiri.
7. Adapun sebagai makhluk sosial, apa peran dan fungsi makhluk sosialnya ?
Jawab : Makhluk sosial mempunyai peran dan fungsi sebagai berikut :
untuk melakukan interaksi dengan manusia lain,
membentuk kelompok sosial, dan
menciptakan norma sosial
8. Jelaskan mengenai dinamika interaksi sosial, faktor penyebabnya serta bentuk
dan sifat interaksi sosial !

Jawab: Dinamika interaksi sosial terdiri dari interaksi antar individu, interaksi
individu dengan kelompok, dan interaksi antar kelompok. Interaksi sosial
merupakan faktor utama dalam kehidupan sosial.
Faktor penyebab terjadinya interaksi sosial sebagai berikut:
a. Imitasi adalah suatu proses peniruan atau meniru.
b. Sugesti, baik yang datang dari dirinya sendiri maupun dari orang lain
c. Identifikasi dalam psikologi berarti dorongan untuk menjadi identik
(sama) dengan orang lain, baik secara lahiriah maupun batiniah.
d. Simpati
e. Motivasi atau dorongan yang diberikan individu kepada individu lain
Bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa akomodasi, kerja sama
(cooperation), persaingan (competition), dan pertentangan (conflict).
Keempat pokok dari interaksi sosial tersebut dimulai dengan adanya kerja
sama yang kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertiakain
untuk akhirnya sampai pada akomodasi.
9. Jelaskan hubungan manusia dengan peradabannya, dengan adab, makna
peradaban !
Jawab: Adab diartikan sebagai akhlak, budi pekerti, kesopanan, dan perilaku halus.
Peradaban (civilization) adalah kemajuan yang menyangkut sopan santun,
budi bahasa dan kebudayaan suatu bangsa. Dari pengertian diatas, istilah

perdaban sering digunakan untuk hasil kebudayaan seperti kesenian, ilmu


pengetahuan dan teknologi, adat, sopan santun, serta pergaulan.
Hubungan manusia dengan peradaban. Manusia merupakan makhluk
Tuhan yang mempunyai akal, jasmani dan rohani. Dengan ketiganya,
manusia dapat menciptakan sebuah peradaban. Manusia dan peradaban
adalah hal yang tidak bisa terpisahkan karena manusia itu memiliki cipta,
rasa dan karsa. Cipta, rasa dan karsa itu akan menimbulkan perkembangan
pengetahuan yang berasal dari suatu budaya. Oleh karena itu, kebudayaan
akan mengalami kemajuan sehingga dikatakan sebagai peradaban.
10. Apa fungsi dan faktor pendidikan bagi kemajuan peradaban ?
Jawab: Fungsi pendidikan bagi kemajuan peradaban adalah mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
dalam

rangka

mencerdaskan

bangsa.

Melalui

pendidikan

manusia

dikembangkan kemampuannya, baik jasmani dan rohaninya, wataknya


dibentuk menjadi pribadi yang matang dan dewasa, serta peradaban bangsa
4

terbangun secara bermartabat sesuai kemajuan zaman dalam upaya


pencerdasan bangsa.
Faktor pendidikan bagi kemajuan peradaban sangat penting, majumundurnya kualitas peradaban suatu masyarakat/bangsa sangat bergantung
pada bagaimana kualitas pendidikan diselenggarakan oleh masyarakat. Dari
perspektif politik, pendidikan dipandang sebagai langkah untuk membentuk
warga negara yang baik (good citizen) warga yang taat aturan, beradab,
bertanggung jawab, dan memahami hak dan kewajiban secara proporsional.
Kemudian secara ekonomi, adalah jelas bahwa pendidikan merupakan
human capital investment.
11. Apa yang dimaksud dengan manusia sebagai makhluk beradab berbeda dengan
masyarakat beradab ?
Jawab: Manusia sebagai makhluk beradab adalah manusia yang berlaku sopan,
berakhlak, dan berbudi pekerti yang luhur.
Masyarakat beradab adalah sekumpulan manusia yang berakhlak, sopan
dan berbudi pekerti luhur yang berkumpul dalam masyarakat yang sering
disebut dengan istilah masyarakat madani.
12. Jelaskan mengenai dinamika peradaban global, dan apa yang dimaksud dengan
globalisasi sebagai peluang !
Jawab: Menurut Arnold Y.Toynbee, seorang sejarawan asal Inggris, lahirnya
peradaban itu diuraikan dengan teori challenge and respons. Peradaban itu
lahir sebagai respons (tanggapan) manusia yang dengan segenap daya upaya
dan akalnya menghadapi dan menaklukan, dan mengolah alam sebagai
tantangan (challenge) guna mencukupi kebutuhan dan melestarikan
kelangsungan hidup.
Alvin Toffler menganalisis gejala-gejala perubahan dan pembaharuan
peradaban masyarakat akibat majunya ilmu dan teknologi. Dalam bukunya
The Third Wave (1981), ia menyatakan bahwa gelombang perubahan
peradaban umat manusia sampai saat ini telah mengalami tiga gelombang,
yaitu:
1. Gelombang I, peradaban teknologi pertanian, dalam gelombang ini
manusia menemukan dan menerapkan teknologi pertanian, berlangsung
mulai 800 SM1500 M.
2. Gelombang II, peradaban teknologi industri, masa ini dimulai dengan
penemuan mesin uap, berlangsung mulai 1500 M-1970 M.
5

