Anda di halaman 1dari 1

Infeksi, Zat Kimia, Protein, Bakteri, Fungus dan Infeksi

mengakibatkan peningkatan imunoglobulin (Ig) E yang

kemudian terjadi Dermatitis sehingga muncul diagnosa


keperawatan kurang pengetahuan.
Pada stadium akut kelainan di epedermis berupa spongiosis,
vesikel atau bula, edema intrasel, dan eksositosis terutama
sel mononuklear dimana muncul diagnosa keperawatan
Gangguan rasa nyaman. Dermis sembab, pembuluh darah
melebar.
Kelainan pada stadium subakut hampir seperti pada stadium
akut, jumlah vesikel sedikit dan lebih kecil, spongiosis
masih jelas, kelainan di dermis menyerupai stadium akut
dimana disini juga muncul diagnosa keperawatan Gangguan
rasa nyaman
Pada stadium kronis perubahan yang terlihat terutama
akantosis, rete ridges memanjang, parakeratosis, dan
hiperkeratosis dimana muncul diagnosa keperawatan
Gangguan Integritas Kulit. Spongiosis ringan kadang
kadang terlihat, sedangkan vesikel tidak lagi ditemukan.
Perubahan dalam dermis berupa penebalan jaringan
kolagen, fibroblas bertambah banyak yang mengakibatkan
munculnya Resiko Infeksi.