3. Gelombang III, peradaban informasi, ditandai dengan kemajuan teknologi


informasi yang memudahkan manusia untuk berkomunikasi dalam
berbagai bidang, berlangsung mulai 1970 M-sekarang.
Globalisasi sebagai peluang berarti setiap orang mempunyai kesempatan
yang sama untuk memanfaatkan situasi ini dalam menghidupi kehidupannya
dengan baik.

13. Apa yang dimaksud dengan :


a. Penyakit penyakit budaya ?
b. Keragaman manusia sebagai makhluk individu dan sosial ?
Jawab: Penyakit budaya adalah suatu keadaan atau perubahan sikap yang timbul
dengan tidak terkontrol, yang tidak menyenangkan sehingga menimbulkan
sikap Etnosentrisme, Stereotip, Prasangka, Rasisme, Spacegoating, serta
Diskriminasi.
Keragaman manusia dimaksudkan bahwa setiap manusia memiliki
perbedaan. Perbedaan itu ada karena manusia adalah makhluk individu yang
setiap individu memiliki ciri-ciri khas sendiri. Selain makhluk individu,
manusia juga sebagai makhluk sosial yang membentuk kelompok
persekutuan hidup. Tiap kelompok hidup manusia juga beragam, misalnya
dalam hal ras, suku, agama, budaya, ekonomi, status sosial, jenis kelamin,
daerah tempat tinggal, dan lain-lain.
14. Apa hakikat keragaman, kemajemukan, dan kesetaraan sebagai kekayaan sosial
budaya ?
Jawab: Keragaman menunjukkan adanya banyak macam, banyak jenis. Keragaman
manusia bukan berarti manusia itu bermacam-macam seperti binatang dan
tumbuhan, tetapi yang dimaksudkan setiap manusia memiliki suatu
perbedaan. Dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan keragaman sifat
dan ciri khas dari setiap orang yang dijumpai. Jadi manusia ialah beragam.
Kemajemukan berarti keberagaman, beraneka, dan berjenis-jenis. Usman
Pelly (1989) mengategorikan masyarakat majemuk di suatu kota berdasarkan
dua hal, yaitu pembelahan horizontal dan pembelahan vertical.
Secara horizontal, masyarakat majemuk, dikelompokkan berdasarkan :
1.
Etnik dan rasa tau asal usul keturunan;
2.
Bahasa daerah;
3.
Adat istiadat atau perilaku;
4.
Agama;
6

5.
Pakaian, makanan, dan budaya material lainnya;
Secara vertical, masyarakat majemuk dikelompokkan berdasarkan :
1.
Penghasilan atau ekonomi;
2.
Pendidikan;
3.
Pemukiman;
4.
Pekerjaan;
5.
Kedudukan sosial politik;
Kemajemukan adalah karakteristik sosial budaya Indonesia.
Kesetaraan manusia bermakna bahwa manusia sebagai makhluk Tuhan
memiliki tingkat atau kedudukan yang sama.
15. Apa yang dimaksud dengan problematika keragaman dan kesetaraan serta
bagaimana solusinya ?
Jawab:
a) Problematika Keragaman adalah kondisi aneka budaya yang sangat
berpotensi memecah belah dan menjadi lahan subur bagi konflik dan
kecemburuan sosial.
Solusi problematika keragaman, yaitu :
1. Semangat religious
2. Semangat nasionalisme
3. Semangat pluralisme
4. Semangat humanism
5. Dialaog antar umat beragama
6. Membangun suatu pola komunikasi untuk interaksi maupun konfigurasi
hubungan antaragama, media massa, dan harmonisasi dunia.
b) Problematika Kesetaraan adalah munculnya sikap dan perilaku untuk
tidak mengakui adanya persamaan derajat, hak, dan kewajiban anatr
manusia atau antar warga.
Solusi Problematika Kesetaraan adalah sebagai berikut :
a. Meningkatkan upaya penghapusan segala bentuk diskriminasi
b. Menerapkan hukum dengan adil
c. Untuk mencegah terjadinya perilaku diskriminatif dalam rumah tangga,
antara lain telah ditetapkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tahun 2004 tentang Penghapusan
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Anda mungkin juga menyukai